• Tidak ada hasil yang ditemukan

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Gambaran Strategi Koping Pasien dalam Menghadapi Kecemasan Pre Operasi di Ruang Rawat Inap RSUD Salatiga T1 462009005 BAB V

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Gambaran Strategi Koping Pasien dalam Menghadapi Kecemasan Pre Operasi di Ruang Rawat Inap RSUD Salatiga T1 462009005 BAB V"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

81 BAB 5

SIMPULAN DAN SARAN

Berdasarkan hasil pembahasan wawancara mendalam tentang

gambaran strategi koping pasien dalam menghadapi kecemasan

pre operasi di Ruang Rawat Inap RSUD Salatiga didapatkan

simpulan dan saran, yaitu:

5.1 SIMPULAN

Perasaan pertama kali semua partisipan saat dinyatakan

untuk dilakukan operasi adalah mengalami kecemasan. Hal-hal

yang membuat partisipan cemas menghadapi operasi adalah

cemas dengan sakitnya operasi, cemas menghadapi ruangan

bedah operasi dan peralatan bedah operasi, takut diinfus, gagal

operasi dan cemas dengan tim medis kesehatan (dokter bedah

dan perawat). Semua partisipan mempersepsikan

pengetahuannya tentang operasi tidak menyeluruh melainkan

berdasarkan hanya sepengetahuan dan pemahaman partisipan

sendiri. Untuk menghadapi kecemasannya semua partisipan

menggunakan strategi koping adaptif yaitu berdoa, mendapat

dukungan keluarga, bermain Handphone, berbicara dengan orang lain, minum air putih banyak, sering tidur dan percaya

(2)

82 berhasil dalam mengatasi perasaan cemas dalam menghadapi

operasi.

5.2 SARAN

1. Tenaga Kesehatan

Bagi tenaga kesehatan khususnya perawat di ruang

rawat inap bedah, dapat meningkatkan kemampuan dan

menambah pengetahuan tentang perawatan perioperatif,

sehingga asuhan keperawatan yang diberikan tidak hanya

berfokus pada asuhan keperawatan fisik saja, tetapi juga

memperhatikan dari segi psikologis pasien. Dalam segi

psikologis pasien, perawat melakukan pendekatan dengan

pasien seperti memberikan perhatian, selalu berada

disamping pasien dan bersikap caring sebagai media pemberi asuhan. Perawat juga dapat melibatkan keluarga

pasien untuk membantu mengurangi kecemasan pasien.

2. Bagi Keluarga

Bagi keluarga, memberikan dukungan dan nasehat

sangat dibutuhkan bagi pasien pre operasi. Dukungan dari

keluarga itu sendiri dapat mengurangi kecemasan yang

(3)

83 3. Bagi Peneliti Lain

Bagi peneliti lain dapat digunakan sebagai referensi

sekaligus inspirasi untuk mengembangkan penelitian

tentang strategi koping dan kecemasan, seperti perbedaan

koping antara laki-laki dan perempuan, keefektifan koping

yang digunakan dalam menghadapi kecemasan baik

dengan metode penelitian kuantitatif, kualitatif, ataupun

Referensi

Dokumen terkait

Cemas berbeda dengan rasa takut, karakteristik rasa takut adalah adanya suatu objek sumber yang spesifik dan dapat di identifikasi serta dapat dijelaskan oleh

Tempat yang diharapkan dalam proses menghadapi kematian, partisipan ingin meninggal di panti saja tetapi ada partisipan yang lain mengatakan ingin meninggal

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah hubungan antara strategi koping dengan kecemasan menghadapi ujian SBMPTN. Hipotesisnya adalah ada hubungan negatif antara strategi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah hubungan antara strategi koping dengan kecemasan menghadapi ujian SBMPTN. Hipotesisnya adalah ada hubungan negatif antara strategi

Jenis penelitian merupakan penelitian analiitik kuantitatif menggunakan desain cross sectional yaitu untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan dengan pemenuhan

Namun, akan lebih baik jika partisipan atau orang yang mengalami kecemasan dapat mengekspresikan atau mengetahui emosi yang dirasakan, jika seseorang memahami

Dalam kenyataannya sehari-hari, banyak pasien yang akan menjalani operasi dengan pengetahuan yang kurang akurat, sehingga pengetahuan tersebut dapat mempengaruhi tingkat

Skor cemas sebelum dilakukan tekhnik distraksi dengan membaca majalah humor Tabel 5.3 Karakteristik responden berdasarkan skor cemas pada psien pre operasi sebelum dilakukan tekhnik