• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penyerapan Sisa Minyak Emping Jagung

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Penyerapan Sisa Minyak Emping Jagung"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

J U RN AL T EK N OLOGI

Jurnal Ilmiah Fakultas Sains dan Teknik

UNIVERSITAS NUSA CENDANA

VOLUME 9, NOMOR 2, EDISI SEPTEMBER 2017

ISSN: 1693 - 9522

Editorial

KINETIKA PIROLISIS BATUBARA LIGNITE KALIMANTAN SELATAN MENGGUNAKAN ANALISA TERMOGRAVIMETRY

Yusuf Rumbino ... 1 7

MERUBAH AIR LAUT MENJADI AIR TAWAR DENGAN DESALINASI TENAGA MATAHARI

Hari Rarindo, I Nyoman Bagia, & Priyono ... 8 14

PENGEMBANGAN LKM BERBASISPROBLEM BASED LEARNING(PBL) PADA MATAKULIAH BIOTEKNOLOGI DI UKM KUPANG NTT

Nurdiyah Lestari ... 15 24

RISET TINDAKAN PERBAIKAN MESIN PENGERING KOPRA MULTI FUNGSI SISTIM TUNGKU VERTIKAL PROGRAM HI-LINK DI UD BANGUN MANDIRI KUPANG NTT UNTUK MENINGKATAN KUALITAS DAN KUANTITAS PRODUK

KOPRA PUTIH Adrianus Amheka ... 25 37

PENGAJARAN DAN WAKTU PEMBERIAN BALIKAN TERHADAP HASIL BELAJAR KETRAMPILAN PSIKOMOTOR

Harijono, I Made Parsa & Indiarto S. Adipuspito ... 38 42

RISET TINDAKAN PENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS II SEKOLAH DASAR MELALUIREALISTIC MATHEMATICS

EDUCATION

Hari Karyono & Sumasri ... 43 50

PENYERAPAN SISA MINYAK EMPING JAGUNG SISTEM PUTARAN MOTOR SENTRIFUGAL

I Made Parsa & Sri Sumiyati ... 51 56

PEMBELAJARAN HIDROLIKA BERVARIATIF MELALUI PENDEKATAN BERFIKIR KRITIS UNTUK MENINGKATKAN BELAJAR MENGAJAR

Paul G Tamelan, Hari Rarindo & Maximilian M. J. Kapa ... 57 63

TEKNOLOGI PRODUKSI JAJANAN GUNA MEMPERKECIL KEGAGALAN PRODUK UNTUK MENINGKAKAN KUALITAS DAN KUANTITAS KUE

Priyono, dan Simson R A Kerihi ... 64 69

MENGATASI LIMBAH PETERNAKAN AYAM POTONG DENGAN IMPLEMENTASI MESIN PENGADUK UNTUK MEMPERMUDAH PROSESEFECTIVE ORGANISME

Suwari & Maximilian M. J. Kapa ... 70 74

STUDI ARSITEK MODERN WUJUD BUDAYA INOVATIF UNTUK MENGATISIPASI MASA DEPAN

Ariency Kale Ada Manu ...75–87

(2)

PELINDUNG DAN PENASEHAT

: HERY L. SIANTURI (DEKAN FAKULTAS SAINS DAN TEKNIK UNDANA)

KETUA REDAKSI

: THEO M DA CUNHA (PD I FST Undana)

WAKIL KETUA

: YUSUF RUMBINO

ANGGOTA

: APLIMON JEROBISONIF

LINDA W. FANGGIDAE

DOMINGGUS G.H. ADOE

HARI RARINDO

ANDI KEMALAWATI

JUSUF J.S. PAH

SILVESTER TENA

SUDIRMAN

WORO SUNDARI

LAY OUT

: ARIENCY K.A. MANU

VERDY A, KOEHUAN

ALAMAT REDAKSI:

FAKULTAS SAINS DAN TEKNIK UNIVERSITAS NUSA CENDANA

JL. ADISUCIPTO PENFUI TELP. O380 881590 (KONTAK PERSON: 08233404 6374; 081 339 410606) E-Mail:[email protected]

KUPANG NTT

(3)

