Mohamad afrizal ramadhan , 2013
Studi tentang pelatihan marching band genia suara korpri kota sukabumi (gskks)
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
STUDI TENTANG PELATIHAN MARCHING BAND
GEMA SUARA KORPRI KOTA SUKABUMI (GSKKS)
Skripsi
Diajukan untuk Memenuhi Sebagian dari
Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan
Program Studi Pendidikan Seni Musik
Oleh
Mohamad Afrizal Ramadhan 0801262
JURUSAN PENDIDIKAN SENI MUSIK FAKULTAS PENDIDIKAN BAHASA DAN SENI
Mohamad afrizal ramadhan , 2013
Studi tentang pelatihan marching band genia suara korpri kota sukabumi (gskks)
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Studi Tentang
Pelatihan Marching Band
Gema Suara KORPI Kota Sukabumi
(GSKKS)
Oleh
Mohamad Afrizal Ramadhan
Sebuah skripsi yang diajukan untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana pada Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni
© Mohamad Afrizal Ramadhan 2013 Universitas Pendidikan Indonesia
Januari 2013
Hak Cipta dilindungi undang-undang.
Mohamad afrizal ramadhan , 2013
Studi tentang pelatihan marching band genia suara korpri kota sukabumi (gskks)
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu LEMBAR PENGESAHAN
MOHAMAD AFRIZAL RAMADHAN
(0801262)
STUDI TENTANG PELATIHAN MARCHING BAND
GEMA SUARA KORPRI KOTA SUKABUMI (GSKKS)
DISAHKAN DAN DISETUJUI OLEH :
Dosen Pembimbing I
Drs. Sugeng Syukur, M.Pd NIP.195906211988031002
Dosen Pembimbing II,
Henry Virgan, M.Pd NIP.197209162003121001
Mengetahui :
Ketua Jurusan Pendidikan Seni Musik
FPBS Universitas Pendidikan Indonesia,
Mohamad afrizal ramadhan , 2013
Studi tentang pelatihan marching band genia suara korpri kota sukabumi (gskks)
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu ABSTRAK
“Studi Tentang Marching Band Gema Suara KORPRI Kota Sukabumi (GSKKS)” sebagai judul penelitian membahas permasalahan tentang pemilihan materi, pemilihan metode, tahapan pembelajaran dan hasil pelatihan marching band GSKKS. Program Pelatihan marching band GSKKS yang dilaksanakan dirancang secara khusus oleh para pelatihnya.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yang digunakan untuk menggambarkan fenomena yang terjadi sesungguhnya pada kegiatan pelatihan marching band GSKKS melalui pendekatan kualitatif. Proses penelitian ini dibagi ke dalam beberapa tahapan seperti tahap persiapan penelitian, tahap pelaksanaan penelitian, tahap pengolahan data dan tahap penyusunan laporan hasil penelitian.
Mohamad afrizal ramadhan , 2013
Studi tentang pelatihan marching band genia suara korpri kota sukabumi (gskks)
Mohamad afrizal ramadhan , 2013
Studi tentang pelatihan marching band genia suara korpri kota sukabumi (gskks)
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
F. Teknik Pengumpulan Data 39
G. Teknik Pengolahan Data 40
H. Analisis Data 41
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 43
A. Hasil Penelitian 43
B. Pembahasan 65
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 74
A. Kesimpulan 74
B. Saran 75
DAFTAR PUSTAKA 78
Mohamad afrizal ramadhan , 2013
Studi tentang pelatihan marching band genia suara korpri kota sukabumi (gskks)
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu BAB I
PENDAHULUAN A. Latar Belakang
Pelatihan merupakan suatu perubahan seseorang untuk mempelajari suatu
pengetahuan dan keterampilan dengan jangka waktu tertentu untuk mencapai
sebuah tujuan, dalam proses pelatihan biasanya terjadi komunikasi dua arah
antara pelatih sebagai orang yang memberikan materi pelatihan dan peserta
latihan sebagai orang yang menerima materi pelatihan. Mangkuprawira
menyatakan bahwa, “pelatihan merupakan sebuah proses mengajarkan
pengetahuan dan keahlian tertentu, serta sikap agar semakin terampil dan
mampu melaksanakan tanggung jawab dengan baik, sesuai dengan standar”.
