• Tidak ada hasil yang ditemukan

Teknologi Air Inflated Greenhouse sebaga

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Teknologi Air Inflated Greenhouse sebaga"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

ISBN: 978-602-74352-0-9

TIM PROSIDING

Editor

Teti Estiasih, Ika Atsari Dewi, Elok Waziiroh

Tim Teknis

Hana Afifah, Reny Nurul Utami, Dwi Pujiana, Dian Fatmawati, Evalita Dinda Octora, Farah Vian Dini, Ekie Fatwaning Pangastuti, Lilis Purwanti, Baiq Amarwati Tartillah

Layout dan Cover

(3)

KATA PENGANTAR

Sustainable Development Goals (SDGs) telah dicanangkan oleh PBB untuk ditargetkan dicapai dalam kurun waktu 2015-2030. SDGs merupakan kelanjutan dari apa yang sudah dibangun pada MDGs (Millenium Development Goals). Tujuan Pembangunan Millenium, yang mulai dijalankan pada September 2000 dan berakhir di tahun 2015. Sementara itu, sebagaimana situasi sejumlah negara berkembang dan berpendapatan menengah, Indonesia masih menyisakan beberapa target yang belum tercapai dalam tujuan pembangunan millennium (MDGs). Hingga akhir 2014, menurut laporan Bappenas (2015), masih terdapat sejumlah target inti MDGs yang belum tercapai.

Untuk menyongsong SDGs ini, Indonesia telah berperan aktif untuk mengimplementasikan SDGs dan target pencapaiannya. Pemerintahan negara-negara di dunia juga hanya akan berhasil dalam melaksanakan agenda besar ini jika adanya partisipasi luas yang berkelanjutan dari seluruh pemangku kepentingan seperti anggota parlemen, pemimpin daerah, masyarakat lokal, masyarakat sipil, pemuda, komunitas agama, serikat buruh, pelaku bisnis dan akademisi di seluruh dunia.

Oleh karena itu, Panitia Dies Natalis Universitas Brawijaya ke -53 menyelenggrakan Seminar Nasional dengan Tema Kontribusi Akademisi dalam Pencapaian Pembangunan Berkelanjutan yang sejalan dengan tema SDGs. Tujuan Seminar Nasional ini adalah menjaring ide, pemikiran, dan hasil penelitian atau kegiatan ilmiah lainnya terkait dengan tema-tema yang ada di dalam SDGs.

Malang, Februari 2016 Ketua Dies Natalis UB ke 53

(4)

PRAKATA

Seminar Nasional bertema Kontribusi Akademisi dalam Pencapaian Pembangunan Berkelanjutan bertujuan untuk (a) menfasilitasi para akademisi untuk menyumbangkan ide dan pemikiran sesuai dengan bidang kepakarannya dalam kerangka tema SDGs dan (b) mendiseminasikan hasil penelitian dan kegiatan ilmiah para akademisi sesuai tema dalam SDGs. Topik-topik dalam kegiatan seminar nasional ini mengacu kepada 17 tujuan SDGs dengan beberapa penggabungan sehingga topik yang disajikan dalam seminar ini adalah sebagai berikut:

1. Energi Bersih dan Terbarukan

2. Ketahanan Pangan dan Perbaikan Nutrisi 3. Pemanfaatan Sumber Daya Ramah Lingkungan 4. Kesehatan untuk Semua

5. Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan (Green Economy) 6. Pendekatan Multi Dimensi untuk Pengentasan Kemiskinan 7. Pendidikan Berkelanjutan

8. Kesetaraan Gender

Melihat animo peserta yang tinggi duntuk topik Ketahanan Pangan dan Perbaikan Nutrisi maka topik ini dibagi menjadi Ketahanan Pangan Aspek (a) Produksi, (b) Distribusi, dan (c) Konsumsi. Ada beberapa topik yang peminatnya terbatas sehingga dalam pelaksanaannya digabungkan yaitu Pendekatan Multi Disiplin untuk Pengentasan Kemiskinan dan Kesetaraan Gender, serta Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan digabungkan dengan Ketahanan Pangan Aspek Distribusi.

Prosiding ini menyajikan makalah yang dipresentasikan dalam Seminar Nasional tersebut. Harapannya, keberadaan prodising ini yang merupakan pemikiran, kajian, dan penelitian dari para akademisi, dapat memberikan dampak dan berkontribusi bagi pencapaian SDGs di Indonesia.

Malang, Februari 2016

Koordinator Bidang Ilmiah Dies Natalis UB ke 53

(5)

DAFTAR ISI Bidang 1. Energi Bersih dan Terbarukan

Judul Halaman

Pengolahan dan Pemanfaatan Biodiesel Minyak Jarak Pagar (Jatropha curcas) pada Mesin Pertanian

Gatot Suharto Abdul Fatah dan Masturdan Soebandi

E1 E7

Potensi dan Rekomendasi Kebijakan Insentif-Subsidi Penggunaan Biogas dan Bioslurry di Indonesia

Richard E.M.F. Osak

E8 E13

Diversifikasi Produk untuk Peningkatan Nilai Tambah Jarak Pagar (Jatropha curcas L.)

Ahmad Dhiaul Khuluq

E14 E23

Optimalisasi Ketersediaan Air Tanaman dengan Sistem Otomasi Irigasi Tetes Berbasis Arduino UNO dan Nilai Kelembaban Tanah

Irfan Ardiansah, Selly Harnesa Putri dan Ardy Yusuf Wibawa

E24 E30

Efektivitas Sistem Otomasi Suhu dan Kelembaban Relatif Berbasis Arduino UNO dalam Mengendalikan Iklim Mikro dalam Rumah Kaca

Irfan Ardiansah, Selly Harnesa Putri dan Dinna Arieska S

E31 E37

Konversi Fraksi Asam Ekstrak Metanol Daun Kumbi (Voacangafoetida (Bl.) Rolfe) Menjadi Biofuel Melalui Reaksi Esterifikasi

Surya Hadi, Baiq Mariana, Emma Zahra dan Sri Seno Handayani

E38 E42

Ramai Sesaat, Senyap Kemudian: Partisipasi Petani Gunungkidul dalam Pengembangan Sumber Energi Terbarukan

Gunawan

E43 E52

Studi Penambahan Kotoran Kambing dan Waktu Pembalikan pada Pembuatan Kompos Limbah Media Tanam Jamur Tiram

Nur Lailatul Rahmah, Wignyanto, dan Bramantyo Setyo Yuwono

E53 E60

Pemanfaatan Reaktor Biokompos Hi untuk Menghasilkan Pupuk Organik Cair dengan Bahan Limbah Sayur dan Buah

Nasih Widya Yuwono

E61 E65

Sintesis dan Aplikasi Cordierite sebagai Katalis pada Pembuatan Biodiesel dengan Proses Transesterifikasi (Pengaruh Berat CTAB pada Sintesis