Jurnal Ilmiah Teknologi FST Undana Vol.9 No.2 Edisi September 2017

51

PENYERAPAN SISA MINYAK EMPING JAGUNG SISTEM PUTARAN MOTOR SENTRIFUGAL

I Made Parsa dan Sri Sumiyati

Universitas Nusa Cendana

E-Mail: [email protected] dan [email protected]

Abstrak

Universitas Nusa Cendana (Undana) sebagai bagian integral dari masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) berusaha membantu meningkatkan pengembangan peralatan teknologi tepat guna untuk membantu industri kecil dalam meningkatkan produktivitasnya. Hasil survey menemukan bahwa kuantitas dan kualitas produksi berbagai jenis produksi camilan emping jagung, dengan merancang dan membuat alat penyerapan sisa minyak emping jagung dari Usaha Kecil Menengah (UKM) Sinar 313 dan UKM Sima Indah. Atas dasar pengembangan ipteks, Undana ikut dalam mengimplementasikan pembangunan industri agribisnis, baik melalui aplikasi teori-teori di kampus tentang penyerapan sisa minyak untuk mengolah sumber daya alam. Salah satunya adalah berupa: jagung, trigu dan ikan, untuk bisa menjadi produk camilan emping jagung.

Untuk peningkatan pemanfaatan putaran motor listrik sebagai sumber tenaga bagi peralatan industri agribisnis: jagung, terigu dan ikan, maka diciptakan Model Alat Penyerapan Sisa

Minyak Emping Jagung Dengan Sistem Putaran Motor Sentrifugal. Adapun konkret mengatasi permasalahan mitra UKM Sinar 313 dan UKM Sima Indah Kota Kupang melalui program Ipteks bagi Masyarakat ini dilakukan dalam bentuk bantuan: pendidikan, pelayanan, pelatihan dan evaluasi penggunaan Alat Penyerapan Minyak Emping Jagung Dengan Sistem Putaran Motor Sentrifugal, dengan mengadakan kegiatan: (1)Pelatihan pengeringan, dengan berbagai model posisi alat penyerapan sisa minyak yang ada, apakah ketepatan putaran, posisi produk camilan emping jagung yang akan di keringkan melalui proses kerja peralatan sistem putaran motor sentrifugal, sehingga mendapatkan akurasi hasil penyerapan sisa minyak yang ada. (2)Memberikan pelayanan dan contoh cara-cara pengoperasian peralatan penyerapan sisa minyak dengan posisi dan besarnya putaran untuk mendapatkan menyerap sisa minyak yang merata pada setiap produk camilan emping jagung yang di keringkan, serta mobilitas alat yang bergeser/pindah karena hujan, yang baik dan benar serta cara pemelihara peralatan dengan suku cadangnya.

Kata Kunci: Penyerapan Sisa Minyak, Sistem Motor Sentrifugal.

Abstrack

(4)

Indah, Brighton Town through the Ipteks program for the community is conducted in the form of aid: education, service, training and evaluation of the use of Oil absorption of Corn chips. With a system of rotation of the Motor, Centrifugal with conduct: (1)Training drying, with various models of remaining oil absorption of tool position, whether the precision rounds, corn chips snack product position that will be cooked through work process equipment centrifugal motor rotation system, so get the accuracy of the results of the absorption of the remaining oil. (2)Providing services and examples of the ways in which the operation of the equipment's absorption of the remaining oil with the position and size of the round to get to absorb the remaining oil evenly on each corn chips snack products in the dry, as well as mobility tools the shifted/moved because of rain, which is good and right and way-keeping equipment with spare parts.

Key Words: Absorption Of The Remaining Oil, Centrifugal Motor System

PENDAHULUAN Latar belakang masalah

Industri kecil yang ikut mengolah jagung, beras, trigu dan ikan menjadi berbagai macam jenis camilan/jajanan adalah Usaha Kescil Menengah (UKM) Sinar 313 yang ber alamat Jalan Sukun Stasiun Rilay RCTI Kelurahan Bello Kota Kupang dan UKM Sima Indah, yang bertempat Jl. Air Lobang III No. 24 Sikumana Kecamatan Oebufu Kota Kupang. Pengelolaan manajemen produksinya masih sederhana dengan menggunakan alat-alat manual seperti alat-alat potong pisau, tampah, ulekan dan beberapa peralatan manual lainnya, untuk beberapa kegiatan UKM. Sistem pemasarannya masih bersifat lokal namun produknya sudah menyebar ke berbagai daerah, malahan sampai keluar negeri melalui wisatawan yang berkunjung ke Kota Kupang, produk sebagian besar berupa camilan dan oleh-oleh.

