• Tidak ada hasil yang ditemukan

Rencana Kerja Tahun 2016 Dinas Sosial Provinsi Kalimantan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Rencana Kerja Tahun 2016 Dinas Sosial Provinsi Kalimantan"

Copied!
53
0
0

Teks penuh

(1)

i

KATA PENGANTAR

Dalam rangka mewujudkan good governance, maka Pemerintah melalui

setiap Satuan kerja Perangkat Daerah secara konsisten dan optimal

melaksanakan tugas, fungsi dan kinerjanya. Dengan kondisi ini diharapkan

pelaksanaan pemerintahan lebih berhasil guna, dan berdaya guna

bertanggung jawab, sejalan dengan tujuan yang hendak dicapai dan sebagai

bentuk upaya transparasi keuangan terhadap publik. Dinas Sosial Provinsi

Kalimantan Timur menyusun Rencana Kerja Tahun 2016 dengan mengacu

kepada Perencanaan Startegis 2013-2018 dengan maksud untuk meningkatkan

kinerja guna mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan.

Rencana Kerja (RENJA) Tahun 2016 terdiri dari Pendahuluan, Evaluasi

Pelaksanaan Rencana Kerja SKPD Tahun lalu, Tujuan, Sasaran yang

menggambarkan pencapaian Renstra Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur,

dana Indikatif beserta sumbernya serta perkiraan maju berdasarkan pagu

Indikatif, sumber dana yang dibutuhkan untuk menjalankan program dan

kegiatan.

Rencana Kerja ini merupakan dokumen resmi yang memuat kebijakan

dan program / kegiatan dalam satu tahun dan sebagai acuan penyusunan

Rencana Kegiatan dan Anggaran Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur Tahun

Anggaran 2016 dan data tersebut untuk mengantisipasi permasalahan dan

hambatan serta untuk mencari solusi yang terbaik guna menjawab dinamika

yang menjadi perkembangan keuangan baik target dan realisasinya. Melalui

Rencana Kerja ini diharapkan memberikan kejelasan dan manfaat bagi institusi

baik pemerintah maupun swasta yang memerlukannya.

Samarinda, April 2015

Kepala Dinas Sosial

Provinsi Kalimantan Timur

Dra. Hj. Siti Rusmalia Idrus, M.Si

NIP. 19570915 198202 2002

(2)

ii

DAFTAR ISI

Halaman

Kata Pengantar ...

i

Daftar Isi ...

Daftar Tabel ...

ii

iii

BAB I. PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang ...

1

1.2. Dasar hukum ...

3

1.3. Maksud dan Tujuan ...

4

1.4. Sistematika Penulisan ...

4

BAB II. EVALUASI PELAKSANAAN RENJA SKPD TAHUN LALU

2.1. Evaluasi Pelaksanaan Renja SKPD Tahun Lalu dan Capaian Renstra .. 5

2.2 Analisa Kinerja Pelayanan Dinas Sosial Prov. Kalimantan Timur... 13

2.3. Isu-isu Penting Penyelnggaraan Tugas dan Fungsi Dinas Sosial Prov.

Kalimantan Timur ...

16

2.4. Review Terhadap Rancangan Awal RKPD ... 17

2.5. Penelaahan Usulan Program dan Kegiatan Masyarakat ... 31

BAB III. TUJUAN, SASARAN PROGRAM DAN KEGIATAN

3.1. Telaahan Terhadap Kebijakan Nasional ... 34

3.2 Tujuan dan Sasaran Renja SKPD ... 35

3.3. Program dan Kegiatan ...

35

(3)

iii

DAFTAR TABEL

Tabel

Halaman

1. Rekapitulasi Evaluasi Hasil Pelaksanaan Renja SKPD dan

Pencapaian Renstra SKPD s/d Tahun 2014 ...

8

2. Pencapaian Kinerja Pelayanan SKPD Dinas Sosial

Provinsi Kalimantan Timur ...

14

3. Review Terhadap Rancangan Awal RKPD Tahun 2015

18

4. Usulan Masyarakat dan Kegiatan dari Para Pemangku

Kepentingan ...

32

5. Rumusan Rencana Program dan Kegiatan Dinas Sosial

Prov. Kalimantan Timur Tahun 2015 dan Prakiraan Maju

Tahun 2016 ...

38

(4)

1

Bab I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Sesuai dengan Peraturan Gubernur Kalimantan TimurNomor 45 Tahun

2008 tentang Penjabaran Tugas Pokok, Fungsi dan Tata Kerja Dinas Daerah

Provinsi Kalimantan Timur, maka Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur

mempunyai tugas pokok melaksanakan urusan pemerintahan daerah di

bidang sosial berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan.

Untuk menyelenggarakan tugas pokoknya Dinas Sosial Provinsi

Kalimantan Timur mempunyai fungsi sebagai berikut :

a. Perumusan kebijakan teknis bidang sosial sesuai dengan rencana strategi

yang ditetapkan Pemerintah Daerah.

b. Perencanaan, pembinaan dan pengendalian kebijakan teknis di bidang

sosial.

c. Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum bidang

sosial.

d. Perumusan, perencanaan, pembinaan dan pengendalian kebijakan teknis

pemberdayaan sosial.

e. Perumusan, perencanaan, pembinaan dan pengendalian kebijakan teknis

pelayanan dan rehabilitasi sosial.

f. Perumusan, perencanaan, pembinaan dan pengendalian kebijakan teknis

bantuan dan jaminan sosial.

g. Penyelenggaraan urusan kesekretariatan.

h. Pelaksanaan Unit Pelaksana Teknis Dinas.

i. Pembinaan kelompok jabatan fungsional.

j. Pelaksana tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan bidang

tugasnya.

Berkenaan dengan tugas dan fungsi tersebut Dinas Sosial Provinsi

Kalimantan Timur mempunyai peran yang strategis dalam penanganan

masalah-masalah

kesejahteraan

sosial

dengan

visi

”TERWUJUDNYA

KESEJAHTERAAN PENYANDANG MASALAH KESEJAHTERAAN SOSIAL”

Nilai-nilai inti yang terkandung dalam pernyataan visi tersebut adalah

Kesejahteraan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial artinya kondisi

terpenuhinya kebutuhan material, spiritual, dan sosial warga negara terutama

penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) agar dapat hidup layak dan

mampu mengembangkan diri sehingga dapat melaksanakan fungsi sosialnya.

(5)

2

Untuk dapat mewujudkan visi dilakukan dengan cara mendorong

efektitifitas dan efesiensi pemanfaatan sumber daya yang dimiliki, dengan

menetapkan misi Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur yang didalamnya

terdapat tujuan serta sasaran yang ingin dicapai. Misi Dinas Sosial Provinsi

kalimantan Timur adalah sebagai berikut :

1. Meningkatkan perlindungan dan jaminan sosial

2. Meningkatkan keberdayaan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial

(PMKS)

3. Mengembangkan prakarsa dan peran aktif masyarakat.

4. Meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.

Tujuan merupakan implementasi atau penjabaran dari Misi dan

merupakan sesuatu (apa) yang akan dicapai atau dihasilkan pada kurun

waktu tertentu ke depan (Kapan)

Berdasarkan uraian di atas, maka Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur

menetapkan tujuan sebagai berikut :

1. Meningkatkan ketahanan sosial

2. Meningkatkan kemandirian Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial

(PMKS)

3. Meningkatkan kualitas Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) dalam

penanganan Penyadang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).

4. Meningkatkan keberdayaan Sumber Daya Aparatur

Sasaran merupakan penjabaran dari tujuan secara terukur yang akan

dicapai secara nyata dalam jangka

waktu tahunan, semesteran atau

bulanan. Sasaran merupakan bagian integral dalam proses perencanaan

strategik instansi pemerintah.

Fokus utama sasaran adalah tindakan dan alokasi sumber data daerah

dalam kegiatan organisasi/pemerintah daerah. Sasaran bersifat spesifik, dapat

dinilai, diukur, menantang namun dapat dicapai, berorientasi pada hasil dan

dapat dicapai dalam periode I (satu) tahun.

Berdasarkan pengertian tersebut, maka Dinas Sosial Provinsi Kalimantan

Timur menetapkan sasaran dalam periode tahun 2013 sampai dengan tahun

2018 sebagi berikut :

1. Meningkatnya kualitas hidup Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial

(PMKS)

2. Meningkatkan potensi sosial Penyadang Masalah Kesejahteraan Sosial

(PMKS).

3. Meningkatkan kapasitas Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) dalam

penanganan Penyadang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).

