i
KATA PENGANTAR
Dalam rangka mewujudkan good governance, maka Pemerintah melalui
setiap Satuan kerja Perangkat Daerah secara konsisten dan optimal
melaksanakan tugas, fungsi dan kinerjanya. Dengan kondisi ini diharapkan
pelaksanaan pemerintahan lebih berhasil guna, dan berdaya guna
bertanggung jawab, sejalan dengan tujuan yang hendak dicapai dan sebagai
bentuk upaya transparasi keuangan terhadap publik. Dinas Sosial Provinsi
Kalimantan Timur menyusun Rencana Kerja Tahun 2016 dengan mengacu
kepada Perencanaan Startegis 2013-2018 dengan maksud untuk meningkatkan
kinerja guna mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan.
Rencana Kerja (RENJA) Tahun 2016 terdiri dari Pendahuluan, Evaluasi
Pelaksanaan Rencana Kerja SKPD Tahun lalu, Tujuan, Sasaran yang
menggambarkan pencapaian Renstra Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur,
dana Indikatif beserta sumbernya serta perkiraan maju berdasarkan pagu
Indikatif, sumber dana yang dibutuhkan untuk menjalankan program dan
kegiatan.
Rencana Kerja ini merupakan dokumen resmi yang memuat kebijakan
dan program / kegiatan dalam satu tahun dan sebagai acuan penyusunan
Rencana Kegiatan dan Anggaran Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur Tahun
Anggaran 2016 dan data tersebut untuk mengantisipasi permasalahan dan
hambatan serta untuk mencari solusi yang terbaik guna menjawab dinamika
yang menjadi perkembangan keuangan baik target dan realisasinya. Melalui
Rencana Kerja ini diharapkan memberikan kejelasan dan manfaat bagi institusi
baik pemerintah maupun swasta yang memerlukannya.
Samarinda, April 2015
Kepala Dinas Sosial
Provinsi Kalimantan Timur
Dra. Hj. Siti Rusmalia Idrus, M.Si
NIP. 19570915 198202 2002
ii
DAFTAR ISI
Halaman
Kata Pengantar ...
i
Daftar Isi ...
Daftar Tabel ...
ii
iii
BAB I. PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang ...
1
1.2. Dasar hukum ...
3
1.3. Maksud dan Tujuan ...
4
1.4. Sistematika Penulisan ...
4
BAB II. EVALUASI PELAKSANAAN RENJA SKPD TAHUN LALU
2.1. Evaluasi Pelaksanaan Renja SKPD Tahun Lalu dan Capaian Renstra .. 5
2.2 Analisa Kinerja Pelayanan Dinas Sosial Prov. Kalimantan Timur... 13
2.3. Isu-isu Penting Penyelnggaraan Tugas dan Fungsi Dinas Sosial Prov.
Kalimantan Timur ...
16
2.4. Review Terhadap Rancangan Awal RKPD ... 17
2.5. Penelaahan Usulan Program dan Kegiatan Masyarakat ... 31
BAB III. TUJUAN, SASARAN PROGRAM DAN KEGIATAN
3.1. Telaahan Terhadap Kebijakan Nasional ... 34
3.2 Tujuan dan Sasaran Renja SKPD ... 35
3.3. Program dan Kegiatan ...
35
iii
DAFTAR TABEL
Tabel
Halaman
1. Rekapitulasi Evaluasi Hasil Pelaksanaan Renja SKPD dan
Pencapaian Renstra SKPD s/d Tahun 2014 ...
8
2. Pencapaian Kinerja Pelayanan SKPD Dinas Sosial
Provinsi Kalimantan Timur ...
14
3. Review Terhadap Rancangan Awal RKPD Tahun 2015
18
4. Usulan Masyarakat dan Kegiatan dari Para Pemangku
Kepentingan ...
32
5. Rumusan Rencana Program dan Kegiatan Dinas Sosial
Prov. Kalimantan Timur Tahun 2015 dan Prakiraan Maju
Tahun 2016 ...
38
1
Bab I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Sesuai dengan Peraturan Gubernur Kalimantan TimurNomor 45 Tahun
2008 tentang Penjabaran Tugas Pokok, Fungsi dan Tata Kerja Dinas Daerah
Provinsi Kalimantan Timur, maka Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur
mempunyai tugas pokok melaksanakan urusan pemerintahan daerah di
bidang sosial berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan.
Untuk menyelenggarakan tugas pokoknya Dinas Sosial Provinsi
Kalimantan Timur mempunyai fungsi sebagai berikut :
a. Perumusan kebijakan teknis bidang sosial sesuai dengan rencana strategi
yang ditetapkan Pemerintah Daerah.
b. Perencanaan, pembinaan dan pengendalian kebijakan teknis di bidang
sosial.
c. Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum bidang
sosial.
d. Perumusan, perencanaan, pembinaan dan pengendalian kebijakan teknis
pemberdayaan sosial.
e. Perumusan, perencanaan, pembinaan dan pengendalian kebijakan teknis
pelayanan dan rehabilitasi sosial.
f. Perumusan, perencanaan, pembinaan dan pengendalian kebijakan teknis
bantuan dan jaminan sosial.
g. Penyelenggaraan urusan kesekretariatan.
h. Pelaksanaan Unit Pelaksana Teknis Dinas.
i. Pembinaan kelompok jabatan fungsional.
j. Pelaksana tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan bidang
tugasnya.
Berkenaan dengan tugas dan fungsi tersebut Dinas Sosial Provinsi
Kalimantan Timur mempunyai peran yang strategis dalam penanganan
masalah-masalah
kesejahteraan
sosial
dengan
visi
”TERWUJUDNYA
KESEJAHTERAAN PENYANDANG MASALAH KESEJAHTERAAN SOSIAL”
Nilai-nilai inti yang terkandung dalam pernyataan visi tersebut adalah
Kesejahteraan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial artinya kondisi
terpenuhinya kebutuhan material, spiritual, dan sosial warga negara terutama
penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) agar dapat hidup layak dan
mampu mengembangkan diri sehingga dapat melaksanakan fungsi sosialnya.
2
Untuk dapat mewujudkan visi dilakukan dengan cara mendorong
efektitifitas dan efesiensi pemanfaatan sumber daya yang dimiliki, dengan
menetapkan misi Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur yang didalamnya
terdapat tujuan serta sasaran yang ingin dicapai. Misi Dinas Sosial Provinsi
kalimantan Timur adalah sebagai berikut :
1. Meningkatkan perlindungan dan jaminan sosial
2. Meningkatkan keberdayaan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial
(PMKS)
3. Mengembangkan prakarsa dan peran aktif masyarakat.
4. Meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.
Tujuan merupakan implementasi atau penjabaran dari Misi dan
merupakan sesuatu (apa) yang akan dicapai atau dihasilkan pada kurun
waktu tertentu ke depan (Kapan)
Berdasarkan uraian di atas, maka Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur
menetapkan tujuan sebagai berikut :
1. Meningkatkan ketahanan sosial
2. Meningkatkan kemandirian Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial
(PMKS)
3. Meningkatkan kualitas Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) dalam
penanganan Penyadang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).
4. Meningkatkan keberdayaan Sumber Daya Aparatur
Sasaran merupakan penjabaran dari tujuan secara terukur yang akan
dicapai secara nyata dalam jangka
waktu tahunan, semesteran atau
bulanan. Sasaran merupakan bagian integral dalam proses perencanaan
strategik instansi pemerintah.
Fokus utama sasaran adalah tindakan dan alokasi sumber data daerah
dalam kegiatan organisasi/pemerintah daerah. Sasaran bersifat spesifik, dapat
dinilai, diukur, menantang namun dapat dicapai, berorientasi pada hasil dan
dapat dicapai dalam periode I (satu) tahun.
Berdasarkan pengertian tersebut, maka Dinas Sosial Provinsi Kalimantan
Timur menetapkan sasaran dalam periode tahun 2013 sampai dengan tahun
2018 sebagi berikut :
1. Meningkatnya kualitas hidup Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial
(PMKS)
2. Meningkatkan potensi sosial Penyadang Masalah Kesejahteraan Sosial
(PMKS).
3. Meningkatkan kapasitas Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) dalam
penanganan Penyadang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).
