• Tidak ada hasil yang ditemukan

BENTUK - BENTUK IDEAL PADA SEMIRING ( ( ) )

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BENTUK - BENTUK IDEAL PADA SEMIRING ( ( ) )"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

1

Jurusan Matematika FMIPA ITS Surabaya

ABSTRAK. Diberikan R semiring dan I himpunan bagian dari R maka I

disebut ideal pada R jika dan maka dan Pada semiring terdapat jenis-jenis ideal dimana pengertian jenis-

jenis ideal tersebut identik dengan jenis – jenis ideal pada ring. Pada semiring ( ) telah diperoleh bentuk – bentuk ideal substraktif, Q-ideal, Ideal semiprima dan ideal primary. Pada paper ini akan ditunjukkan bentuk – bentuk ideal substraktif, Q-ideal, Ideal semiprima dan ideal primary pada semiring ( ( ) ) dimana ( ) merupakan himpunan matriks berukuran nxn atas bilangan bulat taknegatif

Kata Kunci : ideal substraktif, Q-ideal, Ideal semiprima dan ideal primary

1. PENDAHULUAN

Pada saat ini banyak paper yang membahas tentang semiring serta jenis-jenis ideal pada semiring. Pada paper Gupta & Chaudhari [2] telah menunjukkan bentuk ideal prima pada semiring ( ) Selanjutnya pada paper Setyawati [3] menunjukkan bentuk ideal prima pada semiring( ( ) ). Dari hasil ini, tahun, Setyawati dkk [4] melanjutkan untuk menunjukkan bentuk – bentuk ideal pada semiring ( ) yaitu ideal substraktif, Q-ideal, Ideal semiprima dan ideal primary. Pada paper ini akan ditunjukkan bentuk – bentuk ideal yaitu ideal substraktif, Q-ideal, Ideal semiprima dan ideal primary pada semiring ( ( ) ) dimana ( ) merupakan himpunan matriks berukuran nxn atas bilangan bulat taknegatif . Himpunan ( ) merupakan generalisasi dari himpunan ..

2. TINJAUANPUSTAKA

Sebelumnya akan diberikan beberapa definisi yang akan digunakan untuk membahas bentuk – bentuk ideal pada semiring ( ). Berikut ini akan diberikan definisi dari semiring yang merupakan generalisasi dari ring dimana terhadap operasi penjumlahan elemennya tidak memiliki invers

Definisi 2.1

Himpunan tak kosong terhadap operasi biner + dan ditulis ( ) disebut semiring jika

(i) ( ) bersifat assosiatif, komutatif dan mempunyai elemen identitas 0 (ii) ( ) bersifat assosiatif

(iii) ( ) bersifat distributive

Selanjutnya akan diberikan definisi ideal dan jenis – jenis ideal pada semiring yang identik dengan pengertian pada ring

(2)

Seminar Nasional Matematika 2014 2 Prosiding

Diberikan semiring dan subset dari . I disebut ideal pada R jika untuk setiap dan berlaku dan

Berikut ini akan diberikan jenis-jenis ideal pada semiring yang akan digunakan pada artikel ini:

(i)

Ideal 〈 〉 { }, disebut ideal utama pada , yaitu ideal utama yang dibangun oleh .

(ii)

Ideal I disebut ideal subtractive jika , , maka .

(iii)

Ideal I disebut ideal prima jika , maka atau

(iv)

Ideal I disebut ideal semiprima jika , maka , untuk semua .

(v)

Ideal I disebut ideal primary jika dan maka untuk suatu ,

(vi)

Ideal I disebut Q-ideal jika ada himpunan subset dari sehingga ⋃

dan jika , maka ( ) ( )

Selanjutnya akan diberikan bentuk – bentuk ideal substraktif, Q-ideal, Ideal semiprima dan ideal primary pada semiring ( ) yang merupakan hasil dari penelitian sebelumnya.

