Keluarga
Konsumen
Non-Keluarga
a r g e t d e s a i n m e r u p a k a n
T
keluarga dan non keluarga, dalam hal ini m e n c a k u p s e m u a k a l a n g a n y a i t u k a l a n g a n b a w a h hingga atas.Remaja Sekolah
Pasangan
Remaja Usia Kerja
egmen keluarga biasanya memilikikarakter yaitu menghabiskan waktu saat
S
akhir pekan bersama anak-anaknya.Remaja sekolah memiliki karakter suka berkumpul bersama teman-teman d a n a d a p u l a y a n g merayakan ulang tahun bersama.
P a s a n g a n b i a s a n y a datang untuk makan serta s e k e d a r m e n g o b r o l m e n g h a b i s k a n w a k t u bersama.
Remaja usia kuliah/kerja b i a s a n y a j u g a s u k a berkumpul bersama rekan kerja, meeting ataupun m e n g e r j a k a n t u g a s sehingga membutuhkan koneksi internet.
ENTRANCE COUNTER KUE TOILET
SEATING AREA SEATING AREA SEATING AREA
Pada gerainya, mokko factory terbagi menjadi 3 area service yaitu area counter donut, area yoghurt dan area coffee.
Area Yoghurt menyediakan produk berupa yoghurt dengan macam-macam pilihan rasa.
Area Cofee menyediakan produk berupa beverages (minuman) yang terbuat dari bahan dasar kopi.
MOKKO FACTORY merupakan sebuah outlet yang menawarkan donut, coffee, dan yoghurt. Sejak pertama kali dibuka di Mal Ciputra, Semarang pada 2009, saat ini Mokko Factory telah memiliki 18 gerai yang tersebar di seluruh Indonesia.
Mokko Factory memiliki strategi untuk membuka gerai di mal dibandingkan gerai stand alone untuk memperkuat brand terlebih dahulu.
Pada perkembangannya gerainya mokko factory akan berfokus pada 3 tema yaitu factory, butik, dan garden.
Berikut ini adalah beberapa analisa terhadap gerai mokko factory di beberapa lokasi:
Mokko Factory Sidoarjo Town Square
Area Counter Area Duduk
Area Duduk Mokko factory di Sidoarjo Town Square mengaplikasikan
tema garden di dalam suasana interiornya sehingga tercipta suasana yang nyaman. Dilihat secara keseluruhan, gaya yang terdapat pada gerai ini adalah modern.
Desain meja counter dapat m e n j a d i d a y a t a r i k b a g i pengunjung. Tidak adanya arahan sirkulasi membebaskan pengunjung untuk datang dari arah manapun.
Sign yang menunjukkan brand Mokko Factory sudah cukup komunikatif dan d a p a t m e m b e r i k a n i n f o r m a s i b a g i pengunjung keberadaan outlet dan produk tersebut.
Pengolahan plafon pada area duduk m e m b e r i k k a n k e s a n d r a m a t i s d a n menambah nilai estetika.
Kolom bangunan di desain dengan mengikuti tema interior outlet yaitu dengan material kayu sehingga menjadi suatu kesatuan yang baik.
Berikut ini adalah beberapa analisa terhadap gerai mokko factory di beberapa lokasi:
Mokko Factory Royal Plaza Surabaya
Area Counter Area Duduk
Area Dapur Mokko factory di Royal Plaza Surabaya ini mengaplikasikan
tema butik di dalam suasana interiornya. Hal ini dapat terlihat dari pemilihan warna dan bentukan-bentukan yang feminim dan cantik khas butik.
D i k a r e n a k a n a r e a y a n g terbatas, desain area counter berhadapan dengan area d u d u k s e h i n g g a k u r a n g memberi kenyamanan sirkulasi
bila pengunjung sedang ramai. Permainan motif yang anggun memberi kesan “girlie” dan feminim pada gerai mokko factory ini. Pengolahan plafon cukup memberi sentuhan estetis yaitu dengan bentuk lengkung dan warna yang bersih. Serta adanya lampu gantung menambah kesan klasik yang feminim.
Sign yang menunjukkan brand Mokko Factory terdapat pada e n t r a n c e o u t l e t s e h i n g g a sangat komunikatif.
Area produksi/dapur yang berkonsep terbuka dengan penyekat kaca sehingga dapat dilihat oleh pengunjung terdapat di sebelah area counter.
Steak 21 merupakan sebuah restoran yang menawarkan produk berupa steak. Didirikan sejak 1999 dan sampai sekarang Steak 21 sedikitnya mempunyai 10 cabang.
