BINTANG DI LANGIT
CIKOPOMAYAK
“Ketulusan Membawa Kebahagiaan “
Editor : Bayu Waspodo, S.E, M.M Tim Penulis: Syakhril Nur Arifin, Rachma Maulidia, Isnaeni Octaviani
LEMBAR TIM PENYUSUN
Bintang di Langit Cikopomayak: Ketulusan Membawa Kebahagian
Buku ini adalah laporan hasil kegiatan kelompok KKN-PpMM UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tahun 2016 di Desa Cikopomayak, Kecamatan Jasinga Kabupaten Bogor.
©STARS2016_Kelompok KKN055 ISBN : 978-602-6628-75-6
Tim Penyusun
Editor : Bayu Waspodo, S.E, M.M Penyunting : Eva Nugraha, M.Ag
Penulis : Syakhril Nur Arifin, Rachma Maulidia, Isnaeni Octaviani Layout : Syakhril Nur Arifin
Design Cover : Riska Indriasari
Kontributor : Muhamad Syahid Hasan, Syakhril Nur Arifin, Rachma Maulidia, Riska Indriasari, Akbar Saputra, Nurul Hikmah, Kastubi, Latifah Nur Kamilah, Isnaeni Octaviani, Tri Wulan Damayanti, dan Fahmi Rahman
Diterbitkan atas kerjasama Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM)- LP2M UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Dengan Kelompok KKN STARS
iii
LEMBAR PENGESAHAN
Buku Laporan Hasil Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pengabdian pada Masyarakat oleh Mahasiswa Kelompok KKN Nomor: 055 di Desa Cikopomayak yang berjudul: Bintang di Langit Cikopomayak: Ketulusan
Membawa Kebahagiaan telah diperiksa dan disahkan pada tanggal Juni
2017.
Dosen Pembimbing Koord. Program KKN-PpMM
Bayu Waspodo, S.E, M.M Eva Nugraha, M.Ag
NIP. 19740812 200801 1 011 NIP. 19710217 199803 1 002
Mengetahui,
Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Djaka Badranaya, S.Ag, ME NIP. 19770530 200701 1 008
“Batas kota tidak membatasi kita untuk tetap bersama”
v
KATA PENGANTAR
Alhamdulillah, puji syukur penyusun panjatkan kehadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala yang senantiasa memberikan rahmat, taufik, dan
hidayah-Nya sehingga penyusun dapat menyelesaikan Laporan Pertanggungjawaban Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini. Adapun tujuan dilaksanakan KKN, seperti yang disebutkan dalam buku panduan adalah sebagai berikut:
a. Meningkatkan kepedulian dan kemampuan mahasiswa b. Meningkatkan kemampuan mahasiswa melaksanakan
kegiatan pelayanan dan pemberdayaan masyarakat
c. Memberikan pengalaman belajar secara langsung di masyarakat, sehingga mahasiswa memiliki rasa empati dan peduli yang lebih.
Penyusun menyadari bahwa Laporan Pertanggungjawaban KKN ini tidak mungkin terlaksana tanpa adanya bantuan dan dukungan dari berbagai pihak yang bersangkutan. Oleh karena itu, penyusun ingin mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah memberikan jasa dan kebaikannya kepada penyusun di antaranya:
1. Prof. Dr. Dede Rosyada, MA selaku Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang telah memberikan izin dalam pelaksanaan KKN
2. Bapak Djaka Badranaya, S.Ag, ME selaku Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang telah memberikan arahan, motivasi, dan kebijakan melaksanakan KKN 2016
3. Bapak Eva Nugraha, M.Ag selaku Koordinator Program KKN-PpMM UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang telah membimbing dan memberikan berbagai masukan serta arahan dalam pelaksanaan KKN 2016
4. Bapak Bayu Waspodo, S.E, M.M selaku dosen pembimbing KKN yang telah mendukung dan membantu penyusun dalam menjalani tugas KKN ini serta memberikan penyertaan dana program pengabdian kepada masyarakat oleh dosen di lokasi kami.
5. Bapak Idis Hidayat selaku Kepala Desa Cikopomayak dan Bapak Rukdi selaku Kepala Dusun 1 Desa Cikopomayak yang telah memberikan izin serta membantu pelaksanaan kegiatan KKN di Desa Cikopomayak.
6. Ibu Suwarti selaku Kepala Sekolah SDN Cikopomayak 04 yang telah memberikan izin kepada kami untuk membantu memberikan materi di SDN Cikopomayak 04.
7. Kyai Nurjani selaku Tokoh Masyarakat Dusun 1 Desa Cikopomayak dan Kepala Madrasah yang telah membantu pelaksanaan kegiatan KKN STARS .
8. Ibu Nerry Kasnerry selaku pemilik rumah yang telah memberikan izin untuk menempati rumahnya selama kami KKN di Desa Cikopomayak.
9. Masyarakat Desa Cikopomayak umumnya, Dusun 1 Desa Cikopomayak khususnya yang sudah ikut berpartisipasi dalam mensukseskan kegiatan KKN.
10. Pemuda Desa Cikopomayak, khususnya pemuda Kampung Pasir Ambon yang ikut serta dalam pelaksanaan kegiatan KKN.
11. Tim KKN STARS yang telah memberikan tenaga, pikiran dan dana untuk kegiatan ini.
Dan segenap individu yang tidak dapat disebutkan satu persatu. Semoga segala kebaikan dan bantuan mendapatkan keberkahan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan sesuatu yang lebih baik. Aamiin yaa
Rabbal Aalamiin.
Demikian Buku Hasil kegiatan KKN ini disusun, semoga kelak dapat bermanfaat bagi pembaca dan menjadi pijakan bagi generasi selanjutnya. Atas perhatian, penyusun ucapkan terima kasih.
Ciputat, Mei 2017
vii DAFTAR ISI
LEMBAR TIM PENYUSUN ... ii
LEMBAR PENGESAHAN ... iii
KATA PENGANTAR ... v
DAFTAR ISI ... vii
DAFTAR TABEL ...ix
DAFTAR GAMBAR ...xi
DAFTAR GRAFIK... xiii
TABEL IDENTITAS KELOMPOK ... xv
RINGKASAN EKSEKUTIF ... xvii
PROLOG ... xix BAB I PENDAHULUAN ... 1 A. Dasar Pemikiran ... 1 B. Kondisi Umum ... 3 C. Permasalahan ... 4 D. Profil Kelompok KKN-PpMM 055 ... 6 E. Prioritas Program ... 9
F. Sasaran dan Target ... 11
G. Jadwal Pelaksanaan Program ... 14
H. Pendanaan dan Sumbangan... 16
I. Sistematika Penulisan ... 16
BAB II METODE PELAKSANAAN PROGRAM ... 19
A. Metode Intervensi Sosial ... 19
B. Problem Solving Approach ...20
BAB III KONDISI DESA CIKOPOMAYAK ... 23
A. Sejarah Desa Cikopomayak ... 23
B. Letak Geografis ... 24
C. Struktur Penduduk ... 26
BAB IV DESKRIPSI HASIL PELAYANAN DAN PEMBERDAYAAN...31
A. Kerangka dan Pemecahan Masalah ...31
B. Bentuk dan Hasil Kegiatan Pelayanan pada Masyarakat ... 35
BAB V PENUTUP ... 71
A. Kesimpulan ... 71
EPILOG ... 75
DAFTAR PUSTAKA ... 167
BIOGRAFI SINGKAT ... 169
ix
DAFTAR TABEL
Tabel 1.1: Prioritas Program ... 9
Tabel 1.2: Sasaran dan Target... 11
Tabel 1.3: Jadwal Pra-KKN PpMM 2016 ... 14
Tabel 1.4: Pelaksanaan Program di Lokasi KKN ... 14
Tabel 1.5: Laporan dan Evaluasi Program ... 15
Tabel 1.6: Pendanaan ... 16
Tabel 1.7: Sumbangan ... 16
Tabel 3.1: Jumlah Penduduk Berdasarkan Kelompok Umur ... 26
Tabel 4.1: Analisis SWOT Bidang Pendidikan ...31
Tabel 4.2: Analisis SWOT Bidang Kepemudaan Keolahragaan ... 32
Tabel 4.3: Analisis SWOT Bidang Sarana dan Prasana Umum ... 33
Tabel 4.4: Analisis SWOT Bidang Kesehatan dan Lingkungan Hidup .. 34
Tabel 4.5: Kegiatan STARS Mengajar ... 35
Tabel 4.6: Kegiatan STARS Bimbel ... 37
Tabel 4.7: kegiatan STARS English Day... 39
Tabel 4.8: Kegiatan Bareng-Bareng Menonton (BBM) ... 40
Tabel 4.9: Kegiatan Seminar Bahaya Rokok dan Narkoba ... 42
Tabel 4.10: Kegiatan Creativity Upgrading ... 44
Tabel 4.11: Kegiatan Hijab Class ...45
Tabel 4.12: Kegiatan Lomba Pildacil, Azan dan MHQ ... 47
Tabel 4.13: Kegiatan Olahraga Futsal ... 48
Tabel 4.14: Kegiatan Semangat Pagi, Yuk Senam Pagi! ... 50
Tabel 4.15: Kegiatan Pembuatan Pembinaan Penggunaan Website ... 51
Tabel 4.16: Kegiatan Pembuatan Wajanbolic ... 53
Tabel 4.17: Kegiatan Bazar Baju Bekas Layak Pakai ...54
Tabel 4.18: Kegiatan Peringatan HUT RI ke-71 ... 56
Tabel 4.19: Kegiatan Pembuatan Batas Desa dan Plang Jalan ... 57
Tabel 4.20: Kegiatan Pengadaan Tong Sampah ... 59
