• Tidak ada hasil yang ditemukan

AGRIBISNIS TANAMAN PERKEBUNAN(558)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "AGRIBISNIS TANAMAN PERKEBUNAN(558)"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

MATA PELAJARAN/KOMPETENSI KEAHLIAN : AGRIBISNIS TANAMAN PERKEBUNAN. JENJANG PENDIDIKAN : SMK

Kompetensi Utama

Standar Kompetensi guru Standar Isi

Indikator Esensial Kognitif Bloom

Kompetensi Inti Kompetensi Guru

Mapel/Guru Kelas Standar Kompetensi Kompetensi Dasar C1 C2 C3 C4 C5 C6

Pedagogik

I. Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, sosial, kultural, emosional dan intelektual a. Memahami karakteristik peserta didik yangberkaitan dengan aspekfisik, intelektual,sosial-emosional, moral, spiritual,dan latar belakang sosial- budaya 1. Mengenal karakteristik peserta didik

1.1.Guru mencatat dan menggunakan informasi tentang karakteristik peserta didik terkait dengan aspek fisik intelektual, sosial emosional, moral, dan latar belakang sosial budaya, untuk membantu proses pembelajaran. 1.1.1. Guru dapat mengidentifikasi karakteristik belajar setiap peserta didik di kelasnya. √ b. Mengidentifikasi

potensi peserta didik dalam bidang

pengembangan sosial, kultural, emosional dan intelektual.

1. Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik 1.1.Guru menetapkan berbagai pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran yang mendidik secara kreatif sesuai dengan standar kompetensi guru. 1.2.Guru menyesuaikan metode pembelajaran supaya sesuai dengan karakteristik peserta didik dan memotivasi mereka 1.1.1. Guru selalu memastikan tingkat pemahaman peserta didik terhadap materi pembelajaran tertentu dan menyesuaikan aktivitas pembelajaran berikutnya berdasarkan tingkat pemahaman tersebut. 1.2.1. Guru √ √

(2)

untuk belajar. memperhatikan respon peserta didik yang belum/kurang memahami materi pembelajaran yang diajarkan dan menggunakannya untuk memperbaiki rancangan pembelajaran berikutnya. c. Mengidentifikasi bekal

ajar awal peserta didik dalam kompetensi keahlian agribisnis tanaman perkebunan 1. Pengembangan kurikulum 1.1.Guru menyusun silabus sesuai dengan tujuan terpenting kurikulum dan menggunakan RPP sesuai dengan tujuan dan lingkungan pembelajaran. 1.2.Guru memilih, menyusun, dan menata materi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. 1.1.1. Mengetahui berbagai tingkat pemahaman siswa terhadap kompetensi keahlian agribisnis tanaman perkebunan √ d. Mengidentifikasi kesulitan belajar siswa pada kompetensi keahlian agribisnis tanaman perkebunan

1. Menganalisis kesulitan belajar yang mungkin timbul pada peserta didik kompetensi keahlian agribisnis tanaman perkebunan

1.2.Mendeskripsikan kesulitan belajar peserta didik pada kompetensi keahlian agribisnis tanaman perkebunan

1.2.1. Mendeskripsikan

kesulitan belajar pada siswa dan memberi alternatif solusi.

(3)

II. Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik a. Memahami berbagai teori belajardan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik terkait dengan kompetensi keahlian agribisnis tanaman perkebunan 1. Merancang metode

pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik belajar siswa kompetensi keahlian agribisnis tanaman perkebunan . 1.1.Mendeskripsikan metode pembelajaran yang bisa diterapkan pada kompetensi keahlian agribisnis tanaman perkebunan . 1.1.1. Mengetahui berbagai metode pembelajaran yang sesuai dengan kompetensi agribisnis tanaman perkebunan √ b. Menerapkan berbagai pendekatan, strategi,metode,dan teknik pembelajaran yangmendidik secara kreatif dalam kompetensi keahlian agribisnis tanaman perkebunan 1. Merancang metode pembelajaran yang merancang siswa untuk berpikir kreatif. 1.1.Menjelaskan beberapa metode pembelajaran 1.1.1. Menerapkan pendekatan strategi dan metoda pembelajaran secara kreatif dalam proses pembelajaran agribisnis tanaman perkebunan √ √ 1.1.2. Merumuskan

