Tugas : PENGANTAR ILMU SOSIAL
Oleh
:Iwan Maulana
Tugas : PENGANTAR ILMU SOSIAL
Oleh
:Iwan Maulana
DAMPAK PERGAULAN
REMAJA DI-ERA
MODEREN DAN GLOBAL
DAMPAK PERGAULAN
REMAJA DI-ERA
Alhamdulillahirabbilalamin puji syukur kehadirat Allah
Swt atas tertulisnya makalah yang bertemakan PERGAULAN REMAJA DI-ERA MODEREN DAN GLOBAL. Makalah ini dirancang untuk mengembangkan daya pikir remaja agar lebih berkualitas dalam hal apapun. Sehingga remaja bisa lebih ber ekspresi sesuai bidangnya masing-masing, tanpa harus mengikuti budaya asing yang masuk ke Idonesia.
Disusunnya makalah ini bertujuan untuk remaja tidak mudah bergaul dalam hal-hal yang negatif dan tidak menghasilkan apapun. Melainkan agar remaja bisa aktif, tidak pasif dalam hal-hal yg positif tentunya.
Saya mengharapkan kritik dan saran serta masukan dari semua pembaca makalah ini untuk perbaikan materi baik dari segi kuantitas maupun kualitas dimasa mendatang.
Masa remaja merupakan masa
perubahan atau peralihan dari masa
kanak-kanak menjadi masa pendewasaan,
yang disertai dengan berbagai perubahan
baik secara fisik, psikis maupun secara
sosial.
Oleh karena itu pergaulan
merupakan komponen penting dalam
kehidupan, karena dalam pergaulan remaja
dapat menentukan jati dirinya.
Berdasarkan
latar
belakang
diatas
masalah
pergaulan dapat diidentifikasikan sebagai
berikut:
1.
Banyaknya remaja yang terbuai dengan
moderenisasi dan globalisasi
2.
Banyaknya
remaja
yang
menyalah
artikan kebebasan
3.
Masa remaja merupakan masa yang labil
sehingga cenderung bisa cepat terhasut
Agar remaja menyadari batasan dalam
bergaul diera moderenisasi
Agar remaja terbantu dalam menimbang
pergaulan yang positif dan negatif
Agar remaja lebih cerdas dalam memilah
dan memilih teman
REMAJA
Remaja adalah suatu periode transisi dari masa awal anak-anak
hingga masa awal dewasa, yang dimasuki pada usia kira-kira 10 hingga 12 tahun dan berakhir pada usia 18 tahun hingga 22 tahun. Masa remaja bermulai pada perubahan fisik yang cepat,perubahan tinggi badan dan berat badan yang dramatis, perubahan bentuk tubuh dan perubahan karakteristik seksual seperti pembesaran buah dada, luas perkembangan pinggang, tumbuhnya kumis dan dalamnya suara. Pada perkembangan ini, pencapaian kemandirian dan identitas sangat menonjol (pemikiran semakin logis, abstrak, dan analistis) dan tentunya semakin banyak menghabiskan waktu diluar keluarga.
Pergaulan remaja yaitu bergaul. Bergaul berarti hidup berteman
(bersahabat) dan merupakan cara kita menyesuaikan diri dengan orang lain dan belajar cara hidup serta berfikir dilingkungan mana saja kita berada dengan adanya aturan-aturan yang mengikat sehingga membentuk kepribadian seseorang.
Media cetak
Media cetak menciptakan banyak produk mulai dari
majalah, tabloid, komik, surat kabar. Beberapa diantaranya ada yang berisi ilmu pengetahuan, hiburan, berita, biografi dan masih banyak lainnya yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Namun disisi lain masih banyak yg menyalah gunakan keberadaan media cetak yang berkembang luas ini menjadi salah satu upaya dalam menjatuhkan moral masyarakat denagn menghadirkan bacaan-bacaan yang dapat merusak dan dapat meracuni otak, bahkan ditambah dengan gambar-gambar yang tidak pantas didalamnya. Apalagi peminat didominasi kalangan muda. Dan hal itulah yang membahayakan bagi masa depan bangsa Indonesia.
