Informasi Dokumen
- Penulis:
- Silvy Mafisahtin Ainun Syafridha
- Sekolah: Universitas Islam Negeri Sunan Ampel
- Mata Pelajaran: Ilmu Ushuluddin dan Filsafat
- Topik: Studi Ekonomi Keagamaan Gereja Yesus Kristus dari Orang-orang Suci Zaman Akhir di Surabaya Tahun 2003-2015
- Tipe: Skripsi
- Tahun: 2016
- Kota: Surabaya
Ringkasan Dokumen
I. Pendahuluan
Bab Pendahuluan ini menetapkan konteks penelitian, merumuskan masalah penelitian, dan menjelaskan tujuan serta manfaat penelitian. Latar belakang membahas eksistensi Gereja Yesus Kristus dari Orang-orang Suci Zaman Akhir di Surabaya, khususnya keberhasilannya dalam mengembangkan aktivitas ekonomi keagamaan yang unik dan berdampak pada peningkatan jumlah jemaat. Ini menimbulkan pertanyaan tentang aktivitas ekonomi keagamaan yang diterapkan dan perkembangan jumlah jemaatnya. Bagian ini relevan secara pedagogis karena memperkenalkan mahasiswa pada proses formulasi masalah penelitian dan pentingnya latar belakang yang kuat dalam penelitian kualitatif. Mahasiswa dapat belajar bagaimana mengidentifikasi permasalahan riset yang relevan dan merumuskan pertanyaan penelitian yang terarah.
1.1 Latar Belakang Masalah
Sub-bab ini menjelaskan konteks penelitian, menekankan keberhasilan Gereja Yesus Kristus dari Orang-orang Suci Zaman Akhir dalam mempertahankan eksistensi dan meningkatkan jumlah jemaat. Ini dikaitkan dengan aktivitas ekonomi keagamaan yang inovatif dan strategi pemasaran unik yang diterapkan. Dari sudut pandang pendidikan, bagian ini mengajarkan mahasiswa pentingnya analisis konteks dalam penelitian sosial, bagaimana mengidentifikasi tren, dan menghubungkan fenomena sosial dengan teori-teori yang relevan. Mahasiswa dilatih untuk menganalisis bagaimana faktor-faktor sosial, ekonomi, dan budaya mempengaruhi keberhasilan suatu organisasi keagamaan.
1.2 Rumusan Masalah
Bagian ini merumuskan pertanyaan-pertanyaan penelitian secara spesifik dan terukur. Rumusan masalah ini berfokus pada aktivitas ekonomi keagamaan Gereja Yesus Kristus dari Orang-orang Suci Zaman Akhir di Surabaya dan perkembangan jumlah jemaatnya dari tahun 2003-2015. Secara pedagogis, sub-bab ini mengajarkan mahasiswa bagaimana merumuskan pertanyaan penelitian yang jelas, terarah, dan dapat dijawab melalui penelitian kualitatif. Mahasiswa belajar bagaimana membuat rumusan masalah yang spesifik, terukur, dapat dicapai, relevan, dan berjangka waktu (SMART).
1.3 Tujuan Penelitian
Sub-bab ini menjabarkan tujuan penelitian secara eksplisit, yaitu untuk mengetahui aktivitas ekonomi keagamaan dan perkembangan jemaat Gereja Yesus Kristus dari Orang-orang Suci Zaman Akhir di Surabaya. Ini memberikan arah yang jelas kepada mahasiswa mengenai apa yang ingin dicapai dalam penelitian. Dari sisi pembelajaran, mahasiswa dilatih untuk menulis tujuan penelitian yang spesifik, terukur, dan selaras dengan rumusan masalah. Hal ini penting untuk memastikan penelitian terfokus dan menghasilkan temuan yang relevan dengan tujuan yang telah ditetapkan.
1.4 Manfaat Penelitian
Bagian ini menjelaskan kontribusi penelitian, baik secara teoritis maupun praktis. Manfaat teoritis berupa penambahan wawasan tentang aktivitas ekonomi keagamaan, sedangkan manfaat praktis meliputi evaluasi kinerja gereja, penyediaan informasi kepada masyarakat, dan menjadi referensi penelitian selanjutnya. Sub-bab ini melatih mahasiswa untuk mengidentifikasi dan mengartikulasikan kontribusi penelitian mereka, baik bagi pengembangan keilmuan maupun bagi pemecahan masalah praktis. Mahasiswa belajar untuk menunjukan relevansi penelitian mereka pada konteks yang lebih luas.
