• Tidak ada hasil yang ditemukan

Manajemen Keuangan 06

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Manajemen Keuangan 06"

Copied!
63
0
0

Teks penuh

(1)

M anajemen Keuangan

(Pertemuan Keenam)

“Risiko dan Return: CA PM dan A PT”

(2)

Cakupan Materi

Expected Returns, variance dan standard deviation, covariance, dan correlation.

Risiko dan return portofolio.

Set portofolio efisien dari kombinasi 2 asset.

Set portofolio efisien dari banyak asset.

(3)

Sekuritas individu

Karakteristik dari sekuritas individu adalah dicirikan dari beberapa ukuran berikut, yaitu:

– Expected Return

– Variance dan Standard Deviation.

(4)

Expected Return, Variance

, dan

Covariance

Misalkan terdapat 2 sekuritas keuangan, yaitu saham dan obligasi. Terdapat 1/ 3 kemungkinan bahw a perekonomian akan berada dalam kondisi normal, resesi, dan baik.

Rate of Return Scenario Probability Stock fund Bond fund

Recession 33.3% -7% 17%

Normal 33.3% 12% 7%

(5)

Expected Return, Variance

, dan

Covariance

Stock fund Bond Fund

Rate of Squared Rate of Squared

Scenario Return Deviation Return Deviation

Recession -7% 3.24% 17% 1.00%

Normal 12% 0.01% 7% 0.00%

Boom 28% 2.89% -3% 1.00%

Expected return 11.00% 7.00%

Variance 0.0205 0.0067

(6)

Expected Return, Variance

, dan

Covariance

Stock fund Bond Fund

Rate of Squared Rate of Squared

Scenario Return Deviation Return Deviation

Recession -7% 3.24% 17% 1.00%

Normal 12% 0.01% 7% 0.00%

Boom 28% 2.89% -3% 1.00%

Expected return 11.00% 7.00%

Variance 0.0205 0.0067

Standard Deviation 14.3% 8.2%

(7)

Expected Return, Variance

, dan

Covariance

Stock fund Bond Fund

Rate of Squared Rate of Squared

Scenario Return Deviation Return Deviation

Recession -7% 3.24% 17% 1.00%

Normal 12% 0.01% 7% 0.00%

Boom 28% 2.89% -3% 1.00%

Expected return 11.00% 7.00%

Variance 0.0205 0.0067

Standard Deviation 14.3% 8.2%

(8)

Expected Return, Variance

, dan

Covariance

Stock fund Bond Fund

Rate of Squared Rate of Squared

Scenario Return Deviation Return Deviation

Recession -7% 3.24% 17% 1.00%

Normal 12% 0.01% 7% 0.00%

Boom 28% 2.89% -3% 1.00%

Expected return 11.00% 7.00%

Variance 0.0205 0.0067

Standard Deviation 14.3% 8.2%

%

24

.

3

%)

7

%

11

(9)

Expected Return, Variance

, dan

Covariance

Stock fund Bond Fund

Rate of Squared Rate of Squared

Scenario Return Deviation Return Deviation

Recession -7% 3.24% 17% 1.00%

Normal 12% 0.01% 7% 0.00%

Boom 28% 2.89% -3% 1.00%

Expected return 11.00% 7.00%

Variance 0.0205 0.0067

Standard Deviation 14.3% 8.2%

%

01

.

%)

12

%

11

(10)

Expected Return, Variance

, dan

Covariance

Stock fund Bond Fund

Rate of Squared Rate of Squared

Scenario Return Deviation Return Deviation

Recession -7% 3.24% 17% 1.00%

Normal 12% 0.01% 7% 0.00%

Boom 28% 2.89% -3% 1.00%

Expected return 11.00% 7.00%

Variance 0.0205 0.0067

Standard Deviation 14.3% 8.2%

%

89

.

