• Tidak ada hasil yang ditemukan

6 KERUSAKAN BAKTERI OLEH SENYAWA ANTIBAKTERI DARI EKSTRAK Chaetoceros gracilis

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "6 KERUSAKAN BAKTERI OLEH SENYAWA ANTIBAKTERI DARI EKSTRAK Chaetoceros gracilis"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 13   Pengaruh ekstrak C. gracilis terhadap kebocoran asam nukleat   (      = OD 260 nm) dan kebocoran protein sel  (     = OD 280 nm)   Kebocoran  sel  bakteri  terjadi  diduga  karena  rusaknya  ikatan  hidrofobik  komponen penyusun membran
Gambar  14  Pengaruh  ekstrak  C.  gracilis  terhadap  kandungan  N-asetil  glukosamin  (     = tanpa ekstrak,      = penambahan ekstrak)
Gambar 15   Sel  Bacillus cereus  tanpa perlakuan (perbesaran 20 000 x)
Gambar 17   Sel  Vibrio harveyi  tanpa perlakuan (perbesaran 20 000 x)
+2

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun senggani memiliki aktivitas antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri Bacillus licheniformis dengan diameter zona

Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi etil asetat daun tumbuhan sirsak dari isolat Sub Fraksi F.7.IV memiliki aktivitas antibakteri melalui daya hambat pertumbuhan bakteri

Tetrasiklin menghambat perlekatan tRNA yang membawa asam amino ke ribosom sehingga penambahan asam amino ke rantai polipeptida yang sedang dibentuk terhambat (Naim

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri dan konsentrasi yang efektif untuk menghambat pertumbuhan bakteri dari ekstrak etil asetat tangkai daun

Media yang bening setelah diinkubasi selama 72 jam menunjukkan bahwa ekstrak antibakteri dari bawang lanang memiliki potensi dalam menghambat pertumbuhan bakteri

Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas antibakteri ekstrak etanol 60% dan air kulit buah naga merah berbeda dalam menghambat bakteri Staphylococcus aureus dan

Kekuatan aktivitas antibakteri pada semua konsentrasi berdasarkan diameter zona hambat yang terbentuk tergolong lemah namun ekstrak tersebut dapat menghambat pertumbuhan bakteri

Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas antibakteri ekstrak etanol 60% dan air kulit buah naga merah berbeda dalam menghambat bakteri Staphylococcus aureus dan Eschericia coli,