Perkembangan Indeks Harga Konsumen Provinsi DKI Jakarta
No. 37/08/31/Th.XIX, 1 Agustus 2017
DKI JAKARTA
BULAN JULI 2017
MENGALAMI
INFLASI 0,40
PERSEN YANG
DISEBABKAN
OLEH KELOMPOK
MAKANAN JADI,
MINUMAN, ROKOK
& TEMBAKAU
PERKEMBANGAN INDEKS
HARGA KONSUMEN
Bulan Juli 2017, harga-harga di DKI Jakarta mengalami inflasi 0,40 persen. Laju inflasi Tahun 2017 mencapai 2,72 persen dan laju inflasi tahun ke tahun DKI Jakarta 3,69 persen.
Tujuh kelompok pengeluaran yang diteliti, tiga terbesar yang mengalami inflasi adalah kelompok makanan jadi, minuman, rokok & tembakau 0,74 persen; kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan 0,62 persen; serta kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga 0,59 persen.
Berdasarkan 461 komoditi yang didata, yang memberikan sumbangan inflasi diatas 0,02 persen diantaranya komoditi angkutan udara (0,1494 persen); jeruk (0,0428 persen), sekolah menengah atas (0,0376 persen); dan rokok kretek filter (0,0203 persen).
Pada bulan Juli 2017, dari 82 kota yang diteliti 59 kota mengalami inflasi. Kota yang mengalami inflasi tertinggi adalah Kota Bau-Bau 2,44 persen dan kota yang mengalami inflasi terendah adalah Kota Meulaboh 0,01 persen. Sementara deflasi tertinggi adalah Kota Merauke 1,50 persen dan deflasi terendah adalah Kota Metro dan Probolinggo 0,07 persen. Kota Jakarta menempati urutan 25 dari seluruh kota yang mengalami inflasi
Jika dibandingkan dengan inflasi daerah satelit yang berada di sekitar DKI Jakarta, Kota Depok (0,38 persen), Kota Bogor (0,14 persen), Kota Tangerang (-0,13 persen), dan Kota Bekasi (-0,14 persen).
I. INFLASI UMUM
Berdasarkan grafik 1, perkembangan inflasi DKI Jakarta sangat berfluktuatif dan terjadi inflasi yang cukup tinggi pada bulan Januari 2017 dan Juli 2016. Inflasi yang hampir mendekati 1 persen terjadi pada bulan Januari 2017 sebesar 0,99 persen, yang disebabkan naiknya harga pada komoditi tarip perpanjangan STNK dan tarip pulsa ponsel. Sedangkan pada bulan Juli 2016, inflasi DKI Jakarta diatas 0,50 persen yang disebabkan naiknya harga pada komoditi angkutan antar kota dan tarip listrik.
II. INFLASI KELOMPOK PENGELUARAN
Inflasi terbesar bulan Juli 2017 terjadi pada kelompok pengeluaran makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,74 persen, hal ini terutama disebabkan tingginya inflasi pada sub kelompok tembakau dan minuman beralkohol, yaitu naiknya harga pada komoditi rokok kretek dan rokok kretek filter.