Tabel 4.21: Kegiatan Peremajaan Madrasah Diniyah Falahil Mubtadi .... 61
Tabel 4.22: Kegiatan Rumah Terampil (RuTe) ... 62
Tabel 4.23: Kegiatan Jalan Sehat Desa Cikopomayak ... 64
Tabel 4.24: Kegiatan STARS Bersih-Bersih ... 65
Tabel 4.25: Perlombaan Lingkungan Sehat tingkat RT Desa Cikopomayak ... 67
xi
DAFTAR GAMBAR
Gambar 3.1: Peta Geografis ... 24
Gambar 3.2: Peta Lokasi KKN STA ... 25
Gambar 3.3: SDN Cikopomayak 04 ... 29
Gambar 3.4: Lapangan Sepak Bola ... 29
Gambar 3.5: Aula ... 29
Gambar 3.6: Madrasah Diniyah ... 29
Gambar 3.7: Kantor Desa ... 29
Gambar 3.8: Masjid ... 29
Gambar 4.1: STARS Mengajar ... 37
Gambar 4.2: STARS Bimbel ... 38
Gambar 4.3: SARS English Day ... 40
Gambar 4.4: Bareng-Bareng Menonton (BBM) ... 42
Gambar 4.5: Kegiatan Seminar Bahaya Rokok dan Narkoba ... 44
Gambar 4.6: Kegiatan Creativity Upgrading ... 45
Gambar 4.7 Hijab Class ... 47
Gambar 4.8: Lomba Pildacil, Azan dan MHQ ... 48
Gambar 4.9: Olahraga Futsal ... 50
Gambar4.10: Senam Pagi ... 51
Gambar 4.11: Website Desa Cikopomayak ...53
Gambar 4.12: Penyerahan Wajanbolic ... 54
Gambar 4.13: Bazar Baju Bekas Layak Pakai KKN STARS ... 56
Gambar 4.14: Peringatan HUT RI ke-71 ... 57
Gambar 4.15: Pembuatan Batas Desa dan Plang Jalan ... 59
Gambar 4.16: Pembuatan dan Penyerahan Tong Sampah ... 60
Gambar 4.17: Sebelum dan Sesudah Peremajaan Madrasaha Diniyah Miftahul Falahil Mubtadi ... 62
Gambar 4.18: Rumah Terampil ... 64
Gambar 4.19: Jalan Sehat Desa Cikopomayak ... 65
Gambar 4.20: STARS Bersih-Bersih ...67 Gambar 4.21: Perlombaan Lingkungan Sehat tingkat RT Desa Cikopomayak 68
“Ilmu tanpa pengamalan adalah bagai pohon tak berbuah”
xiii
DAFTAR GRAFIK
Grafik 3.1: Keadaan Penduduk Menurut Agama ... 27 Grafik 3.2: Keadaan Penduduk Menurut Mata Pencaharian ... 27 Grafik 3.3: Keadaan Penduduk Menurut Pendidikan ... 28
“Selalu lakukan yang terbaik, karena apa yang kita tanam
sekarang adalah apa yang kita petik nantinya”
xv
TABEL IDENTITAS KELOMPOK
Kode 1/Bogor/Jasinga/055
Desa Cikopomayak [55]
Kelompok KKN STARS
Dana Rp. 16.250.000,- Jumlah Mahasiswa 11 Mahasiswa
Jumlah Kegiatan 19 kegiatan dan 2 kegiatan gabung
J. Pembangunan Fisik Terdapat 4 kegiatan: Peremajaan Madrasah, Pembuatan Batas Desa dan Plang Jalan, Pengadaan Tong Sampah, Pengadaan Modem dan Wajanbolic
1.3.22
055
“Di manapun kalian berada, selalulah menjadi yang terbaik
dan berikan yang terbaik dari yang bisa kita berikan”
xvii
RINGKASAN EKSEKUTIF
Buku ini disusun berdasarkan hasil kegiatan KKN-PpMM di Desa Cikopomayak, Jasinga, Bogor selama 32 hari. Ada 11 orang mahasiswa yang terlibat dalam kelompok ini, yang berasal dari 8 Fakultas yang berbeda. Kami menamai kelompok ini dengan KKN STARS dengan nomor kelompok 055. Kami dibimbing oleh Bapak Bayu Waspodo, SE, M.M. Beliau adalah salah satu dosen pada Jurusan Sistem Informatika di Fakultas Sains dan Teknologi (FST). Tidak kurang dari 19 kegiatan dan 2 kegiatan kelompok gabungan yang kami lakukan di desa tersebut, yang sebagian besar pelayanan kepada masyarakat dan sebagian kecilnya adalah pemberdayaan. Berfokus pada 1 RW yang terdiri dari 7 RT, kegiatan yang kami lakukan menghabiskan dana sekitar Rp16.250.000,-. Dana tersebut kami dapatkan dari iuran anggota kelompok KKN sebesar Rp11.000.000,- dan dana penyertaan Program Pengabdian pada Mayarakat oleh Dosen (PpMD) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Rp5.000.000,- serta sumbangan dana dari dosen pembimbing Bayu Waspodo, S.E, M.M Rp250.000,-
Dari hasil kegiatan yang kami lakukan, terdapat sejumlah keberhasilan yang telah kami raih yaitu:
1. Meningkatkan peran masyarakat dalam membangun desa.
2. Bertambahnya motivasi peserta didik di SD, SMP, SMA untuk melanjutkan kuliah di Perguruan Tinggi.
3. Bertambahnya bangunan fisik dan renovasi bangunan, antara lain: pembuatan plang batas nama desa, pembuatan plang jalan, peremajaan Madrasah Diniyah, dan pengadaan tong sampah serta Pengadaan Wajanbolic.
4. Bertambahnya pengetahuan masyarakat mengenai UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Saat merencanakan dan mengimplementasikan kegiatan, terdapat sejumlah kendala yang kami hadapi, antara lain:
1. Kurangnya waktu untuk melakukan konsolidasi dan koordinasi dengan berbagai pihak, baik internal anggota kelompok, dosen pembimbing, pihak sponsor, maupun desa.
2. Kurangnya dana yang bisa terkumpul untuk memaksimalkan rencana kegiatan yang telah disusun.
Namun, sekalipun demikian, kami pada akhirnya bisa merampungkan sebagian besar rencana kegiatan kami. Adapun kekurangan-kekurangnnya adalah:
1. Kurangnya kerja sama yang baik kepada instansi terkait, seperti perangkat desa.
xix PROLOG
Bismillahirrohmanirrohim
Assalamu’alaikum warrohmatullohi wabarokatuh
Kuliah Kerja Nyata disingkat dengan KKN merupakan salah satu program kegiatan unggulan dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. Di mana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sebagai institusi pendidikan tinggi terkemuka di Indonesia memiliki visi untuk menjadi lembaga pendidikan yang mampu mengintegrasikan aspek ke-Islam-an, keilmuan, kemanusiaan, dan ke-Indonesia-an. Bentuk dari pengejawantahan dari visi tersebut, dituangkan dalam 3 pilar pendidikan tinggi, yaitu pendidikan pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Suatu kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan oleh segenap sivitas akademika untuk menerapkan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan teknologi secara terpadu antara keilmuan, ke-Islam-an, dan ke-Indonesia-an. Maksud kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut adalah untuk meningkatkan kualitas dan derajat kehidupan masyarakat. Bentuk model yang dapat dilakukan yaitu antara lain proses edukasi, pemberdayaan, pendampingan, peningkatan partisipasi masyarakat.
Kelompok KKN bernama STARS yang bernomor urut 55 dengan lokasi penempatan pada Desa Cikopomayak, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, terdiri atas 11 (sebelas) orang mahasiswa yang mewakili 8 (delapan) Fakultas yang berbeda. Lama waktu kegiatan adalah 30 hari. Dimulai sejak 25 Juli 2016 hingga 25 Agustus 2016.
Laporan Pelaksanaan KKN kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa ini disusun dengan menerangkan secara lengkap seluruh rencana kegiatan, pelaksanaan sesuai dengan rencana dan keterangan lain yang mendukung. Sasaran utama ditujukan pada pelajar, organisasi kepemudaan, dan masyarakat umum. Rencana target yang dikerjakan adalah mengaktifkan kegiatan kepemudaan, dan menyediakan peralatan yang dibutuhkan untuk dapat menyusun rencana kegiatan secara mandiri dan kreatif. Mahasiswa peserta KKN STARS telah menunjukan sikap yang antusias, mandiri, terkoordinir,
dan inovatif dalam melaksanakan program kerja sebaik mungkin sesuai dengan harapan sivitas akademika UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Anggota KKN ini terdiri dari 11 anggota kelompok, yang terdiri dari 5 laki-laki dan 6 perempuan dari Fakultas yang berbeda, yaitu Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi, Fakultas Adab dan Humaniora, Fakultas Ushuluddin, Fakultas Syariah dan Hukum, Fakultas Sains dan Teknologi, Fakultas Dirasat Islamiyah, serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Kelompok kami ditempatkan oleh pihak KKN-PpMM di Desa Cikopomayak, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor.
