• Tidak ada hasil yang ditemukan

Alasan Pasien Memilih Terapi Pijat dalam Perawatan Stroke di Kecamatan Gunungsitoli

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Alasan Pasien Memilih Terapi Pijat dalam Perawatan Stroke di Kecamatan Gunungsitoli"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

DAFTAR PUSTAKA

Agoes, Azwar dan Jacob, T. (1996) Sosiologi Kesehatan. Jakarta: Salemba Medika.

Anuar, Haniza Mohd., Fadzil, Farisa., Ahmad Norlaili. (2012). Urut Melayu for

Post Stroke Patients : A Qualitative Study.

diperoleh

tanggal 19 Desember 2013.

Bishop, Felicity L., Yardley, L., Lewith, George T. (2008). Treat or Treatment : A Qualitative Study Analyzing Patients’ Use of Complementary and

Alternative Medicine.

Chan, Yiu Ming., Huang, Hong., Mei, Hong. (2012). Socioeconomic Status, Attitudes on Use of Health Information, Preventive Behavior, and Complementary and Alternative Medical Therapies : Using a U.S.

National Representative Sample.

Dahlan, M. Sopiyudin. (2010). Besar Sampel dan Cara Pengambilan Sampel dalam Penelitian Kedokteran dan Kesehatan. Edisi 3. Jakarta: Salemba Medika.

Foster, George M dan Anderson, Barbara G.(1986). Antropologi Kesehatan. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia.

Gitawati, Retno., Nugroho, Yun Astuti., Winarno, M. Wien. (2009). Pemanfaatan

Pengobat Tradisional oleh Masyarakat.

Ginsberg, Lionel. (2008). Lecture Notes Neurologi. 8th Ed. Jakarta : Penerbit Erlangga.

Givi, Mahshid. (2013). Durability of Effect of Massage Therapy on Blood Pressure.

(2)

Goldstein, Steve and Casanelia, Lisa. (2010). The Techniques of Swedish Massage.

diperoleh tanggal 8 Oktober 2013.

Hidayat, A. Aziz Alimul. (2007). Riset Keperawatan dan Teknik Penulisan Ilmiah. Edisi 2. Jakarta : Salemba Medika.

Harsono. (2007). Kapita Selekta Neurologi. Yogyakarta : Gadjah Mada University Press.

Ilham, Choirul. (2011). Jenis-Jenis Pijat dan Teknik Massage. http://Jenis-Jenis Pijat dan Teknik Massage.html diperoleh tanggal 16 Januari 2014.

Janssen, A.W.M., Leew, F.E., Janssen, M.C.H. (2010). Risk Factor for Ischemic Stroke and Transient Ischemic Attack in Patients under Age 50.

Jauhari, Abdul Haris., Utami, Muhana Sofiati., Padmawati, Retna Siwi. (2008).

Motivasi dan Kepercayaan Pasien untuk Berobat ke Sinse

tanggal 12 Juni 2014.

Kamaluddin, Ridlwan. (2010). Pengalaman Pasien Hipertensi yang Menjalani Terapi Alternatif Komplementer Bekam di Kabupaten Banyumas. Tesis : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia.

Keir, Stephen Thomas. (2010). Effect of Massage Theraphy on Stress Level and Quality of Life in Brain Tumor Patients : Obeservations from A Pilot Study.

Lumbantobing, SM., (2001). Neurogeriatri. Jakarta : Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Magdalena, Maureen M. (2013). Menelusuri Sejarah Pijat Refleksi.

tanggal 19 Oktober 2013.

Manalu, Helper S., Lawolo, Arif K., Handayani, Lestari. (2012). Buku Seri Etografi Etnik Nias Desa HIllifadolo Kecamatan Lolowa’u Kabupaten

Nias Selatan.

(3)

Morhenn, Vera., Beavin, Laura E., Zak, Paul J. (2012). Massage Increases Oxytocin dan Reduces Adrenocorticotropin Hormone in Humans.

diperoleh tanggal 19 Oktober 2013. Nasir, A., Muhith, A., dan Ideputri, M. E. (2011). Buku Ajar Metodologi

Penelitian Kesehatan : Konsep Pembuatan Karya Tulis dan Tesis untuk Mahasiswa Kesehatan. Yogyakarta: Nuha Media.

Nastiti, Dian. (2012). Gambaran Faktor Risiko Kejadian Stroke pada Pasien Stroke Rawat Inap di Rumah Sakit Krakatau Medika Tahun 2011. Skripsi : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia.

Notoadmodjo, S. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Nursalam. (2008). Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pedoman Skrispsi, Tesis, dan Instrumen Penelitian Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.

Polit, D.F. & Hungler, B.P. (1995). Nursing Research : Principles and Methods. Philadelphia: Lippincott Co.

