• Tidak ada hasil yang ditemukan

PELAYANAN PEMASANGAN LAMPU PJU

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PELAYANAN PEMASANGAN LAMPU PJU"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Pemohon Bidang PJU dan DK

Kepala

Dinas KELENGKAPAN WAKTU OUTPUT

1.Pemohon membuat Surat Permohonan kepada Walikota berkas surat 5 menit berkas surat

melalui Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan beserta persyaratan berikut:

PELAYANAN PEMASANGAN LAMPU PJU

NO. KEGIATAN

PELAKSANA MUTU BAKU

KETERANGAN

- Permohonan diajukan oleh penanggung jawab (Ketua RT/RW/Lurah)

- Kartu Identitas (KTP) penanggung jawab - Gambar Denah Lokasi

- Jumlah titik lampu dan daya - Nomor telpon penanggung jawab

- Surat Pernyataan kesediaan menanggung :

a. Pembayaran Biaya Penyambungan (BP) dan Uang Jaminan Langganan (UJL) Kepada PT. PLN (persero) Distribusi Jawa Timur Pelayanan Malang.

persyaratan berikut:

Distribusi Jawa Timur Pelayanan Malang.

b. Menyediakan dan memasang jaringan penerangan sendiri, peralatan lampu dan lain-lain yang berkaitan dengan pemasangan lampu penerangan jalan.

2. - Memeriksa dan memahami berkas surat 15 menit - berkas surat

- Memberikan disposisi - Lembar disposisi

SOP Pelayanan Pemasangan Lampu PJU 1

(3)

Pemohon Bidang PJU dan DK

Kepala

Dinas KELENGKAPAN WAKTU OUTPUT

NO. KEGIATAN

PELAKSANA MUTU BAKU

KETERANGAN

2. - Memeriksa dan memahami berkas surat 15 menit - berkas surat

- Memberikan disposisi - Lembar disposisi

3. - Survey Lapangan - berkas surat 2 hari - berkas surat

- Menyusunan Laporan Hasil Survey Lapangan dengan - Lembar disposisi - Nota Dinas/ Telaah Staf - Menyusunan Laporan Hasil Survey Lapangan dengan

memperhatikan ketentuan sbb :

• Jarak antar tiang/titik lampu bervariasi 40 m – 50 m

• Daya lampu Mercury maksimal 250 W atau lampu hemat energy setara untuk Jalan Nasional dan Jalan Propinsi

• Daya Lampu maksimal 160 W atau lampu hemat energy setara untuk jalan Kota dan kawasan perumahan yang dibangun oleh pengembang untuk rumah bukan tipe RSS (Rumah Sangat Sederhana)

• Daya Lampu Tube Lamp (TL) maksimal 40 W atau lampu hemat energy setara untuk Jalan Perkampungan atau Pemukiman bagi perumahan RSS

atau Pemukiman bagi perumahan RSS

• Lampu Penerangan Jalan harus dipasang dengan menggunakan jaringan penerangan jalan sendiri

• Pemasangan Lampu Penerangan Jalan dan Lampu Dekorasi harus menggunakan Alat Pembatas dan Pengukur (APP)

4. - Memeriksa, memahami dan memutuskan - berkas surat 2 hari - berkas surat

- Memberikan disposisi - Nota Dinas/ Telaah Staf - Nota Dinas/ Telaah Staf yg telah

didisposisi

5. Jika "Disetujui" - berkas surat 10 menit - Surat Persetujuan dari Kepala Dinas

Kebersihan dan Pertamanan - Membuat Surat Persetujuan dari Kepala Dinas - Nota Dinas/ Telaah Staf yg

- Membuat Surat Persetujuan dari Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan dan pelaksanaan dikerjakan oleh Instalatir dan diawasi oleh Konsuil dan Petugas Bidang PJU dan DK

- Nota Dinas/ Telaah Staf yg telah didisposisi

6. Jika "Ditolak" - berkas surat 10 menit - Surat Penolakan dari Kepala Dinas

Kebersihan dan Pertamanan - Membuat Surat Penolakan dari Kepala Dinas

Kebersihan dan Pertamanan beserta alasannya

- Nota Dinas/ Telaah Staf yg telah didisposisi

SOP Pelayanan Pemasangan Lampu PJU 2

(4)

Pemohon Bidang PJU dan DK

Kepala

Dinas KELENGKAPAN WAKTU OUTPUT

PELAYANAN PEMINDAHAN LAMPU PJU

NO. KEGIATAN

PELAKSANA MUTU BAKU

KETERANGAN dan DK Dinas

1. berkas surat 5 menit berkas surat

- Kartu Identitas (KTP) pemohon

- Gambar Denah Lokasi tiang PJU - Nomor telpon pemohon - Jumlah titik lampu dan daya

Pemohon membuat Surat Permohonan kepada Walikota melalui Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan beserta persyaratan berikut:

- Jumlah titik lampu dan daya

- Surat Pernyataan kesediaan menanggung seluruh biaya yang timbul selama proses pemindahan lampu PJU

2. - Memeriksa dan memahami berkas surat 15 menit - berkas surat

- Memberikan disposisi - Lembar disposisi

3. - Survey Lapangan - berkas surat 2 hari - berkas surat

- Menyusunan Laporan Hasil Survey Lapangan - Lembar disposisi - Nota Dinas/ Telaah Staf

- Menyusunan Laporan Hasil Survey Lapangan - Lembar disposisi - Nota Dinas/ Telaah Staf

4. - Memeriksa, memahami dan memutuskan - berkas surat 2 hari - berkas surat

- Memberikan disposisi - Nota Dinas/ Telaah Staf - Nota Dinas/ Telaah Staf yg telah

didisposisi

5. Jika "Disetujui" - berkas surat 10 menit - Surat Persetujuan dari Kepala Dinas

Kebersihan dan Pertamanan - Membuat Surat Persetujuan dari Kepala Dinas

Kebersihan dan Pertamanan dan Surat dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Malang kepada

