PENERAPAN PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) UNTUK
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA KOMPETENSI DASAR MENGEMAS IKAN
DI SMK NEGERI 2SUBANG
SKRIPSI
DiajukanuntukMemenuhiSebagiandari SyaratMemperolehGelarSarjanaPendidikan Program StudiPendidikanTeknologi Agroindustri
Oleh
ARI KURNIAWAN 0811741
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNOLOGI AGROINDUSTRI FAKULTAS PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN
PenerapanPembelajarandenganPendekatan Model
Contextual Teaching and Learning (CTL)
untukMeningkatkanHasilBelajarSiswapadaKompetensiD
asarMengemasIkan
di SMK N 2 Subang
Oleh
Ari Kurniawan
Sebuah skripsi yang diajukan untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar
Sarjana pada Fakultas Pendidikan TeknologidanKejuruan
© Ari Kurniawan 2013
Universitas Pendidikan Indonesia
Juni2013
Hak Cipta dilindungi undang-undang.
Skripsi ini tidak boleh diperbanyak seluruhya atau sebagian,
HALAMAN PENGESAHAN
PENERAPAN PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN MODEL
CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) UNTUK
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA
KOMPETENSI DASAR MENGEMAS IKAN
ARI KURNIAWAN 0811741
Bandung, 3 Juni 2013
Pembimbing I,
Dr.Ade Juwaedah, M.Pd
NIP :19600504 198601 2 001
Pembimbing II,
Drs.AntoRianto H
NIP :19640429 199302 1 001
Ketua Program Studi
PendidikanTeknologi Agroindustri FPTK-UPI
Dr. Sri Handayani, M. Pd
iv Ari Kurniawan, 2013
ABSTRAK
Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh gambaran mengenai penerapan pembelajaran dengan pendekatan modelcontextual teaching and learning
(CTL)dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada kompetensi dasar mengemas ikan di SMK Negeri 2Subang. Penelitian ini menggunakan metodestudikasus.
Denganmenggunakan instrument pre tesdan post
tessertalembarobservasiperformasiswa. Subyekyang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 10 orang yang merupakan siswa siswi kelas XIjurusanjurusan Agribisnis Pengelolaan Sumber Daya Perairan (APSDP) kelas jauh cijambe sebagai kelas eksperimen dan kelas pusat sebagai kelas kontrol.Hasildaripenelitianadalah Ngain pada kelas kontrol yang termasuk kategori sedang sebanyak 60%,N gaintinggi sebesar40%. N gainsedangpada kelas eksperimensebanyak20%,sedangkan untukkriteria tinggi mencapai 80%.Hasiltesperformasiswakelaskontrol 2 respondenamatbaik, 2 respondenbaik,
dan 1 respondenkurang.Untukkelaseksperimen 4
respondenberperformaamatbaikdan 1 respondenbaik.Dengandemikianpenelitian ini menunjukan adanya peningkatan hasil belajar setelah dilakuakan pembelajaran dengan CTL.
ABSTRACT
This study was conducted to obtain an overview of the application of the model approach to learning with contextual teaching and learning (CTL) in improving student learning outcomes in basic competencies packing fish in SMK 2Subang. This research uses the case study method. By using the instrument of pre test and
post test and observation sheet student performance.The subjects used in this study of 10 people who are students of class XI majoring in Agribusiness Management Department of Water Resources (APSDP) Cijambe class as experiment class and the center class as control class.Results of the study are N gain in the control class medium category are as much as 60%, N gain high category is 40%. N gain medium in the experimental class as much as 20%, while for the high criteria reaches 80%. The results of performance tests grade 2 respondents very good controls, good responders 2, and 1 respondent less. For the experimental class 4 respondents performing very well and the first respondent. Thus this study showed an increase in learning after the learning outcomes with CTL.