3
1.2. Dasar Hukum
Adapun yang menjadi dasar hukum Dinas Sosial Provinsi Kalimantan
Timurdidalam menyusunan Rencana Kerja Tahun 2013adalah sebagai berikut :
1. Undang-undang Nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan
Pembangunan Nasional;
2. Undang-undang Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah;
3. Undang-undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial.
4. Peraturan Pemerintah Nomor 58 tahun 2005 tentang Pengelolaan
Keuangan Daerah;
5. Peraturan Pemerintah Nomor 38 tahun 2007 tentang Pembagian Urusan
Pemerintahan AntaraPemerintah, Pemerintah Daerah Provinsi, dan
Pemerintah Daerah Kabupaen/Kota;
6. Peraturan Pemerintah Nomor 39 tahun 2007 tentang Pengelolaan
Keuangan Negara/Daerah;
7. Peraturan Pemerintah Nomor 41 tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat
Daerah
8. Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2008 tentang Pedoman Evaluasi
PenyelenggaraanPemerintahan Daerah
9. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara
Penyusunan,Pengendalian
dan
Evaluasi
Pelaksanaan
Rencana
Pembangunan Daerah;
10. Permendagri Nomor 13 tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan
Keuangan Daerah;
11. Permendagri Nomor 59 tahun 2007 tentang Perubahan Permendagri Nomor
13 tahun 2006tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah;
12. Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2005 tentang Tata cara Penyusunan
Rencana Pembangunan Daerah dan Pelaksanaan Musyawarah
Perencanaan Pembangunan Daerah;
13. Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tatakerja
Dinas Daerah Provinsi Kalimantan Timur
14. Peraturan Gubernur Kalimantan Timur Nomor 7 Tahun 2014 tentang
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah 2013 – 2018 Provinsi
Kalimantan Timur;
1.3. Maksud dan Tujuan
Maksud dari penyusunan Rencana Kerja ini adalah sebagai panduan
untuk evaluasi pelaksanaan program/kegiatan tahun 2015, dan pelaksanaan
program / kegiatan yang akan dilaksanakan dalam Rencana Kegiatan dan
Anggaran (RKA) Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur tahun 2016.
4
Sedangkan tujuan disusunnya Rencana Kerja SKPD adalah untuk
memasukkan program/kegiatan yang ada di Rencana Kerja (RENJA) ke dalam
Kebijakan Umum Anggaran Prioritas dan Plafon Anggaran (KUA-PAS).
1.4. Sistimatika Penulisan
Sistimatika penulisan dan garis besar isi dokumen Renja Dinas Sosial
Provinsi Kalimantan Timur adalah sebagai berikut :
1. BAB I. PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
1.2. Landasan Hukum
1.3. Maksud dan Tujuan
1.4. Sistimatika Penulisan
2. Bab II. EVALUASI PELAKSANAAN RENJA DINAS SOSIAL PROV. KALIMANTAN
TIMUR TAHUN 2014
2.1 Evaluasi Pelaksanaan Renja Tahun Lalu dan Capaian Renstra SKPD
2.2. Analisa Kinerja Pelayanan SKPD
2.3. Isu-isu Penting Pelsanaan Tugas dan Fungsi Pelayanan SKPD
2.4. Review Terhadap rancangan awal RKPD
2.5. Penelaahan Usulan dan Program Kegiatan Masyarakat
3. BAB III. TUJUAN, SASARAN PROGRAM dan KEGIATAN
3.1. Telaahan Terhadap Kebijakan Nasional
3.2. Tujuan dan Sasaran Renja SKPD
3.3. Program dan Kegiatan
4. BAB IV. PENUTUP
5
Bab II
EVALUASI PELAKSANAAN RENJA DINAS SOSIAL PROV. KALIMANTAN TIMUR TAHUN 2014
2.1. Evaluasi Pelaksanaan Renja SKPD Tahun 2014 dan Capaian Renstra
(2013 – 2018)
Capaian kinerja pembangunan tahun 2014 dapat dilihat dengan
membandingkan antara capaian atau hasil pelaksanaan program/kegiatan
sebagaiman yang telah ditetapkan baik dalam DPA maupun DIPA dengan
target yang ditetapkan dalam rencana strategis. Secara umum diperoleh hasil
bahwa capaian kinerja tahun 2014 telah memenuhi target yang telah
ditetapkan.
1. Dari 6 program kegiatan yang berhubungan langsung dengan pelayanan
kepada publik terdapat capaian/realisasi program/kegiatan yang belum
memenuhi target kinerja yang direncanakan yaitu :
a. Koordinasi perumusan kebijakan dan sikronisasi pelaksanaan
upaya-upaya penanggulangan kemiskinan dan penurunan kesenjangan.
b. Pelatihan ketrampilan dan praktek belajar kerja bagi anak terlantar.
c. Pengembangan bakat dan ketrampilan anak terlantar
d. Pemberdayaan eks penyandang penyakit sosial.
e. Peningkatan Kualitas Pelayanan Sarana, dan Prasarana Rehabilitasi
Kesejahteraan Sosial Bagi PMKS.
2. Realisasi program/kegiatan yang telah memenuhi bahkan melampaui
target kinerja yang telah direncanakan adalah sebagai berikut :
a. Pelatihan ketrampilan berusaha bagi keluarga miskin
b. Fasilitasi manajemen usaha bagi keluarga miskin
c. Pelatihan ketrampilan bagi penyandang masalah kesejahteraan sosial
d. Pelayanan dan perlindungan sosial, hukum bagi korban eksploitasi,
perdagangan perempuan dan anak
e. Peningkatan kualitas pelayanan, sarana, dan prasarana rehabilitasi
kesejahteraan sosial bagi PMKS
f. Fasilitasi pelaksanaan program keluarga harapan (PKH)
g. Peningkatan peran aktif masyarakat dan dunia usaha
h. Peningkatan kualitas SDM kesejahteraan sosial masyarakat
i. pelatihan keterampilan berusaha bagi keluarga miskin dan PMKS
lainnya
6
k. pelatihan keterampilan berusaha bagi keluarga miskin dan PMKS
lainnya
3. Faktor-faktor pendukung terpenuhinya target kinerja disebabkan oleh
beberapa hal diantaranya adanya kebijakan penguatan rogram/kegiatan
melalui
kebijakan
percepatan
penanganan
PMKS,
seluruh
program/kegiatan mengacu pada DPA tahun berjalan yang dalam
implementasinya
mengacu
kepada
indikator
kinerja
program
(outcomes)/kegiatan (output) dengan menggunakan capaian program
kinerja dalam Renstra Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur. Dengan
terpenuhinya target Renstra yang didasarkan pada realisasi program dan
kegiatan maka hal ini menunjukkan bahwa capaian kinerja program telah
berjalan sesuai alur tahapan penyusunan rencana kerja pada Dinas Sosial
Provinsi Kalimantan Timur.
4. Faktor-faktor penyebab tidak tercapainya, terpenuhinya atau melebihi
target kinerja program/kegitan adalah :
a. Provinsi Kalimantan Timur adalah Provinsi terluas di Indonesia dengan
dengan sebaran penduduk yang belum merata serta aksesibiltas ke
lokasi sasaran PMKS belum memadai.
b. Masih kurangnya akurasi data Penyandang Masalah Kesejahteraan
Sosial (PMKS) meliputi data populasi dan hasil-hasil penanganan PMKS
di Kab/Kota khusunya yang tersedia dalam bentuk format by name
adress sehingga dalam penanganannya juga mengalami hambatan
khusunya dalam penyusunan program dan distribusi kegiatan untuk
Kabupaten/Kota.
c. Kebijakan pemerintah yang sering mengalami perubahan dari segi
peruaturan dan perundang-undangan khususnya yang berhubungan
dengan penganggaran.
d. Adanya kebijakan penghematan anggaran baik oleh pemerintah pusat
maupun pemerintah daerah.
e. Masih lemahnya sistem koordinasi antara pusat, provinsi dan
Kabupaten/Kota.
f. Masih adanya anggota dari lembaga yang bergerak dibidang
kesejahteraan sosial yang tidak mengirimkan nomor rekening sehingga
untuk kegiatan yang anggarannya melalui cash tranfer tidak dapat
dipenuhi.
g. Jumlah anggaran yang secara keseluruhan mengalami penurunan
setiap tahunnya.
5. Implikasi yang timbul terhadap target capaian program renstra Dinas Sosial
Provinsi Kalimantan Timur secara langsung dalam meningkatknya fungsi sosial
dan peran kelompok sasaran program/kegiatan dalam hal ini PMKS
7
(Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial) dimasyarakat yang pada
gilirannya memberikan kontribusi terhadap penurunan angka kemiskinan,
peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM) serta penurunan tingkat
penggangguran terbuka. Selain itu sumber potensi sumber kesejahteraan sosial
(PSKS) dapat digali serta didayagunakan secara maksimal untuk menjadi mitra
dalam pembangunan kesejahteraan sosial.
