• Tidak ada hasil yang ditemukan

KOMISI PENJERNIHAN DAN PEMURNIAN PANCASILA (KPPP)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "KOMISI PENJERNIHAN DAN PEMURNIAN PANCASILA (KPPP)"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

KOMISI PENJERNIHAN DAN PEMURNIAN PANCASILA

(KPPP)

Kawasan Wisata Gunung Salak Endah, Lokapurna, Bogor Barat; Call Centre 0857 100 500 30

Saudara/i se bangasa dan se tanah air

Kepala Negara Harus Negarawan / setinggkat wali atau yang sudah standar manusia.

Kepala Negara :

Jika disebut kepala Negara badannya harus Negara, untuk merasakan badannya Negara tentu harus mencapai indra ke 6 / mencapai kalbu mu’min baitullah, jika kepala tanpa badan di Bali disebut LEAK, di Minang disebut PALASIK KUDUANG, dia jadi penghisap kehidupan rakyat yang tidak berdosa.

Negarawan

Yang disebut Negarawan dalam perasaanya Negara dan seluruh isinya adalah didalam dirinya sendiri, perasaanya adalah sebesar Negara, contoh : jika seseorang mengendarai mobil tentu perasaannya dirinya sebesar mobil.

Wali Allah

Yang disebut wali Allah adalah wakil Allah secara hakekatnya seisi alam ini adalah milik Tuhan jika dia kepala Negara dia adalah wakil Tuhan untuk mengelola Negara, jika di sebut wakil Tuhan sudah pasti kenal dengan Tuhan secara utuh, jika pengelola Negara tidak kenal dengan pemilik Negara/ Tuhan yang sesungguhnya maka bisa dikategorikan secara hakekatnya kepala Negara ILEGAl, contoh : jika diumpamakan Negara ini sebagai perusahaan jika pengelola dengan pemilik tidak kenal maka bisa disebut ILEGAL contoh : jika anda ahli dalam mengendari mobil lalu anda mengendarai mobil orang tanpa sepengatahuan pemiliknya anda apakah bisa disebut LEGAL.?

Standar Manusia : 1 Jujur, 2 Pintar, 3 TEGAS 4. Berwibawa 5. Berperinsip 6. Bermoral 7. Bernurani 8. Beragama 9. Bertuhan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Paling rendah cirri-ciri manusia adalah menaruh rasa malu dan rasa kasihan (disebut kemanusiaan).

(2)

Jujur

A. Jujur secara sare’at tidak mau berbohong karna berbohong itu menurut agama dosa. B. Jujur secara hakekat manusia menyadari bahwa manusia tidak bisa apa-apa lahaula

wala kuata ila billahil aliyul azim, artinya tidak ada daya dan upaya kecuali Allah. C. Jujur secara ma’rifat bahwa Tuhanlah yang menguasai segala sesuatunya,

Allahusamad artinya kepada Tuhan saja kami bergantung, iya kanakbudu waiya kasasta’in kepada Tuhan saja kami menyembah dan kepada Tuhan saja kami minta tolong.

Pintar

A. Orang pintar secara seri’at tidak akan mau berbuat dosa melanggar adat istiadat, agama, melanggar pancasila dan undang-undang dasar 1945.

B. Pemimpin yang pintar tidak suka dipuji, karna orang yang suka dipuji lebih cenderung berbuat bohong karna derajatnya seperti anak-anak dan orang yang suka dipuji lebih suka diberi dari pada memberi. Pemimpin yang pintar dia selalu mempolitiki bahannya demi mencapai tujuan politiknya untuk kemakmuran bangsa dan negarannya.

C. Secara hakekat hanya Allah yang menerima pujian, Alhamdullilahirabbil alamain artinya segala puji bagi Allah Tuhan sekalian alam mereka itu

Tegas

Orang tegas berani mengatakan yang salah adalah salah dan yang benar adalah benar apapun resikonya, jika dia pemimpin Negara dengan tegas meletakan segala sesuatu tepat pada tempatnya berpedoman pada pancasila dan undang-undang dasar 1945 jika dia TNI berpedeoman kepada Sapta Marga TNI, jika dia polri berpedoman kepada Tri brata, jika dia pemuka agama berpedoman kepada alkitab dan sebagainya. Ada istilah minang jika dia pemangku adat, Adat basandi sarak, sarak basandi kibabullah, artinya pemuka adat tunduk kepada ulama dan ulama bergantung kepada Tuhan, dengan tegas pancasila sebagai pondasi, Tuhan sebagai dasar, Indonesia bisa jadi mercusuar dunia.