viii Ari Kurniawan, 2013
DAFTAR ISI
1.2IdentifikasiMasalah ... 3
1.3PembatasanMasalah ... 4
1.4PerumusanMasalah ... 4
1.5TujuanPenelitian ... 4
1.6ManfaatPenelitian ... 5
1.7PenjelasanJudulPenelitian ... 6
1.8SistematikaPenulisanSkripsi ... 7
BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... 8
2.1Model Pembelajaran... 8
2.2PembelajaranKontekstual ... 9
2.3KompetensiSiswa ... 15
BAB III METODE PENELITIAN ... 20
3.1LokasiPenelitian ... 20
3.2Populasi dan Teknik Pengambilan Sampel ... 20
3.3Desain Penelitian ... 20
3.4MetodePenelitian ... 21
3.5TeknikPengumpulan Data ... 21
3.6InstrumenPenelitian ... 22
3.7TeknikAnalisis Data ... 22
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 28
4.1Deskripsi Data ... 28
4.2Pembahasan Hasil Penelitian ... 33
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 42
5.1Kesimpullan ... 42
5.2Saran ... 42
DAFTAR PUSTAKA ... 40
x Ari Kurniawan, 2013
DAFTAR GAMBAR
Gambar2.1 : Cara PengemasanIkanTertutup ... 19
Gambar 4.1 :Histrogram perbandingan kenaikan rata-rata nilai pre tes dan
post test ... 34
DAFTAR TABEL
Tabel 2.1:Tabelkelebihandankekuranaganpengemasan system tertutupdan
terbuka ... 17
Tabel2.2 Ketahananpengangkutanbenihikanleledengan system tertutup ... 18
Table 3.1 Tabelgambararandesainpenelitian ... 21
Tabel 32.KatagoriTafsiran Rata-rata Tingkat PemahamanSiswa ... 24
Tabel 3.3.KriteriaNormalized Gain... 24
Tabel 3.4 Konversi Nilai Keterlaksanaan Pembelajaran Guru ... 26
Table 4.1 HasilAnalisis Data Pre Test ... 28
Table 4.2 HasilAnalisis Data Post Test ... 28
Table 4.3 Hasil N gain PadaKelaskontrol Dan Eksperimen ... 29
Table 4.4 Hasilpenilaianperformapadakelasdengan model CTL ... 31
Table 4.5 Hasilpenilaianperformapadakelasdenganpembelajaran konvensional ... 31
xii Ari Kurniawan, 2013
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1 :Silabus ... 46
Lampiran2 : RencanaPelaksanaanPembelajran (RPP) KelasEksperimen ... 49
Lampiran3 : RencanaPelaksanaanPembelajran (RPP) KelasKontrol ... 55
Lampiran 4 : Kisi-kisiunstrumentes ... 61
Lampiran5 : InstrumenPenelitian... 62
Lampiran6 :LembarValidasiSoal ... 65
Lampiran7 :LembarObservasi ... 66
Lampiran8 :NilaiPre test, Post testdan N gain ... 69
Lampiran9 : StandarOprasinalPelaksanaan (SOP) ... 70
Lampiran10:LembarObservasiperformasiswa ... 71
Lampiran11:HasilObservasi ... 72
Lampiran12:HasilObservasiKeterlaksanaanPembelajarn CTL ... 75
BAB I
PENDAHULUAN 1.1 LatarBelakang
Pendidikanmerupakansuatuunsur yang
harusdimilikiolehsetiapmanusia.Denganadanyapendidikanmanusiadapatmeng
embangakansegalapotensidiri yang adapadadirinya,
pendidikanjugaakanmencetakSumberDayaManusia (SDM) yang berkualitas.
Pesertadidik SMKtermasukdidalamnyapesertadidik SMK
kepetanianlebihdiutamakanpengembanganketerampilandibidangpertanian.De
nganketerampilan,pesertadidikdiharapkanmampuuntukmemasukiduniakerjad
anmenciptakanlapanganpekerjaandi bidangpertanian.
Usaha untuk menciptakanSumberDayaManusia (SDM) yang
berkualitassalahsatunyadengankegiatanpembelajaran.
