• Tidak ada hasil yang ditemukan

STUDI TENTANG KONTROL NADA DALAM PEMBELAJARAN VOKAL TINGKAT DASAR DI PURWA CARAKA MUSIC STUDIO CIMAHI.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "STUDI TENTANG KONTROL NADA DALAM PEMBELAJARAN VOKAL TINGKAT DASAR DI PURWA CARAKA MUSIC STUDIO CIMAHI."

Copied!
30
0
0

Teks penuh

(1)

Mohamad afrizal ramadhan , 2013

Studi tentang pelatihan marching band genia suara korpri kota sukabumi (gskks)

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

STUDI TENTANG PELATIHAN MARCHING BAND

GEMA SUARA KORPRI KOTA SUKABUMI (GSKKS)

Skripsi

Diajukan untuk Memenuhi Sebagian dari

Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan

Program Studi Pendidikan Seni Musik

Oleh

Mohamad Afrizal Ramadhan 0801262

JURUSAN PENDIDIKAN SENI MUSIK FAKULTAS PENDIDIKAN BAHASA DAN SENI

(2)

Mohamad afrizal ramadhan , 2013

Studi tentang pelatihan marching band genia suara korpri kota sukabumi (gskks)

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Studi Tentang

Pelatihan Marching Band

Gema Suara KORPI Kota Sukabumi

(GSKKS)

Oleh

Mohamad Afrizal Ramadhan

Sebuah skripsi yang diajukan untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana pada Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni

© Mohamad Afrizal Ramadhan 2013 Universitas Pendidikan Indonesia

Januari 2013

Hak Cipta dilindungi undang-undang.

(3)

Mohamad afrizal ramadhan , 2013

Studi tentang pelatihan marching band genia suara korpri kota sukabumi (gskks)

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu LEMBAR PENGESAHAN

MOHAMAD AFRIZAL RAMADHAN

(0801262)

STUDI TENTANG PELATIHAN MARCHING BAND

GEMA SUARA KORPRI KOTA SUKABUMI (GSKKS)

DISAHKAN DAN DISETUJUI OLEH :

Dosen Pembimbing I

Drs. Sugeng Syukur, M.Pd NIP.195906211988031002

Dosen Pembimbing II,

Henry Virgan, M.Pd NIP.197209162003121001

Mengetahui :

Ketua Jurusan Pendidikan Seni Musik

FPBS Universitas Pendidikan Indonesia,

(4)

Mohamad afrizal ramadhan , 2013

Studi tentang pelatihan marching band genia suara korpri kota sukabumi (gskks)

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu ABSTRAK

“Studi Tentang Marching Band Gema Suara KORPRI Kota Sukabumi (GSKKS)” sebagai judul penelitian membahas permasalahan tentang pemilihan materi, pemilihan metode, tahapan pembelajaran dan hasil pelatihan marching band GSKKS. Program Pelatihan marching band GSKKS yang dilaksanakan dirancang secara khusus oleh para pelatihnya.

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yang digunakan untuk menggambarkan fenomena yang terjadi sesungguhnya pada kegiatan pelatihan marching band GSKKS melalui pendekatan kualitatif. Proses penelitian ini dibagi ke dalam beberapa tahapan seperti tahap persiapan penelitian, tahap pelaksanaan penelitian, tahap pengolahan data dan tahap penyusunan laporan hasil penelitian.

(5)

Mohamad afrizal ramadhan , 2013

Studi tentang pelatihan marching band genia suara korpri kota sukabumi (gskks)

(6)

Mohamad afrizal ramadhan , 2013

Studi tentang pelatihan marching band genia suara korpri kota sukabumi (gskks)

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

F. Teknik Pengumpulan Data 39

G. Teknik Pengolahan Data 40

H. Analisis Data 41

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 43

A. Hasil Penelitian 43

B. Pembahasan 65

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 74

A. Kesimpulan 74

B. Saran 75

DAFTAR PUSTAKA 78

(7)

Mohamad afrizal ramadhan , 2013

Studi tentang pelatihan marching band genia suara korpri kota sukabumi (gskks)

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu BAB I

PENDAHULUAN A. Latar Belakang

Pelatihan merupakan suatu perubahan seseorang untuk mempelajari suatu

pengetahuan dan keterampilan dengan jangka waktu tertentu untuk mencapai

sebuah tujuan, dalam proses pelatihan biasanya terjadi komunikasi dua arah

antara pelatih sebagai orang yang memberikan materi pelatihan dan peserta

latihan sebagai orang yang menerima materi pelatihan. Mangkuprawira

menyatakan bahwa, “pelatihan merupakan sebuah proses mengajarkan

pengetahuan dan keahlian tertentu, serta sikap agar semakin terampil dan

mampu melaksanakan tanggung jawab dengan baik, sesuai dengan standar”.