KKN STARS adalah nama kelompok yang kami buat berdasarkan pada harapan kami untuk dapat menjadi bintang-bintang yang dapat menyinari desa tempat kami mengabdi. Dari kata STARS sendiri memiliki 5 huruf. Huruf S yang pertama berarti Syukur. Maksudnya adalah kami harus mensyukuri segala hal yang telah kami dapatkan, sehingga kami dapat dengan mudah menerima apa yang telah Allah berikan. T berarti tawakal, artinya kami selalu berserah diri atas segala ketentuan yang telah Allah tetapkan. A berarti Amanah, yang artinya kami harus selalu jujur terhadap segala hal yang kami lakukan. R berarti Ridha, yang artinya adalah kami mengharapkan ridha Allah agar kegiatan kami selalu diberi kelancaran oleh-Nya. Huruf S yang terakhir yang berarti Sabar. Artinya adalah kita harus selalu sabar dalam menerima segala hal cobaan dan masalah, agar kita dapat melaksanakan.
Makna dari logo yang kami buat, melambangkan bagaimana kami mengabdi. Bingkai berbentuk lingkaran, menggambarkan bahwa kelompok kami bersifat universal, warna dasar hijau muda melambangkan ketenangan dalam mengambil keputusan. Gambar bintang bertumpuk empat, tiap sudutnya menutup celah yang lain menggambarkan bahwa kami melakukan pengabdian dengan kompak dan solid, karena kami saling menutupi kekurangan anggota kelompok masing-masing. Bintang kuning melambangkan kehangatan dalam merangkul masyarakat, Bintang biru melambangkan kedamaian dalam berpikir saat menghadapi masalah, dan Bintang merah melambangkan semangat yang membara dalam melayani masyarakat.
Bintang di Langit Cikopomayak: Ketulusan Membawa Kebahagian,
xxi judul tersebut berdasarkan hasil pengalaman kami selama 30 hari di Desa Cikopomayak. Pemberian nama Bintang di Langit Cikopomayak merupakan harapan yang sama seperti pemberian nama kelompok KKN kami, yakni kami ingin menjadi bintang yang menyinari Desa Cikopomayak, walau bintang itu kecil paling tidak mewarnai kehidupan warga Desa Cikopomayak selama satu bulan. Kami mendapatkan kesan yang baik dari warga Desa Cikopomayak, mereka mendo’akan kami agar benar-benar menjadi bintang di bidang kami masing-masing.
Satu bulan berada di Desa Cikopomayak, tepatnya Kampung Rancabuntung, kami belajar ketulusan dalam memberi dan menerima hingga apapun yang kami jalani berbuah kebahagian yang tidak hanya untuk kami, tapi untuk setiap anak, dan warga Kampung Rancabuntung. Tulus memberi dan menerima merupakan hal yang kami pelajari selama Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Cikopomayak. Oleh karena itu, kami menambahkan kalimat Ketulusan Membawa Kebahagiaan.
“
Percaya diri dengan apa yang kita miliki, karena hidup terlalu
singkat untuk menjadi orang lain”
1 BAB I PENDAHULUAN
A. Dasar Pemikiran
Syukur Alhamdulillah, Segala puji bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala, Tuhan semesta alam yang memberikan kehidupan kemuliaan dan hanya kepada-Nya kita kembali. Shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada tauladan kita Muhammad Shallallaahu ’alaihi
Wasallam, beserta keluarga, sahabat, dan umatnya yang senantiasa
menegakkan ajarannya di muka bumi ini hingga akhir zaman.
Bangsa Indonesia dengan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang melimpah merupakan suatu nikmat Tuhan yang patut kita syukuri, akan tetapi apabila sumber daya tersebut tidak dimanfaatkan dengan baik maka akan timbul masalah yang rumit baik permasalahan sosial ataupun permasalahan lingkungan. Pengembangan kompetensi sumber daya manusia sangat dibutuhkan guna mengelola sumber daya alam agar menjadi bangsa yang unggul dan mampu menjawab tantangan global. Pengembangan ini tentunya harus mendapat dukungan dari berbagai elemen bangsa, baik pemerintah, swasta dan masyarakat itu sendiri.
Mahasiswa merupakan unsur perubahan peradaban (Agent of
Change) mempunyai peran strategis dalam memperdayakan
masyarakat. Peran yang amat diperlukan dalam rangka aplikasi ilmu pengetahuan yang telah didapatkan di bangku perkuliahan. Seperti yang termaktub dalam Tri Dharma perguruan tinggi, setiap sivitas akademika harus melakukan transformasi ilmu pengetahuan, pengembangan ilmu melalui penelitian dan penerapan ilmu pengetahuan dalam kehidupan masyarakat, melalui kegiatan pengabdian masyarakat.
Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bagian dari amanat tersebut sekaligus menjadi mata kuliah pada Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. KKN UIN Jakarta yang tersebar di Kabupaten Bogor, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan membagi setiap mahasiswa ke dalam
kelompok-kelompok kecil yang berjumlah 11 orang setiap kelompok-kelompoknya. Kami kelompok 055 KKN STARS berkesempatan untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat di Desa Cikopomayak, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor. Desa Cikopomayak sekilas terlihat seperti desa yang cukup maju, namun melalui pendekatan Problem
Solving, kami dapat menemukan mengapa Desa Cikopomayak layak
untuk didatangi kelompok KKN. Pertama dalam masalah pendidikan, meski sudah mulai tumbuh dan berkembang, masih saja banyak golongan masyarakat belum melanjutkan pendidikan karena permasalahan ekonomi. Dalam masalah lingkungan, warga Desa Cikopomayak belum memiliki tong sampah, dan kebiasaan anak-anak yang masih membuang sampah sembarangan.
Atas dasar pertimbangan dan alasan yang tertulis di atas, kami mahasiswa dan mahasiswi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta melaksanakan KKN pada tahun akademik 2016 di Desa Cikopomayak dan berada dalam bimbingan dosen pembimbing dan Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan harapan memberikan input yang berguna bagi masyarakat dan terlaksananya pembangunan daerah KKN.
Bintang di Langit Cikopomayak: Ketulusan Membawa Kebahagian,
merupakan kalimat yang menghiasi cover luar buku kami. Penamaan judul tersebut berdasarkan hasil pengalaman kami selama 30 hari di Desa Cikopomayak. Pemberian nama Bintang di Langit Cikopomayak merupakan harapan yang sama seperti pemberian nama kelompok KKN kami, yakni kami ingin menjadi bintang yang menyinari Desa Cikopomayak, walau bintang itu kecil, tapi dapat mewarnai kehidupan warga Desa Cikopomayak selama satu bulan. Kami mendapatkan kesan yang baik dari warga Desa Cikopomayak, mereka mendo’akan kami agar benar-benar menjadi bintang di bidang kami masing-masing.
Satu bulan berada di Desa Cikopomayak, tepatnya Kampung Rancabuntung, kami belajar ketulusan dalam memberi dan menerima hingga apapun yang kami jalani berbuah kebahagian yang tidak hanya untuk kami, tapi untuk setiap anak, dan warga
3 Kampung Rancabuntung. Tulus memberi dan menerima merupakan hal yang kami pelajari selama Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Cikopomayak. Oleh karena itu, kami menambahkan kalimat
Ketulusan Membawa Kebahagiaan.
B. Kondisi Umum Desa Cikopomayak
Tempat KKN kami terletak di Desa Cikopomayak, Kecamatan
Jasinga, Kabupaten Bogor dengan luas wilayah sekitar 456,99 m2
yang terdiri atas 3 Dusun dengan 6 Rukun Warga (RW) dan 31 Rukun Tetangga (RT). Tercatat sejak tahun 2013 hingga saat ini terdapat 1.565 Kepala Keluarga dengan penduduk berjumlah 5.818 jiwa. Desa yang memiliki ketinggian mencapai 700 mdpl ini berbatasan langsung dengan Desa Bagoang sebelah Utara, Barengkok dan Argapura di Timur, Desa Setu dan Jasinga di Selatan, dan terakhir di Barat berbatas dengan Desa Neglasari. Selain berbatasan dengan beberapa desa, Cikopomayak juga dikelilingi oleh tanah perkebunan milik swasta.
Penduduk Desa Cikopomayak didominasi oleh usia angkatan kerja (16-55 tahun) dengan kisaran angka 3.200 jiwa. Akan tetapi, angka yang begitu besar didominasi oleh jumlah penganguran yang cukup memprihatinkan tercatat hampir mencapai 900 jiwa. Setelah itu diikuti dengan pekerjaan yang dominan yakni sebagai buruh dan tani serta buruh tani dengan jumlah 1.015 jiwa. Hal ini mungkin disebabkan oleh jumlah angkatan kerja yang lebih didominasi oleh lulusan sekolah dasar yakni sekitar 2.427 jiwa dan diperparah dengan 367 jiwa yang tidak lulus sekolah dasar. Walaupun demikian, Desa Cikopomayak terus berusaha mengembangkan bidang pendidikan ini. Tercatat pada 2013 terdata lulusan pascasarjana berjumlah 2 orang, serta angka kelulusan perguruan tinggi mulai mengalami persemaian sekitar 36 orang. Adapun sarana dan prasarana pendidikan di Desa Cikopomayak terdiri dari 2 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), 4 Sekolah Dasar (SD), dan 1 Sekolah Menengah Pertama (SMP) serta terdapat 2 Madrasah Diniyah.
Mayoritas agama penduduk Desa Cikopomayak adalah Islam hal ini dibuktikan dengan adanya 8 masjid dan 7 mushalla. Selain itu kegiatan keagamaan rutin dilakukan, seperti pengajian mingguan, dan bulanan, dengan sistem keliling dari satu mushalla ke mushalla atau dari masjid ke masjid yang terdapat di Desa Cikopomayak ataupun Kecamatan Jasinga.
