• Tidak ada hasil yang ditemukan

Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta"

Copied!
42
0
0

Teks penuh

(1)

CRYS FAJAR PARTANA

PENDIDIKAN KIMIA

(2)

ENTREPRENEURSHIP

BAB I

PENDAHULUAN DAN PENGENALAN

BAB II

KEWIRAUSAHAAN

BAB III

MEMULAI USAHA

BAB IV

MEMAHAMI PENOLAKAN

BAB V

BERHASIL DITENGAH STRESS

BAB VI

AKUNTANSI PERUSAHAAN

BAB VII

PERENCANAAN USAHA

BAB VIII

BERBAGAI INDUSTRI TERAPAN

(3)

BAB I

PENGENALAN INDIVIDU

NAMA : ... ALAMAT : ... HOBI : ... SUMBER DAYA ALAM SETEMPAT: ...

...

BARANG ATAU PRODUKSI YANG BANYAK DIPERLUKAN DI LINGKUNGAN ANDA: ...

... HAL-HAL YANG ANDA SUKAI DALAM BEKERJA : ...

... HAL-HAL YANG KURANG ANDA SUKAI: ... HOBI YANG DILAKUKAN PADA WAKTU LUANG:...

... APA YANG ANDA INGINKAN DALAM PERKULIAHAN INI: ... LAIN-LAIN YANG PERLU ANDA UNGKAPKAN: ...

(4)

BAB II

KEWIRAUSAHAAN

KEWIRAUSAHAAN/ENTREPRENEURSHIP

DEFINISI ENTREPRENEURSHIP

Tanggapan terhadap peluang usaha yang terungkap dalam seperangkat tindakan dan membuahkan hasil berupa organisasi usaha yang melembaga, produktif, dan inovatif.

WIRA USAHA/ ENTREPRENEUR

Orang yang mendirikan, mengelola, dan melembagakan perusahaan miliknya sendiri, menciptakan kerja bagi orang lain dengan berswadaya

KENAPA BERWIRAUSAHA ?

AKU

SEORANG

(5)

TEORI MOTIVASI ABRAHAM MASLOW

1.

KEBUTUHAN FISIOLOGIS

Kebutuhan Akan Kecukupan Ekonomi

Pangan

Pakaian

Seksual

Dan Sebagainya

2.

KEBUTUHAN AKAN RASA AMAN

Kebutuhan Akan Ketentraman Hidup

Keamanan Dari Ancaman Masa Sekarang

Keamanan Dari Ancaman Masa Akan

Datang

3.

KEBUTUHAN SOSIAL

Kebutuhan Untuk Bergaul Dengan

Masyarakat

Pergaulan Antar Personal

4.

KEBUTUHAN PENGHARGAAN

Ingin Dihargai Jabatannya

Pangkat

Keahlian

Status Sosial

Dan Sebagainya

5.

KEBUTUHAN AKTUALISASI DIRI

(6)

Ekspresi Diri Sendiri

SIFAT-SIFAT YANG DIMILIKI WIRAUSAHA

KONSEP 10 D DARI BYGRAVE

1.

DREAM

: mimpi terhadap keinginan masa

depan pribadi dan bisnis serta mampu mewujudkannya

2. DECISIVENESS: bekerja cepat, membuat keputusan secara cepat dan penuh perhitungan

3. DOERS: keputusan segera ditindaklanjuti, tidak menunda-nunda kesempatan

4. DETERMINATION : melaksanakan kegiatan dengan penuh perhatian, rasa tanggungjawab tinggi dan tidak mau menyerah walau dihadapkan pada halangan dan rintangan yang berat

5. DEDICATION: rasa pengorbanan yang tinggi, bekerja tidak mengenal lelah, 12 jam ehari, 7 hari seminggu

6. DEVOTION: kegemaran atau kegola-gilaan dalam mencintai bisnisnya atau produknya.

7. DETAILS : memperhatikan faktor-faktor kritis secara rinci

8. DESTINY : bertanggungjawab terhadap nasib dan tujuan yang hendak dicapai. bebas dan tidak tergantung kepada orang lain

9. DOLLARS : Motivasinya tidak semata-mata mencari uang, tetapi uang merupakan tolok ukur keberhasilan bisnisnya. Mereka berasumsi jika mereka sukses berbisnis maka pantas mendapatkan laba/bonus/hadiah

(7)

KEBUTUHAN AKAN KEBERHASILAN

Seseorang memiliki tingkat motivasi berbeda-beda. (Abraham Maslow-Teori Motivasi).

David C. McClelland psikolog dari Harvard”

Adanya korelasi positif antara kebutuhan akan keberhasilan dengan aktivitas wira usaha”

KEINGINAN UNTUK MENGAMBIL RESIKO

McCleland: “ Orang yang memiliki kebutuhan tinggi akan keberhasilan juga memiliki kecenderungan untuk mengambil resiko yang moderat”. Memilih situasi resiko yang hasilnya dapat dikendalikan. Berbeda dengan situasi taruhan/undian yang hasilnya hanya tergantung pada kesempatan/peluang yang ada.

