• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAFTAR PUSTAKA Pemanfaatan Ekstrak Bunga Tapak Dara (Catharanthus roseus) Sebagai Insektisida Alami Pembunuh Nyamuk Aedes aegypti.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "DAFTAR PUSTAKA Pemanfaatan Ekstrak Bunga Tapak Dara (Catharanthus roseus) Sebagai Insektisida Alami Pembunuh Nyamuk Aedes aegypti."

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

62

DAFTAR PUSTAKA

Abdillah, Asep Candra. 2004. Membasmi Aedes aegypti dengan Ekstrak Serai. Suplemen Hikmah Edisi, 07 Maret 2016.

Ahira. 2011. Mengenal Khasiat Tapak Dara (Catharantus roseus). http://www.annehira.com./2013/06/02/tanaman-obat/tapak-dara.

Diakses tanggal 02 Januari 2015.

Aji Bau. 1999. Uji Efikasi Daun Tumbuhan Paitan (Tithonia diversifolia Grey) Terhadap Larva Aedes aegypti di Laboratorium. Skripsi. Semarang: FKM UNDIP.

Andharini, G. 2008. Uji Kemampuan Ekstrak Bunga Tapak Dara (Catharantus roseus) Untuk Pengendalian Rayap Tanah (Captotermes curvignathus). Bogor: Departemen Silvikular Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor.

Arman. 2008. Analisis faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kontainer Indeks Jentik Nyamuk Aedes aegypti di Kota Makasar. Jurnal Kesehatan Masyarakat Madani. 1. 2.

Baehaki. 2007. Insektisida Botani Ramah Lingkungan. Bandung: Angkasa.

Balittro. 2010. Panduan menanam tapak dara.

http://bataviareload.wordpress.com/daftar/pertanian/panduan-menanamtapakdara/. Diakses tanggal 07 Maret 2016.

Barodji. 2001. Pengaruh Linkungan Terhadap Nyamuk Aedes aegypti Pada Proses Transmisi Penyakit DBD. Jakarta: Seminar Entomologi II.

Boesri,Hasan. 2006. Situasi Nyamuk Aedes aegypti dan Pengendaliannya di Daerah Endemis Demam Berdarah Dengue di Kota Salatiga. Salatiga: Majalah Litbang Kesehatan Volume XVIII Nomor 2 Tahun 2008. Halaman 78.

Budiman, Chandra. 2005. Pengantar Kesehatan Lingkungan. Jakarta :Kedokteran EGC.

(2)

63

Cassel, Eduardo. 2006. Experiments and Modeling of theCymbopogon winterianus Essential Oil Extraction by Steam Distillation vol. 50 no. 003. Mexico: JurnalOperacoes Unitárias, Engineering Faculty.

Christijanti, W. 2010. Efek Negatif Allethrin dari Penggunaan Obat Nyamuk Sercara Berkala. Semarang: UNNES.

Dalimartha, S. 2008. Atlas Tumbuhan Obat Indonesia. Jilid I. Cetakan XI. Jakarta: Trubus Agriwidya.

Depkes RI (Departemen Kesehatan RI). 2015. Profil Kesehatan Indonesia 2015. 252-253. Jakarta: Depkes RI.

Ditjen PPM & PLP. 2002. Petunjuk Teknis Pemberantasan Nyamuk Penular Penyakit Demam Berdarah Dengue. Jakarta: Depkes RI.

Fitriani. 2013. Kesehatan Lingkungan. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada University.

Fengel, D dan Gerd, W. 2004. Kimia Ultrastruktur Reaksi-Reaksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Fitroh. 2010. Kesehatan Masyarakat Suatu Pengantar Edisi 4. Jakarta: Kedokteran EGC.

Gandahusada, Srisasi. 2004. Parasitologi Kedokteran. Jakarta: FKUI.

Guenther, Ernest. 2003. Minyak Atsiri. Jakarta: University Indonesia Press.

Handiman. 2004. Indentifikasi dan Morfologi Nyamuk Aedes aegypti. Semarang: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Semarang.

Inayah dan Ernayenti. 2007. Mengenal Geraniol dan Sitronellol. http://anekaplanta.wordpress.com/2007/12/26/mengenal-geraniol-dan-sitronellol/. Diakses tanggal 02 Maret 2015.

Kardinan, A. 2001. Mengenal Lebih Dekat Tanaman Pengusir dan Pembasmi Nyamuk. Jakarta: Agromedia Pustaka.

(3)

64

Manurung, Rofirma. 2015. Pengaruh Daya Tolak Perasan Serai Wangi (Cymbopogon nardus) terhadap Gigitan Nyamuk Aedes aegypti. Jurnal Kesehatan Lingkungan. Sumatra Utara: Universitas Sumatra Utara.

Nopiyanti. 2008. Efektivitas Ekstrak Bunga Belimbing Wuluh (Averrhoa blimbi L.) terhadap Kematian Larva Nyamuk Aedes aegypti. Jurnal Kesehatan. 1. 103-114.

Novizan. 2002. Membuat dan Memanfaatkan Pestisida Ramah Lingkungan. Jakarta: Agromedia Pustaka.

Nunik. 2001. Artikel Penelitian : “Respon Aedes aegypti terhadap Ekstrak Jamur Beauveria bassiana, Mucor haemalis, Geotricum candidum”. Diakses 08 Maret 2016.

