• Tidak ada hasil yang ditemukan

Potensi Bisnis Pelet Biomassa di Indones (1)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Potensi Bisnis Pelet Biomassa di Indones (1)"

Copied!
41
0
0

Teks penuh

(1)

Potensi Bisnis Pelet

Biomassa Indonesia

Dr. M. Syukri Nur

PT. Insan Faj ar Mandiri Nusant ara

Pengel ol a l aman: ht t p: / / bioenerginusant ara. com

Seri Pengant ar Bisnis

Bioenergi

Bogor, Mei 2015

(2)

Kata Pengantar

Salam Bioenergi!

Pot ensi bioenergi t erus menj adi perhat ian para penel it i dan pengusaha unt uk dij adikan komodit i andal an dunia demi menggeser dominasi f ungsi bahan bakar f osil . Upaya ini

dimot ivasi unt uk mendorong umat manusia pada pel est arian l ingkungan dan j uga membuka l apangan usaha dan kerj a baru bagi masyarakat .

Tul isan ini akan menggunakan kerangka pikir yang akan mengant arkan anda pada sat u pemahaman t ent ang pel l et

sebagai bagian dari produk bioenergy. Proses produksi, kendal i mut u dan st andar mut u unt uk pasar Eropa dan Asia menj adi bagian pent ing j ika ingin akt if sebagai pel aku bisnis.

Penul is berharap bahwa inf ormasi ini akan berguna bagi anda unt uk dipel aj ari sebagai mat eri pel aj aran, j uga sebagai

inf ormasi unt uk membuka pel uang bisnis baru di subsekt or penyediaan bahan baku energi t erbarukan. Jika perl u bant uan dan konsul t asi, kont ak penul is di syukrimnur@gmail . com

Sel amat Membaca

Dr. Syukri M Nur

(3)

Ucapan Terimakasih - Sponsor Penerbitan

P

enul is ucapkan t erimakasih at as dukungan perusahaan sehingga buku ini dapat

disel esaikan dan dit erbit kan dal am bent uk digit al kepada publ ik Indonesia.

(4)

Berminat j adi Sponsor ?

Jika perusahaan anda berminat menj adi sponsor

penulisan buku sepert i ini, silakan kont ak melalui

email ke:

inf o@bioenerginusant ara. com at au

syukrimnur@gmail. com unt uk mendapat kan

inf ormasi lengkap.

Logo perusahaan anda akan dit ampilkan dalam

lembaran khusus pada buku yang dit erbit kan.

Penulisan buku ini disampaikan ke publik dalam

Bahasa Indonesia sebagai upaya sosialisasi dan

pendidikan t ent ang bioenergi kepada masyarakat

Indonesia.

Buku digit al akan dit aut kan di Media digit al:

academia. edu, bioenerginusant ara. com, dan

issuu. com

(5)

Daftar Isi

1. PENDAHULUAN

2. KERANGKA PIKIR

3. BIOMASSA SEBAGAI BAHAN BAKU PELET

4. SISTEM PRODUKSI PELET

5. KENDALI MUTU PELET

6. MEMBUKA PELUANG PASAR PELET

7. PUSTAKA

5

8

11

16

24

30

35

(6)

1. Pendahuluan

ht t p: / / bioenerginusant ara. com

(7)

1. Pendahuluan

• Bioenergi merupakan sal ah sat u sumber energi t erbarukan

(renewabl e energy) yang t erus digal i ol eh penel it i dan dit erapkan pada skal a indust ri ol eh para pengusaha.

• Perhat ian ini disebabkan ol eh kel angkaan supl ai dan f l ukt uasi harga bahan bakar/ energi yang bersumber dari f osil , sert a desakan masal ah pel est arian l ingkungan gl obal .

• Sumber ut ama bahan baku bioenergi adal ah biomassa yait u

mat erial yang berasal dari t umbuhan dan akt ivit as hewan at au manusia.

• Biomassa ini dapat diperol eh dari kegiat an pert anian, perkebunan, kehut anan, perikanan dan kel aut an, sert a akt ivit as penduduk di perkot aan.

• Sebagian cont oh dari biomassa it u, ant ara l ain l imbah kayu dari sawmil l , l imbah kel apa, l imbah kel apa sawit , l imbah t anaman at au pabrik t ebu.

