Kajian Pertumbuhan dan Hasil Cabai Rawit terhadap Berbagai Dosis Pupuk Hayati dan Konsentrasi Indol Acetic Acid (IAA)
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Dosis pupuk kandang kambing yang diberikan pada dosis 40 ton/ha meningkatkan seluruh variabel pengamatan; (2) Aplikasi pupuk hayati
Gambar 4.8 dapat dilihat bahwa pemberian dosis pupuk urea berbeda nyata terhadap jumlah cabang tanaman cabai rawit, pada perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan
Respon Varietas dan Konsentrasi IAA Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai Merah.. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa setiap varietas mempunyai
Tidak ada interaksi pada variabel pengamatan karena aplikasi pupuk organik cair mikroba / pupuk hayati dengan dosis yang rendah, tidak adanya penambahan pupuk susulan dan
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Dosis pupuk kandang kambing yang diberikan pada dosis 40 ton/ha meningkatkan seluruh variabel pengamatan; (2) Aplikasi pupuk hayati
Interaksi perlakuan dosis mikoriza 10 g/polibag dan konsentrasi pupuk hayati 2 cc/l memberikan hasil terbaik pada tinggi tanaman lada, sedangkan interaksi perlakuan
Konsentrasi pupuk organik cair limbah pencucian ikan berpengaruh secara signifikan terhadap pertumbuhan tanaman cabai rawit yakni tinggi batang, jumlah daun dan jumlah
Hubungan antara sifat kimia tanah dengan pertumbuhan dan produksi tanaman cabai merah besar Pengamatan pertumbuhan dan hasil tanaman cabai menunjukkan bahwa perlakuan P3 dosis 100% NAA