• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pusat Perbelanjaan di Simpang Kayu Besar, Kualanamu

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pusat Perbelanjaan di Simpang Kayu Besar, Kualanamu"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

PUSAT PERBELANJAAN DI SIMPANG KAYU BESAR,

KUALANAMU

SKRIPSI

OLEH

DESY

12 0406 079

DEPARTEMEN ARSITEKTUR

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

MEDAN

(2)

PUSAT PERBELANJAAN DI SIMPANG KAYU BESAR,

KUALANAMU

SKRIPSI

Sebagai Persyaratan Untuk memperoleh Gelar

Sarjana Teknik

OLEH

DESY

12 0406 079

DOSEN PEMBIMBING :

Devin Defriza H., ST, MT.

DEPARTEMEN ARSITEKTUR

FAKULTAS TEKNIK

(3)

PERNYATAAN

Pusat Perbelanjaan Di Simpang Kayu Besar, Kualanamu

SKRIPSI

Dengan ini saya menyatakan bahwa dalam Skripsi ini tidak terdapat karya yang

pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu perguruan tinggi, dan

sepanjang pengetahuan saya juga tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah

ditulis atau diterbitkan oleh orang lain, kecuali yang secara tertulis diacu dalam

naskah ini dan disebutkan dalam daftar pustaka.

Medan, Juli 2016

Penulis

Desy

(4)

Judul Skripsi : Pusat Perbelanjaan di Simpang Kayu Besar,

Kualanamu

Nama Mahasiswa : Desy

Nomor Induk Mahasiswa : 120406079

Departemen : Arsitektur

Disetujui Oleh :

Dosen Pembimbing Skripsi,

Devin Defriza H., ST., MT.

NIP. 197508101998021001

Koordinator Skripsi, Ketua Departemen Arsitektur,

(5)

Tanggal Lulus : Juli 2016

Telah diuji pada

Tanggal : 22 Juni 2016

Penguji Skripsi

Ketua Penguji : Dr. Ir. Nelson M. Siahaan, Dipl. TP, M. Arch.

Anggota Penguji : 1. Devin Defriza H., ST., MT.

(6)

SURAT HASIL PENILAIAN PROYEK SKRIPSI

Nama : Desy

Nim : 120406079

Judul Skripsi : Pusat Perbelanjaan di Simpang Kayu Besar, Kualanamu

Rekapitulasi Nilai :

A B+ B C+ C

Dengan ini mahasiswa yang bersangkutan dinyatakan :

(7)

ABSTRAK

Kawasan simpang Kayu Besar merupakan gerbang menuju Kualanamu, dimana konsep Aerotropolis suatu bandara akan menjadi pusat kegiatan yang dikelilingi oleh berbagai fasilitas pendukung yang terletak di dalam bandara maupun di luar bandara. Pusat perbelanjaan ini berskala besar di kawasan Kualanamu sebagai fungsi pendukung bagi fungsi transit seperti bandara kualanamu. Konsep perencanaan pusat perbelanjaan ini kemudian dikembangkan lagi fungsinya, dimana kegiatannya tidak hanya sekedar untuk berbelanja, akan tetapi juga bisa untuk tempat rekreasi, hiburan, bermain, dan melakukan kegiatan lainnya. Dalam perancangan pusat perbelanjaan ini menggunakan gaya arsitektur metafora bersifat kombinasi yang desain bangunannya dirancang dengan menganalogi karakter fisik dari pesawat terbang sebagai identitas utama di Kualanamu.

(8)

ABSTRACK

Big Timber for section region is a gateway to Kualanamu , where the concept of Aerotropolis an airport will be the center of activity surrounded by various support facilities are located inside the airport area and outside the airport area. This large-scale shopping center in the region of Kualanamu as a support ability for the transit function as Kualanamu. The concept of this shopping center planning later developed more functions, where activities are not just for shopping , but also for recreation, entertainment, play, and perform other activities . In the design of this shopping center using metaphors architectural style is a combination of building design with analogic physical characteristic of the aircraft as the primary identity in Kualanamu.

(9)

KATA PENGANTAR

Puji syukur dan hormat tertinggi penulis panjatkan kepada Tuhan Yang

Maha Esa yang telah memberikan kekuatan dan rahmat untuk penulis dalam

menyelesaikan skripsi ini.

Laporan Studio Tugas Akhir ini merancang Pusat Perbelanjaan Di Simpang

Kayu Besar Kualanamu dengan tema Arsitektur Metafora.

Rasa hormat dan terima kasih yang sama juga penulis tujukan kepada:

1. Bapak Devin Defriza H., ST, MT. selaku Dosen Pembimbing yang telah

membantu memberikan petunjuk dan pengarahan dalam penulisan skripsi ini.