Atas kondisi geografis, ekonomi, pendidikan dan agama yang telah dipaparkan, kami dari kelompok KKN STARS ingin berupaya mengembangkan Desa Cikopomayak melalui analisa yang berdasarkan pada temuan masalah yang terdapat di Desa Cikopomayak. Kami berharap mendapatkan peluang untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat baik dalam bidang ekonomi, sosial, pendidikan dan agama.
C. Permasalahan
Dalam penyelenggaraan pemerintah desa, tentu menemukan kendala atau hambatan dalam melaksanakan program pembangunan di desa. Adapun kendala atau hambatan yang dirasakan adalah sebagai berikut:
1. Bidang Pendidikan
Terdapat empat Sekolah Dasar Negeri (SDN), satu Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN), tiga Madrasah Diniyah, serta dua PAUD di Desa Cikopomayak. Kondisi sekolah cukup baik, namun kurangnya alat peraga dan fasilitas perpustakaan yang menyediakan sumber bacaan bagi siswa maupun masyarakat kurang memadai. Selain itu, gedung PAUD masih menumpang dengan sekolah lain atau menggunakan rumah warga. Permasalahan lain, yaitu minimnya tenaga pengajar dalam bidang pengetahuan umum menyebabkan siswa-siswi kurang memperdalam pelajarannya di sekolah. Hal ini ditambah dengan minimnya pengetahuan orang tua untuk turut mendukung pendidikan anak-anaknya.
Di dusun kami, yakni Dusun 1 terdapat Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan PAUD masih dalam keadaan baik, hanya saja untuk Madrasah Diniyah Miftahul Falahil Mubtadi mengalami
5 kerusakan dan tidak ada sanitasi untuk MCK. Selain itu, tidak ada pengajar kecuali bersifat volunteer dan tidak terdapat sarana penunjang seperti buku-buku atau bahan bacaan lainnya. Angka kelulusan pendidikan masyarakat Dusun 1 didominasi oleh lulusan Sekolah Dasar (SD).
2. Bidang Ekonomi
Berdasarkan tinjauan yang kami lakukan, masyarakat Desa Cikopomayak memiliki mata pencaharian sebagai buruh tani. Karena sawah yang mereka garap adalah milik orang lain. Tidak hanya itu, mayoritas anak-anak lulusan sekolah dasar telah bekerja dan terserap sebagai buruh pabrik. Bagi yang kurang beruntung masih menjadi pengangguran. Masalah ekonomi berkorelasi langsung dengan masalah pendidikan. Di mana para orang tua yang berpenghasilan rendah cenderung tidak mengizinkan anaknya untuk bersekolah ke tingkat yang lebih lanjut. Oleh karena itu, kemiskinan masih menjadi masalah yang harus diatasi oleh masyarakat Desa Cikopomayak. Hal lain, kurangnya kemampuan keterampilan untuk membuat produk yang menarik di Desa Cikopomayak. Padahal hal tersebut dapat mengisi waktu luang dan dapat menambah penghasilan.
3. Bidang Kesehatan dan Lingkungan Hidup
Desa Cikopomayak mempunyai masalah dalam hal sanitasi dan sampah. Berawal dari hal tersebut, kesehatan masyarakat desa terganggu. Pertama, terkait sanitasi beberapa kelompok masyarakat mengalami diare, cacar, dan penyakit kulit lainnya. Kedua, belum tersedianya tempat pembuangan sampah sehingga mengakibatkan warga melakukan penumpukan sampah di depan rumah. Sampah yang menumpuk ini, menjadikan tanah kurang subur. Penumpukan sampah plastik, pada musim hujan mengakibatkan air tergenang dan menimbulkan jentik-jentik nyamuk. Hal ini tentu saja berkorelasi pada masalah kesehatan, seperti demam berdarah,
dan kaki gajah.
4. Bidang Sarana dan Prasarana Umum
Permasalahan sarana dan prasarana yang kurang baik terdapat pada kondisi jembatan sebagai sarana untuk menyebrang warga di Dusun 3 Desa Cikopomayak. Jika air sungai meluap maka anak-anak di Dusun 3 tidak bersekolah karena membahayakan keselamatan diri. Selain itu, sarana lain adalah peribadatan, yaitu beberapa masjid mengalami kerusakan dan beberapa lainnya tidak memiliki inventaris memadai untuk menunjang kegiatan ibadah masyarakat. Kondisi kebersihan juga kurang maksimal mengingat tidak ada tempat pembuangan sampah akhir sehingga masyarakat menumpuk sampah rumah tangga di depan rumah lalu dibakar. Serta belum terdapat plang jalan serta plang batas nama desa. 5. Bidang Kepemudaan dan Olahraga
Pemuda di Desa Cikopomayak tercatat cukup banyak. Namun, kegiatan kepemudaan saat ini sudah tidak berjalan. Banyak pemuda yang sibuk bekerja dan enggan untuk melaksanakan kegiatan kepemudaan.
D. Profil Kelompok KKN-PpMM 055
KKN STARS adalah nama kelompok yang kami buat berdasarkan pada harapan kami untuk dapat menjadi bintang-bintang yang dapat menyinari desa tempat kami mengabdi. Dari kata STARS sendiri memiliki 5 huruf. Huruf S yang pertama berarti Syukur. Maksudnya adalah kami harus mensyukuri segala hal yang telah kami dapatkan, sehingga kami dapat dengan mudah menerima apa yang telah Allah berikan. T berarti Tawakal, artinya kami selalu berserah diri atas segala ketentuan yang telah Allah tetapkan. A berarti Amanah, yang artinya kami harus selalu jujur
Gambar 1.1: Logo KKN STARS
7 terhadap segala hal yang kami lakukan. R berarti Ridha, yang artinya adalah kami mengharapkan ridha Allah agar kegiatan kami selalu diberi kelancaran oleh-Nya. Huruf S yang terakhir yang berarti Sabar. Artinya adalah kita harus selalu sabar dalam menerima segala cobaan dan masalah, agar kita dapat melaksanakannya dengan baik. Berikut kami jelaskan terkait kompetensi yang dimiliki kelompok KKN kami.
Muhammad Syahid Hasan adalah ketua dari kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) STARS. Syahid merupakan mahasiswa Jurusan Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Syahid memiliki kemampuan kompetensi keilmuan dalam bidang Ilmu Sosial Politik. Selain itu juga memiliki kompetensi keterampilan di bidang musik, olahraga, fotografi, video
editing, serta permainan motorik.
Rachma Maulidia adalah sekretaris dari kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) STARS. Rachma merupakan mahasiswi Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Rachma memiliki kemampuan kompetensi keilmuan dalam bidang Ilmu Komunikasi dan Jurnalistik. Selain itu juga memiliki kompetensi keterampilan di bidang jurnalistik, mengajar membaca tulis dan menghitung, serta olahraga senam.
Isnaeni Octaviani merupakan sekretaris 2 dari kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) STARS. Isnaeni merupakan mahasiswi Jurusan Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Isnaeni memiliki kemampuan kompetensi keilmuan dalam bidang Ilmu Ekonomi Syariah. Selain itu, juga memiliki kompetensi keterampilan memasak, dan mengajar baca tulis hitung.
Riska Indriasari adalah bendahara dari kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) STARS. Riska merupakan mahasiswi Jurusan Perbandingan Mazhab dan Hukum Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Riska memiliki kemampuan kompetensi keilmuan dalam bidang Ilmu Agama Islam, Ilmu
Komputer. Selain itu juga memiliki kompetensi keterampilan di bidang membuat kerajinan tangan, memasak, mengajar Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), pengaplikasian basic Microsoft, dan mengajar baca tulis hitung.
Kastubi mengemban tugas sebagai penanggung jawab perlengkapan dari kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) STARS. Kastubi merupakan mahasiswa Jurusan Tafsir Hadist Fakultas Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Kastubi memiliki kemampuan kompetensi keilmuan dalam bidang Ilmu Agama Islam. Selain itu juga memiliki kompetensi keterampilan di bidang mengajar pendidikan agama Islam, olahraga.
Syakhril Nur Arifin adalah divisi hubungan masyarakat dan pengumpulan dana dari kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) STARS. Syakhril merupakan mahasiswa Jurusan Sejarah Kebudayaan Islam Fakultas Adab dan Humaniora UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Syakhril memiliki kemampuan kompetensi keilmuan dalam bidang analisis sosial dan ekonomi melalui perspektif sejarah. Selain itu, juga memiliki kompetensi keterampilan berkebun, mengajar, dan melatih volly.
Nurul Hikmah mengemban tugas sebagai penanggung jawab konsumsi dari kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) STARS. Hikmah merupakan mahasiswi Jurusan Dirasat Islamiyah Fakultas Dirasat Islamiyah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Hikmah memiliki kemampuan kompetensi keilmuan dalam bidang Ilmu Agama Islam. Selain itu ia juga memiliki kompetensi keterampilan untuk mengajar mengaji, membaca dan mengajar pendidikan agama Islam, dan bermain alat musik.
Akbar Saputra berada dalam divisi akomodasi pada kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) STARS. Akbar merupakan mahasiswa Jurusan Perbandingan Madzhab dan Hukum Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Akbar memiliki kemampuan kompetensi keilmuan dalam bidang Ilmu Perbandingan Madzhab. Selain itu juga memiliki kompetensi keterampilan dalam bidang olahraga.
Latifah Nur Kamilah merupakan divisi acara dari kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) STARS. Latifah adalah mahasiswi
9 Jurusan Sistem Informasi Fakultas Sains dan Teknologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Latifah memiliki kemampuan kompetensi keilmuan dalam bidang Matematika, bahasa, web design, dan jurnalistik. Selain itu, ia juga memiliki kompetensi keterampilan memasak.