1.5 Metode Penelitian
Sub-bab ini menjelaskan metodologi penelitian yang digunakan, termasuk jenis penelitian (kualitatif), pendekatan (fenomenologi), sumber data (wawancara, observasi, dokumentasi), dan teknik analisis data (Miles dan Huberman). Ini memberikan wawasan metodologis kepada mahasiswa, mengajarkan mereka pentingnya memilih metode yang sesuai dengan jenis penelitian dan pertanyaan penelitian. Mahasiswa dapat belajar bagaimana mendeskripsikan metodologi secara rinci dan membenarkan pilihan metodologi tersebut.
1.6 Sistematika Pembahasan
Bagian ini menyajikan gambaran umum tentang struktur dan alur pembahasan skripsi, memberikan panduan bagi pembaca untuk memahami organisasi dan alur isi skripsi. Dari segi pendidikan, sub-bab ini mengajarkan mahasiswa bagaimana menyusun kerangka skripsi yang logis, sistematis, dan mudah dipahami. Mahasiswa diajarkan untuk merancang alur pembahasan yang koheren dan mempertimbangkan urutan penyampaian informasi yang efektif.
II. Telaah Pustaka dan Kerangka Teori
Bab ini meninjau literatur dan teori-teori yang relevan untuk mendukung penelitian. Telaah pustaka membahas penelitian-penelitian sebelumnya tentang ekonomi agama dan logika marketing agama, memberikan landasan teoretis bagi analisis data. Kerangka teori mendefinisikan konsep-konsep kunci, seperti ekonomi agama dan logika marketing agama, dan menjelaskan hubungan antar konsep tersebut. Dari perspektif pendidikan, bab ini mengajarkan mahasiswa bagaimana melakukan kajian literatur yang komprehensif, menyintesis berbagai sumber informasi, dan membangun kerangka teori yang kuat untuk menunjang analisis mereka. Mahasiswa belajar untuk mengidentifikasi kesenjangan penelitian dan kontribusi penelitian mereka pada bidang studi terkait.
2.1 Telaah Pustaka
Sub-bab ini membahas berbagai penelitian terdahulu yang relevan dengan topik ekonomi keagamaan dan strategi pemasaran organisasi keagamaan. Penelitian-penelitian ini ditelaah untuk memberikan gambaran tentang perkembangan teori dan temuan empiris yang telah ada. Secara pedagogis, bagian ini mengajarkan mahasiswa bagaimana melakukan penelusuran literatur yang sistematis, menganalisis penelitian terdahulu, dan mengidentifikasi kesenjangan penelitian yang perlu diisi. Mahasiswa belajar untuk mengevaluasi kualitas penelitian terdahulu dan mengintegrasikan temuan-temuan tersebut dalam kerangka analisis mereka.
2.2 Kerangka Teori
Bagian ini menjelaskan konsep dan teori ekonomi keagamaan dan logika marketing agama sebagai kerangka analisis utama. Definisi dan prinsip-prinsip kunci dari kedua teori ini dijelaskan secara rinci. Secara pedagogis, mahasiswa dilatih untuk memahami dan mengaplikasikan teori-teori sosial dalam penelitian kualitatif. Mahasiswa mempelajari bagaimana memilih dan menggunakan teori-teori yang relevan untuk menganalisis data dan menghasilkan interpretasi yang bermakna. Mereka juga mempelajari cara untuk membandingkan dan kontras berbagai teori.
III. Sejarah dan Aktivitas Ekonomi Keagamaan Gereja Yesus Kristus dari Orang-orang Suci Zaman Akhir
Bab ini membahas sejarah Gereja Yesus Kristus dari Orang-orang Suci Zaman Akhir secara global, di Indonesia, dan khususnya di Surabaya. Selanjutnya, dijelaskan aktivitas ekonomi keagamaan yang dilakukan gereja, dikaitkan dengan teori ekonomi agama. Bagian ini relevan secara edukatif karena memperkenalkan mahasiswa pada riset sejarah dan bagaimana menggabungkan studi sejarah dengan analisis ekonomi keagamaan. Mahasiswa belajar memahami konteks historis suatu organisasi dan pengaruhnya terhadap praktik-praktik keagamaan.
3.1 Sejarah Gereja
Sub-bab ini menelusuri sejarah perkembangan Gereja Yesus Kristus dari Orang-orang Suci Zaman Akhir, mulai dari pendiriannya di Amerika hingga penyebarannya di Indonesia dan Surabaya. Bagian ini memberikan konteks historis yang penting untuk memahami aktivitas ekonomi keagamaan gereja. Secara pedagogis, mahasiswa diajarkan untuk melakukan riset historis, mengumpulkan informasi dari berbagai sumber, dan menyusun narasi sejarah yang koheren. Mahasiswa juga belajar untuk menghubungkan konteks historis dengan perkembangan dan strategi organisasi keagamaan.