metoda yang tepat dalam penyajian materi ajar agribisnis tanaman perkebunan

(4)

kurikulum yang terkait dengan kompetensi keahlian agribisnis tanaman perkebunan prinsip pengembangan kurikulum kompetensi keahlian agribisnis tanaman perkebunan prinsip pengembangan kurikulum agribisnis tanaman perkebunan kurikulum agribisnis tanaman perkebunan serta arah pengembangannya. dan arah pengembangan kurikulum b. Menentukan tujuan pembelajaran agribisnis tanaman perkebunan 1. Mengetahui Pengertian kurikulum tingkat satuan pendidikan pada mata kompetensi keahlian agribisnis tanaman perkebunan 1.1.1. Guru merancang rencana pembelajaran yang sesuai dengan silabus untuk membahas materi ajar tertentu agar peserta didik dapat mencapai kompetensi dasar yang ditetapkan. √ √ c. Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran agribisnis tanaman perkebunan . 1. Mengaplikasi metode

pembelajaran yang sesuai untuk kompetensi keahlian agribisnis tanaman perkebunan d. Memilih materi pembelajaran agribisnis tanaman perkebunan yang 1. Mengaplikasikan materi pembelajaran agribisnis tanaman perkebunan dengan kehidupan aktual di

(5)

terkait dengan pengalaman belajar dan tujuan pembelajaran masyarakat e. Menata materi pembelajaran secara benar sesuai dengan pendekatan yang dipilih dan

karakteristik peserta didik

1. Menentukan metode

pembelajaran yang sesuai dengan kompetensi keahlian agribisnis tanaman perkebunan

f. Mengembangkan

indikator dan instrumen penilaian.

1. Merancang alat evaluasi yang sesuai dengan kompetensi keahlian agribisnis tanaman perkebunan 1.1. Mengetahui jenis-jenis instrumen penilaian 1.1.1. Merancang instrumen evaluasi lalu mengaplikasikanny a pada proses pembelajaran. √ IV. Menyelenggaraka n Kegiatan pembelajaran yang mendidik a. Memahami prinsip-prinsip perancangan pembelajaran kompetensi keahlian agribisnis tanaman perkebunan yang mendidik 1. Mengetahui prinsip perancangan pembelajaran efektif 1.1. Mengetahui prinsip pembelajaran efektif. 1.1.1. Merancang pembelajaran efektif sesuai kompetensi keahlian agribisnis tanaman perkebunan . √ b. Mengembangkan komponen-komponen rancangan pembelajaran 1. Mengembangkan komponen rancangan pembelajaran yang sesuai dengan kompetensi keahlian agribisnis tanaman perkebunan 1.1.Mengetahui komponen dalam menyusun rancangan pembelajaran 1.1.1. Mengetahui komponen penyusun dalam merancang pembelajaran efektif untuk kompetensi keahlian agribisnis tanaman perkebunan . √

(6)

c. Menyusun rancangan pembelajaran yang lengkap,baik untuk kegiatan di kelas, laboratorium,dan lapangan 1. Mengelaborasi komponen pembelajaran untuk menciptakan pembelajaran yang lengkap pada

kompetensi keahlian agribisnis tanaman perkebunan

1.1.Mengetahui

pembelajaran efektif yang sesuai untuk kompetensi keahlian agribisnis tanaman perkebunan 1.1.1. Merancang pembelajaran efektif untuk kompetensi keahlian agribisnis tanaman perkebunan √ d. Melaksanakan pembelajaran yang mendidik di kelas, laboratorium dan di lapangan dengan memperhatikan standar keamanan yang dipersyaratkan 1. Mengetahui proses pembelajaran mendidik di kelas dan laboratorium yang sesuai dengan kompetensi keahlian agribisnis tanaman perkebunan 1.1.Memahami pembelajaran yang mendidik sesuai dengan kompetensi keahlian agribisnis tanaman perkebunan 1.1.1. Menganalisis cara pembelajaran yang mendidik di kelas dan di laboratorium yang sesuai dengn kompetensi keahlian agribisnis tanaman perkebunan . √ e. Menggunakan media pembelajaran dan sumber belajar yang relevan dengan karak-teristik peserta didik dan kompetensi keahlian agribisnis tanaman perkebunan untuk mencapai tujuan pembelajaran secara utuh 1. Mengetahui jenis-jenis media pembelajaran yang digunakan untuk menunjang tujuan pembelajaran 1.1.Mengaplikasikan penggunaan media pembelajaran untuk menunjang tujuan pembelajaran kompetensi keahlian agribisnis tanaman perkebunan 1.1.1. Menggunakan media pembelajaran untuk menunjang proses pembelajaran √ f. Mengambil keputusan transaksional dalam pembelajaran agribisnis tanaman