Fahmi Rahman berada dalam divisi dokumentasi pada kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) STARS. Fahmi merupakan mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi Fakultas Sains dan Teknologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Fahmi memiliki kemampuan kompetensi keilmuan dalam bidang ilmu organisasi komputer, bahasa pemograman. Selain itu juga memiliki kompetensi keterampilan dalam berbisnis, membuat website, dan mengelola server. Tri Wulan Damayanti adalah anggota divisi hubungan masyarakat (humas) dan pengumpulan dana dari kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) STARS. Tri merupakan mahasiswi Jurusan Sastra Inggris Fakultas Adab dan Humaniora UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Tri memiliki kemampuan kompetensi keilmuan dalam Ilmu Bahasa dan Sastra Inggris. Selain itu, juga memiliki kompetensi keterampilan basket, bermain gitar, dan membaca al-Qur’an.
E. Prioritas Program
Sesuai dengan permasalahan yang telah dijelaskan pada bab ini, pada sub bab C terdapat 5 bidang permasalahan yakni, masalah pendidikan, masalah ekonomi, masalah kesehatan dan lingkungan hidup, sarana dan prasana umum serta masalah kepemudaan dan olahraga di Desa Cikopomayak. Sedangkan kompetensi anggota kelompok kami, tidak mencakup seluruh bidang permasalahan. Oleh karena itu, kami berfokus pada program yang terkait dengan masalah pendidikan, sarana dan prasarana, kepemudaan dan olahraga serta kesehatan dan lingkungan hidup. Adapun rincian fokus program kerja kami adalah sebagai berikut:
Tabel 1.1: Prioritas Program
Fokus Permasalahan Prioritas Program dan Kegiatan
Bidang Pendidikan Cikopomayak Pintar
STARS Mengajar STARS Bimbel
English Day
Bareng-Bareng Menonton (BBM) Rumah Terampil (RuTe)
Bidang Kepemudaan dan Olahraga Cikopomayak Ceria Creativity Upgrading Hijab Class Futsal
Lomba Pemuda Islami Peringatan HUT RI ke-71 Bidang Sarana dan
Prasana Umum
Peduli Sarana Pembuatan Wajanbolic
Pembuatan Website Desa Cikopomayak Pengadaan Plang Jalan dan Batas Nama Desa
Peremajaan Bangunan Madrasah Bidang Kesehatan dan
Lingkungan Hidup
Cikopomayak Sehat Seminar Bahaya Rokok dan Narkoba STARS Bersih-Bersih
Semangat Pagi, Yuk Senam Pagi! Jalan Sehat Desa Cikopomayak
Perlombaan Lingkungan Sehat tingkat RT se-Desa Cikopomayak
Pengadaan Tong Sampah
Bazar Baju Bekas Layak Pakai KKN STARS
11 F. Sasaran dan Target
Tabel 1.2: Sasaran dan Target
No Kegiatan Sasaran Target
1. STARS Mengajar Tenaga pengajar SDN Cikopomayak 03 dan SDN Cikopomayak 04 10 tenaga pengajar SDN Cikopomayak 03 dan 7 tenaga pengajar SDN Cikopomayak 04 terbantu dalam memberikan materi tambahan kepada siswa-siswi dalam kegiatan belajar mengajar
2. STARS Bimbel Anak-anak
Dusun 1 Desa Cikopomayak tingkat PAUD - SMA
30 anak Dusun 1 Desa Cikopomayak
mendapatkan layanan bimbingan belajar mata pelajaran di sekolah
3. English Day Anak-anak
Dusun 1 Desa Cikopomayak tingkat PAUD-SMA
30 anak Dusun 1 Desa Cikopomayak tingkat PAUD-SMA
mendapatkan layanan bimbingan belajar mata pelajaran di sekolah 4. Bareng-Bareng Menonton (BBM) Anak-anak Dusun 1 Desa Cikopomayak tingkat SD
20 anak Dusun 1 Desa Cikopomayak tingkat SD mendapatkan pengetahuan mengenai kebersihan lingkungan dan pentingnya hidup sehat melalui tayangan film
Merokok dan Penyalahgunaan Narkoba VIII SMPN 1 Jasinga SMPN 1 Jasinga mendapatkan informasi tentang bahaya merokok dan penyalahgunaan narkoba 6. Creativity Upgrading Anak-anak Dusun 1 Desa Cikopomayak
20 anak Dusun 1 Desa Cikopomayak mendapatkan pelatihan permainan yoyo 7. Rumah Terampil (RuTe) Ibu-ibu dan remaja putri Dusun 1 Desa Cikopomayak 30 ibu-ibu dan 20 remaja putri Dusun 1 Desa Cikopomayak mendapatkan pelatihan dalam membuat
keterampilan dengan alat dan bahan yang sederhana
8. Hijab Class Remaja putri
Dusun 1 Desa Cikopomayak
20 remaja putri Dusun 1 Desa Cikopomayak mendapatkan pelatihan cara mengenakan hijab yang sesuai dengan syariat Islam. 9. Lomba Pemuda
Islam
Perlombaan 3 perlombaan pemuda
Islami dalam rangka menyambut HUT RI ke-71 terselenggara
10. Olahraga Futsal Pemuda Dusun
1 Desa Cikopomayak 30 pemuda Dusun 1 Desa Cikopomayak berpartisipasi dalam olahraga futsal
11. Senam Pagi Ibu-ibu Dusun
1 Desa
Cikopomayak
25 ibu-ibu Dusun 1 Desa Cikopomayak
13 kegiatan senam pagi 12. Pembuatan
Website Desa Cikopomayak
Perangkat Desa Cikopomayak
1 orang perangkat Desa Cikopomayak mendapatkan pelatihan tentang cara menggunakan website 13. Pembuatan Wajanbolic Kantor Desa Cikopomayak Kantor Desa Cikopomayak mendapatkan wajanbolic 14.
Bazar Baju Bekas Layak Pakai
Warga Dusun 1 Desa
Cikopomayak
50 warga Dusun 1 Desa Cikopomayak
mendapatkan pakaian
bekas layak pakai
dengan harga yang
sangat murah 15. Peringatan HUT RI ke-71 Warga Desa Cikopomayak 100 warga Desa Cikopomayak terbantu dalam penyelenggaraan perlombaan HUT RI ke-71
16. Jalan Sehat Acara Acara jalan sehat
terselenggara 17. STARS Bersih-Bersih RT 06 RW 01 Desa Cikopomayak 50 warga RT 06 RW 01 Desa Cikopomayak berpartisipasi dan terbantu dalam kerja bakti membersihkan lingkungan
18. Pengadaan Plang Jalan dan Batas Nama Desa
Jalan utama Desa
Cikopomayak
4 lokasi jalan utama
Desa Cikopomayak
dibangun plang nama jalan dan batas nama desa
Sampah Cikopomayak dan Madrasah Miftahul Falahil Mubtadi mendapatkan tong sampah 20. Peremajaan Madrasah Madrasah Desa Cikopomayak Madrasah Miftahul Falahil Mubtadi direnovasi 21. Perlombaan Lingkungan Sehat tingkat RT se-Desa Cikopomayak RT di Desa Cikopomayak 31 RT di Desa Cikopomayak terbantu dalam penyelenggaraan perlombaan RT sehat
G. Jadwal Pelaksanaan Program
a. Pra-KKN PpMM 2016 (Mei-Juli 2016)
Tabel 1.3: Jadwal Pra-KKN PpMM 2016
No Uraian Kegiatan Waktu
1 Pembentukan Kelompok KKN 08 April 2016
2 Penyusun Proposal 27 April-24 Juli 2016
3 Pembekalan 15 April 2016
4 Survei 27 April-14 Mei 2016
5 Pelaksanaan 25 Juli -25 Agustus 2016
b. Pelaksanaan Program di Lokasi KKN (25 Juli-25 Agustus 2016)
Tabel 1.4: Pelaksanaan Program di Lokasi KKN
No Uraian Kegiatan Waktu
1 Pembukaan di lokasi KKN 27 Juli 2016
2 Pengenalan lokasi dan Masyarakat 25-30 Juli 2016
3 Implementasi Program 28 Juli-25 Agustus
2016
a. STARS Mengajar 1-11 Agustus 2016
15
c. STARS English Day 8-14 Agustus 2016
d. Bareng-Bareng Menonton (BBM) 19 Agustus 2016
e. Seminar Bahaya Rokok dan Narkoba
22 Agustus 2016
f. Creativity Upgrading 25 Agustus 2016
g. Rumah Terampil (RuTe) 7 dan 14 Agustus 2016
h. Hijab Class 19 Agustus 2016
i. Lomba Pemuda Islami 14 dan 15 Agustus 2016
j. Futsal 1, 3, 8 dan 10 Agustus
2016
k. Semangat Pagi, Yuk Senam Pagi! 7 dan 14 Agustus 2016
l. Pembuatan website Desa
Cikopomayak
24 Agustus 2016
m. Pembuatan Wajanbolic 24 Agustus 2016
n. Bazar Baju Bekas Layak Pakai 20 dan 21 Agustus 2016
o. Peringatan HUT RI ke-71 17 Agustus 2016
p. Pengadaan Plang Jalan dan Batas Nama Desa
19-23 Agustus 2016
q. Pengadaan Tong Sampah 25 Agustus 2016
r. Peremajaan Bangunan Madrasah 18-24 Agustus 2016
s. Jalan Sehat Desa Cikopomayak 21 Agustus 2016
t. STARS Bersih-Bersih 14 Agustus 2016
u. Perlombaan Lingkungan Sehat tingkat RT se-Desa Cikopomayak
10-17 Agustus 2016
4 Penutupan 21 Agustus 2016
5 Kunjungan Dosen Pembimbing 25 Juli 2016, 12 dan 24
Agustus 2016
c. Laporan dan Evaluasi Program (September-Desember 2016)
Tabel 1.5: Laporan dan Evaluasi Program
No Uraian Kegiatan Waktu
1 Penyusunan Buku Hasil Laporan
KKN-PpMM
26 Agustus-31 Oktober 2016
2 Penyelesaian dan Penggunggahan Film Dokumenter
Februari 2017 3 Pengesahan dan Penerbitan Buku
Laporan
Juni 2017 4 Pengirimin Buku Laporan Hasil
KKN-PpMM
Juni 2017
H. Pendanaan dan Sumbangan a. Pendanaan
Tabel 1.6: Pendanaan
No Uraian Asal Dana Jumlah
1 Kontribusi anggota kelompok,
@Rp1.000.000,00,-
Rp11.000.000,- 2 Dana penyertaan Program Pengabdian
Masyarakat oleh Dosen (PpMD)
Rp5.000.000,-
Total Rp16.000.000,-
b. Sumbangan
Tabel 1.7: Sumbangan
No Uraian Asal Dana Jumlah
1 Sumbangan Dosen Pembimbing Rp250.000,-
Total Rp250.000,-
I. Sistematika Penulisan
Buku ini terdiri dari tujuh bagian, yaitu:
Bagian I adalah Prolog yang berisi tentang penjelasan umum KKN, kelompok KKN yang melaksanakan pengabdian di Desa Cikopomayak, tema yang diusung, serta penyusunan laporan. Bagian II adalah Bab I berupa Pendahuluan. Isi dari bab ini adalah penjelasan dasar pemikiran, pilihan lokasi, permasalahan, kemampuan kelompok, dan pilihan program.