Kegiatanpembelajarandiarahkanuntukmemberdayakansemuapotensipesertadi
dikuntukmenguasaikompetensi yang diharapkan.MenrurtKurikulum,
(2004:13)kegiatanpembelajaranmerupakaan:
Kegiatanuntukmengembangkankemampuanuntukmengetahui,
memahami, melakukansesuatu,
hidupdalamkebersamaandanmengaktualisasikandiri.Dengandemikian,
kegiatanpembelajaranperlu: 1) berpusatpadapesertadidik; 2) mengembangkankreatifitaspesertadidik; 3)menciptakankondisi yang menyenangkandanmenantang; 4) bermuatannilai, etika, estetika, logika, dankinstetikadan 5) menyediakanpengalamanbelajar yang beragam.
Siswadikatakanmemilikikompetensijikasiswatelahmemahami,
2
Ari Kurniawan, 2013
telahdipelajarinya.Namunsebagianbesarsiswatidakmampumenghubungkanant
aramateriyang
merekapelajaridenganpemanfaatannyadalamkehidupannyata.Pemahamankons
epakademik yang dimilikisiswahanyalahmerupakansesuatu yang abstrak,
belummenyentuhkebutuhanpraktiskehidupansiswa.Pembelajaransecarakonve
nsional yang
diterimasiswahanyalahpenonjolantingkathafalandarisekianmacamtopik,
tetapibelumdiikutidenganpengertiandanpemahaman yang mendalam yang
bisaditerapkanketikamerekaberhadapandengansituasibarudalamkehidupannya
.Olehkarenaitudiperlukanstrategipembelajran yang
mampumeningkatkankompetensisiswa.
Strategi yang adalahpenggunaanmodel pembelajaran yang
sesauidenganmateridantujuanpembelajaran,
dengandemikianakanmeningkatkankompetensisiswa. Ada banyak model
pembelajaran yang digunakandalamkegiatanpembelajaran.Salah satunyaCTL
(Contextual Teaching and Learning).Padadasarnya, CTL merupakan model
pembelajaran yang melibatkansiswasecarapenuhdalam proses pembelajaran.
Siswadidoronguntukberaktivitasmempelajarimateripelajaransesuaidengantopik
yang akandipelajarinya. Belajardalamkonteks CTL
bukansekedarmendengarkandanmencatat, tetapibelajaradalah proses
berpengalamansecaralangsung. Melalui proses
berpengalamanitudiharapkanperkembangansiswaterjadisecarautuh, yang
3
tetapijugaaspekafektifdanjugapsikomotor. Belajarmelalui CTL
diharapkansiswadapatmenemukansendirimateri yang dipelajarinya.
Kompetensidasarmengemasikanmerupakankompetensidasar yang
adapadajurusanperikanan.Dimanakompetensidasarinimerupakansalahsatukegi
atanbudidayaikan yang
harusdilakukanolehpembudidayaikan.Siswajurusanperikananjugatentunyahar
usbisamelakukankegiatanmengemasikan.Namunpadakenyataanyabanyaklulus
an SMK
perikanantidakbisamelakukanpengemasansecarabaik.Denganpembelajaran
CTL makasiswadapatmengembangkankemampuannyasecaranyata,
sehinggaketerampilannyadapatterlatihuntukmemenuhikompetensisiswa.Deng
andemikiansiswadiharapakanmampumelakukanpengemasanikan.
Pemikiran yang diuraikandalamlatarbelakangmasalahdiatas,
mendorongpenulisuntukmenelititentang
“PenerapanPembelajarandenganPendekatanModel Contextual Teaching and
Learning (CTL) UntukMeningkatkanHasil Belajar
SiswaPadaKompetensiDasarMengemasIkan Di SMK Negeri2 Subang”
1.2 IdentifikasiMasalah
Identifikasimasalahdiperlukanuntukmengetahuisejauhmanamasalah
yang akanditeliti agar lebihterarah.
Identifikasimasalahdalampenelitianiniadalah:
4
Ari Kurniawan, 2013
2. MasihbanyaklulusanSMKperikanan yang
tidakbisamelakukanpengemasanikandenganbaik.
1.3 PembatasanMasalah
Agar penelitianiniterlaksanasesuaidengantujuan yang diharapkan,
makapenelitimembatasipermasalahanpadapenerapanpembelajaran CTL
padakompetensidasarmengemasikan di SMK N 2 Subang untuk
meningkatkan hasil belajar siswa.