- Nota Dinas/ Telaah Staf yg telah didisposisi

- Surat dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Malang kepada rekanan yang ditunjuk

Kebersihan dan Pertamanan Kota Malang kepada rekanan yang ditunjuk untuk melakukan proses pemindahan tiang PJU

6. Jika "Ditolak" - berkas surat 10 menit - Surat Penolakan dari Kepala Dinas

Kebersihan dan Pertamanan - Membuat Surat Penolakan dari Kepala Dinas

Kebersihan dan Pertamanan beserta alasannya

- Nota Dinas/ Telaah Staf yg telah didisposisi

(5)

Pemohon Bidang PJU dan DK

Kepala

Dinas KELENGKAPAN WAKTU OUTPUT

1.a) Pemohon membuat Surat Permohonan kepada Walikota berkas surat 5 menit berkas surat

melalui Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan beserta

PELAYANAN PENGALIHAN TAGIHAN REKENING PJU WARGA KE REKENING PEMKOT

NO.

PELAKSANA MUTU BAKU

KETERANGAN KEGIATAN

- Permohonan diajukan oleh penanggung jawab (Ketua RT/RW/Lurah)

- Kartu Identitas (KTP) penanggung jawab - Gambar Denah Lokasi

- Jumlah titik lampu dan daya - Nomor telpon penanggung jawab

- Bukti pembayaran rekening listrik (rekening listrik PJU yang akan dialihkan ke rekening Pemkot) oleh warga atau melalui Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan beserta persyaratan berikut:

akan dialihkan ke rekening Pemkot) oleh warga atau penanggung jawab selama 3 bulan berturut-turut

2. - Memeriksa dan memahami berkas surat 15 menit - berkas surat

- Memberikan disposisi - Lembar disposisi

SOP Pelayanan Pengalihan Tagihan Rekening PJU 1

(6)

Pemohon Bidang PJU dan DK

Kepala Dinas

Bendaharawan

Barang (Gudang) KELENGKAPAN WAKTU OUTPUT

PELAYANAN PERBAIKAN LAMPU PJU DAN DEKORASI KOTA

NO. KEGIATAN

PELAKSANA MUTU BAKU

KETERANGAN Pemohon

dan DK Dinas Barang (Gudang) KELENGKAPAN WAKTU OUTPUT

1. berkas surat 5 menit berkas surat

- Nama - Alamat

- Nomor Telepon

- Lokasi PJU atau Dekorasi Kota yang padam atau mengalami gangguan

2. - Survey Lapangan berkas surat 1 hari - berkas surat

Pengaduan masyarakat secara tertulis/ telepon dengan menyampaikan data:

2. - Survey Lapangan berkas surat 1 hari - berkas surat

- Menyusunan Laporan Hasil Survey Lapangan - Nota Dinas/ Telaah Staf

3. - Memeriksa, memahami dan memutuskan - berkas surat 15 menit - berkas surat

- Memberikan disposisi - Nota Dinas/ Telaah Staf - Nota Dinas/ Telaah Staf yg

telah didisposisi

4. Jika "Disetujui" - berkas surat 10 menit - Surat Tugas

- Membuat Surat Tugas - Nota Dinas/ Telaah Staf yg

telah didisposisi

- Bon Barang

- Membuat Surat Perintah Mengeluarkan Barang

5. Mengeluarkan barang dari gudang - Bon Barang 10 menit - Barang yang diperlukan

5. Mengeluarkan barang dari gudang - Bon Barang 10 menit - Barang yang diperlukan

6. Melaksanakan perbaikan - Surat Tugas 1 hari Lampu PJU dan Dekorasi Kota

yang telah diperbaiki - Barang yang diperlukan

(7)

1

STANDAR PELAYANAN PEMASANGAN LAMPU PJU

A. PENDAHULUAN

Dinas Kebersihan dan Pertamanan adalah salah satu Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Lingkungan Pemerintah Kota Malang. Eksistensi Dinas Kebersihan dan Pertamanan ini didasarkan Peraturan Daerah Kota Malang Nomor 6 Tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Satuan Kerja Daerah Kota Malang Bab III Pasal 2.

Dinas Kebersihan dan Pertamanan melaksanakan tugas pokok penyusunan dan pelaksanaan kebijakan urusan pemerintahan daerah di bidang kebersihan dan pertamanan.

Dalam melaksanakan tugas di atas Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Malang menyelenggarakan fungsi :

1. Perumusan dan pelaksanaan kebijakan teknis di bidang kebersihan, pertamanan, penerangan jalan umum dan dekorasi kota serta pemakaman;

2. Penyusunan perencanaan dan pelaksanaan program di bidang kebersihan, pertamanan, penerangan jalan umum dan dekorasi kota serta pemakaman;

3. Pelaksanaan, pengelolaan dan pengawasan serta penyuluhan di bidang kebersihan, pertamanan, penerangan jalan umum dan dekorasi kota serta pemakaman;

4. Pengelolaan air limbah dan lumpur tinja;

5. Pelaksanaan fasilitas dan peningkatan peran serta masyarakat dalam penyediaan lahan kebersihan, pertamanan, penerangan jalan umum dan dekorasi kota serta pemakaman;

6. Pemberian pertimbangan teknis perizinan di bidang kebersihan, pertamanan, penerangan jalan umum dan dekorasi kota serta pemakaman;

7. Pemberian dan pencabutan perizinan di bidang kebersihan, pertamanan, penerangan jalan umum dan dekorasi kota serta pemakaman yang menjadi kewenangannya;

8. Pelaksanaan penyidikan tindak pidana pelanggaran di bidang kebersihan, pertamanan, penerangan jalan umum dan dekorasi kota serta pemakaman sesuai dengan ketentuan perundang-undangan;