6. Kebijakan/tindakan perencanaan dan penganggaran yang perlu diambil
untuk mengatasi faktor-faktor penyebab terhambatnya pelaksanaan
program/kegiatan dengan melakukan revisi atau pergeseran anggaran
kegiatan yang masih sesuai dengan program, selain itu untuk meningkatkan
realisasi target program ditahun berjalan.
Tabel 1. Rekapitulasi Evaluasi Hasil Pelaksanaan Renja SKPD dan Pencapaian Renstra SKPD Tahun 2014
Kode Program/Kegiatan Indikator Kinerja Program/Kegiatan Satuan
Target capaian kinerja Renstra SKPD Tahun 2018 Realisasi target kinerja hasil Program dan keluaran s/d 2014
Target dan realisasi kinerja program
dan keluaran kegiatan Tahun 2014 Target/Program Kegiatan Renja Tahun 2015
Perkiraan realisasi capaian target program/kegiatan
renstra s/d tahun 2015 Catatan
Target Realisasi ( % ) Realisasi capaian capaian (%) Tingkat
1 3 4 5 6 7 8 9 10 11=(6+8+10) 12=(11/5) 13
11301 1. Program pelayanan administrasi perkantoran Unit Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah yang mampu melaksanakan Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik Unit Kerja Eselon III 10 10 10 100.00 10 10 100.00 11301001 a. Penyediaan jasa surat menyurat Meningkatnya Akuntabilitas Layanan Administrasi
Perkantoran (Surat menyurat) Surat 2,750 500 460 91.95 500 1,000 36.36 11301002 b. Penyediaan jasa komunikasi, sumber daya air
dan listrik Meningkatnya Akuntabilitas Layanan Administrasi Perkantoran (Jasa Komunikasi,sumber daya air dan listrik) % 100 100 76.36 76.36 100 88.18 88.18 11301003 c. Penyediaan jasa peralatan dan perlengkapan
kantor Meningkatnya Akuntabilitas Layanan Administrasi Perkantoran (Jasa Peralatan dan Perlengkapan Kantor) % 100 100 78.09 78.09 100 89.05 89.05 11301006 d. Penyediaan jasa pemeliharaan dan perizinan
kendaraan dinas/operasional Meningkatnya Akuntabilitas Layanan Administrasi Perkantoran (Jasa pemeliharaan dan perizinan kendaraan dinas/operasional )
Unit
26 22 13 59.09 26 24 92.31
11301008 e. Penyediaan jasa kebersihan kantor Meningkatnya Akuntabilitas Layanan Administrasi
Perkantoran (Jasa Kebersihan Kantor ) Kantor Gedung 5 1 1 100.00 1 2 40.00 11301010 f. Penyediaan alat tulis kantor Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam pelayanan
administrasi perkantoran Bulan 60 12 12 100.00 12 24 40.00 11301011 g. Penyediaan barang cetakan dan penggandaan Meningkatnya Akuntabilitas Layanan Administrasi
Perkantoran (barang cetakan dan penggandaan ) Lembar 2,342,000 468,400 448,392 95.73 468,400 936,800 40.00 11301012 h. Penyediaan komponen instalasi
listrik/penerangan bangunan kantor Meningkatnya Akuntabilitas Layanan Administrasi Perkantoran (Jasa Komponen Listrik ) Buah 3,135 625 625 100.00 625 1,250 39.87 11301013 i. Penyediaan peralatan dan perlengkapan kantor Peralatan Kebersihan dan Bahan Pembersih Unit/UPTD/
Panti 6 6 6 100.00 6 6 100.00 11301015 j. Penyediaan bahan bacaan dan peraturan
perundang-undangan Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam pelayanan administrasi perkantoran (penyediaan Bahan Bacaan) Eksemplar 25,400 5,080 5,080 100.00 5,080 10,160 40.00 11301017 k. Penyediaan makanan dan minuman Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam pelayanan
administrasi perkantoran (makanan dan minuman)
Orang
29,060 5,812 4,443 76.45 1,193 7,005 24.11
11301018 l. Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi ke luar
daerah Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam pelayanan administrasi perkantoran OT 1,500 300 300 100.00 300 600 40.00
11301019 m. Rapat-rapat koordinasi, pembinaan dan
pengawasan ke dalam daerah Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam pelayanan administrasi perkantoran OH 1,250 250 250 100.00 250 500 40.00 11301020 n. Penyediaan Jasa Pegawai Non PNS Orang
4 4 4 100.00 - 4 100.00 11301030 o. Pengamanan aset, kantor dan rumah jabatan Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam pelayanan
administrasi perkantoran Orang 210 42 42 100.00 11 53 25.24
11302 2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana
Aparatur Unit Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah yang mampu melaksanakan Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik
11302005 a. Pengadaan Kendaraan Dinas/Operasional Jumlah Kendaraan Dinas/Operasional yang digunakan
untuk kegiatan kedinasan Unit 10 - - - 2 2 20.00 11302007 b. Pengadaan perlengkapan gedung kantor Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam penyediaan
perlengkapan gedung kantor Gedung Kantor 5 5 5 100.00 2 4 70.00
11302009 c. Pengadaan peralatan gedung kantor Sumber daya SKPD yang berkualitas dalam Peningkatan
sarana dan prasarana Gedung Kantor Kantor Gedung 6 6 6 100.00 3 5 75.00 11302010 d. Pengadaan mebeleur Jumlah Sarana dan Prasarana Meubeleur yang tersedia
untuk menunjang kegiatan kedinasan
Gedung
Kantor 4 4 4 100.00 4 4 100.00
11302022 e. Pemeliharaan rutin/berkala gedung kantor Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam
Peningkatan Sarana dan Prasarana Gedung Kantor Kantor Gedung 7 7 7 100.00 6 7 92.86 11302023 f. Pemeliharaan rutin/berkala mobil jabatan Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam
peningkatan sarana dan prasarana gedung kantor
Unit
50 10 10 100.00 10 20 40.00
11302024 g. Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan
dinas/operasional Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam peningkatan sarana dan prasarana gedung kantor (Kendaraan Operasional Dinas) mendapatkan pemeliharaan.