Teorema 2.1 [4]

Setiap ideal pada semiring ( ) berbentuk dengan

Akibat 2.1 [4]

Ideal sejati I dari semiring ( ) adalah maksimal jika dan hanya jika 〈 〉 { }

Teorema 2.2 [4]

Ideal pada semiring ( ) adalah substraktif jika dan hanya 〈 〉 untuk suatu

Sebagai gambaran 〈 〉 dan 〈 〉 merupakan ideal subtraktif dari semiring ( ) tetapi 〈 〉 bukan ideal substraktif dari semiring ( ) sebab 〈 〉

tetapi 1 〈 〉 Teorema 2.3 [4]

Ideal pada semiring ( ) adalah Q-ideal jika dan hanya 〈 〉 untuk

(3)

Seminar Nasional Matematika 2014 3 Prosiding

Teorema 2.4 [4]

Ideal sejati tak nol 〈 〉 untuk pada semiring ( ) adalah semiprima jika dan hanya jika , adalah faktor prima yang berbeda dari x

Teorema 2.5 [4]

Ideal sejati tak nol 〈 〉 untuk pada semiring ( ) adalah primary jika dan hanya jika bilangan prima

3. HASILDANPEMBAHASAN

Pada bagian ini akan ditunjukkan bentuk – bentuk ideal substraktif, Q-ideal, Ideal semiprima dan ideal primary pada semiring ( )

Teorema 3.1 [3]

Diberikan ..., dimana i = 1, 2, 3, 4,...n dan ( ) Himpunan { | 〉} merupakan ideal pada

( ) Teorema 3.2

Ideal { | } pada ( ) adalah substraktif jika dan hanya jika

dimana Bukti :

(→) Andaikan terdapat dimana

maka terdapat dimana dan maka

akibatnya sehingga N bukan ideal substraktif pada

( ) (←) Jelas

Dari teorema diatas dapat digambarkan pada contoh berikut ini : Contoh 2.1

{ | } merupakan ideal subtraktif pada ( )

Contoh 2.2

{ | } merupakan ideal subtraktif pada ( )

Contoh 2.3

{ | } bukan merupakan ideal subtraktif pada ( ) sebab [

] , [

]

(4)

Seminar Nasional Matematika 2014 4 Prosiding

[

] [

] tetapi [

] sebab

Teorema 3.3

Ideal { | } pada ( ) adalah Q-ideal jika dan hanya jika 〈 〉 dimana dan

{ | {

{ } { }

}

Bukti :

(→) Andaikan terdapat dimana untuk maka anggota dari dapat diurutkan dari yang terkecil dan selisih dua elemen berurutan tidak konstan sehingga jika terdapat ( ) , ⋃ ( ) maka tidak berlaku dengan

(←) jelas dari teorema Q-ideal pada

Dari teorema diatas bisa diberikan contoh sebagai berikut : Contoh 3.4

{ | } merupakan Q-ideal pada ( ) dengan { | { } { } maka akan terbentuk 6 himpunan

dimana yaitu

(1) [ ] = ={[

] | } (2) [ ] {[

] | } (3) [ ] {[

] | } (4) [ ] {[

] | } (5) [ ] {[

] | } (6) [

] {[

] | } Terlihat bahwa

( ) ⋃

dan jika , maka ( ) ( )

(5)

Seminar Nasional Matematika 2014 5 Prosiding

Teorema 3.4

Ideal { | 〈 〉} pada ( ) adalah semiprima jika dan hanya jika atau , untuk adalah faktor prima yang berbeda dari

Bukti :

Jelas dari Teorema ideal semiprima pada semiring Contoh 3.5

{ | 〈 〉 〈 〉 〈 〉 } merupakan ideal semiprima pada

( ) Contoh 3.6

{ | 〈 〉 〈 〉 〈 〉 } bukan merupakan ideal semiprima pada ( ) sebab 〈 〉 sedangkan

Dari teorema ideal primary pada maka untuk membentuk ideal primary pada

( ) , elemen - elemen pada diagonal dapat berada pada himpunan dengan pembangun yang sama juga dapat berada pada himpunan dengan pembangun yang berbeda.

Kasus 1 (apabila ada elemen-elemen pada diagonal yang berada pada himpunan dengan pembangun yang sama)

Diberikan himpunan ( ) dimana { | 〈 〉} . Jika terdapat

〈 〉 dimana dan maka N merupakan ideal pada ( ) tetapi tidak primary

Kasus 1 dapat dijelaskan sebagai berikut :

Tanpa mengurangi keumuman misalkan 〈 〉 maka terdapat ⟦

⟧ dan ⟦

⟧ dimana

⟧ dan tetapi untuk setiap sebab 〈 〉

Terlihat bahwa tidak primary.

Kasus 2 (apabila ada elemen-elemen pada diagonal yang berada pada himpunan dengan pembangun yang berbeda)

Diberikan himpunan ( ) dimana { | 〈 〉}. Jika terdapat 〈 〉 dan 〈 〉 dimana , dan maka N merupakan ideal pada

( ) tetapi tidak primary

Kasus 2 dapat dijelaskan sebagai berikut :

(6)

Seminar Nasional Matematika 2014 6 Prosiding

⟧ dan ⟦

⟧ dimana ⟦

dan tetapi untuk setiap sebab 〈 〉 Terlihat bahwa tidak primary.