Universitas Nusa Cendana (Undana) sebagai bagian integral dari masyarakat NTT berusaha membantu meningkatkan pengembangan peralatan teknologi tepat guna untuk membantu Industri kecil dalam meningkatkan produktivitasnya dan juga dapat mengatasi masalah yang timbul sebagai akibat dalam meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi berbagai jenis produksi makanan emping jagung atau krupuk, yang belum dimanfaatkan karena keterbatasan sarana produksi. Hasil survey menemukan bahwa kuantitas dan kualitas produksi berbagai

jenis produksi camilan emping, kerupuk, kacang dan lainnya akan dapat ditingkatkan dengan merancang dan membuat alat penyerapan sisa minyak produk industri makanan dengan sistem motor sentrifugal. Beberapa Usaha Kecil Menengah (UKM) Sinar 313 dan UKM Sima Indah dengan merancang alat penyerapan sisa minyak hasil produksi makanan pada di kedua industri mitra dimaksud.

(5)

Jurnal Ilmiah Teknologi FST Undana Vol.9 No.2 Edisi September 2017

53 matahari, akan menjadikan kinerja pekerja sangat tinggi, sehingga pekerjaan mengeringkan sisa minyak pada permukaan emping jagung menjadi sangat lambat.

Kegiatan produksi usaha camilan baik pada UKM Sinar 313 maupun UKM Sima Indah masih sangat rendah, sederhana dan memerlukan tenaga manusia yang cukup banyak, dengan penyelesaian waktu pekerjaan pengeringan makanan yang sangat lama. Hal ini merupakan kendala besar dalam meningkatkan kuantitas maupun kualitas hasil produk seperti camilan emping jagung atau sejenisnya, sejak berdirinya beberapa mall dan pertokoan di Kota Kupang, dimana semakin hari semakin banyak pesanan dari konsumen yang harus dapat dikerjakan dengan cepat dan kualitas baik.

Dalam menangani berbagai permasalahan terutama industri agribisnis, sistem peralatan di dukung teknologi penyerapan sisa minyak goreng yang masih tertempel di pemukaan emping jagung dan sejenisnya dengan putaran sistem sentrifugal. Demikian pula keterampilan, hygines dan administrasi manajemennya dapat dikerjakan dan tim para dosen Prodi Pendidikan Teknik Elektro JPTK FKIP Undana memiliki kema-uan adanya kemampkema-uan, keterampilan, daya, dan sarana sebagai faktor utama dalam menunjang dan mendukung kerja dalam energi putaran sentrfugal atau manfaat putaran untuk mengeringkan emping, yang dirancang oleh tim.

Untuk mengatasi permasalahan mitra UKM Sinar 313 dan UKM Sima Indah yang sudah diuraikan bersama di atas, maka kegiatan mengatasi permasalahan tersebut dilakukan dalam bentuk pendidikan dan pelayanan kepada masyarakat melalui program Ipteks bagi Masyarakat (IbM) dengan mengadakan

justifikasi kegiatan : work shop UKM Sinar 313 dan UKM Sima Indah dengan alat penyerapan sisa minyaknya dan pendampingan penggunaan proses penyerapan sisa minyak dan pengembangan penyempurnaan produk emping jagung.

Atas dasar pengembangan ipteks, Undana ikut dalam mengimplementasikan

pembangunan industri agribisnis, baik melalui aplikasi teori-teori di kampus tentang penggorenganan untuk mengolah sumber daya alam, salah satunya adalah berupa : beras, pisang, jagung, umbi-umbian, kacang-kacangan dan ikan, untuk dapat menjadi kerupuk, emping dan kacang yang memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi. Dengan demikian pula diharapkan memberi peluang bagi perluasan kesempatan bekerja dengan pemanfaatan sistem pengeringan emping jagung dengan sistem putaran sentrifugal untuk peningkatan produksinya.