Unit
50 50 40 79.24 33 42 83.00
11302026 h. Pemeliharaan rutin/berkala perlengkapan
gedung kantor Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam peningkatan sarana dan prasarana Gedung Kantor Gedung Kantor 7 7 7 100.00 7 7 100.00 11302028 i. Pemeliharaan rutin/berkala peralatan gedung
kantor Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam peningkatan sarana dan prasana gedung kantor Gedung Kantor 7 7 7 100.00 7 7 100.00 11302029 j. Pemeliharaan rutin/berkala mebeleur Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam
peningkatan sarana dan prasarana Gedung Kantor Gedung Kantor 2 2 2.00 100.00 1 50.00 11302042 k. Rehabilitasi sedang/berat gedung kantor Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam
Peningkatan Sarana dan Prasarana Gedung Kantor Kantor Gedung 3 1 1 100.00 1 1 33.33 11303 3. Program peningkatan disiplin aparatur Unit Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah yang
mampu melaksanakan Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik
11303002 a. Pengadaan pakaian dinas beserta
perlengkapannya Sumber Daya Aparatur SKPD yang berkualitas Orang 236 236 225 95.27 - 118 50.00
11303005 c. Pengadaan pakaian khusus hari-hari tertentu Sumber Daya Aparatur SKPD yang berkualitas Orang
236 236 225 95.42 - 118 50.00 11305 4. Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya
Aparatur Semua Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur PNS 11305003 a. Bimbingan teknis implementasi peraturan
perundang-undangan Sumber Daya Aparatur SKPD yang Berkualitas Pns 210 42 36 85.26 30 66 31.34 11306 5. Program peningkatan pengembangan sistem
pelaporan capaian kinerja dan keuangan Unit Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah yang mampu melaksanakan Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik
Dokumen
11306001 a. Penyusunan laporan capaian kinerja dan ikhtisar
11315 6. Program Pemberdayaan Fakir Miskin, Komunitas Adat Terpencil (KAT) dan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) Lainnya
Warga Komunitas Adat Terpencil, Wanita Rawan Sosial Ekonomi, Fakir Miskin sangat miskin yang kebutuhan dasarnya terpenuhi
Orang
11315002 a. Pelatihan ketrampilan berusaha bagi keluarga
miskin Jumlah Warga Komunitas Adat Terpencil dan PMKS Lainnya yang mampu bertahan terhadap perubahan sosial ekonomi
Orang
1,070 87 87 100.00 - - -
11315003 b. Fasilitasi manajemen usaha bagi keluarga
miskin Jumlah KUBE Fakir Miskin yang mampu bertahan terhadap perubahan sosial ekonomi/mandiri Orang 2,500 240 263 109.58 - - - 11315004 c. Pengadaan sarana dan prasarana pendukung
usaha bagi keluarga miskin Jumlah Warga KAT dan Gakin dan PMKS Lainnya yang mampu bertahan terhadap perubahan sosial ekonomi/terpenuhi sarana dan prasarana
Orang
5,750 1,148 1,098 95.66 50 1,148 19.97
11315005 d. Pelatihan ketrampilan bagi penyandang masalah
kesejahteraan sosial Jumlah WRSE (Wanita Rawan Sosial Ekonomi) dan PMKS Lainnya yang mampu bertahan terhadap perubahan sosial ekonomi/mandiri
Orang
1,000 200 200 100.00 - - -
11316 7. Program Pelayanan dan Rehabilitasi
Kesejahteraan Sosial Jumlah Lanjut Usia, Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM), Korban Tindak Kekerasan dan Pekerja Migran terlantar dan PMKS lainnya yang terpenuhi kebutuhan dasarnya
Orang
271,255 53,201 - -
11316002 a. Pelayanan dan perlindungan sosial, hukum bagi korban eksploitasi, perdagangan perempuan dan anak
Jumlah Korban Tindak Kekerasan dan Pekerja Migran
Terlantar yang kebutuhan dasarnya terpenuhi Orang 650 80 80 100.00 100 120 18.46 11316007 b. Peningkatan kualitas pelayanan, sarana, dan
prasarana rehabilitasi kesejahteraan sosial bagi PMKS
Jumlah Lanjut usia dan PMKS Lainnya yang kebutuhan
dasarnya terpenuhi Orang
5,642 1021 1,090 106.76 - - -
11316009 c. Koordinasi perumusan kebijakan dan sikronisasi pelaksanaan upaya-upaya penanggulangan kemiskinan dan penurunan kesenjangan
Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) dan PMKS Lainnya yang Mendapatkan Fasilitasi
Orang
28,050 26,050 21,897 84.06 18,952 20,425 72.81
11316011 d. Monitoring, evaluasi dan pelaporan Terdokumentasikannya Program Pelayanan dan
Rehabilitasi Kesejahteraan Sosial Buku laporan 36 6 6 100.00 - - -
11316018 e. Fasilitasi pelaksanaan program keluarga
harapan (PKH) Jumlah Rumah Tangga Sangat Miskin (Ibu Hamil/Miskin/Anak Usia Sekolah Miskin) yang mampu bertahan terhadap perubahan sosial ekonomi
RTSM
900 180 180 100.00 - - -
11317 8. Program pembinaan anak terlantar Anak Terlantar, Anak Jalanan, Anak Berhadapan Hukum, Anak Dengan Kecacatan, Anak Balita Terlantar yang kebutuhan dasarnya terpenuhi
11317002 a. Pelatihan ketrampilan dan praktek belajar kerja
bagi anak terlantar Jumlah Anak Terlantar, Anak Jalanan, Anak Berhadapan Hukum, Anak dengan Kecacatan dan Balita Terlantar yang mampu bertahan terhadap perubahan sosial
Orang 23,319 4220 3,296 78.10 - 3,296 14.13
11317004 b. Pengembangan bakat dan ketrampilan anak terlantar
Jumlah Anak Terlantar, Anak Jalanan, Anak Berhadapan Hukum,Anak Dengan Kecacatan dan Balita Terlantar yang mampu bertahan terhadap perubahan sosial
Orang
23,319 4220 3,296 78.10 4,220 7,516 32.23
12017 9. Program Peningkatan dan Pengembangan
Pengelolaan Keuangan Daerah Unit Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah yang mampu melaksanakan Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik
Laporan
12017021 a. Peningkatan Manajemen Pengelolaan Keuangan
11318 10. Program pembinaan para penyandang cacat
dan trauma Jumlah Penyandang Cacat dan EksTrauma yang kebutuhan dasarnya terpenuhi Orang 11318003 a. Pendidikan dan pelatihan bagi penyandang
cacat dan eks trauma Jumlah Penyandang cacat dan Eks Trauma yang mampu bertahan terhadap perubahan sosial ekonomi Orang 4,615 693 865 124.82 877 1,742 37.75 11319 11. Program pembinaan panti asuhan /panti jompo Jumlah Panti yang memperoleh Peningkatan Sarana
dan Prasarana. panti
11319001 a. Pembangunan sarana dan prasarana panti
asuhan/jompo Jumlah sarana dan prasarana panti asuhan yang dibangun panti 7 6 - - - - - 11319002 b. Rehabilitasi sedang/berat bangunan panti asuhan/jompo Jumlah bangunan rehabilitasi gedung panti panti 6 6 6 100.00 1 4 58.33 11319003 c. Operasi dan pemeliharaan sarana dan
prasarana panti asuhan/jompo Jumlah Kebutuhan Keperluan Sekolah Klien panti 6 6 6 100.00 5 6 91.67 11319004 d. Pendidikan dan pelatihan bagi penghuni panti
asuhan/jompo Jumlah Klien yang mendapatkan Bimbingan Mental dalam Panti panti 7 6 6 100.00 6 6 85.71 11320 12. Program pembinaan eks penyandang penyakit
sosial (eks narapidana, PSK, narkoba dan penyakit sosial lainnya)
Jumlah PMKS (Eks. Narapidana, ODHA, Korban Napza, Tuna Susila, Waria dan Gepeng) yang mampu mengembangkan Usaha Ekonomi Produktif (UEP)
11320004 a. Pemberdayaan eks penyandang penyakit sosial Jumlah PMKS ( Eks. Narapidana, ODHA, Korban Napza, Tuna Susila, Waria dan Gepeng) yang mampu mandiri
Orang
1,913 346 313 90.46 364 677 35.39
11321 13. Program Pemberdayaan Kelembagaan
Kesejahteraan Sosial Jumlah Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial yang mampu melaksanakan Kemitraan Orang 2,298 417 - - 11321001 a. Peningkatan peran aktif masyarakat dan dunia
usaha Jumlah Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) yang berkualitas (Karang Taruna, PSM, Orsos, TKSK)
Orang
1,098 250 250 100.00 207 457 41.62
11321003 b. Peningkatan kualitas SDM kesejahteraan sosial
masyarakat Jumlah PSKS Kepahlawanan, Keperintisan, dan Kesetiakawanan Sosial yang berkualitas Lembaga 55 7 7 100.00 9 16 29.09 11321004 c. Pengembangan model kelembagaan
perlindungan sosial Jumlah Masyarakat yang berkualitas melaksanakan kemitraan dalam Penanganan PMKS (Korban Bencana) orang 1,200 160 148 92.66 200 348 29.02 11322 14. Program Penanggulangan Kemiskinan bidang
Kesejahteraan Sosial untuk mengukur Indeks Kedalaman Kemiskinan
Indeks Kedalaman Kemiskinan ( Rasio Kesenjangan Kemiskinan )
< 1 1.25 0.79
158.23 1.19 11322001 a. Fasilitasi Pelaksanaan Program Keluarga
Harapan Jumlah Rumah Tangga Sangat Miskin (Ibu Hamil/Miskin/Anak Usia Sekolah Miskin) yang mampu
bertahan terhadap perubahan sosial ekonomi RTSM
28,050 - - - 18,952 18,952 67.57 11322002 b. Peningkatan Kualitas Pelayanan Sarana, dan
Prasarana Rehabilitasi Kesejahteraan Sosial Bagi PMKS
Jumlah Lanjut usia dan PMKS Lainnya yang kebutuhan dasarnya terpenuhi
Orang
4621 1,090 1,068 97.98 1,072 2,140 46.31 11322003 c. pelatihan keterampilan berusaha bagi keluarga
miskin dan PMKS lainnya Jumlah warga Komunitas Adat Terpencil dan PMKS lainnya yang mampu bertahan terhadap perubahan
sosial ekonomi KK 435 87 87
100.00 87 174 40.00 11322004 d. Fasilitasi manajemen usaha bagi keluarga
miskin dan PMKS lainnya Jumlah KUBE Fakir Miskin yang mampu bertahan terhadap perubahan sosial ekonomi/mandiri
KUBE 1320 240 263
11323 15. Program Penanggulangan Kemiskinan bidang
Kesejahteraan Sosial Persentase Keluarga Miskin dan PMKS lainnya yang memiliki usaha ekonomi produktif
59.57 42.65 43.59
102.20 46.88 45.24 75.94 11323001
pelatihan keterampilan berusaha bagi keluarga
miskin dan PMKS lainnya Jumlah WTRSE (Wanita Rawan Sosial Ekonomi) dan PMKS Lainnya yang mampu bertahan terhadap perubahan sosial ekonomi/mandiri
Orang
1000 200 200 100.00 50 250 25.00 11324 16. Program Pemberdayaan Remaja Putus
Sekolah Proporsi Anak Putus Sekolah yang berusaha sendiri 11324001
Pengembangan Kecakapan Hidup Bagi remaja Putus Sekolah
Jumlah Remaja Putus Sekolah Yang mendapatkan
13
2.2. Analisa Kinerja Pelayanan Dinas Sosial Prov. Kalimantan Timur
Untuk bidang sosial standar pelayanan yang dapat dijadikan rujukan
sebagai analisis kinerja pelayana SKPD adalah Standar Pelayana Minimal (SPM)
bidang Sosial yang merupakan penjabaran dari target yang telah ditetapkan oleh
Kementerian Sosial RI berdasarkan Peraturan Menteri Sosial RI Nomor 129/HUK/2008
tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Sosial di Daerah Provinsi dan Daerah
Kabupaten/Kota. SPM bidang Sosial mencakup 4 (empat) pelayanan dasar dan 7
(tujuh) indikator kinerja, khusus Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur dari 7 (tujuh)
tersebut dikembangkan menjadi 31 (tiga puluh satu) indikator yang terdiri dari :
1. Penyediaan prasarana dan sarana panti sosial Pemerintah, meliputi :
a. Prosentase jumlah prasarana, sarana dan mobilitas Dinas Sosial yang
dilakukan perawatan
b. Prosentase jumlah panti sosial Pemerintah yang memenuhi Standar
Operasional
c. Prosentase jumlah panti sosial Pemerintah yang direnovasi/dilakukan
perawatan
2. Penyediaan prasarana dan sarana panti sosial Non Pemerintah yang mendapat
fasilitas dan aksebilitas dalam penyelenggaraan pelayanan sosial.