PERCAYA DIRI

Orang yang memiliki keyakinan pada dirinya sendiri merasa dapat menjawab tantangan yang ada di depannya. Mereka mempunyai pemahaman atas segala jenis masalah yang mungkin muncul.

JB Rotter:

i. Internal locus of control (kepercayaan bahwa

kesuksesan seseorang tergantung pada usahanya sendiri)

ii. External locus of control (kepercayaan bahwa kehidupan seseorang lebih

dikendalikan oleh keberuntungan atau nasib daripada usahanya sendir

i)

(8)

“ Tanda penting pertama adalah keinginan kuat”

Keinginan kuat untuk berbisnis dengan tujuan apapun, ini

akan menciptakan ketabahan dan kemauan untuk bekerja

keras.

Skala Minat Wira usaha

SIFAT PERILAKU SKOR

Yakin terhadap diri sendiri (self confidence) 5 4 3 2 1

Optimis 5 4 3 2 1

Kepemmimpinan 5 4 3 2 1

Fleksibel 5 4 3 2 1

Bisa mengelola uang 5 4 3 2 1

Imajinasi 5 4 3 2 1

Bisa merencana 5 4 3 2 1

Sabar 5 4 3 2 1

Tegas 5 4 3 2 1

Semangat 5 4 3 2 1

Tanggungjawab 5 4 3 2 1

Kerja Keras 5 4 3 2 1

Dorongan mencapai sesuatu 5 4 3 2 1

Integritas 5 4 3 2 1

Percaya Diri (Self-reliance) 5 4 3 2 1

Realisme 5 4 3 2 1

Organisasi 5 4 3 2 1

Ketepatan 5 4 3 2 1

Ketenangan 5 4 3 2 1

Memperhitungkan Resiko 5 4 3 2 1

Kesehatan Fisik 5 4 3 2 1

Komunikasi dengan orang lain 5 4 3 2 1

Kebebasan 5 4 3 2 1

Bisa Bergaul 5 4 3 2 1

Membuat Keputusan 5 4 3 2 1

(9)
(10)

BAB III

MENCAPAI CITA-CITA

Ketika seseorang telah menerima gelar kesarjanaan, seakan-akan telah berhasil menyelesaikan suatu perjalanan panjang melewati terusan yang melelahkan mulai dari masa kanak-kanak sampai ke ambang kedewasaan. Dengan berbekal cita-cita kini siap meraih sesuatu yang bermakna dan kemandirian finansial. Tetapi mungkin tekad untuk berhasil sudah bercampur dengan perasaan prihatin. “Saya tahu kemana saya hendak pergi, namun bagaimana saya bisa ke sana?” seakan telah mempunyai tujuan tetapi belum memiliki peta jalan. Mungkin akan mempertimbangkan berbagai pekerjaan, sebagai guru atau pekerja sosial, tetapi kurang ada tantangan dan gajinyapun mungkin kurang sesuai harapan.”Bisnis?”

(11)

A. JALUR MENUJU BISNIS

1. Bisnis Keluarga. Bentuk bisnis yang melibatkan seluruh atau sebagian anggota keluarga dalam kepemilikan dan atau operasional bisnis. Bisnis keluaraga diakui ketika perusahaan tersebut dialihkan dari generasi ke generasi berikutnya. Hubungan di antara anggota keluarga dalam bisnis bersifat lebih sensitive daripada hubungan antara para karyawan yang tidak memiliki hubungan sama sekali.

2. Franchise. Franchising system pemasaranan dengan perjanjian sah antara (franchise) diberi hak istimewa untuk menjalankan bisnis sebagai pemilik pribadi dengan syarat perusahaan dijalankan menurut metode dan terminology yang dispesifikasikan oleh pihak yang lain (franchisor).

3. Usaha Baru. Tiga jenis dasar yang dikembangkan menjadi ide awal, yaitu ide-ide pasar baru. Teknologi baru dan manfaat baru. Keuntungan: Menampilkan penemuan terbaru atau barang/jasa terbaru yang dikembangkan mengambil keuntungan dari lokasi, peralatan, produk atau layanan, pekerjaan pemasok dan bankir yang ideal.