Universitas Nusa Cendana (Undana) sebagai bagian integral dari masyarakat NTT berusaha membantu meningkatkan pengembangan peralatan teknologi tepat guna untuk membantu Industri kecil dalam meningkatkan produktivitasnya dan juga dapat mengatasi masalah yang timbul sebagai akibat dalam meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi berbagai jenis produksi makanan, yang belum dimanfaatkan karena keterbatasan sarana produksi. Hasil survey menemukan bahwa kuantitas dan kualitas produksi berbagai jenis produksi makanan akan dapat ditingkatkan dengan merancang dan membuat alat kompor penggorengan produk makanan beberapa kakilima seperti jenis makanan dan jenis jajanan dengan merancang alat penyerapan sisa minyak produk industri camilan yang diajukan ini, melalui program sistem putaran motor sentrifugal, dapat mengatasi masalah penyerapan sisa minyak produk industri camilan pada industri sejenis lainnya pada pekerjaan pengering camilan yang sulit dan kompleksitasnya sangat tinggi pada di kedua mitra dimaksud.

Permasalahan mitra

Adapun identifikasi permasalahan yang dihadapi oleh mitra UKM Sinar 313 dan UKM Sima Indah, setelah adanya survey dan diskusi antara tim pengusul dengan tim mitra dimaksud yang ada di Kota Kupang NTT, dinilai ada beberapa identifikasi masalah antara lain :

(6)

Sinar 313 dan UKM Sima Indah dari konsumen yang banyak dalam waktu yang singkat, menuntut proses produksi yang tinggi.

b. Industri rekan tidak memiliki sistem penyerapan sisa minyak yang cepat dan merata, sehingga penyerapan sisa minyak pada permukaan produk makanan menjadi tidak merata.

c. Sistem penyerapan sisa minyak selama ini, tidak cukup hanya menggunakan alam, dimana lahan untuk penyerapan sisa minyak produk makanan di perkotaan sangat sempit dan terbatas, karena lokasi industri mitra di dalam kota Kupang. d. Saat turun hujan pekerja mitra susah

memobilitas penyerapan sisa minyak yang banyak dalam waktu yang singkat, diperlukan alat penyerapan sisa minyak yang memiliki mobilitas kerja tinggi.

Target luaran yang diharapkan akan

tercapai dalam program IbM bagi kegiatan

melakukan pelatihan pengoperasian dan pemeliharaan alat penyerapan sisa minyak produk industri camilan yang diajukan ini, melalui program sistem putaran motor sentrifugal, dengan memberi bantuan teknologi dalam pengoperasian alat penyerapan sisa minyak emping jagung dengan pengaturan sistem putaran motor sentrifugal sebagai berikut;

METODE

Pendekatan teori dan mengatasi permasalahan

Adapun metode pelaksanaan dari langkah-langkah rancangan gambar, sehingga dapat diterapkan pada sistematika langkah-langkah pembuatan penyerapan sisa minyak produk camilan emping jagung atau sejenisnya dengan sistem putaran motor sentrifugal

sebagai berikut:

1)

HASIL LUARAN DAN PEMBAHASAN Hasil Kegiatan

Sebagai indikator kinerja dari kegiatan Program Ipteks bagi Masyarakat (IbM) DRPM

Direktorat Jederal Penguwatan Riset dan Pengembangan, Kemenristekdikti adalah

meningkatnya produktivitas produk jenis camilan khas NTT (emping jagung, kacang dan sejenisnya), pada mitra di 2 (dua) UKM Sinar 313 dan UKM Sima Indah Kota Kupang Nusa Tenggara Timur, dari sisi kuantitas dan kualitas diharapkan menjadi sangat tinggi,

GAMBAR DESAIN ALAT PENYERAPAN SISA MINYAK PRODUK EMPING

JAGUNG SISTEM PUTARAN MOTOR LISTRIK SENTRIFUGAL (Tinjauan Pustaka)