3. Pelaksanaan Pemberdayaan sosial bagi fakir miskin dan Komunitas Adat
Terpencil (KAT)
a. Prosentase jumlah keluarga fakir miskin yang menerima bimbingan mental,
sosial, pelatihan keterampilan dan bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP)
melalui Kelompok Usaha Bersama (KUBE).
b. Prosentase jumlah komunitas adat terpencil yang diberdayakan melalui
pemukiman.
c. Prosentase jumlah rumah tidak layak huni yang direhabilitasi.
d. Prosentase jumlah wanita rawan sosial ekonomi yang ditangani.
4. Pelaksanaan pelayanan dan rehabilitasi sosial bagi penyandang masalah
keterlantaran, ketunaan sosial dan kecacatan.
a. Prosentase jumlah anak jalanan yang mendapatkan pelayanan dan
rehabilitasi sosial.
b. Prosentase jumlah anak nakal yang mendapatkan bimbingan mental, sosial
dan keterampilan serta bantuan stimulus.
c. Prosentase jumlah anak berhadapan dengan hukum yang mendapatkan
bantuan pendampingan.
d. Prosentase jumlah anak memerlukan perlindungan khusus (AMPK) yang
mendapatkan perlindungan dan rehabilitasi sosial.
e. Prosentase jumlah Wanita Tuna Susila yang mendapatkan bimbingan mental,
sosial dan keterampilan serta bantuan stimulan.
f. Prosentase jumlah Eks narapidana yang mendapatkan bimbingan mental,
sosial, keterampilan dan bantuan stimulan.
14
g. Prosentase jumlah korban penyalahgunaan NAPZA yang mendapatkan
bimbingan mental, sosial, keterampilan dan bantuan stimulan.
h. Prosentase jumlah orang dengan HIV/AIDS yang mendapatkan bimbingan
mental, sosial, keterampilan dan bantuan stimulan.
i. Prosentase jumlah Pengemis yang mendapatkan pelayanan sosial.
j. Prosentase jumlah Korban Tindak Kekerasan yang mendapatkan pelayanan
sosial.
k. Prosentase jumlah Pekerja Migran bermasalah yang mendapatkan
pelayanan sosial.
l. Prosentase jumlah orang terlantar yang mendapatkan pelayanan sosial.
5. Bantuan dan jaminan sosial bagi lanjut usia, anak terlantar, cacat
ganda/permanen dan korban bencana.
a. Prosentase korban bencana alam/sosial yang memperoleh bantuan sosial.
b. Presentasi korban bencana alam/sosial yang memperoleh bantuan
makanan siap saji.
c. Prosentase korban bencana alam/sosial yang memperoleh bantuan
evakuasi.
d. Prosentase korban bencana alam/sosial yang memperoleh tampat
penampungan sementara/shelter.
e. Prosentase korban bencana alam/sosial yang memperoleh bantuan Bahan
Bangunan Rumah.
f. Prosentase jumlah satuan penanggulangan bencana yang terampil dan siap
siaga menghadapi bencana.
g. Prosentase jumlah Lanjut usia yang mendapatkan bantuan sosial.
h. Prosentase jumlah anak terlantar yang mendapatkan bantuan sosial.
i. Prosentase jumlah anak balita terlantar yang mendapatkan bantuan sosial.
j. Prosentase jumlah anak dengan kecacatan yang mendapatkan bantuan
sosial.
k. Prosentase jumlah Penyandang cacat yang mendapatkan bantuan sosial.
Tabel 2. Pencapain Kinerja Pelayanan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur
No INDIKATOR KINERJA Provinsi SPM IKK
Target Renstra Capaian Realisasi
Catatan analisis 2014 2015 2016 2017 2018 2014
1. Menurunnya jumlah Penyadang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) 11% pertahun
11 11 11 11 11 14,12
2. Menurunnya indeks kedalaman kemisknan/rasio kesenjangan kemiskinan
1,25 1,19 1,09 1 <1 0,79
3.
Menurunnya angka kemiskinan dari 6,68% menjadi 5% dalam jangka waktu 5 tahun
6,00 5,75 5,35 5,15 5,00 6,31
4. Persentase keluarga miskin dan PMKS lainnya yang memiliki UEP 42,65 46,88 51,11 55,34 59,57 43,59 5. Jumlah RTSM peserta PKH yang mendapatkan bantuan cash
transfer
15
6. Jumlah warga KAT yang diberdayakan melalui pemukiman
85 87 87 87 87 87 87 7.
Jumlah keluarga fakir miskin yang menerima bimbingan sosial, pelatihan keterampilan UEP melalui KUBE
125
240 340 330 330 330 263
8. Jumlah anak terlantar yang mendapatkan jaminan sosial 1.360 2.140 2.500 2.500 2.500 2.500 2.607 9. Jumlah anak balita terlantar yang mendapatkan jaminan
sosial
218 516 437 459 482 506 508 10. Jumlah anak jalanan yang mendapatkan rehabilitasi sosial 138 50 60 60 60 60 48 11.
Jumlah anak cacat yang mendapatkan jaminan sosial berupa bantuan sosial dan rehabilitasi
24
107 112 118 124 130 124 12.
Jumlah anak berhadapan dengan hukum yang mendapatkan perlindungan sosial berupa advokasi sosial
25
20 24 35 37 39 8 13.
Jumlah anak membutuhkan perlakuan khusus yang mendapatkan jaminan sosial berupa bantuan sosial
6
110 10 10 10 10 101 14. Jumlah lanjut usia yang mendapatkan bantuan sosial 815 1.090 1.065 1.126 1.182 1.241 1.068 15. Jumlah wanita korban tindak kekerasan yang mendapatkan
perlindungan sosial
68 60 100 100 100 100 77 16.
Jumlah wanita tuna susila yang mendapatkan rehabilitasi sosial berupa bimbingan mental, sosial dan keterampilan serta bantuan stimulant
235
90 150 160 170 180
90
17.
Jumlah wanita rawan sosial ekonomi yang mendapatkan bantuan usaha ekonomi produktif (UEP)
100
200 200 200 200 200 200 18. Jumlah penyandang cacat yang mendapatkan bantuan
sosial
350 693 934 950 970 1.000 865 19.
Jumlah eks Narapidana yang mendapatkan bimbingan mental, sosial dan keterampilan serta bantuan stimulant
0 140 165 174 182 30 20.
Jumlah orang dengan HIV/AIDS yang mendapatkan bimbingan mental, sosial dan keterampilan serta bantuan stimulant
86 105 110 115 120 86 21.