(6)

3

1.2. Dasar Hukum

Adapun yang menjadi dasar hukum Dinas Sosial Provinsi Kalimantan

Timurdidalam menyusunan Rencana Kerja Tahun 2013adalah sebagai berikut :

1. Undang-undang Nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan

Pembangunan Nasional;

2. Undang-undang Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah;

3. Undang-undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial.

4. Peraturan Pemerintah Nomor 58 tahun 2005 tentang Pengelolaan

Keuangan Daerah;

5. Peraturan Pemerintah Nomor 38 tahun 2007 tentang Pembagian Urusan

Pemerintahan AntaraPemerintah, Pemerintah Daerah Provinsi, dan

Pemerintah Daerah Kabupaen/Kota;

6. Peraturan Pemerintah Nomor 39 tahun 2007 tentang Pengelolaan

Keuangan Negara/Daerah;

7. Peraturan Pemerintah Nomor 41 tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat

Daerah

8. Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2008 tentang Pedoman Evaluasi

PenyelenggaraanPemerintahan Daerah

9. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara

Penyusunan,Pengendalian

dan

Evaluasi

Pelaksanaan

Rencana

Pembangunan Daerah;

10. Permendagri Nomor 13 tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan

Keuangan Daerah;

11. Permendagri Nomor 59 tahun 2007 tentang Perubahan Permendagri Nomor

13 tahun 2006tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah;

12. Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2005 tentang Tata cara Penyusunan

Rencana Pembangunan Daerah dan Pelaksanaan Musyawarah

Perencanaan Pembangunan Daerah;

13. Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tatakerja

Dinas Daerah Provinsi Kalimantan Timur

14. Peraturan Gubernur Kalimantan Timur Nomor 7 Tahun 2014 tentang

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah 2013 – 2018 Provinsi

Kalimantan Timur;

1.3. Maksud dan Tujuan

Maksud dari penyusunan Rencana Kerja ini adalah sebagai panduan

untuk evaluasi pelaksanaan program/kegiatan tahun 2015, dan pelaksanaan

program / kegiatan yang akan dilaksanakan dalam Rencana Kegiatan dan

Anggaran (RKA) Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur tahun 2016.

(7)

4

Sedangkan tujuan disusunnya Rencana Kerja SKPD adalah untuk

memasukkan program/kegiatan yang ada di Rencana Kerja (RENJA) ke dalam

Kebijakan Umum Anggaran Prioritas dan Plafon Anggaran (KUA-PAS).

1.4. Sistimatika Penulisan

Sistimatika penulisan dan garis besar isi dokumen Renja Dinas Sosial

Provinsi Kalimantan Timur adalah sebagai berikut :

1. BAB I. PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

1.2. Landasan Hukum

1.3. Maksud dan Tujuan

1.4. Sistimatika Penulisan

2. Bab II. EVALUASI PELAKSANAAN RENJA DINAS SOSIAL PROV. KALIMANTAN

TIMUR TAHUN 2014

2.1 Evaluasi Pelaksanaan Renja Tahun Lalu dan Capaian Renstra SKPD

2.2. Analisa Kinerja Pelayanan SKPD

2.3. Isu-isu Penting Pelsanaan Tugas dan Fungsi Pelayanan SKPD

2.4. Review Terhadap rancangan awal RKPD

2.5. Penelaahan Usulan dan Program Kegiatan Masyarakat

3. BAB III. TUJUAN, SASARAN PROGRAM dan KEGIATAN

3.1. Telaahan Terhadap Kebijakan Nasional

3.2. Tujuan dan Sasaran Renja SKPD

3.3. Program dan Kegiatan

4. BAB IV. PENUTUP

(8)

5

Bab II

EVALUASI PELAKSANAAN RENJA DINAS SOSIAL PROV. KALIMANTAN TIMUR TAHUN 2014

2.1. Evaluasi Pelaksanaan Renja SKPD Tahun 2014 dan Capaian Renstra

(2013 – 2018)

Capaian kinerja pembangunan tahun 2014 dapat dilihat dengan

membandingkan antara capaian atau hasil pelaksanaan program/kegiatan

sebagaiman yang telah ditetapkan baik dalam DPA maupun DIPA dengan

target yang ditetapkan dalam rencana strategis. Secara umum diperoleh hasil

bahwa capaian kinerja tahun 2014 telah memenuhi target yang telah

ditetapkan.

1. Dari 6 program kegiatan yang berhubungan langsung dengan pelayanan

kepada publik terdapat capaian/realisasi program/kegiatan yang belum

memenuhi target kinerja yang direncanakan yaitu :

a. Koordinasi perumusan kebijakan dan sikronisasi pelaksanaan

upaya-upaya penanggulangan kemiskinan dan penurunan kesenjangan.

b. Pelatihan ketrampilan dan praktek belajar kerja bagi anak terlantar.

c. Pengembangan bakat dan ketrampilan anak terlantar

d. Pemberdayaan eks penyandang penyakit sosial.

e. Peningkatan Kualitas Pelayanan Sarana, dan Prasarana Rehabilitasi

Kesejahteraan Sosial Bagi PMKS.

2. Realisasi program/kegiatan yang telah memenuhi bahkan melampaui

target kinerja yang telah direncanakan adalah sebagai berikut :

a. Pelatihan ketrampilan berusaha bagi keluarga miskin

b. Fasilitasi manajemen usaha bagi keluarga miskin

c. Pelatihan ketrampilan bagi penyandang masalah kesejahteraan sosial

d. Pelayanan dan perlindungan sosial, hukum bagi korban eksploitasi,

perdagangan perempuan dan anak

e. Peningkatan kualitas pelayanan, sarana, dan prasarana rehabilitasi

kesejahteraan sosial bagi PMKS

f. Fasilitasi pelaksanaan program keluarga harapan (PKH)

g. Peningkatan peran aktif masyarakat dan dunia usaha

h. Peningkatan kualitas SDM kesejahteraan sosial masyarakat

i. pelatihan keterampilan berusaha bagi keluarga miskin dan PMKS

lainnya

(9)

6

k. pelatihan keterampilan berusaha bagi keluarga miskin dan PMKS

lainnya

3. Faktor-faktor pendukung terpenuhinya target kinerja disebabkan oleh

beberapa hal diantaranya adanya kebijakan penguatan rogram/kegiatan

melalui

kebijakan

percepatan

penanganan

PMKS,

seluruh

program/kegiatan mengacu pada DPA tahun berjalan yang dalam

implementasinya

mengacu

kepada

indikator

kinerja

program

(outcomes)/kegiatan (output) dengan menggunakan capaian program

kinerja dalam Renstra Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur. Dengan

terpenuhinya target Renstra yang didasarkan pada realisasi program dan

kegiatan maka hal ini menunjukkan bahwa capaian kinerja program telah

berjalan sesuai alur tahapan penyusunan rencana kerja pada Dinas Sosial

Provinsi Kalimantan Timur.

4. Faktor-faktor penyebab tidak tercapainya, terpenuhinya atau melebihi

target kinerja program/kegitan adalah :

a. Provinsi Kalimantan Timur adalah Provinsi terluas di Indonesia dengan

dengan sebaran penduduk yang belum merata serta aksesibiltas ke

lokasi sasaran PMKS belum memadai.

b. Masih kurangnya akurasi data Penyandang Masalah Kesejahteraan

Sosial (PMKS) meliputi data populasi dan hasil-hasil penanganan PMKS

di Kab/Kota khusunya yang tersedia dalam bentuk format by name

adress sehingga dalam penanganannya juga mengalami hambatan

khusunya dalam penyusunan program dan distribusi kegiatan untuk

Kabupaten/Kota.

c. Kebijakan pemerintah yang sering mengalami perubahan dari segi

peruaturan dan perundang-undangan khususnya yang berhubungan

dengan penganggaran.

d. Adanya kebijakan penghematan anggaran baik oleh pemerintah pusat

maupun pemerintah daerah.

e. Masih lemahnya sistem koordinasi antara pusat, provinsi dan

Kabupaten/Kota.

f. Masih adanya anggota dari lembaga yang bergerak dibidang

kesejahteraan sosial yang tidak mengirimkan nomor rekening sehingga

untuk kegiatan yang anggarannya melalui cash tranfer tidak dapat

dipenuhi.

g. Jumlah anggaran yang secara keseluruhan mengalami penurunan

setiap tahunnya.

5. Implikasi yang timbul terhadap target capaian program renstra Dinas Sosial

Provinsi Kalimantan Timur secara langsung dalam meningkatknya fungsi sosial

dan peran kelompok sasaran program/kegiatan dalam hal ini PMKS

(10)

7

(Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial) dimasyarakat yang pada

gilirannya memberikan kontribusi terhadap penurunan angka kemiskinan,

peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM) serta penurunan tingkat

penggangguran terbuka. Selain itu sumber potensi sumber kesejahteraan sosial

(PSKS) dapat digali serta didayagunakan secara maksimal untuk menjadi mitra

dalam pembangunan kesejahteraan sosial.