(2003:134)
Perubahan perilaku menjadi lebih baik dari peserta latihan merupakan
salah satu tujuan dari sebuah pelatihan, seperti halnya di lingkungan sekolah
perubahan yang diharapkan mencakup beberapa aspek antara lain aspek
kognitif, afektif dan psikomotor. Pada umumnya setiap bidang memerlukan
kegiatan pelatihan guna merubah seseorang menjadi lebih baik dan salah satu
kegiatan yang memerlukan sebuah pelatihan adalah musik.
Kegiatan bermusik sudah menjadi hal yang biasa di masyarakat luas saat
ini, semua orang di dunia menyukai musik dan untuk menunjukkan rasa suka
terhadap musik banyak yang membentuk grup-grup musik dari yang hanya
berjumlah dua orang sampai ratusan orang dan salah satu kegiatan yang
2
Marching band merupakan sekumpulan orang yang melakukan kegiatan
baris-berbaris sambil memainkan alat musik seperti alat musik tiup dan alat
musik pukul dan biasanya disertai dengan para penari dengan komandan
pasukan. Marching band merupakan salah satu kegiatan bermusik yang cukup
populer di Indonesia, akan tetapi pada umumnya masyarakat Indonesia
menyebutnya dengan sebutan drum band, beberapa ahli mengatakan bahwa
dapat disebut marching band jika dalam satu unit marching band alat musik
melodi yang dimainkan lebih banyak dibandingkan dengan alat musik perkusi
sedangkan dapat disebut drum band jika dalam satu unit Marching band alat
musik perkusi yang dimainkan lebih banyak dibandingkan dengan alat musik
melodi.
Beberapa tahun terakhir ini di wilayah Kota Sukabumi terjadi fenomena
munculnya unit-unit marching band baik yang berasal dari organisasi
masyarakat maupun lingkungan sekolah yang menambah kegiatan
ekstrakulikuler untuk siswa-siswanya. Akan tetapi, dari sekian banyak unit
yang terbentuk hanya satu unit saja yang terbentuk dengan konsep marching
band dengan kata lain dalam unit ini alat musik melodi yang digunakan lebih
banyak dibandingkan dengan alat musik perkusinya dan unit ini adalah
Marching Band Gema Suara KORPRI Kota Sukabumi (GSKKS).
Marching band GSKKS ini pertama kali dibentuk dan dibina langsung
oleh KORPRI dan pemerintah daerah Kota Sukabumi, dan anggotanya pun
merupakan anggota pilihan yang berasal dari unit-unit marching band yang
3
bagi para pelatih karena masing-masing anggota memiliki keterampilan yang
berbeda dan mempunyai kebiasaan yang mereka bawa dari unit mereka
masing-masing yang mungkin akan menjadi salah satu faktor penghambat
dalam proses latihan.
Seperti pada umumnya dalam kegiatan marching band GSKKS ini juga
terdapat anggota yang memainkan tari-tarian yaitu colour guard. Namun
untuk lebih memfokuskan penelitian ini, peneliti membatasi hanya pada
proses pelatihan musiknya saja dan juga baris-berbaris. Pelatihan musik
marching band yang peneliti maksud adalah pelatihan teknik-teknik dasar alat
musiknya karena disesuaikan dengan proses latihan yang dilakukan oleh
marching band GSKKS saat ini. Alat musik yang digunakan dalam pelatihan
marching band GSKKS ini antara lain snare drum, tom-tom, bass drum,
marching bell, trumpet, piston trombone, mellophone, baritone. Marching
band GSKKS ini telah memiliki program latihan baru pada tahun 2012 ini dan
dibuat kedalam sebuah buku saku agar kegiatan pelatihan lebih teratur dan
tersusun dengan baik.
Berdasarkan alasan – alasan yang telah peneliti paparkan di atas, yakni
marching band ini merupakan satu-satunya unit dengan konsep marching band
dan dibentuk serta dibina secara langsung oleh pemerintah daerah di Kota
Sukabumi. Selain itu, anggotanya pun merupakan hasil dari proses perekrutan
dari unit-unit marching band yang berada di wilayah Kota Sukabumi baik dari
siswa – siswi sekolah maupun umum. Adapun alasan lain yang menjadi
4
pelatihannya yang dekat dengan tempat tinggal peneliti, hal ini bertujuan agar
proses penelitian berjalan dengan lancar. Maka peneliti tertarik untuk meneliti
lebih dalam tentang proses yang terjadi dalam kegiatan pelatihannya.
