• Tidak ada hasil yang ditemukan

Standar Operasional Prosedur Tali Asih KORPRI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Standar Operasional Prosedur Tali Asih KORPRI"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

KORPS PEGAWAI REPUBLIK INDONESIA

DEWAN PENGURUS KABUPATEN SLEMAN

Jl. Candisari No. 2 Beran Tridadi Sleman Yogyakarta 55511 Telepon (0274) 7494447, Faximile (0274) 868945

PERATURAN KETUA DEWAN PENGURUS KORPRI KABUPATEN SLEMAN NOMOR : 20/DP Kab.Slm/IV/ 2013

TENTANG

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PEMBERIAN TALI ASIH

KETUA DEWAN PENGURUS KORPRI KABUPATEN SLEMAN,

Menimbang : a. bahwa salah satu bentuk penghargaan bagi anggota KORPRI yang purna tugas dalam bentuk pemberian tali asih;

b. bahwa untuk kelancaran pemberian Tali Asih, perlu menetapkan Peraturan Ketua Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Sleman tentang Standar Operasional Prosedur Pemberian Tali Asih;

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 15 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah Kabupaten dalam Lingkungan Daerah Istimewa Yogyakarta jo. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1950;

2. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 12 tahun 2008 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah;

3. Hasil MUNAS VII KORPRI Tahun 2009 nomor: 06/MUNAS VII/XI/2009 tertanggal 19 November 2009 tentang Program Nasional KORPRI 2009- 2014;

MEMUTUSKAN:

Menetapkan : PERATURAN KETUA DEWAN PENGURUS KORPRI KABUPATEN SLEMAN TENTANG STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PEMBERIAN TALI ASIH.

BAB I

(2)

Pasal 1

Dalam Peraturan Ketua Dewan Pengurus KORPRI ini yang dimaksud dengan:

1. Korps Pegawai Republik Indonesia, yang selanjutnya disingkat KORPRI, adalah

Korps Pegawai Republik Indonesia Kabupaten Sleman.

2. Ketua Dewan Pengurus adalah Ketua Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten

Sleman.

3. Daerah adalah Kabupaten Sleman.

4. Sekretariat Dewan Pengurus KORPRI adalah Sekretariat Dewan Pengurus KORPRI

Kabupaten Sleman.

5. Ahli waris adalah suami/ istri, anak yang berhak menerima warisan

6. Tali Asih adalah penghargaan berupa dana yang diberikan kepada anggota KORPRI

yang memasuki purna tugas atau pindah tugas ke luar daerah.

7. Anggota KORPRI adalah anggota KORPRI Kabupaten Sleman yang membayar

KORPRI dalam meningkatkan kesejahteraan anggotanya dapat memberikan penghargaan kepada anggota KORPRI yang purna tugas atau pindah tugas ke luar daerah dalam bentuk tali asih.

Pasal 3

(1) Tali Asih sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 diberikan kepada:

a. anggota KORPRI yang Purna Tugas sesuai dengan batas usia pensiun; b. anggota KORPRI yang pensiun dini;

c. anggota KORPRI yang meninggal dunia sebelum memasuki batas usia pensiun;

d. anggota KORPRI yang pindah tugas ke luar daerah.

(2) Tali asih diberikan kepada anggota KORPRI sebagaimana dimaksud pada ayat (1) setelah mendapatkan Surat Keputusan Purna Tugas sebagai pegawai negeri sipil atau Surat Keputusan Pindah Tugas ke daerah lain .

Pasal 4

(3)

Bagian kedua Besaran Bantuan

Pasal 5

Besaran Tali Asih untuk anggota KORPRI yang:

a. purna tugas sesuai dengan Batas Usia Pensiun sebesar Rp1.000.000,00 (satu juta

rupiah);

b. pensiun dini sebesar Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah);

c. pensiun karena meninggal dunia sebelum memasuki batas usia pensiun sebesar

Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah)

d. pindah tugas ke daerah lain sebesar Rp500.000,00 (lima ratus ribu rupiah)

BAB III

PENYERAHAN PENGHARGAAN TALI ASIH

Pasal 6

(1) Tali Asih diserahkan dari KORPRI kepada anggota KORPRI yang memenuhi syarat 1 (satu) tahun atau sesuai kebutuhan.

(2) Apabila anggota KORPRI pensiun karena meninggal dunia, maka Tali Asih diserahkan kepada ahli waris anggota KORPRI.

(3) Pemberian Tali Asih sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 difasilitasi oleh Sekretariat Dewan Pengurus KORPRI.

Pasal 7

(1) Tali Asih wajib diambil oleh anggota KORPRI atau ahli waris anggota KORPRI sesuai jadwal yang sudah ditentukan dengan melampirkan persyaratan administrasi.

(2) Persyaratan admininistrasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) sebagai berikut: a. fotokopi Surat Keputusan Purna Tugas atau Surat keputusan Pindah Tugas ke

daerah lain;

b. fotokopi kartu identitas anggota KORPRI atau ahli waris anggota KORPRI;

(3) Apabila penghargaan tali asih tidak diambil oleh anggota KORPRI atau ahli waris anggota KORPRI paling lambat 15 (lima belas) hari sejak pelaksanaan penyerahan tali asih, maka dana tali asih dikembalikan ke Kas KORPRI.

(4) Penyerahan penghargaan dilengkapi dengan surat tanda terima penghargaan berupa kuitansi dengan ditandatangani oleh penerima penghargaan tali asih.

BAB IV

KETENTUAN PERALIHAN

(4)

Penghargaan tali asih diberikan bagi anggota KORPRI yang purna tugas atau pindah tugas ke daerah lain per 1 Maret 2013.

BAB V PENUTUP

Pasal 9

Peraturan Ketua Dewan KORPRI ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan

Ditetapkan di Sleman pada tanggal

KETUA DEWAN PENGURUS KORPRI KABUPATEN SLEMAN,

ttd

Referensi

Dokumen terkait

Dalam prosedur penerbitan Surat Keputusan pensiun Pegawai Negeri Sipil yang berhak memberikan pensiun adalah pejabat yang berwenang atau yang bersangkutan atas permintaan pegawai

telah dilakukan install Database dan Aplikasi Sistem Computer Assisted Test pada server yang akan digunakan Tes Kompetensi Dasar (TKD) Calon Pegawai Negeri Sipil Dari Pelamar Umum

terbitnya Surat Keputusan tersebut. Adapun hambatan-hambatan yang biasanya dihadapi dalam memproses Surat Keputusan pensiun para Pegawai Negeri Sipil, antara lain: a)

(7) Surat Perintah Tugas sebagaimana diatur dalam ayat (6) dapat digunakan untuk melakukan tindakan hukum/upaya paksa (Penangkapan, Penggeledahan dan Penyitaan)

surat 5 menit Tanda terima telah dikirim kembali ke penerbit Kartu 12 Mengarsipkan Fotocopy BPJS. Karpeg/Taspen pada file pegawai

Pegawai Negeri Sipil harus menerapkan, mengaktualisasikan dan menginternalisasi nilai-nilai ANEKA (Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu dan Anti

Penilaian Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil. Peraturan Kepala BATAN Nomor 12 Tahun 2013 tentang Pedoman Penyusunan. dan Pengendalian Standar Operasional Prosedur. Peraturan

6.1.15 Memproses Nota Usul Pindah Instansi • Nota dinas penempatan pegawai • Surat permintaan persetujuan pindah antar instansi • Surat pernyataan persetujuan pindah