6. Kebijakan/tindakan perencanaan dan penganggaran yang perlu diambil

untuk mengatasi faktor-faktor penyebab terhambatnya pelaksanaan

program/kegiatan dengan melakukan revisi atau pergeseran anggaran

kegiatan yang masih sesuai dengan program, selain itu untuk meningkatkan

realisasi target program ditahun berjalan.

(11)

Tabel 1. Rekapitulasi Evaluasi Hasil Pelaksanaan Renja SKPD dan Pencapaian Renstra SKPD Tahun 2014

Kode Program/Kegiatan Indikator Kinerja Program/Kegiatan Satuan

Target capaian kinerja Renstra SKPD Tahun 2018 Realisasi target kinerja hasil Program dan keluaran s/d 2014

Target dan realisasi kinerja program

dan keluaran kegiatan Tahun 2014 Target/Program Kegiatan Renja Tahun 2015

Perkiraan realisasi capaian target program/kegiatan

renstra s/d tahun 2015 Catatan

Target Realisasi ( % ) Realisasi capaian capaian (%) Tingkat

1 3 4 5 6 7 8 9 10 11=(6+8+10) 12=(11/5) 13

11301 1. Program pelayanan administrasi perkantoran Unit Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah yang mampu melaksanakan Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik Unit Kerja Eselon III 10 10 10 100.00 10 10 100.00 11301001 a. Penyediaan jasa surat menyurat Meningkatnya Akuntabilitas Layanan Administrasi

Perkantoran (Surat menyurat) Surat 2,750 500 460 91.95 500 1,000 36.36 11301002 b. Penyediaan jasa komunikasi, sumber daya air

dan listrik Meningkatnya Akuntabilitas Layanan Administrasi Perkantoran (Jasa Komunikasi,sumber daya air dan listrik) % 100 100 76.36 76.36 100 88.18 88.18 11301003 c. Penyediaan jasa peralatan dan perlengkapan

kantor Meningkatnya Akuntabilitas Layanan Administrasi Perkantoran (Jasa Peralatan dan Perlengkapan Kantor) % 100 100 78.09 78.09 100 89.05 89.05 11301006 d. Penyediaan jasa pemeliharaan dan perizinan

kendaraan dinas/operasional Meningkatnya Akuntabilitas Layanan Administrasi Perkantoran (Jasa pemeliharaan dan perizinan kendaraan dinas/operasional )

Unit

26 22 13 59.09 26 24 92.31

11301008 e. Penyediaan jasa kebersihan kantor Meningkatnya Akuntabilitas Layanan Administrasi

Perkantoran (Jasa Kebersihan Kantor ) Kantor Gedung 5 1 1 100.00 1 2 40.00 11301010 f. Penyediaan alat tulis kantor Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam pelayanan

administrasi perkantoran Bulan 60 12 12 100.00 12 24 40.00 11301011 g. Penyediaan barang cetakan dan penggandaan Meningkatnya Akuntabilitas Layanan Administrasi

Perkantoran (barang cetakan dan penggandaan ) Lembar 2,342,000 468,400 448,392 95.73 468,400 936,800 40.00 11301012 h. Penyediaan komponen instalasi

listrik/penerangan bangunan kantor Meningkatnya Akuntabilitas Layanan Administrasi Perkantoran (Jasa Komponen Listrik ) Buah 3,135 625 625 100.00 625 1,250 39.87 11301013 i. Penyediaan peralatan dan perlengkapan kantor Peralatan Kebersihan dan Bahan Pembersih Unit/UPTD/

Panti 6 6 6 100.00 6 6 100.00 11301015 j. Penyediaan bahan bacaan dan peraturan

perundang-undangan Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam pelayanan administrasi perkantoran (penyediaan Bahan Bacaan) Eksemplar 25,400 5,080 5,080 100.00 5,080 10,160 40.00 11301017 k. Penyediaan makanan dan minuman Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam pelayanan

administrasi perkantoran (makanan dan minuman)

Orang

29,060 5,812 4,443 76.45 1,193 7,005 24.11

11301018 l. Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi ke luar

daerah Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam pelayanan administrasi perkantoran OT 1,500 300 300 100.00 300 600 40.00

11301019 m. Rapat-rapat koordinasi, pembinaan dan

pengawasan ke dalam daerah Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam pelayanan administrasi perkantoran OH 1,250 250 250 100.00 250 500 40.00 11301020 n. Penyediaan Jasa Pegawai Non PNS Orang

4 4 4 100.00 - 4 100.00 11301030 o. Pengamanan aset, kantor dan rumah jabatan Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam pelayanan

administrasi perkantoran Orang 210 42 42 100.00 11 53 25.24

(12)

11302 2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana

Aparatur Unit Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah yang mampu melaksanakan Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik

11302005 a. Pengadaan Kendaraan Dinas/Operasional Jumlah Kendaraan Dinas/Operasional yang digunakan

untuk kegiatan kedinasan Unit 10 - - - 2 2 20.00 11302007 b. Pengadaan perlengkapan gedung kantor Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam penyediaan

perlengkapan gedung kantor Gedung Kantor 5 5 5 100.00 2 4 70.00

11302009 c. Pengadaan peralatan gedung kantor Sumber daya SKPD yang berkualitas dalam Peningkatan

sarana dan prasarana Gedung Kantor Kantor Gedung 6 6 6 100.00 3 5 75.00 11302010 d. Pengadaan mebeleur Jumlah Sarana dan Prasarana Meubeleur yang tersedia

untuk menunjang kegiatan kedinasan

Gedung

Kantor 4 4 4 100.00 4 4 100.00

11302022 e. Pemeliharaan rutin/berkala gedung kantor Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam

Peningkatan Sarana dan Prasarana Gedung Kantor Kantor Gedung 7 7 7 100.00 6 7 92.86 11302023 f. Pemeliharaan rutin/berkala mobil jabatan Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam

peningkatan sarana dan prasarana gedung kantor

Unit

50 10 10 100.00 10 20 40.00

11302024 g. Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan

dinas/operasional Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam peningkatan sarana dan prasarana gedung kantor (Kendaraan Operasional Dinas) mendapatkan pemeliharaan.

Unit

50 50 40 79.24 33 42 83.00

11302026 h. Pemeliharaan rutin/berkala perlengkapan

gedung kantor Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam peningkatan sarana dan prasarana Gedung Kantor Gedung Kantor 7 7 7 100.00 7 7 100.00 11302028 i. Pemeliharaan rutin/berkala peralatan gedung

kantor Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam peningkatan sarana dan prasana gedung kantor Gedung Kantor 7 7 7 100.00 7 7 100.00 11302029 j. Pemeliharaan rutin/berkala mebeleur Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam

peningkatan sarana dan prasarana Gedung Kantor Gedung Kantor 2 2 2.00 100.00 1 50.00 11302042 k. Rehabilitasi sedang/berat gedung kantor Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam

Peningkatan Sarana dan Prasarana Gedung Kantor Kantor Gedung 3 1 1 100.00 1 1 33.33 11303 3. Program peningkatan disiplin aparatur Unit Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah yang

mampu melaksanakan Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik

11303002 a. Pengadaan pakaian dinas beserta

perlengkapannya Sumber Daya Aparatur SKPD yang berkualitas Orang 236 236 225 95.27 - 118 50.00

11303005 c. Pengadaan pakaian khusus hari-hari tertentu Sumber Daya Aparatur SKPD yang berkualitas Orang

236 236 225 95.42 - 118 50.00 11305 4. Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya

Aparatur Semua Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur PNS 11305003 a. Bimbingan teknis implementasi peraturan

perundang-undangan Sumber Daya Aparatur SKPD yang Berkualitas Pns 210 42 36 85.26 30 66 31.34 11306 5. Program peningkatan pengembangan sistem

pelaporan capaian kinerja dan keuangan Unit Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah yang mampu melaksanakan Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik

Dokumen

11306001 a. Penyusunan laporan capaian kinerja dan ikhtisar

(13)

11315 6. Program Pemberdayaan Fakir Miskin, Komunitas Adat Terpencil (KAT) dan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) Lainnya

Warga Komunitas Adat Terpencil, Wanita Rawan Sosial Ekonomi, Fakir Miskin sangat miskin yang kebutuhan dasarnya terpenuhi

Orang

11315002 a. Pelatihan ketrampilan berusaha bagi keluarga

miskin Jumlah Warga Komunitas Adat Terpencil dan PMKS Lainnya yang mampu bertahan terhadap perubahan sosial ekonomi

Orang

1,070 87 87 100.00 - - -

11315003 b. Fasilitasi manajemen usaha bagi keluarga

miskin Jumlah KUBE Fakir Miskin yang mampu bertahan terhadap perubahan sosial ekonomi/mandiri Orang 2,500 240 263 109.58 - - - 11315004 c. Pengadaan sarana dan prasarana pendukung

usaha bagi keluarga miskin Jumlah Warga KAT dan Gakin dan PMKS Lainnya yang mampu bertahan terhadap perubahan sosial ekonomi/terpenuhi sarana dan prasarana