9. Pelaksanaan pembelian/pengadaan atau pembangunan asset tetap berwujud yang akan digunakan dalam rangka penyelengaraan tugas pokok dan fungsi;

10. Pelaksanaan pemeliharaan barang milik daerah yang digunakan dalam rangka penyelenggaraan tugas pokok dan fungsi;

11. Pelaksanaan kebijakan pengelolaan barang milik daerah yang berada dalam penguasaannya;

12. Pelaksanaan pendataan potensi retribusi daerah;

13. Pelaksanaan pemungutan penerimaan bukan pajak daerah;

14. Pengelolaan administrasi umum meliputi penyusunan program, ketatalaksanaan, ketatausahaan, keuangan, kepegawaian, rumah tangga, perlengkapan, kehumasan, kepustakaan dan kearsipan;

15. Pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM);

16. Penyusunan dan pelaksanaan Standar Pelayanan Publik (SPP) dan Standar Operasional dan Prosedur (SOP);

17. Pelaksanaan pengukuran Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) dan/atau pelaksanaan pengumpulan pendapat pelanggan secara periodic yang bertujuan untuk memperbaiki kualitas layanan;

18. Pengelolaan pengaduan masyarakat di bidang kebersihan, pertamanan, penerangan jalan umum dan dekorasi kota serta pemakaman;

19. Penyampaian data hasil pembangunan dan informasi lainnya terkait layanan public secara berkala melalui website Pemerintah Daerah;

20. Pemberdayaan dan pembinaan jabatan fungsional;

21. Penyelenggaraan UPT dan jabatan fungsional;

22. Pengevaluasian dan pelaporan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi.

(8)

2

Dalam menjalankan tugas dan fungsinya, Struktur Organisasi Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Malang, yang terdiri atas:

1. Kepala Dinas;

2. Sekretariat, terdiri dari:

a) Subbagian Penyusunan Program;

b) Subbagian Keuangan;

c) Subbgaian Umum.

3. Bidang Kebersihan, terdiri dari:

a) Seksi Kebersihan dan Retribusi;

b) Seksi Pengangkutan;

c) Seksi Perawatan Kendaraan Operasional.

4. Bidang Penerangan Jalan Umum dan Dekorasi Kota, terdiri dari:

a) Seksi Penerangan Jalan Umum;

b) Seksi Dekorasi Kota.

5. Bidang Pertamanan, terdiri dari:

a) Seksi Taman;

b) Seksi Penghijauan Kota;

c) Seksi Hutan Kota.

6. Bidang Pemakaman, terdiri dari:

a) Seksi Pendataan dan Registrasi ; b) Seksi Penataan dan Perawatan.

7. UPT;

8. Kelompok Jabatan Fungsional B. STANDAR PELAYANAN

Jenis Pelayanan Pemasangan Lampu PJU

No. KOMPONEN URAIAN

1. Dasar Hukum  Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik;

 Peraturan Daerah Kota Malang No. 3 tahun 2003 tentang Pengelolaan Pertamanan Kota dan Dekorasi Kota;

 Peraturan Daerah Kota Malang No. 6 tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas Daerah;

 Peraturan Walikota Malang Nomor 49 Tahun 2012 tentang Uraian Tugas Pokok, Fungsi dan Tata Kerja Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Malang;

 Keputusan Walikota Malang No. 87 tentang Tata Cara Pemasangan Lampu Jalan dan Dekorasi Kota.

2. Persyaratan Pelayanan

1. Permohonan diajukan oleh penanggung jawab (Ketua RT/RW/Lurah)

2. Kartu Identitas (KTP) penangung jawab;

3. Jumlah titik lampu dan daya;

4. Gambar Denah Lokasi;

5. Nomor telpon penangung jawab;

6. Surat Pernyataan kesediaan menanggung :

a. Pembayaran Biaya Penyambungan (BP) dan Uang Jaminan Langganan (UJL) Kepada PT. PLN (persero) Distribusi Jawa Timur Pelayanan Malang.

b. Menyediakan dan memasang jaringan penerangan sendiri, peralatan lampu dan lain-lain yang berkaitan dengan pemasangan lampu penerangan jalan.

(9)

3

No. KOMPONEN URAIAN

3. Sistem,

mekanisme dan prosedur

1. Pemohon membuat Surat Permohonan kepada Walikota melalui Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan beserta persyaratannya;

2. Kepala Dinas memeriksa, memahami dan member disposisi, kemudian diserahkan kepada Kepala Bidang PJU dan DK;

3. Bidang PJU dan DK melakukan survey lapangan dan menyusun Laporan Hasil Survey Lapangan dan diserahkan kepada Kepala Dinas.

4. Kepala Dinas memeriksa, memahami, memutuskan dan memberikan disposisi “disetujui atau ditolak”.

5. Jika "Disetujui"

Membuat Surat Persetujuan dari Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan dan pelaksanaan dikerjakan oleh Instalatir dan diawasi oleh Konsuil dan Petugas Bidang PJU dan DK

6. Jika "Ditolak"

Membuat Surat Penolakan dari Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan beserta alasannya

Prosedur Pelayanan

4. Jangka waktu penyelesaian

5 (lima) hari kerja.

5. Biaya/tarif Tidak dipungut biaya.

6. Produk Pelayanan

Surat, Dokumen, Laporan, Dokumentasi 7. Sarana,

prasarana dan/atau fasilitas

1. Data dan Informasi, 2. Disposisi.

Pemohon

Subbag.Umum

Kepala Dinas

Kabid PJU dan DK

Kepala Dinas Ya

Tidak

Instalatir

Pemohon Tidak Ya

Kabid PJU dan DK

(10)

4

No. KOMPONEN URAIAN

8. Kompetensi Pelaksana

1. Memahami Data dan Informasi yang diperlukan;

2. Mampu mengidentifikasi, mengumpulkan dan menyajikan data dan informasi dengan baik;

9. Pengawasan Internal

1. Dilakukan oleh Atasan Langsung,

2. Konsisten dalam memberikan teguran dan sanksi.

10. Penanganan pengaduan, saran, dan masukan

1. Melalui kotak saran,

2. Dibentuk tim/petugas khusus pengaduan, saran, dan masukan.

11. Jumlah Pelaksana

Jumlah sesuai tingkat kebutuhan data dan informasi.