(3)

Berwibawa

Orang berwibawa tidak mau mengeluh, sifatnya selalu memberi, karena yang member ibarat bapak yang diberi ibarat anak, dia rajin menolong setiap yang membutuhkan pertolongan dan dia yakin hidupnya sudah di jamin oleh Tuhan Yang Maha Esa.

Berperinsip

Orang yang berperinsip adalah orang yang idealis yang sulit disuap, dirayu dan dijebak karna mengerti mana yang salah dan mana yang benar mana yang hak dan mana yang batil, jika dia kepala Negara Republik Indonesia, jika tidak sesuai dengan pancasila dan undang-undang 1945 pasti dia tolak, dan tidak mungkin jadi budak asing dan sebagainya.

Bermoral.

Moral artinya adalah harga diri / keaslian diri dia menyadari bahwa dia bagian dari Tuhan Yang Maha Esa, maka disebut mengenal diri sama dengan mengenal Tuhan (Tauhid) dia tidak akan mengotori dirinya sendiri karna jika dia kepala Negara sama dengan mongotori Negara jika dia pemuka agama sama dengan mengotori agama karna menyebabkan ingkar, ingkar adalah bahasa Indonesia, bahasa arabnya kafir.

Bernurani.

Yang disebut nurani adalah perasaan atau timbang rasa, tolak ukur memperlakukan orang lain sama dengan memperlakukan diri kita sendiri, secara hakekat harus mencapai kalbu mukmin baitullah artinya hati mukmin rumah Allah, jika dia kepala Negara, Negara ini ada dalam dirinya sendiri, apapun yang dia lihat dia sedang meliahat dirinya sendiri, jika dia seorang hakim di pengadilan maka dia akan berlaku adil karna penggugat dan tergugat adalah dirinya sendiri ibarat kedua tangannya pasti diperlakukan seadil adilnya..

Beragama.

Nabi Muhammada mengatakan awaludini m’arifatullah artinya awal beragama mengenal Allah, jika tahu Allah itu apa, dan siapa, maka baru sisebut awal beragama belum beragama yang sesungguhnya. Masalah shalat dan zikir dan sebagainya itu adalah bagian dari cara beragama, agama adalah ajaran yang untuk dipelajari atau jalan yang untuk dijalani menuju islam, islam adalah bahasa arab, bahasa Indonesianya selamat, selamat adalah tujuan dari umat beragama termasuk umat beragama Islam.

(4)

Bertuhan.

Pemimpin yang bertuhan adalah yang menyadari bahwa Tuhanlah yang melakukan segalanya wallahu khalakakum wama ta’malun artinya aku jadikan kamu dan perbuatan kamu, dia adalah sebagai alat Tuhan / wali, jika alat Tuhan pasti Tuhan yang memakainya tidak mungkin salah, ini yang disebut pemimpin yang sudah merdeka dan mandiri, merdeka dari penjajah bersenjata, merdeka dari penjajah ekonomi dan politik, merdeka dari pengaruh lingkungan, merdeka dari pengaruh keluarga, merdeka dari pengaruh istri atau suami, merdeka dari pengaruh diri pribadi, merdeka dari pengaruh selain Tuhan Yang Maha Esa (Merdeka yang Hakiki).

Sebab dan akibat Negara hancur.

1. System pemilu langsung dengan suara terbanyak dan politik transaksi yang bertentangan dengan pancasila.melanggar sila ke empat dan uang sebagai sarat mutlak menyebabkan orang tidak perlu beragama tidak perlu benar karna yang dibuthkan hanya uang bukan kebenaran, lama-lama agama bisa hilang dan Negara bisa Bangkrut 2. Politik transaksi

Politik transaksi menyebabkan melahirkan pemimpin yang serakah yang menghalalkan segala cara tidak akan melahirkan pemimpin yang sudah manusia tapi hanya melahirikan pemimpin yang tidak bermoral / kehewanan, memakai sifat hewan rakus dan serakah. Malaikat sekalipun yang terpilih jadi pemimpin dia pasti jadi koruptor karna butuh uang untuk berbuat curang.