(2003:134)

Perubahan perilaku menjadi lebih baik dari peserta latihan merupakan

salah satu tujuan dari sebuah pelatihan, seperti halnya di lingkungan sekolah

perubahan yang diharapkan mencakup beberapa aspek antara lain aspek

kognitif, afektif dan psikomotor. Pada umumnya setiap bidang memerlukan

kegiatan pelatihan guna merubah seseorang menjadi lebih baik dan salah satu

kegiatan yang memerlukan sebuah pelatihan adalah musik.

Kegiatan bermusik sudah menjadi hal yang biasa di masyarakat luas saat

ini, semua orang di dunia menyukai musik dan untuk menunjukkan rasa suka

terhadap musik banyak yang membentuk grup-grup musik dari yang hanya

berjumlah dua orang sampai ratusan orang dan salah satu kegiatan yang

(8)

2

Marching band merupakan sekumpulan orang yang melakukan kegiatan

baris-berbaris sambil memainkan alat musik seperti alat musik tiup dan alat

musik pukul dan biasanya disertai dengan para penari dengan komandan

pasukan. Marching band merupakan salah satu kegiatan bermusik yang cukup

populer di Indonesia, akan tetapi pada umumnya masyarakat Indonesia

menyebutnya dengan sebutan drum band, beberapa ahli mengatakan bahwa

dapat disebut marching band jika dalam satu unit marching band alat musik

melodi yang dimainkan lebih banyak dibandingkan dengan alat musik perkusi

sedangkan dapat disebut drum band jika dalam satu unit Marching band alat

musik perkusi yang dimainkan lebih banyak dibandingkan dengan alat musik

melodi.

Beberapa tahun terakhir ini di wilayah Kota Sukabumi terjadi fenomena

munculnya unit-unit marching band baik yang berasal dari organisasi

masyarakat maupun lingkungan sekolah yang menambah kegiatan

ekstrakulikuler untuk siswa-siswanya. Akan tetapi, dari sekian banyak unit

yang terbentuk hanya satu unit saja yang terbentuk dengan konsep marching

band dengan kata lain dalam unit ini alat musik melodi yang digunakan lebih

banyak dibandingkan dengan alat musik perkusinya dan unit ini adalah

Marching Band Gema Suara KORPRI Kota Sukabumi (GSKKS).

Marching band GSKKS ini pertama kali dibentuk dan dibina langsung

oleh KORPRI dan pemerintah daerah Kota Sukabumi, dan anggotanya pun

merupakan anggota pilihan yang berasal dari unit-unit marching band yang

(9)

3

bagi para pelatih karena masing-masing anggota memiliki keterampilan yang

berbeda dan mempunyai kebiasaan yang mereka bawa dari unit mereka

masing-masing yang mungkin akan menjadi salah satu faktor penghambat

dalam proses latihan.

Seperti pada umumnya dalam kegiatan marching band GSKKS ini juga

terdapat anggota yang memainkan tari-tarian yaitu colour guard. Namun

untuk lebih memfokuskan penelitian ini, peneliti membatasi hanya pada

proses pelatihan musiknya saja dan juga baris-berbaris. Pelatihan musik

marching band yang peneliti maksud adalah pelatihan teknik-teknik dasar alat

musiknya karena disesuaikan dengan proses latihan yang dilakukan oleh

marching band GSKKS saat ini. Alat musik yang digunakan dalam pelatihan

marching band GSKKS ini antara lain snare drum, tom-tom, bass drum,

marching bell, trumpet, piston trombone, mellophone, baritone. Marching

band GSKKS ini telah memiliki program latihan baru pada tahun 2012 ini dan

dibuat kedalam sebuah buku saku agar kegiatan pelatihan lebih teratur dan

tersusun dengan baik.