4. Membeli Bisnis. Alasan-alasan:

 pengurangan ketidak pastian

 memperoleh sebuah bisnis dengan operasi yang sedang berjalan dan mengembangkan hubungan dengan pelanggan dan pemasok

(12)

8 JALAN MENUJU WIRAUSAHA SUKSES

(Murphy and Peck: 8-anak tangga untuk mencapai puncak karir)

Ability to Communicate

Ambition-Drive

College Education

Making Sound Decisions

Self-Confidence

Good Appearance

Getting things done with and \through People

(13)

CARA MENINGKATKAN KEYAKINAN DIRI

o

Tulis sebuah rencana tindakan dan jangan

menangguhkannya, tapi segera kerjakan

o

Pertimbangkan langkah yang dapat kita ambil setiap

hari, yang bisa membawa kita lebih dekat pada

tujuan

o

Pilih sumber penghasilan yang belum terjamah

dengan menerima tantangan baru

o

Hargai apa yang sudah kita lakukan dengan benar

dan pelihara terus kemampuan kita

(14)

IDE AWAL BISNIS

Dari ke empat jalur menuju bisnis yang telah diuraikan

di depan kita tinggal menyaring dan mengembangkan ide

awal untuk mulai melangkah ke bisnis. Banyak sumber ide

awal bisnis yang dapat kita kembangkan. Dari penelitian

yang telah dilakukan sumber ide awal bisnis terbanyak

diperoleh dari pengalaman kerja terdahulu. Secara rinci

sumber ide awal dapat dituliskan sebagai berikut:

o

Pengalaman kerja terdahulu

45 %

o

Minat Pribadi

16 %

o

Muncul Kesempatan

11 %

o

Saran

7 %

o

Pendidikan Kursus

6 %

o

Bisnis Keluarga

6 %

o

Teman/saudara

5 %

(15)

BAB IV

MEMAHAMI PENOLAKAN Belajar dari Kegagalan

Semua orang akan menghadapi rasa takut gagal jika akan memulai suatu usaha. Orang takut gagal dikarenakan banyak sebab antara lain malu dilihat orang bahwa dirinya gagal atau juga takut bangkrut diakibAtkan kegagalannya, dan sebab-sebab yang lain.

Dalam Bisnis kegagalan merupakan hal biasa, namun seorang wirausaha harus mampu mengantisipasi terjadinya kegagalan. Dengan terlebih dahulu mengantisipasi terjadinya kegagalan, maka akan mampu menyiapkan diri dari kekecewaan yang timbul akibat adanya penolakan atau kegagalan dalam menawarkan produknya. Jalan keluarnya adalah dimulai dengan pemahaman dari nilai diri kita dan apa yang penting dari diri kita.

Penolakan yang kita hadapi selama melakukan usaha bisnis harus kita fahami sebagai berikut:

 bahwa penolakan tidak bahaya bagi jiwa kita

 anggap penolakan adalah permainan dan kita pas

menderita kekalahan, ulangi lagi sehingga kita dapat memenangkan permainan

 untuk dapat meraih sukses perlu perjuangan dan

(16)

 kehilangan sesuatu bukan masalah yang serius

TIGA ALASAN KITA MEMPERDULIKAN PENOLAKAN

1. Keterlibatan Emosional

Memahami keterlibatan emosional dapat membangkitkan rasa takut terhadap kemungkinan ditolak

Selama citra diri lebih besar dari keterlibatan emosional, kita tidak akan mempedulikan penolakan.

Citra diri menentukan reaksi kita terhadap kegagalan dan penolakan.

Mereka yang memiliki citra diri negatif dan pernah mengalami kegagalan akan berfikir tentang dirinya sendiri. “ Seharusnya saya tidak mencobanya dulu. Pada mulanya saya tahu bahwa saya pasti gagal. Semua yang sudah saya lakukan sungguh telah mempermalukan diri saya sendiri”.

Sebaliknya bila kita memiliki citra diri yang kuat kita akan berfikir.

”Ini adalah kemunduran yang cuma sesaat. Saya berhak memperoleh sukses. Karena itu saya perlu menemukan cara lain untuk memenuhi keinginan saya”.

Reaksi sukses juga merupakan refleksi citra diri. Kalau kita mempunyai citra diri negatif. ”Bagaimana mungkin hal ini bisa terjadi? Saya tentu sedang bernasib mujur. Jika saya mencobanya lagi, mungkin saya akan gagal dan saya bisa kehilangan semuanya. Lebih baik saya berdiam diri saja dan merasa cukup dengan apa yang sudah saya peroleh”.

Kalau kita mempunyai citra diri positif dan sukses, kita akan berfikir,

”Ibarat mesin, saya baru saja melakukan pemanasan. Sukses hanya sekedar contoh bahwa saya bisa melakukan hal yang lebih baik lagi”.

2. Frekuensi umpan balik negatif

Seberapa banyak umpan balik negatif yang bisa kita tanggung sebelum dia mulai mengganggu ketenangan hidup kita?

Kadar ketabahan kita menentukan berapa lama kita bisa bertahan

Penolakan menjadikan diri kita lebih tabah

Timbulnya rasa takut menolong kita untuk mencapai tujuan dengan selamat dan menjamin kesuksesan kita

3. Perasaan Kekurangan

Keberanian untuk bersikap jujur pada diri sendiri, berani mengakui kelemahan dapat menolong kita untuk semakin berkembang

(17)

MAKIN TINGGI MEMANJAT TANGGA, MAKIN BESAR KEMUNGKINAN JATUH

Semakin banyak yang kita capai, semakin besar pula peluang untuk meraih tingkat sukses yang lebih tinggi lagi, Namun, sejalan dengan itu, kita juga akan menghadapi bahaya yang semakin besar bagi kejatuhan kita. Di sini terdapat tiga jalan keluarnya:

1. Bagilah tantangan menjadi langkah yang bertahap sehingga kemungkinan menemui kegagalan dapat kita tekan seminimal mungkin

2. Gunakan penolakan sebagai alat pengumpan balik untuk memperbaiki citra diri kita, sehingga kita dapat memahami bagaimana meningkatkan cara kita bergaul dengan orang lain.