2

%)

28

%

11

(11)

Expected Return, Variance

, dan

Covariance

Stock fund Bond Fund

Rate of Squared Rate of Squared

Scenario Return Deviation Return Deviation

Recession -7% 3.24% 17% 1.00%

Normal 12% 0.01% 7% 0.00%

Boom 28% 2.89% -3% 1.00%

Expected return 11.00% 7.00%

Variance 0.0205 0.0067

Standard Deviation 14.3% 8.2%

(12)

Expected Return, Variance

, dan

Covariance

Stock fund Bond Fund

Rate of Squared Rate of Squared

Scenario Return Deviation Return Deviation

Recession -7% 3.24% 17% 1.00%

Normal 12% 0.01% 7% 0.00%

Boom 28% 2.89% -3% 1.00%

Expected return 11.00% 7.00%

Variance 0.0205 0.0067

Standard Deviation 14.3% 8.2%

0205

.

0

%

(13)

Expected Return, Variance

, dan

Covariance

Dari hasil perhitungan di tabel, dapat dilihat bahw a Saham memiliki expected return yang lebih besar dibandingkan obligasi namun juga memiliki risiko (standard deviasi) yang lebih besar. Bagaimana jika 50% dana dialokasikan untuk membeli saham dan sisanya untuk obligasi.

Stock fund Bond Fund

Rate of Squared Rate of Squared

Scenario Return Deviation Return Deviation

Recession -7% 3.24% 17% 1.00%

Normal 12% 0.01% 7% 0.00%

Boom 28% 2.89% -3% 1.00%

Expected return 11.00% 7.00%

Variance 0.0205 0.0067

(14)

Return dan Risiko Portofolio

Rate of Return

Scenario Stock fund Bond fund Portfolio squared deviation

Recession -7% 17% 5.0% 0.160%

Normal 12% 7% 9.5% 0.003%

Boom 28% -3% 12.5% 0.123%

Expected return 11.00% 7.00% 9.0%

Variance 0.0205 0.0067 0.0010

Standard Deviation 14.31% 8.16% 3.08%

Tingkat return portofolio merupakan bobot tertimbang (weighted average) dari retrun saham dan return obligasi dalam portofolio. :

(15)

Return dan Risiko Portofolio

Rate of Return

Scenario Stock fund Bond fund Portfolio squared deviation

Recession -7% 17% 5.0% 0.160%

Normal 12% 7% 9.5% 0.003%

Boom 28% -3% 12.5% 0.123%

Expected return 11.00% 7.00% 9.0%

Variance 0.0205 0.0067 0.0010

Standard Deviation 14.31% 8.16% 3.08%

(16)

Return dan Risiko Portofolio

Rate of Return

Scenario Stock fund Bond fund Portfolio squared deviation

Recession -7% 17% 5.0% 0.160%

Normal 12% 7% 9.5% 0.003%

Boom 28% -3% 12.5% 0.123%

Expected return 11.00% 7.00% 9.0%

Variance 0.0205 0.0067 0.0010

Standard Deviation 14.31% 8.16% 3.08%

(17)

Return dan Risiko Portofolio

Rate of Return

Scenario Stock fund Bond fund Portfolio squared deviation

Recession -7% 17% 5.0% 0.160%

Normal 12% 7% 9.5% 0.003%

Boom 28% -3% 12.5% 0.123%

Expected return 11.00% 7.00% 9.0%

Variance 0.0205 0.0067 0.0010

Standard Deviation 14.31% 8.16% 3.08%

Expected rate of return merupakan bobot tertimbang

expected return semua sekuritas dalam portofolio.

(18)

Return dan Risiko Portofolio

Rate of Return

Scenario Stock fund Bond fund Portfolio squared deviation

Recession -7% 17% 5.0% 0.160%

Normal 12% 7% 9.5% 0.003%

Boom 28% -3% 12.5% 0.123%

Expected return 11.00% 7.00% 9.0%

Variance 0.0205 0.0067 0.0010

Standard Deviation 14.31% 8.16% 3.08%

Variance portofolio dari portofolio yang didalamnya terdiri dari 2 asset berisiko adalah:

BS

(19)

Return dan Risiko Portofolio

Rate of Return

Scenario Stock fund Bond fund Portfolio squared deviation

Recession -7% 17% 5.0% 0.160%

Normal 12% 7% 9.5% 0.003%

Boom 28% -3% 12.5% 0.123%

Expected return 11.00% 7.00% 9.0%

Variance 0.0205 0.0067 0.0010

Standard Deviation 14.31% 8.16% 3.08%

Perhatikan nilai risiko portofolio.