Media sosial juga banyak menciptakan situs-situs
sosial dan jejaring sosial mulai dari Facebook, twitter, BBM, dan masih banyak lainnya. Beberapa diantaranya banyak digunakan untuk memperoleh sumber ilmu pengetahuan, berkomunikasi dengan teman yang ada didekat kita maupun yang jauh dengan kita, bersosialisasi dan memperoleh berita terkini diseluruh dunia. Tetapi media sosial ini sangat berpengaruh dalam kehidupan remaja seperti lupa waktu, lupa belajar dan lupa keluarga serta kurang aktifnya remaja dilingkungan sekitar karena seringkali mendahulukan media sosial. Media sosial juga cenderung meniru, bukan membuat hasil karya sendiri. Dan hal itulah yang bisa membodohkan Negara Indonesia dari bangsa lain.
DAMPAK POSITIF
Dengan pergaulan remaja lebih mengenal
kepribadian masing-masing orang sekaligus menyadari
bahwa manusia memiliki keunikan yang
masing-masing perlu dihargai. Dan pergaulan remaja mampu
menyesuaikan diri dalam berinteraksi dengan banyak
orang sehingga mampu meningkatkan rasa percaya
diri. Dengan pergaulan remaja mampu membentuk
kepribadian yang baik yang bisa diterima diberbagai
lapisan masyarakat sehingga bisa tumbuh dan
berkembang menjadi sosok individu yg pantas
diteladan juga bisa menjadi pemimpin dikehidupan
bangsa Indonesia.
Karena pergaulan dimasa moderenisasi dan globalisasi
ini terlalu bebas dan melampaui batas orang-orang yang kurang memenuhi norma-norma pancasiala dan adat atau yang menyimpang norma-norma dan istiadat. Bahkan para remaja sekarang bisa melakukan perbuatan kriminal dan perbuatan asusila dan dominan menjadi anak berandalan. Hilangnya semangat belajar dan cenderung malas serta menyukai hal-hal yang melanggar norma sosial, karena remaja seringkali terbuai dengan kesenangan yang seringkali membuat remaja selalu ingin mencoba hingga terjebak dalam dunia yang semestinya tidak pantas mereka dekati. Seperti narkoba, seks bebas, minum-minuman keras, diskotik dan masih banyak lagi yang lainnya.
Ada beberapa upaya untuk menanggulangi dampak negatif
yaitu :
1. Orangtua harus memberikan perhatian yang lebih kepada
anak untuk tidak bergaul dengan teman atau lingkungan yang dapat menjerumuskan kearah hal-hal yang bersifat negatif.
2. Melakukan pengawasan sebagai kontrol secara terus
menerus agar anak terhidar dari prilaku yang menyimpang
3. Orang tua seharusnya jangan terlalu memanjakan anak dan
memfasilitasi anak dengan barang mewah atau kendaraan pribadi
4. Orang tua harus selalu mengingatkan ibadah terutama
tentang agama
5. Selalu memberikan konseling yang sifatnya baik dan positif
Berdasarkan uraian dari makalah ini, bisa disimpulkan
bahwa remaja masa kini kurang berpikir kritis dan
selalu ingin mencoba sehingga seringkali melupakan
norma-norma batasan yang berlaku.
Remaja masa kini seringkali terbuai oleh kesenangan
dan rasa ingin taunya terhadap dunia luar.
Remaja masa kini kurang memanfaatkan media
cetak maupun media sosial sebagai sarana ilmu
pengetahuan dan cenderung peniru bukan membuat
karya sendiri.
Remaja masa kini selalu mengutamakan kesenangan
dari pada mengutamakan kecerdasan bangsa.
Cobalah bersikap keritis dalam memilih teman bergaul
agar kita tidak terjebak dalam pergaulan bebas. Berteman dengan berandalan boleh saja justru dengan kita berteman dengan mereka kita dapat menimbang mana yang baik dan buruk dari mereka. Maka ambilah makna dari mereka karena belum tentu yang baik itu baik adanya sebaliknya yang buruk itu belum tentu buruk adanya.
Manfaatkan juga media-media yang ada sebagai sumber
ilmu pengetahuan yang kearah hal-hal positif karena ilmu itu kita bisa dapatkan dimana saja baik dimedia lingkungan sekitar bahkan teman-teman kita. Bagi para remaja masa kini bermimpilah selagi mimpi itu gratis karena dengan mimpi kita bisa mengukur sampai mana kemampuan kita dan mau jadi apa kita nanti.