3. Salurkan kegelisahan menjadi tenaga yang positif untuk menghasilkan prestasi, sehingga bila kita mengalami frustasi kita akan menjadi lebih produktis,

Patricia Sperduto

Cara menanggapi Kegagalan

(18)

MEMANFAATKAN KEGAGALAN ATAU

UMPAN BALIK NEGATIF

Memanfaatkan umpan balik negatif untuk menuju

sukses. Kita harus pandai-pandai memanfaatkan penolakan

atau umpan balik negatif karena jika kita dapat memanfaat

umpan balik tersebut akan menjadikan kita semakin kokoh

dalam berbisnis.

umpan balik negatif dari konsumen berharga untuk

menuntun kita mencapai target

penilaian orang merupakan evaluasi sehingga kita

bisa memodifikasi arah hidup dan tujuan kita

umpan balik negatif dapat mengarahkan kita ke arah

tujuan yang lebih besar, karena akan menambah

kreativitas kita jika kita kuat menghadapinya

kecuali kritik yang asal (ngawur) jangan sampai

mempengaruhi, cobalah di cek dengan menanyakan

hal yang lebih baik

(19)

BAB V

BERHASIL DI TENGAH STRESS

Secara garis besar ada dua hal yang dapat menyebabkan

seseorang mengalami depresi mental atau stress.

Kebosanan

. kebosanan dapat menyebabkan orang

menjadi stres. Hal ini terjadi jika kita kurang

mendapat tantangan. Sehingga secara tidak disadari

kita akan mengalami stres. Harapan atau target

rendah menyebabkab seseorang cepat bosan.

Sedangkan target tinggi menyebakab eeorang

overhead. (kewalahan)

Kewalahan. – tantangan yang kita hadapi membuat

kita kerepotan. misalnyai mendapat order yang tidak

mungkin dipenuhi

Key Rule

:

(20)

Jika seorang merasa mendapat tanda-tanda yang

menggelisahkan maka ubahlah kegelisahan tersebut

menjadi energi yang kreatif :

Kegelisahan dapat menjadi tanda untuk berjaga-jaga

dari segala kemungkinan

Krisis dapat menjadi energi kreatif, karena seorang

yang mengalami krisis, saat itu sangat tepat

digunakan untuk tumbuh dan memulai hal kreatif

yang baru

Ketegangan akan dapat membangkitkan rasa ego

kita

Stres dapat menjadi sukses jika kita mau menempuh

langkah-langkah sebagai berikut:

Buatlah perubahan setiap hari walau sekecil

apapun

mintalah nasehat pada orang yang kita hormati

untuk membuat strategi baru

cobalah cara pendekatan baru/ pendekatan lain

pelajari kebudayaan bangsa lain

(21)

BAB VI Perencanaan Usaha

A. Kegiatan dan Jenis usaha

Judul. Menggambarkan secara garis besar usaha yang akan dilakukan

Jenis Usaha. Meliputi produk-produk apa yang akan dihasilkan

Analisis Situasi. Menggambarkan situasi mulai dari sumber daya alam, bahan baku produk, sumber daya manusi, usaha yang telah ada sampai prospek pemasaran, hambatan dan juga keuntungannya.

Tujuan. Meliputi tujuan atau target yang diharapkan dapat dalam jangka pendek dan jangka panjang

B. Spesifikasi Produk

Perumusan produk Proses pengolahan Manfaat

C . Rencana Usaha

Proses Lokasi Investasi

Rencana produksi Kebutuhan dana

D. Diagram cash flow

(22)

Proposal Perencanan Usaha

I. KEGIATAN DAN JENIS USAHA

A.JUDUL

INDUSTRI PENGOLAHAN KELAPA

B.JENIS USAHA

1. Produksi komoditas minyak kelapa yang sesuai dengan Standar Industri Indonesia.

2. Produksi Nata de Coco

3. Pemanfaatan Limbah, diantaranya: Sabut kelapa, Batok kelapa, Ampas kelapa, Blondo, Endapan pemurnian minyak kelapa.

C. ANALISA SITUASI

(23)

Usaha pokok pengolahan kelapa adalah mengolah daging kelapa menjadi minyak kelapa yang bermutu tinggi. Juga memiliki produk sampingan berupa: Pengolahan Sabut Kelapa menjadi powder yang bisa dimanfaatkan untuk campuran media benih atau bahan baku pembuatan jok mobil. Pengolahan Batok kelapa menjadi arang ( carbon ). Pengolahan ampas kelapa menjadi pupuk kompos dan pengolahan air kelapa menjadi Nata de Coco. Pemanfaatan Blondo (ampas saring minyak) untuk bahan baku pembuatan makanan.