(7)

perkebunan sesuai dengan situasi yang berkem-bang

V. Memanfaatkan

teknologi infor-masi dan komu-nikasi untuk kepentingan pembelajaran

a. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam proses pembelajaran agribisnis tanaman perkebunan VI. Memfasilitasi pengembangan potensipeserta didik untuk mengaktualisasik an berbagaipotensi yang dimiliki. a. Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mendorong peserta didik mencapai prestasi secaraoptimal. 1. Merancang kegiatan pembelajaran yang mendorong kreativitas siswa. 1.1. Melaksanakan kegiatan pembelajaran yang dapat mendorong prestasi peserta didik. 1.1.1. Menyelenggarak an kegiatan pembelajaran yang mendorong kreativitas peserta didik √ b. Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mengaktualisasikan potensi peserta didik, termasuk kreativitasnya. 1.1.1. Mengembangkan berbagai kegiatan pembelajaran yang variatif untuk menstimulus potensi dan kreativitas peserta didik. √ VII. Berkomunikasise cara efektif,empatik,d an santun denganpeserta didik. a. Memahami berbagai strategi berkomunikasi yangefektif,empatik, dansantun,secara lisan,tulisan, dan/atau bentuklain. 1. Memahami strategi berkomunikasi efektif secara lisan terhadap peserta didik 1.1.Melaksanakan komunikasi efektif dengan peserta didik untuk menunjang pembelajaran. 1.1.1. Melaksanakan komunikasi efektif dalam kegiatan pembelajaran kompetensi keahlian agribisnis tanaman perkebunan √

(8)

a. Berkomunikasi secara

efektif,empatik, dan santun dengan pesertadidik dengan bahasa yang khas dalam interaksi kegiatan/permainan yang mendidik dan terbangun secara siklikal dari (a) penyiapan kondisi psikologis peserta didik untuk ambil bagian dalam permainan melalui bujukan dan contoh, (b) ajakan kepada peserta didik untuk ambil bagian, (c) respons pe-serta didik terhadap

ajakan guru, dan (d) reaksi guru

terhadap res-pons peserta didik, dan seterusnya.

1. Melakukan komunikasi secara efektif melalui ajakan kepada peserta didik untuk ambil bagian pada proses

pembelajaran.

1.1. Mengajak peserta didik untuk ambil bagian pada proses pembelajaran melalui komunikasi yang efektif. 1.1.1. Melaksanakan kegiatan yang melibatkan banyak peserta didik untuk melatih komunikasi efektif. √ √ √

(9)

VIII.Menyelenggara kan penilaiandan evaluasi prosesdan hasil beajar a. Memahami

prinsip-prinsip penilaian dan evaluasi dari

prosesdan hasilbelajar sesuai dengan karak-teristik kompetensi keahlian agribisnis tanaman perkebunan b. 8.2

Menentukanaspek-aspek proses dan hasil belajar yang

pentinguntuk dinilai dan dievaluasi sesuai dengan karakteristik kompetensi keahlian agribisnis tanaman perkebunan c. Menentukanprosedur penilaian dan evaluasiprosesdan hasilbelajar d. Mengembangkaninstr umenpenilaian dan evaluasiprosesdan hasilbelajar. e. Mengadministrasikan

penilaian proses dan hasilbelajar secara berkesi-nambungan de-ngan menggu-nakanberbagai instrumen. 1. Guru menyelenggarakan penilaian proses dan hasil belajar secara

berkesinambungan

1.1.Guru melakukan evaluasi atas efektivitas proses dan hasil belajar dan menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk merancang program remedial dan pengayaan. 1.2. Guru menggunakan hasil analisis penilaian dalam proses pembelajarannya. 1.1.1. Guru melaksanakan penilaian dengan berbagai teknik dan jenis penilaian, selain penilaian formal yang dilaksanakan sekolah, dan mengumumkan hasil serta implikasinya kepada peserta didik, tentang tingkat pemahaman terhadap materi pembelajaran yang telah dan akan dipelajari. 1.1.1. Guru menganalisis hasil penilaian untuk mengidentifikasi topik/kompetensi dasar yang sulit sehingga diketahui kekuatan dan kelemahan masing-masing peserta didik untuk keperluan remedial dan pengayaan. √ √ √

(10)

f. Menganalisishasilpenil aianproses dan hasilbelajaruntukberb agai tujuan. g. Melakukanevaluasipro

sesdan hasil belajar.