• Bahkan biomassa j uga dapat diperol eh dari upaya khusus

mel al ui budidaya t anaman energi, dimana sat u t umbuhan dit anam khusus unt uk dipanen dan dij adikan bahan baku bioenergi. Cont ohnya, t anaman j arak, sengon dan akasia.

• Set iap biomassa it u memil iki karakt erist ik f isik, biol ogi, dan kimia yang berbeda sehingga diperl ukan j uga

perl akuan (proses konversi) berbeda supaya dapat memanf aat kan pot ensi energinya dengan ef isien.

• Ada t iga proses konversi yang dapat dil akukan unt uk memanf aat kan pot ensi energi yang t erkandung dal am biomassa, yait u proses f isik, t ermokimia, dan biokimia.

• Pada t ul isan kal i ini, dif okuskan pada proses konversi biomassa secara f isik, sement ara proses l ainnya akan dij el askan pada kesempat an l ain.

• Proses f isik yang dimaksudkan adal ah proses konversi

biomassa menj adi bahan baku bioenergi dengan cara memadat kannya mel al ui proses pengepresan pada suhu dan t ekanan t ert ent u. Produk yang dihasil kan adal ah

PELET BIOMASSA.

(8)

2. Kerangka Pikir

ht t p: / / bioenerginusant ara. com

(9)

2. Kerangka Pikir

1

3

5

4

6

7

2

(10)

2. Kerangka Pikir - Penj elasan

Sumber bahan baku bioenergi, yakni biomassa diperol eh dengan memanf aat kan t umbuhan dan l imbah dari dari empat kel ompok yait u pert anian, perkebunan, kehut anan, dan l imbah kot a.

Karakt erist ik biomassa dan Persyarat an bahan baku bioenergi unt uk pel l et menj adi perhat ian pent ing pada bagian ini.

Mat a rant ai supl ai – produksi biomassa menj adi sal ah sat u kunci kesuksesan bisnis bioenergi. Inf ormasi pent ing adal ah harga, biaya, moda t ransport asi, cara penanganan bahan baku, dan wakt u.

Sist em pabrik pel l et bekerj a menj adi pel aj aran pent ing yang harus diket ahui unt uk menghasil kan produk berkual it as dan berskal a indust ri.

Karakt erist ik pel l et menj adi pent ing unt uk diket ahui sebagai t arget produk bioenergi.

Produk pel l et dari pabrik bioenergi harus disesuaikan dengan st andar negara t arget pasar at au st andar int ernasional .

Penget ahuan t arget akhir dari pel l et akan menj adi pent ing karena energi yang dipadat kan dari segi

vol ume ini akan dij adikan bahan bakar di pembangkit l ist rik, menj adi bahan bakar bagi al at pemanas bagi rumah t angga at au gedung di negara

t uj uan/ konsumne.

(11)

3. Biomassa sebagai Bahan Baku Pelet

ht t p: / / bioenerginusant ara. com

(12)

3. Biomassa – Sumber Bahan Baku Pelet

Limbah hut an - sawmill

Bambu

Limbah kelapa

Limbah t anaman kakao Aneka limbah pert anian * kot a

(13)

3. Biomassa dari Bahan Organik Sampah

Kota

Kemampuan pemil ahan bahan organik dari komponen sampah kot a merupakan sumber

pent ing dari bahan baku pel l et .

Priorit as bahan baku dari sampah kot a sebaiknya memil ih bahan dari hasil pemot ongan cabang pohon-pohon kot a/ t aman yang berasal dari t anaman.

(14)

Mata rantai suplai

biomassa

Kunci sukses bioenergi, t ermasuk pemanf aat an biomassa menj adi pel l et kayu , t erl et ak pada

kemampuan anal isa dan penet apan subsist em yang menyusun mat a rant ai supl ai biomassa.

Mat a rant ai supl ai biomassa dimul ai dari l okasi yang memil iki j enis dan j uml ah biomassa, ident if ikasi

biomassa, est imasi bahan baku yang dapat t erangkut , wakt u-moda-kapasit as angkut , penyimpanan (l ogist ic), pra perl akuan, pengol ahan (processing), kendal i mut u produk bioenergy, dan syst em pengepakan.

Set iap mat a rant ai ini akan mel ibat kan komponen wakt u, biaya, t enaga, vol ume, kual it as sehingga

diperl ukan st rat egi dan t akt is manaj emen yang t epat sert a berkesinambungan.