(24)

Agar masyarakat menjadi mantap dan tidak was-was, maka perlu dilakukan tindakan nyata oleh orang yang mengetahui seluk-beluk minyak kelapa. Minyak kelapa yang akan diproduksi merupakan minyak kelapa asli yang diproduksi sendiri dan menampung minyak yang diproduksi oleh pengrajin minyak kelapa tradisional. Minyak kelapa tradisional yang dibuat pengrajin merupakan minyak kelapa dengan mutu rendah sehingga minyak tersebut tidak dapat tahan lama juga penampilan fisiknya kurang menarik.

1. Keadaan Mitra Usaha minyak kelapa tradisional

(25)

penduduk yang lain memanfaatkan tempurung kelapa sebagai bahan bakar dan diolah menjadi bahan arang.

2. Data Produksi

Dari analisa data yang dilakukan, diketahui rata-rata produksi minyak kelapa yang dihasilkan mencapai 100 sampai 200 liter per hari per unit usaha tradisionil. Jumlah produksi tersebut merupakan hasil produksi yang diperoleh dengan mengolah bahan baku kelapa sebanyak lebih kurang 1.000 sampai 2.000 butir kelapa dengan cara basah tradisional atau bothokan. Di daerah kecamatan Srandakan dan sekitar terdapat 12 pengrajin minyak kelapa, rata-rata produksi per hari antara 800 sampai 1.000 liter minyak kelapa. Produksi tersebut masih dapat ditingkatkan sesuai dengan kebutuhan pasar. Hambatan utama para pengrajin adalah pemasaran, kwalitas minyak, sehingga jika ada industri yang mau menampung, maka kuantitas produksi adakan ditingkatkan.

3. Data Bahan Baku

(26)

tetangga dekatnya yaitu Kulon Progo dan disekitar DIY. Kulon Progo merupakan penghasil buah kelapa terbesar di DIY. Demikian juga dengan kabupaten Sleman dan Gunung Kidul yang merupakan penghasil buah kelapa ketiga dan keempat setelah kabupaten Kulon Progo dan Bantul.

D.TUJUAN KEGIATAN

1. Meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani. 2. Meningkatkan nilai manfaat buah kelapa.

3. Menggairahkan usaha-usaha kerakyatan.

II.SPESIFIKASI PRODUK

A.Perumusan Produk Usaha

N o

Jenis Produk Spesifikasi Produk

1. Minyak Kelapa Kemasan 0,5 Liter

Kemasan 1 Liter

Kemasan 2 Liter

Kemasan Jerigen 20 Liter

2. Nata de Coco Lembaran

Netralan 3. Batok

Kelapa/Arang

Karung

(27)

Penerapan IPTEK Dalam Pelaksanaan Usaha

Alat yang dipakai dalam pelaksanaan program ini adalah seperangkat alat pembuatan minyak kelapa dan pemurnian minyak kelapa dari minyak bermutu rendah menjadi minyak bermutu tinggi. Perangkat alat tersebut terdiri atas alat parut kelapa, alat peras, alat pemasak, tangki-tangki pemurnian berikut alat tambahannya, tangki penampungan minyak belum murni dan tangki penampungan minyak kelapa yang sudah dimurnikan. Alat tambahan yang diperlukan adalah pompa untuk menaikkan minyak kelapa, pompa vakum, filter pres untuk penyaringan dan pipa-pipa penghubung serta kran-kran untuk membuka dan menutup. Secara garis besar langkah-langkah dalam proses pemurnian adalah sebagai berikut :

1. Pembuatan Minyak Kelapa terdiri dari tahapan sebagai berikut :

a. Membeli kelapa dari petani b. Mengupas

c. Memarut dan memeras santan d. Memasak santan

e. Memisahkan minyak kelapa dengan air dengan cara pengepresan.

2. Pemurnian Minyak Kelapa terdiri dari tahapan sebagai berikut :

(28)

lingkungan Kabupaten Bantul ditampung dalam tangki penampungan minyak kotor

b. Minyak dimasukan ke tangki pencampur. Dalam tangki ini minyak kelapa yang belum dimurnikan dicampur dengan zat penyerap air dan zat pembantu yang lain.

c. Dari tangki pencampur minyak dimasukan dalam tangki pengendapan. Jumlah tangki pengendapan minimal 10 buah, karena akan dilakukan pengendapan selama 10 hari. Dengan tangki pengendapan 10 buah tersebut diharapkan setiap hari dapat berproduksi minyak kelapa yang sudah murni. Selain mengendapkan kotoran yang ikut didalamya, tangki ini juga berfungsi untuk menghilangkan asam lemak bebas yang berada dalam minyak kelapa.