12. Jaminan Pelayanan

Diwujudkan dalam kualitas proses layanan dan produk layanan yang didukung oleh petugas yang berkompeten di bidang tugasnya dengan perilaku pelayanan yang terampil, cepat, tepat, dan santun.

13. Jaminan keamanan dan keselamatan pelayanan

1. Keamanan data dan informasi dijamin sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

2. Disposisi dibubuhi tanda tangan, sehingga dijamin keasliannya;

3. Kompetensi Analis yang ditugaskan dijamin kehandalannya.

14. Evaluasi kinerja pelaksana

Evaluasi kinerja pelayanan dilakukan melalui pengukuran penerapan 14 komponen standar pelayanan yang dilakukan sekurang-kurangnya setiap 1 (satu) tahun.

(11)

1

STANDAR PELAYANAN PEMINDAHAN LAMPU PJU

A. PENDAHULUAN

Dinas Kebersihan dan Pertamanan adalah salah satu Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Lingkungan Pemerintah Kota Malang. Eksistensi Dinas Kebersihan dan Pertamanan ini didasarkan Peraturan Daerah Kota Malang Nomor 6 Tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Satuan Kerja Daerah Kota Malang Bab III Pasal 2.

Dinas Kebersihan dan Pertamanan melaksanakan tugas pokok penyusunan dan pelaksanaan kebijakan urusan pemerintahan daerah di bidang kebersihan dan pertamanan.

Dalam melaksanakan tugas di atas Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Malang menyelenggarakan fungsi :

1. Perumusan dan pelaksanaan kebijakan teknis di bidang kebersihan, pertamanan, penerangan jalan umum dan dekorasi kota serta pemakaman;

2. Penyusunan perencanaan dan pelaksanaan program di bidang kebersihan, pertamanan, penerangan jalan umum dan dekorasi kota serta pemakaman;

3. Pelaksanaan, pengelolaan dan pengawasan serta penyuluhan di bidang kebersihan, pertamanan, penerangan jalan umum dan dekorasi kota serta pemakaman;

4. Pengelolaan air limbah dan lumpur tinja;

5. Pelaksanaan fasilitas dan peningkatan peran serta masyarakat dalam penyediaan lahan kebersihan, pertamanan, penerangan jalan umum dan dekorasi kota serta pemakaman;

6. Pemberian pertimbangan teknis perizinan di bidang kebersihan, pertamanan, penerangan jalan umum dan dekorasi kota serta pemakaman;

7. Pemberian dan pencabutan perizinan di bidang kebersihan, pertamanan, penerangan jalan umum dan dekorasi kota serta pemakaman yang menjadi kewenangannya;

8. Pelaksanaan penyidikan tindak pidana pelanggaran di bidang kebersihan, pertamanan, penerangan jalan umum dan dekorasi kota serta pemakaman sesuai dengan ketentuan perundang-undangan;

9. Pelaksanaan pembelian/pengadaan atau pembangunan asset tetap berwujud yang akan digunakan dalam rangka penyelengaraan tugas pokok dan fungsi;

10. Pelaksanaan pemeliharaan barang milik daerah yang digunakan dalam rangka penyelenggaraan tugas pokok dan fungsi;

11. Pelaksanaan kebijakan pengelolaan barang milik daerah yang berada dalam penguasaannya;

12. Pelaksanaan pendataan potensi retribusi daerah;

13. Pelaksanaan pemungutan penerimaan bukan pajak daerah;

14. Pengelolaan administrasi umum meliputi penyusunan program, ketatalaksanaan, ketatausahaan, keuangan, kepegawaian, rumah tangga, perlengkapan, kehumasan, kepustakaan dan kearsipan;

15. Pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM);

16. Penyusunan dan pelaksanaan Standar Pelayanan Publik (SPP) dan Standar Operasional dan Prosedur (SOP);

17. Pelaksanaan pengukuran Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) dan/atau pelaksanaan pengumpulan pendapat pelanggan secara periodic yang bertujuan untuk memperbaiki kualitas layanan;

18. Pengelolaan pengaduan masyarakat di bidang kebersihan, pertamanan, penerangan jalan umum dan dekorasi kota serta pemakaman;

19. Penyampaian data hasil pembangunan dan informasi lainnya terkait layanan public secara berkala melalui website Pemerintah Daerah;

20. Pemberdayaan dan pembinaan jabatan fungsional;

21. Penyelenggaraan UPT dan jabatan fungsional;

22. Pengevaluasian dan pelaporan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi.

Dalam menjalankan tugas dan fungsinya, Struktur Organisasi Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Malang, yang terdiri atas:

(12)

2 1. Kepala Dinas;

2. Sekretariat, terdiri dari:

a) Subbagian Penyusunan Program;

b) Subbagian Keuangan;

c) Subbgaian Umum.

3. Bidang Kebersihan, terdiri dari:

a) Seksi Kebersihan dan Retribusi;

b) Seksi Pengangkutan;

c) Seksi Perawatan Kendaraan Operasional.

4. Bidang Penerangan Jalan Umum dan Dekorasi Kota, terdiri dari:

a) Seksi Penerangan Jalan Umum;

b) Seksi Dekorasi Kota.

5. Bidang Pertamanan, terdiri dari:

a) Seksi Taman;

b) Seksi Penghijauan Kota;

c) Seksi Hutan Kota.