2. Bapak Dr. Ir. Nelson M. Siahaan, Dipl. T.P., M. Arch. selaku Dosen Penguji I

dan Koordinator skripsi dan Bapak Hajar Suwantoro, S.T., M.T. selaku Dosen

Penguji II yang telah memberikan kritik dan saran dalam penulisan skripsi ini.

3. Bapak Ir. N. Vinky Rachman, M.T. selaku Ketua Departemen Arsitektur dan

Bapak Ir. Rudolf Sitorus M.L.A. selaku Sekretaris Departemen Arsitektur

4. Bapak dan Ibu dosen staff pengajar Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik,

Universitas Sumatera Utara.

5. Keluarga besar terutama Orang tua penulis yang selalu memotivasi penulis

selama tugas akhir dan stambuk 2012 Departemen Arsitektur yang telah

menjadi sumber inspirasi dan perjuangan bersama selama tiga setengah tahun

ini.

Semoga tulisan ini dapat memberikan manfaat bagi pengembangan ilmu

pengetahuan khusunya di lingkungan Departemen Arsitektur Universitas Sumatera

Utara.

Medan, Juni 2016

Penulis

(10)

DAFTAR ISI

ABSTRAK ... i

KATA PENGATAR ... iii

DAFTAR ISI ... iv

DAFTAR GAMBAR ... viii

DAFTAR TABEL ... xi

DAFTAR DIAGRAM ... xii

BAB I PENDAHULUAN ... 1

1.1. Latar Belakang ... 1

1.2. Maksud dan Tujuan... 3

1.3. Masalah Perancangan ... 4

1.4. Pendekatan ... 4

1.5. Lingkup / Batasan ... 5

1.6. Kerangka Berfikir ... 6

1.7. Sistematika Penulisan Laporan ... 7

BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... 8

2.1. Terminologi Judul ... 8

2.2. Tinjauan Umum ... 9

2.2.1. Pengertian Pusat Perbelanjaan ... 9

2.2.2. Klasifikasi Pusat Perbelanjaan ... 10

2.3. Tinjauan Lokasi ... 13

2.3.1. Kriteria Pemilihan Lokasi ... 18

2.3.2. Deskripsi Lokasi Sebagai Tapak Rancangan... 19

2.4. Tinjauan Fungsi ... 20

2.4.1. Deskripsi Pengguna dan Kegiatan ... 20

2.4.2. Deskripsi Perilaku... 22

2.4.3. Deskripsi Kebutuhan Ruang dan Besaran Ruang Minimal .. 24

2.4.4. Deskripsi Persyaratan dan Kriteria Ruang ... 29

(11)

2.5.1.1. Pengertian Arsitektur ... 33

2.5.1.2. Pengertian Metafora ... 34

2.5.1.3. Metafora Dalam Arsitektur ... 34

2.5.1.4. Kegunaan Penerapan Metafora dalam Arsitektur ... 35

2.5.2. Interpretasi Tema ... 36

2.5.3. Keterkaitan Tema Dengan Judul ... 36

2.5.4. Studi Banding Arsitektur yang Mempunyai Tema Sejenis .. 37

2.5.4.1. Museum Of Fruit, Yamanshi, Jepang ... 38

2.5.4.2. Sidney Opera House ... 39

BAB III METODOLOGI ... 41

3.1. Rancangan Penelitian ... 41

3.2. Populasi dan Sampel ... 43

3.3. Tahapan Analisa Data ... 44

3.4. Teknik Pengumpulan Data ... 45

3.4.1. Metoda Pengumpulan Data ... 45

3.4.2. Prosedur/ Pelaksanaan Pengumpulan Data... 47

BAB IV ANALISA PERANCANGAN ... 48

4.1. Analisa Fisik Tapak dan Lingkungan ... 48

4.1.1. Analisa Lokasi ... 48

4.1.2. Kondisi Eksisting Site ... 49

4.1.3. Analisa Tata Guna Lahan ... 51

4.1.4. Analisa Sirkulasi dan Pencapaian ... 53

4.1.5. Analisa Utilitas ... 54

4.1.6. Analisa Vegetasi ... 55

4.1.7. Analisa View ... 56

4.1.8. Analisa Kebisingan ... 59

4.1.9. Analisa Orientasi Matahari ... 60

4.2. Analisa Non Fisik / Fungsional ... 61

4.2.1. Analisis Pengguna ... 61

4.2.2. Analisis Kebutuhan Ruang ... 61

4.2.3. Analisis Kegiatan ... 65

4.2.4. Program Ruang ... 66

4.2.4. Analisis Bentuk... 73

(12)