17 Bagian III adalah Bab II, berupa penjelasan mengenai metode intervensi yang digunakan oleh kelompok KKN pada saat melakukan pengabdian, serta penjelasan mengenai literatur yang membahas tentang Desa Cikopomayak. Bagian IV adalah Bab III. Bab ini berisi penjelasan rinci mengenai kondisi Desa Cikopomayak, dari sisi deskripsi lokasi KKN berdasarkan literatur di Bab II.
Bagian V adalah Bab IV. Bab ini merupakan penjelasan inti dari hasil kegiatan kelompok KKN STARS. Diawali dengan kerangka pemecahan masalah yang berupa SWOT dari Desa Cikopomayak, kemudian deskripsi hasil pelayanan dan pemberdayaan, terakhir dijelaskan sejumlah faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaan program.
Bagian VI adalah Kesimpulan dan Rekomendasi. Bab ini berisi deskripsi hasil kegiatan berdasarkan masalah yang bisa terpecahkan di Bab I dan pemecahannya di Bab IV, serta rekomendasi atas masalah yang belum terpecahkan.
Bagian VII adalah Epilog. Bagian ini menjelaskan sejumlah kesan yang diterima kelompok dari masyarakat Desa Cikopomayak terhadap keberadaan KKN STARS, juga kesan inspiratif dari setiap anggota kelompok atas makna dan manfaat kegiatan KKN bagi mereka.
“
Semoga kepada siapa saja bahagia tak selamanya perihal
mewah, melainkan kesederhanaan menjelma suara
sesederhana bunyi hujan menyentuh tanah
”19 BAB II
METODE PELAKSANAAN PROGRAM
A. Metode Intervensi Sosial
Menurut Adi Isbandi Rukminto, dalam Fajar Septiyan, metode intervensi sosial adalah perubahan terencana yang dilakukan oleh pelaku perubahan (agent of change) terhadap berbagai sasaran perubahan (target of change) yang terdiri dari individu, keluarga, dan kelompok kecil (level mikro), komunitas dan organisasi (level mezzo) dan masyarakat yang lebih luas, baik di tingkat kabupaten/kota, provinsi, Negara maupun tingkat global (level makro). Tujuan utama dari metode intervensi sosial adalah memperbaiki fungsi sosial orang (individu, kelompok, masyarakat)
yang merupakan sasaran perubahan.1
KKN STARS menggunakan metode pendekatan terhadap masyarakat dan perangkat Desa Cikopomayak sebagai metode intervensi sosial untuk mengatasi atau memperbaiki keberfungsian sosial di Desa Cikopomayak, dengan menggunakan metode pendekatan maka bisa diketahui kebutuhan dan kemampuan masyarakat desa.
Langkah awal yang dilakukan adalah mencari informasi tentang kondisi pendidikan, ekonomi, kesehatan serta sosial dari masyarakat Desa Cikopomayak. Dari informasi tersebut dapat diketahui kemampuan yang dimiliki masyarakat serta kebutuhan masyarakat. Langkah selanjutnya adalah membuat program kerja yang mencakup hal-hal yang dibutuhkan masyarakat seperti mengajar di sekolah, perbaikan sarana dan prasarana desa serta beberapa kegiatan lain yang memiliki nilai edukasi bagi anak-anak serta warga Desa Cikopomayak.
Pendekatan terhadap masyarakat Desa Cikopomayak dilakukan dengan pelaksanaan program-program kerja yang telah dibuat.
1 Fajar Septiyan, “Metode Intervensi Sosial dalam Mengatasi Kenakalan
Remaja di Panti Sosial Asuhan Anak Yogyakarta, Unit Bimomartani” (Skripsi S1 Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, 2014), h. 20.
Diharapkan program-program kerja tersebut mampu memperbaiki fungsi sosial masyarakat Desa Cikopomayak.
B. Problem Solving Approach
Problem Solving Approach adalah metode pendekatan pemecahan
masalah yang dilakukan oleh komunitas dengan menggunakan jasa
tenaga ahli untuk memecahkan masalah yang dihadapi warga.2
Melalui metode pendekatan Problem Solving Approach ini kami dapat mengetahui secara jelas apa saja permasalahan yang ada di lingkungan dan kehidupan sosial masyarakat Desa Cikopomayak. Dalam pendekatan dengan metode ini, ada beberapa tahapan yang kami lakukan, yaitu:
• Langkah pertama yang kami lakukan dalam metode pendekatan
Problem Solving Approach ini adalah dengan mengidentifikasi
masalah atau mencari permasalahan yang terdapat di Desa Cikopomayak. Langkah ini kami lakukan dengan berbaur dan bertanya langsung kepada Tokoh-Tokoh Masyarakat serta warga Desa Cikopomayak, sehingga kami dapat memperoleh informasi tentang permasalahan yang ada di Desa Cikopomayak yang terdiri dari permasalahan di bidang pendidikan, kesehatan, kepemudaan dan keolahragaan serta bidang sarana dan prasarana umum Desa Cikopomayak.
• Langkah kedua adalah menganalisis sebab-sebab masalah yaitu mengidentifikasi akar penyebab yang sesungguhnya dari permasalahan yang ada di Desa Cikopomayak. Langkah ini kami lakukan dengan pengamatan langsung maupun dengan cara mencari informasi terkait penyebab permasalahan yang ada kepada Tokoh Masyarakat serta warga Desa Cikopomayak.
Setelah penyebab permasalahan diketahui, kami
mengidentifikasi kemungkinan solusi untuk setiap
permasalahan yang ada di Desa Cikopomayak. Langkah ini kami lakukan dengan membangkitkan gagasan dan alternatif untuk memecahkan masalah. Dalam identifikasi solusi ini, kami
2 Fredian Tonny Nasdian, “Pengembangan Masyarakat” (Jakarta: Yayasan Pustaka
21 membuat daftar kemungkinan solusi untuk kemudian kami memilih solusi yang terbaik untuk setiap permasalahan yang ada di Desa Cikopomayak
• Langkah ketiga adalah menyusun rencana tindakan. Setelah kami memilih solusi yang terbaik untuk setiap permasalahan di desa, langkah selanjutnya yang kami lakukan adalah merancang dan membentuk program kerja untuk direalisasikan sebagai solusi bagi permasalahan yang ada di Desa Cikopomayak.
• Langkah selanjutnya adalah mengimplementasikan program kerja. Setelah kami membentuk program kerja, maka langkah selanjutnya yang kami lakukan adalah merealisasikan program kerja yang merupakan tahap eksekusi dari pemecahan permasalahan yang ada di Desa Cikopomayak. Langkah ini kami lakukan dengan penuh rasa pengabdian dan tanggung jawab dan diharapkan pengabdian ini dapat memecahkan permasalahan yang ada di Desa Cikopomayak.
• Langkah terakhir dari pendekatan metode Problem Solving ini adalah evaluasi terhadap program kerja yang telah dilaksanakan apakah sudah sesuai dengan target dan apakah dapat memecahkan masalah. Langkah ini kami lakukan dengan cara megadakan rapat evaluasi bersama rekan-rekan anggota KKN STARS setiap malam sebelum tidur. Pada rapat evaluasi ini kami dapat mengetahui apa yang menjadi hambatan dalam pelaksanaan program kerja, sehingga dapat menjadi pembelajaran untuk program kerja yang akan dilakukan berikutnya.
“Bahagia adalah ketika kita bisa bermanfaat bagi banyak
orang.”