1.4 RumusanMasalah
Berdasarkanidentifikasimasalahdiatas,
dapatdirumuskandalambentukrumusanmasalah, yang
merupakanbagianpokokdalammelakukanpenelitian.Rumusanmasalahdalampe
nelitianiniadalahapakah penerapanmodel pembelajaran CTL
dapatmeningkatkanhasil belajarsiswapadakompetensidasarmengemasikan di
kelas XI APTN SMK Negeri 2 Subang?”
1.5 TujuanPenelitian
Tujuanpenelitianmerupakanpedomanbagipenelitidalammelakukanpeneli
tian.Makatujuandaripenelitianiniadalah
1. Untukmengetahuiadatidaknyapeningkatanhasilbelajarsiswadaripenerapan
5
2. Untukmengetahuinilaiketerlaksanaan proses pembelajaran CTL yang
dilihatdaritujuhkomponenutamayaitu: konstruktivisme(constructivism),
menemukan(inquiri), bertanya(questioning), masyarakatbelajar(lerning
community), pemodelan(modeling), refleksi(reflektion),
danpenilaiansebenarnya (authentic assesment).
1.6 ManfaatPenelitian
Hasilpenelitianinidiharapkandapatbermanfaatbagisemuapihak.Manfaat
penelitianiniadalah:
1. UniversitasPendidikan Indonesia
Sebagaigambaranmengenaianalisispenggunanpembelajarandenganpendek
atan CTL
dandijadikansalahsatuacuandalampengembanganpembelajaranpadaaktivit
asperkuliahanPendidikanTeknologi Agroindustri
2. SMK Negeri 2 Subang
Sebagaireferensidanmasukanuntukkegiatanpembelajaran yang lebihtepat,
sehinggamampumeningkatkanhasil belajr siswa.
3. Pesertadidik
Memberikanpembelajaran yang dapatmemotivasidanmeningkatkanhasil
belajarsiswadanpenguasaanmateripesertadidik..
4. Peneliti
6
Ari Kurniawan, 2013
tepatpadapesertadidik.Selainitupenelitidiharapkandapatmenjadikanacuand
alampenelitianlebihlanjutdalampengembanganpembelajaran.
1.7 PenjelasanJudulPenelitian
Gunamenghindarisalahpenafsirandalampenelitianini,
makapenulismenjelaskanistilah-istilah yang
digunakandalampenelitianinisebagaiberikut:
1. Penerapan
MenurutKamusBesarBahasa Indonesia (KBBI),
pengertianpenerapanadalahperbuatanmenerapkan. Sedangkanmenurutbeb
erapaahliberpendapatbahwa, penerapanadalahsuatuperbuatanmempraktek
kansuatuteori, metode, danhal
lain untukmencapaitujuantertentudanuntuksuatukepentingan yang
diinginkanolehsuatu kelompokataugolongan yang
telahterencanadantersusunsebelumnya.
2. Model pembelajaran
Modelpembelajaranadalahkerangkakonseptual yang melukiskanprosedur
yang
sistematisdalammengorganisasikanpengalamanbelajaruntukmencapaituju
anbelajartertentu,
7
gajardalammerencanakanaktifitasbelajarmengajar. (Soekarno,
dkkdalamTrianto, 2007: 5)
3. PembelajaranContextual Teaching and Learning (CTL)
PembelajaranKontekstual(Contextual Teaching and Learning/CTL)
merupakansuatu proses pendidikan yang
holistikdanbertujuanmemotivasisiswauntukmemahamimaknamateripelaja
ran yang
dipelajarinyadenganmengkaitkanmateritersebutdengankontekskehidupan
merekaseharihari (kontekspribadi, sosial, dankultural)
sehinggasiswamemilikipengetahuan/keterampilan yang
secarafleksibeldapatditerapkan (ditransfer)
darisatupermasalahan/kontekskepermasalahan/kontekslainnya.