4.3.1. Struktur dan Konstruksi ... 74

4.3.2. Utilitas ... 76

4.3.3. Tata Lingkungan ... 78

4.4. Analisa dan Penerapan Tema ... 78

4.5. Kesimpulan ... 79

BAB V KONSEP PERANCANGAN ... 81

5.1. Penerapan Tema Pada Bangunan ... 81

5.2. Konsep Perancangan Tapak ... 82

5.2.1. Konsep Zoning Site ... 82

5.2.2. Konsep Gubahan Massa ... 83

5.2.3. Konsep Entrance dan Sirkulasi Bangunan ... 84

5.2.4. Konsep Pencapaian Site... 85

5.2.5. Konsep Utilitas ... 84

5.2.6. Konsep Open Space ... 88

5.3. Konsep Perancangan Bangunan ... 89

5.3.1. Konsep Zoning Ruang Dalam ... 89

5.3.2. Konsep Sirkulasi Ruang Dalam ... 90

5.3.2.1. Sirkulasi Horizontal ... 90

5.3.2.2. Sirkulasi Vertikal ... 90

5.3.3. Konsep Bentukan Massa ... 91

5.3.4. Konsep Fasad Bangunan ... 91

5.4. Konsep Perancangan Struktur Bangunan ... 92

5.4.1. Konsep Dasar Struktur dan Konstruksi ... 92

5.4.2. Konsep Pemilihan Jenis Struktur, bahan, dan Sistem Konstruksi ... 92

5.4.3. Konsep & Metoda Membangun dan Tahapan Membangun . 92 5.4.4. Perhitungan Umum Dimensi Struktur dan Konstruksi ... 94

5.5. Konsep Perancangan Utilitas Bangunan ... 95

5.5.1. Konsep Sistem Penyediaan Air Bersih ... 95

5.5.2. Konsep Sistem Pengolaan Limbah ... 95

(13)

BAB VI PERANCANGAN ARSITEKTUR ... 97

6.1. Visualisasi 3 Dimensi ... 97

6.1.1. 3D Eksterior ... 97

6.1.2. 3D Interior ... 101

6.2. Foto Maket Perancangan Bangunan ... 103

(14)

DAFTAR GAMBAR

Gambar 4.10. Peta Tata Guna Lahan Sekitar Site Dalam Radius 500 m ... 51

Gambar 4.11. Peta Analisa Sirkulasi dan Pencapaian Kawasan Site ... 53

Gambar 4.12. Jalan Simpang Kayu Besar Dari Tol Menuju Site ... 54

Gambar 4.13. Jalan Batang Kuis ... 54

Gambar 4.14. Jalan Simpang Batang kuis Menuju Jl. Raya Medan (1) dan Jl. Raya Medan (2) ... 54

Gambar 4.15. Jaringan Listrik dan Drainase ... 55

Gambar 4.16. Jaringan Listrik ... 55

Gambar 4.17. Jaringan Drainase ... 55

Gambar 4.18. Jaringan Listrik ... 55

(15)

Gambar 4.23. View Ke Luar Utara ... 57

Gambar 4.24. View Ke Luar Selatan ... 57

Gambar 4.25. View Ke Luar Timur ... 57

Gambar 4.26. View Ke Luar Barat ... 57

Gambar 4.27. Analisa View Ke Dalam Site ... 58

Gambar 4.28. View Dari Simpang Kayu Besar Menuju Jalan Raya Medan ... 58

Gambar 4.29. View Dari Jalan Batang Kuis ... 59

Gambar 4.30. Analisa Kebisingan ... 59

Gambar 4.31. Analisa Matahari ... 60

Gambar 4.32. Skema Kegiatan Pengunjung ... 65

Gambar 4.33. Skema Kegiatan Karyawan dan Pengelola... 66

Gambar 4.34. Skema Sistem Kebakaran ... 77

Gambar 4.35. Skema Sistem Air Bersih ... 77

Gambar 4.36. Skema Sistem Pengelolaan Limbah ... 77

Gambar 4.37. Skema Sistem Air Hujan ... 78

Gambar 4.38. Skema Sistem Pengkondisian Udara / AC ... 78

Gambar 4.39. Skema Sistem Pelistrikan ... 78

Gambar 5.1. Proses Pengembangan bentuk bagian pesawat terbang menjadi desain sebagai kisi-kisi pada fasad gedung parkir bangunan ... 81

Gambar 5.2. Proses Pengembangan turbojet engine menjadi desain secondary skin pada fasad bangunan ... 82

Gambar 5.3. Proses Pengembangan Stripe Line jalur pesawat terbang sebagai garis-garis pada fasad bangunan dan ada yang menghasilkan cahaya ... 82

Gambar 5.4. Konsep Zoning Pada Site ... 82

Gambar 5.5. Konsep Pembagian Tapak ... 83

Gambar 5.6. Gubahan Massa Di Lihat Dari Simpang Jl. Batang Kuis dan Jl. Medan Raya ... 84

Gambar 5.7. Konsep Entrance dan Sirkulasi Bangunan ... 84

Gambar 5.8. Konsep Pencapaian Site ... 85

(16)

Gambar 5.13. Bentuk Massa Bangunan Dari Simpang Jl. Batang Kuis dan Jl.