23 BAB III
KONDISI DESA CIKOPOMAYAK
A. Sejarah Desa Cikopomayak
Desa Cikopomayak telah berdiri sejak zaman kolonial Belanda.3
Akan tetapi, karena keterbatasan data primer maupun keterbatasan data sekunder, sulit untuk mencari peristiwa sejarah di masa kolonial Belanda tersebut. Oleh karena itu, kami selaku penyusun hanya mendapatkan data wawancara yang dimulai sejak Bapak
Hasyim menjabat sebagai Sekretaris Desa yakni sejak 1974.4
Awalnya wilayah Desa Cikopomayak merupakan kawasan perkebunan karet milik Belanda yang berada di Daerah Majak (Cikopomayak dan Neglasari). Pada tahun 1955 seluruh perusahan Belanda di Nasionalisasikan. Hal itu berlaku juga pada Perusahan Karet Belanda, yang ternasionalisasikan lalu menjadi milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan nama PT Rajawali. Sekitar 5.000 orang buruh yang bekerja di perkebunan karet seluas 600 ha tersebut. Dari informasi tersebut dapat kita asumsikan pekerjaan kala itu adalah buruh, di mana para buruh tersebut menggantungkan perekonomian mereka pada perusahan BUMN tersebut. Seiring berjalannya waktu, ternyata PT Rajawali milik BUMN itu mengalami kebangkrutan dan sebagian sahamnya dibeli oleh PT Cimayak Cileles, PT yang beroperasi di Daerah Lebak, Banten pada 1977.
Pada tahun 1984 PT Cimayak Cileles melakukan pembagian perkebunan yakni PT Cimayak mengelola wilayah Cikopomayak saat ini, dan PT Cileles mengelola perkebunan di Lebak yang telah ada sebelumnya. Bersamaan dengan itu, wilayah administrasi Cikopomayak dilakukan pemekaran yakni menjadi Desa Cikopomayak dan Desa Neglasari. Pada 1997 PT Cimayak mengalami kemunduran, dan sejak saat itu pula masyarakat mulai menggarap
3 Desa Cikopomayak, Peraturan Desa No. 03 Tahun 2011 tentang Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes,) h. 9.
4 Wawancara dengan Pak Hasyim sebagai mantan Kepala Desa Cikopomayak
lahan perkebunan karet menjadi lahan pertanian dengan surat hak guna lahan, atau lebih akrab disebut dengan istilah tumpang sari. Sampai saat ini masyarakat Desa Cikopomayak tidak memiliki tanah milik pribadi, akan tetapi Desa Cikopomayak memiliki tanah adat yang terletak di beberapa tempat yakni, Kampung Anyarsari 1, Kampung Rancabuntung Dalam, dan Kampung Pasir Nangka.
Saat zaman kolonial terdapat dua kepemerintahan yakni kepala desa yang dimiliki Belanda dan Kepala Desa Indonesia. Sejak tahun 1954 sudah terjadi 6 kali pergantian kepala desa. Kepala desa pertama adalah Abdul Hasyim yang merupakan seorang Tokoh Agama dan jawara yang disegani dan dipatuhi oleh masyarakat kala itu. Abdul Hasyim resmi menjabat pada tahun 1955. Kepala desa kelima yakni Suryani yang menjabat pada tahun 1984, dan kepala desa keenam adalah Idis Hidayat yang menjabat sampai sekarang.
Pada tahun 1980 mulai nampak pembangun di bidang pertanian, pendidikan dan kepemudaan. Hal itu ditandai dengan adanya SD Inpres yang saat ini menjadi SD Negeri Cikopomayak 01 yang memiliki keunggulan pada bidang kesenian.
B. Letak Geografis
Gambar 3.1: Peta Geografis5
5 “Desa Cikopomayak, Jasinga Bogor” diakses dari www.maps.google.com
25
Luas Wilayah : 456, 99 ha
Ketinggian Tempat : 500-700 mdpl
Jumlah Dusun : 3 Dusun
Jumlah RT/RW : 31/6
Jarak Desa Menuju :
• Ibu Kota Kecamatan : 7 km
• Ibu Kota Kabupaten : 68, 5 km
• Ibu Kota Provinsi Jawa Barat: 223 km
• Ibu Kota Negara : 73, 5 km
Jarak Desa Cikopomayak dengan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yakni 60 km dengan jarak tempuh 1 jam 49 Menit.
Desa Cikopomayak memiliki batas wilayah administratif sebagai berikut:
Sebelah Utara : Desa Bagoang
Sebelah Timur : Desa Barengkok dan Desa Argapura
Sebelah Selatan : Desa Setu dan Desa Jasinga
Sebelah Barat : Desa Neglasari
Posko kelompok KKN STARS berada di Dusun 1 RT 06 RW 01 Kampung Rancabuntung. Lokasi posko tidak terlalu jauh dari sekolah, terutama SDN Cikopomayak 04 yang dapat ditempuh dengan berjalan kaki dengan waktu 5 menit. Terdapat pula masjid, beberapa mushalla, serta Madrasah Ibtidaiyah. Jarak antara posko KKN STARS dengan Kantor Desa Cikopomayak cukup dekat. Namun jarak antara posko dengan pasar ataupun minimarket cukup jauh sekitar 5 km dan harus
ditempuh dengan menggunakan
kendaraan seperti sepeda motor. Gambar 3.2: Peta Lokasi KKN
C. Struktur Penduduk
Jumlah Penduduk Desa Cikopomayak sampai akhir Juli tahun 2016 tercatat sebanyak 6.350 jiwa.6
1. Keadaan Penduduk menurut Jenis Kelamin:
Laki-Laki : 3.291 Jiwa
Perempuan : 3.059 Jiwa
Jumlah KK : 1.670 KK
Berdasarkan Kelompok umur7 :
Tabel 3.1: Jumlah Penduduk Berdasarkan Kelompok Umur
No Jenis Jumlah 1. 0-2 tahun 371 2. 3-4 tahun 104 3. 4-6 tahun 443 4. 7-12 tahun 782 5. 13-15 tahun 399 6. 16-19 tahun 540 7. 20-30 tahun 1.194 8. 31-45 tahun 1.033 9. 46-60 tahun 551 10. 61-70 tahun 204 11. >71 tahun 168 Jumlah 5.789
2. Keadaan Penduduk menurut Agama
Agama yang dianut oleh masyarakat Desa Cikopomayak mayoritas adalah Islam. Hal ini terlihat dari jumlah penganut agama Islam di Desa Cikopomayak sebanyak 6.344 jiwa sedangkan masyarakat yang menganut agama Kristen hanya berjumlah 6 orang.
6Buku Data Rekapitulasi Jumlah Penduduk Bulan Juli tahun 2016
7Peraturan Desa Cikopomayak No. 01 Tahun 2015 Tentang Perubahan Rencana
Pembangunan Jangka Menengah (RPJMDes) tahun 2015 – 2019 : Hasil Sensus tahun 2014
27 Grafik 3.1: Keadaan Penduduk Menurut Agama
3. Keadaan Penduduk menurut Mata Pencaharian
Adapun keadaan penduduk Desa Cikopomayak berdasarkan mata pencaharian adalah sebagai berikut:
Grafik 3.2: Keadaan Penduduk menurut Mata Pencaharian Dari Grafik 3.2 diperoleh informasi bahwa mayoritas masyarakat Desa Cikopomayak berprofesi sebagai buruh. Meskipun daerah Desa Cikopomayak banyak terdapat sawah dan kebun, namun sebagian
6344 6 0 2000 4000 6000 8000 Islam Kristen Agama 2 58 13 1 2 3 18 13 1607 27 6 14 76 374 216 23 54 21 6 2 367 1480 0 200 400600 800 1000 1200 1400 16001800
Mata Pencaharian
Mata Pencaharianbesar sawah dan ladang tersebut bukan milik masyarakat Desa Cikopomayak.
4. Keadaan Penduduk menurut Tingkat Pendidikan
Dari Grafik 3.3 didapatkan informasi bahwa sebagian besar masyarakat Desa Cikopomayak hanya mengenyam pendidikan sampai di tingkat sekolah dasar. Hal ini menjadi permasalahan utama di Desa Cikopomayak. Penyebab dari permasalahan ini adalah banyak dari masyarakat yang kurang sadar akan pentingnya pendidikan. Selain itu, faktor biaya tak kalah menjadi penyebab terbesar dari tingkat pendidikan rendah yang dialami masyarakat Desa Cikopomayak.
D. Sarana dan Prasarana
Pemanfaatan sarana dan prasarana di Desa Cikopomayak adalah sebagai berikut:
1. Kantor Desa : 1 buah
2. Aula : 1 buah 3. Posyandu : 8 buah 4. RW : 7 buah 5. RT : 32 buah 6. PAUD : 2 buah 7. TPA : 1 buah 463 2427 925 396 57 18 4 36 2
Pendidikan
Pendidikan29
8. SD Negeri : 4 buah
9. Madrasah Diniyah : 3 buah
10. SMP Negeri : 1 buah
11. Pondok Pesantren : 4 buah
12. Lapangan Sepak Bola : 6 buah
13. Masjid : 9 buah
14. Mushalla : 6 buah
Gambar 3.3: SDN 04 Cikopomayak Gambar 3.4: Lapangan Sepak Bola
Gambar 3.5: Aula Gambar 3.6: Madrasah Diniyah
.6: Madrasah Diniyah
“Di manapun engkau berada selalulah menjadi yang terbaik
dan berikan yang terbaik dari yang bisa kita berikan.”