Kelompok pengeluaran transpor, komunikasi dan jasa keuangan merupakan penyumbang inflasi terbesar pada bulan Juli 2017 sebesar 0,14 persen, sehingga menyebabkan DKI Jakarta mengalami inflasi 0,40 persen, hal ini disebabkan andil inflasi terbesar dari angkutan udara (0,1494 persen).. Bulan sebelumnya pada Juni 2017, DKI Jakarta mengalami inflasi 0,46 persen yang didorong oleh sumbangan inflasi terbesar dari kelompok pengeluaran transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,20 persen. 0.67 0.01 0.18 0.25 0.24 0.27 0.99 0.33 0.05 -0.02 0.49 0.46 0.40 -0.20 0.00 0.20 0.40 0.60 0.80 1.00 1.20
Jul-16 Aug-16 Sep-16 Oct-16 Nov-16 Dec-16 Jan-17 Feb-17 Mar-17 Apr-17 May-17 Jun-17 Jul-17
Per
sen
Grafik 1
Perkembangan Inflasi DKI Jakarta, Juli 2016 – Juli 2017
- Angkutan antar kota - Tarip listrik
- Tarip perpanjangan STNK - Tarip pulsa ponsel
Tabel 1
Sumbangan Kelompok Pengeluaran Terhadap Inflasi DKI Jakarta Juni 2017 dan Juli 2017
Kelompok Pengeluaran Juni 2017 (%) Juli 2017 (%)
(1) (2) (3)
Umum 0,46 0,40
1. Bahan Makanan 0,12 0,06
2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau 0,06 0,11
3. Perumahan,Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar 0,01 0,03
4. Sandang 0,07 0,01
5. Kesehatan 0,00 0,00
6. Pendidikan,Rekreasi dan Olahraga 0,00 0,05
7. Transpor, Komunikasi, dan Jasa Keuangan 0,20 0,14
Tabel 2
Laju Inflasi DKI Jakarta Juli 2017, Tahun 2017 dan Tahun ke Tahun menurut Kelompok Pengeluaran
Kelompok Pengeluaran Laju Inflasi Juli 2017 Laju Inflasi Tahun 2017
Laju Inflasi Tahun ke Tahun
(1) (2) (3) (4)
Umum 0,40 2,72 3,69
1. Bahan Makanan 0,40 1,82 1,46
2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau 0,74 2,83 4,53
3. Perumahan,Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar 0,11 2,86 5,46
4. Sandang 0,08 3,42 3,25
5. Kesehatan 0,00 1,85 2,94
6. Pendidikan,Rekreasi dan Olahraga 0,59 0,65 1,40
7. Transpor, Komunikasi, dan Jasa Keuangan 0,62 3,82 4,12
Berdasarkan tabel 2, laju inflasi DKI Jakarta bulan Juli 2017 tertinggi terjadi pada kelompok pengeluaran makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau (0,74 persen), kedua terbesar pada kelompok pengeluaran transpor, komunikasi, dan jasa keuangan (0,62 persen), serta urutan ketiga pada kelompok pengeluaran pendidikan, rekreasi, dan olahraga (0,59 persen). Laju inflasi DKI Jakarta tahun 2017 sebesar 2,72 persen, dipengaruhi oleh tingginya inflasi yang terjadi pada kelompok pengeluaran transpor, komunikasi dan jasa keuangan 3,82 persen, kelompok sandang 3,42 persen, lain halnya yang terjadi pada laju inflasi tahun ke tahun mencapai 3,69 persen yang dipicu oleh inflasi pada kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 5,46 persen yang merupakan inflasi tahun ke tahun yang terbesar dibandingkan kelompok pengeluaran lainnya.
III. SUMBANGAN KOMODITI MENURUT KELOMPOK PENGELUARAN a. Bahan Makanan
Indeks kelompok bahan makanan pada bulan Juli 2017 mencapai 147,74 dan bulan sebelumnya 147,15 sehingga mengalami kenaikan indeks atau inflasi 0,40 persen.
Dari sebelas sub kelompok yang termasuk di dalam kelompok bahan makanan, tujuh sub kelompok mengalami inflasi antara lain : sub kelompok sayur-sayuran 3,58 persen; sub kelompok buah-buahan 3,26 persen; sub kelompok ikan segar 1,57 persen; sub kelompok lemak dan minyak 1,10 persen; dan sub kelompok bahan makanan lainnya 0,87 persen. Sedangkan empat sub kelompok lainnya mengalami deflasi, yaitu sub kelompok bumbu-bumbuan 3,00 persen; sub kelompok daging dan hasil-hasilnya 1,22 persen; sub kelompok padi-padian, umbi-umbian dan hasilnya 0,81 persen; serta sub kelompok kacang-kacangan 0,69 persen.
b. Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau
Indeks kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau pada bulan Juli 2017 adalah 142,71 dan bulan sebelumnya 141,66 sehingga mengalami inflasi 0,74 persen.