Cordierite)

Taharuddin, Darmansyah, Andi Muliadan Supriyanto Ardi

E66 E75

Pemilihan Alternatif Terbaik Penerapan Produksi Bersih di UD. Sinar Jaya Sidayu Gresik

Elisa, Millatul Ulya, Askur Rahman

E76 E82

Menggalakkan Pemanfaatan Sumber Energi Pangan Berbasis 3R (Reuse,

(6)

Bidang 2. Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan dan Ketahanan Pangan Bidang Distribusi

Judul Halaman

Kontribusi Lembaga Penelitian dan Pengembangan Pemerintah dalam Pembangunan Nasional: Tinjauan Konsep Komersialisasi

Anugerah Yuka Asmara

ED1 ED13

Identifikasi Beban Kerja Serta Implikasinya pada Performansi Kerja Industri Kecil Menengah Berbasis Agro

Devi Maulida Rahmah dan Totok Pujianto

ED14 ED20

Pengukuran Kinerja Industri Kecil Menengah Sektor Agro (Kajian Perbandingan Dua Metode Pengukuran pada IKM Sektor Agro-Food)

Totok Pujianto, Irfan Ardiansyah, Mochammad Haikal, Mochammad Randy

ED21 ED30

Sinergitas Stakeholders dalam Pemberdayaan Petani Organik (Studi pada Kampung Binaan Petroganik di Desa Wonojoyo, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri)

Martina Purwaning Diah

ED31 ED39

Evaluasi Kinerja Pengembangan Mutu Minuman Sari Apel di Kota Batu

Siti Asmaul M, Sucipto, Endah Rahayu L, Himamy AS ED40 ED47

Pemanfaatan dan Pendayagunaan Usaha Mikro Kecil dan Menangah (UMKM) untuk Meningkatkan Pembangunan Berkelanjutan di Jawa Timur

Chandra Kartika dan Soenarmi

ED48 ED58

Kajian Kebijakan Keamanan Pangan dan Implementasinya di Kota Malang sebagai Rujukan Pengembangan Kebijakan Daerah

Rina Rifqie Mariana

ED59 ED68

Suatu Gagasan Awal Permodelan Kebijakan Ketahanan Pangan: Pendekatan Dinamika Sistem (System Dynamics)

Muhammad Tasrif

ED69 ED75

Memahami Ketahanan Pangan Daerah Melalui Adaptive Governance

(Studi Kasus: Kecamatan Minggir , Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta)

Kurnia Nur Fitriana

ED76 ED91

Penelusuran Kehalalan dan Keamanan Ayam Goreng dengan Halal Assurance System (HAS) dan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) di Usaha "X"

Sucipto, Retno Astuti, Cahayati Ratna Triwahyuni

ED92 ED 101

Bidang 3. Pendekatan Multi Dimensi untuk Pengentasan Kemiskinan dan Kesetaraan Gender

Judul Halaman

Kebijakan Pengentasan Kemiskinan Rumah Tangga Nelayan di Wilayah Tangkap Kurang

Anas Tain

(7)

Pendekatan Pertumbuhan Inklusif terhadap Kebijakan Pembangunan di Propinsi

Tingkat Kemiskinan dan Ikatan Sosial: Pemahaman terhadap Kemiskinan di Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang

Maghfiro Nur Sheilla, Ismu Rini Dwi Ari, Kartika Eka Sari

GK26 GK37

Kewirausahaan Seni Budaya Berkelanjutan dalam Pengembangan Kawasan Bandung Teknopolis di Daerah Gedebage

Wanda Listiani

GK38 GK41

Eksistensi Sekolah Perempuan dalam Program Penyadaran Gender

Nindhy Afriskhadan Fitria Yuni Krisbianto GK42 GK47

Implementasi Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (Studi Kasus di Desa Tubuhue Kecamatan Amanuban Barat Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS))

Junus J.Beliu dan Yusinta N. Fina

GK48 GK56

Gelar Bundo Kanduang: Perspektif Perempuan dalam Pandangan Adat Minangkabau

Sri Rustiyanti

GK57 GK61

Implementasi Kesetaraan Gender dalam Pembelajaran

Taat Wulandari GK62 GK69

Group Pangatik Perempuan sebagai Kreatif Ekonomi dalam Kesenian Kuda Renggong di Kabupaten Sumedang

Euis Suhaenah

GK70 GK77

Bidang 4. Kesehatan untuk Semua

Judul Halaman

Kandungan Fenol Nilam pada Media yang Terpapar Logam Berat dengan Pemberian Asam Humat

Elly Proklamasiningsih, Iman Budisantoso dan Kamsinah

K1 K5

No Health Without Mental Health: Dinamika Stigma Kepada Penyandang Disabilitas Fisik dan Mental

Cleoputri Yusainy, Ika Herani,Ignatius Ryan Jeffri Dharmawan dan Bima Pustaka Semedhi

K6 K12

Relasi Kuasa Pengetahuan dalam Implementasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)

Ali Imron

(8)

Pengembangan Deteksi Brucellosis Berbasis Gen OMP2 Asal Isolat Lokal sebagai Tindakan Dini Pencegahan Zoonosis di Indonesia

dan Agung Pramana W. Marhendra

K19 K25

Upaya Pencegahan Hiperlipidemia Menggunakan Daun Cincau Hijau (Premna

oblongifolia Merr) Studi pada Tikus (Rattus norvegicus) K26 K35

Treadmill pada Tikus (Rattus norvegicus) Obesitas: Pengembangan Terapi

Berbasis Olahraga untuk Pet Animal K36 K46

Potensi Kombinasi Curcumin dan Vitamin E sebagai Kemoterapi pada Tikus (Rattus norvegicus) Model Kanker Mammae Berdasarkan Ekspresi Gen P53 dan Gambaran Histopatologi Mammae

Dyah Ayu OA. Pratama, Reski M. Putri, Aulia Firmawati, Herawati dan Anna Roosdiana

K47 K56

Karakterisasi Mesenchymal Stem Cell dari Sumsum Tulang Kelinci (White New Zealand) sebagai Kandidat Biomaterial Terapi Medis

Wawid Purwatiningsih, Fedik A. Rantam dan Rahayu Ernawati

K57 K61

Pengaruh Melihat Peringatan Kesehatan pada Bungkus Rokok terhadap Keinginan Berhenti Merokok

Jalu Adi Dana

K62 K66

Pendidikan Gizi dengan Metode Komunikasi, Informasi dan Edukasi serta Pengaruhnya terhadap Pengetahuan Gizi Ibu Hamil

Ila Fadiladan Deddy A. Suhardi

K67 K74

Hubungan Sikap terhadap Perilaku Seksual Pranikah Remaja di Indonesia (Analisis Survey RPJMN-BKKBN Tahun 2012)

Ahmad Robi'ie

K75 K80

Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)