Dari kasus 1, kasus 2 dan teorema dari ideal primary pada terbentuklah ideal primary pada ( ) sebagai berikut:

Teorema 3.5

Ideal { | 〈 〉} pada ( ) adalah primary jika dan hanya jika { | 〈 〉 } atau { | }

Bukti :

(→) Dari kasus 1 dan kasus 2 terlihat bahwa Ideal dari ( ) bukan primary jika elemen elemen pada diagonal berada pada himpunan dengan pembangun yang sama, demikian juga elemen pada diagonal berada pada himpunan dengan pembangun yang berbeda sehingga agar N merupakan ideal primary pada ( ) maka { | 〈 〉 } atau { | }

(←) Dari teorema ideal primary pada maka jelas bahwa

{ | 〈 〉 } atau { | } merupakan ideal primary pada ( )

Contoh 3.7

{ | 〈 〉 } merupakan ideal primary pada ( ) Contoh 3.8

{ | 〈 〉 } bukan merupakan ideal primary pada

( ) sebab [

] [

] dimana [ ] tetapi [

] sebab 〈 〉

(7)

Seminar Nasional Matematika 2014 7 Prosiding

4. KESIMPULAN

Pada paper ini telah diperoleh bentuk – bentuk ideal substraktif, Q-ideal, Ideal semiprima dan ideal primary pada semiring ( ) sebagai berikut :

(i) Ideal { | } pada ( ) adalah substraktif jika dan hanya jika

dimana

(ii) Ideal { | } pada ( ) adalah Q-ideal jika dan hanya jika 〈 〉 dimana dan

{ | {

{ } { }

} (iii) Ideal { | 〈 〉} pada ( ) adalah semiprima jika dan hanya jika

atau , untuk adalah faktor prima yang berbeda dari

(iv) Ideal { | 〈 〉} pada ( ) adalah primary jika dan hanya jika

{ | 〈 〉 } atau { | }

DAFTAR PUSTAKA

[1] Chaudhari, J.N. and K.J Ingale , A Note on Strongly Euclidean Semirings, International Journal of Algebra, 6, 271-275, 2012.

[2] Gupta, V. & J.N. Chaudhari, Prime Ideals in Semiring, Bulletin of Malaysian Mathematical Science Society. Http: //math. usm. my /bulletin,2009.

[3] Setyawati, D.W., Ideal Prime pada Semiring

( ), Jurnal Matematika Jurusan Matematika FMIPA Universitas Diponegoro Semarang; 14: 14- 18,2011.

[4]

Setyawati DW, Soleha dan R. Rimadhany, Bentuk – Bentuk Ideal pada

Semiring ( ) dan Semiring ( ), akan diterbitkan pada Jurnal

Sains dan Matematika , FMIPA , Universitas Negeri Surabaya Edisi Oktober

2014

Referensi

Dokumen terkait

Uji hipotesis dilakukan untuk mengetahui apakah ada perbedaan antara hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran cooperative learning tipe numbered head

Pada parameter pertumbuhan rerata tinggi tanaman, rerata jumlah daun dan rerata luas daun dan hasil panen bobot segar total, bobot kering total dan rerata kandungan steviosida

Besaran pengaruh yang dihasilkan dari Brand Image produk chocodot terhadap keputusan pembelian berdasarkan hasil analisis output data computer menggunakan SPSS 25

LAMPIRAN KEPUTUSAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN NOMOR 083/P/2016 TANGGAL 10 M E I

Skema Penyelarasan Instansi Vertikal dalam Desentralisasi Kesehatan Peran Pelayanan / Pelaksana Teknis; Koordinasi Peran Pengawasan; Bimbingan Teknis; Koordinasi Peran

Secara kuantitatif sasaran yang akan dicapai dengan penerapan teknologi pengolahan air payau dengan sistem reverse omosis adalah adanya sarana penunjang utama, yaitu

Demografi Secara keseluruhan, selama periode 8 minggu di bulan januari 2018 sampai April 2018 jumlah kuesioner yang dapat dikumpulkan dari dua jenis sampel yang

tani diperoleh p value (0,006) < 0,05 berarti ada pengaruh yang signifikan bukti fisik (tangibles) Operasi dan Pemeliharaan Jaring- an Irigasi Colo Timur Sumber