• Tidak ada hasil yang ditemukan

BSI Bersiap Memperkuat Posisi Indonesia di Kancah Global

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BSI Bersiap Memperkuat Posisi Indonesia di Kancah Global"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

VERIFIKASI ADMINISTRASI & FAKTUAL No.376/DP-Terverifikasi/K/VI/2019

Tanggal 13 Juni 2019

LANGGANAN: RP.100.000,-

|

ECERAN: RP.5000,-

Perekat Rakyat Sulteng

selasa, 9 NOVEMBER 2021

► Baca | PROYEK NIKEL | Hal. 7

► Baca | HIPMI SULTENG | Hal. 7

► Baca | GREEN FINANCE | Hal. 7

► Baca | JENDERAL | Hal. 7

► Baca | DISPRENDAG | Hal. 7

► Baca | BSI BERSIAP | Hal. 7

► Baca | PENDETEKSI GEMPA | Hal. 7

12 HALAMAN

|

BSI Bersiap Memperkuat Posisi Indonesia di Kancah Global

DIREKTUR UTAMA PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Hery Gunardi (dua dari kiri) melaporkan Letter of Incorporation terkait Operasional BSI di Dubai kepada Menteri BUMN Erick Thohir (tiga dari kiri) didampingi Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Darmawan Junaidi (paling kiri) dan Project Leader Project Overseas Branch BSI Dian Faqihdien Suzabar (paling kanan). FOTO: ISTIMEWA

SULTENG RAYA – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mulai merealisa- sikan program BUMN Go Global yang dicanangkan

Menteri BUMN Erick Tho- hir, setelah diterimanya letter of incorporation oleh bank syariah terbesar di Tanah Air tersebut dari

Dubai International Finan- cial Center (DIFC), Kamis (4/11/2021).

Tujuh Alat Sensor Pendeteksi Gempa Akan Beroperasi di Sulteng

SULTENG RAYA - Ba- dan Meteorologi, Klimato- logi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Palu me- mastikan tujuh alat sensor pendeteksi gempa bumi yang dipasang di sejumlah daerah di Sulawesi Tengah akan beroperasi pada 2022.

Saat ini BMKG baru me- nyelesaikan tahap pemban- gunan gedung untuk pe- masangan alat dan diperki- rakan pada akhir Desember

2021 sudah bisa dipasang. KEPALA SEKSI Data dan Informasi BMKG stasiun Geofi sika Palu, Hendrik Leopatty, memperlihatkan sesar aktif yang menyebabkan terjadinya gempa bumi di wilayah Sulawesi Tengah. FOTO: ANTARA/

KRISTINA NATALIA

SULTENG RAYA - PT Vale Indonesia Tbk berenca- na mewujudkan komitmen investasi sesuai amandemen kontrak karya untuk mere- alisasikan proyek pemban- gunan pabrik pengolahan

nikel di Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara.

Berkaitan dengan hal ter- sebut di atas, secara khusus, Executive Project IMP Asia Africa, Frederico Coutinho Leal, Director Engineering

IGP, Luiz Carlos de Oliveira, Director Mine Explorati- on, Kessel Godinho de Sa bersama Direktur PT Vale, Dani Widjaja beserta tim

Executive IGP Tinjau Progres Proyek Nikel di

Bahodopi-Pomalaa

EXECUTIVE Project IMP Asia Africa, Frederico Coutinho Leal, Director Engineering IGP, Luiz Carlos de Oliveira, Director Mine Exploration, Kessel Godinho de Sa bersama Direktur PT Vale, Dani Widjaja beserta tim melakukan kunjungan ke Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara untuk melihat langsung kesiapan rencana pengem- bangan proyek. Kunjungan dilaksanakan dari tanggal 2 - 5 November 2021. FOTO: DOK. VALE

Kopi Robusta dan Kelapa Jadi Andalan

Hipmi Sulteng di Expo Dubai

SULTENG RAYA - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Sulawesi Tengah menjadikan komo- ditas kopi robusta dan kelapa, sebagai produk andalan yang dipasarkan saat mendampingi lawatan Presiden Joko Widodo dan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia ke perhelatan Expo 2020 Dubai, Ahad (7/11/2021).

KETUA Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Sulawesi Tengah, Nadier Badjamal.FOTO: ANTARA/ IZFALDI MUHAMMAD

HARI INI

Disperindag Kota Palu Gelar Pasar Murah di

Jalan Gawalise

SULTENG RAYA – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Palu menggelar pasar murah di Jalan Gawalise, Kelurahan Donggala Kodi, Kecamatan Ulu- jadi, mulai Selasa-Kamis (9-11/11/2021).

“Pasar murah kembali dilaksanakan di Jalan Gawalise, tepatnya di lapangan voli Donggala Kodi, selama tiga hari mulai Selasa sampai Kamis,” kata Kepala Disperindag Kota Palu, Ajenkris,

Senin (8/11/2021).

Ia mengatakan sama seperti sebelumnya, pasar murah kali ini juga hadir dengan menyedia- kan berbagai macam kebutuhan

bahan pokok untuk masyarakat Kota Palu, tentunya dengan harga eceran terendah atau

Jenderal Andika Perkasa Sah Jadi

Panglima TNI

JENDERAL Andika Perkasa resmi disahkan sebagai Panglima TNI dalam Rapat Paripurna DPR, Senin (8/11). FOTO: CNN INDONESIA/ADHI WICAKSONO

SULTENG RAYA - Rapat Paripurna DPR, Senin (8/11), secara resmi mengesahkan Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI pilihan Presiden Jokowi.

Andika akan menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto yang sedang memasuki masa pensiun.

Paripurna DPR ini dipimpin oleh Ketua DPR Puan Maharani dan dihadiri langsung Andika Perkasa. Puan menyebut paripurna dihadiri oleh 366 anggota dewan dari seluruh fraksi, baik secara fisik dan virtual.

Sebelum pengesahan, Komisi I DPR terlebih dulu menyampaikan laporan hasil fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan terhadap Andika Perkasa yang digelar Sabtu (6/11) lalu. Laporan Komisi I disam- paikan oleh Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid.

Green Finance Perkuat

Optimalisasi Pemanfaatan EBT

SEORANG warga memi- kul pupuk kandang di per- ladangan sekitar instalasi sumur Geothermal atau panas bumi PT Geo Dipa Energi di kawasan da- t a r a n t i n g g i Dieng Desa Ke- pakisan, Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah, Rabu (19/8).