Eri Witcahyo

K81 K88

Kecemasan dan Pola Makan dengan Status Gizi Remaja di SMK Kartini Jember

Asih Media Y.S., Yutika Dian Triayuni dan Budi Prasetyo K89 K96

Peramalan AIDS Menggunakan Regresi Linear Sederhana

Nur Halimah, Tony Yulianto, Faisol dan Kuzairi K97 K104

Peramalah HIV Menggunakan Interpolasi Lagrange

Tony Yulianto, M. Fariz Fadillah Mardianto, Rica Amalia dan Nur Ita Ulfaniyah K105 K112

Pengaruh Pemberian Angkak dengan Penambahan Bekatul terhadap Profil Lipid Tikus Wistar Jantan Hiperkolesterolemia

Elok Zubaidah dan Irfi Wahyuningrum

(9)

Bidang 5. Ketahanan Pangan Bidang Konsumsi dan Perbaikan Nutrisi

Judul Halaman

Resistensi Vitamin E Kaya Tokotrienol pada Pengolahan Es Krim

Kgs Ahmadidan Teti Estiasih KK1 KK9

Analisis Abon Batang Jamur Kancing (Agaricus bisporus) dengan Perlakuan

Blanching yang Berbeda terhadap Mutu Fisik, Kimia dan Organoleptik

Yesika Rahmawati, Teti Setiawati dan Laili Hidayati

KK10 KK18

Pengkayaan Nutrisi Tempe Gembus dengan Penambahan Pekatan Protein Kacang Tunggak (Vigna unguiculata)

Dedin F. Rosidadan Nur Hapsari

KK19 KK25

Kajian Rasio Kelopak Buah Rosella dan Air dengan Penambahan Natrium Alginat pada Pembuatan Velva Rosella

Enny Karti Basuki S., Tri Mulyani S. dan Dian Nuriyana

KK26 KK32

Ekstraksi Pektin Buah Pedada (Sonneratia caseolaris) dengan Asam Klorida

Jariyah, Dedin F Rosida, Ulya Sarofadan Nurul Aini KK33 KK38

Penggunaan Tepung Glukomanan dari Umbi Gembili (Dioscorea esculenta L.) pada Pengolahan Mie Kering

Herlina, Bambang Herry Purnomo, Noer Novijanto dan Twin Handyta

KK39 KK50

Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Astasantin dari Kulit Udang dengan Metode Maserasi

Darsef

KK51 KK59

Analisa Kimia dan Fisik Nanas Kaleng Pineapple Solid Pack di PT Riau Sakti United Plantations - Industri Pulau Burung Kabupaten Indragiri Hilir

Mulono Apriyanto

KK60 KK64

Fermentasi Angkak oleh Monascus purpureus dalam Medium Beras-Bekatul

Sri Winarti, Tri Mulyani dan Mazidah KK65 KK73

Pengembangan Serbuk Daun Kelor sebagai Bahan Tambahan Pangan

Darimiyya Hidayati, Nirwan Ferrial dan Yudik Pratama Putra KK74 KK79

Pengembangan Industri Singkong dalam Mendukung Ketahanan Pangan

Khoirul Hidayat KK80 KK84

Pengaruh Intensitas Penambahan Koagulan tehadap Rendemen dan Tekstrur Tahu

Sudarminto Setyo Yuwono

KK85 KK91

Beras Analog Berbasis Umbi Gadung (Dioscorea hispida Dennst) sebagai Pangan Berkhasiat Obat bagi Penderita Diabetes yang Diujikan Secara In-Vivo

Teti Estiasih dan Ika Wulandari

(10)

Bidang 6. Ketahanan Pangan Bidang Produksi

Judul Halaman

Karakter Anatomi Daun dan Produktivitas Kedelai Varietas Slamet Akibat Pemberian Pupuk Cair Bionutrient

Siti Samiyarsih dan Juwarno

KP1 KP7

Pertumbuhan dan Potensi Hasil Tanaman Padi Varietas Inpari pada Lahan Tadah Hujan

Rohmatin Agustina, Diana Indriati dan Vita Mukti

KP8 KP18

Model Tanam Buah dan Pohon Potensi Meningkatkan Pangan di Hutan Rakyat Kabupaten Madiun

Anang Susanto dan JokoTriyono

KP19 KP24

Pengaruh NAA, IAA dan IBA terhadap Perakaran Stevia (Stevia rebaudiana Bertoni) Aksesi Jumbo Secara In Vitro

Parnidi dan Ruly Hamida

P25 P31

Diversitas Plasma Nutfah Tebu Sumatera Utara Berdasarkan Marka Molekuler

Lollie Agustina P. Putri, Ramoti U.A. Samosir dan Margaretta J. Tarigan KP32 KP37

Diversifikasi Sumberdaya Alginat Berkelanjutan dengan Budidya Rumput Laut

Sargassum polycystum pada Metode Berbeda di Perairan Tebeng Cilacap

Dwi Sunu Widyartini, A. Ilalqisny Insan dan Sulistyani

KP38 KP44

Pertumbuhan dan Bobot Tepung Mikroalga Spirulina platensis Menggunakan Pupuk Ekstrak Marsilea crenata untuk Produksi Protein Sel Tunggal (PST)

Christiani, Hexa Apriliana Hidayah dan Dwi Sunu Widyartini

KP45 KP51

Teknologi Air Inflated Greenhouse sebagai Fasilitas Pendukung Pertanian Perkotaan (Urban Agriculture) Guna Memperkuat Ketahanan Pangan

M. Ikhsan Setiawan, Hery Budiyanto, Agus Sukoco dan Santirianingrum Soebandhi

KP52 KP59

Produksi Jagung Manis pada Tiga Periode Tanam dengan Pupuk Kandang Diperkaya Fosfat Alam dalam Sistem Integrasi Tanaman-Ternak

Dwi Retno Lukiwati, Endang Dwi Purbayantidan Retno Iswarin Pujaningsih

KP60 KP64

Stimulasi Peningkatan Produksi dan Efisiensi Biologi Jamur Tiram Putih

(Plerotus ostreatus) Melalui Penambahan Nutrisi AGS+ dan Waktu "Cold Shock"

Agus Sugianto, Anis Sholihah dan Priyagung Hartono

KP65 KP71

Karakterisasi Fisik dan Kimia 17 Genotipe Kedelai Hitam untuk Bahan Pangan

Rahmi Yulifianti dan Erliana Ginting KP72 KP76

Kondisi Total Leukosit dan Protein Plasma Ikan Koi (Cyprinus carpio Koi) Pasca Perendaman Ekstrak Gracilaria verrucosa yang Terinfeksi Bakteri Aeromonas salmonicida

Moh. Awaludin Adam dan Muftuch

KP77 KP84

Pengaruh Pemberian Ekstrak Kasar Gracilaria verrucosa terhadap Hematologi Ikan Mas yang Terinfeksi Aeromonas hydrophila