Dari tiga sub kelompok yang termasuk pada kelompok ini, seluruh sub kelompok mengalami inflasi, yaitu : sub kelompok tembakau dan minuman beralkohol 1,13 persen; sub kelompok minuman yang tidak beralkohol 0,75 persen; dan sub kelompok makanan jadi 0,64 persen.
c. Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar
Indeks kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar pada bulan Juli 2017 adalah 128,07 dan bulan sebelumnya 127,93 sehingga mengalami inflasi 0,11 persen.
2.72 1.82 2.83 2.86 3.42 1.85 0.65 3.82 0.00 0.50 1.00 1.50 2.00 2.50 3.00 3.50 4.00 4.50
Umum / Total Bahan Makanan Makanan Jadi, Minuman,
Rokok & Tembakau
Perumahan, Air, Listrik, Gas &
Bahan Bakar
Sandang Kesehatan Pendidikan,
Rekreasi dan Olah Raga Transpor. Komunikasi dan Jasa Keuangan Per sen Grafik 2
Dari empat sub kelompok yang termasuk pada kelompok ini, seluruh sub kelompok mengalami inflasi, yaitu: sub kelompok perlengkapan rumahtangga 0,60 persen; sub kelompok penyelenggaraan rumah tangga 0,17 persen; sub kelompok biaya tempat tinggal 0,02 persen; dan sub kelompok bahan bakar, penerangan dan air 0,01 persen.
d. Sandang
Indeks kelompok sandang pada bulan Juli 2017 adalah 121,71 dan bulan sebelumnya 121,61 sehingga mengalami inflasi 0,08 persen.
Dari empat sub kelompok yang termasuk pada kelompok ini, tiga sub kelompok mengalami inflasi, yaitu sub kelompok sandang anak-anak 0,87 persen; sub kelompok sandang laki-laki 0,31 persen; dan sub kelompok sandang wanita 0,03 persen. Sementara sub kelompok barang pribadi dan sandang lain mengalami deflasi 0,21 persen.
e. Kesehatan
Indeks kelompok kesehatan pada bulan Juli 2017 adalah 121,65 dan bulan sebelumnya 121,65 sehingga tidak mengalami perubahan indeks dan tidak memberikan sumbangan inflasi yang cukup berarti.
f. Pendidikan, Rekreasi dan Olahraga
Indeks kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga pada bulan Juli 2017 adalah 110,84 dan bulan sebelumnya sebesar 110,19 sehingga kelompok ini mengalami inflasi 0,59 persen.
Dari lima sub kelompok yang termasuk pada kelompok ini, hanya sub kelompok perlengkapan/ peralatan pendidikan mengalami inflasi 0,40 persen. Sementara sub kelompok rekreasi mengalami deflasi 0,01 persen.
g. Transpor, Komunikasi & Jasa Keuangan
Indeks kelompok transpor, komunikasi & jasa keuangan pada bulan Juli 2017 mencapai 125,17 dan bulan sebelumnya 124,40 sehingga kelompok ini mengalami inflasi 0,62 persen.
Dari empat sub kelompok yang termasuk pada kelompok ini, dua sub kelompok mengalami inflasi, yaitu: sub kelompok transpor 1,07 persen; dan sub kelompok sarana dan penunjang transpor 0,02 persen. Sedangkan dua sub kelompok lainnya tidak mengalami perubahan indeks.