Jumlah korban
penyalahgunaan NAPZA yang mendapatkan bimbingan mental, sosial dan keterampilan serta bantuan stimulant
50
60 60 60 60 60 107 22. Jumlah Penanganan korban bencana alam 34 40 45 50 55 15 23. Jumlah Penanganan korban bencana sosial/pengungsi 80 85 90 95 100 47 24. Jumlah pekerja migran terlantar yang mendapatkan
perlindungan sosial
102 15 15 15 15 15 15 25.
Jumlah Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) yang melakukan pelayanan ksejahteraan sosial
10 10 10 10 10 9 26.
Jumlah Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) yang mendapatkan pelatihan teknis dan fungsional
152 103 103 103 103 110 27. Jumlah Organisasi Sosial (ORSOS) yang mendapatkan pelatihan
teknis
70 70 70 70 70 70 28. Jumlah Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) yang
mendapatkan pelatihan teknis
80 80 80 80 80 80 29. Jumlah Karang taruna yang mendapatkan pelatihan teknis 75 75 75 75 75 75
30. Jumlah WKSBM yang mendapatkan pelatihan peningkatan kapasitas
10
16
31. Jumlah CSR Kesejahteraan Sosial yang bertambah 6 6 6 6 6 6 32. Jumlah Kampung siaga bencana yang terbentuk 1 1 1 1 1 1 33.
Jumlah petugas perlindungan sosial Korban bencana alam dan sosial yang mendapatkan bimbingan teknis
210
160
200 240 280 320 160 34. Jumlah tenaga pelopor yang mendapatkan diklat
penanganan konflik sosial
19
24 29 34 39 19 35. Jumlah forum keserasian sosial dan forim kearifan local yang
peduli bencana sosial
7
9 11 13 15 6 36.
Jumlah aparatur yang telah mengikuti diklat teknis, fungsional dan structural berkisar 20-30% dari jumlah keseluruhan aparatur pemerintah
87 87 87 87 87 47 37. Persentase penurunan pelanggaran disiplin 0 0 0 0 0 0 38. Persentase kecukupan sarana operasional perkantoran yang
diperlukan 60
85 100 100 100
60
39.
Jumlah jaringan informasi dan publikasi perkembangan kesejahteraan sosial yang terbangun dan terupdate
1 1 1 1 1 1 Teknologi informasi 1 1 1 1 1 1 Media informasi (bulletin dan
media massa)
1
1 1 1 1 1 40. Persentase pelaksanaan tugas fungsi yang telah didukung oleh
SOP
80
100 100 100 100 39 41. Jumlah dokumen perencanaan yang disusun 5 4 4 4 5 5 42. Jumlah dokumen pelaporan capaian kinerja yang telah
disusun dan terukur
17
17 17 17 17 17 43. Jumlah dokumen monitoring dan evaluasi yang telah disusun 25 25 25 25 25 25 44. Jumlah system informasi yang terbangun dan digunakan 9 9 9 9 9 9 45. Persentase Kab/Kota yang telah memiliki kebijakan yang selaras
dengan provinsi
100
100 100 100 100 100 46. Persentase Kab/Kota yang telah memiliki program yang selaras
dengan provinsi
100
100 100 100 100 100
2.3. Isu-isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi Dinas Sosial Prov. Kalimantan
Timur
Pelaksanaan pembangunan dewasa ini disatu sisi berdampak positif bagi
perkembangan kehidupan masyarakat, namun disisi lain berdampak negative
pada masyarakat, diantaranya adanya kecendrungan semakin meningkatnya
jumlah Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Disadari bahwa kondisi
ini merupakan tantangan yang sangat berat, jika tidak dilakukan penanganan
secara cepat dan tepat akan berakibat pada terjadinya kesenjangan sosial yang
semakin meluas yang berimplikasi pada lemahnya ketahanan sosial serta dapat
menimbulkan konflik sosial ditengah-tengah masyarakat. Isu strategis terkait
pembangunan kesejahteraan sosial di Provinsi Kalimantan Timur adalah :
a. Terbatasnya akses Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS)
terhadap pelayanan sosial dasar.
17
b. Lemahnya koordinasi antara pemerintah Pusat, Provinsi dan Kab/Kota dalam
melaksanakan program pembangunan di bidang kesejahteraan sosial.
c. Provinsi Kalimantan Timur adalah Provinsi dengan sebaran penduduk yang
belum merata serta aksesibiltas infrastruktur ke lokasi sasaran PMKS belum
memadai.
d. Provinsi Kalimantan Timur merupakan salah satu pintu gerbang pembangunan
diwilayah Indonesia bagian timur dengan sumber daya alamnya yang
melimpah, menyebabkan Kalimantan timur menjadi sasaran para pencari
kerja dari daerah lain. Kedatangan pencari kerja tersebut tidaklah disertai
dengan kemampuan dan keterampilan (non skill) yang memadai, sehingga
membuat permasalahan baru dengan bertambahnya penyandang masalah
kesejahteraan sosial (PMKS).
e. Kurangnya akurasi data Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS)
meliputi data populasi dan hasil-hasil penanganan PMKS di Kab/Kota
khusunya yang tersedia dalam bentuk format by name adress sehingga
dalam penanganannya mengalami hambatan (program dan kegiatan) untuk
Kabupaten/Kota.
f. Masih rendahnya kualitas sumber daya manusia dalam melaksanakan dan
mengimplementasikan penanganan program-program kesejahteraan sosial.
g. Kebijakan pemerintah yang sering mengalami perubahan dari segi peruaturan
dan perundang-undangan khususnya yang berhubungan dengan
penganggaran.
h. Kurangnya inovasi dalam melaksanakan pelayanan terhadap penyandang
masalah kesejahteraan sosial (PMKS).
2.4. Review Terhadap Rancangan Awal RKPD
Review terhadap rancangan awal RKPD Prov. Kalimantan Timur
untuk bidang kesejahteraan sosial tahun 2016 dapat dilihat pada tabel
dibawah ini :
Rancangan Awal RKPD Hasil Analisa Kebutuhan
No Program / Kegiatan Lokasi Indikator Kinerja Capaian Target Jumlah Dana Program / Kegiatan Lokasi Indikator Kinerja Capaian Target Jumlah Dana
Dinas Sosial 41.099.995.000 Dinas Sosial 41.099.995.000
1. Dinas Sosial 24.674.303.000 Dinas Sosial 24.674.303.000
Program Pelayanan Administrasi
Perkantoran Unit Kerja Satuan Perangkat Daerah yang mampu melaksanakan Tata Kelola Pemerintahan Yang baik
10 Unit Kerja 5.110.020.000 Program Pelayanan Administrasi
Perkantoran Unit Kerja Satuan Perangkat Daerah yang mampu melaksanakan Tata Kelola Pemerintahan Yang baik
10 Unit Kerja 5.110.020.000 Penyediaan jasa surat menyurat samarinda Unit Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah yang
mampu melaksanakan Tata Kelola Pemerintahan yang baik
500 Surat 91.740.000 Penyediaan jasa surat menyurat samarinda Unit Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah yang mampu melaksanakan Tata Kelola Pemerintahan yang baik
500 Surat 91.740.000 Penyediaan jasa komunikasi,
sumber daya air dan listrik Meningkatnya Akuntabilitas Layanan Administrasi Perkantoran (Jasa Komunikasi,sumber daya air dan listrik)
100 % 485.600.000 Penyediaan jasa komunikasi,
sumber daya air dan listrik Meningkatnya Akuntabilitas Layanan Administrasi Perkantoran (Jasa Komunikasi,sumber daya air dan listrik)
100 % 485.600.000
Penyediaan jasa peralatan dan
perlengkapan kantor samarinda Meningkatnya Akuntabilitas Layanan Administrasi Perkantoran (Jasa Peralatan dan Perlengkapan Kantor)
100 % 793.300.000 Penyediaan jasa peralatan dan
perlengkapan kantor samarinda Meningkatnya Akuntabilitas Layanan Administrasi Perkantoran (Jasa Peralatan dan Perlengkapan Kantor)
100 % 793.300.000
Penyediaan jasa pemeliharaan dan perizinan kendaraan dinas/operasional
samarinda Meningkatnya Akuntabilitas Layanan
Administrasi Perkantoran (Jasa Pemeliharaan dan Perizinan Kendaraan Dinas/Operasional)
22 Unit 56.270.000 Penyediaan jasa pemeliharaan
dan perizinan kendaraan dinas/operasional
samarinda Meningkatnya Akuntabilitas Layanan Administrasi Perkantoran (Jasa Pemeliharaan dan Perizinan Kendaraan Dinas/Operasional)
22 Unit 56.270.000
Penyediaan jasa kebersihan
kantor samarinda Meningkatnya Akuntabilitas Layanan Administrasi Perkantoran (Jasa Kenersihan Kantor)
1 Gedung