Veryl Hasan dan Maftuch

(11)

Bidang 7. Pemanfaatan Sumber Daya Ramah Lingkungan

Judul Halaman

Implementasi Fishco Hitech sebagai Akselerasi Menuju Ekowisata Berbasis Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Pantai Lenggoksono - Malang

Hilmi Fauzy

L1 L9

Fitoremediasi Limbah Domestik dengan Tumbuhan Akuatik Mengapung di Kebun Raya Purwodadi

Dwi Puspitasari dan Rony Irawanto

L10 L18

Potensi Tumbuhan Akuatik Pisang Air (Typhonodorum lindlyanum) dan Perbanyakannya di Kebun Raya Purwodadi

Apriyono Rahadiantoro, Roif Marsono dan Rony Irawanto

L19 L28

Analisis Kebutuhan Air Tanaman Menggunakan Teknologi Penginderaan Jauh untuk Optimasi Alokasi Air pada Jaringan Irigasi

Arif Faisol

L29 L36

Pencegahan Kepunahan Lutung Jawa (Trachypithecus auratus) Melalui Identifikasi Gen MC1R (Melanocortin-1 Receptor) sebagai Marker terhadap Radiasi UV

Muhammad Abdillah, dan Dyah Kinasih Wuragil

L37 L47

Analisis Perbedaan Warna Rambut Lutung Jawa (Trachypithecus auratus) untuk Konservasi Primata Endemik Indonesia

Aprilia Navratilova, dan Dyah Kinasih Wuragil

L48 L56

Sistem Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Berbasis Masyarakat (Studi pada Lahan Hutan Kemasyarakatan (HKm) Desa Tebing Siring, Kalimantan Selatan)

Hamdani Fauzi

L57 L64

Peran Penting Cagar Biosfer Bromo Tengger Semeru Arjuno sebagai Model Kawasan Pembangunan Berkelanjutan di Jawa Timur

Luchman Hakim

L65 L69

Reiventing Fungsi Alun-Alun dalam Rangka Perebutan Ruang Publik (Sebuah Kajian Kritis Tentang Alun-alun di Indonesia)

Yusuf Adam Hilman

L70 L74

Pengaruh Rasio Si/Al pada Sintesis Aluminasilikat MCM-41 dari Fly Ash

Batubara sebagai Adsorben pada Limbah Gas CO2 Darmansyah dan Novrit Jhon Bathara Simanullang

L75 L83

Eksistensi Kelembagaan Lokal Pengelola Sumberdaya Pesisir dan Jaminan Sosial Sumberdaya bagi Masyarakat Pesisir

Edi Susilo, Pudji Purwanti dan Riski Agung Lestariadi

L84 L90

Manajemen Pengelolaan Sumber Daya Air untuk Pembangunan Berkelanjutan (Studi Kasus di Sumber Air Bendorogo, Desa Bekiring Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo)

Robby Darwis Nasution

(12)

Sintesis dan Aplikasi Zeolit Modifikasi Surfaktan sebagai Adsorben Limbah Cair Tapioka (Perbandingan dengan Zeolit Alam Kalsinasi)

Darmansyah, Lilis Hermida, Arjun Fatahillah dan M. Yuli Atrafatrin

L96 L103

Perbaikan Sifat Kimia Tanah Gambut dengan Aplikasi Pembenah Tanah Abu Cangkang Sawit dan Dolomit

Nurmala Pangaribuan

L104 L112

Ketahanan Sobek Kertas Seni dari Serat Pelepah Nipah (Nypa fruticans) (Kajian Proporsi Bahan Baku dan Perekat)

Ika Atsari Dewi, Susinggih Wijana, Nur Lailatul Rahmah, Erwin Sugiarto dan Arie Febrianto Mulyadi

L113 118

Pemilihan Alternatif Penerapan Produksi Bersih Industri Pengolahan Rumput Laut dengan Pendekatan Analitycal Network Process (ANP)

Mohammad Fuad FM, Yuni Astutik dan Abdul Azis Jakfar

L119 L125

Bidang 8. Pendidikan Berkelanjutan

Judul Halaman

Hubungan Tingkat Konflik Kognitif terhadap Beban Miskonsepsi Mahasiswa Calon Guru Kimia

Kurroti A'yun dan Suyono

P1 P7

Revitalisasi Pendidikan Karakter Melalui Pembelajaran Sains di Madrasah

Ririn Eva Hidayati P8 P13

Profil Self Efficacy Guru IPA dalam Membelajarkan Sains Menyongsong

Development Goals Djoni Setiawan

P14 P22

Keterampilan Informasi Akses Pembelajaran Berkelanjutan

Madrikan P23 P30

Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru IPA Melalui MGMPS di SMP Negeri 2 Balongbendo, Sidoarjo

Nindianingsih

P31 P37

Meningkatkan Kompetensi Aparatur Desa Melalui Pendidikan Berkelanjutan Administrasi Pemerintahan Desa

Sri Wahyu Krida Sakti dan Liestyodono B. Irianto

P38 P44

Pengembangan Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran Apresiasi Sastra di Sekolah Melalui Penerapan Kurikulum 2030

Mursalim

P45 P49

Pendidikan Karakter Ki Hajar Dewantara untuk Meningkatkan Profesionallitas Kerja dan Kecakapan Hidup

Doni Uji Windiatmoko

(13)

Pengaruh Penggunaan Mainan Anak Melalui Pembelajaran Penemuan Terbimbing terhadap Pemahaman Konsep Matematika

Deka Anjariyah

P58 P68

Peta Konsep sebagai Representasi Pemahaman Siswa Tentang Konsep Matematika

Rizky Oktaviana Eko Putri

P69 P74

Pengembangan Perangkat Pembelajaran Kooperatif dengan Strategi REACT pada Materi Tabung dan Kerucut

Ulil Nurul Imanah

P75 P82

Siswa Cerdas Istimewa (CI) Calon Pemimpin Masa Depan

Nur Eva P83 P88

Sistem Qur'any untuk Pendidikan Berkelanjutan (Program Pelatihan Siswa dan Mahasiswa Menjadi Guru Al-Qur'an)

Solechan

P89 P95

Model Pendidikan Dakwah Berkebutuhan Khusus Melalui Teknik Bimbingan Kelompok

Siti Chodijah

P96 P108

Program Bedah Toilet Umum: Upaya Menumbuhkan Kepekaan Sosial pada Mahasiswa

Silfia Mona Aryanidan Mulyadi

(14)
(15)

Universitas Brawijaya, Malang 12 Februari 2016

ISBN 978-602-74352-0-9 E1

PENGOLAHAN DAN PEMANFAATAN BIODIESEL MINYAK JARAK PAGAR (Jatropha curcas) PADA MESIN PERTANIAN

PROCESSING AND UTILIZATION OF BIODIESEL FROM JATROPHA (Jatropha curcas) OIL ON AGRICULTURAL MACHINERY

Gatot Suharto Abdul Fatah* dan Masturdan Soebandi Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat

