A.
A. KonKonsep Seksep Sekolah Yolah Yaang Efekng Efektif tif Sekola
Sekolah efektif adalh efektif adalah sekolah yang di pimpah sekolah yang di pimpin oleh kepala sekoin oleh kepala sekolah yang tegaslah yang tegas,, terbuka, dan di ikuti oleh para guru, pegawai , tata usaha, dan semua siswanya.
terbuka, dan di ikuti oleh para guru, pegawai , tata usaha, dan semua siswanya. Ber
Berdasdasarkarkan an sudsudut ut pandpandang ang kebkeberhaerhasilsilan an seksekolaolah, h, kemkemudiudian an dikdikenal enal seksekolaolahh efektif yang mengacu pada sejauh mana sekolah dapat mencapai tujuan dan sasaran efektif yang mengacu pada sejauh mana sekolah dapat mencapai tujuan dan sasaran pendidikan
pendidikan yang yang telah telah ditetapkan. ditetapkan. Dengan Dengan kata kata lain, lain, sekolah sekolah disebut disebut efektif efektif jika jika sekolahsekolah terse
tersebut dapat but dapat mencapamencapai i apa yang apa yang telah direncantelah direncanakan. Pengertiaakan. Pengertian n umum sekolah efektif umum sekolah efektif juga
juga berkaitan berkaitan dengan dengan perumusan perumusan apa apa yang yang harus harus dikerjakan dikerjakan dengan dengan apa apa yang yang telahtelah dicapai. Sehingga suatu sekolah akan disebut efektif jika terdapat hubungan yang kuat dicapai. Sehingga suatu sekolah akan disebut efektif jika terdapat hubungan yang kuat antara apa yang telah dirumuskan untuk dikerjakan dengan hasil-hasil yang dicapai oleh antara apa yang telah dirumuskan untuk dikerjakan dengan hasil-hasil yang dicapai oleh sekolah, sebaliknya sekolah dikatakan tidak efektif bila hubungan tersebut rendah.
sekolah, sebaliknya sekolah dikatakan tidak efektif bila hubungan tersebut rendah.
Sekolah yang efektif adalah sekolah yang memiliki mutu yang baik. Artinya, bahwa Sekolah yang efektif adalah sekolah yang memiliki mutu yang baik. Artinya, bahwa mutu siswa yang dihasilkan oleh sekolah itu mempunyai kemampuan dan keterampilan mutu siswa yang dihasilkan oleh sekolah itu mempunyai kemampuan dan keterampilan sesuai dengan tuntutan dan keinginan masyarakat dan menjawab tantangan moral, mental sesuai dengan tuntutan dan keinginan masyarakat dan menjawab tantangan moral, mental dan perkembangan ilmu serta teknologi. Siswa yang bermutu adalah siswa yang memiliki dan perkembangan ilmu serta teknologi. Siswa yang bermutu adalah siswa yang memiliki kemampuan dan potensi mengembangkan dirinyak menjadi warga yang berguna bagi kemampuan dan potensi mengembangkan dirinyak menjadi warga yang berguna bagi nusa, bangsa dan negara.
nusa, bangsa dan negara.
Pada sekolah efektif seluruh siswa tidak hanya yang memiliki kemampuan tinggi Pada sekolah efektif seluruh siswa tidak hanya yang memiliki kemampuan tinggi da
dalalam m bebelalajajar r tetetatapi pi jujuga ga yayang ng mememimililiki ki kemkemamampuapuan n inintetelelektktuaualilitatas s yayang ng dapdapatat mengem
mengembangkan dirinya sejauh bangkan dirinya sejauh mungkimungkin n jika dibandingkajika dibandingkan n dengan kondisi awal dengan kondisi awal ketikaketika rnereka baru memasuki sekolah.
rnereka baru memasuki sekolah. B.
B. KepKepemiemimpinmpinan Penan Pendidididikan yakan yang Efeng Efektif ktif 1.
1. PePengengertirtian an KeKepepemimmimpinpinanan
enurut !ead"!erry"#oyt $dalam%artono,&''()
enurut !ead"!erry"#oyt $dalam%artono,&''() PengerPengertian tian %epemi%epemimpinanmpinan yaituyaitu kegiatan atau seni mempengaruhi orang lain agar mau bekerjasama yang didasarkan kegiatan atau seni mempengaruhi orang lain agar mau bekerjasama yang didasarkan pada
pada kemampuan orang kemampuan orang tersebut untuk tersebut untuk membimbing orang membimbing orang lain dalam lain dalam mencapai tujuan-mencapai tujuan-tujuan yang diinginkan kelompok.