Orang

5,750 1,148 1,098 95.66 50 1,148 19.97

11315005 d. Pelatihan ketrampilan bagi penyandang masalah

kesejahteraan sosial Jumlah WRSE (Wanita Rawan Sosial Ekonomi) dan PMKS Lainnya yang mampu bertahan terhadap perubahan sosial ekonomi/mandiri

Orang

1,000 200 200 100.00 - - -

11316 7. Program Pelayanan dan Rehabilitasi

Kesejahteraan Sosial Jumlah Lanjut Usia, Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM), Korban Tindak Kekerasan dan Pekerja Migran terlantar dan PMKS lainnya yang terpenuhi kebutuhan dasarnya

Orang

271,255 53,201 - -

11316002 a. Pelayanan dan perlindungan sosial, hukum bagi korban eksploitasi, perdagangan perempuan dan anak

Jumlah Korban Tindak Kekerasan dan Pekerja Migran

Terlantar yang kebutuhan dasarnya terpenuhi Orang 650 80 80 100.00 100 120 18.46 11316007 b. Peningkatan kualitas pelayanan, sarana, dan

prasarana rehabilitasi kesejahteraan sosial bagi PMKS

Jumlah Lanjut usia dan PMKS Lainnya yang kebutuhan

dasarnya terpenuhi Orang

5,642 1021 1,090 106.76 - - -

11316009 c. Koordinasi perumusan kebijakan dan sikronisasi pelaksanaan upaya-upaya penanggulangan kemiskinan dan penurunan kesenjangan

Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) dan PMKS Lainnya yang Mendapatkan Fasilitasi

Orang

28,050 26,050 21,897 84.06 18,952 20,425 72.81

11316011 d. Monitoring, evaluasi dan pelaporan Terdokumentasikannya Program Pelayanan dan

Rehabilitasi Kesejahteraan Sosial Buku laporan 36 6 6 100.00 - - -

11316018 e. Fasilitasi pelaksanaan program keluarga

harapan (PKH) Jumlah Rumah Tangga Sangat Miskin (Ibu Hamil/Miskin/Anak Usia Sekolah Miskin) yang mampu bertahan terhadap perubahan sosial ekonomi

RTSM

900 180 180 100.00 - - -

11317 8. Program pembinaan anak terlantar Anak Terlantar, Anak Jalanan, Anak Berhadapan Hukum, Anak Dengan Kecacatan, Anak Balita Terlantar yang kebutuhan dasarnya terpenuhi

11317002 a. Pelatihan ketrampilan dan praktek belajar kerja

bagi anak terlantar Jumlah Anak Terlantar, Anak Jalanan, Anak Berhadapan Hukum, Anak dengan Kecacatan dan Balita Terlantar yang mampu bertahan terhadap perubahan sosial

Orang 23,319 4220 3,296 78.10 - 3,296 14.13

11317004 b. Pengembangan bakat dan ketrampilan anak terlantar

Jumlah Anak Terlantar, Anak Jalanan, Anak Berhadapan Hukum,Anak Dengan Kecacatan dan Balita Terlantar yang mampu bertahan terhadap perubahan sosial

Orang

23,319 4220 3,296 78.10 4,220 7,516 32.23

12017 9. Program Peningkatan dan Pengembangan

Pengelolaan Keuangan Daerah Unit Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah yang mampu melaksanakan Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik

Laporan

12017021 a. Peningkatan Manajemen Pengelolaan Keuangan

(14)

11318 10. Program pembinaan para penyandang cacat

dan trauma Jumlah Penyandang Cacat dan EksTrauma yang kebutuhan dasarnya terpenuhi Orang 11318003 a. Pendidikan dan pelatihan bagi penyandang

cacat dan eks trauma Jumlah Penyandang cacat dan Eks Trauma yang mampu bertahan terhadap perubahan sosial ekonomi Orang 4,615 693 865 124.82 877 1,742 37.75 11319 11. Program pembinaan panti asuhan /panti jompo Jumlah Panti yang memperoleh Peningkatan Sarana

dan Prasarana. panti

11319001 a. Pembangunan sarana dan prasarana panti

asuhan/jompo Jumlah sarana dan prasarana panti asuhan yang dibangun panti 7 6 - - - - - 11319002 b. Rehabilitasi sedang/berat bangunan panti asuhan/jompo Jumlah bangunan rehabilitasi gedung panti panti 6 6 6 100.00 1 4 58.33 11319003 c. Operasi dan pemeliharaan sarana dan

prasarana panti asuhan/jompo Jumlah Kebutuhan Keperluan Sekolah Klien panti 6 6 6 100.00 5 6 91.67 11319004 d. Pendidikan dan pelatihan bagi penghuni panti

asuhan/jompo Jumlah Klien yang mendapatkan Bimbingan Mental dalam Panti panti 7 6 6 100.00 6 6 85.71 11320 12. Program pembinaan eks penyandang penyakit

sosial (eks narapidana, PSK, narkoba dan penyakit sosial lainnya)

Jumlah PMKS (Eks. Narapidana, ODHA, Korban Napza, Tuna Susila, Waria dan Gepeng) yang mampu mengembangkan Usaha Ekonomi Produktif (UEP)

11320004 a. Pemberdayaan eks penyandang penyakit sosial Jumlah PMKS ( Eks. Narapidana, ODHA, Korban Napza, Tuna Susila, Waria dan Gepeng) yang mampu mandiri

Orang

1,913 346 313 90.46 364 677 35.39

11321 13. Program Pemberdayaan Kelembagaan

Kesejahteraan Sosial Jumlah Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial yang mampu melaksanakan Kemitraan Orang 2,298 417 - - 11321001 a. Peningkatan peran aktif masyarakat dan dunia

usaha Jumlah Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) yang berkualitas (Karang Taruna, PSM, Orsos, TKSK)

Orang

1,098 250 250 100.00 207 457 41.62

11321003 b. Peningkatan kualitas SDM kesejahteraan sosial

masyarakat Jumlah PSKS Kepahlawanan, Keperintisan, dan Kesetiakawanan Sosial yang berkualitas Lembaga 55 7 7 100.00 9 16 29.09 11321004 c. Pengembangan model kelembagaan

perlindungan sosial Jumlah Masyarakat yang berkualitas melaksanakan kemitraan dalam Penanganan PMKS (Korban Bencana) orang 1,200 160 148 92.66 200 348 29.02 11322 14. Program Penanggulangan Kemiskinan bidang

Kesejahteraan Sosial untuk mengukur Indeks Kedalaman Kemiskinan

Indeks Kedalaman Kemiskinan ( Rasio Kesenjangan Kemiskinan )

< 1 1.25 0.79

158.23 1.19 11322001 a. Fasilitasi Pelaksanaan Program Keluarga

Harapan Jumlah Rumah Tangga Sangat Miskin (Ibu Hamil/Miskin/Anak Usia Sekolah Miskin) yang mampu

bertahan terhadap perubahan sosial ekonomi RTSM

28,050 - - - 18,952 18,952 67.57 11322002 b. Peningkatan Kualitas Pelayanan Sarana, dan

Prasarana Rehabilitasi Kesejahteraan Sosial Bagi PMKS

Jumlah Lanjut usia dan PMKS Lainnya yang kebutuhan dasarnya terpenuhi

Orang

4621 1,090 1,068 97.98 1,072 2,140 46.31 11322003 c. pelatihan keterampilan berusaha bagi keluarga

miskin dan PMKS lainnya Jumlah warga Komunitas Adat Terpencil dan PMKS lainnya yang mampu bertahan terhadap perubahan

sosial ekonomi KK 435 87 87

100.00 87 174 40.00 11322004 d. Fasilitasi manajemen usaha bagi keluarga

miskin dan PMKS lainnya Jumlah KUBE Fakir Miskin yang mampu bertahan terhadap perubahan sosial ekonomi/mandiri

KUBE 1320 240 263

(15)

11323 15. Program Penanggulangan Kemiskinan bidang

Kesejahteraan Sosial Persentase Keluarga Miskin dan PMKS lainnya yang memiliki usaha ekonomi produktif

59.57 42.65 43.59

102.20 46.88 45.24 75.94 11323001

pelatihan keterampilan berusaha bagi keluarga

miskin dan PMKS lainnya Jumlah WTRSE (Wanita Rawan Sosial Ekonomi) dan PMKS Lainnya yang mampu bertahan terhadap perubahan sosial ekonomi/mandiri

Orang

1000 200 200 100.00 50 250 25.00 11324 16. Program Pemberdayaan Remaja Putus

Sekolah Proporsi Anak Putus Sekolah yang berusaha sendiri 11324001

Pengembangan Kecakapan Hidup Bagi remaja Putus Sekolah

Jumlah Remaja Putus Sekolah Yang mendapatkan

(16)