(DirektoratTenaga Kependidikan,2010)
1.8 SistematikaPenulisanSkripsi
Penelitianiniterdiridaritigababyaitu: Bab I pendahuluan,
berisitentanglatarbelakangpenelitian, identifikasimasalah, batasanmasalah,
rumusanmasalah, tujuanpenelitian, manfaatpenelitian,
penjelasanjudulpenelitiandanstrukturorganisasiskripsi. Bab II kajianpustaka,
berisitentangmodel pembelajaran, pembelajarankontekstual, kompetensisiwa,
danmengemasikansertapertanyaanpenelitian.Bab
IIIadalahmetodologipenelitian yang terdiridari, lokasipenelitian,
8
Ari Kurniawan, 2013
berisitentanghasilpenelitiandanpembahasan yang meliputideskripsi data,
analisa data danpembahasanhasilpenelitaian.Bab V mencakupkesimpulandan
BAB III
METODE PENELITIAN
Pada Bab tigaakandibahasmengenaibeberapapokokbahasan yang
termasukdalammetodepenelitian. Pokokbahasan yang
masukdalammetodepenelitianantaralain, lokasidansubjekpenelitian,
desainpenelitian, metodepenelitian, teknikpengumpulan data,
instrumenpenelitian, teknikpengumpulan data, sertaprosedurpenelitian yang
dipergunakan.
3.1LokasidanSubjekPenelitian
Lokasipenelitiandilakukan di SMK N 2 Subang, Jl. Wera Km 05
KecamatanDangdeurKabupatenSubang, dan di SMK N 2 Subang, Jl. Raya
Subang-JalanCagak KM. 09 KP.SukamuktiDesaCijambeKecamatanCijambe.
Subyek yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas jauh
Cijambe jurusan APSDP tingkat XI dan kelas pusat jurusan APSDP tingkat
XIyang berjumlah 10 orangdenganrincian kelas jauh Cijambe sebanyak 5
orang sebagai kelas denganpembelajaranmetode CTL dan kelas
pusatdenganpembelajarankonvensional sebanyak 5 orang.
3.2DesainPenelitian
Desainpenelitianyang digunakan dalam penelitian iniadalahstudikasus.
Dalam penelitian ini
studikasusdigunakansebagaiupayamencaripembuktiandansolusidarimasalah
21
perkembangansertaperkembangan yang
terkaitdanmenunjangkondisidanperkembangantersebut (Sukmadinata ;2005).
Desaininimemungkinkanseorangpenelitimengobservasilangsungsuatukasus
yang terjadidanmenerapkanpemecahanmasalah yang
dapatdigunakansesuaidengantujuan yang
diharapkan.Upayamningkatkanhasilbelajarsiswadilakukandenganmenerapkan
metodepembelajaran CTL dengandesainpenelitianStudikasus.
3.3MetodePenelitian
Menurut Arikunto, (2006:160) Metode penelitian adalah cara yang
digunakan oleh peneliti dalam mengumpulkan data penelitiannya. Metode
yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif.
Metode deskriptif kualitatif merupakan metode penelitian yang
mendeskripsikan atau menggambarkan fenomena-fenomena yang ada, baik
fenomena yang bersifat alamiah maupun rekayasa manusia (Sukmadinata;
2005). Penelitian ini meneliti pada suatu kondisi objek yang alamiah dimana
peneliti adalah sebagai instrumen kunci (Sugiyono; 2010). Sehingga pada ini
akan digambarkan fenomena pada suatu objek yang bersifat alamiah, atau apa
adanya dan tidak di buat-buat. Sehingga peneliti tidak memanipulasi pada saat
peneliti memasuki objek, setelah berada di objek, dan ketika sudah keluar dari
objek yang diteliti.
3.4TeknikPengumpul Data
Teknikpengumpulan data dilakukandenganmengumpulkan data
22
tes.Tekniktesberupadilakukannyatestertulispadasiswadarimulaipre test
(tesawal) danpost test (test akhir).Sedangkanteknik non tesberupaobservasi
yang dilakukanolehpenelitiuntukmelihat proses
keterlaksanaanpenerapanmetode CTLdanmelihaperformasiswa.