(15)

Manfaat Pemadatan Biomassa - Pelet

Memanf aat kan bahan baku berkat agori limbah menj adi bahan

bakar

Membuat nilai t ambah ekonomi pada biomass

Peningkat an nilai kalori net o per volume

Memudahkan t ransport asi dan penyimpanan

Membuat bahan bakar dengan kualit as dan ukuran yang seragam

Mengurangi dominasi penggunaan bahan bakar f osil.

Cat at an Pent ing: Kendat i t erdapat keunt ungan / manf aat namun pemadat an biomassa

(pembuat an pellet ) memerlukan modal invest asi dan input energi, kemudian dibut uhkan

st andar yang baik unt uk mengurangi ket idakpast ian karakt erist ik pembakaran.

(16)

4. Sistem Produksi Pelet

ht t p: / / bioenerginusant ara. com

(17)

Perancangan Pabrik Pelet

1. Rencana induk energi unt uk pabrik produksi pelet

dengan pert imbangan khusus pada produksi panas

(t hermal) dan kombinasi produksi panas dan daya

berbasis biomassa.

2. St udi Kelayakan (Feasibilit y st udies)

3. Rancangan awal pabrik (Preliminary plant design)

4. Pengurusan izin lokasi dan izin usaha pelet

5. Rancangan Rinci, permint aan proposal (Det ailed

design, request f or proposals (RFP))

6. Pengawasan pada pembangunan dan produksi perdana

(Supervision of plant const ruct ion and commissioning)

7. Pemant auan, proses dan opt imasi kinerj a pabrik (Plant

monit oring, process and perf ormance opt imisat ion).

(18)

Cont oh mat a rant ai biomassa padat – dari

hut an ke indust ry / rumah t angga.

Tahap Pengolahan Sumber bahan baku

Tahap t ransport asi

Tahap Penggunaan

(19)

Paramet er yang t erkait dengan wakt u, biaya, dan berat unt uk mat a rant ai suplai pelet biomassa.

NO Modul Paramet er Masukan Keluaran

A PenyuplaiLaj u produksi biomassa

Pengukuran kualit as bahan baku

Biaya bahan baku

Lokasi

Moda t ransport asi

Tot al berat basah dan kering

Harga bahan baku

B Pabrik PeletKapasit as

Tot al wakt u operasi (hari kerj a)

Lokasi

Kesinambungan operasi dalam pabrik

Laj u kerusakan peralat an dan wakt u perbaikan

Campuran bahan baku

Bahan bakar yang digunakan unt uk pemanas

Biaya list rik

Modal invest asi

Jenis bahan baku

Biaya proses

Produkt ivit as pabrik

Berat t ot al set iap produk

Konsumsi energy (llist rik dan panas)

C KonsumenProfil kebut uhan

Lokasi

Mode t ransport asi

Berat produk yang dibut uhkan

Berat dan rat a-rat a biaya pengant aran produk

Laj u pemenuhan kebut uhan D Perusahaan t ransport asiUnit biaya t ransport asi per km (Rp/ km)

Unit biaya t ransport asi per j am (Rp/ j am)

Jumlah dan t ipe t ruk

Laj u konsumsi bahan bakar (lit er/ km)

Jarak/ wakt u t ot al t ransport asi

Biaya t ot al t ranport asi bahan baku dari set iap penyuplai dan pellet unt uk konsumen

Biaya t ot al t ranport asi pellet

Berat dan biaya t ransport asi bahan baku dari set iap penyuplai

Berat dan biaya t ransport asi pellet ke set iap konsumen

Emisi

Konsumsi energy/ bahan bakar (biaya)

(20)
(21)

Subsistem Pabrik Pellet Kayu-(Contoh)

(22)

Komponen Modal Investasi – Modal Kerj a

No Peralat an dan syst em pendukung kerj a

1 Dryer

8 Land, inf rast ruct ure, const ruct ion and ot her

9 Capit al work

Ident if ikasi dan pil ihan t epat pada peral at an di pabrik pel l et akan menent ukan keberhasil an dan kel angsungan usaha produksi bioenergy-pel l et .

Pert imbangan kual it as pel ayanan dan j aminan purna j ual dari pabrik,

pel at ihan oeprasional dan pemel iharaan, sert a t arget –

kepast ian pasar produksi pel l et akan mampu menunj ukkan kinerj a usaha dan meningkat kan keunt ungan.