F OTO : A N - TARA/ANIS EFIZUDIN

SULTENG RAYA - Pola pembiayaan hijau (green finance) yang tepat mampu dimanfatkan sebagai ja- lan menuju peningkatkan pangsa energi baru dan terbarukan (EBT) yang sig- nifikan, efisiensi energi, dan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.

"Tanpa green finance yang memadai, kami tidak dapat

AJENKRIS

(2)

warta sulteng

2 SELASA, 9 NOVEMBER 2021 SULTENG RAYA

Cv. Risky Pratama

Menerima Carteran / Perorangan Rental Car

Tujuan Palu Ke Luwuk, Toli-Toli, Gorontalo, Manado, Morowali, Makassar, Kendari.

Contact Person

0813-3333-9550/ 0823-4586-9955 Jl. Kelinci – Depan Penginapan/

Guest House Paradise

TUKANG

AHLI GIGI

EXPRESS

H. Sudirman H. Abd. Rahman

* Pasang Gigi Satu Set * Cuci Gigi (Scaling)

* Tambal Gigi Hitam Jadi Putih * Format Gigi & Ratakan

* Gigi Rusak Tanpa Cabut Boleh Pasang * Sambung Gigi Patah

* Service Gigi/Lem Gigi * Tambal Gigi Leser Jl. Tombolotutu No. 60 Kav.7

(Samping kanan Apotik DIFHAS dekat lampu merah) Kota Palu Buka CABANG

Jl. Sungai Lariang N0.40 Palu Barat

Contak Person

0852 4987 2786 (0451) 4768081

ORENNA

L

TRAVEL AGENT & EXPEDITION

Untuk yang berlangganan rental MOBIL LORENNA akan mendapatkan FREE MINERAL WATER & SNACK 7x Keberangkatan Palu-Tolis gratis 1 tiket Toko Sempurna Baru

Jl. Syarif Mansur No.111 Tolitoli

Telp/WA: 0812 3333 2318 Cabang Palu:

Jl. Juanda No. 78 Telp: 0813 4124 2003 WA : 0852 3255 2003

Kepuasan & Kenyamanan Anda Prioritas Utama Kami

SULTENG RAYA – Pen- gelolaan pabrik es di Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Poso, belum memenuhi pendapatan asli daerah (PAD) pada tahun 2020.

Sejumlah kalangan mem- pertanyakan pihak-pihak yang diberi tanggung ja- wab terhadap pengelolaan pabrik es milik Pemerintah Kabupaten Poso tersebut.

Berbagai pertanyaan muncul, karena target PAD tahun 2020 hanya sebesar Rp125 juta, namun hal ter- sebut tidak dapat dipenuhi oleh pihak pengelola.

Menurut Hamid salah seorang pengusaha perika-

nan, pemilik lima kapal pe- nangkap ikan (pukat Cincin) mengaku, setiap harinya membutuhkan sekira 20 hingga 30 balok es yang be- rasal pabrik es yang dikelola pihak Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Poso.

Dimana kata Hamid, harga setiap balok es dijual kepada pemilik kapal pe- nangkap ikan dengan band- rol Rp25.000/balok.

"Untuk empat bulan saja, biasanya saya membayar sekitar 40 an juta dari har- ga es yang disuplai pihak pabrik untuk kebutuhan kami," kata Hamid saat dite- mui media di lokasi tempat pelelangan ikan (TPI) Poso,

Senin (8/11/2021).

Bahkan kata Hamid, pa- brik es yang dikelola pihak Dinas Perikanan ini, tidak hanya menyuplai (menjual) balok es kepada dirinya.

Untuk wilayah Poso saat ini kata Hamid, ada sekira enam hingga tujuh kapal penangkap ikan yang be- roperasi dan membutuhkan suplai es dari pabrik untuk setiap harinya.

Sementara, pihak penang- gung jawab pengelola pa- brik berinisial IM saat di- temui media ini beberapa waktu yang lalu mengata- kan, kalau pihaknya setiap hari hanya menjual enam hingga tujuh balok es.

Hal ini juga diaminkan bendahara pengumpul pada sektor perikanan atas nama LA. Diana kata LA pihaknya memang tidak bisa menca- pai target PAD dari hasil pengelolaan pabrik es di- karenakan adanya wabah pandemik.

Selain itu kata LA, pabrik yang dikelola tidak mak- simal berproduksi karena faktor adanya pemadaman listrik.

Hal ini kata LA, berpenga- ruh pada kualitas produksi, sehingga banyak konsumen yang memilih membeli es di pabrik-pabrik milik swasta yang ada di kota Poso. SYM

Pabrik Es Dinas Perikanan Poso Belum Penuhi PAD

GEDUNG pabrik es penyupalai kebutuhan Nelayan di Poso yang dikelola pihak Dinas Perikanan Kabupaten Poso. FOTO: ISTIMEWA

S U L T E N G R A Y A - Bhabinkamtibmas Polsek Luwuk bersama Babinsa memantau dan melakukan pengamanan vaksinasi CO- VID-19 di di Balai Desa Lumpoknyo, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, Senin (8/11/2021).

Vaksinasi COVID-19 itu, dilakukan oleh Tim Kese- hatan Klinik Polres Banggai dalam rangka percepatan vaksinasi sebagai penang-

gulangan penyebaran CO- VID-19.

"Sebelum divaksin, pene- rima vaksin melaksanakan beberapa tahapan diantara- nya, cek suhu tubuh dilan- jutkan dengan pemeriksaan screening, kemudian dila- kukan penyuntikan vaksin,"

kata Kapolsek Luwuk, AKP Candra.

Dikatakannya, monito- ring dan pengamanan yang dilaksanakan oleh Bhabin-

kamtibmas dan Babinsa itu sebagai wujud sinergitas TNI-Polri untuk memberi- kan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang menerima vaksin.

“Kami mengimbau ma- syarakat untuk tidak takut melakukan vaksinasi CO- VID-19. Karena manfaat vaksin ini sangat banyak, salah satunya vaksinasi akan mengurangi dampak yang ditimbulkan jika kita

tertular COVID-19,” kata AKP Candra.

Olehnya itu, AKP Can- dra menyampaikan kepada masyarakat jangan sampai percaya berita bohong atau hoax yang tidak jelas sum- bernya terkait vaksinasi.