13

2.2. Analisa Kinerja Pelayanan Dinas Sosial Prov. Kalimantan Timur

Untuk bidang sosial standar pelayanan yang dapat dijadikan rujukan

sebagai analisis kinerja pelayana SKPD adalah Standar Pelayana Minimal (SPM)

bidang Sosial yang merupakan penjabaran dari target yang telah ditetapkan oleh

Kementerian Sosial RI berdasarkan Peraturan Menteri Sosial RI Nomor 129/HUK/2008

tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Sosial di Daerah Provinsi dan Daerah

Kabupaten/Kota. SPM bidang Sosial mencakup 4 (empat) pelayanan dasar dan 7

(tujuh) indikator kinerja, khusus Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur dari 7 (tujuh)

tersebut dikembangkan menjadi 31 (tiga puluh satu) indikator yang terdiri dari :

1. Penyediaan prasarana dan sarana panti sosial Pemerintah, meliputi :

a. Prosentase jumlah prasarana, sarana dan mobilitas Dinas Sosial yang

dilakukan perawatan

b. Prosentase jumlah panti sosial Pemerintah yang memenuhi Standar

Operasional

c. Prosentase jumlah panti sosial Pemerintah yang direnovasi/dilakukan

perawatan

2. Penyediaan prasarana dan sarana panti sosial Non Pemerintah yang mendapat

fasilitas dan aksebilitas dalam penyelenggaraan pelayanan sosial.

3. Pelaksanaan Pemberdayaan sosial bagi fakir miskin dan Komunitas Adat

Terpencil (KAT)

a. Prosentase jumlah keluarga fakir miskin yang menerima bimbingan mental,

sosial, pelatihan keterampilan dan bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP)

melalui Kelompok Usaha Bersama (KUBE).

b. Prosentase jumlah komunitas adat terpencil yang diberdayakan melalui

pemukiman.

c. Prosentase jumlah rumah tidak layak huni yang direhabilitasi.

d. Prosentase jumlah wanita rawan sosial ekonomi yang ditangani.

4. Pelaksanaan pelayanan dan rehabilitasi sosial bagi penyandang masalah

keterlantaran, ketunaan sosial dan kecacatan.

a. Prosentase jumlah anak jalanan yang mendapatkan pelayanan dan

rehabilitasi sosial.

b. Prosentase jumlah anak nakal yang mendapatkan bimbingan mental, sosial

dan keterampilan serta bantuan stimulus.

c. Prosentase jumlah anak berhadapan dengan hukum yang mendapatkan

bantuan pendampingan.

d. Prosentase jumlah anak memerlukan perlindungan khusus (AMPK) yang

mendapatkan perlindungan dan rehabilitasi sosial.

e. Prosentase jumlah Wanita Tuna Susila yang mendapatkan bimbingan mental,

sosial dan keterampilan serta bantuan stimulan.

f. Prosentase jumlah Eks narapidana yang mendapatkan bimbingan mental,

sosial, keterampilan dan bantuan stimulan.

(17)

14

g. Prosentase jumlah korban penyalahgunaan NAPZA yang mendapatkan

bimbingan mental, sosial, keterampilan dan bantuan stimulan.

h. Prosentase jumlah orang dengan HIV/AIDS yang mendapatkan bimbingan

mental, sosial, keterampilan dan bantuan stimulan.

i. Prosentase jumlah Pengemis yang mendapatkan pelayanan sosial.

j. Prosentase jumlah Korban Tindak Kekerasan yang mendapatkan pelayanan

sosial.

k. Prosentase jumlah Pekerja Migran bermasalah yang mendapatkan

pelayanan sosial.

l. Prosentase jumlah orang terlantar yang mendapatkan pelayanan sosial.

5. Bantuan dan jaminan sosial bagi lanjut usia, anak terlantar, cacat

ganda/permanen dan korban bencana.

a. Prosentase korban bencana alam/sosial yang memperoleh bantuan sosial.

b. Presentasi korban bencana alam/sosial yang memperoleh bantuan

makanan siap saji.

c. Prosentase korban bencana alam/sosial yang memperoleh bantuan

evakuasi.

d. Prosentase korban bencana alam/sosial yang memperoleh tampat

penampungan sementara/shelter.

e. Prosentase korban bencana alam/sosial yang memperoleh bantuan Bahan

Bangunan Rumah.

f. Prosentase jumlah satuan penanggulangan bencana yang terampil dan siap

siaga menghadapi bencana.

g. Prosentase jumlah Lanjut usia yang mendapatkan bantuan sosial.

h. Prosentase jumlah anak terlantar yang mendapatkan bantuan sosial.

i. Prosentase jumlah anak balita terlantar yang mendapatkan bantuan sosial.

j. Prosentase jumlah anak dengan kecacatan yang mendapatkan bantuan

sosial.

k. Prosentase jumlah Penyandang cacat yang mendapatkan bantuan sosial.

Tabel 2. Pencapain Kinerja Pelayanan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur

No INDIKATOR KINERJA Provinsi SPM IKK

Target Renstra Capaian Realisasi

Catatan analisis 2014 2015 2016 2017 2018 2014

1. Menurunnya jumlah Penyadang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) 11% pertahun

11 11 11 11 11 14,12

2. Menurunnya indeks kedalaman kemisknan/rasio kesenjangan kemiskinan

1,25 1,19 1,09 1 <1 0,79

3.

Menurunnya angka kemiskinan dari 6,68% menjadi 5% dalam jangka waktu 5 tahun

6,00 5,75 5,35 5,15 5,00 6,31

4. Persentase keluarga miskin dan PMKS lainnya yang memiliki UEP 42,65 46,88 51,11 55,34 59,57 43,59 5. Jumlah RTSM peserta PKH yang mendapatkan bantuan cash

transfer

(18)

15

6. Jumlah warga KAT yang diberdayakan melalui pemukiman

85 87 87 87 87 87 87 7.

Jumlah keluarga fakir miskin yang menerima bimbingan sosial, pelatihan keterampilan UEP melalui KUBE

125

240 340 330 330 330 263

8. Jumlah anak terlantar yang mendapatkan jaminan sosial 1.360 2.140 2.500 2.500 2.500 2.500 2.607 9. Jumlah anak balita terlantar yang mendapatkan jaminan

sosial

218 516 437 459 482 506 508 10. Jumlah anak jalanan yang mendapatkan rehabilitasi sosial 138 50 60 60 60 60 48 11.

Jumlah anak cacat yang mendapatkan jaminan sosial berupa bantuan sosial dan rehabilitasi

24

107 112 118 124 130 124 12.

Jumlah anak berhadapan dengan hukum yang mendapatkan perlindungan sosial berupa advokasi sosial

25

20 24 35 37 39 8 13.

Jumlah anak membutuhkan perlakuan khusus yang mendapatkan jaminan sosial berupa bantuan sosial

6

110 10 10 10 10 101 14. Jumlah lanjut usia yang mendapatkan bantuan sosial 815 1.090 1.065 1.126 1.182 1.241 1.068 15. Jumlah wanita korban tindak kekerasan yang mendapatkan

perlindungan sosial

68 60 100 100 100 100 77 16.

Jumlah wanita tuna susila yang mendapatkan rehabilitasi sosial berupa bimbingan mental, sosial dan keterampilan serta bantuan stimulant

235

90 150 160 170 180

90

17.

Jumlah wanita rawan sosial ekonomi yang mendapatkan bantuan usaha ekonomi produktif (UEP)

100

200 200 200 200 200 200 18. Jumlah penyandang cacat yang mendapatkan bantuan

sosial

350 693 934 950 970 1.000 865 19.

Jumlah eks Narapidana yang mendapatkan bimbingan mental, sosial dan keterampilan serta bantuan stimulant

0 140 165 174 182 30 20.

Jumlah orang dengan HIV/AIDS yang mendapatkan bimbingan mental, sosial dan keterampilan serta bantuan stimulant

86 105 110 115 120 86 21.

Jumlah korban

penyalahgunaan NAPZA yang mendapatkan bimbingan mental, sosial dan keterampilan serta bantuan stimulant

50

60 60 60 60 60 107 22. Jumlah Penanganan korban bencana alam 34 40 45 50 55 15 23. Jumlah Penanganan korban bencana sosial/pengungsi 80 85 90 95 100 47 24. Jumlah pekerja migran terlantar yang mendapatkan

perlindungan sosial

102 15 15 15 15 15 15 25.

Jumlah Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) yang melakukan pelayanan ksejahteraan sosial

10 10 10 10 10 9 26.

