commit to user
PENGANTAR KARYA TUGAS AKHIR
PERANCANGAN VISUAL IDENTITY DONAT BAKAR
MELALUI DESAIN KOMUNIKASI VISUAL
Diajukan Untuk Menempuh Ujian Tugas Akhir
Sebagai Prasyarat Guna Mencapai Gelar Ahli Madya Diploma III Desain Komunikasi Visual
Disusun Oleh : OKKI RUSHARTANTO
C9506078
PROGRAM STUDI DIII DESAIN KOMUNIKASI VISUAL
FAKULTAS SATRA DAN SENI RUPA
UNIVERSITAS SEBELAS MARET
SURAKARTA
commit to user
commit to user
commit to user
iv
MOTTO
If we stop trying, that’s mean we’re no better than cowards
commit to user
v
PERSEMBAHAN
Karya ini saya persembahkan kepada :
commit to user
vi
KATA PENGANTAR
Segala puji hanyalah milik Allah SWT atas segala rahmat, kemurahan,
dan bimbingan-Nya yang telah dilimpahkan kepada penulis sehingga penulis
dapat menyelesaikan Tugas Akhir dengan judul Perancangan Brand IdentityDonat
Bakar Melalui Desain Komunikasi Visual sebagai syarat untuk meraih gelar Ahli
Madya Seni Rupa, Fakultas Sastra dan Seni Rupa Universitas Sebelas Maret
Surakarta.
Pada kesempatan ini, penulis ingin menyampaikan ucapan terima kasih
yang sebesar-besarnya kepada :
1. Drs. Riyadi Santosa, M.Ed., Ph.D, selaku Dekan Fakultas Satra dan Seni
Rupa Universitas Sebelas Maret Surakarta.
2. Drs. Ahmad Adib, M.Hum, Ph.D, selaku ketua Program Studi D3 Desain
Komunikasi Visual.
3. Hermansyah Muttaqin, S.Sn, M.Sn, selaku Pembimbing Akedemik dan
Pembimbing I.
4. Esty Wulandari, S.Sos, M.Si, selaku Pembimbing II.
5. Iwan Chrismanto selaku pemilik Donat Bakar.
6. Keluarga tercinta yang selalu memberikan dukungan moral maupun materiil.
commit to user
vii
8. Semua pihak yang tidak bisa penulis sebutkan satu persatu yang telah
membantu kelancaran pelaksanaan proses Tugas Akhir hingga selesai.
Demikian, penulis tetap membuka pintu lebar-lebar untuk kritik dan
saran yang bersifat membangun, semoga konsep Tugas Akhir ini bermanfaat bagi
kita semua.
Surakarta, April 2012
commit to user
ix
B. Konsep Perancangan ... 35
C. Teknik Pelaksanaan ... 43
BAB IV VISUALISASI KARYA ... 53
A. Media Iklan Lini Atas ... 54
B. Media Iklan Lini Bawah ... 55
BAB V PENUTUP ... 74
A. Kesimpulan ... 74
B. Saran ... 74
commit to user
1
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Makanan merupakan salah satu kebutuhan pokok bagi kehidupan
manusia. Tanpa adanya makanan, manusia tidak dapat melangsungkan
hidupnya. Makanan berfungsi untuk memelihara proses tubuh dalam
pertumbuhan atau perkembangan serta mengganti jaringan tubuh yang rusak,
memperoleh energi untuk melakukan aktivitas sehari-hari, mengatur
metabolisme dan berbagai keseimbangan air, mineral, dan cairan tubuh
yang lain. Selain itu, makanan juga berperan dalam mekanisme pertahanan tubuh
terhadap berbagai penyakit. Menurut fungsinya, secara umum makanan terbagi
menjadi dua macam, yaitu makanan pokok dan makanan ringan.
Makanan ringan atau cemilan merupakan makanan untuk
menghilangkan rasa lapar seseorang sementara waktu. Dapat dilihat di sepanjang
jalan di kota Solo, banyak outlet yang menjual makanan ringan dengan berbagai
jenis dan rasa. Perkembangan ini disebabkan tingginya kebutuhan masyarakat
akan makanan ringan dan keinginan masyarakat untuk menikmati rasa-rasa yang
berbeda yang ditawarkan oleh produsen pada makanan dengan penampilan yang
menarik serta harga yang terjangkau. Seiring berjalannya waktu, semakin banyak
commit to user
serabi, leker, jajanan pasar, gorengan, dan lain-lain, namun juga jenis makanan
dari luar negeri seperti burger, pizza, dan donat.
Donat adalah salah satu kue yang dibuat dengan cara digoreng, berbahan
dasar adonan tepung terigu, gula, telur, dan mentega. Donat yang paling umum
adalah donat berbentuk cincin dengan lubang di tengah dan donat berbentuk
bundar dengan isi yang rasanya manis, seperti berbagai jenis selai, jelly, krim, dan
cokelat.
Di Indonesia, donat produksi industri kecil biasanya dijajakan berkeliling
menggunakan sepeda atau sepeda motor. Di warung-warung kecil, pedagang
asongan menjual donat dalam kemasan kotak. Donat jenis ini disebut juga sebagai
donat kampung untuk membedakannya dengan donat-donat yang dijual di mal
dan restoran. Sampai sekarang,donat menjadi favorit banyak orang dengan variasi
yang beraneka ragam. Donat pun sekarang ada yang tidak bolong, dan dengan
variasi penyajian yang bermacam-macam, salah satunya donat bakar.
Donat Bakar adalah salah satu usaha makanan ringan yang dirintis oleh
Iwan Chrismanto. Bermula dari usaha bakery yang ditekuninya sejak tahun 2003,
Pak Iwan melihat donat menjadi salah satu produk yang diminati oleh konsumen.
Atas dasar itulah kemudian donat dijadikan produk utama karena masih memiliki
pangsa pasar yang besar. Dengan penyesuaian dan variasi yang berbeda, maka
pada tahun 2008 muncul produk Donat Bakar. Saat ini, pemasaran Donat Bakar
dilakukan melalui sistem franchise atau kemitraan. Saat ini gerai Donat Bakar
telah merambah beberapa kota besar di Pulau Jawa dan juga akan segera
commit to user
Melihat perkembangan dan pertumbuhan Donat Bakar yang semakin
pesat, masih banyak potensi yang bisa dimaksimalkan untuk dapat
memperkenalkan dan memajukan Donat Bakar, agar dapat menarik minat
masyarakat untuk membeli donat. Selain hal tersebut, Donat Bakar saat ini
memiliki dua bentuk logo. Pengunaan dua logo dalam satu usaha dapat
menimbulkan kebingungan dalam benak konsumen akan identitas perusahaan
yang tidak konsisten. Dengan membuat visual identity serta merancang promosi
periklanan, kegiatan promosi dapat terarah dan terencana mendukung efektifnya
strategi pemasaran.
B. Rumusan Masalah
Dari permasalahan yang dihadapi sebagaimana disebutkan di atas,yaitu
promosi guna meningkatkan daya tarik dan keyakinan masyarakat akan
keberadaan Donat Bakar :
1. Bagaimana merancang visual identity yang tepat untuk Donat Bakar agar
lebih dikenal target marketnya?
2. Bagaimana merancang dan memilih media promosi yang tepat untuk
commit to user
C. Tujuan Perancangan
Dalam menghadapi beberapa masalah yang telah disebut di atas, maka
dilakukan promosi yang bertujuan :
1. Merancang visual identity Donat Bakar yang baik melalui Desain Komunikasi
Visual, agar dapat menemukan segmentasi pasar yang tepat.