6. Bidang Pemakaman, terdiri dari:

a) Seksi Pendataan dan Registrasi ; b) Seksi Penataan dan Perawatan.

7. UPT;

8. Kelompok Jabatan Fungsional B. STANDAR PELAYANAN

Jenis Pelayanan Pemindahan Lampu PJU

No. KOMPONEN URAIAN

1. Dasar Hukum  Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik;

 Peraturan Daerah Kota Malang No. 3 tahun 2003 tentang Pengelolaan Pertamanan Kota dan Dekorasi Kota;

 Peraturan Daerah Kota Malang No. 6 tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas Daerah;

 Peraturan Walikota Malang Nomor 49 Tahun 2012 tentang Uraian Tugas Pokok, Fungsi dan Tata Kerja Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Malang;

 Keputusan Walikota Malang No. 87 tentang Tata Cara Pemasangan Lampu Jalan dan Dekorasi Kota.

2. Persyaratan Pelayanan

1. Kartu Identitas (KTP) pemohon;

2. Gambar Denah Lokasi tiang PJU;

3. Nomor telpon pemohon;

4. Jumlah titik lampu dan daya;

5. Surat Pernyataan kesediaan menanggung seluruh biaya yang timbul selama proses pemindahan lampu PJU.

No. KOMPONEN URAIAN

3. Sistem, 1. Pemohon membuat Surat Permohonan kepada Walikota

(13)

3 mekanisme dan

prosedur

melalui Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan beserta persyaratannya;

2. Kepala Dinas memeriksa, memahami dan member disposisi, kemudian diserahkan kepada Kepala Bidang PJU dan DK;

3. Bidang PJU dan DK melakukan survey lapangan dan menyusun Laporan Hasil Survey Lapangan dan diserahkan kepada Kepala Dinas.

4. Kepala Dinas memeriksa, memahami, memutuskan dan memberikan disposisi “disetujui atau ditolak”.

5. Jika "Disetujui"

Membuat Surat Persetujuan dari Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan dan Surat dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Malang kepada rekanan yang ditunjuk untuk melakukan proses pemindahan tiang PJU

6. Jika "Ditolak"

Membuat Surat Penolakan dari Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan beserta alasannya

Prosedur Pelayanan

4. Jangka waktu penyelesaian

5 (lima) hari kerja.

5. Biaya/tarif Tidak dipungut biaya.

6. Produk Pelayanan

Surat, Dokumen, Laporan, Dokumentasi 7. Sarana,

prasarana dan/atau fasilitas

1. Data dan Informasi, 2. Disposisi.

No. KOMPONEN URAIAN

8. Kompetensi 1. Memahami Data dan Informasi yang diperlukan;

Pemohon

Subbag.Umum

Kepala Dinas

Kabid PJU dan DK

Kepala Dinas Ya

Tidak

Rekanan (Pihak ke-3)

Pemohon Tidak Ya

(14)

4

Pelaksana 2. Mampu mengidentifikasi, mengumpulkan dan menyajikan data dan informasi dengan baik;

9. Pengawasan Internal

1. Dilakukan oleh Atasan Langsung,

2. Konsisten dalam memberikan teguran dan sanksi.

10. Penanganan pengaduan, saran, dan masukan

1. Melalui kotak saran,

2. Dibentuk tim/petugas khusus pengaduan, saran, dan masukan.

11. Jumlah Pelaksana

Jumlah sesuai tingkat kebutuhan data dan informasi.

12. Jaminan Pelayanan

Diwujudkan dalam kualitas proses layanan dan produk layanan yang didukung oleh petugas yang berkompeten di bidang tugasnya dengan perilaku pelayanan yang terampil, cepat, tepat, dan santun.

13. Jaminan keamanan dan keselamatan pelayanan

1. Keamanan data dan informasi dijamin sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

2. Disposisi dibubuhi tanda tangan, sehingga dijamin keasliannya;

3. Kompetensi Analis yang ditugaskan dijamin kehandalannya.

14. Evaluasi kinerja pelaksana

Evaluasi kinerja pelayanan dilakukan melalui pengukuran penerapan 14 komponen standar pelayanan yang dilakukan sekurang-kurangnya setiap 1 (satu) tahun.

(15)

1

STANDAR PELAYANAN PENGALIHAN TAGIHAN REKENING PJU WARGA KE REKENING PEMKOT

A. PENDAHULUAN

Dinas Kebersihan dan Pertamanan adalah salah satu Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Lingkungan Pemerintah Kota Malang. Eksistensi Dinas Kebersihan dan Pertamanan ini didasarkan Peraturan Daerah Kota Malang Nomor 6 Tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Satuan Kerja Daerah Kota Malang Bab III Pasal 10.

Berdasarkan Pasal ini dinyatakan bahwa Dinas Kebersihan dan Pertamanan melaksanakan tugas pokok penyusunan dan pelaksanaan kebijakan urusan pemerintahan daerah di bidang kebersihan dan pertamanan.