(20)

Set Efisien dari 2 asset berisiko

Portfolo Risk and Return Combinations

5.0%

Portfolio Risk (standard deviation)

P

50.00% 3.08% 9.00%

55% 4.2% 9.2%

Untuk mendapatkan risiko portofolio yang minimum, bobot setiap

sekuritas dalam portofolio dapat di atur.

100% bonds

(21)

Portfolo Risk and Return Combinations

Portfolio Risk (standard deviation)

P

Perhatikan gambar di atas. Ada

sekumpulan portofolio yang lebih baik

(22)

Portofolio 2 asset pada berbagai korelasi

100% bonds

return 100%

stocks

= 0.2

= 1.0

(23)

Efek korelasi pada portofolio

Hubungan antara dua asset dapat dilihat dari koefisien korelasi keduanya.

-1.0 < < +1.0

Semakin kecil nilai korelasi (semakin mendekati -1), semakin besar potensi untuk mengurangi risiko portofolio.

(24)

Risiko portofolio = fungsi dari jumlah asset

Nondiversifiable risk;

Systematic Risk; Market Risk Diversifiable Risk;

Nonsystematic Risk; Firm Specific Risk; Unique Risk

n

Dalam portofolio yang besar, variance akan terdiversifikasi, namun covariance tidak.

Jadi, diversifikasi dapat menghilangkan sebagian risiko, tapi tidak semuanya.

(25)

Set Efisien untuk portofolio dengan banyak asset

Dalam prakteknya, terdapat banyak sekali asset keuangan; kita tetap dapat mengidentifikasi

opportunity set dari kombinasi risiko dan return dari berbagai portofolio.

return

P

(26)

Dengan opportunity set yang ada kita dapat mengidentifikasi minimum variance portfolio.

return

P

minimum variance portfolio

(27)

Optimal Risky Portfolio

dengan

Risk Free Asset

Pada prakteknya, terdapat sekuritas yang dianggap bebas risiko (risk free asset). Misalkan T-Bills di US, SBI di Indonesia

100% bonds

100% stocks

rf

(28)

Borrowing

dan

Lending

Investor dapat mengalokasikan dana investasinya pada

risk free asset dan portofolio asset berisiko 100%

bonds

100% stocks

rf

return

(29)

Dengan adanya alokasi modal yang telah teridentifikasi, semua investor akan memilih setiap pilihan dalam garis – kombinasi antara portofolio pasar M dengan risk free asset. Dengan asumsi

homogenous expectation, M sama untuk setiap

return

P

rf

(30)

Separation Property

The Separation Property mengatakan bahwa portofolio pasar M adalah sama untuk setiap investor—mereka dapat memisahkan risk aversi mereka sebagai pilihan dari portofolio pasar.

return

P

rf

(31)

Definisi Risiko Ketika Investor memiliki

portofolio pasar M

Banyak penelitian telah menunjukkan bahw a ukuran terbaik dari risiko suatu asset dalam portofolio yang besar adalah beta ( ) dari sekuritas.

Beta mengukur responsivitas dari pergerakan suatu sekuritas terhadap pergerakan portofolio pasar.

)

(

)

(

2

,

M M i

i

R

R

R

(32)

Estimasi Beta dengan regresi

Security

Returns

Security

Returns

Return on Return on market % market %

R

R

ii

=

=

ii

+

+

ii

R

R

m

m

+

+ e

e

ii

Slope =

(33)

Beta dari beberapa saham

Stock Beta

C-MAC Industries 1.85

Nortel Networks 1.61

Bank of Nova Scotia 0.83

Bombardier 0.71

Investors Group. 1.22

Maple Leaf Foods 0.83

Roger Communications 1.26

Canadian Utilities 0.50

(34)

Hubungan antara risiko dan

expected return

Expected Return dari suatu sekuritas/ asset:

)