2. Menciptakan media promosi dengan desain yang kreatif, inovatif dan sesuai
dengan kaidah media promosi, agar dapat menunjang pemasaran Donat
commit to user
barunya di bidang bakery dengan membuat sebuah perusahaan roti berskala
menegah di kawasan Manahan, Solo. Roti yang diproduksi ada beberapa macam,
seperti roti coklat, roti pisang, roti keju, donat, dan beberapa macam lagi. Seiring
berjalannya waktu, donat ternyata menjadi salah satu produk jualan yang
mendapatkan banyak peminat. Dari situlah muncul pemikiran di benak Pak Iwan
bahwa donat masih memiliki pangsa pasar yang besar mengingat donat disukai
sebagian besar kalangan, mulai dari anak-anak sampai usia dewasa, dan harganya
juga relatif terjangkau.
Menurut Pak Iwan, donat masih memiliki potensi yang besar untuk
dikembangkan. Sejak dulu hingga saat ini pangsa pasar donat relatif stabil, tidak
mudah terpengaruh oleh daya beli ataupun kenaikan bahan baku. Donat dapat
dijumpai di warung-warung kecil hingga di gerai-gerai donat ternama di pusat
perbelanjaan. Pak Iwan melihat bahwa donat yang dijual di warung kecil
sebenarnya bisa bersaing dengan donat yang dijual di gerai donat ternama yang
mengejar segmen menengah ke atas. Atas dasar itulah kemudian Pak Iwan merasa
commit to user
mengemas donat dengan penampilan yang berbeda, akhirnya pada tahun 2008
terciptalah varian baru donat yaitu Donat Bakar.
Donat Bakar sendiri sebenarnya sama dengan donat biasa yang ada di
pasaran. Yang membedakannya adalah donat tersebut selalu disajikan dalam
keadaan hangat saat konsumen membelinya. Saat konsumen datang dan memesan,
donat dipanggang terlebih dahulu menggunakan wajan teflon dengan api kecil
sampai panas namun tidak gosong, kemudian baru diberi topping rasa sesuai
pilihan konsumen. Menurut Pak Iwan, konsumen di manapun pasti selalu ingin
memperoleh makanan yang fresh, selalu disajikan dalam keadaan yang baru dan
baik agar terasa lebih enak dalam menyantapnya. Hal itulah yang menjadi
perhatian Pak Iwan, yang kemudian diterapkan dalam pembuatan Donat Bakar.
Diferensiasi produk itulah yang memberi nilai tambah dalam usaha pengenalan
dan memberi daya tarik tersendiri bagi Donat Bakar.
B. Data Produk
Produk dari Donat Bakar sampai saat ini memiliki 30 varian rasa topping.
Mulai dari topping gula halus, jagung bakar, cokelat, strawberry, dan masih
banyak lagi. Adapun topping yang paling banyak diminati oleh konsumen adalah
choco chip, berry chip, choco rice, tiramisu, dan cokelat keju. Adapun pilihan rasa
Donat Bakar terdiri dari :
commit to user
2. Jagung Bakar (donat dengan topping rasa jagung bakar). Harga Rp 2.500,00.
3. Balado (donat dengan topping rasa balado). Harga Rp 2.500,00.
4. Sapi Panggang (donat dengan topping rasa sapi panggang). Harga Rp
2.500,00.
5. Chocolatos (donat dengan topping krim cokelat). Harga Rp 2.500,00.
6. Cappucino (donat dengan topping krim cappuccino). Harga Rp 2.500,00.
7. Tiramizu (donat dengan topping krim tiramizu). Harga Rp 2.500,00.
8. Straw Glaze (donat dengan topping krim strawberry). Harga Rp 2.500,00.
9. Durian (donat dengan topping rasa durian). Harga Rp 3.000,00.
10. Vanilla (donat dengan topping rasa vanilla). Harga Rp 3.000,00.
11. Strawberry (donat dengan topping selai strawberry). Harga Rp 3.000,00.
12. Blueberry (donat dengan topping selai blueberry). Harga Rp 3.000,00.
13. Choco Rice (donat dengan topping meises cokelat). Harga Rp 3.500,00.
14. Milky (donat dengan topping meises susu putih). Harga Rp 3.500,00.
15. Pinky (donat dengan topping meises strawberry). Harga Rp 3.500,00.
16. Pelangi (donat dengan topping meises warna-warni). Harga Rp 3.500,00.
17. Co Straw (donat dengan topping krim cokelat dan selai stra wberry). Harga
Rp 3.500,00.
18. Co Vani (donat dengan topping krim cokelat dan krim vanilla). Harga Rp
3.500,00.
19. Co Blue (donat dengan topping krim cokelat dan selai blueberry). Harga Rp
commit to user
20. Co Duri (donat dengan topping krim cokelat dan krim durian). Harga Rp
3.500,00.
21. Co Chip (donat dengan topping krim cokelat dan taburan choco chips). Harga
Rp 3.500,00.
22. Berry Chip (donat dengan topping krim strawberry dan taburan choco chips).
Harga Rp 3.500,00.
23. Co Kiss (donat dengan topping krim cokelat dengan taburan kismis). Harga
Rp 3.500,00.
24. Double Berry (donat dengan topping krim strawberry dan selai strawberry).
Harga Rp 3.500,00.
25. Co Conut (donat dengan topping krim cokelat dan taburan kelapa). Harga Rp
3.500,00.
26. Co Cang (donat dengan topping krim cokelat dan taburan kacang). Harga Rp
3.500,00.
27. Bon Bon (donat dengan topping abon sapi). Harga Rp 4.000,00.
28. Co Keju (donat dengan topping krim cokelat dan parutan keju). Harga Rp
4.000,00.
29. Burger (donat dengan isian selada, mayones, saus, tomat, dan daging sapi).
Harga Rp 5.000,00.
30. Sosis (donat dengan isianselada, mayones, saus, tomat, dan sosis sapi). Harga
commit to user C. Data Pemasaran
Donat Bakar sebenarnya merupakan salah satu terobosan bisnis makanan
ringan yang dahulunya dimulai dari sebuah usaha bakery berskala menengah yang
kemudian dalam perkembangannya berfokus pada produk donat saja. Selanjutnya
oleh Pak Iwan dimaksimalkan lagi potensinya agar dapat bersaing dengan brand
donat ternama yang sudah ada. Untuk pemasarannya, Donat Bakar memasarkan
produk mereka melalui para mitranya dengan sistem franchise atau kemitraan.
Pemasaran yang dilakukan Donat Bakar tersebut dilakukan melalui
pameran-pameran UKM seperti di Solo, Semarang, maupun di Yogyakarta.
Adapun sistem franchise tersebut menawarkan peluang usaha di bidang
makanan cepat saji bagi orang yang ingin memulai bisnis sendiri. Kemudahan
dalam hal pengelolaan dan keuntungan yang menjanjikan walaupun mitra usaha
belum memiliki pengalaman menjadi poin penting yang ditawarkan oleh Donat
Bakar. Kelebihan lain yang ditawarkan dan menjadi alasan mengapa Donat Bakar
layak menjadi salah satu pilihan investasi adalah :
1. Berhak menggunakan nama Dokar (Donat Bakar).
2. Investasi yang terjangkau dan menjanjikan, belum banyak kompetitor sejenis,
masih potensial dengan peluang pasar yang luas.
3. Bisnis mudah dikelola, produk berbeda, dan sedang tumbuh pesat.
4. Standarisasi rasa dan kualitas.
5. Ketersediaan produk dan bahan baku.
commit to user
7. Proyeksi BEP kurang dari 1 tahun.
Untuk dapat menjadi mitra Donat Bakar, dibutuhkan investasi sebesar Rp
7.000.000,00 dengan perincian :
1. Mengisi aplikasi permohonan untuk menjadi mitra.
2. Membayar uang muka sebesar Rp 3.500.000,00 dan melunasi total investasi
Rp 3.500.000,00 dalam jangka waktu 7 hari.