“Karena pemerintah telah menjamin vaksin yang kini diberikan kepada masya- rakat aman dan juga dapat memberikan banyak man- faat,” jelas AKP Candra. */MAN

SINERGITAS TNI-POLRI

Bhabinkamtibmas dan Babinsa di Luwuk Pantau Vaksinasi

BHABINKAMTIBMAS Polsek Luwuk bersama Babinsa saat memantau dan melakukan pengamanan vaksinasi COVID-19 di di Balai Desa Lumpoknyo, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, Senin (8/11/2021). FOTO: DOK POLSEK LUWUK

SULTENG RAYA - Di tengah pandemi COVID-19, Polres Banggai dan Polsek jajaran terus mensosialisa- sikan protokol kesehatan (prokes) kepada masya- rakat.

Seperti yang dilakukan personel Polsek Nuhon pada Senin (8/11/2021) saat menggelar operasi yus- tisi di Jalan Trans Sulawesi Desa Tomeang, Kecamatan Nuhon, tepatnya di depan Mapolsek Nuhon.

Dalam kegiatan itu, para petugas memberikan te- guran, edukasi dan mem- bagikan masker kepada masyarakat yang kedapatan masih melanggar prokes khususnya tidak menggu- nakan masker.

Kapolsek Nuhon, AKP Jolly R. Lengkong menga- takan, disamping mem- bagikan masker pihaknya melakukan imbauan den- gan mengajak masyarakat agar tetap disiplin terhadap protokol kesehatan yang dikeluarkan oleh Pemerin- tah menuju masa adptasi kebiasaan baru.

“Masyarakat diimbau wajib mematuhi prokes 5M, terlebih menggunakan

masker saat beraktifitas di luar rumah,” imbau AKP Jolly R. Lengkong.

Perwira berpangkat tiga balak itu menjelaskan, ke- giatan ini adalah bentuk kepedulian Polri dalam upaya pencegahan penye-

baran COVID-19.

“Salah satunya adalah pembagian masker dan memberikan edukasi ke- pada masyarakat tentang pencegahan penyebaran COVID-19,” terang Ka- polsek. */MAN

Polsek Nuhon Bagikan Masker ke Pengguna Jalan

PATROLI MALAM HARI

Personel Polsek Kintom

Sampaikan Pesan Kamtibmas

PERSONEL Polsek Nuhon saat memakaikan masker kepada peng- guna jalan, Senin (8/11/2021). FOTO: DOK POLSEK NUHON

SULTENG RAYA - Da- lam rangka mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif serta memberikan pelayanan ke- pada masyarakat, personel Polsek Kintom rutin meng- gelar patroli harkamtibmas pagi hingga malam mau- pun dini hari yang dilanjut- kan dengan dialogis, Ahad (7/11/2021) malam.

“Kegiatan tersebut dila- kukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman serta menyampaikan pe- san-pesan kamtibmas se- kaligus sosialisasi protokol kesehatan secara langsung,”

ucap Kapolsek Kintom, Iptu Andriansyah Arthadana.

Pada kesempatan itu, pe- tugas mengajak warga agar berhati- hati dan waspada dengan perkembangan situ- asi saat ini, selalu jaga keter- tiban, apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan segera menghubungi aparat kepolisian terdekat.

“Keamanan dan keterti- ban di dalam masyarakat tidak mungkin akan dapat

terwujud bila masyara- kat tidak peduli dengan lingkungannya masing- masing serta mata rantai penyebaran COVID-19 tidak mungkin dapat di- putus apabila warga tidak patuh terhadap protokol kesehatan,” kata Kapolsek.

Selain itu, patroli sam- bang dan dialogis tersebut bertujuan untuk menjalin hubungan yang baik den- gan masyarakat sekaligus

untuk meningkatkan si- nergitas kemitraan dalam memelihara Kamtibmas.

“Patroli dialogis seperti ini diharapkan mampu memberikan efek positif kepada masyarakat yakni pesan kewaspadaan ter- hadap lingkungan sekitar dari segala bentuk anca- man kejahatan dan gang- guan kamtibmas lainnya,”

jelas perwira pangkat dua balak itu. */MAN

PERSONEL Polsek Kintom saat menggelar patroli harkamtibmas, Ahad (7/11/2021) malam. FOTO: DOK POLSEK KINTOM

(3)

warta pendidikan SULTENG RAYA

3

SELASA, 9 NOVEMBER 2021

Kedua peserta didik itu masing-masing Aulia Isma selaku Ketua Tim dan Ama- liah selaku Anggota Tim

dengan judul penelitian Reaksi Enzimatik Peroksi- dase Horseradish (Armo- racia Rusticana) Terhadap

DUA peserta didik MAN IC Palu Aulia Isma selaku Ketua Tim dan Amaliah selaku Anggota Tim tengah melakukan riset di laboratorium Untad Palu. FOTO: HUMAS

Proposal Penelitian Peserta Didik MAN IC Palu Lolos di KoPSI 2021

SULTENG RAYA-Dua peserta didik Ma- drasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Palu berhasil lolos proposal penelitiannya di ajang Kompetisi Penelitian Siswa Indone- sia (KoPSI) Tahun 2021.

Senyawa Fenol Sebagai Bio- koagulan untuk Pengolahan Air Limbah Menjadi Air Mineral Berstandar SNI.

KoPSI merupakan ajang lomba untuk mewadahi, mengapresiasi, serta men- ciptakan generasi muda yang mampu menjawab tantangan zaman, mengua- sai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta mampu meningkatkan minat, ba- kat, dan kemampuan siswa

dalam penelitian.

Tahun ini KoPSI mengus- ung tema Inovasi Potensi Lokal untuk Pemilihan In-

donesia, dari tiga bidang ilmu yang dilombakan ma- sing-masing Matematika, Sains, dan Teknologi (MST);

Fisika Terapan, dan Reka- yasa (FTR); dan Ilmu Sosial dan Humaniora (ISH). Pe- serta didik MAN IC Palu berhasil lolos pada bidang ilmu Matematika, Sains, dan Teknologi dengan Sub bidang Kimia dan Teknik Kimia.

Penelitian peserta didik MAN IC Palu itu dinyatakan lolos setelah naskah peneli- tiannya dinilai oleh dewan juri dari tanggal 18 sampai dengan 22 Oktober 2021.