tujuan yang diinginkan kelompok.
enurut *oung $dalam %artono, &''()
enurut *oung $dalam %artono, &''() Pengertian %epemimpinanPengertian %epemimpinan yaitu bentuk yaitu bentuk dominasi yang didasari atas kemampuan pribadi yang sanggup mendorong atau mengajak dominasi yang didasari atas kemampuan pribadi yang sanggup mendorong atau mengajak orang lain untuk berbuat sesuatu yang berdasarkan penerimaan oleh kelompoknya, dan orang lain untuk berbuat sesuatu yang berdasarkan penerimaan oleh kelompoknya, dan memiliki keahlian khusus yang tepat bagi situasi yang
kepemimpinan pendidikan merupakan usaha kepala sekolah dalam memimpin, mempengaruhi dan memberikan bimbingan kepada para personil pendidikan sebagai bawahan agar tujuan pendidikan dan pengajaran dapat tercapai melalui serangkaian
kegiatan yang telah direncanakan $.+. Anwar, &''(').
Kepemimpinan adalah seni untuk mempengaruhi dan menggerakkan orang orang sedemikian rupa untuk memperoleh kepatuhan, kepercayaan, respek, dan kerjasama secara royal untuk menyelesaikan tugas.
2. Fungsi Kepemimpinan Pendidik
Dalam kehidupan organisasi, fungsi kepemimpinan adalah bagian dari tugas utama yang harus dilaksanakan.
Secara umum, tugas-tugas pokok pemimpin antara lain
a. elaksanaan /ungsi anagerial, yaitu berupa kegiatan pokok meliputi pelaksanaan - Penyusunan 0encana
- Penyusunan 1rganisasi Pengarahan 1rganisasi Pengendalian Penilaian - Pelaporan
b. endorong $memoti2asi) bawahan untuk dapat bekerja dengan giat dan tekun
c. embina bawahan agar dapat memikul tanggung jawab tugas masing-masing secara baik
d. embina bawahan agar dapat bekerja secara efektif dan efisien e. enciptakan iklim kerja yang baik dan harmonis
f. enyusun fungsi manajemen secara baik
g. enjadi penggerak yang baik dan dapat menjadi sumber kreatifitas h. enjadi wakil dalam membina hubungan dengan pihak luar.
3. Syaratsyarat Kepemimpinan Pendidikan
Pemimpin pendidikan untuk memangku jabatan yang dapat melaksanakan tugas-tugasnya dan memainkan perananya sebagai pemimpin yang baik dan sukses , maka dituntut beberapa persyaratan jasmani, rohani dan moralitas yang baik, bahkan persyaratan social ekonomi yang layak. Akan tetapi pada bagian ini yang akan di kemukakan hanyalah persyaratan-persyaratn kepribadian dari seorang pemimpin yang baik.persyaratn-persyaratan tersebut adalah
a. 0endah hati dan sederhana b. Bersifat suka menolong
c. Sabar dan memiliki kestabilan emosi d. Percaya kepada diri sendiri
e. 3ujur, adil, dan dapat dipercaya f. %eahlian dalam jabatan
!. Konsep Kepala Sekolah yang Efektif 1. Kiner"a Kepala Sekolah yang Efektif
%epala sekolah merupakan motor penggerak, penentu kebijakan sekolah, yang akan menentukan bagaimana tujuan sekolah dan pendidikan pada umumya direalisasikan. Sehubungan dengan BS kepala sekolah dituntut untuk senantiasa meningkatkan efektifitas kinerjanya.
%inerja kepemimpinan kepala sekolah dalam kaitanya dengan BS adalah segala upaya yang dilakukan dengan hasil yang dapat dicapai mewujudkan tujuan pendidikan secara efektif dan efisien. %epala sekolah yang efektif dalam BS dapat dilihat berdasarkan kriteria berikut
4. ampu memberdayakan guru untuk proses pembelajaran dengan baik, lancar dan produktif.
&. Dapat mengerjakan tugas tepat waktu.
(. ampu menjalin hubungan masyarakat untuk mewujudkan tujuan sekolah. 5. Berhasil menerapkan prinsip kepemimpinan.
6. Bekerja dengan tim manajemen.
7. Berhasil mewujudkan tujuan sekolah sesuai yang telah di tetapkan. 2. #aya Kepemimpinan Kepala Sekolah yang Efektif
8aya kepemimpinan adalah cara yang dipergunakan pemimpin dalam pempengaruhi para pengikutnya.