3. Penandatanganan Agreement (Perjanjian Kemitraan).
4. Training Karyawan.
5. Paket Usaha.
Dengan investasi sejumlah yang telah disebutkan di atas, yang didapat
setelah menjadi mitra Donat Bakar adalah :
1. Counter
d. 20 buah kotak sealware
e. 7 botol selai/saus
commit to user g. 1 buah selang dan regulator
h. 1 buah grill pan
i. 100 buah mika donat
j. 100 buah cup kertas
k. 2 pak plastik kresek
l. 1 buah nampan
m. 1 buah kuas
n. 2 buah lap
3. Bahan baku
a. 100 donat
b. 500 gram Chocolate Glaze
c. 500 gram Cappucino Glaze
d. 500 gram Tiramizu Glaze
e. 500 gram Strawberry Glaze
f. 500 gram Meses Choco
g. 500 gram Meses Pinky
h. 500 gram Meses Milky
i. 500 gram Meses Pelangi
j. 300 gram Selai Strawberry
k. 300 gram Selai Blueberry
l. 300 gram Selai Vanilla
m. 300 gram Selai Durian
commit to user
o. 300 gram Saos Tomat
p. 300 gram Mayonaise
q. 300 gram Bumbu Gula Sweety
r. 300 gram Bumbu Jagung Bakar
s. 300 gram Bumbu Sambal Balado
t. 300 gram Bumbu Sapi Panggang
u. 300 gram Kacang
Kriteria dasar yang ditentukan menjadi mitra Donat Bakar adalah :
1. Berjiwa entrepreneur dan keinginan kuat untuk berhasil
2. Menyukai dan menekuni usaha dengan sungguh-sungguh
3. Bersedia untuk bekerja keras dan cerdas serta berperan aktif dan konsisten
dalam mengoperasikan bisnis
4. Bersedia meluangkan waktu untuk mengevaluasi bisnis minimal seminggu
sekali
5. Berkomitmen untuk memenuhi dan mematuhi standarisasi bisnis Donat Bakar
6. Berkomitmen untuk ikut mengembangkan brand / merek Donat Bakar
7. Berkomitmen membeli bahan baku dari Donat Bakar
commit to user
9. Menyiapkan SDM yang tepat
10. Memiliki lokasi usaha
11. Memiliki investasi dana yang cukup
12. Memiliki freezer untuk penyimpanan donat
Selain harus memenuhi kriteria di atas, mitra Donat Bakar juga diharuskan
berperan aktif dalam hal :
1. Mengajukan usulan lokasi tempat. Dianjurkan berada di tempat yang
strategis, misalnya kompleks perumahan, kampus, pusat perbelanjaan, mall,
perkantoran, dan sebagainya
2. Menyediakan tenaga pelaksana yang memenuhi syarat dan kualifikasi, yang
akan ditraining oleh trainer Donat Bakar.
3. Melakukan pengawasan secara menyeluruh atas peralatan, disiplin karyawan,
dan kebersihan outlet.
4. Melakukan pembelian bahan baku sesuai standart Donat Bakar.
5. Bertanggung jawab atas hasil penjualan.
6. Secara terus-menerus memberikan support kepada karyawan dalam tugas
sehari-hari.
7. Bertanggung jawab atas biaya sewa tempat/lokasi.
commit to user C. Data Konsumen
Konsumen Donat Bakar adalah konsumen dari segmentasi kelas sosial
menengah. Hal tersebut karena produk-produk Donat Bakar dijual dengan kisaran
harga yang masih terjangkau, yaitu mulai dari Rp 3.000,00 sampai Rp 5.000,00.
Ukuran donat yang besar, pemberian topping yang royal dengan varian rasa yang
banyak pula menjadikan konsumen semakin meminati produk ini. Donat memang
produk yang mudah diterima oleh pasar dan relatif stabil penjualannya. Donat
merupakan jenis makanan cepat saji yang cukup menyenangkan dan
mengenyangkan karena mengandung karbohidrat yang berasal dari tepung dan
sumber energi dari gula.
D. Promosi
Promosi adalah salah satu kegiatan yang dilakukan oleh sebuah
perusahaan untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat luas. Sejak
awal terbentuknya, Donat Bakar sudah mulai melakukan promosi. Kegiatan
promosi yang telah dilakukan adalah dengan mengikuti pameran franchise di
beberapa daerah, membuat website, menyebar brosur, dan berjualan keliling
dengan menggunakan kendaraan roda tiga. Tetapi dalam target konsumennya
commit to user
kawasan dalam kota di Pulau Jawa saja, melainkan pasar di daerah luar Jawa
dengan sistem franchise.
Gambar 1.1. Logo Donat Bakar Sumber : www.blog.ub.ac.id
Gambar 1.2. Logo Donat Bakar
commit to user
commit to user
Gambar 1.4. Counter Donat Bakar Gambar 1.5. Donat Bakar Keliling Sumber : www.donatbakar.com Sumber : donatbakarmasony.blogspot.com
Gambar 1.6. Tampilan Website Donat Bakar Sumber : www.donatbakar.com
Dalam upaya menjaga kepuasan konsumennya, Donat Bakar selalu
mempertahankan mutu produk yang dijual. Donat yang dipergunakan adalah
donat berukuran besar dengan kualitas yang bagus dan rasa yang renyah, serta
pemberian topping yang royal sehingga konsumen akan merasa bahwa uang yang
telah dikeluarkan untuk membeli sebanding dengan kualitas yang didapat.
Menghadapi persaingan bisnis di bidang makanan ringan saat ini, Donat Bakar
terus berinovasi dengan penambahan varian rasa baru aggar konsumen tidak cepat
commit to user E. Target
1. Target Market
Target Market (pasar sasaran) adalah sasaran pasar yang dituju.
Dalam konsep pemasaran, Pasar apapun bentuknya akan terdiri dari banyak
pelanggan yang berpencar dan beraneka ragam dalam tuntutan pembeliannya.
Oleh karena itu, tidak ada satupun produsen yang dapat melayani atau
memenuhi semua tuntutan pelanggan. Produsen harus mengarahkan program
pemasarannya hanya pada pelanggan yang memang menjadi bidikan
sasarannya. Untuk itu, produsen harus melakukan segmentasi pasar bagi
produk yang dimilikinya. Segmentasi pasar adalah proses pemilahan atau
pembagian pasar ke dalam beberapa kelompok pelanggan (sub-market) yang
memiliki karakteristik sama dalam kebutuhan dan sikap, yang diharapkan
akan memberikan respon yang sama terhadap penawaran yang disampaikan.
Dengan melakukan segmentasi pasar produsen akan lebih tepat dalam
mengarahkan program pemasarannya secara lebih efektif. Dalam hal ini, yang
menjadi target market dapat dilihat dari :
a. Secara Demografis
Jenis kelamin : Laki-laki dan perempuan
Usia : 5 – 40 tahun
Status ekonomi : Menengah
commit to user
b. Secara Geografis
Wilayah pemasaran Donat Bakar saat ini ada di beberapa daerah
seperti Kota Solo, Semarang, Yogyakarta, Kediri, Tangerang, dan
lain-lain. Ke depannya Donat Bakar akan memperluas pasarnya ke luar Pulau
Jawa seperti Sumatera (Aceh dan Lampung) dan Kalimantan (Samarinda
dan Tarakan).
c. Secara Psikografi
Segmentasi ini didasarkan pada penggolongan kelas sosial,
gaya hidup, atau ciri kepribadian lainnya. Donat Bakar menyasar
konsumen kelas menengah yang menginginkan makan cepat saji yang
selalu dihidangkan dalam keadaan fresh.
2. Target Audience
Target Audience ( konsumen sasaran) adalah pasar sasaran atau bisa
disebut juga khalayak umum yang dibidik untuk menjadi konsumen.