Dimana naskah yang masuk sebanyak 1.175 naskah den- gan rincian bidang MST 453 naskah, bidang FTR 178 naskah dan bidang ISH 544 naskah. Terpilih sebanyak 175 naskah un- tuk mengikuti seleksi fi nal KoPSI. Dimana pada seleksi fi nal KoPSI ini peserta didik MAN IC Palu nantinya akan mengikuti presentasi, wa- wancara, dan pameran vir- tual pada tanggal 15 sampai dengan 21 November 2021.

Kepala MAN IC Palu, Soim Anwar, S.Pd., M.Pd mengucapkan selamat kepa- da kedua peserta didiknya itu serta mengucapkan teri- makasih atas bimbingan dan binaan para pembinanya,

dengan harapan peserta didiknya itu berhasil me- raih emas. “Selamat buat anak-anakku, teruslah ber- karya, jangan perna berhenti berkarya, teruslah mengu- kir prestasi, karena kalian akan dikenang dikemudian hari sebagai peserta didik berprestasi di madrasah ini,”ujar Soim Anwar. Senin (8/11/2021).

Humas MAN IC Palu, Moh Sidik, sekaligus guru pembina kedua peserta di- dik tersebut mengatakan, sebagai salah satu Madrasah Riset di Indonesia, MAN IC Palu memang telah diwajib- kan untuk menghasilkan ri- set tiap tahun, dan riset-riset tersebut harus bisa dilom- bakan, baik di Madrasah in- ternal Kementerian Agama, maupun di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Kali ini katanya MAN IC Palu mencoba mengusulkan dua tim, dan ternyata hanya satu tim yang dinyatakan lolos, dengan harapan kedua peserta didiknya itu kelak membawa pulang prestasi yang membanggakan, kare- na kompetisi itu tidak hanya membawa nama baik MAN IC Palu, melainkan juga akan mengharumkan nama daerah, Sulawesi Tengah.

ENG

SULTENG RAYA- Forum Komunikasi Himpunan Ma- hasiswa Elektro Indonesia (FKHMI) melaksanakan Musyawarah Nasional (Mu- nas) ke XIII yang bertema- kan SDM unggul untuk meningkatkan peran FKH- MEI dalam pembangunan bangsa, di Asrama Haji Palu, Senin (8/11/2021).

Kegiatan tersebut sebagai ajang melakukan pertukaran ilmu dari sudut pandang keilmuan teknik elektro dari seluruh wilayah Indonesia, selain itu juga bertujuan untuk optimalisasi FKH- MEI guna meningkatkan wawasan teknik elektro, dan juga untuk memperkenal- kan budaya dan pariwisata di daerah Sulteng

Ketua Jurusan Teknik Elektro, Faktultas Teknik Untad, Dr. Yuli Asmi Rah- man ST., M.Eng., dalam sambutannya mengata- kan untuk menciptakan SDM yang unggul dalam pembangunan bangsa di

era industri 4.0 saat ini, peran keilmuan elektro tidak dapat berjalan sen- diri, untuk itu dibutuhkan adanya sinergitas dengan berbagai keilmuan lainnya, agar mampu mencapai tu- juan tersebut.

“Jika kita melihat revolusi industri itu dimulai dari ditemukannya mesin uap, lanjut evolusi industri 02, 03, sampai hari ini, 4.0 be- danya revolusi industri 4.0 dengan sebelumnya, adalah kita sudah memasuki era digitalisasi, perkembangan teknologi semakin canggih, tetapi jangan berfi kir bah- wa ini hanya dimiliki oleh informatika, karena walau- pun ada algoritma A, b, tetapi kalau tidak ada yang terapkan tidak bisa jalan,”

katanya.

“Disinilah perannya elek- tro, untuk itu kita harus ber- sinergi, meskipun sehebat apapun orang informatika menciptakan program, teta- pi tidak ada yang mengim-

plementasikan ke mesin-me- sin, itu tidak berfungsi, un- tuk itu makna unggul disini adalah mampu menciptakan hal-hal yang bermanfaat un- tuk khalayak banyak, untuk pembangunan Indonesia, apalagi saat ini pemerintah sedang gencar-gencarnya mendorong pembangunan,”

katanya menambahkan.

Sehubungan dengan itu, dirinya berharap kegiatan munas tersebut mampu mensinergikan ide-ide un- tuk mencapai tujuan yang akan dicapai bersama.

“Tentunya diharapkan melalui musyawarah ini mampu melahirkan ide-ide bukan hanya sekedar ber- temu dari segala penjuru daerah, tetapi yang ingin dicapai adalah mensiner- gikan ide-ide dari berbagai wilayah untuk menghasil- kan beberapa poin yang bisa dilakukan secara bersama, dan mampu menggeliatkan kembali inilah peran elek- tro,” ucapnya.JAN

KETUA Jurusan Teknik Elektro, Faktultas Teknik Untad, Dr. Yuli Asmi Rahman ST., M.Eng., saat menyampaiakan sambutannya pada Musyawarah Nasional (Munas) ke XIII FKHMEI di Asrama Haji Palu, Senin (8/11/2021). FOTO: JANE LESTARI PARABAK

MUNAS KE XIII

FKHMEI Diharapkan Mampu Bersinergi dengan Keilmuan Lain

SULTENG RAYA- Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadis- dikbud) Sulteng, Yudiawa- ti Vidiana mengungkapkan bahwa terdapat 12 SMK di Sulteng yang saat ini ten- gah didorong jadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Hel tersebut ia sam- paikan pada pada Focus Group Discussion (FGD) tentang naskah akademik Ranperda Tata Kelola Ba- dan Layanan Umum Dae- rah (BLUD) SMK di DPRD Sulteng belum lama ini.

Katanya, ke 12 SMK yang akan didorong itu kri- teriannya harus berstatus negeri, dan terakreditasi minimal B, serta memiliki ruang produksi atau memi- liki TEFA yang menghasil- kan barang dan jasa.

“Alhamdulillah kami mampu meyakinkan ang- gota DPRD, terkait dengan pentingnya BLUD SMK ini diterbitkan, telah di- lakukan uji publik Ran-

Yudiawati Vidiana

PLT Kadisdikbud Sulteng Sebut 12 SMK di Dorong Jadi BLUD

perda tata kelola BLUD SMK, alhamdulillah dalam penyelenggaraan naskah akademik itu kami patut berterimakasih kepada ang- gota DPRD khususnya ko-

misi IV yang telah mengini- siasi, sehingga pelaksanaan Rapendar tersebut berjalan dengan baik,” kata Yudia- wati, beberapa waktu lalu.