Jl. Raya Karangploso Km 4 - Malang 65152

Penulis korespondensi: email [email protected]

ABSTRAK

Kelangkaan energi di Indonesia disebabkan oleh semakin menipisnya cadangan minyak bumi. Padahal Indonesia merupakan negara yang memiliki beragam tanaman penghasil minyak nabati, salah

satu diantaranya adalah tanaman jarak pagar (Jatropha curcas). Jarak pagar merupakan tanaman sumber

energi baru dan terbarukan, mempunyai beberapa keunggulan antara lain, mudah dibudidayakan, tahan kekeringan, mempunyai perakaran yang baik sehingga dapat menahan erosi, mampu mereklamasi lahan

bekas tambang dan daunnya yang rimbun bermanfaat sebagai penyerap karbon dioksida (CO2) serta

menghasilkan biodiesel. Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat (Balittas) telah melakukan

penelitian tentang pengolahan minyak mentah (crude oil) menjadi biodiesel. Minyak mentah diproses

menjadi biodiesel dengan alat bio reaktor, yang selanjutnya diuji pada mesin pertanian. Dari hasil uji tersebut diperoleh bahwa, mesin tersebut dapat beroperasi dengan baik dengan konsumsi bahan bakar biodiesel jarak pagar sebesar 0,53 L/jam dan biosolar Pertamina 0,56 L/jam. Kesimpulannya 100% biodiesel jarak pagar secara teknis dapat digunakan pada mesin pertanian dan konsumsinya lebih efisien dibandingkan biosolar Pertamina.

Kata kunci: biodiesel jarak pagar, konsumsi bahan bakar, mesin pertanian

ABSTRACT

The scarcity of energy in Indonesia is caused by the depletion of petroleum reserves. Though Indonesia is a country that has a variety of vegetable oil crops, one of which is Jatropha (Jatropha curcas). Jatropha is a plant source of new and renewable energy, has several advantages, among others, easily cultivated, drought resistant, have a rooting good so that it can withstand erosion, capable of reclaiming mined land and leaves the lush useful as an absorber of carbon dioxide (CO2) and produce biodiesel. Indonesian Research Institute for Sweetener and Fiber Cropshas conducted research on the processing of crude oil into biodiesel. Crude oil is processed into biodiesel by means of bio-reactors, which were tested on agricultural machinery. From the test results showed that, the machine can operate properly with fuel consumption of 0,53 Jatropha biodiesel L / hour and biodiesel Pertamina 0,56 L / hour. In conclusion technically 100% Jatropha biodiesel can be used in agricultural machinery and consumption more efficient than biodiesel Pertamina.

Keywords: agricultural machinery, fuel consumption, jatropha biodiesel

PENDAHULUAN

Kelangkaan energi di Indonesia disebabkan oleh semakin menipisnya cadangan minyak bumi (Badan Energi Internasional, 2012). Padahal Indonesia merupakan negara yang memiliki beragam

tanaman penghasil minyak nabati, salah satu diantaranya adalah tanaman jarak pagar (Jatropha curcas).

Jarak pagar merupakan tanaman sumber energi baru dan terbarukan, mempunyai beberapa keunggulan antara lain, mudah dibudidayakan, tahan kekeringan, mempunyai perakaran yang baik sehingga dapat menahan erosi, mampu mereklamasi lahan bekas tambang dan daunnya yang rimbun bermanfaat

(16)

Universitas Brawijaya, Malang 12 Februari 2016

ISBN 978-602-74352-0-9 KP52

TEKNOLOGI AIR INFLATED GREENHOUSE SEBAGAI FASILITAS PENDUKUNG PERTANIAN PERKOTAAN (URBAN AGRICULTURE) GUNA MEMPERKUAT KETAHANAN PANGAN

AIR INFLATED GREENHOUSE TECHNOLOGY AS URBAN AGRICULTURE FACILITIES TO STRENGTHEN FOOD SECURITY

M. Ikhsan Setiawan1, Hery Budiyanto2, Agus Sukoco3, dan Santirianingrum Soebandhi4 1Prodi Teknik Sipil-Universitas Narotama , Jl AR Hakim 51- Surabaya 60111 2Prodi Arsitektur-Universitas Merdeka Malang, Jl Terusan Raya Dieng 62-64 - Malang 65146

3Prodi Manajemen-Universitas Narotama, Jl AR Hakim 51- Surabaya 60111 4Prodi Akuntansi-Universitas Narotama, Jl AR Hakim 51- Surabaya 60111

Penulis Korespondensi: email [email protected]

ABSTRAK

FAO (Food and Agriculture Organization) menyatakan Pertanian Perkotaan (Urban Agriculture) sebagai industri yang memproduksi, memproses, dan memasarkan produk pertanian, guna memenuhi permintaan harian konsumen di perkotaan, dengan metode produksi intensif, memanfaatkan, mendaur ulang sumber daya dan limbah perkotaan untuk menghasilkan beragam tanaman kebutuhan pangan. Studi menunjukan konsumsi bahan pangan produksi lokal dapat menghemat emisi transportasi 50.000 metrik ton CO2, setara dengan menghilangkan 16.191 mobil dari jalan. Teknologi Air Inflated Greenhouse

sebagai fasilitas pendukung peningkatan produksi Pertanian Perkotaan, dengan sistem portabel

Greenhouse dapat dibangun serta dipindahkan ke lokasi tertentu secara mudah, aman, cepat, bahan struktur ringan (0,55mm PVC Terpaulin) sehingga proses produksi Pertanian Perkotaan semakin dekat dengan konsumen, dampaknya harga semakin murah namun produk pangan berkualitas. Tujuan Penelitian adalah merencanakan, membuat dan menguji protitipe tenda Air Inflated Greenhouse sebagai fasilitas Urban Agriculture guna memenuhi aspek kekuatan, kecepatan, efektifitas dan kenyamanan

Greenhouse. Metode Penelitian menggunakan Metode Eksperimen, diawali dengan perancangan, pembuatan dan pengujian prototipe tenda meliputi (1) uji kekuatan dan ketahanan bahan terhadap cuaca (2) uji meterial yang paling efektif guna komponen struktur (3) uji kecepatan pembuatan, pengangkutan, perakitan, pemasangan, pembongkaran (4) uji kenyamanan. Pengujian dilakukan di Laboratorium Teknik Sipil Universitas Narotama, terbukti memberikan hasil yang handal dan memuaskan meliputi kuat uji tarik hingga 218,3 kg, daya tahan bahan hingga >700C, kecepatan instalasi pemasangan dan pembongkaran menjadi lebih efektif dan efisien serta kenyamanan dalam ruangan suhu maksimum 350C. Penggunaan bahan PVC Terpaulin sangat fleksibel dan kuat sehingga memudahkan proses pengangkutan, pemasangan dan pembongkaran kembali, dalam packaging yang simpel dan mudah digunakan

Kata kunci : pangan perkotaan, portable greenhouse, produk pertanian

ABSTRACT

(17)

Universitas Brawijaya, Malang 12 Februari 2016

ISBN 978-602-74352-0-9 KP53

transport, assembly, installation, dismantling Air Inflated Greenhouse, (4) test the temperature, humidity and air pressure in the Air Inflated Greenhouse.