(23)
(24)

Pemanfaatan Biomassa Padat – Pelet

Unt uk Keperluan Indust ri :

Bahan bakar pembangkit list rik

(25)

5. Kendali Mutu Pelet

ht t p: / / bioenerginusant ara. com

(26)

Standar Biomassa Padat untuk Eropa -1

CEN/ TR 15569:2009 Solid biofuels - A guide for a qualit y assurance syst em CEN/ TS 14778-1:2005 Solid biof uels - Sampling - Part 1: Met hods f or sampling

CEN/ TS 14778-2:2005 Solid biof uels - Sampling - Part 2: Met hods f or sampling part iculat e mat erial t ransport ed in lorries

CEN/ TS 14779:2005 Solid biof uels - Sampling - Met hods f or preparing sampling plans and sampling cert if icat es

CEN/ TS 14780:2005 Solid biof uels - Met hods f or sample preparat ion

CEN/ TS 15149-3:2006 Solid biof uels - Met hods f or t he det erminat ion of part icle size dist ribut ion - Part 3: Rot ary screen met hod

CEN/ TS 15150:2005 Solid biof uels - Met hods f or t he det erminat ion of part icle densit y

CEN/ TS 15234:2006 Solid biof uels - Fuel qualit y assurance

CEN/ TS 15370-1:2006 Solid biof uels - Met hod f or t he det erminat ion of ash melt ing behaviour - Part 1: Charact erist ic t emperat ures met hod

EN 14588:2010 Solid biof uels - Terminology, def init ions and descript ions

EN 14774-1:2009 Solid biof uels - Det erminat ion of moist ure cont ent - Oven dry met hod - Part 1: Tot al moist ure - Ref erence met hod

EN 14774-2:2009 Solid biof uels - Det erminat ion of moist ure cont ent - Oven dry met hod - Part 2: Tot al moist ure - Simplif ied met hod

EN 14774-3:2009 Solid biof uels - Det erminat ion of moist ure cont ent - Oven dry met hod - Part 3: Moist ure in general analysis sample

EN 14775:2009 Solid biof uels - Det erminat ion of ash cont ent

EN 14918:2009 Solid biof uels - Det erminat ion of calorif ic value

EN 14961-1:2010 Solid biof uels - Fuel specif icat ions and classes - Part 1: General requirement s

EN 15103:2009 Solid biof uels - Det erminat ion of bulk densit y

EN 15104:2011 Solid biof uels - Det erminat ion of t ot al cont ent of carbon, hydrogen and nit rogen - Inst rument al met hods

EN 15105:2011 Solid biof uels Det erminat ion of t he wat er soluble chloride, sodium and pot assium cont ent

-EN 15148:2009 Solid biof uels - Det erminat ion of t he cont ent of volat ile mat t er

EN 15149-1:2010 Solid biof uels - Det erminat ion of part icle size dist ribut ion - Part 1: Oscillat ing screen met hod using sieve apert ures of 1 mm and above

EN 15149-2:2010 Solid biof uels - Det erminat ion of part icle size dist ribut ion - Part 2: Vibrat ing screen met hod using sieve apert ures of 3, 15 mm and below

EN 15210-1:2009 Solid biof uels - Det erminat ion of mechanical durabilit y of pellet s and briquet t es - Part 1: Pellet s

EN 15210-2:2010 Solid biof uels - Det erminat ion of mechanical durabilit y of pellet s and briquet t es - Part 2: Briquet t es

EN 15289:2011 Solid biof uels - Det erminat ion of t ot al cont ent of sulphur and chlorine

EN 15290:2011 Solid biof uels - Det erminat ion of maj or element s - Al, Ca, Fe, Mg, P, K, Si, Na and Ti

EN 15296:2011 2011 Solid biof uels - Conversion of analyt ical result s f rom one basis t o anot her

EN 15297:2011 Solid biof uels - Det erminat ion of minor element s - As, Cd, Co, Cr, Cu, Hg, Mn, Mo, Ni, Pb, Sb, V and Zn

(27)

Standar Biomassa Padat Eropa – 2 (persiapan)

prEN 16126 Solid biofuels - Det erminat ion of part icle size dist ribut ion of disint egrat ed pellet s (Under Approval)