Tabel 3
Indeks Harga Konsumen DKI Jakarta Bulan Juni 2017 dan Juli 2017, Perubahannya, serta Sumbangan Inflasi Juli 2017 (2012 =100) Kelompok/Sub Kelompok DKI Jakarta Indeks Juni 2017 Indeks Juli 2017 Perubahannya (%) Sumbangan Inflasi (1) (2) (3) (4) (5) UMUM 129.19 129.71 0.40 0.40 I. BAHAN MAKANAN 147.15 147.74 0.40 0.06
a. Padi-padian, Umbi-umbian & Hasilnya 140.21 139.08 -0.81 -0.03
b. Daging dan Hasil-hasilnya 146.61 144.82 -1.22 -0.03
c. Ikan Segar 143.48 145.73 1.57 0.03
d. Ikan Diawetkan 167.84 169.07 0.73 0.00
e. Telur, Susu, dan Hasil-hasilnya 132.61 133.42 0.61 0.01
f. Sayur-sayuran 173.56 179.78 3.58 0.06
g. Kacang-kacangan 135.99 135.05 -0.69 0.00
h. Buah-buahan 154.11 159.14 3.26 0.06
i. Bumbu-bumbuan 178.93 173.57 -3.00 -0.05
j. Lemak dan Minyak 125.80 127.18 1.10 0.01
k. Bahan Makanan Lainnya 130.40 131.53 0.87 0.00
II MAKANAN JADI, MINUMAN, ROKOK & TEMBAKAU 141.66 142.71 0.74 0.11
a. Makanan Jadi 147.84 148.78 0.64 0.06
b. Minuman Tidak Beralkohol 124.65 125.59 0.75 0.02
c. Tembakau dan Minuman Beralkohol 141.68 143.28 1.13 0.03
III. PERUMAHAN, AIR, LISTRIK, GAS & BAHAN BAKAR 127.93 128.07 0.11 0.03
a. Biaya Tempat Tinggal 118.53 118.55 0.02 0.00
b. Bahan Bakar, Penerangan, dan Air 153.26 153.27 0.01 0.00
c. Perlengkapan Rumahtangga 120.14 120.86 0.60 0.02 d. Penyelenggaraan Rumahtangga 127.65 127.87 0.17 0.01 IV. SANDANG 121.61 121.71 0.08 0.01 a. SandangLaki-Laki 120.90 121.27 0.31 0.01 b. Sandang Wanita 118.63 118.66 0.03 0.00 c. Sandang Anak-Anak 114.41 115.41 0.87 0.01
d. Barang Pribadi dan Sandang Lain 125.50 125.24 -0.21 -0.01
V. KESEHATAN 121.65 121.65 0.00 0.00
a. Jasa Kesehatan 113.38 113.38 0.00 0.00
b. Obat-obatan 114.33 114.79 0.40 0.00
c. Jasa Perawatan Jasmani 137.48 137.48 0.00 0.00
d. Perawatan Jasmani dan Kosmetika 129.84 129.63 -0.16 0.00
VI. PENDIDIKAN, REKREASI, DAN OLAHRAGA 110.19 110.84 0.59 0.05
a. Pendidikan 115.11 116.45 1.16 0.04
b. Kursus-kursus/Pelatihan 102.94 102.94 0.00 0.00
c. Perlengkapan/Peralatan Pendidikan 106.12 106.54 0.40 0.01
d. Rekreasi 106.81 106.80 -0.01 0.00
e. Olahraga 105.06 105.06 0.00 0.00
VII. TRANSPOR, KOMUNIKASI, DAN JASA KEUANGAN 124.40 125.17 0.62 0.14
a. Transpor 137.79 139.26 1.07 0.14
b. Komunikasi dan Pengiriman 103.88 103.88 0.00 0.00
c. Sarana dan PenunjangTranspor 132.50 132.52 0.02 0.00
Tabel 4
Perbandingan Indeks Harga Konsumen dan Inflasi, Juli 2017 untuk 82 Kota
No Kota Pering kat IHK Juli
2017
Inflasi
Juli 2017 No Kota
Pering
kat IHK Juli 2017