Keywords: food production, food security, hydroponic

PENDAHULUAN

Bakker et al. (2000) menunjukkan bahwa pertanian perkotaan (urban agriculture) adalah salah satu pilihan untuk mengatasi ketahanan pangan rumah tangga. Haletky dan Taylor (2006) menyatakan bahwa pertanian perkotaan menjadi salah satu komponen kunci pembangunan sistem pangan masyarakat yang berkelanjutan dan jika dirancang secara tepat akan dapat mengentaskan permasalahan kerawanan pangan. Di Amerika utara, Food Security Coalition (CFSC) mempunyai komisi yang bertujuan memanfaatkan pertanian kota sebagai instrumen untuk meningkatkan akses pangan yang segar terjangkau dan bergizi dalam rangka mengurangi kerawanan pangan (Brown & Anne, 2003). Pinderhughes (2004), menunjukkan bahwa di USA pertanian perkotaan mempunyai peranan dalam pengurangan kemiskinan, kerawanan pangan dan mengatasi permasalahan sampah. Pertanian Perkotaan dapat menjamin ketersediaan pangan yang segar dan bergizi, sehingga meningkan asupan sayuran dan buah, serta menghemat pengeluaran 15-30% anggaran pertanian/pangan (USDA Economic Research Service 2003). Pertanian Perkotaan memberikan hasil yang optimal dengan fasilitas

Greenhouse dan teknologi Hidroponik. Greenhouse meningkatkan perlindungan tanaman dari intensitas hujan, sinar matahari dan iklim mikro, serta mengoptimalkan pemeliharaan tanaman, pemupukan dan irigasi mikro, sehingga mampu meningkatkan produksi sayuran, buah dan bunga yang berkualitas tanpa tergantung dengan musim (G. Thiyagarajan, R. Umadevi & K. Ramesh, 2007). Greenhouse semakin mudah dengan teknologi Air Inflated Structure yang dapat memenuhi syarat kekuatan, kenyamanan dalam ruang dan kecepatan dalam pembangunan Tenda Greenhouse tersebut. Bahan membran Air Inflated Structure dapat tahan terhadap cuaca hingga lebih dari 10 tahun, bergantung kepada jenis bahan coatingnya (Ikhsan, M, 2014).

Terdapat 5 aspek utama yang menjadi masalah dalam penelitian ini, diantaranya perancangan dan desain air inflated Greenhouse, pembuatan prototipe bangunan air inflated Greenhouse dilanjutkan uji material bangunan. Kecepatan dan efektivitas dalam proses pengangkutan, perakitan, pemasangan serta pembongkaran bangunan air inflated Greenhouse, serta tingkat kenyamanan termal dalam bangunan air inflated Greenhouse.

Penelitian ini difokuskan pada beberapa kajian diantaranya perancangan serta pembuatan sistem dan komponen bangunan air inflated Greenhouse, pembuatan prototipe air inflated Greenhouse. Uji laboratorium bangunan air inflated Greenhouse, peningkatkan kecepatan dan efektivitas dalam pembuatan, pengangkutan, perakitan, pemasangan serta pembongkaran bangunan air inflated

Greenhouse, dan peningkatkan kenyamanan termal bangunan air inflated Greenhouse (Gambar 1).

(18)

Universitas Brawijaya, Malang 12 Februari 2016

ISBN 978-602-74352-0-9 KP54

BAHAN DAN METODE

Struktur Greenhouse yang digelembungkan udara (air inflated Greenhouse) merupakan salah satu solusi tepat untuk memecahkan masalah fasilitas produksi pangan perkotaan, dengan bahan Terpaulin PVC (Polyvinyl chloride) dapat dibangun dalam waktu yang cepat (paling lama 30 menit), biaya yang murah, mampu menampung penduduk dengan jumlah banyak, serta dapat disimpan dengan volume penyimpanan yang kecil, karena bahan struktur Terpaulin PVC (Polyvinyl chloride) bersifat fleksibel sehingga dapat dilipat dan sewaktu-waktu dapat diangkut ke wilayah pemukiman di perkotaan, menggunakan kendaraan motor, mobil atau pickup. Polivinil klorida (IUPAC: Poli(kloroetanadiol)), biasa disingkat PVC, adalah polimer termoplastik urutan ketiga dalam hal jumlah pemakaian di dunia, setelah polietilena dan polipropilena. PVC relatif murah, tahan lama, dan mudah dirangkai, bisa dibuat lebih elastis dan fleksibel dengan menambahkan plasticizer, umumnya ftalat. PVC yang fleksibel umumnya dipakai sebagai bahan Terpaulin. PVC diproduksi dengan cara polimerisasi monomer vinil klorida (CH2=CHCl). Karena 57% massanya adalah klor, PVC adalah polimer yang menggunakan bahan baku minyak bumi terendah di antara polimer lainnya. Invensi ini menyediakan struktur rangka yang digelembungkan udara (air inflated Greenhouse) dengan bahan Terpaulin PVC (Polyvinyl chloride) bersifat fleksibel serta handal dalam perlindungan lebih terhadap air/waterproof, tahan abrasi, tahan korosi, tidak mudah susut, tidak mudah robek, dapat dicetak sablon/digital printing serta tahan lama. Tenda Greenhouse berupa struktur rangka yang digelembungkan udara (air inflated Greenhouse) dengan bahan Terpaulin PVC (Polyvinyl chloride), sedangkan metode sesuai invensi ini meliputi langkah-langkah berikut: membuat desain komponen struktur, membuat desain jenis sambungan, melakukan pengujian bahan Terpaulin PVC (Polyvinyl chloride) berupa uji kekuatan bahan dan uji ketahanan bahan terhadap panas, membuat produk, melakukan pengujian produk meliputi pengujian waktu perakitan produk, waktu pembongkaran produk dan waktu pengepakan produk, serta melakukan pengujian kenyamanan termal produk. Produk tenda Greenhouse berupa struktur rangka yang digelembungkan udara (air inflated Greenhouse) dengan bahan Terpaulin PVC (Polyvinyl chloride) yang dihasilkan dari komposisi dan metode pembuatan sesuai invensi ini memiliki kuat tarik lebih dari 100 kg dan kuat panas lebih dari 50 oC, waktu perakitan produk 5 menit, waktu pembongkaran produk 5 menit dan waktu pengepakan produk 2 menit, serta suhu kenyamanan termal sesuai suhu ruang siang hari (25oC) dengan pintu tenda posisi terbuka, dan suhu ruang siang hari (40oC) dengan pintu tenda posisi tertutup. Tenda Greenhouse berupa struktur rangka yang digelembungkan udara (air inflated Greenhouse) dengan bahan Terpaulin PVC (Polyvinyl chloride). Polivinil klorida (IUPAC: Poli(kloroetanadiol)), biasa disingkat PVC, adalah polimer termoplastik urutan ketiga dalam hal jumlah pemakaian di dunia, setelah polietilena dan polipropilena. PVC relatif murah, tahan lama, dan mudah dirangkai, bisa dibuat lebih elastis dan fleksibel dengan menambahkan plasticizer, umumnya ftalat. PVC yang fleksibel umumnya dipakai sebagai bahan Terpaulin. PVC diproduksi dengan cara polimerisasi monomer vinil klorida (CH2=CHCl). Karena 57% massanya adalah klor, PVC adalah polimer yang menggunakan bahan baku minyak bumi terendah di antara polimer lainnya. Bahan struktur Terpaulin PVC (Polyvinyl chloride) bersifat fleksibel sehingga dapat dilipat dan sewaktu-waktu dapat diangkut ke wilayah pemukiman perkotaan menggunakan kendaraan motor, mobil atau pickup. Proses pembuatan Tenda Greenhouse berupa struktur rangka yang digelembungkan udara (air inflated