IX. Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepenting-an pembelajarkepenting-an a. Menggunakan

infor-masi hasil penilaian untuk menentukan ketuntasan belajar

b. Menggunakan

infor-masi hasil penilaian dan evaluasi untuk merancang program remedial dan pengayaan

c. Mengkomunikasikan

hasil penilaian dan evaluasi kepada pemangku kepentingan d. Memanfaatkan infor-masi hasil penilaian dan evaluasi pembe-lajaran dalam me-ningkatkan kualitas pembelajaran X. Melakukan tindak-an reflektif untuk peningkatan kua-a. Melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang 1. Melakukan evaluasi terhadap proses pembelajaran yang telah dilaksanakan. 1.1.Melaksanakan proses evaluasi setelah pembelajaran kompetensi keahlian 1.1.1. Melaksanakan evaluasi terhadap pembelajaran dari kompetensi √

(11)

litas

pembelajaran

telah dilaksanakan agribisnis tanaman

perkebunan . keahlian agribisnis tanaman perkebunan yang telah dilaksanakan b. Memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan pembelajaran kompetensi keahlian agribisnis tanaman perkebunan 1. Mengembangkan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran selanjutnya berdasarkan hasil refleksi.

1.1.Menyusun rencana pembelajaran berdasarkan hasil refeksi. 1.1.1. Membuat rencana pembelajaran berdasarkan hasil evaluasi dan refleksi. √ c. Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran 1. Melaksanakan peneltian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam kompetensi keahlian agribisnis tanaman perkebunan 1.1.Melaksanakan penelitian tindakan kelas untuk perbaikan kualitas pembelajaran kompetensi keahlian agribisnis tanaman perkebunan . 1.1.1. Melakukan penelitian tindakan kelas dan aktif dalam melaksanakan Penilaian Kinerja Guru.

(12)

Utama Kompetensi Inti Kompetensi Guru

Mapel/Guru Kelas Standar Kompetensi Kompetensi Dasar C1 C2 C3 C4 C5 C6

Profesional Menguasai Kompetensi Keahlian Agribisnis Tanaman Perkebunan Menguasai Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Agribisnis Tanaman Perkebunan 1. Menerapkan Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 1.1 Menerapkan pekerjaan sesuai dengan SOP 1.1.1 Melakukan pelaksanaan kegiatan budidaya sesuai SOP √ 1.2 Menerapkan konsep lingkungan hidup 1.2.1 Melakukan penanganan pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup sesuai prosedur

2 Mengoperasikan alat

dan mesin produksi tanaman

2.1 Mengoperasikan alat dan mesin

2.1.1 Mengoperasikan alat

mesin pertanian sesuai prosedur

2.2 Merawat alat dan

mesin.

2.2.1 Menanggulangi

gangguan pada alat mesin pertanian √ 3 Membiakkan tanaman secara generatif 3.1 Menerapkan prinsip pembiakan tanaman secara generatif (teknik perbanyak generatif, misalnya kawin silang dan hibridisasi) 3.1.1 Membedakan keuntungan dan kerugian pembiakan tanaman generatif √ 3.1.2 Melakukan teknik penyerbukan/penyilanga n/ hibridisasi sesuai √

(13)

prosedur 3.2 Melakukan pembiakan tanaman secara generatif 3.2.1 Memberikan perlakuan

terhadap benih sesuai karakteristik benih √ 4 Membiakkan tanaman secara vegetatif 4.1 Melakukan pembiakkan tanaman secara vegetatif 4.1.1 Menentukan pembiakan tanaman secara vegetatif sesuai jenis tanaman

4.1.2 Melakukan teknik

pembiakan tanaman secara vegetatif sesuai prosedur

5 Menentukan

Komoditas Tanaman Perkebunan yang akan diusahakan

5.1 Memilih tanaman

yang akan diusahakan

5.1.1 Menentukan tanaman

yang akan diusahakan berdasarkan syarat teknis √ 6 Menyiapkan Lahan Produksi Tanaman Perkebunan 6.1 Memetakan Lahan 6.1.1 Memilih alat pengukuran berdasarkan kebutuhan √