3.5InstrumenPenelitian
Instrumenpenelitianadalahalat yang
digunakanolehpenelitiuntukmendapatakan data
selamapenelitiandengantujuanuntukmempermudahdanmembuatsistematispene
litaiantersebut.Instrumen yangdiguanakanselamapenelitianadalahsoaltest hasil
belajar siswa, soaltes
tersebutberupasoalesay.Soaltersebutmencakupsemuamateriyang
diberikankepadasiswakelas XI APSDP. Selaian soal tes hasil belajar peneliti
juga menggunakan lembar observasiperformasiswa yang dilihatdari SOP
mengemasikandanlembarobservasi keterlaksanaan pembelajaran CTL yang
dilihat dari tujuh komponen utama CTL yaitu konstruktivisme
(constructivism), menemukan (inquiri), bertanya (questioning), masyarakat
belajar (lerning community), pemodelan (modeling), refleksi (reflektion), dan
penilaian sebenarnya (authentic assesment).
3.6Teknik Analisa Data
1. Validasiinstrumen
Pelaksanaanpenelitianiniinstrumen yang
23
digunakandapatmemenuhistandar yang
telahditetapkansehingganantinyadiharapkan data yang
diperolehjugamemenuhistandar yang ada.
Instrument yang digunakanberupalembarobservasi keterlaksanan
pembelajaran CTLdansoalteshasil belajar berupa essay.Pengujianvaliditas
instrument tersebutmenggunakanjudgement expert (validasipakar).
Validasipakaradalahvalidasikepadaparaahli(expert judgement).Para ahli yang
dimaksudadalah guru matapelajaranmengemas ikan.Setelah instrument
tersebutdibuatmakapenelititerlebihdahulumelakukandiskusidanmeminta saran
sertamasukan agar instrument yang akandigunakansesuaidengankriteria yang
diharapkan.
Setelah melakukan diskusi dan diberikan saran serta masukan oleh guru
mata pelajaran mengemas ikan dilakukan perbaikan terhadap lembarobservasi
keterlaksanan pembelajaran CTLdansoalteshasil belajar sehingga instrumen
tersebut layak digunakan.
2. Analisisteshasilbelajar
Data yang diperoleh dari tes yang dilakukan kemudian diolah dengan
memberi skor, menilai setiap siswa, kemudian menghitung rata-rata dari niai
yang diperoleh siswa.Adapununtukmengetahui nilai siswa diperoleh dengan
menggunakan rumus :
Nilai =
� � �� �
(Sukardi,2008:146)
24
=
� � ��� � � � �
(Sukardi, 2008:146)
Rata-rata nilai siswa yang telah diperoleh kemudian dikonfersikan pada
tabel 3.2dibawah ini:
Tabel 3.2: Katagori Tafsiran Rata-rata Hasil Belajar Siswa TerhadapMateri
Nilai rata-rata Keterangan
40-55 Sangat rendah
56-65 Rendah
66-75 Sedang
76-85 Tinggi
86-100 Tinggi sekali
Sumber:(Sukardi,2008)
Hasil yang diperoleh menunjukan tingkat pemahaman siswa tentang
materi pelajaran yang telah diberikan. Sedangkan untuk mengetahui
efektifitas peningkatan hasil belajar yaitu dihitung menggunakan teknik
Normalized Gain.
Normalized Gain dihitung dengan rumus:
� − �� =� −
� � −
Skala nilai yang digunakan pada data N-gain terdapat pada tabel
berikut:
Tabel. Kriteria Normalized Gain
25
0,31 ≤ N-gain ≤ 0,70 Sedang
N-gain< 0,30 Rendah
Sumber:(Hake,1998)
3. Analisa hasilobservasiperformasiswa
Observasiinidilakukanuntukmelihatperformasiswadalammelakukanpeng
emasan system tertutup yang dilakukanolehsiswa.