“Rencananya ada 12 SMK yang akan kami dorong untuk itu, tetapi nama-na- ma sekolahnya belum bisa dirilis,” katanya menam- bahkan.

Dirinya mengatakan, lahirnya peraturan daerah tentang BLUD SMK ter- sebut merupakan sebuah karya besar di SMK yang sangat dibutuhkan, dalam hal melindungi sekolah dalam melakukan aktivitas produksi.

“Dengan adanya Te- aching Factory (TEFA), pratik kerja yang ada di sekolah itu menyerupai praktik kerja yang ada di industri, maka secara oto- matis jasa dan barang har- us dihasilkan dari ruang produksi. Sekarang mau diapakan hasil produksi itu jika tidak dipasarkan, dan tidak menjadi uang. Pada

saat menjadi uang itulah yang merepotkan sekolah, payung hukum terkait den- gan itu tidak ada, karena uang itu seharusnya di setor ke kas negara, jika dana itu tidak digunakan maka pasti sekolah itu akan terkena hukum, karena mengunakan alat negara untuk berproduksi,” kata- nya menjelaskan.

Untuk itu, dirinya juga berharap BLUD tersebut mampu meningkatkan daya produksi sekolah, yang akan berdampak pada peningkatan kompetensi peserta didik.

“Semoga dengan adanya BLUD SMK dapat mening- katkan daya produksi se- kolah, kemudian para siswa sudah melakukan produksi atau praktik yang lebih baik, sehingga kompeten- sinya secara otomatis bisa lebih meningkat, bahkan sekolah tentunya bisa lebih kuat dan mandiri, karena adanya hasil produksi ter- sebut,” ucapnya.JAN

SULTENG RAYA-Ma- hasiswa/mahasiswi Uni- versitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, mulai ku- liah di kampus dua, di Desa Pombewe, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi.

"Perkuliahaan secara tatap muka terbatas mulai ber- langsung hari ini di kam- pus satu di Kota Palu dan kampus dua di Kabupaten Sigi," kata Rektor UIN Dato- karama Palu Prof Dr H Sagaf S Pettalongi MPd, di Palu, Senin (8/11/2021).

Ribuan mahasiswa Fakul- tas Tarbiyah Ilmu Keguruan (FTIK) mulai mengikuti perkuliahaan secara tatap muka langsung, namun di- laksanakan secara terbatas dengan protokol kesehatan ketat di kampus dua.

Dengan begitu, mahasis- wa, dosen dan tenaga kepen- didikan mulai menikmati manfaat dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau dapat juga disebut Sukuk Negara.

Pasalnya, gedung layanan administrasi dan gedung perkuliahan yang semuanya

berlantai tiga, dibangun oleh Pemerintah RI melalui Kementerian Agama pem- biayaannya bersumber dari SBSN.

Data bagian perencanaan UIN Datokarama Palu men- catat sarpras yang terban- gun di kampus dua, melalui skema pembiayaannya bera- sal dari SBSN dengan total keseluruhan 72 kelas.

Namun rusak 24 kelas atau dua gedung rusak ka- rena terdampak gempa 28 September 2018, sehingga yang bisa digunakan tersisa 48 kelas. Sebanyak 48 kelas yang saat ini ada di kampus dua di Desa Pombewe bisa digunakan oleh 1.440 ma- hasiswa.

"Skema pembiayaan mel- alui SBSN sangat memban- tu UIN Datokarama Palu dalam pemenuhan saran prasarana penunjang kegi- atan akademik dan perku- liahaan. Mahasiswa kami dapat menikmati manfaat tersebut, dengan mengikuti perkuliahaan di dalam kelas dengan nyaman dan aman,"

ungkap Prof Sagaf Pettalon-

SUASANA perkuliahan di kampus dua, di Desa Pombewe, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Senin (8/11/2021). FOTO: HUMAS

Mahasiswa UIN Datokarama Mulai Kuliah di Kampus Dua di Sigi

gi MPd.

SBSN, ujar Prof Sagaf, juga sebagai solusi memini- malisasi terjadinya kesenjan- gan antara peningkatan jum- lah mahasiswa dan tuntutan pemenuhan ruang kelas belajar, baik di kampus satu di Palu atau di kampus dua di Kabupaten Sigi.

Di tengah pandemi CO- VID-19, Prof Sagaf mene- gaskan perkuliahaan secara offl ine dilaksankaan dengan syarat mahasiswa dan dosen serta tenaga administrasi te- lah divaksin, minimal vaksin dosis satu.

"Walaupun level PPKM di Kota Palu dan Kabupaten

Sigi telah menurun. Vaksin menjadi syarat utama, dan harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat, agar perkuliahan di kampus satu maupun dua, tidak menjadi kluster penyebaran COVID,"

ujar Prof Sagaf.

Prof Sagaf juga menegas- kan bahwa UIN Datokarama Palu sebagai komponen pe- merintah, harus menyukses- kan program vaksinasi yang digencarkan oleh pemer- intah, demi terbentuknya kekebalan komunal dari COVID, dan menerapkan prokes ketat dalam kehidu- pan sehar-hari termasuk saat kegiatan akademik.*/ENG

(4)

WARTA UMUM

4 SELASA, 9 NOVEMBER 2021 SULTENG RAYA

PT. BFI FINANCE PALU (0451) 422678 Penawaran atas unit : TOYOTA NEW AVANZA VVTI G 1.3 MT 2008 DN382AM.

SUZUKI SX4 CROSS OVER 1.5 AT 2008 S1360AA.

DAIHATSU-ALL NEW XENIA-R SPORTY VVTI 1.3 MT 2014 B1967CKH. SUZUKI APV ARENA GL 1.5 MT 2010 DN1689MB. HONDA ALL NEW JAZZ IVTEC RS 1.5 AT 2011 DN1236NG. DAIHATSU-ALL NEW XENIA-R SPORTY VVTI 1.3 MT 2014 DN1560AR. NISSAN MARCH L 1.2 AT2015 DN1464AW. HONDA-NEW VARIO-TECHNO CBS 2011 DN2015VN. YAMAHA-NEWMIO-GT 2014 DN2346NI. YAMAHA.MIO.SPORTY (CW)(CAKRAM) 2011 DN2020VP. YAMAHA-NEWMIO-GT 2014 DN3470NK.