Khalayak target sendiri dapat dipisah-pisah berdasarkan jenis kelamin, usia,
minat khusus, atau kelas sosial.
Adapun yang menjadi target audience Donat Bakar yaitu semua orang
commit to user F. Kompetitor
Kompetitor atau pesaing adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang
yang sejenis sehingga dapat mempengaruhi pemikiran/minat konsumen, di mana
Donat Bakar adalah salah satu jenis usaha franchise atau kemitraan yang sedang
berkembang.
Di kawasan Kota Solo, terdapat beberapa kompetitor yang bergerak di
bidang usaha yang sejenis dengan Donat Bakar. Akan tetapi, penulis mengambil
dua kompetitor dengan sistem pelayanan, manajemen usaha, dan kegiatan promosi
yang telah berjalan dengan baik. Adapun kompetitor dari Donat Bakar adalah
sebagai berikut :
1. Donutboyz
Donutboyz adalah salah satu pelaku usaha di bidang donat yang ada di
Kota Solo yang didirikan di bawah management PT Choice Plus Indonesia
sejak tahun 2005 oleh Bapak Dicky Sumarsono, yang saat ini menjabat
sebagai General Manager The Sunan Hotel Solo. Donutboyz datang dengan
inovasi baru berupa donat yang tidak seluruhnya berbahan terigu dan
gandum, melainkan kentang. Oleh sebab itulah, donat tersebut diklaim
memiliki nilai gizi berupa protein dan karbohidrat yang lebih tinggi. Produk
Donutboyz tidak memakai bahan pengawet dan memiliki 50 varian rasa.
Dalam perkembangan usahanya, Donutboyz juga memberlakukan sistem
franchise atau kemitraan. Sampai saat ini, Donutboyz telah memiliki lebih
commit to user
Mataram, Balikpapan, Samarinda, Surabaya, Kudus, dan Sidoarjo. Adapun
beberapa varian produk yang dimiliki oleh Donutboyz adalah :
commit to user
Adapun evaluasi dari Donutboyz adalah sebagai berikut :
a. Kelebihan (Strength)
1) Donat diklaim memiliki nilai gizi yang tinggi karena sebagian besar
bahan dasarnya didominasi oleh kentang.
2) Memiliki varian rasa yang lebih banyak.
3) Harga sesuai dengan kualitas.
4) Produknya selalu fresh.
5) Gerainya sudah tersebar di banyak daerah.
b. Kekurangan (Weakness)
1) Harga franchise yang tinggi, yaitu sebesar Rp 45.000.000,00 untuk
commit to user
Rp 200.000.000 untuk bakery shop, dan Rp 300.000.000,00 untuk tipe
café.
2) Kegiatan promosi belum maksimal, hanya melalui pameran franchise
dan website.
c. Peluang (Opportunity)
1) Kapasitas produksi lebih besar, karena sarana dan prasarana memadai.
2) Jaringan pemasaran melalui website dan selalu update dalam
menawarkan produk-produk yang baru.
3) Training dan support dilakukan secara bagus dan berkesinambungan
mulai dari awal pembelian hak franchise hingga usaha tersebut
berjalan.
d. Ancaman (Threat)
1) Mulai banyak pelaku usaha dalam bidang yang sejenis.
commit to user
Gambar 2.2. Produk Donutboyz Sumber : Facebook Donutboyz
commit to user
Gambar 2.4. Kegiatan Cooking Class
Sumber : Facebook Donutboyz
2. J.CO Donuts & Coffee
PT. J.CO Donuts & Coffee didirikan oleh Johnny Andrean yang
sebelumnya terkenal sebagai pengusaha salon yang sukses. Tak kurang
dari 168 jaringan salon dan 41 sekolah salon dimilikinya, namun insting
sang penata rambut kemudian membawanya terjun ke bisnis makanan.
Sejak tahun 2003, ia aktif mengembangkan J.CO. J.CO adalah produk
dalam negeri dengan menggunakan konsep dari luar negeri dan
disempurnakan dengan modernisasi dan kualitas terbaik. J.CO ditujukan
untuk menyerbu pasar asing.
Persiapan J.CO membutuhkan waktu yang lama. Selama 3 tahun,
Johnny Andrean dan timnya mempelajari bisnis donat, mengeksplorasi
resepnya, serta melakukan riset pasar dan sampling. Johnny meluncurkan
commit to user
masyarakat”. Dan sejak masuk ke pasar pada pertengahan 2005, J.CO
Iangsung menjadi buah bibir, mengalahkan popularitas pemain lama
yaitu Dunkin` Donuts, dan membukukan pertumbuhan penjualan yang
tinggi.
J.CO Donuts & Coffee hadir di tengah masyarakat dengan
beberapa jenis produk yang ditawarkan. Produk-produk yang dimaksud
meliputi donat, kopi, cokelat, serta produk terbarunya, yoghurt. Setiap
donat diberi nama kreatif sesuai dengan topping dan rasa. Ini
menciptakan sebuah keunikan dan mudah mengingat nama, Sebagai
contoh, Cheese Me Up adalah nama untuk donat dengan keju meleleh di
atas. Tira Miss U adalah nama dari donat dengan topping tiramisu.
Adapun menu-menu yang ada di J.CO Donuts and Coffee adalah :
commit to user
1) J.Cool Yoghurt Fruit Base
commit to user
Adapun evaluasi dari J.CO Donuts & Coffee adalah sebagai berikut :
a. Kelebihan (Strength)
1) Memiliki varian rasa yang lebih banyak dengan masing-masing
namanya yang menarik.
2) Memiliki produk tambahan berupa minuman, yoghurt, dan sa ndwich.
3) Konsep pengembangan produk yang inovatif dari produk J.CO Donuts
& Coffee dalam mengikuti perkembangan dan mengantisipasi
perubahan serta dinamika yang terjadi, dengan adanya evaluasi
produk setiap 3 bulan. Apabila ada menu yang kurang diminati oleh
konsumen, maka menu tersebut akan diganti dengan varian yang baru.
4) Penataan interior yang artistik serta fasilitas pendukung seperti hotspot
yang terdapat pada gerai sangat menunjang penciptaan image yang
mereka kreasikan terhadap produknya yang merupakan bagian dari
gaya hidup, di mana orang dapat menikmati makanannya sambil
bersantai dan berbincang dengan rekan.
5) Gerainya sudah tersebar di banyak daerah.
b. Kekurangan (Weakness)
1) Harga makanan dan minuman tinggi, sesuai dengan market-nya yaitu
menengah ke atas.
2) Kegiatan promosi masih terbatas, hanya melalui website, outlet, serta
commit to user c. Peluang (Opportunity)
1) Brand telah memiliki kekuatan untuk perluasan dan pengenalan
usahanya.
2) Jaringan pemasaran melalui website, social media, dan kerjasama
dengan pihak ketiga, serta selalu update dalam produk-produknya.
3) Disiplin yang tinggi dalam manajemen dan quality control.
d. Ancaman (Threat)
1) Adanya penambahan varian produk serupa oleh pelaku usaha sejenis
dengan harga yang lebih terjangkau.
commit to user
Gambar 3.2. Menu J.Co Donuts Sumber : arsui2001.wordpress.com
commit to user
Gambar 3.4. J.Cool Yoghurt Sumber : www.kaskus.us
commit to user
34
BAB III
KONSEP PERANCANGAN
A. Konsep Karya
Visual identity adalah suatu bentuk komunikasi tentang keberadaan
sebuah perusahaan, organisasi, institusi, ataupun golongan, dengan menggunakan
nama, logo, tipografi, warna, dan semboyan (tagline/slogan). Visual identity tidak
hanya berupa sebuah identitas abstrak belaka, namun juga diaplikasikan menjadi
sebuah identitas visual yang nyata mulai dari stationary hingga aktiva tetap seperti
bangunan, sarana angkut, bahkan ke pernak-pernik pendukung promosi seperti
merchandise.