Berdasarkan alasan – alasan yang telah peneliti paparkan di atas, yakni

marching band ini merupakan satu-satunya unit dengan konsep marching band

dan dibentuk serta dibina secara langsung oleh pemerintah daerah di Kota

Sukabumi. Selain itu, anggotanya pun merupakan hasil dari proses perekrutan

dari unit-unit marching band yang berada di wilayah Kota Sukabumi baik dari

siswa – siswi sekolah maupun umum. Adapun alasan lain yang menjadi

(10)

4

pelatihannya yang dekat dengan tempat tinggal peneliti, hal ini bertujuan agar

proses penelitian berjalan dengan lancar. Maka peneliti tertarik untuk meneliti

lebih dalam tentang proses yang terjadi dalam kegiatan pelatihannya.

Sehingga dalam penelitian ini penulis mengambil judul “STUDI TENTANG

PELATIHAN MARCHING BAND GEMA SUARA KORPRI KOTA

SUKABUMI (GSKKS)” peneliti berharap dengan terselesaikannya penelitian

ini, dapat memberikan kontribusi bagi dunia pendidikan seni, khususnya

pendidikan seni musik.

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan pada latar belakang pemikiran yang telah diuraikan, Secara

umum rumusan masalah yang akan diteliti adalah, “Bagaimana pelaksanaan

pelatihan Marching Band Gema Suara KORPRI Kota Sukabumi (GSKKS)?”.

Agar penelitian tersebut terfokus maka ditulis permasalahan dalam bentuk

pertanyaan penelitian sebagai berikut:

1. Bagaimana pemilihan materi pelatihan Marching Band Gema Suara

KORPRI Kota Sukabumi (GSKKS)?

2. Bagaimana pemilihan metode pelatihan Marching Band Gema Suara

KORPRI Kota Sukabumi (GSKKS)?

3. Bagaimana tahapan pembelajaran pelatihan Marching Band Gema Suara

KORPRI Kota Sukabumi (GSKKS)?

4. Bagaimana proses evaluasi dan hasil dari pelatihan Marching Band Gema

(11)

5

C. Batasan Masalah

Untuk lebih memfokuskan penelitian yang akan dilakukan, maka

digunakan beberapa batasan masalah dibawah ini:

1. Penelitian difokuskan kepada pelatihan musik dan baris-berbaris;

2. Pelatihan musik yang akan diteliti adalah pelatihan teknik-teknik dasar

memainkan alat musik.

D. Tujuan Penelitian

Adapun tujuan penelitian secara umum adalah mengetahui bagaimanakah

pelaksanaan pelatihan marching band gema suara KORPRI Kota Sukabumi,

dan beberapa tujuan khusus antara lain:

1. Mengetahui pemilihan materi apa saja yang digunakan dalam pelatihan

Marching Band Gema Suara KORPRI Kota Sukabumi (GSKKS);

2. Memahami pemilihan metode digunakan dalam proses pelatihan;

3. Mengetahui tahapan pembelajaran pelatihan yang dilakukan oleh

Marching Band Gema Suara KORPRI Kota Sukabumi (GSKKS);

4. Mengetahui hasil dari pelatihan Marching Band Gema Suara KORPRI

Kota Sukabumi (GSKKS).

E. Manfaat Penelitian

Adapun manfaat dari penelitian ini adalah sebagai berikut:

1. Sebagai bahan informasi untuk kegiatan marching Band lain;

2. Sebagai sumber informasi bagi masyarakat luas baik itu pecinta marching

(12)

6

sebagai acuan bahan pembelajaran marching band, baik secara teori

maupun praktek;

3. Menambah pengalaman yang berharga untuk peneliti sendiri.

F. Asumsi

Peneliti berasumsi bahwa diperlukan pemilihan materi, pemilihan metode

serta tahapan pembelajaran yang baik agar kegiatan pelatihan marching band

GSKKS ini mendapatkan hasil yang diinginkan serta menjadi marching band

yang berkualitas dan professional.

G. Metode Penelitian 1. Metode

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan menggunakan

pendekatan kualitatif. Melalui pendekatan ini peneliti mencoba untuk

menggambarkan pelatihan Marching band Gema Suara KORPRI Kota

Sukabumi (GSKKS), pemilihan materi, pemilihan metode dan tahapan

pembelajaran pelatihan dalam kegiatan Marching band Gema Suara

KORPRI Kota Sukabumi (GSKKS).

2. Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik studi

pustaka, wawancara, observasi dan dokumentasi kepada Pembina, Pelatih

dan Anggota Marching band Gema Suara KORPRI Kota Sukabumi

(13)

7

3. Teknik Pengolahan Data

Teknik pengolahan data yang dilakukan pada penelitian ini yaitu

berupa pengolahan data kualitatif setelah data terkumpul berupa catatan

dan gambar visual.

H. Sistematika Penulisan

Sistematika penulisan dala karya tulis “PELATIHAN MARCHING

BAND GEMA SUARA KORPRI KOTA SUKABUMI (GSKKS)” terbagi

menjadi 5 BAB, yaitu sebagai berikut:

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

B. Rumusan Masalah

C. Tujuan Penelitian

D. Manfaat Penelitian

E. Asumsi

F. Metode Penelitian

G. Sistematika Penulisan

BAB II LANDASAN TEORI A. Pelatihan

B. Pendidikan Luar Sekolah

C. Pembelajaran

D. Marching Band

E. Sejarah Marching Band

(14)

8

G. Latihan Dasar Marching Band

BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian

B. Lokasi dan Subjek Penelitian

C. Desain Penelitian

D. Definisi Operasional

E. Instrumen Penelitian

F. Teknik Pengumpulan Data

G. Teknik Pengolahan Data

H. Analisis Data

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian

B. Pembahasan

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan

B. Saran

DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN

(15)

Mohamad afrizal ramadhan , 2013

Studi tentang pelatihan marching band genia suara korpri kota sukabumi (gskks)

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu BAB III

METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif

yaitu dengan cara menjelaskan dan menggambarkan variabel masa lalu dan

sekarang dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan untuk

mengungkapkan tentang bagaimana gambaran pelatihan Marching Band

Gema Suara Korpri Kota Sukabumi (GSKKS). Melalui metode deskriptif

dengan pendekatan kualitatif, peneliti ingin melihat dan mengkaji sebuah data

yang faktual yang terjadi di lapangan, kemudian hasil dari temuan tersebut

digambarkan dan dijelaskan dalam bentuk tulisan.

Beberapa hal yang menjadi fokus penelitian ini diantaranya:

1. Pemilihan materi yang dilakukan pelatih dalam pelatihan Marching Band

Gema Suara KORPRI Kota Sukabumi (GSKKS);

2. Pemilihan metode yang digunakan oleh pelatih pada kegiatan pelatihan

Marching band Gema Suara KORPRI Kota Sukabumi (GSKKS);

3. Tahapan Pembelajaran yang terdapat dalam kegiatan pelatihan Marching

band Gema Suara KORPRI Kota Sukabumi (GSKKS);

4. Evaluasi dan Hasil dari proses pelatihan Marching band Gema Suara

(16)

34

B. Lokasi dan Subjek Penelitian 1. Lokasi Penelitian

Gambar 3.1

Gedung Kantor Pemerintah daerah Kota Sukabumi (Sumber dokumentasi Peneliti tahun 2012)

Kantor Pemerintah daerah Kota Sukabumi di jalan R.Syamsudin,SH.

No. 25 merupakan tempat latihan Marching Band Gema Suara Korpri

Kota Sukabumi. Selain itu, Kantor Pemerintah daerah Kota Sukabumi

letaknya cukup strategis sehingga mudah di jangkau untuk melakukan

penelitian.

Latihan dilaksanakan di area parkir dan halaman gedung kantor

Pemerintah Daerah Kota Sukabumi.

Gambar 3.2

(17)

35

2. Subjek Penelitian

Untuk memperoleh data dan informasi yang diperlukan dalam

penelitian ini maka dibutuhkan sumber yang dapat memberikan informasi

yang berhubungan secara langsung dengan kegiatan pelatihan Marching

Band Gema Suara Korpri Kota Sukabumi. Maka, dalam upaya

memperoleh data dan informasi yang diinginkan maka subjek penelitian

adalah pembina sekaligus pelatih, dan beberapa orang anggota Marching

Band Gema Suara KORPRI Kota Sukabumi (GSKKS).

C. Desain Penelitian

Sebelum melakukan proses penelitian secara langsung, peneliti harus

membuat sebuah rancangan penelitian atau desain penelitian.

Desain penelitian merupakan perencanaan penelitian, yaitu menjelaskan

secara rinci tentang keseluruhan rencana atau rancangan penelitian mulai dari

studi pendahuluan, perumusan masalah, perumusan asumsi, pemilihan

pendekatan, pelaksanaan penelitian, pengumpulan data dan analisis data.