Performasiswaadilihatberdasarkan SOP menegmasikan system tertutup.Data
observasi yang diperoleh dengan melihat data pada lembar observasi.Setiap
indicator diberiskor 0-10, jumlahskormaksimaladalah80.Jumlahskor yang
didapatsiswadikonversikandenganrumus:
�= � �
� � �
Selanjutnyauntukmenentukanataumenginterpretasikantarafperformasis
wadalammengemasikandengannilai yang
dicapaiadalahmenggunakanstandar/kriteriapenilaiansebagaiberikut:
Tarafkemampuan (dalam %) Kualifikasinilai 90 – 100 Amat baik
80 – 89 Baik
70 – 79 Cukup
60 – 69 Kurang
≤59 Sangat kurang
4. Analisa hasilobservasi
Penulismelakukanobservasiuntukmelihatpelaksanaanpembelajrandenga
26
Pembelajaran yang dilakukandilihatdaritujuhperinsippembelajran CTL
yaitukonstruktivisme (constructivism), menemukan (inquiri), bertanya
(questioning), masyarakat belajar (lerning community), pemodelan
(modeling), refleksi (reflektion), dan penilaian sebenarnya (authentic
assesment).
Dataobservasi yang diperoleh dengan melihat data pada lembar
observasi. MenurutSudjana (2006: 77-78), Skala penilaian yang digunakan
yaitu dengan rentang nilai dalam bentuk angka 1, 2, 3, dan 4. Angka tersebut
memiliki arti:
1 = kurang 2 = cukup
3 = baik 4 = baik sekali
Data yang diperoleh akan dihitung dengan rumus (Sudjana, 2006: 78),
�= � �
� � �
Hasil yang diperoleh kemudian dikonfersikan seperti pada tabel 3.3
Tabel 3.3. Konversi Nilai Keterlaksanaan Pembelajaran oleh Guru
Nilai Keterangan
10-29 Sangat kurang
30-49 Kurang
50-69 Cukup
70-89 Baik
90-100 Baik sekali
Sumber: (Sudjana,2006)
3.7TahapanPenelitian
Adapuntahapanpenelitian yang dilakukanolehpeneliti, adalah:
1. Membuat proposal
27
2. Berdiskusidenganpihaksekolahberkaitandenganjudul yang
akandiambildalampenelitian.
3. Pembuatan proposal Penelitian,
sertamelakukanbimbingandengandosenpembimbingdanmemintapersetuju
anpihaksekolahuntukmelakukanpenelitian.
4. Proposal yang
telahmelaluipersetujuansekolahdandosenpembimbingmakadilakukan
seminar 1.
5. Mengumpulkan data berupahasil test danobservasi prose keterlaksanaan
di lapangandenganbeberaparesponden yang telahtetapkan.
6. Mengolahdanmenganalisis data tentangketerlaksanaan proses
belajardengan CTL
sertapeningkatanhasilbelajarsiswadenganmenggunakan CTL.
7. Mendeskripsikanhasildaripengolahan data dananalisis data yang
dilakukandarihasilpenelitian
8. Penyimpulanhasildapatdigunakansebagaisalahsatualternatifbagiseorang
guru dalammeningkatkanhasilbelajarsiswadenganmenggunakanmetode
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
5.1Kesimpulan
Dilihatdariulasandari Bab IV tentaghasildanpembehasanpenelitian yang
sudahdilakukandanmerujukdaritujuanpeneitianpeneliti menyimpulkan
beberapakesimpulanyaitu:
1. Penerapan CTL
padakompetensidasarmengemasikanmenujukanpeningkatanhasilbelajarlebi
hbaikdibandingkandengankelaskonvensioal.
2. KeterlaksanaanCTL berdasarkanhasilobservasiyang dilihat dari tujuh
komponen utama CTL yaitu konstruktivisme (constructivism),
menemukan (inquiri), bertanya (questioning), masyarakat belajar (lerning
community), pemodelan (modeling), refleksi (reflektion), dan penilaian
sebenarnya (authentic assesment)terlaksanadengankategoribaik.
5.2Saran
Penulissetelah melakukan serangkaintahapanpenelitian
menemukanmemberikan saran sebagaiberikut:
1. Model CTL bisa digunakan untuk para guru-guru agar pemebelajaran
terasa lebih bermakna sehingga hasil belajar siswa lebih meningkat.