Jumlah Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) yang mendapatkan pelatihan teknis dan fungsional

152 103 103 103 103 110 27. Jumlah Organisasi Sosial (ORSOS) yang mendapatkan pelatihan

teknis

70 70 70 70 70 70 28. Jumlah Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) yang

mendapatkan pelatihan teknis

80 80 80 80 80 80 29. Jumlah Karang taruna yang mendapatkan pelatihan teknis 75 75 75 75 75 75

30. Jumlah WKSBM yang mendapatkan pelatihan peningkatan kapasitas

10

(19)

16

31. Jumlah CSR Kesejahteraan Sosial yang bertambah 6 6 6 6 6 6 32. Jumlah Kampung siaga bencana yang terbentuk 1 1 1 1 1 1 33.

Jumlah petugas perlindungan sosial Korban bencana alam dan sosial yang mendapatkan bimbingan teknis

210

160

200 240 280 320 160 34. Jumlah tenaga pelopor yang mendapatkan diklat

penanganan konflik sosial

19

24 29 34 39 19 35. Jumlah forum keserasian sosial dan forim kearifan local yang

peduli bencana sosial

7

9 11 13 15 6 36.

Jumlah aparatur yang telah mengikuti diklat teknis, fungsional dan structural berkisar 20-30% dari jumlah keseluruhan aparatur pemerintah

87 87 87 87 87 47 37. Persentase penurunan pelanggaran disiplin 0 0 0 0 0 0 38. Persentase kecukupan sarana operasional perkantoran yang

diperlukan 60

85 100 100 100

60

39.

Jumlah jaringan informasi dan publikasi perkembangan kesejahteraan sosial yang terbangun dan terupdate

1 1 1 1 1 1  Teknologi informasi 1 1 1 1 1 1  Media informasi (bulletin dan

media massa)

1

1 1 1 1 1 40. Persentase pelaksanaan tugas fungsi yang telah didukung oleh

SOP

80

100 100 100 100 39 41. Jumlah dokumen perencanaan yang disusun 5 4 4 4 5 5 42. Jumlah dokumen pelaporan capaian kinerja yang telah

disusun dan terukur

17

17 17 17 17 17 43. Jumlah dokumen monitoring dan evaluasi yang telah disusun 25 25 25 25 25 25 44. Jumlah system informasi yang terbangun dan digunakan 9 9 9 9 9 9 45. Persentase Kab/Kota yang telah memiliki kebijakan yang selaras

dengan provinsi

100

100 100 100 100 100 46. Persentase Kab/Kota yang telah memiliki program yang selaras

dengan provinsi

100

100 100 100 100 100

2.3. Isu-isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi Dinas Sosial Prov. Kalimantan

Timur

Pelaksanaan pembangunan dewasa ini disatu sisi berdampak positif bagi

perkembangan kehidupan masyarakat, namun disisi lain berdampak negative

pada masyarakat, diantaranya adanya kecendrungan semakin meningkatnya

jumlah Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Disadari bahwa kondisi

ini merupakan tantangan yang sangat berat, jika tidak dilakukan penanganan

secara cepat dan tepat akan berakibat pada terjadinya kesenjangan sosial yang

semakin meluas yang berimplikasi pada lemahnya ketahanan sosial serta dapat

menimbulkan konflik sosial ditengah-tengah masyarakat. Isu strategis terkait

pembangunan kesejahteraan sosial di Provinsi Kalimantan Timur adalah :

a. Terbatasnya akses Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS)

terhadap pelayanan sosial dasar.

(20)

17

b. Lemahnya koordinasi antara pemerintah Pusat, Provinsi dan Kab/Kota dalam

melaksanakan program pembangunan di bidang kesejahteraan sosial.

c. Provinsi Kalimantan Timur adalah Provinsi dengan sebaran penduduk yang

belum merata serta aksesibiltas infrastruktur ke lokasi sasaran PMKS belum

memadai.

d. Provinsi Kalimantan Timur merupakan salah satu pintu gerbang pembangunan

diwilayah Indonesia bagian timur dengan sumber daya alamnya yang

melimpah, menyebabkan Kalimantan timur menjadi sasaran para pencari

kerja dari daerah lain. Kedatangan pencari kerja tersebut tidaklah disertai

dengan kemampuan dan keterampilan (non skill) yang memadai, sehingga

membuat permasalahan baru dengan bertambahnya penyandang masalah

kesejahteraan sosial (PMKS).

e. Kurangnya akurasi data Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS)

meliputi data populasi dan hasil-hasil penanganan PMKS di Kab/Kota

khusunya yang tersedia dalam bentuk format by name adress sehingga

dalam penanganannya mengalami hambatan (program dan kegiatan) untuk

Kabupaten/Kota.

f. Masih rendahnya kualitas sumber daya manusia dalam melaksanakan dan

mengimplementasikan penanganan program-program kesejahteraan sosial.

g. Kebijakan pemerintah yang sering mengalami perubahan dari segi peruaturan

dan perundang-undangan khususnya yang berhubungan dengan

penganggaran.

h. Kurangnya inovasi dalam melaksanakan pelayanan terhadap penyandang

masalah kesejahteraan sosial (PMKS).

2.4. Review Terhadap Rancangan Awal RKPD

Review terhadap rancangan awal RKPD Prov. Kalimantan Timur

untuk bidang kesejahteraan sosial tahun 2016 dapat dilihat pada tabel

dibawah ini :

(21)

Rancangan Awal RKPD Hasil Analisa Kebutuhan

No Program / Kegiatan Lokasi Indikator Kinerja Capaian Target Jumlah Dana Program / Kegiatan Lokasi Indikator Kinerja Capaian Target Jumlah Dana

Dinas Sosial 41.099.995.000 Dinas Sosial 41.099.995.000

1. Dinas Sosial 24.674.303.000 Dinas Sosial 24.674.303.000

Program Pelayanan Administrasi

Perkantoran Unit Kerja Satuan Perangkat Daerah yang mampu melaksanakan Tata Kelola Pemerintahan Yang baik

10 Unit Kerja 5.110.020.000 Program Pelayanan Administrasi

Perkantoran Unit Kerja Satuan Perangkat Daerah yang mampu melaksanakan Tata Kelola Pemerintahan Yang baik

10 Unit Kerja 5.110.020.000 Penyediaan jasa surat menyurat samarinda Unit Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah yang

mampu melaksanakan Tata Kelola Pemerintahan yang baik

500 Surat 91.740.000 Penyediaan jasa surat menyurat samarinda Unit Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah yang mampu melaksanakan Tata Kelola Pemerintahan yang baik

500 Surat 91.740.000 Penyediaan jasa komunikasi,

sumber daya air dan listrik Meningkatnya Akuntabilitas Layanan Administrasi Perkantoran (Jasa Komunikasi,sumber daya air dan listrik)

100 % 485.600.000 Penyediaan jasa komunikasi,

sumber daya air dan listrik Meningkatnya Akuntabilitas Layanan Administrasi Perkantoran (Jasa Komunikasi,sumber daya air dan listrik)

100 % 485.600.000

Penyediaan jasa peralatan dan

perlengkapan kantor samarinda Meningkatnya Akuntabilitas Layanan Administrasi Perkantoran (Jasa Peralatan dan Perlengkapan Kantor)

100 % 793.300.000 Penyediaan jasa peralatan dan

perlengkapan kantor samarinda Meningkatnya Akuntabilitas Layanan Administrasi Perkantoran (Jasa Peralatan dan Perlengkapan Kantor)

100 % 793.300.000

Penyediaan jasa pemeliharaan dan perizinan kendaraan dinas/operasional

samarinda Meningkatnya Akuntabilitas Layanan

Administrasi Perkantoran (Jasa Pemeliharaan dan Perizinan Kendaraan Dinas/Operasional)

22 Unit 56.270.000 Penyediaan jasa pemeliharaan

dan perizinan kendaraan dinas/operasional

samarinda Meningkatnya Akuntabilitas Layanan Administrasi Perkantoran (Jasa Pemeliharaan dan Perizinan Kendaraan Dinas/Operasional)

22 Unit 56.270.000

Penyediaan jasa kebersihan

kantor samarinda Meningkatnya Akuntabilitas Layanan Administrasi Perkantoran (Jasa Kenersihan Kantor)

1 Gedung

Kantor 197.000.000 Penyediaan jasa kebersihan kantor samarinda Meningkatnya Akuntabilitas Layanan Administrasi Perkantoran (Jasa Kenersihan Kantor)

1 Gedung

Kantor 197.000.000

Penyediaan alat tulis kantor samarinda Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam

pelayanan administrasi perkantoran 12 Bulan 194.250.000 Penyediaan alat tulis kantor samarinda Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam pelayanan administrasi perkantoran 12 Bulan 194.250.000 Penyediaan barang cetakan dan

penggandaan samarinda Meningkatnya Akuntabilitas Layanan Administrasi Perkantoran (barang cetakan dan penggandaan)

468400

Lembar 314.000.000 Penyediaan barang cetakan dan penggandaan samarinda Meningkatnya Akuntabilitas Layanan Administrasi Perkantoran (barang cetakan dan penggandaan)