Tahapan – tahapan yang dilalui untuk melakukan penelitian ini adalah

sebagai berikut:

1. Tahapan Pembuatan Rancangan Penelitian

Pada tahap pembuatan rancangan penelitian, peneliti merencanakan

hal-hal yang akan di teliti secara matang, sehingga tidak mengalami

hambatan yang tidak bisa dilalui oleh peneliti. Rancangan penelitian yang

dilakukan adalah memilih kegiatan pelatihan Marching Band Gema Suara

(18)

36

pembuatan rancangan penelitian ini terdapat beberapa hal yang dilakukan

oleh oleh peneliti dian taranya:

a. Studi Pendahuluan

Studi Pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti adalah dengan

mencari sumber-sumber untuk dijadikan referensi yang dapat

mendukung kajian pustaka dalam penelitian ini.

Selain mencari sumber referensi peneliti juga melakukan observasi

awal pada tanggal 7 Oktober 2012 agar peneliti mengetahui informasi

tentang Marching Band Gema Suara KORPRI Kota Sukabumi

(GSKKS)

b. Perumusan Masalah

Peneliti merumuskan masalah yang akan dianalisis, rumusan masalah

tersebut peneliti tuangkan dalam pertanyaan yang sfesifik dan lebih

terarah. Pertanyaan tersebut mengarahkan peneliti untuk membahas

tentang pemilihan materi, pemilihan metode dan tahapan pembelajaran

pelatihan yang terdapat pada proses pelatihan Marching band Gema

Suara Korpri Kota Sukabumi (GSKKS).

c. Perumusan Asumsi

Setelah peneliti menentukan masalah dan merumuskannya kedalam

beberapa pertanyaan yang sfesifik, dimana pertanyan tersebut akan

dijawab pada bab empat, maka penulis merumuskan asumsi sebagai

anggapan dasar yang peneliti buat berdasarkan latar belakang dari

(19)

37

d. Pemilihan Pendekatan

Pendekatan yang paling tepat digunakan dalam penelitian ini adalah

pendekatan kualitatif karena penelitian ini tidak dicari sebuah

pembenaran hipotesis. Akan tetapi, pemaparan secara mendalam

terhadap objek penelitian.

2. Pelaksanaan Penelitian

Setelah melakukan persiapan, peneliti melaksanakan penelitian

disesuaikan dengan jadwal latihan Marching Band Gema Suara Korpri

Kota Sukabumi (GSKKS). Selama penelitian, peneliti mengumpulkan

data-data yang diperoleh dilapangan kemudian mengolah data tersebut

untuk dijadikan laporan akhir penelitian.

3. Tahap Penulisan laporan

Setelah melakukan penelitian dan melakukan pengumpulan data tahap

berikutnya adalah tahap penulisan laporan atau hasil penelitian dan

pembahasan. Sesuai dengan rumusan masalah, maka penulisan laporan ini

mengacu kepada situasi dan kondisi yang terdapat pada kegatan pelatihan

Marching Band Gema Suara KORPRI Kota Sukabumi (GSKKS) juga

mengacu pada konstelasi pembelajaran seperti gambar berikut ini:

Gambar 3.3

Konstelasi Pembelajaran

(20)

38

Pada konstelasi pembelajaran ini dijelaskan bahwa dalam sebuah

pelatihan Marching band dibutuhkan Materi pelatihan, metode

pembelajaran, tahapan pembelajaran dan evaluasi, pada saat proses latihan

berlangsung akan terdapat hambatan baik itu hambatan internal maupun

hambatan eksternal, setelah melakukan proses latihan akan diketahui

bagaimana hasil pelatihan tersebut. Hasil pelatihan ini mengacu kepada

tiga aspek yaitu aspek kognitif, afektif dan psikomotor.

D. Definisi Operasional

Agar tidak terjadi kesalahan dalam penafsiran makna, maka peneliti

jelaskan pemahaman istilah-istilah dalam penelitian ini kedalam definisi

operasional sebagai berikut:

1. Pelatihan berasal dari kata latih yang artinya belajar atau membiasakan diri

agar mampu atau dapat melakukan sesuatu, orang yang mengajar

seseorang agar terbiasa mampu melakukan sesuatu disebut pelatih jadi

pelatihan merupakan proses atau cara untuk membiasakan diri agar

mampu melakukan sesuatu (depdikbud 1984:570).