Kantor 197.000.000 Penyediaan jasa kebersihan kantor samarinda Meningkatnya Akuntabilitas Layanan Administrasi Perkantoran (Jasa Kenersihan Kantor)
1 Gedung
Kantor 197.000.000
Penyediaan alat tulis kantor samarinda Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam
pelayanan administrasi perkantoran 12 Bulan 194.250.000 Penyediaan alat tulis kantor samarinda Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam pelayanan administrasi perkantoran 12 Bulan 194.250.000 Penyediaan barang cetakan dan
penggandaan samarinda Meningkatnya Akuntabilitas Layanan Administrasi Perkantoran (barang cetakan dan penggandaan)
468400
Lembar 314.000.000 Penyediaan barang cetakan dan penggandaan samarinda Meningkatnya Akuntabilitas Layanan Administrasi Perkantoran (barang cetakan dan penggandaan)
468400
Lembar 314.000.000
Penyediaan komponen instalasi listrik/penerangan bangunan kantor
samarinda Meningkatnya Akuntabilitas Layanan
Administrasi Perkantoran (Jasa Komponen Listrik)
625 buah 85.000.000 Penyediaan komponen instalasi listrik/penerangan bangunan kantor
samarinda Meningkatnya Akuntabilitas Layanan Administrasi Perkantoran (Jasa Komponen Listrik)
625 buah 85.000.000
Penyediaan bahan bacaan dan
peraturan perundang-undangan samarinda Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam pelayanan administrasi perkantoran (Penyediaan Baha Bacaan)
5080
Eksemplar 47.850.000 Penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundang-undangan samarinda Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam pelayanan administrasi perkantoran (Penyediaan Baha Bacaan)
5080
Eksemplar 47.850.000
Penyediaan makanan dan
minuman samarinda Sumberd Daya yang berkualitas dalam pelayanan administrasi perkantoran (makanan dan Minuman)
5812 orang 466.960.000 Penyediaan makanan dan
minuman samarinda Sumberd Daya yang berkualitas dalam pelayanan administrasi perkantoran (makanan dan Minuman)
5812 orang 466.960.000
Rapat-rapat koordinasi dan
konsultasi ke luar daerah luar Provinsi Sumber Daya SKPD yang Berkualitas dalam pelayanan administrasi perkantoran 300 OT 727.200.000 Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi ke luar daerah luar Provinsi Sumber Daya SKPD yang Berkualitas dalam pelayanan administrasi perkantoran 300 OT 727.200.000 Rapat-rapat koordinasi,
pembinaan dan pengawasan ke dalam daerah berau,kutim,kubar, kukar,luar Provinsi,samarinda, paser,Balikpapan ,ppu,mahulu, bontang
Sumber Daya yang berkualitas dalam
pelayanan administrasi perkantoran 250 OH 1.514.050.000 Rapat-rapat koordinasi, pembinaan dan pengawasan ke dalam daerah berau,kutim,kubar, kukar,luar Provinsi,samarinda , paser,Balikpapan ,ppu,mahulu, bontang
Sumber Daya yang berkualitas dalam
pelayanan administrasi perkantoran 250 OH 1.514.050.000
Pengamanan aset, kantor dan
rumah jabatan samarinda Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam pelayanan administrasi perkanoran 42 orang 136.800.000 Pengamanan aset, kantor dan rumah jabatan samarinda Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam pelayanan administrasi perkanoran 42 orang 136.800.000 Program Peningkatan Sarana
dan Prasarana Aparatur Unit Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah yang mampu melaksanakan Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik
8 Gedung
Kantor 1.807.700.000 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur Unit Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah yang mampu melaksanakan Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik
8 Gedung
Kantor 1.807.700.000 Pengadaan perlengkapan
gedung kantor samarinda Sumber daya SKPD yang berkualitas dalam peningkatan Sarana dan Prasarana Gedung Kantor
6 Gedung
Kantor 242.600.000 Pengadaan perlengkapan gedung kantor samarinda Sumber daya SKPD yang berkualitas dalam peningkatan Sarana dan Prasarana Gedung Kantor
6 Gedung
Kantor 242.600.000 Pengadaan peralatan gedung
kantor samarinda Sumber daya yang berkualitas dalam peningkatan sarana dan prasarana gedung kantor
6 gedung
kantor 348.000.000 Pengadaan peralatan gedung kantor samarinda Sumber daya yang berkualitas dalam peningkatan sarana dan prasarana gedung kantor
6 gedung
kantor 348.000.000
Pengadaan meubelair samarinda Jumlah Sarana dan Prasarana Meubelair yang
tersedia untuk menunjang kegiatan kedinasan 4 Gedung Kantor 70.000.000 Pengadaan meubelair samarinda Jumlah Sarana dan Prasarana Meubelair yang tersedia untuk menunjang kegiatan kedinasan
4 Gedung
Kantor 70.000.000
Pemeliharaan rutin/berkala
gedung kantor samarinda Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam peningkatan sarana dan prsarana gedung kantor
7 Gedung
Kantor 652.550.000 Pemeliharaan rutin/berkala gedung kantor samarinda Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam peningkatan sarana dan prsarana gedung kantor
7 Gedung
Kantor 652.550.000 Pemeliharaan rutin/berkala mobil
jabatan samarinda Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam peningkatan sarana dan prasarana gedung kantor
7 unit 116.000.000 Pemeliharaan rutin/berkala mobil
jabatan samarinda Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam peningkatan sarana dan prasarana gedung kantor
7 unit 116.000.000 Pemeliharaan rutin/berkala
kendaraan dinas/operasional samarinda Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam peningkatan sarana dan prasarana gedung kantor (Kendaraan Operasional Dinas)
50 Unit 119.800.000 Pemeliharaan rutin/berkala
kendaraan dinas/operasional samarinda Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam peningkatan sarana dan prasarana gedung kantor (Kendaraan Operasional Dinas)
50 Unit 119.800.000
Pemeliharaan rutin/berkala
perlengkapan gedung kantor samarinda Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam peningkatan sarana dan prasarana gedung kantor
1 Unit 150.000.000 Pemeliharaan rutin/berkala
perlengkapan gedung kantor samarinda Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam peningkatan sarana dan prasarana gedung kantor
1 Unit 150.000.000 Pemeliharaan rutin/berkala
peralatan gedung kantor samarinda Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam peningkatan sarana dan prasarana gedung kantor
7 Gedung
Kantor 105.000.000 Pemeliharaan rutin/berkala peralatan gedung kantor samarinda Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam peningkatan sarana dan prasarana gedung kantor
7 Gedung
kantor peningkatan sarana dan prasarana Gedung
Kantor Kantor kantor peningkatan sarana dan prasarana Gedung Kantor Kantor
Program peningkatan disiplin
aparatur Unit Satuan Kerja Perangkat Daerah yang melaksanakan Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik
226 PNS 136.850.000 Program peningkatan disiplin
aparatur Unit Satuan Kerja Perangkat Daerah yang melaksanakan Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik
226 PNS 136.850.000
Pengadaan pakaian dinas
beserta perlengkapannya samarinda 66.050.000 Pengadaan pakaian dinas beserta perlengkapannya samarinda 66.050.000
Pengadaan pakaian khusus
hari-hari tertentu samarinda 70.800.000 Pengadaan pakaian khusus hari-hari tertentu samarinda 70.800.000
Program Peningkatan Kapasitas
Sumber Daya Aparatur Semua Pegawai Negeri Sipil dilingkungan Dinas Sosial Prov.Kaltim 150 PNS 114.000.000 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur Semua Pegawai Negeri Sipil dilingkungan Dinas Sosial Prov.Kaltim 150 PNS 114.000.000 Bimbingan teknis implementasi