(29)

diketahui bahwa mutu minyak sangat baik dengan rasa dan aroma gurih, serta keawetan 1 tahun.

e. Langkah terakhir adalah pembersihan tangki bekas pengendapan, dalam tangki terdapat endapan zat padat. Zat padat dari pengendapan minyak kelapa mengandung kapur dengan kadar yang cukup tinggi, dalam kesempatan lain limbah ini akan diolah menjadi makanan ternak yang mengandung gizi tinggi.

3. Pembuatan Nata de Coco

a. Air kelapa disaring dan dimasak

b. Setelah mendidih ditambah dengan gula pasir, ZA, dan asam cuka

c. Campuran dituang dalam loyang setelah dingin diberi Acetobacter Xillinum sebagai stater.

d. Air kelapa yang sudah diberi Starter dipindah ke dalam loyang-loyang sampai 7 hari dalam inkubasi. e. Air kelapa sudah menjadi Nata de Coco.

4. Sabut Kelapa

(30)

ukuran 60 x 80 x 100 cm dengan berat antara 50 – 60 kg, dipackaging dengan plastik wrapping.

5. Pembuatan Batok Arang

Batok kelapa dibakar sampai keadaan tertentu dan di siram air.

B.Nilai tambah dari sisi Iptek

Produk yang dihasilkan dalam pemurnian minyak kelapa adalah minyak kelapa yang telah murni sesuai dengan Standar Industri Indonesia, bahkan mempunyai nilai lebih dari segi gizi. Sistem pengolahan dengan cara tersebut di atas belum pernah ada yang mencoba dan menemukannya, sehingga dari sisi iptek hal ini dapat dikatakan sebagai cara penemuan baru, dan dapat dicarikan hak paten.

C.Manfaat Industri Pemurnian Minyak Kelapa Dari Aspek Sosial Ekonomi

1. Adanya Industri pembuatan minyak kelapa dapat menampung produksi kelapa dari petani yang melimpah dengan harga yang relatif stabil.

(31)

meningkatkan produksinya tanpa adanya kekhawatiran produknya tidak laku. Minyak yang diperoleh dari pengrajin minyak kelapa tradisional bermutu jelek, keruh dan tidak tahan lama sehingga para pengrajin takut memproduksi dalam skala besar karena takut tidak cepat laku dan cepat tengik.

3. Jaminan kesehatan penggunaan minyak hasil pemurnian, karena yang diperoleh dari hasil pemurnian ini benar-benar merupakan minyak asli tanpa adanya zat pengisi maupun bahan pengawet. Minyak ini juga bermutu tinggi karena merupakan minyak yang tahan pada suhu yang relatif tinggi. Kadar kolesterol dan peroksida minyak hasil pemurnian ini relatif stabil walaupun dipakai pada suhu tinggi dan waktu cukup lama.

4. Harga relatif lebih murah.

(32)

III. RENCANA USAHA

A. BAGAN ALIR PROSES INDUSTRI

KELAPA DARI PETANI

INDUSTRI PEMBUATAN MINYAK KELAPA

MINYAK KELAPA UKM

(PENGRAJIN MINYAK KELAPA )

INDUSTRI PEMURNIAN MINYAK KELAPA

MINYAK KELAPA MURNI

PASAR

AIR KELAPA

NATA DE COCO

BATOK

KELAPA ARANG

BLONDO MAKANA N

SABUT

(33)

B. LOKASI DAN BANGUNAN INDUSTRI

PEMURNIAN MINYAK KELAPA

Lokasi industri minyak kelapa dekat dengan para

pengrajin minyak kelapa tradisional, yaitu di Kecamatan

Srandakan, Bantul di pinggir jalan raya Srandakan –

Wates. Luas bangunan yang diperlukan sekitar 1500 m

2
(34)

C. RENCANA INVESTASI

Daftar Investasi

Dalam Rupiah

A. N0

B.Uraian ANGGARAN

1. Sewa Tanah dan Bangunan (5 tahun) 17.500.000 2. Tangki Pemurnian ( 60 unit ) @ 1000 Lt. 105.000.000

3. Tangki Pemvakum ( 1 unit ) 23.000.000

4. Pompa Vakum 350.000

5. Diesel dan Pompa 2.500.000

6. Filter press ( 5 unit ) 75.000.000

7. Mixer Minyak 2.750.000

8. Mesin Pemarut Kelapa ( 3 unit ) 2.800.000 9. Mesin Pengaduk Parutan Kelapa 2.250.000

10. Mesin Pemeras Santan 5.000.000

11. Mesin Pemeras Blondo 2.250.000

12. Alat Pemasak 5.000.000

13. Plastik Sealler 1.500.000

14. Rak Nata de Coco 10.000.000

15. Loyang (15 dosin) 750.000

(35)

17. Mobil Pick up ( 2 unit ) 120.000.000

18. Mobil Station 75.000.000

19. Komputer ( 1 unit ) 8.500.000

20. Alat-alat Kantor 2.500.000

Jumlah 464.150.000

D. RENCANA PRODUKSI

RENCANA KAPASITAS PRODUKSI ADALAH

SEBAGAI BERIKUT

N0.

