HUBUNGAN KANDUNGAN NITRAT TERHADAP PERTUMBUHAN LAMUN (Enhalus acoroides) DI PESISIR PANTAI NEGERI SULI KECAMATAN SALAHUTU KABUPATEN MALUKU TENGAH
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Ekstrak kasar hasil ekstraksi dari lamun Enhalus acoroides menggunakan pelarut metanol (polar), etil asetat (semipolar) dan n-heksana (nonpolar) kemudian diuji komponen
Analisis simpanan karbon lamun Enhalus acoroides di kawasan pantai Langala dengan mengalikan karbon rata-rata jenis dengan luas area yang ditumbuhi lamun, maka
Laju pertumbuhan panjang daun lamun Enhalus acoroides yang ditanam di Pulau Barranglompo selama 8 minggu dengan umur semaian yang berbeda menunjukkan tidak
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan inventarisasi pantulan spektral spesies lamun Enhalus acoroides (Ea) dan Cymodocea rotundata (Cr) pada berbagai kondisi,
Hasil pengukuran laju pertumbuhan yang telah dilakukan di perairan Pulau Barranglompo antara semaian lamun Enhalus acoroides yang disimpan selama 2 hari, 5 hari dan 8 hari
Hubungan antara NTotal (NT) pada akar serta daun lamun Enhalus acoroides dengan NTotal (NT) pada pore water pada lokasi penelitian di perairan pulau Barrang Lompo
Dari hasil penelitian diketahui bahwa kandungan logam berat pada Lamun Enhalus acoroides di Perairan Tanjung Lanjut tergolong tinggi. Sedangkan untuk air laut,
Biota Laut, termasuk tanaman lamun dapat digunakan sebagai bioindikator dalam penentuan kualitas air di perairan.Lamun Enhalus acoroides merupakan tumbuhan yang banyak ditemukan di