3.2 Aktivitas Ekonomi Keagamaan
Sub-bab ini menganalisis aktivitas ekonomi keagamaan yang dikembangkan oleh gereja, termasuk program-program keagamaan dan strategi pemasarannya. Analisis ini dikaitkan dengan konsep produsen, produk, dan distributor dalam teori ekonomi agama. Dari sisi pembelajaran, bagian ini melatih mahasiswa untuk mengaplikasikan teori ekonomi agama dalam menganalisis praktik-praktik keagamaan. Mahasiswa belajar untuk mengidentifikasi elemen-elemen kunci dari ekonomi keagamaan dan menganalisis strategi yang digunakan oleh organisasi keagamaan untuk mencapai tujuannya.
IV. Perkembangan Jemaat Gereja Yesus Kristus dari Orang-orang Suci Zaman Akhir
Bab ini menyajikan data perkembangan jumlah jemaat gereja di Surabaya dari tahun 2003-2015. Data ini dianalisis untuk mengetahui tren pertumbuhan dan dikaitkan dengan aktivitas ekonomi keagamaan dan logika marketing agama yang diterapkan. Relevansi pedagogisnya terletak pada pengenalan mahasiswa pada analisis data kuantitatif dalam penelitian kualitatif dan bagaimana menginterpretasikan data tersebut dalam konteks teori. Mahasiswa belajar untuk memadukan data kuantitatif dan kualitatif untuk menghasilkan pemahaman yang lebih komprehensif.
4.1 Data Jemaat Gereja Tahun 2003-2015
Bagian ini menyajikan data perkembangan jumlah jemaat dalam bentuk tabel dan grafik. Data ini dianalisis untuk mengetahui tren pertumbuhan jemaat selama periode tersebut. Secara pedagogis, mahasiswa dilatih dalam menganalisis data kuantitatif dan mempresentasikan data tersebut secara visual. Mahasiswa belajar bagaimana mengolah dan menginterpretasikan data untuk mendukung argumen dan kesimpulan penelitian.
4.2 Regulasi Ekonomi Agama
Sub-bab ini membahas implikasi regulasi pemerintah terhadap aktivitas ekonomi keagamaan gereja dan perkembangan jemaah. Analisis ini membahas peran regulasi dalam memengaruhi persaingan dan pertumbuhan organisasi keagamaan. Dari segi pendidikan, mahasiswa dilatih untuk menganalisis bagaimana konteks politik dan hukum mempengaruhi aktivitas keagamaan. Mahasiswa belajar untuk mempertimbangkan berbagai faktor kontekstual dalam analisis mereka.
V. Penutup
Bab Penutup ini berisi kesimpulan dari keseluruhan penelitian dan saran untuk penelitian selanjutnya. Kesimpulan merangkum temuan utama mengenai aktivitas ekonomi keagamaan dan perkembangan jemaat Gereja Yesus Kristus dari Orang-orang Suci Zaman Akhir di Surabaya. Saran memberikan rekomendasi bagi gereja dan peneliti selanjutnya. Secara pedagogis, bab ini mengajarkan mahasiswa bagaimana menulis kesimpulan yang ringkas, padat, dan mencerminkan temuan penelitian. Mahasiswa juga dilatih untuk memberikan saran yang konstruktif dan relevan bagi pengembangan penelitian selanjutnya.
5.1 Kesimpulan
Bagian ini merangkum temuan utama penelitian dan menjawab pertanyaan-pertanyaan penelitian yang telah dirumuskan sebelumnya. Secara pedagogis, mahasiswa dilatih untuk menulis kesimpulan yang ringkas, jelas, dan didukung oleh bukti-bukti empiris. Mereka belajar untuk menyampaikan temuan penelitian dengan cara yang mudah dipahami oleh pembaca.
5.2 Saran
Bagian ini memberikan rekomendasi untuk pengembangan aktivitas ekonomi keagamaan gereja dan untuk penelitian selanjutnya. Saran ini diberikan berdasarkan temuan-temuan penelitian dan pertimbangan kontekstual. Secara pedagogis, mahasiswa dilatih untuk memberikan saran yang konstruktif, realistis, dan relevan untuk pengembangan praktik dan penelitian selanjutnya. Mereka belajar untuk berpikir kritis dan memberikan rekomendasi yang berbasis bukti.
Referensi Dokumen
- Does Duration of Deregulated Religious Markets Affect Church Attendance? Evidence from 26 Religious Markets in Europe and North America Between 1981 and 2006 ( Olav Aarts, Manfred Te Grotenhuis, Ariana Need, dan Nan Dirk De Graaf )
- The Dynamics of Religious Economies ( Roger Finke dan Rodney Stark )
- Religious Economies and Sacred Canopies: Religious Mobilization in American Cities ( Roger Finke dan Rodney Stark )
- Demographics of Religious Participation: An Ecological Approach, 1850-1980 ( Roger Finke )
- Contextualizing Kymlicka's Multicultural Citizenship in Surabaya ( Muhammad Afdillah )