6.2 Membuat kontour 6.2.1 Membuat teras sesuai

kemiringan √ 6.3 Menentukan pola hubungan tanaman 6.3.1 Menentukan pola hubungan tanam berdasarkan tajuk tanaman √ 6.4 Mengukur titik tanam

6.4.1 Menentukan pola tanam

berdasarkan topografi dan kondisi kesuburan lahan

(14)

6.5 Mengolah tanah dan lubang tanam.

6.5.1 Melakukan pengolahan

tanah sesuai kondisi dan tujuan pengolahan

6.5.2 Membuat lubang tanam

sesuai jenis tanaman

√ 7 Membibitkan Tanaman Perkebunan 7.1 Menyiapkan lokasi/pembibitan tanaman 7.1.1 Menentukan lokasi pembibitan berdasarkan persyaratan √ 7.1.2 Membuat tempat pembibitan sesuai dengan persyaratan teknis. √ 7.2 Menyiapkan sarana dan prasarana

7.2.1 Menentukan sarana dan

prasarana pembibitan sesuai kebutuhan √ 7.3 Menghitung kebutuhan benih 7.3.1 Menghitung kebutuhan

benih berdasarkan luas penanaman √ 7.4 Melakukan pembibitan tanaman 7.4.1 Menyiapkan media sesuai kebutuhan. √ 7.4.2 Memperlakukan benih/bahan tanam sesuai karakteristiknya √

(15)

7.4.3 Menyemai/membibitkan benih/bahan tanam sesuai prosedur.

7.4.4 Melakukan pembibitan

vegetatif terhadap bibit sesuai prosedur √ 7.5 Memelihara bibit tanaman 7.5.1 Melakukan pemeliharaan berdasarkan kebutuhan. √ 8 Menanam Tanaman Perkebunan

8.1 Menyiapkan bibit 8.1.1 Memilih bibit sesuai

kriteria

9 Mengendalikan Gulma

pada Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) dan Tanaman Menghasilkan (TM) 9.1 Mengidentifikasi gulma 9.1.1 Mengidentifikasi gulma berdasarkan penggolongannya √ 9.2 Menghitung kebutuhan bahan pengendalian gulma 9.2.1 Mengklasifikasikan jenis bahan pengendalian gulma berdasarkan jenis gulma yang akan dikendalikan.

9.2.2 Menghitung bahan

kebutuhan pengendalian gulma sesuai kebutuhan.

√ 9.3 Melakukan pengendalian gulma. 9.3.1 Memilih bahan pengendalian gulma berdasararkan cara kerjanya. √

(16)

9.3.2 Mengendalikan gulma

sesuai dengan prosedur √

10 Memelihara Kesuburan

Tanah pada Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) dan Tanaman Menghasilkan (TM) 10.1 Membedakan kesuburan tanah 10.1.1 Membedakan kesubuan tanah berdasarkan sifatnya √ 10.2 Mendiagnosa masalah kesuburan tanah 10.2.1 Mendiagnosa masalah kesuburan tanah berdasarkan kekurangan unsur hara √ 10.3 Menghitung kebutuhan bahan memelihara kesuburan tanah 10.3.1 Menentukan bahan pemelihara kesuburan tanah berdasarkan diagnosa. √ 10.3.2 Menghitung bahan pemelihara kesuburan tanah sesuai kebutuhan.

√ 10.4 Memberikan perlakuan kesuburan tanah 10.4.1 Menentukan metode pemberian perlakuan kesuburan tanah berdasarkan jenis bahan, kondisi lahan dan jenis tanaman

10.4.2 Melakukan perbaikan

kesuburan tanah sesuai prosedur.

(17)

pada Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) dan Tanaman Menghasilkan (TM)

hama tanaman berdasarkan

penggolongannya 11.2 Mendiagnosa gangguan hama 11.2.1 Mendiagnosa gangguan hama berdasarkan gejala. √ 11.3 Menghitung kebutuhan bahan mengendalikan hama pada tanaman

11.3.1 Menentukan jenis bahan

pengendali hama berdasarkan jenis hama.