(

M F i

F

i

R

R

R

R

Market Risk Premium

(35)

Hubungan antara risiko dan

expected return

Formula tersebut biasa disebut Capital Asset Pricing M odel

(CA PM)

Jika i = 0, maka expected return adalah RF

Jika i = 1, maka expected return adalah

)

return on a

security =

Risk-free rate +

Beta of the

security ×

Market risk premium

M

i

R

(36)

Hubungan antara risiko dan

expected return

Ex

pected return

)

(

M F

i F

i

R

R

R

R

F

R

1.0

M

R

)

(

M F

i F

i

R

R

R

(37)
(38)
(39)

Model Factors:

Announcements, Surprises,

dan

Expected Returns

Return dari setiap sekuritas terdiri dari 2 komponen:

1. Expected atau normal return: return yang pemegang saham harapkan.

2. Unexpected atau risky return: bagian yang muncul dari informasi yang tidak terduga.

Contoh informasi yang relevan:

– Statistik perekonomian : GNP, inflasi, dsb.

– Adanya perubahan drastis tingkat suku bunga.

(40)

Model Factors:

Announcements, Surprises,

dan

Expected Returns

Cara lain untuk menuliskan return berdasarkan penjelasan sebelumnya adalah:

(41)

Model Factors:

Announcements, Surprises,

dan

Expected Returns

Setiap pengumuman dapat dibagi dalam dua bagian, ekspektasi/ antisipasi dan kejuatan (surprise/innovation).

Announcement = Expected part + Surprise.

Expected part dari suatu pengumuman merupakan bagian dari informasi yang digunakan oleh pasar untuk membentuk ekspektasi return dari suatu sekuritas.

Surprise merupakan kabar/ berita yang mempengaruhi

(42)

Risiko: Sistematik dan Non Sistematik

Risiko sistematik merupakan risiko yang mempengaruhi sebagian besar asset, dengan tingkat yang bervariasi.

Risiko non sistematik merupakan risiko spesifik yang ada pada setiap asset dan berbeda-beda antara satu asset dengan asset yang lain.

Contoh dari risiko sistematik adalah GNP, inflasi, tingkat suku bunga.

(43)

Risiko: Sistematik dan Non Sistematik

Systematic Risk; m Nonsystematic Risk;

n

Total risk; U

Kita dapat memisahkan komponen risiko, U, dari suatu saham dalam 2 bagian: risiko sistematik dan non sistematik:

(44)

Risiko: Sistematik dan Non Sistematik

Risiko sistematik merupakan risiko pasar.

m mempengaruhi semua asset di pasar dengan tingkat yang berbeda.

merupakan risiko spesifik dari suatu perusahaan yang tidak memiliki korelasi dengan risiko spesifik perusahaan lain.

0

)

(

i, j

(45)

Risiko sistematik dan Beta

Koefisien beta, merupakan ukuran dari risiko sistematik dalam model CAPM.

Namun, risiko sistematik bisa lebih dari satu sumber. Sebagai contoh, Inflasi, pertumbuhan GDP, dan nilai tukar dapat menjadi risiko sistematik suatu return sekuritas.

)

(

)

(

2

,

M M i

i

R

R

R

(46)

Risiko sistematik dan Beta

Maka, persamaan model return akan menjadi

(47)

Risiko sistematik dan Beta

Misalkan kita memiliki hasil estimasi berikut:

I= -2.30 GDP= 1.50 S= 0.50.

Misalkan perusahaan mengpekerjakan seorang CEO “ super” yang akan mempengaruhi persepsi investor terhadap perusahaan sehingga akan berkontribusi 1% terhadap return.

(48)

Risiko sistematik dan Beta

Kita mesti memutuskan surprise yang mempengaruhi faktor sistematik.