Sehingga dalam penelitian ini penulis mengambil judul “STUDI TENTANG
PELATIHAN MARCHING BAND GEMA SUARA KORPRI KOTA
SUKABUMI (GSKKS)” peneliti berharap dengan terselesaikannya penelitian
ini, dapat memberikan kontribusi bagi dunia pendidikan seni, khususnya
pendidikan seni musik.
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan pada latar belakang pemikiran yang telah diuraikan, Secara
umum rumusan masalah yang akan diteliti adalah, “Bagaimana pelaksanaan
pelatihan Marching Band Gema Suara KORPRI Kota Sukabumi (GSKKS)?”.
Agar penelitian tersebut terfokus maka ditulis permasalahan dalam bentuk
pertanyaan penelitian sebagai berikut:
1. Bagaimana pemilihan materi pelatihan Marching Band Gema Suara
KORPRI Kota Sukabumi (GSKKS)?
2. Bagaimana pemilihan metode pelatihan Marching Band Gema Suara
KORPRI Kota Sukabumi (GSKKS)?
3. Bagaimana tahapan pembelajaran pelatihan Marching Band Gema Suara
KORPRI Kota Sukabumi (GSKKS)?
4. Bagaimana proses evaluasi dan hasil dari pelatihan Marching Band Gema
5
C. Batasan Masalah
Untuk lebih memfokuskan penelitian yang akan dilakukan, maka
digunakan beberapa batasan masalah dibawah ini:
1. Penelitian difokuskan kepada pelatihan musik dan baris-berbaris;
2. Pelatihan musik yang akan diteliti adalah pelatihan teknik-teknik dasar
memainkan alat musik.
D. Tujuan Penelitian
Adapun tujuan penelitian secara umum adalah mengetahui bagaimanakah
pelaksanaan pelatihan marching band gema suara KORPRI Kota Sukabumi,
dan beberapa tujuan khusus antara lain:
1. Mengetahui pemilihan materi apa saja yang digunakan dalam pelatihan
Marching Band Gema Suara KORPRI Kota Sukabumi (GSKKS);
2. Memahami pemilihan metode digunakan dalam proses pelatihan;
3. Mengetahui tahapan pembelajaran pelatihan yang dilakukan oleh
Marching Band Gema Suara KORPRI Kota Sukabumi (GSKKS);
4. Mengetahui hasil dari pelatihan Marching Band Gema Suara KORPRI
Kota Sukabumi (GSKKS).
E. Manfaat Penelitian
Adapun manfaat dari penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Sebagai bahan informasi untuk kegiatan marching Band lain;
2. Sebagai sumber informasi bagi masyarakat luas baik itu pecinta marching
6
sebagai acuan bahan pembelajaran marching band, baik secara teori
maupun praktek;
3. Menambah pengalaman yang berharga untuk peneliti sendiri.
F. Asumsi
Peneliti berasumsi bahwa diperlukan pemilihan materi, pemilihan metode
serta tahapan pembelajaran yang baik agar kegiatan pelatihan marching band
GSKKS ini mendapatkan hasil yang diinginkan serta menjadi marching band
yang berkualitas dan professional.
G. Metode Penelitian 1. Metode
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan menggunakan
pendekatan kualitatif. Melalui pendekatan ini peneliti mencoba untuk
menggambarkan pelatihan Marching band Gema Suara KORPRI Kota
Sukabumi (GSKKS), pemilihan materi, pemilihan metode dan tahapan
pembelajaran pelatihan dalam kegiatan Marching band Gema Suara
KORPRI Kota Sukabumi (GSKKS).
2. Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik studi
pustaka, wawancara, observasi dan dokumentasi kepada Pembina, Pelatih
dan Anggota Marching band Gema Suara KORPRI Kota Sukabumi
7
3. Teknik Pengolahan Data
Teknik pengolahan data yang dilakukan pada penelitian ini yaitu
berupa pengolahan data kualitatif setelah data terkumpul berupa catatan
dan gambar visual.
H. Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan dala karya tulis “PELATIHAN MARCHING
BAND GEMA SUARA KORPRI KOTA SUKABUMI (GSKKS)” terbagi
menjadi 5 BAB, yaitu sebagai berikut:
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang
B. Rumusan Masalah
C. Tujuan Penelitian
D. Manfaat Penelitian
E. Asumsi
F. Metode Penelitian
G. Sistematika Penulisan
BAB II LANDASAN TEORI A. Pelatihan
B. Pendidikan Luar Sekolah
C. Pembelajaran
D. Marching Band
E. Sejarah Marching Band
8
G. Latihan Dasar Marching Band
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian
B. Lokasi dan Subjek Penelitian
C. Desain Penelitian
D. Definisi Operasional
E. Instrumen Penelitian
F. Teknik Pengumpulan Data
G. Teknik Pengolahan Data
H. Analisis Data
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian
B. Pembahasan
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan
B. Saran
DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN
Mohamad afrizal ramadhan , 2013
Studi tentang pelatihan marching band genia suara korpri kota sukabumi (gskks)
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu BAB III
METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif
yaitu dengan cara menjelaskan dan menggambarkan variabel masa lalu dan
sekarang dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan untuk
mengungkapkan tentang bagaimana gambaran pelatihan Marching Band
Gema Suara Korpri Kota Sukabumi (GSKKS). Melalui metode deskriptif
dengan pendekatan kualitatif, peneliti ingin melihat dan mengkaji sebuah data
yang faktual yang terjadi di lapangan, kemudian hasil dari temuan tersebut
digambarkan dan dijelaskan dalam bentuk tulisan.
Beberapa hal yang menjadi fokus penelitian ini diantaranya:
1. Pemilihan materi yang dilakukan pelatih dalam pelatihan Marching Band
Gema Suara KORPRI Kota Sukabumi (GSKKS);
2. Pemilihan metode yang digunakan oleh pelatih pada kegiatan pelatihan
Marching band Gema Suara KORPRI Kota Sukabumi (GSKKS);
3. Tahapan Pembelajaran yang terdapat dalam kegiatan pelatihan Marching
band Gema Suara KORPRI Kota Sukabumi (GSKKS);
4. Evaluasi dan Hasil dari proses pelatihan Marching band Gema Suara
34
B. Lokasi dan Subjek Penelitian 1. Lokasi Penelitian
Gambar 3.1
Gedung Kantor Pemerintah daerah Kota Sukabumi (Sumber dokumentasi Peneliti tahun 2012)
Kantor Pemerintah daerah Kota Sukabumi di jalan R.Syamsudin,SH.
No. 25 merupakan tempat latihan Marching Band Gema Suara Korpri
Kota Sukabumi. Selain itu, Kantor Pemerintah daerah Kota Sukabumi
letaknya cukup strategis sehingga mudah di jangkau untuk melakukan
penelitian.
Latihan dilaksanakan di area parkir dan halaman gedung kantor
Pemerintah Daerah Kota Sukabumi.
Gambar 3.2
35
2. Subjek Penelitian
Untuk memperoleh data dan informasi yang diperlukan dalam
penelitian ini maka dibutuhkan sumber yang dapat memberikan informasi
yang berhubungan secara langsung dengan kegiatan pelatihan Marching
Band Gema Suara Korpri Kota Sukabumi. Maka, dalam upaya
memperoleh data dan informasi yang diinginkan maka subjek penelitian
adalah pembina sekaligus pelatih, dan beberapa orang anggota Marching
Band Gema Suara KORPRI Kota Sukabumi (GSKKS).
C. Desain Penelitian
Sebelum melakukan proses penelitian secara langsung, peneliti harus
membuat sebuah rancangan penelitian atau desain penelitian.
Desain penelitian merupakan perencanaan penelitian, yaitu menjelaskan
secara rinci tentang keseluruhan rencana atau rancangan penelitian mulai dari
studi pendahuluan, perumusan masalah, perumusan asumsi, pemilihan
pendekatan, pelaksanaan penelitian, pengumpulan data dan analisis data.
