• Tidak ada hasil yang ditemukan

Seminar Nasional Padi 2008 poster rujito et al

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Seminar Nasional Padi 2008 poster rujito et al"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Makalah Poster. Seminar Nasional Padi, Sukamandi 2008.

1

RESPON BEBERAPA VARIETAS PADI

TERHADAP PELAKUAN NITROGEN PADA FASE PEMBIBITAN DAN

PEMBERIAN SILIKA MELALUI ABU SISA PEMBAKARAN BATUBARA

Rujito Agus Suwignyo, Farida Zulvica dan Lukman Hakim

Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya

Kampus Unsri Inderalaya, Jalan Palembang-Prabumulih Km 32, Ogan Ilir 30662 Sumatera Selatan. Tel. 0711-580461

email: [email protected]

ABSTRACT:

Rice Varieties Response to the Treatments of Nitrogen at Seedling Stage and Silica

from Coal Ash. The experiment conducted in the green house using randomized block

design was aimed to find out the effect of nitrogen at seedling stage and silica from coal

ash to the growth and production of Si Putih, IR 42 and Kapuas rice varieties. There

were 24 units of 10 kg plastic polybag experiment and the fresh mater swamp soil from

Palembang was used. Nitrogen concentrations used at seedling stage were 0 and 3,250

ppm. The treatments of silica from ash coal consist of 0, 1,200, 1,800, and 2,400 kg ha-1.

The result showed that 3,250 ppm N and the present of silica could improve the

agronomic character of varieties tested. The three varieties gave different agronomic

responses to the above treatments. The treatment of silica from coal ash could increase

tiller number, but this phenomena did not happen to IR 42 and Kapuas varieties with the

presence of high nitrogen treatment at seedling stage. This could be because of the

decreasing of tiller number growth rate. The combination of nitrogen and silica gave an

effect to the panicle number of Si Putih, but these treatments did not effect the grain

number per panicle. Moreover, the combination of nitrogen treatment at 3,250 ppm

and coal ash at 1,800 kg ha-1 gave higher grain per plant for Si Putih, however the

increasing of grain per plant for IR 42 was happen to the treatment of no nitrogen and

coal ash at 1,800 kg ha-1. The grain per plant of Kapuas did not give its response to the

above treatments.

(2)

Makalah Poster. Seminar Nasional Padi, Sukamandi 2008.

2

ABSTRAK:

Penelitian yang dilaksanakan di rumah kaca menggunakan tanah lebak pada polybag 10

kg bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian nitrogen pada fase pembibitan

dan aplikasi pupuk silika dari abu sisa pembakaran batubara terhadap pertumbuhan dan

produksi padi. Penelitian menggunakan RAK dengan 24 kombinasi perlakuan dan tiga

ulangan. Dalam penelitian ini digunakan tiga varietas padi, yaitu Si Putih, IR 42 dan

Kapuas. Konsentrasi nitrogen yang diberikan pada fase pembibitan adalah 0 dan 3.250

ppm. Takaran abu sisa pembakaran batubara sebagai pupuk silika meliputi 0, 1.200,

1.800, dan 2.400 kg/ha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian nitrogen 3.250

ppm pada fase pembibitan dan pemberian pupuk silika mampu meningkatkan karakter

agronomis ketiga varietas yang diuji. Ketiga varietas memberikan respon agronomis

yang berbeda terhadap perlakuan yang diberikan. Pemberian tambahan abu silika

mampu meningkatkan jumlah anakan, tetapi pada vaarietas IR 42 dan Kapuas fenomena

ini tidak terjadi pada perlakuan nitrogen tinggi yang dikombinasikan dengan silika . Hal

ini mungkin karena terjadi penghambatan laju pertambahan anakan. Kombinasi

perlakuan nitrogen dan silika lebih mempengaruhi jumlah malai pada varietas Si Putih,

tetapi pengaruh kombinsi tersebut tidak tampak terhadap jumlah gabah per malai.

Kombinasi perlakuan konsentrasi nitrogen 3.250 ppm dan pemberian abu sisa

pembakaran batubara 1.800 kg per hektar memberikan pengaruh yang lebih baik

terhadap hasil gabah pada varietas Si Putih, sedangkan pada varietas IR 42 perlakuan

tanpa nitrogen dan penambahan abu sisa pembakaran batubara 1.800 kg per hektar

dapat meningkatkan hasil gabah. Sementara hasil gabah pada varietas Kapuas tidak

menunjukkan respon yang baik terhadap perlakuan nitrogen dan silika.

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk menguji ada atau tidaknya (1) perbedaan secara signifikan dalam kemampuan berpikir terintegrasi, sikap kreatif dan

Pelaksanaan Workshop Manajemen Risiko di tingkat Departemen Operasi Risk Management Workshop at the Operating Department level. Pelaksanaan Workshop Manajemen Risiko di tingkat

sebagai penyedia barang dengan pengadaan langsung untuk paket pekerjaan.. Pengadaan Insektisida dan Larvasida pada Dinas

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pendapatan dan belanja pemerintah daerah urusan pendidikan dan kesehatan terhadap kesejahteraan

Melalui proses pengumpulan dan analisis data didapat hasil analisis yang meliputi rumusan karakteristik masyarakat tani Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), tingkat

Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari kegiatan mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru berkaitan dengan materi Peranan koloid

Modulator merupakan bagian yang mengubah sinyal informasi kedalam sinyal pembawa (Carrier) dan siap untuk dikirimkan, sedangkan Demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal

Implementasi Standar pelayanan publik merupakan ukuran atau persyaratan baku yang harus dipenuhi dalam penyelenggaraan pelayanan publik dan wajib ditaati oleh