Lebih jauh, visual identity akan berkaitan dengan segala aspek pasar
seperti produk, harga, tempat, promosi, audience, dan segmentasi pasar. Dalam
sebuah literatur managerial menyatakan bahwa perusahaan yang memiliki
standardisasi visual identity lebih mampu mengantisipasi kesulitan-kesulitan
komunikasi terhadap keragaman publik dan biasanya dapat mengambil
keuntungan di awal dalam sebuah sistem pasar. Di dalam proses
pembangunannya, desain turut menjadi salah satu peranan yang penting sebagai
pedoman agar visual identity dapat tersampaikan dengan baik dan dipahami target
market yang dituju sesuai strategi bisnis perusahaan. Adapun unsur-unsur penting
yang harus diperhatikan dalam membuat rancangan visual identity adalah sebagai
commit to user 1. Strategi Kreatif
Strategi kreatif adalah bentuk terjemahan dari berbagai informasi
mengenai produk, pasar, dan konsumen sasaran ke dalam suatu posisi tertentu
di dalam komunikasi yang digunakan untuk merumuskan suatu kegiatan
periklanan. Dengan demikian strategi kreatif tidak lepas dari suatu strategi
pemasaran secara keseluruhan. Strategi kreatif melewati tahap pembentukan,
evaluasi, seleksi, dan pelaksanaan pesan terhadap suatu produk atau jasa,
yang pada prinsipnya merupakan manfaat utama yang ditawarkan brand
sebagai suatu pengembangan konsep produk. Strategi kreatif yang digunakan
kali ini yaitu memakai konsep periklanan dengan strategi unique selling
preposition sebagai konsep kreatif.
2. Unique Selling Preposition
Unique Selling Preposition adalah pendekatan yang berorientasi pada
keunggulan atau kelebihan produk yang tidak dimiliki oleh produk
saingannya, di mana hal tersebut menjadi sesuatu hal yang dicari atau
dijadikan alasan konsumen untuk menggunakan suatu produk. Adapun
keunggulan dari Donat Bakar yang tidak dimiliki oleh kompetitornya dan
menjadi daya tarik tersendiri bagi calon konsumennya adalah donat yang
commit to user
B. Konsep Perancangan
1. Strategi Visual Secara Umum
a. Menampilkan desain yang menarik dan mudah diingat agar dapat
dipahami konsumen dengan baik.
b. Menciptakan identitas atau karakteristik yang memiliki kekhasan tersendiri
baik dalam logo, tipografi, pemilihan warna, serta slogan yang menarik
sehingga mampu memberikan informasi yang jelas pada konsumen.
2. Strategi Visual Secara Verbal
Strategi visual secara verbal merupakan naskah iklan (copywriting) dalam
setiap material promosi yang terdiri dari kepala berita/judul (headline), anak judul
(sub headline), slogan (key word), serta kalimat dasar (baseline), yang secara
keseluruhan memperjelas fungsi satu sama lain.
a. Headline
Kepala berita berisi sebagai pengikat perhatian utama yang tujuannya
merangsang perhatian publik, dimana headline ini cenderung merupakan
bagian instansi yang paling penting pengaruhnya. Headline merupakan
suatu pendukung ide dan gagasan maka headline diharapkan dapat
menarik perhatian sasaran untuk memasuki tujuan pemahaman pesan,
mengantar untuk menerjemahkan bahasa visual dan menarik pihak
khalayak untuk membaca body copy lebih lanjut.
Headline umumnya ditulis dengan huruf besar dibandingkan dengan huruf
commit to user
komunikatif, mudah dibaca dan dimengerti oleh khalayak sasaran. Maka
headline dalam perancangan promosi kali ini adalah “Lebih Hangat, Lebih
Nikmat”. Pemilihan kalimat headline tersebut dirasa sudah mewakili isi
dari Jaya Indah Logam untuk disampaikan kepada khalayak umum.
b. Sub Headline
Sub headline berfungsi sebagai penguat suatu ide atau gagasan dari sebuah
headline. Kalimat dalam sub headline lebih jelas dan lebih menarik agar
mudah dipahami oleh pembaca, maka sub headline dari perancangan ini
yaitu logo Donat Bakar itu sendiri.
c. Body Copy
Teks atau body copy memiliki peran sebagai penerang dan penjelas yang
bersifat inovatif dalam penyampaiannya. Pesan yang disampaikan bersifat
ringkas, sederhana, mudah dimengerti oleh khalayak konsumen. Teks atau
body copy yang digunakan adalah rincian daftar produk yang ditawarkan
agar khalayak yang membaca headline dari perancangan visual identity
Donat Bakar lebih mengerti lagi makna dari headline tersebut.
d. Baseline
Baseline adalah suatu unsur yang lainnya dan biasanya ditempatkan
dibagian bidang keseluruhan (biasanya dicantumkan nama perusahaan dan
mungkin juga slogan)
e. Slogan
Slogan adalah kalimat yang telah ditentukan oleh perusahaan dan
commit to user
ditempatkan dalam benak konsumen. Dalam penciptaan slogan
dilatarbelakangi oleh pemikiran banyak produsen atau perusahaan yang
menawarkan produk mereka dengan menampilkan keunggulan tiap
masing-masing produk, perusahaan harus mampu memberikan penjelasan
kepada konsumen tentang kelebihan produk yang paling utama yang
ditampilkan dalam sebuah slogan tersebut. Slogan yang digunakan dalam
perancangan promosi Donat Bakar adalah “42 rasa, renyah di luar, lembut
di dalam”.
3. Strategi Visual Non Verbal
a. Layout
Layout adalah pengaturan berbagai unsur seperti teks, garis, bidang,
maupun gambar agar tercipta suatu komposisi yang baik (Adi Kusrianto,
2007 : 268).
b. Ilustrasi
Ilustrasi yang digunakan dalam perancangan visual identity Donat Bakar
kali ini antara lain yaitu logo dari Donat Bakar, foto produk donat, dan
foto outlet. Semua foto tersebut sebagai penunjang agar media promosi
yang digunakan lebih terlihat elegan.
c. Logo
Logo merupakan identitas suatu perusahaan (corporate identity) yang
diciptakan melalui suatu rancangan khusus yang meliputi segala hal yang
khas atau unik berkenaan dengan perusahaan yang bersangkutan. Secara
commit to user
diingat khalayak umum. Dalam perencanaan visual identity Donat Bakar
kali ini, logo yang digunakan yaitu visualisasi donat yang sedang dibakar
dengan keterangan nama perusahaan Donat Bakar.
a. Grid
b. Tipografi
commit to user
c. Warna
commit to user
commit to user d. Tipografi
Agar materi promosi dapat tersampaikan dengan efektif pada target
sasaran konsumen. Adapun jenis huruf yang digunakan dalam desain
Donat Bakar adalah :
Headline :
Adventure
ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ
abcdefghijklmnopqrstuvwxyz
123456578910
Alasan pemilihan jenis huruf ini karena memiliki karakter artistik, yang
berani dan tegas dalam menyampaikan informasi tentang kualitas dan
keunggulan produk yang ditawarkan kepada konsumen.
Sub headline :
Alasan pemilihan jenis huruf ini adalah karena jenis huruf ini berkarakter
jelas menggambarkan nilai karya yang elegan.
Slogan :
Tekton Pro
ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ
commit to user
Alasan pemilihan jenis huruf ini karena memiliki modern namun memiliki
nilai futuristik kental dengan nuansa klasik kemudian dikemas dengan
nuansa yang modern untuk disesuaikan dengan selera konsumen.