Inflasi Juli 2017
(1) (2) (3) (4) (1) (2) (3) (4)
1 MEULABOH 59 127.99 0.01 42 KEDIRI - 125.92 -0.11
2 BANDA ACEH 30 122.60 0.32 43 MALANG 34 130.75 0.30
3 LHOKSEUMAWE 29 124.32 0.34 44 PROBOLINGGO - 126.10 -0.07
4 SIBOLGA - 131.61 -0.23 45 MADIUN 40 127.76 0.18
5 PEMATANG SIANTAR 37 133.06 0.26 46 SURABAYA 44 129.76 0.15
6 MEDAN 31 132.46 0.31 47 TANGERANG - 136.45 -0.13 7 PADANGSIDIMPUAN - 126.96 -0.50 48 CILEGON 15 136.30 0.55 8 PADANG 16 134.73 0.54 49 SERANG 11 138.48 0.60 9 BUKITTINGGI 51 125.88 0.09 50 SINGARAJA 50 136.59 0.10 10 TEMBILAHAN 38 132.90 0.21 51 DENPASAR 48 125.72 0.12 11 PEKANBARU 13 131.00 0.58 52 MATARAM 18 127.66 0.50 12 DUMAI 54 131.95 0.05 53 BIMA 55 131.89 0.05 13 BUNGO 21 128.58 0.47 54 MAUMERE 35 122.94 0.30 14 JAMBI 33 128.23 0.30 55 KUPANG - 129.91 -0.22 15 PALEMBANG 47 127.56 0.13 56 PONTIANAK - 139.61 -0.24 16 LUBUKLINGGAU - 127.07 -0.20 57 SINGKAWANG 46 130.07 0.14 17 BENGKULU 28 138.59 0.35 58 SAMPIT 14 131.62 0.57
18 BANDAR LAMPUNG - 130.50 -0.09 59 PALANGKARAYA - 126.94 -0.39
19 METRO - 136.49 -0.07 60 TANJUNG 36 130.11 0.28
20 TANJUNG PANDAN - 138.91 -0.12 61 BANJARMASIN 20 130.40 0.48
21 PANGKAL PINANG - 135.94 -0.32 62 BALIKPAPAN - 134.08 -0.52
22 BATAM - 129.49 -0.12 63 SAMARINDA 12 133.25 0.60
23 TANJUNG PINANG 24 128.47 0.41 64 TARAKAN - 141.45 -0.27
24 DKI JAKARTA 25 129.71 0.40 65 MANADO 7 129.88 0.86
25 BOGOR 45 130.13 0.14 66 PALU 56 132.16 0.05 26 SUKABUMI - 129.04 -0.17 67 BULUKUMBA 10 135.86 0.75 27 BANDUNG - 127.99 -0.27 68 WATAMPONE 27 126.53 0.37 28 CIREBON 5 125.96 0.94 69 MAKASSAR 3 131.15 1.05 29 BEKASI - 125.93 -0.14 70 PARE-PARE 6 125.74 0.91 30 DEPOK 26 128.83 0.38 71 PALOPO 57 127.47 0.05 31 TASIKMALAYA 58 127.93 0.03 72 KENDARI 22 128.76 0.46 32 CILACAP - 132.09 -0.44 73 BAU-BAU 1 134.83 2.44 33 PURWOKERTO 39 127.47 0.19 74 GORONTALO 4 127.44 1.03 34 KUDUS - 135.60 -0.33 75 MAMUJU 53 129.00 0.06 35 SURAKARTA 49 126.01 0.10 76 AMBON 8 130.75 0.86 36 SEMARANG 32 128.24 0.31 77 TUAL 2 154.37 2.29 37 TEGAL 42 126.42 0.15 78 TERNATE 9 134.56 0.80 38 YOGYAKARTA 23 127.18 0.43 79 MANOKWARI 19 124.94 0.50 39 JEMBER 52 125.87 0.07 80 SORONG 17 129.60 0.53 40 BANYUWANGI 43 125.26 0.15 81 MERAUKE - 133.53 -1.50 41 SUMENEP 41 126.16 0.17 82 JAYAPURA - 129.59 -1.13
BPS Provinsi DKI Jakarta Jl Salemba Tengah No. 36-38 Jakarta Pusat 10440 Homepage:
http://jakarta.bps.go.id
Dewi Kundalini Saraswati, SE Kepala Bidang Statistik Distribusi
Telp: 021-37928493, Pesawat 500