Berikut ini adalah analisa dari segi interior restoran steak 21di Carrefour Lebak Bulus :
Entrance Door Area Duduk
Lokasi restoran steak 21 yang berada di Carrefour ini menjadikan pemikiran target desain yaitu “ayah” yang biasanya tidak tertarik untuk ikut berbelanja, serta keluarga yang penat sehabis berbelanja. Desain yang ada juga dibuat agar sesuai dengan kelas target, yaitu tidak terkesan mahal atau ekslusif melainkan ramah, hangat dan m e n a r i k p a r a p e n g u n j u n g supermarket.
Secara keseluruhan, dapat dilihat bahwa suasana interior yang ada yaitu modern dengan sentuhan klasik. Hal ini dapat terlihat dari adanya wallpanel kayu dengan lampu dinding bergaya klasik.
Pilar yang merupakan kolom bangunan disamarkan dengan menjadikannya seperti pohon dari susunan kayu-kayu jati sehingga menjadi elemen estetis yang menarik di tengah ruangan.
M u r a l y a n g a d a p a d a d i n d i n g m e n g h a d i r k a n semangat jiwa muda yang tinggal di kota besar. Mural ini memberikan sentuhan Art pada restoran ini.
Steak 21 merupakan sebuah restoran yang menawarkan produk berupa steak. Didirikan sejak 1999 dan sampai sekarang Steak 21 sedikitnya mempunyai 10 cabang.
Berikut ini adalah analisa dari segi interior restoran steak 21di Carrefour Lebak Bulus :
Entrance Door Area Duduk
Lokasi restoran steak 21 yang berada di Carrefour ini menjadikan pemikiran target desain yaitu “ayah” yang biasanya tidak tertarik untuk ikut berbelanja, serta keluarga yang penat sehabis berbelanja. Desain yang ada juga dibuat agar sesuai dengan kelas target, yaitu tidak terkesan mahal atau ekslusif melainkan ramah, hangat dan m e n a r i k p a r a p e n g u n j u n g supermarket.
Secara keseluruhan, dapat dilihat bahwa suasana interior yang ada yaitu modern dengan sentuhan klasik. Hal ini dapat terlihat dari adanya wallpanel kayu dengan lampu dinding bergaya klasik.
Pilar yang merupakan kolom bangunan disamarkan dengan menjadikannya seperti pohon dari susunan kayu-kayu jati sehingga menjadi elemen estetis yang menarik di tengah ruangan.
M u r a l y a n g a d a p a d a d i n d i n g m e n g h a d i r k a n semangat jiwa muda yang tinggal di kota besar. Mural ini memberikan sentuhan Art pada restoran ini.
Berikut ini adalah analisa restoran Iga Bakar dan Steak Sidoarjo cabang Surabaya :
Entrance Door Pelayanan pada restoran ini bersifat t a b l e s e r v i c e y a i t u p e g a w a i menghampiri meja untuk menerima pesanan konsumen.
Penataan dan suasana interior pada restoran ini masih sangat minim, terlihat dari elemen interior yang belum diolah dan kurangnya estetika.
Dapur atau area service pengolahan steak terdapat di area depan restoran. Hal ini merupakan pilihan yang tepat karena partikel atau asap saat memasak tidak mengganggu area duduk. Akan tetapi dapat lebih praktis jika menggunakan kitchen exhaust fan.
ga bakar dan steak sidoarjo merupakan salah satu resto yang menawarkan menu
I
steak. Dilihat dari range harga yang ditawarkan restoran ini, target konsumennya adalah kalangan menengah.1. Entrance
2. Counter Service Area
5. Smoking Area 6. Toilet Konsumen 7. Mini stage 9. Musholla 10. Cupcake Kitchen 11. BBQ Kitchen
12. Gudang bahan makanan
3. Cashier 4. Seating Area P U B L I K SEMI PRIVAT P R I V A T Berhubungan Langsung Berdekatan Tidak berhubungan Publik Semi Privat Privat K E T E R A N G A N
15. Ruang Istirahat Karyawan 14. Toilet Karyawan 13. Kantor
Diagram Matriks
Bubble Diagram
K E T E R A N G A N Sirkulasi Pengunjung/konsumen Sirkulasi Karyawan Pos Satpam Area Parkir Seating Area Mini Stage Cashier BBQ Kitchen Cupcake Kitchen Ruang Istirahat Karyawan Toilet Karyawan ENTRANCE Toilet Konsumen Area Display Kue Smoking Area Loading Dock Gudang Kantor
K E T E R A N G A N
PENGUNJUNG