Baseline :
Trebuchet MS
ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ
abcdefghijklmnopqrstuvwxyz123456578910
Alasan pemilihan kembali huruf ini untuk dijadikan baseline adalah untuk
menguatkan kesan artistik yang ada.
e. Warna
Warna yang dipilih dalam perancangan visual identitiy Donat Bakar adalah
warna-warna yang sesuai dengan karakteristik konsumennya. Warna
mempunyai karakteristik masing-masing yang mampu memberikan kesan
tertentu terhadap sebuah produk (Eko Nugroho, 2008 : 1-2) Adapun warna
yang menjadi warna identitas dari Jaya Indah Logam yaitu :
1)Magenta
Warna magenta menggambarkan kesan menarik perhatian dan
menenangkan.
2)Cokelat
commit to user C. Teknik Pelaksanaan
Media adalah segala sesuatu yang dipakai sebagai sarana untuk
mengaplikasikan atau menyampaikan materi iklan. Permasalahan yang masih
dihadapi didalam proses penyampaian informasi tersebut adalah pemilihan media
komunikasi yang mampu secara tepat serta bagaimana menemukan strategi dalam
pembiayaan yang efektif dan efisien, mengena kepada target konsumennya dan
dapat diterima oleh khalayak sasaran dengan harapan media yang dibuat mampu
memberikan kontribusi yang positif secara maksimal terhadap sebuah perusahaan.
Dalam hal ini pemilihan media sangatlah penting untuk dapat menyampaikan
pesan kepada target audience agar apa yang disampaikan sesuai dengan sasaran
yang ingin dicapai maka pemilihan media merupakan masalah untuk dapat
menyampaikan informasi yang disampaikan mampu diterima dengan jelas dan
baik oleh masyarakat.
Adapun simulasi pembuatan media promosi menggunakan berbagai
commit to user
Aplikasi perancangan dan perencanaan desain iklan komersial maupun
iklan layanan masyarakat non komersial senantiasa melibatkan seluruh media
periklanan yang meliputi di antaranya yang pertama adalah media iklan lini atas
(above the line advertising), yakni jenis-jenis iklan yang disosialisasikan
menggunakan sarana media komunikasi massa audio visual. Misalnya surat kabar,
majalah, tabloid, iklan radio, televisi, bioskop, internet, telpon selluler. Pada
umumnya , biro iklan yang bersangkutan mendapat komisi karena pemasangan
iklan tersebut. Kedua, media lini bawah (below the line advertising), yaitu
kegiatan periklanan yang disosialisasikan tidak menggunakan media massa cetak
dan elektronik. Media yang digunakan berkisar pada merchandising : payung,
mug, kaos, topi, dompet, pin, tas, kalender, buku agenda, bolpoint, gantungan
kunci, dan printed ad : poster, brosur, liflet, folder, flyer, katalog, (Sumbo
Tinarbuko, 2008 : 4).
Berdasarkan pertimbangan-pertimbangan di atas, maka media dalam
pameran yang dipilih dalah sebagai berikut :
1. Media Iklan Lini Atas (Above The Line Advertising)
a. Iklan Koran
Media ini sangat tepat untuk memberikan informasi kepada masyarakat
dengan jangkauan yang lebih luas dan lebih efektif. Media ini didesain
dengan tata layout yang menarik agar pembaca senang serta tertarik
dengan informasi yang jelas.
commit to user
Dalam perancangan visual identitiy Donat Bakar, perancang memilih
harian Solopos dan Joglosemar, karena dianggap lebih efektif mengingat
jika dilihat dari pertimbangan target market untuk poin segi demografi
dan geografis khususnya wilayah Joglosemar masuk dalam prioritas
target market namun pada kenyataanya masih banyak masyarakat yang
belum mengetahui secara pasti keberadaan dari Donat Bakar.
Iklan yang dipasang di harian Solopos dan Joglosemar ditampilkan di
akhir minggu, demi keefektifitasan penyampaian pesan/informasi.
2. Media Lini Bawah (Below The Line Advertising) :
a. Merchandising
1) Paper Cup
Paper cup diberikan kepada pengunjung sebagai cinderamata
agar pengunjung senang sehingga menciptakan image positif
terhadap Donat Bakar. Bentuk desain dari media ini adalah
berbentuk gelas dengan logo Donat Bakar.
Media placement :
Paper cup diberikan kepada konsumen yang telah mengumpulkan
sejumlah poin tertentu, yang kemudian dapat ditukar dengan
merchandise berupa paper cup.
b. Printed Ad
1) Flyer
Flyer adalah salah satu media promosi yang sering di lihat
commit to user
lembaran sepertiga F4 dengan penempatan desain di tengah-tengah
dari media tersebut yaitu ilustrasi produk, logo, beserta kalimat
persuasif.
Media placement:
Diberikan kepada masyarakat di tempat umum, misal di pusat
perbelanjaan, pusat keramaian, dan sebagainya.
2) Kalender
Kalender merupakan media yang umum digunakan sebagai
media promosi selain dari fungsi utamanya yaitu sebagai penanda
dalam hitungan hari. Kalender ini berbentuk kalender dinding
dengan desain logo dari Donat Bakar serta kalimat penjelas lainnya.
Media placement:
Kalender tersebut dipajang di dinding belakang counter dan
diberikan kepada konsumen yang membeli/memesan donat.
c. Indoor Display
1) Daftar Menu
Selain sebagai media promosi, media ini juga sebagai
penyampai menu-menu yang ditawarkan sekaligus mempermudah
konsumen dalam memilih donat sesuai selera masing-masing.
Mediaplacement :
Daftar menu ini dibuat dengan ukuran 21cm x 29,7 cm, dengan
menampilkan ilustrasi dari varian rasa Donat Bakar, disertai logo
commit to user
2) Counter
Counter digunakan sebagai tempat penjualan Donat Bakar
secara permanen.
Mediaplacement :
Counter berlokasi di pusat perbelanjaan, atau pusat keramaian
seperti kampus dan sebagainya.
d. Outdoor Display
1) Mobile Counter
Alasan pemilihan media adalah karena merupakan salah satu
media informasi yang unik kepada masyarakat yang menyampaikan
informasi tentang Donat Bakar secara mobile, sekaligus sebagai
tempat menjual donat. Mobile Counter didesain dengan menarik dan
tentunya harus mudah dipahami karena media ini ditempatkan di
badan kendaraan.
Mediaplacement :
Mobile Counter adalah media informasi kepada masyarakat yang
menyampaikan informasi tentang Donat Bakar. Media ini nantinya
akan di tempatkan/ditempel di sekeliling badan kendaraan.
2) Name Board
commit to user
3) Spanduk
Spanduk berisi tentang dibukanya outlet Donat Bakar baru di
sebuah pusat perbelanjaan. Spanduk didesain dengan menampilkan
kalimat persuasif dan mudah dibaca agar pembaca mampu mengerti
informasi yang disampaikan.
Mediaplacement:
Spanduk berisi informasi tentang dibukanya outlet Donat Bakar di
pusat perbelanjaan. Media ini akan ditempatkan di beberapa ruas
jalan utama.
4) X-banner
X-banner sebagai salah satu media promosi khususnya indoor
display yang cukup efektif dalam menampilkan pesan persuasif
kepada pengunjung yang datang. Media ini berbentuk persegi
panjang dengan penempatan secara vertikal. Desain dari media ini
berisi ilustrasi produk donat dan kalimat persuasif ”Lebih Hangat,
Lebih Nikmat” serta terdapat logo dari Donat Bakar.
Mediaplacement:
X-banner ditempatkan di counter-counter Donat Bakar.
5) Round Tag
Round tag merupakan salah satu media promosi yang cukup
efektif dalam promosi Donat Bakar. Media ini berbentuk persegi
panjang dengan penempatan secara vertikal. Desain dari media ini
commit to user
sebuah pusat perbelanjaan dan kalimat persuasif ”Lebih Hangat,
Lebih Nikmat” serta terdapat logo dari Donat Bakar.