Misalnya jika tingkat inflasi diprediksi adalah sebesar 3%, namun pada kenyataannya 8%, maka:

%

FI = Surprise in the inflation rate = actual – expected

(49)

Risiko sistematik dan Beta

Jika GDP diprediksi akan tumbuh sebesar 4%, namun faktanya tumbuh hanya 1%, maka:

FGDP = Surprise in the rate of GDP grow th = actual – expected

(50)

Risiko sistematik dan Beta

Jika nilai tukar rupiah terhadap dollar diprediksi akan meningkat 10%, namun kenyataannya nilai tukar tidak mengalami perubahan, maka:

FS = Surprise in the exchange rate = actual – expected

(51)

Risiko sistematik dan Beta

(52)

Portofolio dan Model Faktor

Apa yang terjadi terhadap portofolio saham ketika setiap saham mengikuti model satu faktor.

Kita akan membuat portofolio dari N saham dan mencoba memasukkan satu risiko sistematik dengan model satu faktor.

Setiap saham ith memiliki return:

i i

i

i

R

F

(53)

Excess return

The return on the factor F

i

i i

i

i

R

F

R

(54)

Excess return

The return on the factor F Jika diasumsikan

tidak ada risiko non sistematik, maka i = 0

F

R

(55)

Excess return

The return on the factor F Setiap sekuritas akan memiliki beta yang berbeda

0

.

1

B

50

.

0

C

5

.

1

(56)

Return portofolio merupakan bobot tertimbang dari return individu setiap asset dalam portofolio:

(57)

Return dari portofolio akan ditentukan oleh 3 parameter berikut, yaitu:

Dalam portofolio yang besar, baris ketiga dari persamaan di atas hilang karena efek diversifikasi.

N N

P

X

R

X

R

X

R

R

1 1 2 2

1. Bobot tertimbang expected returns.

N N

X

X

X

1 1 2 2

3. Bobot tertimbang dari risiko non sistematik. 2. Bobot tertimbang dari beta dikali faktor.

F

X

X

X

N N

)

(58)

Sehingga, return portofolio ditentukan oleh 2 parameter, yaitu:

1. Bobot tertimbang expected return. 2. Bobot tertimbang beta dikali faktor F.

Dalam portofolio yang besar, uncertainty hanya bersumber dari sensitivitas portofolio terhadap faktor.

(59)
(60)

Hubungan antara Beta dan Expected Return

Risiko yang relevan untuk portofolio dimana asset didalamnya cukup banyak adalah risiko sistematik. Risiko non sistematik akan hilang karena efek diviersifikasi.

Jika pemegang saham mengabaikan risiko non sistematik, hanya risiko sistematik yang dianggap mempengaruhi expected return, maka:

F

R

R

P P

(61)

Ex

pected return

F

R

A

B

C D

SML

)

(

P F

F

R

R

(62)

CAPM dan APT

APT dapat diterapkan untuk portofolio yang terdiversifikasi dengan baik dan kurang tepat untuk diterapkan pada saham individu.

Dengan APT, terdapat kemungkinan beberapa saham individu akan mengalami misprice – tidak berada di SML.

APT merupakan model umum untuk melihat hubungan expected return dan beta tanpa memasukkan adanya asumsi portofolio pasar.

(63)

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

Studi ini dimaksudkan untuk menjawab permasalahan: Adakah korelasi antara prestasi belajar mata pelajaran aqidah akhlak dengan akhlak kepada orang tua peserta didik kelas

Berdasarkan pada hasil temuan penelitian yang telah diuraikan dalam bab IV, dapat disimpulkan secara umum penelitian ini yaitu: penggunaan metode demonstrasi dapat

8 Berdasarkan uraian di atas dengan permasalahan yang berada dalam perusahaan, maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Analisa Hubungan

Pengawasan yang dilakukan Dinas Pendidikan mengenai dana yang bersumber dari sumbangan masyarakat hanya berupa laporan penggunaan dana tersebut pada awal tahun

Pada Tahun 2012 Penulis melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi di Program Studi Agroteknologi Jurusan Agronomi Fakultas Pertanian Peternakan Universitas

Didalam Industri, banyak digunakan sebagai bahan pemanis untuk produk makanan dan minuman berkalori rendah atau sebagai pengganti gula bagi penderita

2) Bahan hukum sekunder, yaitu bahan-bahan yang memberikan penjelasan mengenai bahan hukum primer, seperti hasil karya ilmiah dan hasil penelitian. Termasuk