Nurhayati, S. 2005. Pengendalian Populasi Nyamuk Aedes aegypti dan Anopheles sp Sebagai Vektor Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Malaria Dengan Teknik Serangga Mandul (TSM). Semarang: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Semarang.

Paramita. 2009. Efektifitas Pemakaian Bahan Pengandalian Nyamuk Secara Mekanis. Yogyakarta: Yudhistira.

Pawenang,E.T. 2005.Panduan Praktikum Laboratorium Kesehatan dan Keselamatan Kerja. Semarang: UPT UNNES Press.

Pereira, D. M., Ferreres, F., Oliviera, J., Valentao, P., Andrade, P. B.,& Sattomayor, M. 2009. Targeted Metabolite Analysis of Catharanthus roseus and Its Biological Potential. Journal of Tropical Biomedicine. 27 (3). 360-365.

Plantamor. 2008. Plantamor Situs Dunia Tumbuhan. http://www.plantamor.com/2008/11/15/informasi-spesies-tapak-dara. 27 Februari 2015.

Santoso, Singgih. 2004. SPSS Versi Mengolah Data Statistik Secara Profesional. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo.

Silalahi, Levi. 2004. Tinjauan Umum tentang Nyamuk Aedes. Jakarta: Gramedia.

Soegijanto, S. 2004. Epidemiologi Demam Berdarah Dengue. Surabaya: Airlangga University Press.

(4)

65

Suryani. 2009. Pengaruh Konsentrasi Flavonoid dalam Ekstrak Akar Tuba (Derris eliptica) terhadap Kematian Larva Aedes aegypti. Semarang: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Semarang.

Sutanto, I. 2008. Parasitologi Kedokteran. Jakarta: Fakultas Kedokteran UI.

Timbunan, C. 2004. Pengaruh Ekstrak Daun Serai Wangi (Chymbopogon nardus) terhadap Tingkat Mortalitas Larva Nyamuk Aedes aegypti. Medan: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Medan.

Wahyuni, Sri. 2005. Daya Bunuh Ekstrak Serai (Andropogen nardus) terhadap Nyamuk Aedes aegypti. Semarang: Universitas Negeri Semarang.

Wibowo, H. 2008. Kenali dan Waspadai Demam Berdarah Dengue. http://ajangberkarya.wordpress.com/2008/03/21/demam-berdarah-dengue/. 27 Februari 2015.

Widyastuti, 2002. Pengendalian Jentik Aedes aegyptidengan bakteri Bacillus thuringiensis. Jakarta: Fakultas Kedokteran UI.

Widiyanti. 2007. Pengaruh Ekstrak Bunga Tapak Dara (Catharanthus roseus sp) terhadap Jumlah Lalat Buah (Drosophila melanogaster) Yang Hinggap pada Buah Pisang Raja (Musa paradisiaca l. Varietas sapientum). Skripsi. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.

World Health Organization. 2012. World Malaria Report 2012 Summary. Swizerland: WHO.

Yang YC, Lee SG, Lee HK, Kim MK, Lee SH, & Lee HS. 2002. Piperidine Amide Extracted from Piper longum L. Fruit Shows Aktivity Against Aedes aegypti Mosquito. Journal Agriculture Food Chem. 50: 3765-3767. Yulianti. 2010. Penyakit Tropis Epidemiologi, Penularan, Pencegahan,

Referensi

Dokumen terkait

Pemberian ekstrak daun kirinyuh dengan penambahan ekstrak daun salam sebagai insektisida selama 24 jam terhadap mortalitas nyamuk Aedes aegypti yang paling efektif

Skripsi berjudul: Toksisitas Ekstrak Daun Alpukat (Persea americana Mill.) terhadap Mortalitas Larva Nyamuk Aedes aegypti L., telah diuji dan disahkan oleh Fakultas

Dibandingkan dengan penelitian yang dilakukan oleh Syamsul dan Eka (2014), menggunakan perasan buah mentimun terhadap mortalitas larva nyamuk Aedes aegypti ekstrak

Dibandingkan dengan penelitian yang dilakukan oleh Syamsul dan Eka (2014), menggunakan perasan buah mentimun terhadap mortalitas larva nyamuk Aedes aegypti ekstrak

dengan judul Pengaruh Ekstrak Ethanol Daun Pegagan ( Centella asiatica L. Urban) Terhadap Mortalitas Larva Instar IV Nyamuk Aedes aegypti (Linn).. Pada kesempatan ini penulis

memperlihatkan bahwa ekstrak etanol daun pandan wangi memiliki pengaruh terhadap kematian larva Aedes aegypti. Daun pandan wangi mengandung bahan aktif

UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN GEMITIR Tagetes erecta SEBAGAI LARVASIDA TERHADAP MORTALITAS LARVA NYAMUK Aedes aegypti SKRIPSI Oleh : DEVITA ANISA DWIPAYANA NPM : 19820005

i EFEKTIVITAS PERASAN DAN EKSTRAK DAUN KEMANGI Ocimum sanctum Linn SEBAGAI INSEKTISIDA ALAMI NYAMUK Aedes aegypti SKRIPSI Skripsi ini diajukan untuk memperoleh Gelar Sarjana