468400

Lembar 314.000.000

Penyediaan komponen instalasi listrik/penerangan bangunan kantor

samarinda Meningkatnya Akuntabilitas Layanan

Administrasi Perkantoran (Jasa Komponen Listrik)

625 buah 85.000.000 Penyediaan komponen instalasi listrik/penerangan bangunan kantor

samarinda Meningkatnya Akuntabilitas Layanan Administrasi Perkantoran (Jasa Komponen Listrik)

625 buah 85.000.000

Penyediaan bahan bacaan dan

peraturan perundang-undangan samarinda Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam pelayanan administrasi perkantoran (Penyediaan Baha Bacaan)

5080

Eksemplar 47.850.000 Penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundang-undangan samarinda Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam pelayanan administrasi perkantoran (Penyediaan Baha Bacaan)

5080

Eksemplar 47.850.000

(22)

Penyediaan makanan dan

minuman samarinda Sumberd Daya yang berkualitas dalam pelayanan administrasi perkantoran (makanan dan Minuman)

5812 orang 466.960.000 Penyediaan makanan dan

minuman samarinda Sumberd Daya yang berkualitas dalam pelayanan administrasi perkantoran (makanan dan Minuman)

5812 orang 466.960.000

Rapat-rapat koordinasi dan

konsultasi ke luar daerah luar Provinsi Sumber Daya SKPD yang Berkualitas dalam pelayanan administrasi perkantoran 300 OT 727.200.000 Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi ke luar daerah luar Provinsi Sumber Daya SKPD yang Berkualitas dalam pelayanan administrasi perkantoran 300 OT 727.200.000 Rapat-rapat koordinasi,

pembinaan dan pengawasan ke dalam daerah berau,kutim,kubar, kukar,luar Provinsi,samarinda, paser,Balikpapan ,ppu,mahulu, bontang

Sumber Daya yang berkualitas dalam

pelayanan administrasi perkantoran 250 OH 1.514.050.000 Rapat-rapat koordinasi, pembinaan dan pengawasan ke dalam daerah berau,kutim,kubar, kukar,luar Provinsi,samarinda , paser,Balikpapan ,ppu,mahulu, bontang

Sumber Daya yang berkualitas dalam

pelayanan administrasi perkantoran 250 OH 1.514.050.000

Pengamanan aset, kantor dan

rumah jabatan samarinda Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam pelayanan administrasi perkanoran 42 orang 136.800.000 Pengamanan aset, kantor dan rumah jabatan samarinda Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam pelayanan administrasi perkanoran 42 orang 136.800.000 Program Peningkatan Sarana

dan Prasarana Aparatur Unit Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah yang mampu melaksanakan Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik

8 Gedung

Kantor 1.807.700.000 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur Unit Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah yang mampu melaksanakan Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik

8 Gedung

Kantor 1.807.700.000 Pengadaan perlengkapan

gedung kantor samarinda Sumber daya SKPD yang berkualitas dalam peningkatan Sarana dan Prasarana Gedung Kantor

6 Gedung

Kantor 242.600.000 Pengadaan perlengkapan gedung kantor samarinda Sumber daya SKPD yang berkualitas dalam peningkatan Sarana dan Prasarana Gedung Kantor

6 Gedung

Kantor 242.600.000 Pengadaan peralatan gedung

kantor samarinda Sumber daya yang berkualitas dalam peningkatan sarana dan prasarana gedung kantor

6 gedung

kantor 348.000.000 Pengadaan peralatan gedung kantor samarinda Sumber daya yang berkualitas dalam peningkatan sarana dan prasarana gedung kantor

6 gedung

kantor 348.000.000

Pengadaan meubelair samarinda Jumlah Sarana dan Prasarana Meubelair yang

tersedia untuk menunjang kegiatan kedinasan 4 Gedung Kantor 70.000.000 Pengadaan meubelair samarinda Jumlah Sarana dan Prasarana Meubelair yang tersedia untuk menunjang kegiatan kedinasan

4 Gedung

Kantor 70.000.000

Pemeliharaan rutin/berkala

gedung kantor samarinda Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam peningkatan sarana dan prsarana gedung kantor

7 Gedung

Kantor 652.550.000 Pemeliharaan rutin/berkala gedung kantor samarinda Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam peningkatan sarana dan prsarana gedung kantor

7 Gedung

Kantor 652.550.000 Pemeliharaan rutin/berkala mobil

jabatan samarinda Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam peningkatan sarana dan prasarana gedung kantor

7 unit 116.000.000 Pemeliharaan rutin/berkala mobil

jabatan samarinda Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam peningkatan sarana dan prasarana gedung kantor

7 unit 116.000.000 Pemeliharaan rutin/berkala

kendaraan dinas/operasional samarinda Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam peningkatan sarana dan prasarana gedung kantor (Kendaraan Operasional Dinas)

50 Unit 119.800.000 Pemeliharaan rutin/berkala

kendaraan dinas/operasional samarinda Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam peningkatan sarana dan prasarana gedung kantor (Kendaraan Operasional Dinas)

50 Unit 119.800.000

Pemeliharaan rutin/berkala

perlengkapan gedung kantor samarinda Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam peningkatan sarana dan prasarana gedung kantor

1 Unit 150.000.000 Pemeliharaan rutin/berkala

perlengkapan gedung kantor samarinda Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam peningkatan sarana dan prasarana gedung kantor

1 Unit 150.000.000 Pemeliharaan rutin/berkala

peralatan gedung kantor samarinda Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam peningkatan sarana dan prasarana gedung kantor

7 Gedung

Kantor 105.000.000 Pemeliharaan rutin/berkala peralatan gedung kantor samarinda Sumber Daya SKPD yang berkualitas dalam peningkatan sarana dan prasarana gedung kantor

7 Gedung

(23)

kantor peningkatan sarana dan prasarana Gedung

Kantor Kantor kantor peningkatan sarana dan prasarana Gedung Kantor Kantor

Program peningkatan disiplin

aparatur Unit Satuan Kerja Perangkat Daerah yang melaksanakan Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik

226 PNS 136.850.000 Program peningkatan disiplin

aparatur Unit Satuan Kerja Perangkat Daerah yang melaksanakan Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik

226 PNS 136.850.000

Pengadaan pakaian dinas

beserta perlengkapannya samarinda 66.050.000 Pengadaan pakaian dinas beserta perlengkapannya samarinda 66.050.000

Pengadaan pakaian khusus

hari-hari tertentu samarinda 70.800.000 Pengadaan pakaian khusus hari-hari tertentu samarinda 70.800.000

Program Peningkatan Kapasitas

Sumber Daya Aparatur Semua Pegawai Negeri Sipil dilingkungan Dinas Sosial Prov.Kaltim 150 PNS 114.000.000 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur Semua Pegawai Negeri Sipil dilingkungan Dinas Sosial Prov.Kaltim 150 PNS 114.000.000 Bimbingan teknis implementasi

peraturan perundang-undangan Sumber Daya Aparatur SKPD yang Berkualitas 42 PNS 114.000.000 Bimbingan teknis implementasi peraturan perundang-undangan Sumber Daya Aparatur SKPD yang Berkualitas 42 PNS 114.000.000 Program peningkatan

pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan

Unit Kerja Satuan Perangkat Daerah yang mampu melaksanakan Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik

10 Dokumen 126.350.000 Program peningkatan

pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan

Unit Kerja Satuan Perangkat Daerah yang mampu melaksanakan Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik

10 Dokumen 126.350.000

Penyusunan laporan capaian kinerja dan ikhtisar realisasi kinerja SKPD

samarinda Sumber Daya Aparatur SKPD yang berkualitas 10 Dokumen 126.350.000 Penyusunan laporan capaian

kinerja dan ikhtisar realisasi kinerja SKPD

samarinda Sumber Daya Aparatur SKPD yang

berkualitas 10 Dokumen 126.350.000

Program Pemberdayaan Fakir Miskin, Komunitas Adat Terpencil (KAT) dan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) Lainnya

Warga KAT dan Keluarga Miskin (Gakin) yang

meningkat kualitas hidupnya 250 unit 760.000.000 Program Pemberdayaan Fakir Miskin, Komunitas Adat Terpencil (KAT) dan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) Lainnya

Warga KAT dan Keluarga Miskin (Gakin)

yang meningkat kualitas hidupnya 250 unit 760.000.000

Pengadaan sarana dan prasarana pendukung usaha bagi keluarga miskin

berau,kutim,kubar, kukar,paser,ppu, mahulu

Jumlah Warga KAT dan Gakin yang mampu bertahan terhadap perubahan sosial ekonomi/terpenuhi sarana dan prasarana

1148 Orang 760.000.000 Pengadaan sarana dan prasarana pendukung usaha bagi keluarga miskin

berau,kutim,kubar, kukar,paser,ppu, mahulu

Jumlah Warga KAT dan Gakin yang mampu bertahan terhadap perubahan sosial ekonomi/terpenuhi sarana dan prasarana