Greenhouse) dengan bahan Terpaulin PVC (Polyvinyl chloride) dilakukan sebagai berikut:

Pengujian terhadap sampel bahan terpaulin PVC

Melakukan pengujian terhadap sampel bahan Terpaulin PVC (Polyvinyl chloride) yang akan dijadikan Tenda Greenhouse berupa struktur rangka yang digelembungkan udara (air inflated

Greenhouse), meliputi pengujian sampel bahan terhadap kuat tarik (minimal 100 kg) dan terhadap kuat panas (minimal 50 oC). Didapatkan bahan Terpaulin PVC (Polyvinyl chloride) yang digunakan yaitu ketebalan 0.55mm memiliki ketahanan tarik minimal 100 kg dan ketahanan panas minimal 50 oC.

Desain struktur rangka

(19)

Universitas Brawijaya, Malang 12 Februari 2016

ISBN 978-602-74352-0-9 KP55

sambungan struktur menggunakan software AUTOCAD. Didapatkan desain yang paling efisien adalah ukuran Tenda 4.00 m x 4.00 m x 4.00 m dengan ukuran kolom/balok bawah diameter 0.60 m (1) dan ukuran balok atas diameter 0.50 m(1). Terdapat 4 kolom (1), 5 balok atas (2) dan 3 balok bawah (2). Pintu didesain berupa pintu lipatan yang berkancing dengan tinggi 4 m dan posisi lurus ditengah bagian depan tenda.

Pembuatan produk struktur rangka

Melakukan pembuatan produk struktur rangka yang digelembungkan udara (air inflated

Greenhouse) dengan bahan Terpaulin PVC (Polyvinyl chloride) yaitu dengan memotong bahan Terpaulin PVC (Polyvinyl chloride) sesuai ukuran yang telah ditentukan, kemudian dilakukan penjaitan serta dilakukan perekatan pada beberapa bagian yang dianggap rawan terhadap kebocoran.

Pengujian

Setelah produk selesai dibuat kemudian dilakukan pengujian terhadap kecepatan proses pengangkutan, pemasangan, pembongkaran dan pengepakan produk, dimana didapatkan hasil yaitu proses penangkutan produk dari workshop ke motor/mobil/pick-up selama 2 menit dengan 4 orang, proses pemasangan/instalasi produk selama 5 menit dengan 4 orang, proses pembongkaran produk selama 5 menit dengan 4 orang dan proses pengepakan produk selama 2 menit dengan 4 orang.

Selain itu produk juga diuji dengan aspek kenyamanan termal selama berada di dalam bangunan tenda struktur rangka yang digelembungkan udara (air inflated Greenhouse) dengan bahan Terpaulin PVC (Polyvinyl chloride), didapatkan hasil pada posisi pintu terbuka siang hari suhu maksimum 25 oC, sedangkan pada posisi pintu tertutup siang hari suhu maksimum 38 oC.

HASIL DAN PEMBAHASAN

Tenda Greenhouse berupa struktur rangka yang digelembungkan udara (air inflated Greenhouse) dengan bahan Terpaulin PVC (Polyvinyl chloride) bersifat fleksibel serta handal dalam perlindungan lebih terhadap air/waterproof, tahan abrasi, tahan korosi, tidak mudah susut, tidak mudah robek, dapat dicetak sablon/digital printing serta tahan lama, dimana terdiri dari komposisi bahan Terpaulin PVC (Polyvinyl chloride) yang digunakan yaitu ketebalan 0.55 mm memiliki ketahanan tarik minimal 100 kg dan ketahanan panas minimal 50 oC.

Didapatkan desain yang paling efisien adalah ukuran Tenda 4.00m x 4.00m x 4.00m dengan ukuran kolom/balok bawah diameter 0.60m (1) dan ukuran balok atas diameter 0.50m. Terdapat 4 kolom (1), 5 balok atas (2) dan 3 balok bawah (sloof)(2). Pintu didesain berupa pintu lipatan yang berkancing dengan tinggi 4m dan posisi lurus ditengah bagian depan tenda (3)

Dibuat dengan memotong bahan Terpaulin PVC (Polyvinyl chloride) sesuai ukuran yang telah ditentukan, kemudian dilakukan penjaitan serta dilakukan perekatan pada beberapa bagian yang dianggap rawan terhadap kebocoran.

Gambar 2. Uji panas dan uji tarik

(20)

Universitas Brawijaya, Malang 12 Februari 2016

ISBN 978-602-74352-0-9 KP56

motor/mobil/pick-up selama 2 menit dengan 4 orang, proses pemasangan/instalasi produk selama 5 menit dengan 4 orang, proses pembongkaran produk selama 5 menit dengan 4 orang dan proses pengepakan produk selama 2 menit dengan 4 orang. Dokumentasi uji panas dan uji tarik dapat dilihat pada Gambar 2.

Gambar 3. Grafik suhu ruangan air inflated structure desember 2013 pengujian di lab teknik sipil univ narotama surabaya

Gambar 4. Grafik suhu ruangan air inflated structure juli 2014 pengujian di lab teknik sipil univ narotama surabaya

Diuji dengan aspek kenyamanan termal penghuni selama berada di dalam bangunan tenda struktur rangka yang digelembungkan udara (air inflated Greenhouse) dengan bahan Terpaulin PVC (Polyvinyl chloride), didapatkan hasil pada posisi pintu terbuka siang hari suhu maksimum 25 oC, sedangkan pada posisi pintu tertutup siang hari suhu maksimum 38 oC. Grafik suhu ruangan air inflated structure dapat dilihat pada Gambar 3 dan 4. Dokumentasi pabrikasi tenda, instalasi dan pemasangan, serta bongkar dan packing tenda dapat dilihat pada Gambar 5, 6, dan 7.