2. Marching band artinya “musik bergerak” atau “musik berjalan” (Music in

motion). “Band” berarti kumpulan musik, sedangkan “marching” artinya

bergerak atau berjalan. Dengan demikian, marching band adalah kegiatan

seni musik yang berjalan (Kirnadi 2004:1).

E. Instrumen Penelitian

Instrumen penelitian dalam penelitian kualitatif adalah peneliti itu sendiri,

(21)

39

pedoman wawancara, dan pedoman penulisan dokumentasi yang digunakan

sebagai panduan umum dalam proses pencatatan.

Selain peneliti sendiri media yang membantu dalam proses penelitian

seperti alat perekam suara dan kamera juga dapat menjadi instrumen

penelitian.

F. Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data merupakan langkah yang paling utama dalam

penelitian. Karena tujuan utama dari penelitian ini adalah mendapatkan data.

Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini, antara

lain:

1. Observasi

Peneliti menggunakan teknik observasi non partisipatif yaitu hanya

meninjau dan mengamati saja segala sesuatunya tanpa ikut secara

langsung dalam kegiatan pelatihan Marching Band Gema Suara KORPRI

Kota Sukabumi (GSKKS). Observasi dilakukan sebanyak lima kali yaitu

pada bulan Oktober hingga Januari 2013, observasi dilaksanakan pada tiap

hari sabtu atau minggu disesuaikan dengan kegiatan pelatihan yang

dilaksanakan oleh Marching Band Gema Suara KORPRI Kota Sukabumi

(GSKK). Pengamatan dilakukan dengan kondisi dan kebutuhan selama

penelitian ini berlangsung sehingga penelitian ini dapat diselesaikan

adapun kegiatan yang diamati dalam observasi ini adalah proses kegiatan

(22)

40

2. Wawancara

Dengan menggunakan teknik ini peneliti akan mencari informasi dari

narasumber yang berhubungan langsung dengan Marching band Gema

Suara Korpri Kota Sukabumi (GSKKS) dan yang menjadi narasumber

dalam penelitian ini hanya satu orang saja yaitu Kang Shendy sebagai juru

bicara pembina dan pelatih, wawancara awal dilaksanakan pada tanggal 10

Oktober 2012 di kantor sekretariat Marching Band Gema Suara KORPRI

Kota Sukabumi (GSKKS), serta beberapa anggota Marching band

GSKKS untuk melengkapi data yang didapatkan oleh peneliti. Pertanyaan

penelitian terlampir.

3. Studi Dokumentasi

Dokumen yang dapat digunakan dalam penelitian ini diantaranya,

dokumen profil lembaga, foto-foto kegiatan, rekaman proses wawancara,

catatan selama penelitian berlangsung dan dokumen lainnya yang

diperlukan.

G. Teknik Pengolahan Data

Setelah semua data terkumpul langkah berikutnya yang peneliti lakukan

yaitu menyusun dan memilih data yang jelas dan dapat dijadikan referensi

dalam penelitian. Kemudian, setelah semuanya terkumpul langkah selanjutnya

yang di lakukan oleh peneliti adalah sebagai berikut :

1. Mengumpulkan dan menyusun data-data berdasarkan jenis data hasil

(23)

41

2. Menyesuaikan dan membandingkan hasil data yang diperolah dari

lapangan dengan literatur yang diperoleh, sebagai bahan kesimpulan

penelitian.

3. Menjawab rumusan masalah yang telah dikemukakan.

4. Mendeskripsikan hasil penelitian berupa kesimpulan dari hasil pengolahan

data dalam bentuk laporan tulisan.