Dalam melaksanakan tugas di atas Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Malang menyelenggarakan fungsi :

1. Perumusan dan pelaksanaan kebijakan teknis di bidang kebersihan, pertamanan, penerangan jalan umum dan dekorasi kota serta pemakaman;

2. Penyusunan perencanaan dan pelaksanaan program di bidang kebersihan, pertamanan, penerangan jalan umum dan dekorasi kota serta pemakaman;

3. Pelaksanaan, pengelolaan dan pengawasan serta penyuluhan di bidang kebersihan, pertamanan, penerangan jalan umum dan dekorasi kota serta pemakaman;

4. Pengelolaan air limbah dan lumpur tinja;

5. Pelaksanaan fasilitas dan peningkatan peran serta masyarakat dalam penyediaan lahan kebersihan, pertamanan, penerangan jalan umum dan dekorasi kota serta pemakaman;

6. Pemberian pertimbangan teknis perizinan di bidang kebersihan, pertamanan, penerangan jalan umum dan dekorasi kota serta pemakaman;

7. Pemberian dan pencabutan perizinan di bidang kebersihan, pertamanan, penerangan jalan umum dan dekorasi kota serta pemakaman yang menjadi kewenangannya;

8. Pelaksanaan penyidikan tindak pidana pelanggaran di bidang kebersihan, pertamanan, penerangan jalan umum dan dekorasi kota serta pemakaman sesuai dengan ketentuan perundang-undangan;

9. Pelaksanaan pembelian/pengadaan atau pembangunan asset tetap berwujud yang akan digunakan dalam rangka penyelengaraan tugas pokok dan fungsi;

10. Pelaksanaan pemeliharaan barang milik daerah yang digunakan dalam rangka penyelenggaraan tugas pokok dan fungsi;

11. Pelaksanaan kebijakan pengelolaan barang milik daerah yang berada dalam penguasaannya;

12. Pelaksanaan pendataan potensi retribusi daerah;

13. Pelaksanaan pemungutan penerimaan bukan pajak daerah;

14. Pengelolaan administrasi umum meliputi penyusunan program, ketatalaksanaan, ketatausahaan, keuangan, kepegawaian, rumah tangga, perlengkapan, kehumasan, kepustakaan dan kearsipan;

15. Pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM);

16. Penyusunan dan pelaksanaan Standar Pelayanan Publik (SPP) dan Standar Operasional dan Prosedur (SOP);

17. Pelaksanaan pengukuran Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) dan/atau pelaksanaan pengumpulan pendapat pelanggan secara periodic yang bertujuan untuk memperbaiki kualitas layanan;

18. Pengelolaan pengaduan masyarakat di bidang kebersihan, pertamanan, penerangan jalan umum dan dekorasi kota serta pemakaman;

19. Penyampaian data hasil pembangunan dan informasi lainnya terkait layanan public secara berkala melalui website Pemerintah Daerah;

20. Pemberdayaan dan pembinaan jabatan fungsional;

21. Penyelenggaraan UPT dan jabatan fungsional;

22. Pengevaluasian dan pelaporan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi.

(16)

2

Dalam menjalankan tugas dan fungsinya, Struktur Organisasi Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Malang, yang terdiri atas:

1. Kepala Dinas;

2. Sekretariat, terdiri dari:

a) Subbagian Penyusunan Program;

b) Subbagian Keuangan;

c) Subbgaian Umum.

3. Bidang Kebersihan, terdiri dari:

a) Seksi Kebersihan dan Retribusi;

b) Seksi Pengangkutan;

c) Seksi Perawatan Kendaraan Operasional.

4. Bidang Penerangan Jalan Umum dan Dekorasi Kota, terdiri dari:

a) Seksi Penerangan Jalan Umum;

b) Seksi Dekorasi Kota.

5. Bidang Pertamanan, terdiri dari:

a) Seksi Taman;

b) Seksi Penghijauan Kota;

c) Seksi Hutan Kota.

6. Bidang Pemakaman, terdiri dari:

a) Seksi Pendataan dan Registrasi ; b) Seksi Penataan dan Perawatan.

7. UPT;

8. Kelompok Jabatan Fungsional B. STANDAR PELAYANAN

Jenis Pelayanan Pengalihan Tagihan Rekening PJU Warga ke Rekening Pemkot

No. KOMPONEN URAIAN

1. Dasar Hukum  Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik;

 Peraturan Daerah Kota Malang No. 3 tahun 2003 tentang Pengelolaan Pertamanan Kota dan Dekorasi Kota;

 Peraturan Daerah Kota Malang No. 6 tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas Daerah;

 Peraturan Walikota Malang Nomor 49 Tahun 2012 tentang Uraian Tugas Pokok, Fungsi dan Tata Kerja Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Malang;

 Keputusan Walikota Malang No. 87 tentang Tata Cara Pemasangan Lampu Jalan dan Dekorasi Kota.

2. Persyaratan Pelayanan

1. Permohonan diajukan oleh penanggung jawab (Ketua RT/RW/Lurah);

2. Kartu Identitas (KTP) penanggung jawab;

3. Gambar Denah Lokasi;

4. Jumlah titik lampu dan daya;

5. Nomor telpon penanggung jawab;

6. Bukti pembayaran rekening listrik (rekening listrik PJU yang akan dialihkan ke rekening Pemkot) oleh warga atau penanggung jawab selama 3 bulan berturut-turut.

(17)

3

No. KOMPONEN URAIAN

3. Sistem,

mekanisme dan prosedur

1. Pemohon membuat Surat Permohonan kepada Walikota melalui Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan beserta persyaratannya;

2. Kepala Dinas memberikan petunjuk dan disposisi, kemudian diserahkan kepada Kepala Bidang PJU dan DK;

3. Bidang PJU dan DK melakukan survey lapangan dan menyusun Laporan Hasil Survey Lapangan dan diserahkan kepada Kepala Dinas.

4. Kepala Dinas memeriksa, memahami, memutuskan dan memberikan disposisi “disetujui atau ditolak”.

5. Jika "Disetujui"

Membuat Surat Persetujuan dari Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan dan Surat dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Malang kepada PT. PLN Persero berisi rekomendasi pengalihan pembayaran rekening PJU dari warga (IDPEL dan Lokasi tertera) kepada rekening PEMKOT

6. Jika "Ditolak"

Membuat Surat Penolakan dari Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan beserta alasannya

Prosedur Pelayanan Pemohon

Subbag.Umum

Kepala Dinas

Kabid PJU dan DK

Kepala Dinas Ya

Tidak

PT. PLN Persero

Pemohon Tidak Ya

(18)

4 4. Jangka waktu

penyelesaian

5 (lima) hari kerja.