(21)

Universitas Brawijaya, Malang 12 Februari 2016

ISBN 978-602-74352-0-9 KP57

Gambar 6. Instalasi 3 menit dan pemasangan 3 menit

Gambar 7. Bongkar 3 menit dan packing 3 menit

SIMPULAN

(22)

Universitas Brawijaya, Malang 12 Februari 2016

ISBN 978-602-74352-0-9 KP58

DAFTAR PUSTAKA

A Thiyagarajan, R Umadevi and K Ramesh. 2007. Hydroponics, Science Tech Entrepreneur-Water. Technology Centre-Tamil Nadu Agricultural University. India

Bakker N, Dubbeling S, Guendel U, Sabel-Koschella and H de Zeeuw. 2000. Growing Cities, Growing Food - Urban Agriculture on the Policy Agenda. DSE, Eurasburg, Germany

Brown KH, and C Anne. 2003. Urban Agriculture and Community Food Security in the US: Farming from the City Center to the Urban Fringe. Food Security Coal . Urban Agriculture Committee. North American.

Budiyanto, Hery. 1992. Kajian dan Perancangan Bangunan dengan Konsep Struktur Pneumatik yang Ditekankan pada Aspek Teknik dan Metoda Konstruksi, Kasus Studi: Struktur Atap Pneumatik Membran Tunggal yang Ditumpu Udara pada Gedung Olah Raga, Tesis S2. Institut Teknologi Bandung. Bandung

Budiyanto, Hery. 2007. Ujicoba Model Dan Prototipe Tenda Pneumatik Sistem Knock Down Sebagai Bangunan Penampungan Sementara Untuk Korban Bencana, Laporan Penelitian Hibah Kompetisi A2. Teknik Arsitektur Universitas Merdeka Malang. Malang

Budiyanto, Hery. 2010. Pembuatan Tenda Pneumatik Sistem Knock Down Yang Ringkas Dan Cepat Bangun Sebagai Bangunan Penampungan Sementara Untuk Korban Bencana, Laporan Penelitian Hibah Bersaing Tahun 2008-2010. Teknik Arsitektur Universitas Merdeka Malang. Malang

Butler L, Moronek, DM. 2002. Urban and Agriculture Communities: Opportunities for Common Ground, Ames, Iowa: Council for Agricultural Science and Technology

Chassagnoux and Alain, et al. 2002. Teaching of Morphology, Internationa Journal of Space Structures, Vol.17 No. 2 & 3, Multi Science Publishing Ltd. Brendwood (UK)

Fraser, Evan, DG. 2002. Urban Ecology in Bangkok Thailand: Community Participation, Urban Agriculture and Forestry, Environments 30 (1). Bangkok

Haletky N, and O Taylo. 2006. Urban Agriculture as a Solution to Food Insecurity: West Oakland and Peopl s Grocery. Urban Agriculture. West Oakland

Ikhsan M. 2014. The Development of air inflated structure as the facility on natural disaster area. Australian Journal of Basic and Applied Sciences. ISSN 1991-8178, April Issue 2014

Intent. 2005. Membran Structures. Kortrijk: Intent Inc

Itek. 2005. Air Cell Technology. Inflatable Technology-USA Inc. Pennsylvania

Luchsinger, Rolf H et al. 2004. Pressure Indicated Stability: From Pneumatic Structure to Tensairity. Article No.JBE-2004-025, Journal of Bionic Engineering. Vol.1. No.3, hal.141-148, Jilin University - Nanling Campus. Changchun PR China

Pinderhughes R. 2004. Alternative Urban Futures: Planning for Sustainable Development in Cities Throughout the World. Lanham, Boulder, New York, Toronto. Rowman & Littleield Publishers. Oxford

(23)

Universitas Brawijaya, Malang 12 Februari 2016

ISBN 978-602-74352-0-9 KP59

Sukawi. 2011. Struktur Membran dalam Bangunan Bentang Lebar. Jurnal Modul Vol.11 No.1. ISSN:0853-2877.Universitas Diponegoro.Semarang

Thornton, A. 2011. Food for Thought The Potential of Urban Agriculture in Local Food Production For Food Security In The South Pacific. In Campbell, H. Rosin, C. and Stock, P. (eds) Dimensions of the Global Food Crisis. Earthscan. Pg 200-218. London

Xuereb, Marc. 2005. Food Miles: Environmental Implications of Food Imports to Waterloo Region. Public Health Planner Region of Waterloo Public Health

Zuhri, Syaifudin. 2010. Dasar-dasar Tektonik: Arsitektur dan Struktur.Yayasan Humaniora. Klaten View publication stats

Gambar

Gambar 1. Greenhouse dan alat pendukungnya Sumber: greenestcity.ca
Gambar 2. Uji panas dan uji tarik
Gambar 3. Grafik suhu ruangan air inflated structure desember 2013 pengujian di lab teknik sipil univ narotama surabaya
Gambar 7. Bongkar 3 menit dan packing 3 menit

Referensi

Dokumen terkait

Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang MahaEsa yang telah memberikan rahmat dan karunianya, sehingga skripsi dengan judul Studi Penggunaan Antibiotika

Dapat ditarik kesimpulan bahwa leverage (X1) , ukuran perusahaan (X2), variable good corporate governance, sturktur modal memoderasi pengaruh komisaris independen

Oleh karena itu dalam penelitian ini akan dilakukan Sintesis dan Karakterisasi Padatan Silika- Alumina dengan Variasi Suhu Kalsinasi Sebagai Pendukung Katalis Campuran

Desa yang proporsi SPR ada demam terhadap tidak ada demam yang paling besar adalah Desa Luhuleli Keca- matan Serwaru yaitu 31,77 yang berarti terdapat seorang sampel

Berdasarkan dari hasil analisis Pengaruh Jumlah Kunjungan Wisatawan, Obyek Wisata, dan Pendapatan Perkapita tehadap Penerimaan Sektor Pariwisata di Kabupaten Kudus diketahui

Apabila partisipasi dilakukan dengan baik, maka akan diperoleh minimal dua hasil terbaik, yaitu perubahan dan keterikatan terhadap tujuan yang dilandasi kesadaran akan tanggung

Untuk memastikan bahwa MEA berjalan sesuai dengan apa yang telah dirancang dan Indonesia kemudian dapat meperoleh keuntungan dari MEA, tentu saja salah satu hal

Penelitian berlokasi di workshop IDB JPTM FPTK UPI dan dilakukan selama enam bulan, dimulai pada September 2013 dan berakhir pada Februari 2014. Pemilihan lokasi