Mediaplacement:
Round tag ditempatkan dibeberapa ruas jalan utama kota.
6) Kemasan
Kemasan selain berfungsi sebagai tempat untuk membungkus
donat juga digunakan sebagai media untuk menanamkan citra positif
ek dalam benak konsumen.
Bakar agar konsumen mudah untuk membawanya.
Mediaplacement:
Paper bag dirancang untuk memuat 3 kemasan satuan Donat Bakar
dan dapat dijinjing.
8) Reward Card
Reward card digunakan sebagai wujud penghargaan kepada
konsumen yang telah beberapa kali membeli donat. Setiap pembelian
donat akan mendapatkan poin yang nantinya bisa ditukar dengan
commit to user
Mediaplacement:
Reward card dan poin diberikan kepada konsumen atas setiap
pembelian di counter Donat Bakar.
9) Tisu Makan
Tisu makan diberikan kepada konsumen setiap pembelian
donat, yang berfungsi untuk membersihkan sisa makanan.
Mediaplacement:
Tisu makan diberi cap berupa logo Donat Bakar sebagai identitas
perusahaan dan untuk menanamkan citra di benak konsumen.
10)Seragam
Seragam dikenakan karyawan sehari-hari sebagai identitas
perusahaan tempat dia bekerja media ini didesain sederhana namun
tetap elegan, dengan mencantumkan identitas perusahaan berupa
logo..
e. Stationery
1) Kertas Surat
Kop surat merupakan media yang sangat penting dalam
sebuah perusahaan, kop surat digunakan untuk mengirim berita
kepada perseorangan, perusahaan lain ataupun instansi. Selain
menyampaikan hal tertulis kertas surat ini juga akan menyampaikan
pesan visual yang berisi corporate identity dari perusahaan yang
mengirimkan berita. Kertas ukuran A4 yang didesain dengan
commit to user
sendiri, dalam kop surat tersebut juga ilustrasi yang berbentuk logo
dari Donat Bakar yang dipasang di bagian kiri atas. Sedangkan di
bagian kanan atas diisi alamat produsen.
Mediaplacement:
Kop surat akan digunakan untuk mengirim berita kepada
perseorangan, perusahaan, ataupun instansi.
2) Map
Map digunakan sebagai packaging untuk melindungi kertas
surat. Selain itu map digunakan sebagai media pelengkap formalitas
dalam mengirimkan sebuah surat. Bentuk desain dari map itu sendiri
didesain dengan sederhana sesuai dengan nilai fungsinya.
Mediaplacement:
Map digunakan sebagai packaging untuk melindungi kertas surat
dan digunakan sebagai media pelengkap formalitas dalam
mengirimkan sebuah berita.
3) Nota
Nota digunakan dalam setiap transaksi pembayaran, dalam
nota tersebut pastinya terdapat informasi atau identitas perusahaan
sehingga nota selain berfungsi sebagai alat bukti pembayaran juga
dapat sebagai media promosi. Nota didesain sesuai tampilan nota
pada umumnya dengan keterangan produk beserta harganya, serta
commit to user
Mediaplacement:
Nota digunakan sebagai alat bukti pembayaran.
4) Kartu Nama
Alasan pemilihan media dari kartu nama sebagai media
pengenalan baik personal atau perusahaan selain itu kartu nama ini
pada saat yang sama juga berfungsi sebagai media promosi. Media
ini didesain dengan tata layout yang menarik berisikan tentang
identitas lengkap personal atau perusahaan Donat Bakar dengan
pemilihan warna yang mencerminkan identitas perusahaan.
Mediaplacement:
Diberikan kepada seseorang sebagai media pengenalan baik personal
ataupun seseorang yang mewakili suatu perusahaan.
5) ID Card
ID Card sebagai identitas/tanda pengenal dari setiap
karyawan Donat Bakar saat bekerja. Media ini didesain sederhana
namun tetap menarik dengan memasukkan identitas perusahaan
berupa logo dan warna identitas serta elemen-elemen dalam sebuah
identitas seperti logo perusahaan, foto, dan nama karyawan.
Mediaplacement:
commit to user
54
BAB IV
VISUALISASI KARYA
Media promosi adalah segala sesuatu yang dipakai sebagai sarana untuk
mengaplikasikan atau menyampaikan materi iklan. Permasalahan yang dihadapi di
dalam proses penyampaian informasi tersebut adalah pemilihan media komunikasi
yang efektif serta bagaimana menemukan strategi dalam pembiayaan yang
efisien, mengena kepada target konsumennya, dan dapat diterima oleh target
sasaran dengan harapan media yang dibuat mampu memberikan kontribusi yang
positif secara maksimal terhadap sebuah perusahaan. Dalam hal ini pemilihan
media sangatlah penting untuk dapat menyampaikan pesan kepada target audience
agar apa yang disampaikan sesuai dengan sasaran. Maka pemilihan media
merupakan poin penting untuk dapat menyampaikan informasi yang disampaikan
agar mampu diterima dengan jelas dan baik oleh masyarakat. Adapun media yang
dipakai dalam perancangan brand identity dan promosi Donat Bakar adalah
commit to user
1. Media Iklan Lini Atas (Above The Line Advertising)
a. Iklan Koran
1) Ukuran : 4,5 x 6 cm
2) Ilustrasi : Logo, headline, foto outlet, foto produk
3) Tipografi : Tekton Pro, Trebuchet MS, Adventure
4) Visualisasi : CorelDRAW X6
5) Media/Bahan : Koran Solopos
6) Realisasi : Offset
7) Penempatan : Diterbitkan selama 2 kali di koran Solopos
pada akhir minggu pertama dan akhir
minggu ketiga. Tarif iklan Rp 15.500,00 per
commit to user
2. Media Iklan Lini Bawah (Below The Line Advertising)
a. Merchandising
1) Paper Cup
a) Ukuran : 12 oz (360 ml)
b) Ilustrasi : Logo dan headline
c) Tipografi : Adventure
d) Visualisasi : CorelDRAW X6
e) Media/Bahan : Paper Cup Paper, 260 gsm
f) Realisasi : Offset
g) Penempatan : Diberikan kepada konsumen yang telah
mengumpulkan sejumlah poin pembelian
commit to user
b. Primted Ad
1)Flyer
a) Ukuran : 10,5 x 20,5 cm
b) Ilustrasi : Logo, headline, foto outlet, foto produk
c) Tipografi : Adventure, Tekton Pro, Trebuchet MS
d) Visualisasi : CorelDRAW X6
e) Media/Bahan : Art Paper 120 gsm
f) Realisasi : Offset
g) Penempatan : Diberikan kepada pengunjung di pusat
perbelanjaan, pusat keramaian, atau pada
commit to user
2)Kalender
a) Ukuran : 29 x 40 cm
b) Ilustrasi : Logo, alamat, dan kontak perusahaan
c) Tipografi : Adventure, Tekton Pro
d) Visualisasi : CorelDRAW X6
e) Media/Bahan : Art Carton 230 gsm
f) Realisasi : Offset
g) Penempatan : Diberikan kepada konsumen yang membeli
commit to user
c. Indoor Display
1)Daftar Menu
a) Ukuran : 20 x 30 cm
b) Ilustrasi : Logo, headline, foto dan harga produk
c) Tipografi : Adventure, Tekton Pro, Trebuchet MS
d) Visualisasi : CorelDRAW X6
e) Media/Bahan : PVC
f) Realisasi : Cetak digital