H. Analisis Data

Analisis data dalam penelitian kualitatif adalah proses penyusunan data

agar mudah dimengerti. Data yang dikumpulkan dalam penelitian kualitatif

biasanya berbentuk data deskriptif, yaitu pemaparan keadaan obyek penelitian

berdasarkan hasil pengumpulan data yang telah dilakukan oleh peneliti. Miles

dan Huberman dalam Sugiyono menjelaskan persoalan mengenai analisis data

kualitatif, yaitu „analisis data kualitatif merupakan upaya berlanjut, berulang

dan terus menerus. Menurut mereka ada tiga tahap analisis data, yaitu :

Reduksi data, Display atau penyajian data serta pengambilan kesimpulan dan

verifikasi data‟. (2007:337) Berdasarkan pendapat di atas, tahapan pengolahan

data kualitatif adalah sebagai berikut:

1. Reduksi Data

Data yang telah diperoleh dilapangan ditulis atau diketik kedalam

bentuk uraian atau laporan terperinci. Laporan yang disusun kemudian

direduksi, dirangkum, dipilih hal-hal pokok, difokuskan pada hal-hal yang

(24)

42

2. Display Data

Display data adalah sekumpulan informasi tersusun yang akan

memberikan gambaran penelitian secara menyeluruh. Penyajian data yang

disusun secara singkat, jelas, terperinci dan menyeluruh akan lebih

memudahkan dalam memahami gambaran terhadap aspek-aspek yang

diteliti baik secara keseluruhan maupun secara parsial. Penyajian data

selanjutnya disajikan dalam bentuk uraian atau laporan sesuai dengan hasil

penelitian yang diperoleh.

3. Pengambilan Kesimpulan dan Verifikasi Data

Langkah terakhir dalam pengolahan data kualitatif yaitu penarikan

kesimpulan dan verifikasi data. Setelah peneliti menarik kesimpulan dari

hasil penelitian, peneliti mempelajari dan memahami kembali data-data

hasil penelitian, meminta pertimbangan kepada berbagai pihak mengenai

(25)

Mohamad afrizal ramadhan , 2013

Studi tentang pelatihan marching band genia suara korpri kota sukabumi (gskks)

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti tentang

pelatihan Marching Band Gema Suara KORPRI Kota Sukabumi

(GSKKS). Maka dalam bab ini peneliti akan mengutarakan kesimpulan

dari hasil penelitian yang meliputi tentang materi pelatihan, metode

pelatihan, tahapan pembelajaran, evaluasi dan hasil dari pelatihan

Marching Band GSKKS.

Materi yang dipelajari dalam pelatihan Marching Band GSKKS

merupakan materi tentang pelatihan baris-berbaris ala Marching Band dan

materi teknik-teknik dasar memainkan alat musik masing-masing seksi.

Metode yang digunakan dalam proses pelatihan pun cukup baik

walaupun para pelatih belum mengetahui sepenuhnya tentang metode

pelatihan dan pembelajaran. Berdasarkan pengamatan metode yang

dipakai dalam kegiatan pelatihan Marching Band GSKKS adalah metode

yang umum dipakai, seperti metode ceramah, demonstrasi, Imitasi,

simulasi, kerja kelompok dan drill (latihan).

Tahapan pembelajaran terbagi menjadi dua yaitu tahapan pembelajaran

pelatihan marching band GSKKS secara keseluruhan dan tahapan

(26)

75

Evaluasi yang dilakukan oleh pelatih menggunakan teknik tes yang di

dukung juga dengan teknik non tes seperti pengamatan perkembangan

pada saat proses latihan berlangsung.

Hasil dari pelatihan Marching Band GSKKS meliputi tiga aspek yaitu

1) dilihat dari aspek pemikiran (kognitif) setelah mengikuti proses latihan

para anggota mendapatkan pengetahuan secara teori tentang bermain

musik ala Marching band, 2) dilihat dari apek sikap (Afektif) para anggota

mengalami perubahan sikap menjadi lebih disiplin karena dalam pelatihan

Marching Band GSKKS ini pelatih menerapkan disiplin ala militer, 3)

dilihat dari aspek keterampilan (Psikomotor) kemampuan para anggota

dalam praktek memainkan instrumen musik dan juga baris-berbaris

mengalami perkembangan yang sangat baik.

Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa hasil yang diperoleh para

anggota selama melakukan proses pelatihan cukup baik. meskipun para

anggota berasal dari unit yang berbeda, perbedaan yang mereka miliki

tidak menjadi penghambat dalam proses latihan. Hal ini sesuai dengan

motto yang Marching Band Gema Suara KORPRI Kota Sukabumi

(GSKKS) miliki yaitu “One Band One Sound”.