PENYEDIAAN MATERIAL ALAT SESUAI KEBUTUHAN

MEMOTONG MATERIAL SESUAI DENGAN UKURAN YANG DIBUTUHKAN

PERAKITAN KOMPONEN/MATERIAL SESUAI DENGAN DESAIN

PEMASANGAN MOTOR LISTRIK DI KOPEL DENGAN PENYERAPAN SISA MINYAK

PENYERAPAN SISA MINYAK PRODUK EMPING JAGUNG SISTEM

PUTARAN MOTOR SENTRIFUGAL YANG MEMUTAR DANDANG/PANCI

(7)

Jurnal Ilmiah Teknologi FST Undana Vol.9 No.2 Edisi September 2017

55 sehingga hasil produktivitas jenis jenis camilan emping jagung dengan pengolahan alat penyerapan sisa minyak produk emping jagung sistem putaran motor listrik sentrifugal, terutama mengatasi permasalahan UKM Sinar 313 dan UKM Sima Indah mitra: membuat pelatihan mengeringkan sisa minyak emping jagung, dengan sistem sistem putaran motor listrik sentrifugal, apakah ketepatan arah putaran motor listrik dengan sistem sentrifugal, posisi produk camilan emping jagung yang akan dikeringkan, sehingga mendapatkan hasil pengeringan sisi sisi emping jagung dengan lebih akurat dan tepat, sehingga hasil tampilan kualitas emping jagung serta jenis camilan khas NTT lainnya merata yang baik dan benar yang dimiliki oleh para pekerja UKM Sinar 313 dan UKM Sima Indah mitra, yang menyebabkan meningkatnya kemampuan produksi emping jagung dan camilan khas NTT mitra.

Langkah-Langkah dalam pembahasan memperoleh hasil

Adapun konkret mengatasi permasalahan mitra UKM Sinar 313 dan UKM Sima Indah di Kota Kupang melalui program Ipteks bagi Masyarakat ini dilakukan dalam bentuk bantuan: pendidikan, pelayanan, pelatihan dan evaluasi penggunaan alat penyerapan sisa minyak produk emping jagung sistem putaran motor listrik sentrifugal, kepada 2 (dua) mitra UKM Sinar 313 dan UKM Sima Indah di Kota Kupang NTT, dengan mengadakan kegiatan: (1). Pelatihan penyerapan sisa minyak, dengan berbagai model posisi peralatan penyerapan sisa minyak yang ada, apakah ketepatan putarannya, posisi produk camilan yang akan di keringkan melalui proses kerja peralatan putaran dalam model dandang, sehingga mendapatkan akurasi hasil penyerapan sisa minyak yang akurat. (2). Memberikan pelayanan dan contoh cara-cara pengoperasian alat penyerapan sisa minyak dengan posisi arah emping jagung atau sejenisnya untuk mendapatkan putaran panas yang merata pada setiap produk camilan yang di keringkan, yang baik dan benar serta cara pemelihara peralatan penyerapan sisa minyak dengan suku cadang dan alat penunjangnya.

KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan.

Dari latarbelakang dan permasalahan dapat disimpulkan antara lain sebagai berikut: a. Dapat memenuhi pesanan produk industri

makanan emping jagung atau sejenisnya pada UKM Sinar 313 dan UKM Sima Indah dari konsumen yang banyak dalam waktu yang singkat, menuntut proses produksi yang tinggi.

b. Dalam sistem produksi mitra memiliki sistem penyerapan sisa minyak yang cepat dan merata, sehingga penyerapan sisa minyak pada permukaan produk makanan menjadi merata dan baik.

c. Penyerapan sisa minyak dengan alat putaran motor listrik sentrifugal ini, dapat dengan cepat melaksanakan penyerapan sisa minyak produk makanan camilan khas NTT walaupun keterbatasan lokasi industri mitra di dalam kota Kupang.

d. Saat turun hujan pekerja mitra dengan cepat memobilitas penyerapan sisa minyak yang banyak dalam waktu yang singkat, diperlukan alat penyerapan sisa minyak yang memiliki mobilitas kerja yang praktis dan tinggi.