URAIAN

Jumlah per

hari

Jumlah per

bulan

1. Produksi Minyak Kelapa 1.000 liter

25.000 kg

2.

Menampung Minyak

Kelapa Ukm

500 liter

12.500 kg

3. Produksi Minyak Kelapa

Murni

.500 liter

37.500 kg

4. Produksi Nata de Coco

3.000 kg

75.000 kg

5. Batok Arang

300 kg

7.500 kg

6. Blondo

250 kg

6.250 kg

D. Kebutuhan Dana

(36)

( Satu milyar dua ratus lima puluh ribu rupiah), dengan

perincian sebagai berikut :

1. Investasi awal Rp. 464.150.000,oo

2. Modal kerja

Rp. 785.850.000,oo

+

JUMLAH

Rp. 1.250.000.000,OO

IV. SISTEM PENGELOLAAN

Pengelola Industri Pengolahan Kelapa adalah Perusahaan dengan struktur kepemilikan saham bisa dikembangkan dengan beberapa alternatif sebagi contoh kepemilikan saham terdiri dari :

1. PMD (Pelayanan Masyarakat Desa)

2. Investor

3. Masyarakat

Kondisi ini bisa berkembang sesuai dengan kesepakatan pihak-pihak yang akan terlibat dalam Industri Pengolahan Kelapa. Adapun Perusahaan ini memiliki misi untuk pemberdayaan masyarakat petani. Disamping bertujuan untuk mendapatkan keuntungan yang layak, bisa mengembalikan pinjaman sesuai jadwal, juga bisa memberikan kepastian usaha dan pendapatan kepada petani kelapa.

Mekanisme kerjasama dengan petani kelapa adalah sebagai berikut:

(37)

2. Setiap kelompok melaksanakan kontrak kerjasama dengan Industri Pengolahan Kelapa, sebagai pemasok kelapa dengan jumlah tertentu dengan harga tertentu. Pada tahap awal harga kelapa ditetapkan Rp. 500 per buah di tingkat kelompok.

Adapun kebutuhan kelapa untuk Industri Pengolahan Kelapa adalah 10.000 butir per hari.

Struktur Organisasi

KOMISARI DIREKTUR BAG. KEUANGA BAG. ADMINISTR MANAGER

PRODUKSI PEMASARAMANAGER

(38)

Proyeksi aliran dana selama 5 tahun

ah NO URAIAN TAHUN

1 TAHUN 2 TAHUN 3 TAHUN 4 TAHUN 5 JUML AH MODAL AWAL 246.660 605.820 964.980 1.324.140

PENDAPATAN 1. Penjualan

Minyak

2.283.750 2.362.500 2.362.500 2.362.500 2.362.500 11.733.7 50

2. Batok Arang 67.500 67.500 67.500 67.500 67.500 337.500

3. Nata de Coco 641.250 675.000 675.000 675.000 675.000 3.341.25 0

4. Penjualan Blondo

375.000 375.000 375.000 375.000 375.000 1.875.00 0

JUMLAH PENDAPATAN

3.367.500 3.480.000 3.480.000 3.480.000 3.480.000 17.287.5 00

ARUS KAS 3.367.500 3.726.660 4.085.820 4.444.980 4.804.140 PENGELUARAN

1. Pembelian kelapa

1.500.000 1.500.000 1.500.000 1.500.000 1.500.000 7.500.00 0

2. Pembelian Minyak Kelapa UKM

487.500 487.500 487.500 487.500 487.500 2.437.50 0

3. Bahan Pembantu

180.000 180.000 180.000 180.000 180.000 900.000

4. Packing 180.000 180.000 180.000 180.000 180.000 900.000

5. Biaya Gaji 162.000 162.000 162.000 162.000 162.000 810.000

6. Pemeliharaan alat dan suku cadang

18.000 18.000 18.000 18.000 18.000 90.000

7. BBM (diesel ) 6.000 6.000 6.000 6.000 6.000 30.000

8. Transportasi dan

(39)

akomodasi

9. Biaya Telepon 12.000 12.000 12.000 12.000 12.000 60.000

10. Listrik 6.000 6.000 6.000 6.000 6.000 30.000

11. Administrasi Kantor

9.000 9.000 9.000 9.000 9.000 45.000

12. Depresiasi 92.832 92.832 92.832 92.832 92.832 464.160

13. Biaya Bunga 187.500 187.500 187.500 187.500 187.500 937.500

14. Cicilan Hutang

250.008 250.008 250.008 250.008 250.008 1.250.04 0

JUMLAH PENGELUARAN

3.120.840 3.120.840 3.120.840 3.120.840 3.120.840 15.604.2 00 LABA 246.660 605.820 964.980 1.324.140 1.683.300 1.683.30

0

B. Analisa Benefit per Cost ( B/C )

dalam ribuan rupiah

Th. Biaya FD 15%

Nilai Kini Produksi Nilai Kini

1 3.120.840 0,870 2.715.131 3.367.500 2.929.725 2 3.120.840 0,756 2.359.355 3.480.000 2.630.880 3 3.120.840 0,658 2.053.513 3.480.000 2.289.840 4 3.120.840 0,572 1.785.120 3.480.000 1.990.560 5 3.120.840 0,497 1.551.057 3.480.000 1.729.560 Total 15.604.200 3,353 10.464.176 17.287.500 11.570.565

