Sistem Jaminan Sosial Nasional
Universal Health Coverage 2014
PT JAMSOSTEK
PT ASKES
MoH JAMKESMAS
Less fortunate/PoorEmployee – Health, Accident & Pension fund
Civil servants & Military
Dewan Jaminan Sosial Nasional
(National Social Security Council)
BPJS 1
BPJS 2
M O H J A M K E SM A SPT ASKES
PT TASPEN
PT ASABRI
Military Retirement Pension for civil servants Active Military P T J A M SO ST E K P T A SK E S P T T A SP E N P T A SA B R I M O H J A M K E SM A SCakupan Jaminan Kesehatan Dasar Saat Ini
ASKES
JAMSOSTEK
JAMKESDA
JAMKESMAS
Cakupan perlindungan sangat ter-fragmentasi:
baik kepesertaan, program maupun skema manfaat
PNS/TNI/Polri Pekerja Formal Swasta
Pekerja Informal Orang miskin Pengangguran
Bantuan Iuran
Skema benefit sudah tinggi dan komprehensif Selain Jamkesmas, skema benefit sangat bervariasi, relatif masih rendah
dan sporadis
Jaminan
Hari Tua
Jaminan
Kecelakaan
Kerja
Jaminan
Pensiun
Jaminan
Kematian
BPJS KESEHATAN
BPJS KETENAGAKERJAAN
Jaminan
Kesehatan
Amanah UU BPJS
Kematian
BPJS KESEHATAN
BPJS KETENAGAKERJAAN
Cakupan
Kepesertaan
Seluruh penduduk
Seluruh tenaga kerja
Program
Perlindungan
JK
JP (baru), JHT, JKM
Redefinisi manfaat JKK
Peraturan
Desain Program JK
Desain Program JP, JHT, JKK,
Konsekuensi UU 24/2011 - BPJS
Transformasi
Kelembagaan
Askes/JPK/Jamkesmas/Jam
-kesda ke BPJS (2014)
Taspen/Asabri ke BPJS
(2029)Peraturan
Pelaksana
Desain Program JK
Harmonisasi kompleks
Desain Program JP, JHT, JKK,
JK
Harmonisasi sangat Kompleks
Operasional
Peralihan & Integrasi Program
Kualitas Pelayanan
Kelayakan Manfaat
Sustainabilitas Program
TANTANGAN
TRANSISI
KELAYAKAN MANFAAT
HARMONISASI PERATURAN
TRANSFORMASI KELEMBAGAAN
FASILITAS PELAYANAN
01.Juli.2015:
BPJS Ketenagakerjaan
resmi beroperasi
2011
2014
2015
28.Okt. 2011:
Pengesahan RUU BPJS
Masa Transisi BPJS
2012
2013
01.Jan.2014:
BPJS Kesehatan resmi beroperasi
Pengesahan RUU BPJS
Transformasi Kelembagaan, Program dan Manfaat
Transformasi BPJS Kesehatan
ASKES
JAMSOSTEK
JAMKESDA
JAMKESMAS
BPJS KESEHATAN
Transformasi Operasional: Kepesertaan, Pelayanan dan Pembiayaan
Transformasi BPJS Kesehatan menuntut perencanaan, koordinasi dan
proses peralihan yang sangat kompleks.