B. Saran

Sebuah proses pelatihan maupun pembelajaran seperti Marching Band

terdapat kelebihan dan kekurangannya. Kelebihan tersebut hendaknya

dapat terus dikembangkan dan bisa kita gunakan pada proses pelatihan

(27)

76

arah yang lebih baik lagi. Maka dari itu peneliti memberikan saran

diantaranya:

1. Marching Band Gema Suara KORPRI Kota Sukabumi (GSKKS) Secara keseluruhan kegiatan pelatihan Marching Band Gema Suara

KORPRI Kota Sukabumi (GSKKS) telah berjalan dengan baik. Hanya

saja sarana dan prasarana yang ada seperti tempat latihan dirasa

masing kurang memadai. Karena selama ini kegiatan pelatihan selalu

dilaksanakan di area parkir dan halaman gedung Pemerintah Daerah

Kota Sukabumi, sehingga kadang-kadang jika cuaca kurang

mendukung seperti hujan mengakibatkan kegiatan latihan berjalan

menjadi terhambat. Jika ada tempat latihan yang lebih nyaman pasti

proses latihan akan berjalan lebih kondusif dan jumlah alat musik

harus ditambah lagi sehingga menjadi Marching Band yang

sesungguhnya.

2. Pelatih

Pelatih hendaknya lebih memperhatikan perkembangan para

anggota pada saat kegiatan latihan, agar kemampuan diswa dapat

terpantau dengan baik. Kemudian hendaknya pelatih dapat

memberikan materi dengan menggunakan metode yang tepat sehingga

materi yang disampaikan dapat diterima dengan baik.

Pada saat kegiatan pelatihan libur alangkah baiknya jika pelatih

membuat minus one materi yang akan dipelajari pada pertemuan

(28)

masing-77

masing dan segera dibuat program pelatihan khusus untuk seksi

instrumen pit.

3. Anggota

Para anggota hendaknya lebih disiplin dan giat dalam berlatih dan

lebih aktif dalam bertanya jika mengalami kesulitan dalam proses

latihan berlangsung. Teknik-teknik permainan setiap instrumen juga

terus dilatih agar terbiasa dan lebih lancar dalam memainkannya

sehingga pada saat pelatih memberikan materi lagu akan lebih mudah

(29)

Mohamad afrizal ramadhan , 2013

Studi tentang pelatihan marching band genia suara korpri kota sukabumi (gskks)

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu DAFTAR PUSTAKA

Banoe, Pono. (1996). Marching Band Indonesia. Jakarta: MUC Suling Bambu

Depdikbud. (1984). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta. Balai Pustaka.

Gagne, R.M. dkk. (1992). Principle of Instructional Design. Orlando: Holt, Reinhard, and Winston, Inc.

Hamalik, O.(2007). Manajemen Pelatihan Ketenagakerjaan Pendekatan Terpadu Pengembangan Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara

Kirnadi. (2004). Pengetahuan Dasar Marching Band. Jakarta : PT. Chitra Intirama Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, (1986). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Kurniawan, Deni. (2011) Pembelajaran Terpadu. Bandung: Pustaka Cendikia Utama.

Mangkuprawira, Sjafri. (2003). Manajemen Sumber Daya Manusia Strategik. Bogor: Ghalia Indonesia

Miles, Mathew B., and Huberman A. Maichel. (1992). Analisis Data Kualitatif; Buku Sumber Tentang Metode-metode Baru (Penerjemah Tjetjep Rohendi Rohidi). Jakarta: UI-PRESS.

Prabu-Mangkunegara, A. (2011) Perencanaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia. Bandung: Refika Aditama.

Sudjana. (2004). Pendidikan Nonformal (Wawasan, Sejarah Perkembangan, Filsafat & Teori Pendukung, Serta Asas. Bandung: Falah Production.

Sugiyono. (2007). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Suryabrata,S. (1987). Psikologi Pendidikan. Jakarta: Wajawali Press.

Syah, M. (2001). Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru. Bandung: RosdaKarya.

www.kanayadrumband.co.id (diakses pada tanggal 17 September 2012)

www.burymusic.co.uk (diakses pada tanggal 17 September 2012)

www.musicalads.co.uk (diakses pada tanggal 25 September 2012)

(30)

79

Mohamad afrizal ramadhan , 2013

Studi tentang pelatihan marching band genia suara korpri kota sukabumi (gskks)

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu wikimedia.org (diakses pada tanggal 8 Januari 2013)

Gambar

Gambar 3.1 Gedung Kantor Pemerintah daerah Kota Sukabumi
Gambar 3.3  Konstelasi Pembelajaran

Referensi

Dokumen terkait