commit to user
2) Counter
a) Ukuran : 2 x 2 x 2 meter
b) Ilustrasi : Logo, headline, foto produk
c) Tipografi : Adventure, Trebuchet MS
d) Media/Bahan : Kayu
e) Realisasi : Cat
f) Penempatan : Counter berlokasi di pusat perbelanjaan
atau pusat keramaian seperti kampus dan
commit to user
d. Outdoor Display
1)Mobile Counter
a) Ilustrasi : Logo, headline, dan foto produk
b) Tipografi : Adventure, Tekton Pro, Trebuchet MS
c) Visualisasi : CorelDRAW X6
d) Realisasi : Cetak digital
e) Penempatan : Mobile counter berlokasi di pusat
keramaian seperti sekolah, kampus, atau
commit to user
2)Name Board
a) Ukuran : 120 x 70 cm
b) Ilustrasi : Logo
c) Tipografi : Freestyle Script
d) Media/Bahan : Kayu
e) Realisasi : Cat
f) Penempatan : Name board dipasang di tiap counter Donat
commit to user
3)Spanduk
a) Ukuran : 300 x 100 cm
b) Ilustrasi : Logo, headline, foto outlet
c) Tipografi : Adventure, Trebuchet MS, Tekton Pro
d) Media/Bahan : MMT Frontlite
e) Realisasi : Cetak Digital
f) Penempatan : Spanduk dipasang di beberapa ruas jalan
commit to user
4)X-Banner
a) Ukuran : 60 x 160 cm
b) Ilustrasi : Logo, headline, foto produk
c) Tipografi : Adventure, Trebuchet MS, Tekton Pro
d) Media/Bahan : MMT Frontlite
e) Realisasi : Cetak Digital
f) Penempatan : X-Banner dipasang di tiap counter Donat
commit to user
5)Round Tag
a) Ukuran : 33 x 50 cm
b) Ilustrasi : Logo, headline, foto outlet
c) Tipografi : Adventure, Trebuchet MS, Tekton Pro
d) Media/Bahan : MMT Frontlite
e) Realisasi : Cetak Digital
f) Penempatan : Round tag dipasang di beberapa ruas jalan
commit to user
6)Kemasan
a) Ukuran : 12 x 12 x 4 cm
b) Ilustrasi : Logo, headline, foto produk
c) Tipografi : Adventure, Trebuchet MS, Tekton Pro
d) Media/Bahan : Art carton 230 gsm
e) Realisasi : Offset
f) Penempatan : Kemasan digunakan untuk membungkus
commit to user
7)Paper Bag
a) Ukuran : 13 x 13 x 19 cm
b) Ilustrasi : Logo
c) Tipografi : Freestyle Script
d) Media/Bahan : Samson
e) Realisasi : Offset
f) Penempatan : Paper bag digunakan sebagai pembungkus
luar kemasan donat, yang dapat memuat
commit to user
8)Reward Card
a) Ukuran : 12 x 9 cm
b) Ilustrasi : Logo, headline, dan keterangan penjelas
c) Tipografi : Adventure, Trebuchet MS, Tekton Pro
d) Media/Bahan : Art carton 210 gsm
e) Realisasi : Cetak Digital
f) Penempatan : Reward card diberikan kepada konsumen
untuk ditukarkan dengan merchandise
sesuai dengan jumlah pin yang telah
commit to user
9)Tisu Makan
a) Ukuran : 15 x 15 cm
b) Ilustrasi : Logo
c) Tipografi : Freestyle Script
d) Media/Bahan : Kertas tisu
e) Realisasi : Cap
f) Penempatan : Tisu makan diberi cap logo Donat Bakar,
dan diberikan kepada konsumen yang
commit to user
10) Seragam
a) Ukuran : Menyesuaikan
b) Ilustrasi : Logo
c) Tipografi : Freestyle Script
d) Media/Bahan : Polo shirt lacoste
e) Realisasi : Bordir
f) Penempatan : Polo shirt diberi bordir logo Donat Bakar,
commit to user
e. Stationary
1)Kertas Surat
a) Ukuran : 21 x 29,7 cm
b) Ilustrasi : Logo dan kontak perusahaan
c) Tipografi : Freestyle Script, Tekton Pro
d) Media/Bahan : HVS 80 gsm
e) Realisasi : Cetak offset
f) Penempatan : Kertas digunakan untuk keperluan
surat-menyurat dan perjanjian dengan mitra
commit to user
2)Map
a) Ukuran : 48 x 36 cm
b) Ilustrasi : Logo dan foto produk
c) Tipografi : Freestyle Script, Tekton Pro
d) Media/Bahan : Art carton 210 gsm
e) Realisasi : Cetak offset
f) Penempatan : Map digunakan untuk tempat
commit to user 3)Nota
a) Ukuran : 8 x 20,5 cm
b) Ilustrasi : Logo, nama dan harga produk
c) Tipografi : Tekton Pro, Trebuchet MS
d) Media/Bahan : Carbonless paper rangkap 2
e) Realisasi : Cetak offset
f) Penempatan : Nota digunakan sebagai tanda bukti
commit to user
4)Kartu Nama
a) Ukuran : 8,6 x 5,4 cm
b) Ilustrasi : Logo, nama, dan kontak perusahaan
c) Tipografi : Freestyle Script, Tekton Pro
d) Media/Bahan : Double sided matte paper 220 gsm
e) Realisasi : Cetak digital
f) Penempatan : Kartu nama digunakan sebagai media
pengenalan perseorangan ataupun
commit to user
5)ID Card
a) Ukuran : 5,4 x 8,6 cm
b) Ilustrasi : Logo, foto karyawan, nama, dan jabatan
c) Tipografi : Freestyle Script, Tekton Pro
d) Media/Bahan : PVC
e) Realisasi : Cetak digital
f) Penempatan : ID card digunakan sebagai tanda pengenal
commit to user
BAB V
PENUTUP
A. Kesimpulan
Dari hasil pembahasan pada bab-bab sebelumnya, maka dapat diambil
kesimpulan bahwa :
1. Donat Bakar masih memiliki potensi yang besar untuk mengembangkan
usahanya dan menarik lebih banyak konsumenh dengan produk dan nilai
lebih yang ditawarkan.
2. Kendala yang dihadapi Donat Bakar dan belum terselesaikan dan membuat
terganggunya laju perkembangan usaha adalah masih banyak masyarakat
yang belum mengetahui keberadaan dan informasi yang jelas mengenai Donat
Bakar, serta penggunaan dua bentuk logo yang dapat menyebabkan identitas
perusahaan menjadi tidak konsisten.
B. Saran
1. Untuk promosi dalam jangka panjang hendaknya dibuat suatu identitas
perusahaan dengan konsep yang terencana agar menghasilkan citra yang
konsisten di benak konsumen. Aplikasi strategi kreatif dan inovatif dengan
commit to user
menampilkan identitas dan keunggulan yang dimiliki agar image positif yang
sudah tertanam dalam masyarakat tetap bertahan sebagai kunci untuk menjadi
lebih baik lagi di masa yang akan datang.
2. Memberikan pelayanan yang lebih ramah kepada setiap pengunjung yang
datang agar pengunjung yang datang merasa senang dan tertarik untuk
memesan/membeli donat.
3. Menjaga dan meningkatkan kualitas donat agar dapat terus mengikuti
perkembangan jaman.
4. Memperluas strategi pemasaran melalui media iklan lini atas serta media
iklan lini bawah, dan memanfaatkan media iklan lain yang efektif, misalnya
melalui media online (website, blog, jejaring sosial).
5. Strategi promosi melalui Desain Komunikasi Visual diharapkan mampu
memberikan dampak positif dan hasil yang maksimal terhadap Donat Bakar.
Penyampaian informasi yang diaplikasikan melalui media komunikasi visual
dengan tampilan yang menarik akan membuat image positif kepada target
market.
6. Pengembangan strategi kreatif berdasarkan konsep perancangan di atas
diharapkan mampu menjadikan Donat Bakar sebagai salah satu usaha