Akibat system pemilu liberal

A. Sebagian kepala daerah terpilih sudah merampas hak-hak rakyat aset-aset Negara terutama kasus tanah dan kepala daerah dengan leluasa menyewa preman dan aparatur Negara untuk mencapai target yang diinginkannya, karna dia punya uang banyak dia sudah menjadikan semua aparat dibawahnya mengabdi kepadanya bukan kepada bangsa dan Negara, hampir semua pucuk pimpinan bekerjasama dangan kapitalis atau dengan siapa saja yang memberikan sumbangan utuk memenangkan pemilu dengan menggadaikan asset-aset Negara, korbannya tetap rakyat kecil. Seperti mengimpor barang-barang kebutuhan atau hasil bumi yang melimpah didalam negri seperti bawang, kentang, kedelai, gula, garam, ikan, (membunuh ekonomi rakyat)

(5)

B. Pemimpin tidak bisa tegas terhadap pelanggar hukum akibat hutang budi pemenangan pemilu, hampir semua pelanggar hukum diduga terlibat, istilahnya pemimpin pegang kunci tapi pelanggar hukum pengang kartu.

C. Pemimpin sejak mulai presiden s/d bupati walikota terpaksa ingkar terhadap pancasila karna system pemilu dan pilkada bertentangan dengan pancasila.

D. Kepala Negara tidak bisa disebut sebagai panglima tertinggi karna tidak melaksanakan pancasila dan dia melanggar sumpah prajurit dan Sapta Marga TNI.

E. Otonomi daerah bertentangan dengan NKRI, Bhineka tunggal ika akibatnya melanggar sila ke tiga persatuan Indonesia menjadi perpecahan kericuhan dan tawuran yang berkepanjangan mengarah ke Negara Gagal.

Solusi

1. Kembali ke pancasila dan UUD 45, karna dengan pancasila bisa memilih pemimpin yang sudah manusia diantara kemanusiaan dan kehewanan.

2. Semua pejabat public harus lepas dari partai politik dan kepentingan asing dan sebagainya.

3. Pejabat dibawah Presiden sampai dengan bupati walikota harus ditunjuk oleh Presiden supaya yang bertanggung jawabnya jelas, dengan ketentuan Presidennya kemanusiaan yang sudah mencapai MANUSIA, umat beragama islam, yang sudah mencapai ISLAM. Begitu jaga dengan ketua DPR /MPR dan panglima TNI.

4. Jadikan kebenaran sebagai Panglima dan sebagai sarat mutlak, orang akan berlomba-lomba mencari kebenaran semua tempat ibadah akan penuh karna sarat mutlaknya kebenaran, jadilah Negara bagian dari agama / bagian dari kebenaran.

5. PANCASILA, panca artinya 5 sila artinya hubungan, kelima sila yang ada pada Pancasila adalah hubungan dengan Tuhan dan hubungan dengan manusia, hablum minallah dan hablum minannas. Jadikan Tuhan sebagi dasar, Pancasila sebagai pondasi, Indonesia bangunan paling kokoh didunia dan bisa jadi KIBLAT DUNIA. Sekian, terima kasih, wassalm.

Disampaikan kepada yang terhormat :

1. Jendral Tyasno Sudarto (Penasehat KPPP) 2. Jendral Syamsu Djalal SH (Penasehat KPPP) 3. Seluruh Rakyat Indonesia

http://www.pancasilakppp.org

5 Bogor, 31 Juli 2012

UYUNG

(6)

Referensi

Dokumen terkait

Secara administratif dalam kegiatan keperawatan, bertanggung jawab kepada Perawat Kepala Kamar Operasi, dan secara operasional bertanggung jawab kepada ahli bedah dan perawat

Setelah beberapa lama berjalan tanpa suara, Jenny memandang Sandy sambil berkata setengah ragu, “Rasanya tidak ada bedanya siapa kamu.” Jenny berhenti sejenak

Çekmez iken bülbülün goncandan âlâm ile derd Zînet eylerken seni geh lâle gibi sürh verd Benzini ey bûstân fasl-ı hazân mı etdi zerd Yoksa başı taşra bir serv-i

Oleh karena hanya satu elektron yang dapat ditransfer dari donor QH 2 ke akseptor  sitokrom c, mekanisme reaksi kompleks III lebih rumit daripada kompleks lainnya, dan terjadi dalam

Fetullah Gülen, kendisini yalanlama ya da tasdik etme durumunda olamayacak, yani yıllar önce ölmüş bulunan "Alvar İmamı" namlı insanı kendisine referans olarak

Sebelum digunakan sebagai template untuk proses amplifikasi, sampel DNA yang telah diisolasi selanjutnya diukur konsentrasi DNA-nya menggunakan alat spektrofotometer

Dalam kerja praktek yang telah dilakukan, penulis mengamati proses  pendeteksian level    baja cair dengan menggunakan EMLI dan pengaruh level   baja cair terhadap

Yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana mengimplementasikan suatu sistem keamanan data yang mampu melakukan proses enkripsi dan dekripsi suatu data