YAMAHA-JUPITER-Z1 CW 2016 DN5310MO. HONDA- BEAT-FI CW 2014 DN3261NO. YAMAHA-NEW SOUL GT-BLUECORE 125 CW2015 DN3820JP. YAMAHA-MIO MATIC-J CW 2012 DN3260MD. HONDA-BEAT-POP STD 2017 DN2977IJ. YAMAHA-MIO-M3 125 SW 2018 DN5088IK. YAMAHA.MIO.SPORTY(CW)(CAKRAM) 2011 DN2711JF.

SULTENG RAYA-Pim- pinan Pusat Muhamma- diyah meminta Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Na- diem Makarim mencabut Permendikbud Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penan- ganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi.

Ketua Majelis Pendi- dikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan PP Muhammadiyah, Lincolin Arsyad menilai aturan tersebut memiliki masalah dari sisi formil dan materi- il. Salah satunya, karena adanya pasal yang diang- gap bermakna legalisasi seks bebas di kampus.

"Sebaiknya mencabut atau melakukan peruba- han terhadap Permen Dik- budristek No. 30 Tahun 2021," kata Arsyad dalam keterangan resminya, Senin (8/11/2021).

Dia berharap perumu- san Permendikbud diatur sesuai ketentuan formil pembentukan peraturan perundang-undangan.

Selain itu, secara materiil tidak terdapat norma yang bertentangan dengan agama, maupun nilai yang terkandung dalam Panca- sila dan UUD 1945.

Terkait masalah formil, Arsyad merinci aturan tersebut tidak memenuhi asas keterbukaan dalam proses pembentukannya.

Hal itu terjadi lantaran pihak-pihak yang terkait dengan materi aturan itu tidak dilibatkan secara luas, utuh, dan minimnya informasi dalam setiap tahapan pembentukan.

"Hal ini bertentangan dengan Pasal 5 huruf g Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan yang menegaskan bahwa pembentukan peraturan perundang-undangan (ter- masuk peraturan menteri) harus dilakukan berdasar- kan asas keterbukaan,"

kata dia.

Tak hanya itu, Arsyad juga menyatakan aturan itu tidak tertib materi muatan. Ia merinci terd- apat dua kesalahan materi muatan yang melampaui kewenangan. Di antara- nya aturan itu mengatur materi muatan yang seharusnya diatur dalam level undang-undang.

"Seperti mengatur norma pelanggaran sek- sual yang diikuti dengan ragam sanksi yang tidak proporsional," kata dia.

Arsyad menjelaskan terdapat beberapa poin dalam aturan tersebut yang bermasalah secara materiil.

Pertama, Pasal 1 angka 1 yang merumuskan norma tentang kekerasan seksual dengan basis "ke- timpangan relasi kuasa"

mengandung pandangan yang menyederhanakan masalah pada satu faktor.

"Padahal sejatinya multikausa, serta bagi masyarakat Indonesia yang beragama, pan- dangan tersebut berten- tangan dengan ajaran agama, khususnya Islam yang menjunjung tinggi kemuliaan laki-laki dan perempuan dalam relasi

"mu'asyarah bil-ma'ruf"

(relasi kebaikan) berbasis ahlak mulia," kata dia.

Kedua, Arsyad menilai

rumusan norma kekerasan seksual yang diatur dalam Pasal 5 aturan itu menim- bulkan makna legalisasi terhadap perbuatan asusi- la dan seks bebas berbasis persetujuan.

Salah satu defi nisi keke- rasan seksual yang diatur dalam pasal 5 Permendik- bud Nomor 30 Tahun 2021 adalah menyentuh, men- gusap, meraba, meme- gang, memeluk, mencium dan/atau menggosokkan bagian tubuhnya pada tubuh korban tanpa pers- etujuan korban.

Arsyad menilai stan- dar benar dan salah dari sebuah aktivitas seksual tidak lagi berdasar nilai agama dan prinsip Ket- uhanan Yang Maha Esa.

Namun, persetujuan dari para pihak.

"Hal ini berimplikasi selama tidak ada pe- maksaan, penyimpangan tersebut menjadi benar dan dibenarkan, meski- pun dilakukan di luar pernikahan yang sah,"

kata dia.

Ketiga, Arsyad men- jelaskan aturan itu juga terjadi pengingkaran nilai agama dan prinsip Ketuhanan Yang Maha Esa. Sebab terjadi lega- lisasi perbuatan asusila berbasis persetujuan itu bertentangan dengan visi pendidikan sebagaimana ditegaskan dalam Pasal 31 ayat (3) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Keempat, Arsyad menyoroti sanksi peng- hentian bantuan dan penurunan tingkat akredi- tasi bagi perguruan tinggi yang tidak melakukan pencegahan dan penan- ganan kekerasan seksual sebagaimana Pasal 19. Ia menilai sanksi ini tidak proporsional, berlebihan, dan represif.

"Seyogyanya pemerin- tah lebih mengedepan- kan upaya pembinaan dan kerja sama dengan berbagai pihak untuk menguatkan institusi pen- didikan," kata dia.

MOI Sebut Pemendik- bud Merusak Moral

Penolakan terhadap atu- ran tersebut juga datang dari elemen umat Islam yang mengatasnamakan Majelis Ormas Islam.

Ketua MOI, Nazar Haris meminta agar Permen- dikbud tersebut dicabut karena secara tidak langs- ung telah melegalisasikan perzinaan.

"Dengan demikian akan mengubah dan merusak standar nilai moral mahasiswa di kampus, yang semestinya perzin- aan itu kejahatan malah kemudian dibiarkan," kata Nazar dalam keteran- gan resminya yang telah dikonfi rmasi.

Nazar memandang atu- ran itu mengadopsi draf lama RUU Penghapusan Kekerasan Seksual.

Ia menyoroti paradigma sexual-consent. Paradigma itu, kata dia, memandang bahwa standar benar dan salah dari sebuah aktivitas seksual bukan lagi agama, namun berganti kepada persetujuan dari para pihak. "Selama tidak ada pemaksaan, selama telah berusia dewasa, dan sela- ma ada persetujuan, maka aktivitas seksual menjadi halal, meskipun dilakukan di luar pernikahan yang sah," kata dia.CNN

"Sejauh ini belum terde- teksi varian AY.4.2 di Indo- nesia. Tapi tentu kita per- kuat pintu masuk Indonesia sebagai langkah antisipasi,"

kata Nadia saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (8/11/2021).