5. Biaya/tarif Tidak dipungut biaya.

6. Produk Pelayanan

Surat, Dokumen, Laporan, Dokumentasi 7. Sarana,

prasarana dan/atau fasilitas

1. Data dan Informasi, 2. Disposisi.

No. KOMPONEN URAIAN

8. Kompetensi Pelaksana

1. Memahami Data dan Informasi yang diperlukan;

2. Mampu mengidentifikasi, mengumpulkan dan menyajikan data dan informasi dengan baik;

9. Pengawasan Internal

1. Dilakukan oleh Atasan Langsung,

2. Konsisten dalam memberikan teguran dan sanksi.

10. Penanganan pengaduan, saran, dan masukan

1. Melalui kotak saran,

2. Dibentuk tim/petugas khusus pengaduan, saran, dan masukan.

11. Jumlah Pelaksana

Jumlah sesuai tingkat kebutuhan data dan informasi.

12. Jaminan Pelayanan

Diwujudkan dalam kualitas proses layanan dan produk layanan yang didukung oleh petugas yang berkompeten di bidang tugasnya dengan perilaku pelayanan yang terampil, cepat, tepat, dan santun.

13. Jaminan keamanan dan keselamatan pelayanan

1. Keamanan data dan informasi dijamin sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

2. Disposisi dibubuhi tanda tangan, sehingga dijamin keasliannya;

3. Kompetensi Analis yang ditugaskan dijamin kehandalannya.

14. Evaluasi kinerja pelaksana

Evaluasi kinerja pelayanan dilakukan melalui pengukuran penerapan 14 komponen standar pelayanan yang dilakukan sekurang-kurangnya setiap 1 (satu) tahun.

(19)

1

STANDAR PELAYANAN PERBAIKAN LAMPU PJU DAN DEKORASI KOTA

A. PENDAHULUAN

Dinas Kebersihan dan Pertamanan adalah salah satu Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Lingkungan Pemerintah Kota Malang. Eksistensi Dinas Kebersihan dan Pertamanan ini didasarkan Peraturan Daerah Kota Malang Nomor 6 Tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Satuan Kerja Daerah Kota Malang Bab III Pasal 10.

Berdasarkan Pasal ini dinyatakan bahwa Dinas Kebersihan dan Pertamanan melaksanakan tugas pokok penyusunan dan pelaksanaan kebijakan urusan pemerintahan daerah di bidang kebersihan dan pertamanan.

Dalam melaksanakan tugas di atas Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Malang menyelenggarakan fungsi :

1. Perumusan dan pelaksanaan kebijakan teknis di bidang kebersihan, pertamanan, penerangan jalan umum dan dekorasi kota serta pemakaman;

2. Penyusunan perencanaan dan pelaksanaan program di bidang kebersihan, pertamanan, penerangan jalan umum dan dekorasi kota serta pemakaman;

3. Pelaksanaan, pengelolaan dan pengawasan serta penyuluhan di bidang kebersihan, pertamanan, penerangan jalan umum dan dekorasi kota serta pemakaman;

4. Pengelolaan air limbah dan lumpur tinja;

5. Pelaksanaan fasilitas dan peningkatan peran serta masyarakat dalam penyediaan lahan kebersihan, pertamanan, penerangan jalan umum dan dekorasi kota serta pemakaman;

6. Pemberian pertimbangan teknis perizinan di bidang kebersihan, pertamanan, penerangan jalan umum dan dekorasi kota serta pemakaman;

7. Pemberian dan pencabutan perizinan di bidang kebersihan, pertamanan, penerangan jalan umum dan dekorasi kota serta pemakaman yang menjadi kewenangannya;

8. Pelaksanaan penyidikan tindak pidana pelanggaran di bidang kebersihan, pertamanan, penerangan jalan umum dan dekorasi kota serta pemakaman sesuai dengan ketentuan perundang-undangan;

9. Pelaksanaan pembelian/pengadaan atau pembangunan asset tetap berwujud yang akan digunakan dalam rangka penyelengaraan tugas pokok dan fungsi;

10. Pelaksanaan pemeliharaan barang milik daerah yang digunakan dalam rangka penyelenggaraan tugas pokok dan fungsi;

11. Pelaksanaan kebijakan pengelolaan barang milik daerah yang berada dalam penguasaannya;

12. Pelaksanaan pendataan potensi retribusi daerah;

13. Pelaksanaan pemungutan penerimaan bukan pajak daerah;

14. Pengelolaan administrasi umum meliputi penyusunan program, ketatalaksanaan, ketatausahaan, keuangan, kepegawaian, rumah tangga, perlengkapan, kehumasan, kepustakaan dan kearsipan;

15. Pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM);

16. Penyusunan dan pelaksanaan Standar Pelayanan Publik (SPP) dan Standar Operasional dan Prosedur (SOP);

17. Pelaksanaan pengukuran Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) dan/atau pelaksanaan pengumpulan pendapat pelanggan secara periodic yang bertujuan untuk memperbaiki kualitas layanan;

18. Pengelolaan pengaduan masyarakat di bidang kebersihan, pertamanan, penerangan jalan umum dan dekorasi kota serta pemakaman;

19. Penyampaian data hasil pembangunan dan informasi lainnya terkait layanan public secara berkala melalui website Pemerintah Daerah;

20. Pemberdayaan dan pembinaan jabatan fungsional;

21. Penyelenggaraan UPT dan jabatan fungsional;

22. Pengevaluasian dan pelaporan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi.

(20)

2

Dalam menjalankan tugas dan fungsinya, Struktur Organisasi Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Malang, yang terdiri atas:

1. Kepala Dinas;

2. Sekretariat, terdiri dari:

a) Subbagian Penyusunan Program;

b) Subbagian Keuangan;

c) Subbgaian Umum.