EN 15234-1:2011 Sol id biof uel s - Fuel qual it y assurance - Part 1: General requirement s (Approved)

FprEN 14778 Sol id biof uel s - Sampl ing (Under Approval )

FprEN 14780 Sol id biof uel s - Sampl e preparat ion (Under Approval )

FprCEN/ TR 15149-3 Sol id biof uel s - Det erminat ion of part icl e size dist ribut ion - Part 3: Rot ary screen met hod

(28)

Proses Konversi Biomassa

Pada proses pembuat an pel l et , hanya

digunakan prinsip f isika dan t idak mengubah sif at kimia dan biol ogi dari bahan baku

biomassa.

Pada konversi t ermokimia dan

biokimia akan t erj adi perubahan komposisi kimia dan bil ogi dari biomassa.

(29)

Standar Umum Kualitas Pellet Kayu

No Paramet er Nilai Simbol Sat uan

1 Diamet er <10 D mm

2 Panj ang <50 L Mm

3 Kandungan air (Wat er cont ent ) <10 W % (berat kering)

4 Kandungan abu (ash cont ent ) 0. 5-1 A % (berat kering)

5 Nil ai Bakar/ Panas (Heat ing Val ue) 17. 5-19. 5 Hv MJ/ kg

6 Kepadat an j enis (Bul k densit y) BD Kg/ m3

7 Kekuat an mekanis (Mechanical st rengt h) >97. 7 DU %

8 Fraksi ut uh (Fine f ract ion) - F %

9 Kandungan unsur (N – S- Cl ) – Nat rium-Sul f ur dan Cl oride

%

Sumber: Döring, S. (2012). Cat at an: Paremet er l ain t ergant ung pada kesepakat an masing-masing Negara at au st andar int ernasional

(30)

Skema dasar standarisasi Pelet – Eropa &

Internasional

Sumber: Döring (2012).

St andarisasi produ bioenergy-pel l et mel ibat kan:

Aspek sumber bahan baku,

Proses produksi,

Kual it as produk

Proses penyimpanan

Proses t ransport asi

Proses manaj emen perusahaan

(31)

6. Membuka peluang pasar pellet

ht t p: / / bioenerginusant ara. com

(32)

Indonesia sebagai Pemain Pelet Kayu Dunia?

Indonesia dapat berperan sebagai penyuplai pellet pada t ingkat dunia

dengan mendayagunakan pot ensi sumberdaya alamnya. Terut ama dengan

memanf aat kan limbah hut an, limbah perkebunan, hut an bambu, belukar

t ua di kawasan t imur Indonesia, sert a limbah organik dari sampah kot a.

Skala komersial harus menj adi pilihan pent ing dalam indust ri ini.

Pelaku usaha harus memperhat ikan dengan seksama mat a rant ai suplai

dan produksi pellet unt uk kelangsungan usaha.

Pengusaha j uga perlu mengenal dan menggali pot ensi pasar dalam

t erut ama unt uk indust ri semen, t ekst il, dan pembangkit list rik

menggunakan bat ubara, sert a kawasan indust ri.

(33)

Lintasan perdagangan pelet kayu dunia

Ekspor pellet Kanada t ahun 2012-2013 (Pemain ut ama dunia)

(34)

Pasar Eropa

-Asia

Pangsa pasar pel l et int ernasional adal ah negara-negara di Eropa, sedangkan unt uk Asia, didominasi ol eh Jepang, Korea

Sel at an.

Negara-negara di Asia yang sel al u

membut uhkan energy dari l uar negaranya adal ah Jepang, Korea Sel at an, Taiwan, Singapura.

Negara-negara t ersebut merupakan

pot ensi pasar yang pat ut diperhit ungkan sebagai t arget pasar pel l et dari Indonesia.

(35)

Pertimbangan dalam Perdagangan Pelet

Internasional

Tipe pellet

Lokasi – Negara/ t ipe indust ri/ rumah

t angga

Moda t ransport asi

Kualit as pelet

Harga

Penyuplai - Pesaing

Wakt u pengiriman

Sert ifikasi Produk

Bahan – bahan pert imbangan dalam perdagangan pellet di

pasar int ernasional

(36)

7. Pustaka

ht t p: / / bioenerginusant ara. com

(37)

Daftar Pustaka – Buku Pegangan

Döring, S. (2012). Power from Pellet s: Technology and Applicat ions. New York: Springer. bioenergy supply, demand and market s.