Saran-Saran

a. Dilakukan pengembangan sistem mobilitas alat pengeringan sisa-sisa minyak, dengan sistem roda yang baik, sehingga alat mudah dilakukan mobilitas kerja, dan juga ada alat kunci roda saat mau mengoperasikan alat pengeringan sisa minyak dimaksud.

b. Para anggota tim LPM Undana Kupang, untuk dapat mengembangkan dengan cepat dan baik sistem model berbagai jenis camilan dan atau jajanan yang lebih kompleks dan dimana dapat meningkatkan kerja Mitra dalam melayani para konsumen oleh-oleh khas NTT, dan fungsi alat menjadi lebih multiguna.

DAFTAR RUJUKAN

(8)

Rosdakarya.

Bagia I Nyoman. (2010). Alat Pengering

Model Lemari Tersusun Dengan Penyerapan Sinar Matahari.

Laporan Vucer LPM Undana.

BPS NTT. (2015). Nusa Tenggara Timur

dalam angka. Kupang: Laporan

Indeks Pembangunan NTT.

Charles K, (2011), Motor-Motor Listrik, Alih Bahasa Djoko Achyanto, Jakarta: Erlangga.

Chapura, Steven C, (2013), Numerical Methode For Engineers, Texas Mc

Crow Hill Book Company.

Nurhadi Indro (2010), Materi Work Shop

Proposal Penelitian, di Universitas

Nusa Cendana, Jurusan mesin ITB.

Musakabe H. (1995), Dinamika Pembangunan

NTT, Kupang: Pemerintah Daerah

(Pemda) NTT.

Parsa I Made, (2010), Alat Pendeteksi Tegangan Listrik, Loparan PPM LPM Undana.

Pemda NTT. (2014). Potensi Pertumbuhan

Pertanian dan Kelautan di Nusa Tenggara Timur. Kupang: Percetakan Flobamora.

Raffei Muhamad, Tedja Suarpradja (2014).

Bagian-Bagian Mesin 2,

Depertemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Sularso, (2011), Elemen Mesin, Jakarta: Pradnya Paramita.

(9)

PERSYARATAN NASKAH UNTUK JURNAL TEKNOLOGI

1.Artikel merupakan hasil penelitian atau kajian-kajian pustaka yang mempunyai informasi lebih mutakhir

state of the art “, up to datedan asli di bidang teknik yang belum pernah dipublikasikan dalam media lain atau jurnal lain

2.Naskah ditulis dalam bahasa Indonesia atau Inggris sepanjang maksimal 20 halaman pada kertas A4, ketikan 1,5 spasi, margin kiri 4 cm, kanan 3 cm, margin atas bawah 2 cm. Tipe huruf Times New Roman ukuran font 12 pada program Microsoft Word dengan satu kolom.

3.Urutan naskah hasil penelitian Judul: ditulis komprehenship dan sesingkat mungkin; Nama penulis, ditulis tanpa gelar (ditulis di bawah judul tanpa catatan kaki): Instansi asal ditulis di bawah penulis (tanpa catatan kaki) secara lengkap, (bagi yang berasal dari Perguruan Tinggi, ditulis Jurusan/program studi/fakultas); Abstrak, dalam bahasa Indonesia dan Inggris maksimum 100 kata, Kata Kunci maksimum 5 kata; Pendahuluan, (langsung dimulai dengan kalimat pada paragraph pertama dan tanpa subjudul), Pada bagian ini juga mencakup perumusan masalah, tinjauan pustaka tujuan dan manfaat. Materi dan Metode, mengungkap secara jelas bahan dan prosedur yang digunakan. Hasil dan Pembahasan, dapat diuraikan atau dirinci, Simpulan dan saran: sedapat mungkin menggunakan kalimat kualitatif bukan kuantitatif. Daftar rujukan: dicantumkan pustaka yang dikutip dalam uraian. Bila penulis lebih dari dua orang, maka dalam uraian setelah

penulis pertama diikuti “ dkk” atau “et al”. Namun bila dalam daftar rujukan, maka seluruh nama penulis

dicantumkan (tanpa dkk). Contoh penulisan daftar rujukan: a) Buku yang dikutip: Nama penulis. Tahun Judul Buku (cetak miring). Nama penerbit, Kota tempat terbit, Brown, ET, 1981. Rock Characteristic Testing and Monitoring. Pergamon Press, New York. b) Jurnal /majalah/bulletin yang dikutip: Nama penulis, Tahun. Judul tulisan. Nama Jurnal/majalah/bulletin (cetak miring). Edisi (vol./No), halaman. Adutae, D dan Rantelobo, K, 2004. Penentuan Frekuensi Kerja Optimum Komunikasi HF (High Frekuency) yang dapat Digunakan dalam perencanaan Hubungan Telepon Daerah-daerah di Kabupaten Kupang. Jurnal teknologi 1