Medan Raya ... 91

Gambar 5.14. Bentuk Fasad Bangunan ... 92

Gambar 5.15. Skematik Sistem Air Bersih ... 94

Gambar 5.16. Skematik Sistem Pengelolaan Limbah ... 95

Gambar 5.17. Skematik Sistem Air Hujan dan Drainage ... 95

Gambar 5.18. Skematik Sistem Penanggulangan Kebakaran ... 95

Gambar 5.19. Skematik Sistem Elektrikal ... 96

Gambar 5.20. Skematik Sistem Transportasi Vertikal ... 96

Gambar 6.1. Perspektif Suasana Bangunan ... 97

Gambar 6.2. Perspektif Suasana Sore Bangunan ... 97

Gambar 6.3. View Gedung Parkir dari Jalan Batang Kuis Menuju Jalan Raya Medan ... 98

Gambar 6.4. View Dari Jalan Batang Kuis ... 98

Gambar 6.5. View Dari Jalan Raya Medan... 99

Gambar 6.6. View Dari Jalan Raya Medan... 99

Gambar 6.7. View Entrance Dari Jalan Batang Kuis ... 99

(17)

DAFTAR TABEL

Tabel 2.1. Pembagian Wilayah Pengembangan Provinsi Sumatera Utara... 14

Tabel 2.2. Rencana Sistem Perkotaan Provinsi Sumatera Utara ... 14

Tabel 2.3. Rencana Sistem Perkotaan Di Kabupaten Deli Serdang Tahun 2030 ... 15

Tabel 2.4. Kriteria Pemilihan Lokasi ... 18

Tabel 2.5. Kebutuhan Ruang dan Besaran Ruang Umum Minimal ... 24

Tabel 2.6. Kebutuhan Ruang dan Besaran Ruang Berbelanja Minimal ... 24

Tabel 2.7. Kebutuhan Ruang dan Besaran Ruang Rekreasi Minimal ... 26

Tabel 2.8. Kebutuhan Ruang dan Besaran Ruang Administrasi Minimal ... 27

Tabel 2.9. Persyaratan dan Kriteria Ruang ... 29

Tabel 4.1. Analisis Kebutuhan Ruang... 62

Tabel 4.2. Program Ruang Umum ... 66

Tabel 4.3. Program Ruang Berbelanja ... 67

Tabel 4.4. Program Ruang Rekreasi ... 69

Tabel 4.5. Program Ruang Administrasi ... 71

Tabel 4.6. Pogram Ruang Parkir ... 72

Tabel 4.7. Kriteria Bentuk Dasar Bangunan ... 74

(18)

DAFTAR DIAGRAM

BAB I PENDAHULUAN

Referensi

Dokumen terkait

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, perlu menetapkan Keputusan Bupati Bantul tentang Pembentukan Tim Penyusun Evaluasi Kinerja di

[r]

Peraturan Daerah Kabupaten Daerah Tingkat II Bantul Nomor 5 Tahun 1978 tentang Perusahaan Daerah Aneka Dharma Kabupaten Daerah Tingkat II Bantul (Lembaran Daerah

Dalam rangka pelaksanaan pelelangan paket pekerjaan pada Pokja Pengadaan Barang dan Jasa Deputi IGT Badan Informasi Geospasial Tahun Anggaran 2016 , dengan ini kami

Berdasarkan pada paparan konteks penelitian diatas, maka penelitian ini akan difokuskan pada aspek perilaku kepemimpinan kepala madrasah yang meliputi kegiatan

Sumur gali merupakan sumber air bersih yang berasal dari lapisan kedua di dalam tanah, dalamnya dari permukaan tanah biasanya 5-15 meter kadang lebih dengan

Yang dapat disebut tempurung, yaitu apabila kulit dalam (keras) yang lemaknya (isi) sudah diambil dari bagian kulit dalam yang keras tersebut dengan tidak

Berdasarkan pengamatan di Rumah Sakit Kusta Donorojo Jepara (2015) terhadap pasien reaksi kusta maupun yang tidak mengalami reaksi kusta diperoleh data yaitu rata-rata