8aya kepemimpinan merupakan suatu pola perilaku seorang pemimpin yang khas pada saat mempengaruhi anak buahnya, apa yang dipilih oleh pemimpin untuk
dikerjakan, cara pemimpin bertindak dalam mempengaruhi anggota kelompok membentuk gaya kepemimpinnya. 9ntuk memahami gaya kepemimpinan, sedikitnya dapat dikaji dari tiga pendekatan utama, yaitu pendekatan sifat, perilaku, dan situasional.
a) Pendekatan Sifat
Pendekatan Sifat mencoba menerangkan sifat-sifat yang membuat seseorang berhasil, seperti kekuatan fisik atau keramahan yang esensil, pada kepemimpinan yang efektif. Sifat-sifat pribadi yang tak terpisahkan ini seperti inteligensi, dianggap
bisa dialihkan dari satu situasi ke situasi yang lain. %arena tidak semua orang memiliki sifat-sifat ini, hanyalah mereka yang memiliki ini yang bisa dipertimbangkan untuk menempati kedudukan kepemimpinan.
Syarat yang harus dimiliki seorang pemimpin yang efektif, meliputi kekuatan fisik dan susunan syaraf, penghayatan terhadap arah dan tujuan, antusiasme, keramahan, integritas, keahlian teknis, kemampuan mengambil keputusan, inteligensi, keterampilan memimpin, dan kepercayaan.
b) Pendekatan Perilaku
Pendekatan perilaku merupakan pendekatan yang memfokuskan dan mengidentifikasi perilaku yang khas dari pemimpin dalam kegiatannya mempengaruhi orang lain $pengikut). isalnya pemimpin menekankan pada orientasi bawahan sangat memperhatikan bawahan, mereka merasa bahwa setiap karyawan itu sangat penting, dan menerima karyawan sebagai pribadi. Sedangkan perhatian pada tugas adalah sikap pemimpin yang menekankan mutu keputusan, prosedur, mutu pelayanan staf, efisiensi kerja, dan jumlah pengeluaran.
c) Pendekatan Situasional
Pendekatan situasional hampir sama dengan pendekatan perilaku, keduanya menyoroti perilaku kepemimpinan dalam situasi tertentu. Ada ( faktor yang merupakan dimesi dalam situasi yang mempengaruhi gaya kepemimpinan, antara lain
o #ubungan antara pemimpin dengan bawahan
#ubungan ini sangat penting bagi pemimpin, karena hal ini menentukan bagaimana pemimpin diterima oleh anak buah. Pada umunya hal ini didasarkan pada persepsi pemimpin mengenai suasana kelompok.
o Struktur tugas
Dimensi ini berhubungan dengan seberapa jauh tugas merupakan pekerjaan rutin atau tidak. Apabila struktur tugas cukup jelas maka prestasi setiap orang lebih mudah diawasi, serta tanggung jawab setiap orang lebih pasti.
o %ekuasaan yang berasal dari organisasi
Dimensi ini menunjukkan sampai sejauh mana pemimpin mendapat kepatuhan anak buahnya, dengan menggunakan kekuasaan yang bersumber dari organisasi. Pemimpin yang menerima kekuasan yang jelas dari organisasi akan mendapatkan kepatuhan lebih dari bawahan.
3. Kepemimpinan Kepala Sekolah yang Efektif
enurut %oont: pemimpin harus mampu membujuk dan meyakinkan bawahan agar para bawahan dengan penuh kemauan serta sesuai dengan kemampuan secara maksimal berhasil mencapai tujuan organisasi.
enurut *uki $&'4'6&(-6&5) ada 4' fungsi kepemimpinan efektif , yaitu a. embantu menerjemahkan makna dari peristiwa
emberi makna terhadapa peristiwa peristiwa yang terjadi didalam atau disekitar organisasi .
b. enciptakan kesepakatan tentang sasaran dan strategi
Para pemimpin yang efektif membantu menciptakan keseoakatan bersama tentang sasaran, prioritas dan strategi.
c. embantu komitmen dan optimisme
engarahkan organisasi menuju masa depan yang lebih baik dan yang pasti banyak tantangan beasr bagi setiap pemimpin.
d. embangun rasa saling percaya dan kerja sama
enumbuhkan rasa saling percaya, saling menghormati, saling memahami dan sikap kerja sama dalam semua anggota organisasi.
e. emperkuat identitas kolektif
+dentitas kolektif dibutuhkan oleh setiap organisasi, sebab dengan identitas itu loyalitas anggota akan tinggi.