Tahapan – tahapan yang dilalui untuk melakukan penelitian ini adalah
sebagai berikut:
1. Tahapan Pembuatan Rancangan Penelitian
Pada tahap pembuatan rancangan penelitian, peneliti merencanakan
hal-hal yang akan di teliti secara matang, sehingga tidak mengalami
hambatan yang tidak bisa dilalui oleh peneliti. Rancangan penelitian yang
dilakukan adalah memilih kegiatan pelatihan Marching Band Gema Suara
36
pembuatan rancangan penelitian ini terdapat beberapa hal yang dilakukan
oleh oleh peneliti dian taranya:
a. Studi Pendahuluan
Studi Pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti adalah dengan
mencari sumber-sumber untuk dijadikan referensi yang dapat
mendukung kajian pustaka dalam penelitian ini.
Selain mencari sumber referensi peneliti juga melakukan observasi
awal pada tanggal 7 Oktober 2012 agar peneliti mengetahui informasi
tentang Marching Band Gema Suara KORPRI Kota Sukabumi
(GSKKS)
b. Perumusan Masalah
Peneliti merumuskan masalah yang akan dianalisis, rumusan masalah
tersebut peneliti tuangkan dalam pertanyaan yang sfesifik dan lebih
terarah. Pertanyaan tersebut mengarahkan peneliti untuk membahas
tentang pemilihan materi, pemilihan metode dan tahapan pembelajaran
pelatihan yang terdapat pada proses pelatihan Marching band Gema
Suara Korpri Kota Sukabumi (GSKKS).
c. Perumusan Asumsi
Setelah peneliti menentukan masalah dan merumuskannya kedalam
beberapa pertanyaan yang sfesifik, dimana pertanyan tersebut akan
dijawab pada bab empat, maka penulis merumuskan asumsi sebagai
anggapan dasar yang peneliti buat berdasarkan latar belakang dari
37
d. Pemilihan Pendekatan
Pendekatan yang paling tepat digunakan dalam penelitian ini adalah
pendekatan kualitatif karena penelitian ini tidak dicari sebuah
pembenaran hipotesis. Akan tetapi, pemaparan secara mendalam
terhadap objek penelitian.
2. Pelaksanaan Penelitian
Setelah melakukan persiapan, peneliti melaksanakan penelitian
disesuaikan dengan jadwal latihan Marching Band Gema Suara Korpri
Kota Sukabumi (GSKKS). Selama penelitian, peneliti mengumpulkan
data-data yang diperoleh dilapangan kemudian mengolah data tersebut
untuk dijadikan laporan akhir penelitian.
3. Tahap Penulisan laporan
Setelah melakukan penelitian dan melakukan pengumpulan data tahap
berikutnya adalah tahap penulisan laporan atau hasil penelitian dan
pembahasan. Sesuai dengan rumusan masalah, maka penulisan laporan ini
mengacu kepada situasi dan kondisi yang terdapat pada kegatan pelatihan
Marching Band Gema Suara KORPRI Kota Sukabumi (GSKKS) juga
mengacu pada konstelasi pembelajaran seperti gambar berikut ini:
Gambar 3.3
Konstelasi Pembelajaran
38
Pada konstelasi pembelajaran ini dijelaskan bahwa dalam sebuah
pelatihan Marching band dibutuhkan Materi pelatihan, metode
pembelajaran, tahapan pembelajaran dan evaluasi, pada saat proses latihan
berlangsung akan terdapat hambatan baik itu hambatan internal maupun
hambatan eksternal, setelah melakukan proses latihan akan diketahui
bagaimana hasil pelatihan tersebut. Hasil pelatihan ini mengacu kepada
tiga aspek yaitu aspek kognitif, afektif dan psikomotor.
D. Definisi Operasional
Agar tidak terjadi kesalahan dalam penafsiran makna, maka peneliti
jelaskan pemahaman istilah-istilah dalam penelitian ini kedalam definisi
operasional sebagai berikut:
1. Pelatihan berasal dari kata latih yang artinya belajar atau membiasakan diri
agar mampu atau dapat melakukan sesuatu, orang yang mengajar
seseorang agar terbiasa mampu melakukan sesuatu disebut pelatih jadi
pelatihan merupakan proses atau cara untuk membiasakan diri agar
mampu melakukan sesuatu (depdikbud 1984:570).