PNS/TNI/Polri Pekerja Formal Swasta
Pekerja Informal Orang miskin pengangguran
Membayar Iuran
Bantuan Iuran
Jaminan Kesehatan Nasional
BPJS Kesehatan
Regulasi Sistem Pelayanan
Kesehatan (rujukan, dll)
Regulasi (standarisasi)
K
en
da
li
B
ia
ya
&
k
ua
lit
as
Y
an
ke
s
Pemerintah
Menuju Jaminan Kesehatan Semesta
(Universal Health-care Coverage)
Regulator
Regulasi (standarisasi)
Kualitas Yankes, Obat, Alkes
Regulasi Tarif Pelayanan
Kesehatan,
K
en
da
li
B
ia
ya
&
k
ua
lit
as
Y
an
ke
s
PETA JALAN KEPESERTAAN
`Perusahaan 2014 2015 2016 2017 2018 2019 USAHA BESAR 20% 50% 75% 100% USAHA SEDANG 20% 50% 75% 100% USAHA KECIL 10% 30% 50% 70% 100% USAHA MIKRO 10% 25% 40% 60% 80% 100%2012
2013
2014
2015
2016
2017
2018
2019
Penduduk yang dijamin di berbagai skema 148,2jt jiwa
121,6 juta peserta dikelola BPJS Keesehatan 50,07 jJuta pst Lain 50,07 jJuta pst dikelola oleh Badan
Lain 257,5 juta peserta (semua penduduk) dikelola BPJS Keesehatan Tingkat Kepuasan Peserta 85% KEGIATAN:
Pengalihan, Integrasi, Perluasan
73,8 juta belum jadi peserta
90,4juta belum jadi peserta
96 juta PBI
20% 50% 75% 100%
20% 50% 75% 100%
10% 30% 50% 70% 100% 100%
Pengalihan Peserta JPK Jamsostek, Jamkesmas, Askes PNS, TNI Polri ke BPJS
Kesehatan
Perluasan Peserta di Usaha Besar, Sedang, Kecil & Mikro
Penyusunan Sisdur Kepesertaan dan Pengumpulan Iuran Pemetaan Perusahaan dan sosialisasi
Pengukuran kepuasan peserta berkala, tiap 6 bulan
Integrasi Kepesertaan Jamkesda/PJKMU dan askes komersial ke BPJS Kesehatan
Pengalihan Kesehatan Pengalihan Kepesertaan TNI/POLRI ke BPJS Kesehatan
Kajian perbaikan manfaat dan pelayanan peserta tiap tahun
Sinkronisasi Data Kepesertaan: JPK Jamsostek, Jamkesmas dan
Askes PNS/Sosial -- NIK
B S K Perpres Dukungan Polri Perpres Dukungan Operasional Kesehatan bagi TNI
Faktor yang berpengaruh terhadap Potensi
Permintaan
•
Pertumbuhan ekonomi
•
Pertumbuhan penduduk
•
Perubahan demography (struktur umur
kependudukan)
kependudukan)
•
Perubahan pendapatan
Indonesia Future Trend - Economy
4.0% 4.5% 5.0% 5.5% 6.0% 6.5% 7.0% 7.5%Economic Growth (%)
-0.5% +0.5% 878 1,218 2,115 3,714 6,510 0 1000 2000 3000 4000 5000 6000 7000GDP (billion USD)
4.0% 2015 2020 2025 2030 0 2012 2015 2020 2025 2030 3,591 4,842 8,070 13,702 23,373 0 5000 10000 15000 20000 25000 2012 2015 2020 2025 2030GDP per Capita (USD)
38 35 33 31 30 35 36 37 37 35 27 29 30 32 35 0 20 40 60 80 100 2011 2015 2020 2025 2030
Economic Structure (%)
Demographic shift
100000 150000 200000 250000 300000 350000Total Population
0.3 0.4 0.5 0.6 30 40 50 60 70 80 ti n g k a t ke te rg a n tu n ga n ( % ) % d a ri p o p u la siDemographic projection
0 50000 100000 2 0 1 0 2 0 1 5 2 0 2 0 2 0 2 5 2 0 3 0 2 0 3 5 2 0 4 0 2 0 4 5 2 0 5 0 2 0 5 5 2 0 6 0 0 0.1 0.2 0 10 20 30 2010 2015 2020 2025 2030 2035 2040 2045 2050 ti n g k a t ke te rg a n tu n ga n ( % ) % d a ri p o p u la siAnak-anak (0 to 14) Usia Kerja (15 to 64) Usia Tua (65 and over) Tingkat Ketergantungan
•
Hingga tahun 2030, Indonesia akan mengalami bonus demografi dimana jumlah penduduk berusia kerja lebih
tinggi daripada jumlah penduduk anak-anak dan usia tua. Pada masa ini, Indonesia akan mengalami
peningkatan produktivitas yang menyebabkan kenaikan pendapatan dan konsumsi.
•
Setelah tahun 2030, Indonesia akan menghadapi tantangan baru yaitu peningkatan penduduk usia tua yang
berakibat pada perubahan masalah kesehatan dan semakin tingginya beban negara.
Indonesia Future Trend - Population
0 50,000 100,000 150,000 200,000 250,000 300,000Population by Age group
10% 6% 6% 7% 8% 70% 67% 69% 70% 70% 20% 27% 25% 23% 22% 0.483 0.457 0.434 0.428 0.436 0.4 0.41 0.42 0.43 0.44 0.45 0.46 0.47 0.48 0.49
Dependency Ratio
0 2010 2015 2020 2025 2030 Children (0 to 14) Working Age (15 to 64) Elderly (65 and over)0.4