Potter, Patricia A dan Perry, Anne G. (2009). Fundamental Keperawatan. Edisi 7. Buku 1. Jakarta: Salemba Medika.

Price, Silvia A dan Wilson, Lorraine M. (2005). Patofisiologi Konsep Klinis Proses-Proses Penyakit. Edisi 6. Volume 2. Jakarta: EGC.

Rab, Tabrani. (1998). Agenda Gawat Darurat: Critical Care. Jilid 2. Bandung: Penerbit Alumni.

Retno, Anastasi Widyo dan Prawesti, Dian. (2012). Tindakan Slow Back Massage dalam Menurunkan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi. Jurnal Stikes. Vol. 5. No. 2, hal. 133-147.

Sajedi, F., Kashaninia, Z., Hoseinzadeh, S., Abedinipoor, A. (2011). How Effective is Swedish Massage on Blood Glucose Level in Children With

Diabetes Mellitus.

Simon, Roger P., Greenberg, David A., Aminoff, Michael J. (2009). Clinical Neurologi. 7th Ed. USA: McGraw-Hill Companies, Inc.

(4)

Smith, Joanna M., Sullivan, S. John., Baxter, G. David. (2009). The Culture of Massage Therapy: Valued Elements and The Role Comfort, Contact,

Connection and Caring.

Soejoeti, Sunanti Z. (2008). Konsep Sehat, Sakit dan Penyakit dalam Konteks

Sosial Budaya.

diperoleh

tanggal 12 Mei 2014.

Sonjaya, A. (2008). Makna Megalitik : Kontekstualisasi dalam Sejarah Budaya Bόrόnadu.

diperoleh tanggal 17 Desember 2013.

Sugiyono. (2010). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta

Sundari, Wina. (2011). Pijat dalam Aroma Terapi. Tugas Konsep Herbal Indonesia: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia.

Tarwoto, Wartonah dan Eros, Siti Suryani. (2007). Keperawatan Medikal Bedah : Gangguan Sistem Persarafan. Jakarta: Sagung Seto.

Trionggo, Ira dan Ghofar, Abdul. (2013). Panduan Sehat Sembuhkan Penyakit dengan Pijat dan Herbal. Yogyakarta: Indoliterasi.

Turtzo, L. Christine dan McCullough, Louise D. (2008). Sex Differences in Stroke.

Wallcot, Esther. (2004). Seni Pengobatan Alternatif Pengetahuan dan Persepsi.

diperoleh

tanggal 10 Juni 2014.

Weerapong, Pornratshanee., Hume, Patria A., Kolt, Gregory S. (2005). The Mechanisms of Massage and Effects on Performance, Muscle Recovery

and Injury Prevention.

(5)

Weng, Hsu Huei., Wu, Chih Ying., Wu, Hung Ming. (2010). Stroke Risk Facktor and Subtypes in Different Age Group : A Hospital Based Study.

diperoleh tanggal 15 Oktober 2013.

WHO. (2009). Global Health Risk : Mortality and Burden of Disease Attributable

to Selected Mayor Risks.

Yastroki. (2009). Meningkatnya Penduduk Rawan Stroke.

diperoleh tanggal 17

September 2013.

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian menunjukkan bahwa alasan pasien memilih terapi pijat dalam perawatan stroke di Kecamatan Gunungsitoli adalah faktor psikologis (mean=4,75), faktor manfaat

Konsep dan Penerapan Metode Penelitian Ilmu Keperawatan Pedoman skripsi, tesis, dan intrumen penelitian keperawatan.. Edisi 2, Jakarta: Salemba

Bagi masyarakat Nias terutama di Kecamatan Gunungsitoli, perawatan pasien paska stroke selain dengan menggunakan obat- obatan dari dokter juga dilakukan dengan terapi pijat

WHO mendefenisikan stroke sebagai sindrom klinis dengan gejala gangguan fungsi otak secara fokal dan atau global yang berlangsung 24 jam atau lebih yang dapat mengakibatkan

Hasil penelitian menunjukkan bahwa alasan pasien memilih terapi pijat dalam perawatan stroke di Kecamatan Gunungsitoli adalah faktor psikologis (mean=4,75), faktor manfaat

Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan Pedoma Skripsi, Tesis, dan Instrument Penelitian Keperawatan, Jakarta: Salemba Medika.. Metodologi Penelitian Ilmu

Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan Pedoma Skripsi, Tesis, dan Instrument Penelitian Keperawatan, Jakarta: Salemba Medika.. Metodologi Penelitian Ilmu

Konsep Dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Kperawatan : Pedoman Skripsi, Tesis, Dan Instrument Penelitian Keperawatan.. Jakarta : Salemba Medika Potter,