2. Marching band artinya “musik bergerak” atau “musik berjalan” (Music in
motion). “Band” berarti kumpulan musik, sedangkan “marching” artinya
bergerak atau berjalan. Dengan demikian, marching band adalah kegiatan
seni musik yang berjalan (Kirnadi 2004:1).
E. Instrumen Penelitian
Instrumen penelitian dalam penelitian kualitatif adalah peneliti itu sendiri,
39
pedoman wawancara, dan pedoman penulisan dokumentasi yang digunakan
sebagai panduan umum dalam proses pencatatan.
Selain peneliti sendiri media yang membantu dalam proses penelitian
seperti alat perekam suara dan kamera juga dapat menjadi instrumen
penelitian.
F. Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data merupakan langkah yang paling utama dalam
penelitian. Karena tujuan utama dari penelitian ini adalah mendapatkan data.
Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini, antara
lain:
1. Observasi
Peneliti menggunakan teknik observasi non partisipatif yaitu hanya
meninjau dan mengamati saja segala sesuatunya tanpa ikut secara
langsung dalam kegiatan pelatihan Marching Band Gema Suara KORPRI
Kota Sukabumi (GSKKS). Observasi dilakukan sebanyak lima kali yaitu
pada bulan Oktober hingga Januari 2013, observasi dilaksanakan pada tiap
hari sabtu atau minggu disesuaikan dengan kegiatan pelatihan yang
dilaksanakan oleh Marching Band Gema Suara KORPRI Kota Sukabumi
(GSKK). Pengamatan dilakukan dengan kondisi dan kebutuhan selama
penelitian ini berlangsung sehingga penelitian ini dapat diselesaikan
adapun kegiatan yang diamati dalam observasi ini adalah proses kegiatan
40
2. Wawancara
Dengan menggunakan teknik ini peneliti akan mencari informasi dari
narasumber yang berhubungan langsung dengan Marching band Gema
Suara Korpri Kota Sukabumi (GSKKS) dan yang menjadi narasumber
dalam penelitian ini hanya satu orang saja yaitu Kang Shendy sebagai juru
bicara pembina dan pelatih, wawancara awal dilaksanakan pada tanggal 10
Oktober 2012 di kantor sekretariat Marching Band Gema Suara KORPRI
Kota Sukabumi (GSKKS), serta beberapa anggota Marching band
GSKKS untuk melengkapi data yang didapatkan oleh peneliti. Pertanyaan
penelitian terlampir.
3. Studi Dokumentasi
Dokumen yang dapat digunakan dalam penelitian ini diantaranya,
dokumen profil lembaga, foto-foto kegiatan, rekaman proses wawancara,
catatan selama penelitian berlangsung dan dokumen lainnya yang
diperlukan.
G. Teknik Pengolahan Data
Setelah semua data terkumpul langkah berikutnya yang peneliti lakukan
yaitu menyusun dan memilih data yang jelas dan dapat dijadikan referensi
dalam penelitian. Kemudian, setelah semuanya terkumpul langkah selanjutnya
yang di lakukan oleh peneliti adalah sebagai berikut :
1. Mengumpulkan dan menyusun data-data berdasarkan jenis data hasil
41
2. Menyesuaikan dan membandingkan hasil data yang diperolah dari
lapangan dengan literatur yang diperoleh, sebagai bahan kesimpulan
penelitian.
3. Menjawab rumusan masalah yang telah dikemukakan.
4. Mendeskripsikan hasil penelitian berupa kesimpulan dari hasil pengolahan
data dalam bentuk laporan tulisan.
