• Tidak ada hasil yang ditemukan

KENYAMANAN TERMAL PENGGUNA RUANG TUNGGU DI STASIUN JAKARTA KOTA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "KENYAMANAN TERMAL PENGGUNA RUANG TUNGGU DI STASIUN JAKARTA KOTA"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Skala Pengukuran Sensasi Termal;Sumber : Mclntre 1980
Tabel 2. Batas Kenyamanan
Gambar 3. Hygrometer
Gambar 4. Presentase Hasil PengukuranSensasi Termal Keseluruhan
+6

Referensi

Dokumen terkait

kenyamanan termal manusia pada lanskap dan berdampak pada kebutuhan energi untuk memanaskan dan mendinginkan bangunan dalam lanskap (Mulgiati 2010). Kehadiran vegetasi khususnya

Penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai data awal untuk para peneliti dalam penelitian kenyamanan selanjutnya, sebagai informasi tentang kenyamanan termal

Penelitian kenyamanan termal ini mengambil obyek rumah tinggal vernakular di dua tempat yang berbeda dari iklim nya yaitu daerah tropis pegunungan dengan suhu udara rendah dan

Tingkat kenyamanan termal pada bangunan perpustakaan Universitas Bandar Lampung dapat disimpulkan nyaman. Berdasarkan hasil pengukuran suhu, kelembaban, dan kecepatan

Kenyamanan termal dalam teorinya memiliki sensasi termal (thermal sensation) sebagai rasa dingin maupun rasa panas yang dapat dirasakan pada tubuh manusia sebenarnya

Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif yang menganalisis data hubungan antara pilihan kenyamanan termal, preferensi termal dan preferensi kecepatan aliran

Dari penyandingan hasil diatas, dapat dilihat secara umum kecenderungan kenyamanan termal yang terjadi di lapangan I Gusti Ngurah Made adalah persepsi pengguna

Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif yang menganalisis data hubungan antara pilihan kenyamanan termal, preferensi termal dan preferensi kecepatan aliran