Kamilah-31 BAB IV
DESKRIPSI HASIL PELAYANAN DAN PEMBERDAYAAN
A. Kerangka dan Pemecahan Masalah
Tabel 4.1: Analisis SWOT Bidang Pendidikan 01. Bidang Pendidikan Internal Eksternal STRENGHTS (S) WEAKNESS (W) • Semangat belajar anak-anak Desa Cikopomayak yang tinggi. • Potensi Sumber Daya Manusia (SDM) yang banyak untuk diberi pelatihan. • Rasa keingintahuan anak-anak yang besar untuk belajar. • Minimnya kepedulian orangtua dan masyarakat akan pentingnya pendidikan. • Minimya Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas di bidang pendidikan. OPPORTUNITIES (O)
STRATEGI (SO) STRATEGI (WO)
• Keberadaan mahasiswa KKN dengan berbagai keahlian dan keterampilan yang berguna untuk mengajarkan dan menambah wawasan. • Membantu sebagai tenaga pengajar dengan semangat dan inovasi dalam mengajar. • Memotivasi anak-anak dan orang
tua untuk
membuat skema
• Memberi
pengarahan cara
belajar sesuai
minat bakat yang anak-anak miliki. • Membuat wadah sebagai tempat untuk bertanya mengenai pelajaran yang
cita-cita jangka panjang
belum dipahami siswa.
THREATS (T) STRATEGI (ST) STRATEGI (WT)
• Kurangnya peran aktif pemerintah dalam peningkatan kualitas pendidikan. • Kenaikan UMR pegawai sehingga lebih memprioritaskan dunia pekerjaan dari pada pendidikan. • Memberikan penyuluhan kepada guru, orangtua, dan murid mengenai keringanan yang diberikan pemerintah untuk pendidikan. • Memberikan pelatihan kepada orangtua bagaimana mengajarkan anak dengan menyenangkan • Memberikan pengarahan mengenai perguruan tinggi yang mempermudah dalam pendidikan. Dari matriks SWOT di atas, maka kelompok kami menyusun program prioritas sebagai berikut:
• Cikopomayak Pintar
Tabel 4.2: Analisis SWOT Bidang Kepemudaan dan Olahraga 02. Bidang Kepemudaan Keolahragaan
Internal
Eksternal
STRENGHTS (S) WEAKNESS (W)
• Jumlah pemuda
dan pemudi Desa Cikopomayak cukup banyak • Karang taruna sudah tidak berjalan selama 2 tahun OPPORTUNITIES (O)
STRATEGI (SO) STRATEGI (SO)
• Terdapat Mahasiswa KKN yang memiliki keahlian di bidang • Bersinergi bersama mahasiswa dan Ketua Pemuda • Melakukan pelatihan pembuatan proposal kegiatan
33 olahraga. untuk melaksanakan kegiatan kepemudaan dan keolahragaan agar pemuda menjadi aktif kembali
THREATS (T) STRATEGI (ST) STRATEGI (WT)
• Kurangnya peran aktif pemerintah dalam upaya pemberdayaan pemuda. • Melakukan pelatihan olahraga dan kegiatan kreatif kepada pemuda-pemudi Desa Cikopomayak • Melakukan Sinergi untuk membentuk silaturahmi rutinan setiap bulannya
Dari matriks SWOT di atas, maka kelompok kami menyusun program prioritas sebagai berikut:
• Cikopomayak Ceria
Tabel 4.3: Analisis SWOT Sarana dan Prasana Umum 03. Sarana dan Prasana Umum
Internal
Eksternal
STRENGHTS (S) WEAKNES (W)
• Sikap gotong-royong warga yang tinggi • Masyarakat masih mau menghibahkan tanah dan bangunannya untuk kepentingan prasarana umum
• Minimnya dana yang
dimiliki warga untuk biaya perawatan sarana dan prasarana. • Tidak adanya tindakan dari pemerintah setempat dalam pengadaan sarana
dan prasarana yang dibutuhkan warga
OPPORTUNITIES (O)
STRATEGI (SO) STRATEGI (WO)
dari KKN PpMM berupa bantuan fisik • Terdapat mahasiswa KKN yang dapat menyumbangkan jasanya. fasilitas untuk penyediaan sarana dan prasarana desa • Ikut bergotong-royong dalam pendirian sarana dan prasarana setempat memperbaiki serta membangun fasilitas yang dibutuhkan warga Desa Cikopomayak
THREATS (T) STRATEGI (ST) STRATEGI (WT)
• Kurangnya kepedulian pemerintah terhadap sarana dan prasarana umum desa. • Memberikan edukasi dan budaya dalam merawat sarana
dan prasarana desa
• Melakukan
peremajaan dan pengadaan sarana
dan prasarana
desa.
Dari matriks SWOT di atas, maka kelompok kami menyusun program prioritas sebagai berikut:
• Peduli Sarana
Tabel 4.4: Analisis SWOT Bidang Kesehatan dan Lingkungan Hidup 04. Bidang Kesehatan dan Lingkungan Hidup
Internal
Eksternal
STRENGHTS (S) WEAKNES (W)
• Sikap
gotong-royong warga yang tinggi • Masyarakat Sadar akan kebersihan lingkungan walau hanya sebagian kecil • Tradisi membuang
sampah ke sungai atau
sembarangan masih
dilakukan
• Tidak adanya tempat
pembuangan akhir
sampah
OPPORTUNITIES (O)
STRATEGI (SO) STRATEGI (WO)
• Terdapat dana
dari KKN PpMM berupa bantuan
• Melakukan kerja bakti secara rutin bersama warga
• Memberikan
fasilitas penunjang kebersihan kepada
35 fisik • Terdapat mahasiswa KKN yang dapat menyumbangkan tenaganya • Membuat lomba lingkungan bersih dan sehat
warga seperti tong sampah
THREATS (T) STRATEGI (ST) STRATEGI (WT)
• Kurangnya kepedulian pemerintah terkait kesehatan masyarakat dan kebersihan lingkungan hidup masyarakat desa • Memberikan penyuluhan terkait lingkungan bersih • Mengajak masyarakat desa untuk memulai hidup sehat • Memberikan fasilitas tong
sampah besar untuk
dibagikan ke
beberapa titik
terjadinya penimbunan sampah
Dari matriks SWOT di atas, maka kelompok kami menyusun program prioritas sebagai berikut:
• Cikopomayak Sehat
B. Bentuk dan Hasil Kegiatan Pelayanan pada Masyarakat
1. STARS Mengajar
Tabel 4.5: Kegiatan STARS Mengajar
Bidang Pendidikan
Program Cikopomayak Pintar
Nomor Kegiatan 1
Nama Kegiatan STARS Mengajar
Tempat, Tanggal SDN Cikopomayak 03 dan SDN Cikopomayak 04, 1-11 Agustus 2016
Lama Pelaksanaan
Tim Pelaksanaan Penanggung Jawab: Muhammad Syahid Hasan Tim Pembantu: Rachma Maulidia, Riska Indriasari, Nurul Hikmah, Akbar Saputra, Tri Wulan Damayanti, Isnaeni Octaviani, Syakhril Nur Arifin, Kastubi, Fahmi Rahman, Latifah Nur Kamilah
Tujuan Membantu tenaga pengajar dalam memberikan
materi tambahan kepada siswa-siswi SDN Cikopomayak 03 dan SDN Cikopomayak 04 dalam kegiatan belajar mengajar
Sasaran Tenaga pengajar SDN Cikopomayak 03 dan SDN
Cikopomayak 04
Target 10 tenaga pengajar SDN Cikopomayak 03 dan 7
tenaga pengajar SDN Cikopomayak 04 terbantu dalam memberikan materi tambahan kepada siswa-siswi dalam kegiatan belajar mengajar Deskripsi
Kegiatan
STARS Mengajar adalah Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang diadakan di SDN Cikopomayak 03 dan SDN Cikopomayak 04. Kami mengajar siswa kelas 2, 3, 4, 5, dan 6. Anggota KKN STARS melakukan kegiatan mengajar mulai dari pukul 07.30 sampai 10.00 WIB. Kegiatan ini dilakukan pada hari Senin-Kamis. Langkah awal yang kami lakukan sebelum mengajar adalah meminta kurikulum kepada pihak sekolah agar kami dapat mengajar sesuai kurikulum yang ada. Fokus kami dalam mengajar adalah agar siswa dapat memahami pelajaran dengan baik dan memberikan metode mengajar yang inovatif agar siswa dapat belajar dengan menyenangkan. Memberikan reward kepada siswa merupakan salah satu cara agar siswa semangat untuk berkompetisi di kelas saat pelajaran berlangsung.
Hasil Pelayanan 7 tenaga pengajar SDN Cikopomayak 03 dan 5
37 dalam memberikan materi tambahan kepada siswa-siswi dalam kegiatan belajar mengajar Keberlanjutan
Program
Tidak Berlanjut
2. STARS Bimbel
Tabel 4.6: Kegiatan STARS Bimbel
Bidang Pendidikan
Program Cikopomayak Pintar
Nomor Kegiatan 2
Nama Kegiatan STARS Bimbel
Tempat, Tanggal Posko KKN STARS, 28 Juli-11 Agustus 2016
Lama Pelaksanaan 14 Hari
Tim Pelaksanaan Penanggung Jawab: Riska Indriasari
Tim Pembantu: Rachma Maulidia, Nurul Hikmah, Tri Wulan Damayanti, Isnaeni Octaviani, Syakhril Nur Arifin, Kastubi, Fahmi Rahman, Latifah Nur Kamilah
Tujuan Memberikan layanan bimbingan belajar mata
pelajaran di sekolah kepada anak-anak Dusun 1 Desa Cikopomayak tingkat PAUD-SMA
Sasaran Anak-anak Dusun 1 Desa Cikopomayak tingkat
PAUD - SMA
Target 30 anak Dusun 1 Desa Cikopomayak tingkat
PAUD-SMA mendapatkan layanan bimbingan belajar mata pelajaran di sekolah