H. Analisis Data
Analisis data dalam penelitian kualitatif adalah proses penyusunan data
agar mudah dimengerti. Data yang dikumpulkan dalam penelitian kualitatif
biasanya berbentuk data deskriptif, yaitu pemaparan keadaan obyek penelitian
berdasarkan hasil pengumpulan data yang telah dilakukan oleh peneliti. Miles
dan Huberman dalam Sugiyono menjelaskan persoalan mengenai analisis data
kualitatif, yaitu „analisis data kualitatif merupakan upaya berlanjut, berulang
dan terus menerus. Menurut mereka ada tiga tahap analisis data, yaitu :
Reduksi data, Display atau penyajian data serta pengambilan kesimpulan dan
verifikasi data‟. (2007:337) Berdasarkan pendapat di atas, tahapan pengolahan
data kualitatif adalah sebagai berikut:
1. Reduksi Data
Data yang telah diperoleh dilapangan ditulis atau diketik kedalam
bentuk uraian atau laporan terperinci. Laporan yang disusun kemudian
direduksi, dirangkum, dipilih hal-hal pokok, difokuskan pada hal-hal yang
42
2. Display Data
Display data adalah sekumpulan informasi tersusun yang akan
memberikan gambaran penelitian secara menyeluruh. Penyajian data yang
disusun secara singkat, jelas, terperinci dan menyeluruh akan lebih
memudahkan dalam memahami gambaran terhadap aspek-aspek yang
diteliti baik secara keseluruhan maupun secara parsial. Penyajian data
selanjutnya disajikan dalam bentuk uraian atau laporan sesuai dengan hasil
penelitian yang diperoleh.
3. Pengambilan Kesimpulan dan Verifikasi Data
Langkah terakhir dalam pengolahan data kualitatif yaitu penarikan
kesimpulan dan verifikasi data. Setelah peneliti menarik kesimpulan dari
hasil penelitian, peneliti mempelajari dan memahami kembali data-data
hasil penelitian, meminta pertimbangan kepada berbagai pihak mengenai
Mohamad afrizal ramadhan , 2013
Studi tentang pelatihan marching band genia suara korpri kota sukabumi (gskks)
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti tentang
pelatihan Marching Band Gema Suara KORPRI Kota Sukabumi
(GSKKS). Maka dalam bab ini peneliti akan mengutarakan kesimpulan
dari hasil penelitian yang meliputi tentang materi pelatihan, metode
pelatihan, tahapan pembelajaran, evaluasi dan hasil dari pelatihan
Marching Band GSKKS.
Materi yang dipelajari dalam pelatihan Marching Band GSKKS
merupakan materi tentang pelatihan baris-berbaris ala Marching Band dan
materi teknik-teknik dasar memainkan alat musik masing-masing seksi.
Metode yang digunakan dalam proses pelatihan pun cukup baik
walaupun para pelatih belum mengetahui sepenuhnya tentang metode
pelatihan dan pembelajaran. Berdasarkan pengamatan metode yang
dipakai dalam kegiatan pelatihan Marching Band GSKKS adalah metode
yang umum dipakai, seperti metode ceramah, demonstrasi, Imitasi,
simulasi, kerja kelompok dan drill (latihan).
Tahapan pembelajaran terbagi menjadi dua yaitu tahapan pembelajaran
pelatihan marching band GSKKS secara keseluruhan dan tahapan
75
Evaluasi yang dilakukan oleh pelatih menggunakan teknik tes yang di
dukung juga dengan teknik non tes seperti pengamatan perkembangan
pada saat proses latihan berlangsung.
Hasil dari pelatihan Marching Band GSKKS meliputi tiga aspek yaitu
1) dilihat dari aspek pemikiran (kognitif) setelah mengikuti proses latihan
para anggota mendapatkan pengetahuan secara teori tentang bermain
musik ala Marching band, 2) dilihat dari apek sikap (Afektif) para anggota
mengalami perubahan sikap menjadi lebih disiplin karena dalam pelatihan
Marching Band GSKKS ini pelatih menerapkan disiplin ala militer, 3)
dilihat dari aspek keterampilan (Psikomotor) kemampuan para anggota
dalam praktek memainkan instrumen musik dan juga baris-berbaris
mengalami perkembangan yang sangat baik.
Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa hasil yang diperoleh para
anggota selama melakukan proses pelatihan cukup baik. meskipun para
anggota berasal dari unit yang berbeda, perbedaan yang mereka miliki
tidak menjadi penghambat dalam proses latihan. Hal ini sesuai dengan
motto yang Marching Band Gema Suara KORPRI Kota Sukabumi
(GSKKS) miliki yaitu “One Band One Sound”.