f. engatur dan mengoordinasikan akti2itas
Banyaknya pekerjaan dan akti2itas yang berbeda dalam organisasi mutlak membutuhkan pengaturan dan koordinasi, yang dengan keduanya kinerja organisasi akan efektif.
g. endorong dan memfasilitas pembelajaran kolektif
Di tengah lingkungan yang terus berubah, pembelajaran dan ino2asi yang berkelanjutan sangat penting bagi sebuah organisasi.
h. emperoleh sumber daya dan dukungan yang diperlukan
Para pemimpin efektif memberikan tanggung jawab kepada dirinya untuk memperoleh sumber daya dan dukungan yang diperlukan.
i. engembangkan kemampuan dan memberikan kewenangan
%inerja organisasi yang efektif membutuhkan keterlibatan aktif para anggotanya dalam memecahkan masalah, membuat keputusan dan sebagainya.
j. empromosikan keadilan sosial dan moralitas.
Para pemimpin yang efektif memberikan contoh perilaku etis, melindungi hak-hak indi2idual dan mendorong tanggung jawab sosial.
PE$%&%P
4. KES'(P%)A$
Sekolah disebut efektif jika sekolah tersebut dapat mencapai apa yang telah direncanakan. Pengertian umum sekolah efektif juga berkaitan dengan perumusan apa yang harus dikerjakan dengan apa yang telah dicapai. Sehingga suatu sekolah akan disebut efektif jika terdapat hubungan yang kuat antara apa yang telah dirumuskan untuk dikerjakan dengan
hasil-hasil yang dicapai oleh sekolah, sebaliknya sekolah dikatakan tidak efektif bila hubungan tersebut rendah.
%egiatan %epala Sekolah tidak hanya berkaitan dengan pimpinan pengajaran saja, melainkan meliputi seluruh kegiatan sekolah, seperti pengaturan, pengelolaan sekolah, dan super2isi terhadap staf guru dan staf administrasi. %epala Sekolah pada dasarnya melakukan kegiatan yang beraneka macam dari kegiatan yang bersifat akademik, administratif, kegiatan kemanusiaan dan kegiatan sosial.
Sekolah yang efektif biasanya dipimpin oleh seorang kepala sekolah yang memiliki karakter tegas, terbuka, dan diikuti oleh para guru dan para staff sekolah dan semua siswa. Sekolah efektif biasanya menjadi sekolah unggulan atau sekolah fa2orit yang banyak dituju oleh para calon siswa di awal tahun pelajaran.
&. SA0A;
engingat pentingnya pendidikan seni rupa di sekolah dasar maka sebagai mahasiswa calon pendidik, kita harus dapat mengetahui, memahami dan melakukan pembelajaran seni dengan baik di kelas nantinya demi terciptanya proses belajar mengajar yang kondusif dan efisien sehingga tujuan pembelajaran seni di SD dapat tercapai dengan baik.
*AF&A+ P%S&AKA
Albarobis, uhyidin. &'44. “Kepemimpinan Pendidikan”.*ogyakarta.
http<<belajarpsikologi.com< pengertian-kepemimpinan-menurut-para-ahli<=i>::4ij?5@P!9. Diakses &5 ;o2em2er &'45.
http<<wapannuri.com<a.kepemimpinan/kepemimpinan efektif.html. Diakses &( ;o2ember &'45. Kepemimpinan Pendidikan. 2003. http<<diecahyouinyogya.blog.com $&( ;o2ember &'45).
ulyasa. &''&. Manajemen Berbasis Seklah. Bandung P!. 0emaja 0osdakarya.
&%#AS KE),(P,K
KEPE('(P'$A$ PE$*'*'KA$-KEKEPA)ASEK,)AA$ /Kepemimpinan Pendidikan yang Efektif0
Dosen Pembimbing *r. (. Saleh
Disusun oleh :
Abdiyannor Rahman (A1E311533) Alfianti Naimah (A1E311468) ud!alifah (A1E3115"") #atrynida Aisyah (A1E3115$1) arissa %uliani (A1E31146&) Ni'ar Aulia Rahman (A1E31151&) !*iti a+sah (A1E311513)
KE(E$&E+'A$ +'SE& &EK$,),#' *A$ PE$*'*'KA$ &'$##' %$'E+S'&AS )A(B%$# (A$#K%+A&
FAK%)&AS KE#%+%A$ *A$ ')(% PE$*'*'KA$ P+,#+A( PE$*'*'KA$ #%+% SEK,)A *ASA+
BA$A+(AS'$ 214