Covid-19 varian AY.4.2

sudah terdeteksi di Malaysia pada 2 Oktober lalu. Varian yang memicu peningkatan kasus Covid-19 di Inggris ini dikhawatirkan masuk ke In- donesia imbas pelonggaran pintu masuk penerbangan internasional ke Indonesia.

Sejauh ini, pemerintah Siti Nadia Tarmizi

Kemenkes Antisipasi Varian Baru Covid AY.4.2 di Indonesia

SULTENG RAYA-Kementerian Kesehatan mengantisipasi penyebaran varian baru Covid-19 yaitu AY.4.2. Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langs- ung (P2PL) Siti Nadia Tarmizi mengklaim sejauh ini belum masuk ke Indonesia.

baru membuka pintu masuk penerbangan ke RI melalui Bali dan Kepulauan Riau un- tuk 19 negara, tak termasuk Singapura dan Malaysia.

Nadia mengatakan Ke- menkes akan terus mengan- tisipasi kemunculan varian AY.4.2 yang disebut lebih ce- pat menular dan berevolusi.

Beberapa upaya yang te- lah dilakukan Kemenkes dalam mencegah masuknya varian ini yaitu mensyarat- kan tes PCR sebelum tiba di Indonesia, dan setelah tiba di pintu masuk.

Setiap orang yang da- tang dari luar negeri juga diwajibkan melakukan ka-

rantina tiga hari dan sudah mendapat vaksin Covid-19 sebelum tiba di Indonesia.

"Kami juga melakukan pemeriksaan whole genome sequencing (WGS) untuk se- mua orang yang dinyatakan positif saat tiba di Indonesia untuk mengantisipasi varian baru," kata Nadia. Varian AY.4.2 merupakan turunan virus corona varian Delta B1.167.2 yang bermutasi.

Varian AY.4.2 mendapat pemantauan khusus dari Inggris dan beberapa negara lainnya karena disebut lebih menular dan lebih cepat berevolusi ketimbang varian Delta lainnya.CNN

Muhammadiyah Minta Permendikbud soal Kekerasan Seksual Dicabut

SULTENG RAYA-Komisi IX DPR tengah mempertim- bangkan untuk membuat omnibus law peraturan di sektor kesehatan. Wakil Ketua Komisi IX DPR Ema- nuel Laka Lena mengklaim omnibus law perlu ada guna menunjang kemandirian nasional di bidang farmasi dan alat kesehatan.

"Ini wacana yang perlu disiapkan apabila memang kita jadi membuat omnibus law sektor kesehatan untuk mendukung kemandiri- an sektor farmasi dan alat

kesehatan," kata Emanuel mengutip Antara, Senin (8/11/2021). "Sehingga kita mempunyai kapasitas yang baik untuk merespons per- soalan kesehatan di tanah air maupun pandemi seperti Covid-19," sambungnya.

Dengan omnibus law sek- tor kesehatan, koordinasi seluruh kementerian dan lembaga diharapkan men- jadi lebih optimal. Dengan demikian, sektor kesehatan jadi lebih adaptif di sega- la kondisi, termasuk saat menghadapi pandemi.

Omnibus law adalah me- tode pembuatan regulasi yang menghimpun sejumlah aturan di sektor tertentu.

Sejauh ini, telah ada Om- nibus Law Cipta Kerja dan Omnibus Law Harmonisasi Perpajakan. Dia mengata- kan Komisi DPR akan terus mendukung regulasi yang dibuat oleh Kementerian Kesehatan dan Kementerian Perindustrian untuk mendu- kung kemandirian industri farmasi nasional.

Komisi XI DPR juga men- dorong agar kedua kemen-

terian itu segera membuat peta jalan transformasi sistem kesehatan nasional yang realistis. Kementerian Kesehatan dan Perindus- trian, kata Emanuel, perlu memanfaatkan momentum Covid-19 dalam mencapai kemandirian industri far- masi dan alat kesehatan nasional. Usai dua tahun menghadapi pandemi, pe- merintah perlu membuat gambaran mengenai progres kemandirian industri farma- si dalam negeri.

"Misalnya dalam hal BBO

(Bahan Baku Obat) atau pe- manfaatan obat tradisional dalam negeri, kalau boleh, ada gambaran tentang lang- kah kemajuan dalam hal ini sehingga kita memahami bahwa di tengah pandemi kita lebih berprogres di- bandingkan sebelumnya,"

imbuhnya.

Komisi XI DPR RI juga mendukung identifi kasi dan penelitian potensi kekayaan alam Indonesia yang berpo- tensi dijadikan obat tradisi- onal atau Obat Modern Asli Indonesia (OMAI). CNN

SULTENG RAYA-Ke- menterian Kesehatan (Ke- menkes) berencana membeli sebanyak 600 ribu hingga satu juta tablet obat tera- pi Covid-19 merek mol- nupiravir akhir Desember 2021. Pembelian obat dalam jumlah masif ini diklaim menjadi langkah antisipatif terhadap potensi terjadinya gelombang ketiga kasus Covid-19 di Indonesia.

Menteri Kesehatan Budi Gudi Sadikin mengatakan, dirinya sudah bertemu den- gan pihak Merck, perusa- haan yang memproduksi molnupiravir di Amerika Serikat, beberapa hari yang lalu. Kesepakatan sudah tercapai untuk pembelian 600 ribu- satu juta dosis pada Desember 2021.

"Jadi (pembelian ini un- tuk) mempersiapkan diri.

Mudah-mudahan tidak ter- jadi (gelombang ketiga), tapi kalaupun terjadi kita punya stok obatnya," tutur Budi dalam rapat kerja dengan Komis IX DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (8/11/2021).

Budi menjelaskan, obat molnupiravir ini akan di- berikan kepada pasien Co- vid-19 bergejala ringan hing- ga sedang.

Salah satu indikatornya adalah pasien dengan sa- turasi oksigen masih di atas 95. Dengan memberikan

obat ini, pasien tersebut di- harapkan tak perlu dirujuk ke rumah sakit. "(Sebab) ha- sil uji klinis di luar negeri, 50 persen pasien bisa sembuh, tidak masuk rumah sakit,"

ujarnya.