B. Saran
Sebuah proses pelatihan maupun pembelajaran seperti Marching Band
terdapat kelebihan dan kekurangannya. Kelebihan tersebut hendaknya
dapat terus dikembangkan dan bisa kita gunakan pada proses pelatihan
76
arah yang lebih baik lagi. Maka dari itu peneliti memberikan saran
diantaranya:
1. Marching Band Gema Suara KORPRI Kota Sukabumi (GSKKS) Secara keseluruhan kegiatan pelatihan Marching Band Gema Suara
KORPRI Kota Sukabumi (GSKKS) telah berjalan dengan baik. Hanya
saja sarana dan prasarana yang ada seperti tempat latihan dirasa
masing kurang memadai. Karena selama ini kegiatan pelatihan selalu
dilaksanakan di area parkir dan halaman gedung Pemerintah Daerah
Kota Sukabumi, sehingga kadang-kadang jika cuaca kurang
mendukung seperti hujan mengakibatkan kegiatan latihan berjalan
menjadi terhambat. Jika ada tempat latihan yang lebih nyaman pasti
proses latihan akan berjalan lebih kondusif dan jumlah alat musik
harus ditambah lagi sehingga menjadi Marching Band yang
sesungguhnya.
2. Pelatih
Pelatih hendaknya lebih memperhatikan perkembangan para
anggota pada saat kegiatan latihan, agar kemampuan diswa dapat
terpantau dengan baik. Kemudian hendaknya pelatih dapat
memberikan materi dengan menggunakan metode yang tepat sehingga
materi yang disampaikan dapat diterima dengan baik.
Pada saat kegiatan pelatihan libur alangkah baiknya jika pelatih
membuat minus one materi yang akan dipelajari pada pertemuan
masing-77
masing dan segera dibuat program pelatihan khusus untuk seksi
instrumen pit.
3. Anggota
Para anggota hendaknya lebih disiplin dan giat dalam berlatih dan
lebih aktif dalam bertanya jika mengalami kesulitan dalam proses
latihan berlangsung. Teknik-teknik permainan setiap instrumen juga
terus dilatih agar terbiasa dan lebih lancar dalam memainkannya
sehingga pada saat pelatih memberikan materi lagu akan lebih mudah
Mohamad afrizal ramadhan , 2013
Studi tentang pelatihan marching band genia suara korpri kota sukabumi (gskks)
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu DAFTAR PUSTAKA
Banoe, Pono. (1996). Marching Band Indonesia. Jakarta: MUC Suling Bambu
Depdikbud. (1984). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta. Balai Pustaka.
Gagne, R.M. dkk. (1992). Principle of Instructional Design. Orlando: Holt, Reinhard, and Winston, Inc.
Hamalik, O.(2007). Manajemen Pelatihan Ketenagakerjaan Pendekatan Terpadu Pengembangan Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara
Kirnadi. (2004). Pengetahuan Dasar Marching Band. Jakarta : PT. Chitra Intirama Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, (1986). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Kurniawan, Deni. (2011) Pembelajaran Terpadu. Bandung: Pustaka Cendikia Utama.
Mangkuprawira, Sjafri. (2003). Manajemen Sumber Daya Manusia Strategik. Bogor: Ghalia Indonesia
Miles, Mathew B., and Huberman A. Maichel. (1992). Analisis Data Kualitatif; Buku Sumber Tentang Metode-metode Baru (Penerjemah Tjetjep Rohendi Rohidi). Jakarta: UI-PRESS.
Prabu-Mangkunegara, A. (2011) Perencanaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia. Bandung: Refika Aditama.
Sudjana. (2004). Pendidikan Nonformal (Wawasan, Sejarah Perkembangan, Filsafat & Teori Pendukung, Serta Asas. Bandung: Falah Production.
Sugiyono. (2007). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Suryabrata,S. (1987). Psikologi Pendidikan. Jakarta: Wajawali Press.
Syah, M. (2001). Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru. Bandung: RosdaKarya.
www.kanayadrumband.co.id (diakses pada tanggal 17 September 2012)
www.burymusic.co.uk (diakses pada tanggal 17 September 2012)
www.musicalads.co.uk (diakses pada tanggal 25 September 2012)
79
Mohamad afrizal ramadhan , 2013
Studi tentang pelatihan marching band genia suara korpri kota sukabumi (gskks)
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu wikimedia.org (diakses pada tanggal 8 Januari 2013)