11.3.2 Menghitung jenis bahan

sesuai kebutuhan √ 11.4 Melakukan pengendalian hama 11.4.1 Memilih alat pengendalian berdasarkan metode pengendalian √ 11.4.2 Mengendalikan hama

sesuai dengan prosedur

√ 12 Mengendalikan Penyakit pada Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) dan Tanaman Menghasilkan (TM) 12.1 Mendiagnosa gangguan penyebab penyakit 12.1.1 Mendiagnosa gangguan penyebab penyakit berdasarkan gejala √ 12.2 Menghitung kerusakan akibat gangguan penyakit 12.2.1 Menghitung kerusakan gangguan penyakit sesuai prosedur. √

(18)

metode pengendalian penyakit pengendalian penyakit berdasarkan kondisi lingkungan. 12.4 Menghitung kebutuhan bahan mengendalikan penyakit

12.4.1 Menentukan jenis bahan

pengendalian penyakit berdasarkan jenis penyakit.

12.4.2 Menghitung jenis bahan

sesuai kebutuhan. √ 12.5 Melakukan pengendalian penyakit. 12.5.1 Menentukan metode pengendalian penyakit berdasarkan jenis penyakit dan bahan pengendali √ 12.5.2 Menyiapkan bahan pengendalian penyakit sesuai kebutuhan. √ 13 Mengatur/memberika n perlakuan Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) dan Tanaman Menghasilkan (TM) 13.1 Menyiapkan bahan dan peralatan pengaturan/perla kuan tanaman

13.1.1 Menyiapkan bahan dan

peralatan sesuai kebutuhan. √ 13.2 Mengindentifikasi metode pengaturan/perla kuan tanaman 13.2.1 Mengidentifikasi metode pengaturan/perlakuan berdasarkan jenis tanaman. √ 14 Melakukan Sensus Tanaman Produksi 14.1 Melakukan taksasi produksi. 14.1.1 Melakukan perhitungan

taksasi hasil berdasarkan ketentuan. √ 15 Memanen Hasil Tanaman Perkebunan 16.1Menilai tanaman siap panen

16.1.1 memilih tanaman yang

siap panen sesuai dengan kriteria

(19)

16.2Menyiapkan sarana dan prasarana panen

16.2.1 Menyiapkan alat panen

sesuai karakteristik tanaman √ 16.3Memanen sesuai kriteria

16.3.1 Memanen tanaman yang

telah ditentukan siap panen sesuai kriteria

16.4Menangani hasil panen

16.4.1 Menangani hasil panen

berdasarkan karakteristik hasil. √ 17 Mengangkut Hasil Panen 17.1Melakukan pengangkutan/pe muatan hasil panen 17.1.1 Melakukan pengangkutan dan penurunan hasil panen sesuai prosedur √ 18 Mengelola Pekerjaan Kebun 18.1Mengawasi pekerjaan 18.1.1 Mengawasi pekerjaan sesuai prosedur √ 18.2Menyusun rencana ekonomis 18.2.1 Menyusun rencana ekonomis berdasarakan RC Ratio, BC Ratio dan BEP.

Referensi

Dokumen terkait

dan agama.” UUD 1945 pasal 22D ayat 3 yang berbunyi, “Dewan Perwakilan Daerah dapat melakukan pengawasan atas pelaksanaan undang-undang mengenai : otonomi daerah,

SURVEY PHBS TATANAN &NT&TUS& TEMPAT

Hasil wawancara dengan perusahan atau pemilik kapal didapati bahwa mereka mengambil keputuan menghentikan operasi pada musim- musim tertentu (musim barat dan

 Yang dapat mendaftar menjadi calon mahasiswa Program Studi Survey Pemetaan dan Informasi Geografis D3 adalah siswa SMA/MA/SMK semua jurusan dan harus menyertakan

Kesadaran hukum adalah setiap orang menaati aturan- aturan atau norma-norma hukum yang dibuat oleh pemerintah. Selain norma hukum yang berlaku itu, ada pula norma-norma lainnya,

[r]

Makna Indikator : Persentase perusahaan yang diawasi taat terhadap pengelolaan kualitas air maupun udara menggambarkan tingkat ketaatan suatu perusahaan yang diawasi oleh Dinas

Dengan demikian diagram afinitas adalah suatu alat analisis manajemen yang diterapkan untuk menjaring ide-ide yang diperoleh dari aktifitas brainstorming, Namun demikian,