Jenkins, D. , & Eart hscan. (2010). Wood pellet heat ing syst ems: The Eart hscan expert handbook on planning, design and inst allat ion. London: Eart hscan.

Obernberger, I. , & Thek, G. (2010). T he pellet handbook: T he product ion and t hermal ut ilisat ion of pellet s. London, UK: Eart hscan. Spellman, F. R. (2012). Forest -based biomass energy: Concept s and

applicat ions. Boca Rat on, FL: CRC Press.

Shen, G. (2014). Emission fact ors of carbonaceous part iculat e mat t er and polycyclic aromat ic hydrocarbons from resident ial solid fuel combust ions.

(38)

Daftar Pustaka – Jurnal Ilmiah

Mobini, M, Sowlat i, T, Sokhansanj , S. 2013. A simulat ion model f or

t he design and analysis of wood pellet supply chains. Applied

energy 111: 1239–1249.

Bhat t acharya, S, Set t , S, Shrest ha, RM. 1989. St at e of t he art f or

biomass densif icat ion. Energy Sources 11: 161–182.

Art ikel lain t erkait dengan t ulisan ini t ersedia at as permint aan ke

inf o@bioenerginusant ara. com

(39)

Daftar Pustaka – Maj alah

(40)

Daftar Pustaka – Tautan Laman

Berikut ini adalah cont oh laman (websit e) yang dapat anda akses dan

mempelaj ari t ent ang biomassa dan pellet biomassa.

ht t p: / / iea. org

ht t p:/ / www. undeerc. org/ Renewables/

ht t p: / / www. pel l et heat . org ht t p: / / bioenergyt rade. org/ publ icat ions. ht ml #Pel l et

ht t p:/ / www. renewablegreenenergypower. com/

(41)

AEBIOM - European Biomass Association

www.aebiom.org

APX-ENDEX

www.apxendex.com

Austrian Wood Pellet Association (proPellets)

www.propellets.at

COGEN Europe

www.cogeneurope.eu

Department of Energy & Climate Change (DECC) – United Kingdom

www.decc.gov.uk

ENplus

www.enplus-pellets.eu

European Biomass Industry Association - EUBIA

www.eubia.org

European Pellet Centre & PELLETS@LAS

www.pelletcentre.info

European Pellet Council

www.pelletcouncil.eu

FOEX

www.foex.fi

GGL - Green Gold Label Programme

http://www.greengoldcertified.org

Industry Guides

http://www.gdfsuez-energy.co.uk/corporate/news/industry-guides/

Pellet Fuels Institute – USA

www.pelletheat.org

Swedish Association of Pellet Producers (PiR)

www.pelletsindustrin.org

USIPA - U.S. Industrial Pellet Association

http://www.theusipa.org/

Wood Pellet Association of Canada

Referensi

Dokumen terkait

Menunjuk Penetapan Peringkat Teknis Nomor : 027/728/PJK.ULP.Aset tanggal 14 April 2011, dengan ini Pokja Pengadaan Jasa Konsultansi Unit Layanan Pengadaan (ULP) Barang/Jasa

KELOMPOK KERJA UNIT LAYANAN PENGADAAN (POKJA ULP) KOTA SAMARINDA. PEMERINTAH

Sehubungan dengan telah dilaksanakannya evaluasi penawaran dan kualifikasi untuk pekerjaan tersebut di atas, dengan ini kami mengundang Saudara/i untuk

Thus, the normal developmental increases in stomach acid and gastrin secretion, and in certain enzyme activities (chymosin, pepsin, amylase, lactase, aminopeptidases), are stimulated

However, none of PT Semen Gresik (Persero) Tbk and/or its affiliated companies and/or their respective employees and/or agents make any representation or warranty (express or

Bisnis, Citra Aditya Bakti, Bandung. Nazir, 2005, Metode Penelitian, Ghalia Indonesia, Jakarta. Nasution, Manajemen Transportasi, 2004, PT. Ghalia Indonesia, Jakarta. Hadjon,

[r]

Bagi pecinta seni (kreator, seniman, ataupun pekerja seni) karya lukis yang penulis buat lebih mengangkat suatu tema kearifan budaya lokal yang diharapkan dapat