3. Bidang Kebersihan, terdiri dari:

a) Seksi Kebersihan dan Retribusi;

b) Seksi Pengangkutan;

c) Seksi Perawatan Kendaraan Operasional.

4. Bidang Penerangan Jalan Umum dan Dekorasi Kota, terdiri dari:

a) Seksi Penerangan Jalan Umum;

b) Seksi Dekorasi Kota.

5. Bidang Pertamanan, terdiri dari:

a) Seksi Taman;

b) Seksi Penghijauan Kota;

c) Seksi Hutan Kota.

6. Bidang Pemakaman, terdiri dari:

a) Seksi Pendataan dan Registrasi ; b) Seksi Penataan dan Perawatan.

7. UPT;

8. Kelompok Jabatan Fungsional B. STANDAR PELAYANAN

Jenis Pelayanan Perbaikan Lampu PJU dan Dekorasi Kota

No. KOMPONEN URAIAN

1. Dasar Hukum  Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik;

 Peraturan Daerah Kota Malang No. 3 tahun 2003 tentang Pengelolaan Pertamanan Kota dan Dekorasi Kota;

 Peraturan Daerah Kota Malang No. 6 tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas Daerah;

 Peraturan Walikota Malang Nomor 49 Tahun 2012 tentang Uraian Tugas Pokok, Fungsi dan Tata Kerja Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Malang;

 Keputusan Walikota Malang No. 87 tentang Tata Cara Pemasangan Lampu Jalan dan Dekorasi Kota.

2. Persyaratan Pelayanan

Permohonan secara tertulis / telepon dengan menyampaikan data :

 Nama, alamat dan nomor telepon pemohon;

 Lokasi PJU atau Dekorasi Kota yang padam atau mengalami gangguan.

3. Sistem,

mekanisme dan prosedur

1. Pemohon melakukan pengaduan secara tertulis / telepon ke Dinas Kebersihan dan Pertamanan dengan menyampaikan data yang dibutuhkan;

2. Bidang PJU dan DK melakukan survey lapangan dan menyusun Laporan Hasil Survey Lapangan dan diserahkan kepada Kepala Dinas.

3. Kepala Dinas memeriksa, memahami, memutuskan dan memberikan disposisi.

4. Bidang PJU dan DK membuat Surat Perintah Mengeluarkan Barang untuk Gudang dan Surat Tugas untuk melaksanakan perbaikan.

(21)

3

No. KOMPONEN URAIAN

Prosedur Pelayanan

4. Jangka waktu penyelesaian

5 (lima) hari kerja.

5. Biaya/tarif Tidak dipungut biaya.

6. Produk Pelayanan

Surat, Dokumen, Laporan, Dokumentasi 7. Sarana,

prasarana dan/atau fasilitas

1. Data dan Informasi, 2. Disposisi.

8. Kompetensi Pelaksana

1. Memahami Data dan Informasi yang diperlukan;

2. Mampu mengidentifikasi, mengumpulkan dan menyajikan data dan informasi dengan baik;

9. Pengawasan Internal

1. Dilakukan oleh Atasan Langsung,

2. Konsisten dalam memberikan teguran dan sanksi.

10. Penanganan pengaduan, saran, dan masukan

1. Melalui kotak saran,

2. Dibentuk tim/petugas khusus pengaduan, saran, dan masukan.

11. Jumlah Pelaksana

Jumlah sesuai tingkat kebutuhan data dan informasi.

12. Jaminan Pelayanan

Diwujudkan dalam kualitas proses layanan dan produk layanan yang didukung oleh petugas yang berkompeten di bidang tugasnya dengan perilaku pelayanan yang terampil, cepat, tepat, dan santun.

13. Jaminan keamanan dan keselamatan pelayanan

1. Keamanan data dan informasi dijamin sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

2. Disposisi dibubuhi tanda tangan, sehingga dijamin keasliannya;

3. Kompetensi Analis yang ditugaskan dijamin kehandalannya.

14. Evaluasi kinerja pelaksana

Evaluasi kinerja pelayanan dilakukan melalui pengukuran penerapan 14 komponen standar pelayanan yang dilakukan sekurang-kurangnya setiap 1 (satu) tahun.

Pemohon

Kepala Dinas Kabid PJU dan DK

Gudang

Pemohon Kabid PJU dan DK

Referensi

Dokumen terkait

Saya merasa selesa dengan pendekatan dakwah yang dilakukan oleh Jemaah Islam Malaysia

Jika ditemuakan cacat retak seperti pada gambar yang diberi lingkarang diatas maka sebelum diberikan dempul berikan lem terlebih dahulu kemudian amplas hingga bekas lem pada

Informasi ini dikumpulkan dengan menggunakan instrumen INT (lampiran 2); (2) Kemampuan penguasaan materi termokimia yang dikumpulkan melalui instrumen kemampuan kimia (lampiran

Kompromi merupakan tindakan adaptif yang dilakukan oleh individu untuk menyelesaikan masalah, lazimnya kompromi dilakukan dengan cara bermusyawarah atau negosiasi untuk menyelesaikan

Menurut Akmad Rohani dan Abu Ahmadi (1991:1) pembelajaran merupakan aktivitas yang sistematis dan terdapat komponen-komponen dimana masing-masing komponen

185 peningkatan peran serta masyarakat di daerah itu sendiri, adalah tidak dapat menghasilkan suatu kondisi yang maksimal, apabila perangkat lunak dan seluruh

Salah satu penyebabnya yang sangat penting adalah tidak adanya struktur yang tetap dapat dijadikan rujukan program pembangunan jangka panjang yang akan dilakukan oleh aktor

Membuat Matriks Perbandingan Alternatif Asisten Praktikum yang Distandarkan Setelah nilai dari matriks perbandingan untuk alternatif asisten praktikum dimasukkan sesuai