(1):……….(isi titik-titik sesuai halaman yang dikutip; sementara angka 1 = volume, angka 1 dalam kurung = nomor terbitan. C) Bunga rampai/kumpulan tulisan dalam buku yang dikutip: Nama penulis, Tahun, Judul tulisan. Dalam (ditulis nama editor), Judul buku (cetak miring). Penerbit, Kota tempat terbit. Haslett,R.A. 1998. Road Vihicles dalam Parker, A(ed), Industrial Air Pollution Handbook. McGraw-Hill Book Company (UK) Limited, London.

4.Urutan naskah kajian Pustaka (literature review): Sama dengan format hasil penelitian, kecuali di belakang judul dicantumkan kajian pustaka (literature Review). Dengan urutan sebagai berikut: Judul, Penulisan/Instansi, Abstrak, Kata Kunci, Pendahuluan, pengkajian (berisi subjudul-subjudul sesuai cakupan judul), Penutup (terdiri dari simpulan dan Rekomendasi), Daftar Rujukan.

5.Artikel yang dimuat diwajibkan memberikan kontribusi biaya cetak minimal Rp.150.000 (seratus lima puluh ribu Rupiah) sudah termasuk satu eksemplar majalah/jurnal) untuk setiap judul artikel yang telah ditetapkan untuk dimuat menurut urutan rekomendasi penyunting ahli dan persetujuan dewan penyunting.

6.Naskah dialamatkan ke sekretariat Jurnal Teknologi, Fakultas Sains dan Teknik Undana Jalan Adisucipto Penfui Telp. 0380 881590 Kupang NTT (atau Kontak: 082334046374)

7.Setiap artikel harus disampaikan ke redaksi paling lambat pada akhir Januari untuk penerbitan Bulan Maret dan paling lambat akhir Bulan Juli untuk penerbitan Bulan September.

8.Kepastian pemuatan atau penolakan naskah akan diberitahukan secara tertulis. Naskah yang tidak dimuat akan dikembalikan, kecuali atas permintaan penulis.

(10)

Referensi

Dokumen terkait

Sumber data primer diperoleh melalui wawancara dengan pegawai perbankan yang berkompeten memberikan petunjuk dalam pelaksanaan perjanjian musyarakah di Bank Syariah Mandiri

diperoleh hasil nilai signifikansi untuk hubungan antara variabel motivasi dengan signifikansi tugas dan otonomi masih berada dibawah 0,05 walaupun telah dilakukan transformasi

bahwa berdasarkan Surat Edaran Sekretaris Jenderal Nomor: 08/SE/SJ/KOMINFO/06/2011 tentang Pemberian Penghargaan kepada Pegawai Negeri Sipil yang berprestasi di lingkungan

Berdasarkan latar belakang diatas, dan oleh karena adanya ketidakkonsistenan dalam hasil penelitian terdahulu yang juga menggunakan faktor-faktor fraud pentagon dalam

Paling banyak hasil penelitian adalah kategori cukup, pengetahuan yang cukup tersebut dikarenakan informasi yang diperoleh responden dari orang lain atau media masa

DFD ini merupakan alat perancangan sistem yang berorientasi pada alur data dengan konsep dekomposisi dapat digunakan untuk penggambaran analisa maupun

JABATAN FUNGSIONAL BIDANG PENGELOLAAN KAWASAN HUTAN SEKSI PERENCANAAN KEHUTANAN SEKSI BINA PENGEMBANGAN PEMANFAATAN & PENGGUNAAN KAWASAN HUTAN SEKSI PROMOSI INVESTASI

kompetensi kerja tenaga ahli pemotong daging berdasarkan topografi karkas (butcher) bagi para pemangku kepentingan dalam rangka mewujudkan butcher yang profesional, ” ujar dosen