2. Peneliti selanjutnya hendaknya dapat melakukan penelitian yang lebih luas
dan berkelanjutan mengenai penggunaan CTLdalam pembelajaran di
44
Ari Kurniawan, 2013
DAFTAR PUSTAKA
Dardiani, Sary R I. (2010).MANAJEMEN PEMANENAN.PusatPengembangan Dan PemberdayaanPendidik Dan TenagaKependidikanPertanian
DepartemenPendidikanNasional.(2003). PelayananProfesionalKurikulum 2004;
KegiatanBelajarMengajar Yang Efektif. Jakarta: PusatKurikulum,
BalitbangDepdiknas.
DepartemenPendidikanNasional.(1995). KamusBesarBahasa Indonesia. Jakarta: BalaiPustaka.
DepartemenPendidikanNasional. 2002. Pendekatan Kontekstual (Contextual Teaching and Learning). Jakarta: Depdiknas
Gusrina. 2008. BudidayaIkanJilid 1. DepartemenPendidikanNasional. Jakarta
Hake.(1998). Interactive Engagement Methods in Introductory Mechanic Cours. [online]. Tersedia di http://www.physis.indana/edu/IEM_2bfdf.
Havivianto, B (2012). Penerapan Model Contextual Teaching And Learning
(CTL) UntukMeningkatkanHasilBelajarSiswaPada Mata PelajaranMenggambarKonstruksiLangit-Langit:
PenelitianTindakanKelas di SMK Negeri 1 CilakuKelas 1 TGB 1
TahunAjaran 2011/2012
KecamatanCilakuKabupatenCianjurSkripsiSarjanaPendidikanPada FPTK UPI Bandung: Tidakditerbitkan.
Meisa, D.F (2011) Penerapan Model
PembelajaranCtlDalamMeningkatkanHasilBelajarPada Mata DiklatIlmuBahanBangunan Di SMKN 5 BandungSkripsiSarjanaPendidikanPada FPTK UPI Bandung: Tidakditerbitkan.
Nurhadi. 2002. PendekatanKonstektual (Contextual Learningand Teaching).
Jakarta: Depdiknasri
Riadi, F. A (2011) EksperimenPenerapan Model Contextual Teaching And Learning (CTL) UntukMeningkatkanHasilBelajarPada Mata DiklatDekorasi Interior Kelas 2 tgb 1 SMKN 1 CilakuCianjurSkripsiSarjanaPendidikanPada FPTK UPI Bandung: Tidakditerbitkan.
45
Sugiyono. (2009). Metodepenelitianpendidikan, Bandung.Penerbit: CV. Alfabeta
Arikunto.S. (2009).ManajemenPenelitian. Jakarta: RinekaCipta
SuhermanE. (2012). Model
BelajardanPembelajaranBerorientasiKompetensiSiswa[Online].Tersedia http://www.mentariindonesia.sch. id/smp /index. php?option= com_content&view=article&id=72: model –belajardanpembelajaran -berorientasi-kompetensi-siswa&catid=1:latest-news
Sukardi.(2008). EvaluasiPendidikanPrinsipdanOperasional. Yogyakarta: Bumi Aksara
Trianto.(2007). Model-Model PembelajaranInovatifBerorientasiKonstrutivistik. Jakarta: PrestasiPustaka.
Trianto.(2010). Mendesain Model PembelajaranInovatif-Progresif: Konsep, Landasan, danImplementasinyapadaKurikulum Tingkat SatuanPendidikan (KTSP). Jakarta: KencanaPrenada Media Group.
Utami, R.T EfektivitasPembelajaranDenganPendekatan CTL Melalui Media Video Based Laboratory UntukMeningkatkanHasilBelajar Dan MengetahuiProfilMotivasiSiswa.SkripsiSarjanaPendidikanPada FPMIPA
UPI Bandung: Tidakditerbitkan
Wiendagustiani, R. R (2012) PeningkatanPemahamanMatematisSiswaSma IPS DenganMenggunakanPendekatan Contextual Teaching And Learning (CTL): SuatuPenelitianEksperimenTerhadapSiswaKelas Xi IPS SMA Pasundan 2 Bandung. SkripsiSarjanaPendidikanPada FPMIPA UPI Bandung: Tidakditerbitkan
_____. (2012, 7 Mei) SMK Kehutanan Minim Peminat.KOMPAS