peraturan perundang-undangan Sumber Daya Aparatur SKPD yang Berkualitas 42 PNS 114.000.000 Bimbingan teknis implementasi peraturan perundang-undangan Sumber Daya Aparatur SKPD yang Berkualitas 42 PNS 114.000.000 Program peningkatan
pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan
Unit Kerja Satuan Perangkat Daerah yang mampu melaksanakan Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik
10 Dokumen 126.350.000 Program peningkatan
pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan
Unit Kerja Satuan Perangkat Daerah yang mampu melaksanakan Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik
10 Dokumen 126.350.000
Penyusunan laporan capaian kinerja dan ikhtisar realisasi kinerja SKPD
samarinda Sumber Daya Aparatur SKPD yang berkualitas 10 Dokumen 126.350.000 Penyusunan laporan capaian
kinerja dan ikhtisar realisasi kinerja SKPD
samarinda Sumber Daya Aparatur SKPD yang
berkualitas 10 Dokumen 126.350.000
Program Pemberdayaan Fakir Miskin, Komunitas Adat Terpencil (KAT) dan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) Lainnya
Warga KAT dan Keluarga Miskin (Gakin) yang
meningkat kualitas hidupnya 250 unit 760.000.000 Program Pemberdayaan Fakir Miskin, Komunitas Adat Terpencil (KAT) dan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) Lainnya
Warga KAT dan Keluarga Miskin (Gakin)
yang meningkat kualitas hidupnya 250 unit 760.000.000
Pengadaan sarana dan prasarana pendukung usaha bagi keluarga miskin
berau,kutim,kubar, kukar,paser,ppu, mahulu
Jumlah Warga KAT dan Gakin yang mampu bertahan terhadap perubahan sosial ekonomi/terpenuhi sarana dan prasarana
1148 Orang 760.000.000 Pengadaan sarana dan prasarana pendukung usaha bagi keluarga miskin
berau,kutim,kubar, kukar,paser,ppu, mahulu
Jumlah Warga KAT dan Gakin yang mampu bertahan terhadap perubahan sosial ekonomi/terpenuhi sarana dan prasarana
1148 Orang 760.000.000
Program Pelayanan dan Rehabilitasi Kesejahteraan Sosial
Jumlah Lannjut Usia, Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM),Korban Tindak Kekerasan dan Pekerja Migran Terlantar dan PMKS Lainnya yang terpenuhi Kebutuhan Dasarnya
53741 orang 671.326.000 Program Pelayanan dan Rehabilitasi Kesejahteraan Sosial
Jumlah Lannjut Usia, Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM),Korban Tindak Kekerasan dan Pekerja Migran Terlantar dan PMKS Lainnya yang terpenuhi Kebutuhan Dasarnya
53741 orang 671.326.000
Pelayanan dan perlindungan sosial, hukum bagi korban eksploitasi, perdagangan perempuan dan anak
berau,kutim,kubar, kukar,paser, balikpapan,samarind a,ppu,mahulu, bontang
Korban Tindak Kekerasan dan Pekerja Migran
Terlantar yang Kebutuhan Dasarnya terpenuhi 100 orang 394.700.000 Pelayanan dan perlindungan sosial, hukum bagi korban eksploitasi, perdagangan perempuan dan anak
berau,kutim,kubar, kukar,paser, balikpapan,samari nda,ppu,mahulu, bontang
Korban Tindak Kekerasan dan Pekerja Migran Terlantar yang Kebutuhan Dasarnya terpenuhi
Koordinasi perumusan kebijakan dan sikronisasi pelaksanaan upaya-upaya penanggulangan kemiskinan dan penurunan kesenjangan ppu,mahulu,bontang, berau,kutim,kubar, kukar,paser, balikpapan, samarinda
Jumlah Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM)
yang mendapatkan fasilitasi 27050 RTSM 276.626.000 Koordinasi perumusan kebijakan dan sikronisasi pelaksanaan upaya-upaya penanggulangan kemiskinan dan penurunan kesenjangan ppu,mahulu,bontan g,berau,kutim,kuba r, kukar,paser, balikpapan, samarinda
Jumlah Rumah Tangga Sangat Miskin
(RTSM) yang mendapatkan fasilitasi 27050 RTSM 276.626.000
Program pembinaan anak
terlantar Anak Terlantar,Anak Jalanan,Anak Berbadan Hukum,Anak dengan Kecacatan,Anak Balita Terlantar yang kebutuhan dasarnya
4431 orang 1.886.800.000 Program pembinaan anak
terlantar Anak Terlantar,Anak Jalanan,Anak Berbadan Hukum,Anak dengan Kecacatan,Anak Balita Terlantar yang kebutuhan dasarnya
4431 orang 1.886.800.000
Pengembangan bakat dan
ketrampilan anak terlantar balikpapan, samarinda,ppu, mahulu,bontang, berau,kutim,kubar, kukar,paser
Jumlah Anak Terlantar, Anak Jalanan, Anak Berbadan Hukum, Anak Dengan Kecacatan dan Balita Terlantar yang mampu bertahan terhadap perubahan sosial
331 Anak 1.886.800.000 Pengembangan bakat dan
ketrampilan anak terlantar balikpapan, samarinda,ppu, mahulu,bontang, berau,kutim,kubar, kukar,paser
Jumlah Anak Terlantar, Anak Jalanan, Anak Berbadan Hukum, Anak Dengan Kecacatan dan Balita Terlantar yang mampu bertahan terhadap perubahan sosial
331 Anak 1.886.800.000
Program pembinaan para
penyandang cacat dan trauma Jumlah Penyandang Cacat dan Eks Trauma yang kebutuhan dasarnya terpenuhi 877 orang 2.274.700.000 Program pembinaan para penyandang cacat dan trauma Jumlah Penyandang Cacat dan Eks Trauma yang kebutuhan dasarnya terpenuhi 877 orang 2.274.700.000 Pendidikan dan pelatihan bagi
penyandang cacat dan eks trauma
paser,balikpapan,ppu ,samarinda,mahulu, bontang,berau, kutim,kubar,kukar
Jumlah Penyandang Cacat dan Eks Trauma yang Mampu Bertahan terhadap Perubahan Sosial Ekonomi
69 Orang 2.274.700.000 Pendidikan dan pelatihan bagi penyandang cacat dan eks trauma paser,balikpapan,p pu,samarinda,mah ulu, bontang,berau, kutim,kubar,kukar
Jumlah Penyandang Cacat dan Eks Trauma yang Mampu Bertahan terhadap Perubahan Sosial Ekonomi
69 Orang 2.274.700.000
Program pembinaan eks penyandang penyakit sosial (eks narapidana, PSK, narkoba dan penyakit sosial lainnya)
Jumlah PMKS (Eks.Narapidana, ODHA, Korban Napza, Tuna Susila, Waria dan Gepeng) yang mampu mengembangkan Usaha Ekonomi Produktif (UEP)
364 orang 1.431.920.000 Program pembinaan eks penyandang penyakit sosial (eks narapidana, PSK, narkoba dan penyakit sosial lainnya)
Jumlah PMKS (Eks.Narapidana, ODHA, Korban Napza, Tuna Susila, Waria dan Gepeng) yang mampu mengembangkan Usaha Ekonomi Produktif (UEP)
364 orang 1.431.920.000
Pemberdayaan eks penyandang
penyakit sosial kukar,paser,balikpapan,ppu,samarinda,m ahulu,bontang,berau, kutim,kubar
Jumlah PMKS (Eks.Narapidana, ODHA, Korban
Napza, Tuna Susila, Waria dan Gepeng) 364 Orang 1.431.920.000 Pemberdayaan eks penyandang penyakit sosial kukar,paser,balikpapan,ppu,samarind a,mahulu,bontang, berau,kutim,kubar
Jumlah PMKS (Eks.Narapidana, ODHA, Korban Napza, Tuna Susila, Waria dan Gepeng)
364 Orang 1.431.920.000
Program Pemberdayaan Kelembagaan Kesejahteraan Sosial
Jumlah Potensi dan Sumber Kesejahteraan
Sosial yang mampu melaksanakan kemitraan 407 orang 6.397.037.000 Program Pemberdayaan Kelembagaan Kesejahteraan Sosial
Jumlah Potensi dan Sumber Kesejahteraan
Sosial yang mampu melaksanakan kemitraan 407 orang 6.397.037.000 Peningkatan peran aktif
masyarakat dan dunia usaha kubar,kukar,paser,balikpapan,ppu,samarin da,mahulu,bontang,b erau,kutim
Jumlah Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) yang berkualitas (Karang Taruna, PSM, Orsos, TKSK)
207 orang 566.400.000 Peningkatan peran aktif
masyarakat dan dunia usaha kubar,kukar,paser,balikpapan,ppu,sa marinda,mahulu,bo ntang,berau,kutim
Jumlah Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) yang berkualitas (Karang Taruna, PSM, Orsos, TKSK)
207 orang 566.400.000
Peningkatan kualitas SDM
kesejahteraan sosial masyarakat berau,kutim,kubar, kukar,paser, balikpapan,ppu, samarinda, Mahulu, bontang
Jumlah PSKS Kepahlawanan, Keperintisan
dan Kesetiakwanan Sosial yang berkualitas 9 Lembaga 289.450.000 Peningkatan kualitas SDM kesejahteraan sosial masyarakat berau,kutim,kubar, kukar,paser, balikpapan,ppu, samarinda, Mahulu, bontang
Jumlah PSKS Kepahlawanan, Keperintisan