FD adalah Faktor Diskonto yang besarnya ditentukan

oleh bunga Bank rata-rata 15%

11.570.565

Perhitungan B/C adalah

= 1,11

10.464.176

Dari hasil perhitungan B/C sebesar 1,11 menunjukkan

bahwa B/C lebih besar dari 1, maka manfaat yang

(40)

C. Analisa Net Present Value (NPV)

dalam ribuan rupiah

Th. Biaya Produksi Laba FD

15% Nilai Kini 1 3.120.840 3.367.500 246.660 0,870 214.594 2 3.120.840 3.480.000 359.160 0,756 271.525 3 3.120.840 3.480.000 359.160 0,658 236.327 4 3.120.840 3.480.000 359.160 0,572 205.440 5 3.120.840 3.480.000 359.160 0,497 178.503 Total 15.604.200 17.287.500 1.683.300 3,353 1.106.389

Nilai NPV dari Usaha Pengolahan Kelapa selama kurun

waktu 5 tahun adalah positif 1.106.389.000,

(41)

D. Analisa Internal Rate of Return (IRR)

dalam ribuan rupiah

Th. Biaya Produksi FD 15%

Laba Laba FD 15 %

FD 25 %

Laba FD 25

% 1 3.120.840 3.367.500 0,870 246.660 214.594 0,800 197.328 2 3.120.840 3.480.000 0,756 359.160 271.525 0,640 229.862 3 3.120.840 3.480.000 0,658 359.160 236.327 0,512 183.890 4 3.120.840 3.480.000 0,572 359.160 205.440 0,410 147.256 5 3.120.840 3.480.000 0,497 359.160 178.503 0,328 117.805 Total 15.604.200 17.287.500 3,353 1.683.300 1.106.389 2,698 876.141

Asumsi bahwa bunga Bank rata-rata 15 %, sedang

bunga Bank tertinggi 25 %

Perhitungan Internal Rate of Return adalah

1.683.300

IRR = 15 + 15 {

} % = 24,86

%

1.683.300 + 876.141

Dari ketiga tolok ukur di atas menunjukkan bahwa hasil

analisa konsisten, yaitu pada B/C > 1 pada kondisi NPV = 0;

IRR > dari bunga pinjaman Bank. Hal ini mengindikasikan

bahwa Usaha Pengolahan Kelapa menguntungkan atau

(42)

VI. PENUTUP

Industri Pengolahan Kelapa merupakan usaha terpadu

yang dapat memanfaatkan seluruh bahan yang ada dalam

buah kelapa, sehingga tidak ada bahan terbuang, bisa

dikatakan nilai tambah pengolahan buah kelapa sangat

tinggi.

Referensi

Dokumen terkait

Kualitas hasil yang diperoleh dari pengolahan secara tradisional jauh dari kualitas rata-rata kapur tohor sebagai bahan bangunan, karena kapur tohor yang dihasilkan akan

• Pada tahap ini batuan yang lapuk belum • Pada tahap ini batuan yang lapuk belum dikatakan sebagai tanah, tetapi sebagai bahan tanah, karena masih menunjukkan struktur

 Permen jelly merupakan permen yang dibuat dari air atau sari buah dan bahan pembentuk gel, yang berpenampilan jernih transparan serta.. mempunyai tekstur dengan

Invensi ini berhubungan dengan suatu proses ekstraksi bahan aktif dari tumbuhan me1injo (Gnetum gnemon) yang dibuat dari bagian kulit batang, daun, atau kulit buah melinjo

Pengolahan bahan presentasi dengan menggunakan komputer tidak hanya untuk dipresentasikan dengan menggunakan alat presentasi digital dalam bentuk Multimedia projector (seperti

Pada buah-buahan atau bahan pangan asam yang dikemas dalam kaleng yang telah rusak atau cacat, atau jenis kalengnya tidak cocok dengan produk yang dikalengkan.

Pengolahan anaerobik untuk sampah organik sangat menguntungkan dilihat dari aspek perbaikan lingkungan maupun aspek pengurangan ketergantungan energi yang bersumber dari bahan

• Dari penggambaran tersebut bisa dikatakan bahwa proses interaksi dalam masyarakat kampung Potorono hampir tidak menemui hambatan meskipun ada perbedaan agama, sosial, ekonomi