1148 Orang 760.000.000

Program Pelayanan dan Rehabilitasi Kesejahteraan Sosial

Jumlah Lannjut Usia, Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM),Korban Tindak Kekerasan dan Pekerja Migran Terlantar dan PMKS Lainnya yang terpenuhi Kebutuhan Dasarnya

53741 orang 671.326.000 Program Pelayanan dan Rehabilitasi Kesejahteraan Sosial

Jumlah Lannjut Usia, Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM),Korban Tindak Kekerasan dan Pekerja Migran Terlantar dan PMKS Lainnya yang terpenuhi Kebutuhan Dasarnya

53741 orang 671.326.000

Pelayanan dan perlindungan sosial, hukum bagi korban eksploitasi, perdagangan perempuan dan anak

berau,kutim,kubar, kukar,paser, balikpapan,samarind a,ppu,mahulu, bontang

Korban Tindak Kekerasan dan Pekerja Migran

Terlantar yang Kebutuhan Dasarnya terpenuhi 100 orang 394.700.000 Pelayanan dan perlindungan sosial, hukum bagi korban eksploitasi, perdagangan perempuan dan anak

berau,kutim,kubar, kukar,paser, balikpapan,samari nda,ppu,mahulu, bontang

Korban Tindak Kekerasan dan Pekerja Migran Terlantar yang Kebutuhan Dasarnya terpenuhi

(24)

Koordinasi perumusan kebijakan dan sikronisasi pelaksanaan upaya-upaya penanggulangan kemiskinan dan penurunan kesenjangan ppu,mahulu,bontang, berau,kutim,kubar, kukar,paser, balikpapan, samarinda

Jumlah Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM)

yang mendapatkan fasilitasi 27050 RTSM 276.626.000 Koordinasi perumusan kebijakan dan sikronisasi pelaksanaan upaya-upaya penanggulangan kemiskinan dan penurunan kesenjangan ppu,mahulu,bontan g,berau,kutim,kuba r, kukar,paser, balikpapan, samarinda

Jumlah Rumah Tangga Sangat Miskin

(RTSM) yang mendapatkan fasilitasi 27050 RTSM 276.626.000

Program pembinaan anak

terlantar Anak Terlantar,Anak Jalanan,Anak Berbadan Hukum,Anak dengan Kecacatan,Anak Balita Terlantar yang kebutuhan dasarnya

4431 orang 1.886.800.000 Program pembinaan anak

terlantar Anak Terlantar,Anak Jalanan,Anak Berbadan Hukum,Anak dengan Kecacatan,Anak Balita Terlantar yang kebutuhan dasarnya

4431 orang 1.886.800.000

Pengembangan bakat dan

ketrampilan anak terlantar balikpapan, samarinda,ppu, mahulu,bontang, berau,kutim,kubar, kukar,paser

Jumlah Anak Terlantar, Anak Jalanan, Anak Berbadan Hukum, Anak Dengan Kecacatan dan Balita Terlantar yang mampu bertahan terhadap perubahan sosial

331 Anak 1.886.800.000 Pengembangan bakat dan

ketrampilan anak terlantar balikpapan, samarinda,ppu, mahulu,bontang, berau,kutim,kubar, kukar,paser

Jumlah Anak Terlantar, Anak Jalanan, Anak Berbadan Hukum, Anak Dengan Kecacatan dan Balita Terlantar yang mampu bertahan terhadap perubahan sosial

331 Anak 1.886.800.000

Program pembinaan para

penyandang cacat dan trauma Jumlah Penyandang Cacat dan Eks Trauma yang kebutuhan dasarnya terpenuhi 877 orang 2.274.700.000 Program pembinaan para penyandang cacat dan trauma Jumlah Penyandang Cacat dan Eks Trauma yang kebutuhan dasarnya terpenuhi 877 orang 2.274.700.000 Pendidikan dan pelatihan bagi

penyandang cacat dan eks trauma

paser,balikpapan,ppu ,samarinda,mahulu, bontang,berau, kutim,kubar,kukar

Jumlah Penyandang Cacat dan Eks Trauma yang Mampu Bertahan terhadap Perubahan Sosial Ekonomi

69 Orang 2.274.700.000 Pendidikan dan pelatihan bagi penyandang cacat dan eks trauma paser,balikpapan,p pu,samarinda,mah ulu, bontang,berau, kutim,kubar,kukar

Jumlah Penyandang Cacat dan Eks Trauma yang Mampu Bertahan terhadap Perubahan Sosial Ekonomi

69 Orang 2.274.700.000

Program pembinaan eks penyandang penyakit sosial (eks narapidana, PSK, narkoba dan penyakit sosial lainnya)

Jumlah PMKS (Eks.Narapidana, ODHA, Korban Napza, Tuna Susila, Waria dan Gepeng) yang mampu mengembangkan Usaha Ekonomi Produktif (UEP)

364 orang 1.431.920.000 Program pembinaan eks penyandang penyakit sosial (eks narapidana, PSK, narkoba dan penyakit sosial lainnya)

Jumlah PMKS (Eks.Narapidana, ODHA, Korban Napza, Tuna Susila, Waria dan Gepeng) yang mampu mengembangkan Usaha Ekonomi Produktif (UEP)

364 orang 1.431.920.000

Pemberdayaan eks penyandang

penyakit sosial kukar,paser,balikpapan,ppu,samarinda,m ahulu,bontang,berau, kutim,kubar

Jumlah PMKS (Eks.Narapidana, ODHA, Korban

Napza, Tuna Susila, Waria dan Gepeng) 364 Orang 1.431.920.000 Pemberdayaan eks penyandang penyakit sosial kukar,paser,balikpapan,ppu,samarind a,mahulu,bontang, berau,kutim,kubar

Jumlah PMKS (Eks.Narapidana, ODHA, Korban Napza, Tuna Susila, Waria dan Gepeng)

364 Orang 1.431.920.000

Program Pemberdayaan Kelembagaan Kesejahteraan Sosial

Jumlah Potensi dan Sumber Kesejahteraan

Sosial yang mampu melaksanakan kemitraan 407 orang 6.397.037.000 Program Pemberdayaan Kelembagaan Kesejahteraan Sosial

Jumlah Potensi dan Sumber Kesejahteraan

Sosial yang mampu melaksanakan kemitraan 407 orang 6.397.037.000 Peningkatan peran aktif

masyarakat dan dunia usaha kubar,kukar,paser,balikpapan,ppu,samarin da,mahulu,bontang,b erau,kutim

Jumlah Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) yang berkualitas (Karang Taruna, PSM, Orsos, TKSK)

207 orang 566.400.000 Peningkatan peran aktif

masyarakat dan dunia usaha kubar,kukar,paser,balikpapan,ppu,sa marinda,mahulu,bo ntang,berau,kutim

Jumlah Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) yang berkualitas (Karang Taruna, PSM, Orsos, TKSK)

207 orang 566.400.000

Peningkatan kualitas SDM

kesejahteraan sosial masyarakat berau,kutim,kubar, kukar,paser, balikpapan,ppu, samarinda, Mahulu, bontang

Jumlah PSKS Kepahlawanan, Keperintisan

dan Kesetiakwanan Sosial yang berkualitas 9 Lembaga 289.450.000 Peningkatan kualitas SDM kesejahteraan sosial masyarakat berau,kutim,kubar, kukar,paser, balikpapan,ppu, samarinda, Mahulu, bontang

Jumlah PSKS Kepahlawanan, Keperintisan

Gambar

Tabel 1.  Rekapitulasi Evaluasi Hasil Pelaksanaan Renja SKPD dan Pencapaian Renstra SKPD Tahun 2014
Tabel 2.  Pencapain Kinerja Pelayanan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur
Tabel 3.  Review Terhadap Rancangan Awal RKPD Tahun 2016
Tabel 4.  Usulan Program dan Kegiatan Dari Para Pemangku Kepentingan Tahun 2016
+2

Referensi

Dokumen terkait

[r]

Sehubungan dengan akan dilaksanakannya klarifikasi dan negosiasi dan dengan berakhirnya masa sanggah, untuk itu kami mengundang Direktur Utama / Pimpinan Perusahaan

merupakan sebuah konsep teoritik dari Max Weber. Dengan rumusan masalah yang ada serta dari penelusuran sumber-sumber primer dan sekunder yang dilakukan oleh penulis membuktikan

[r]

Rute usulan hasil dari Algoritma Genetika mampu menghasilkan rute dengan jarak tempuh dan waktu tur yang lebih pendek, serta biaya transportasi yang lebih sedikit

[r]

KKB tidak hanya disalurkan oleh lembaga keuangan bank saja tetapi hampir 60 persen kredit kendaraan bermotor disalurkan oleh lembaga keuangan non-bank yang sering

Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga penyusunan skripsi ini dengan judul “PENGARUH KEPUASAN DAN