Untuk setiap pasien, lan- jut Budi, dibutuhkan 40 tablet molnupiravir. Dia memperhitungkan harga 40 tablet itu sekitar 40-50 dolar AS. "Jadi tidak terlalu mahal, karena masih di bawah Rp 1 juta," ujarnya.

Dengan perkiraan harga 50 dolar AS atau Rp 713 ribu per 40 tablet, maka Ke- menkes akan mengeluarkan dana sebesar Rp 17,82 miliar untuk membeli satu juta tablet molnupiravir. Perhi- tungan ini mengacu pada kurs hari ini, Rp 14.275 per dolar AS.

Budi menambahkan, un- tuk jangka menengah, pi- haknya akan berupaya agar obat molnupiravir ini bisa diproduksi di dalam negeri.

Kini, sejumlah perusahaan BUMN dan swasta sudah mengajukan lisensi kepada Merck untuk bisa mem- produksi molnupiravir di Indonesia.

"Kalau bisa cepat, mu- dah-mudahan tahun depan kita buat ini (molnupiravir) di sini. Sehingga bisa mem- perkuat ketahanan sistem kesehatan kita," ucap Budi.

ROL

FOTO: ILUSTRASI

Kemenkes Berencana

Beli Satu Juta Tablet Molnupiravir

DPR berencana membuat Omnibus Law berisi berbagai regulasi di bidang kesehatan. CNN INDONESIA

Komisi IX DPR Berniat

Buat Omnibus Law Sektor Kesehatan

(5)

EMERINTAH mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan kepada para atlet yang bertanding di Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI Papua. Memberikan dukungan itu penting untuk mewujudkan semangat keseta- raan dan persaudaraan. Peparnas Papua dibuka Wapres Ma’ruf Amin pada Jumat (5/11). Pesta olahraga nasional yang diselenggarakan empat tahun sekali ini berlangsung hingga 15 Novem- ber.

Sebanyak 1.935 atlet dari 33 provinsi berpar- tisipasi dalam 12 cabang olahraga yang diper- tandingkan. Peparnas itu hendaknya dipandang sebagai ajang mencari bibit-bibit olahraga untuk diterjunkan ke Paralimpiade. Apalagi, dalam Paralimpiade Tokyo 2020, Indonesia berhasil mengakhiri 41 tahun paceklik medali emas. Dua emas diraih dari cabang bulu tangkis. Karena itu- lah, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, kemarin, mengajak masyarakat memberikan du-

kungan.

Masyara- kat Papua sudah teruji dalam pe- laksanaan PON 2021.

Sukses penye- lengga- raan juga sukses men-jalankan protokol kese- hatan.

Dukun- gan nyata masy- arakat bisa di- laku- kan den-

gan ikut

langsung menyak- sikan

setiap cabang olahra- ga yang diper- tandingkan. Berlomba-lombalah menjadi saksi sejarah para atlet yang mendobrak batas diri dan keluar sebagai pemenang. Peparnas sejatinya bukan sekadar kompetisi olahraga penyandang disabilitas, melainkan lebih dari itu, Peparnas ialah pembuktian semangat kesetaraan dan persa- maan rakyat Indonesia.

Di samping dukungan masyarakat, Peparnas juga membutuhkan dukungan pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Dukungan pemerintah pusat dan daerah itu hendaknya dipandang sebagai kewajiban mereka untuk menjalankan perintah Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. Keolahragaan menjadi salah satu hak penyandang disabilitas.

Hak keolahragaan itu meliputi antara lain me- ningkatkan prestasi dan mengikuti kejuaraan di semua tingkatan.

Penyelenggaraan Peparnas kali ini bagian dari pelaksanaan hak penyandang disabilitas. Hak penyandang disabilitas yang dilupakan pemerin- tah ialah mengembangkan industri keolahragaan.

Muhadjir Effendy mengakui terdapat beberapa keterbatasan terutama peralatan yang dibutuhkan para atlet. Peralatan itu, selain harus spesifi k, di- buat customized yang tidak bisa digunakan sem- barang atlet. Kiranya elok bila pemerintah mulai merencanakan penyediaan produksi dalam negeri peralatan-peralatan olahraga untuk penyandang disabilitas.

Kursi roda saja saat ini sebagian besar masih impor. Kewajiban pemerintah dan pemerintah daerah yang diperintahkan undang-undang ialah membina dan mengembangkan olahraga untuk penyandang disabilitas yang dilaksanakan dan diarahkan untuk meningkatkan kesehatan, rasa percaya diri, dan prestasi olahraga. Peparnas Papua 2021 bisa dipandang sebagai tolok ukur untuk menilai apakah pemerintah daerah patuh menjalankan undang-undang atau tidak. Daer- ah yang tidak meraih medali di Peparnas perlu berbenah lagi.

Peparnas hendaknya menjadi pembuktian komitmen pemerintah daerah untuk memberikan perlakuan yang setara bagi setiap warga negara.

Harus jujur diakui bahwa terlalu lama bangsa ini tidak memberikan perhatian kepada kaum disabilitas. Sebagian besar penyandang disabilitas hidup dalam kondisi rentan, terbelakang, dan miskin disebabkan masih adanya pembatasan, hambatan, kesulitan, dan pengurangan atau peng- hilangan hak-hak mereka.

Harus ada tindakan nyata, tidak cukup kemau- an politik, untuk mewujudkan kesamaan hak dan kesempatan bagi penyandang disabilitas menuju kehidupan yang sejahtera, mandiri, dan tanpa diskriminasi. Regulasi sudah terlampau banyak, yang kurang itu ialah konsistensi kesetaraan anta- ra kehendak dan tindakan.***(Sumber:Media Indonesia)

OPINI SELASA, 9 NOVEMBER 2021 5 SULTENG RAYA

P

PENERBIT:

PT. Trimedia Sulteng Mandiri

No. Rek. Bank Sulteng, An. PT. Trimedia Sulteng Mandiri Acc. 0010107770011

Rek. Bank Mandiri, No. 151-00-1205223-6 An. PT. TRIMEDIA SULTENG MANDIRI

PERWAKILAN JAKARTA: Jl. Tebet Timur IV F No. 6 Jakarta Selatan (Ahmad Averus Toana, Sudarsono, Syafi i, Agung Ramadhan)

PERCETAKAN: TRIMEDIA GROUP (Isi di luar tanggung jawab percetakan)

WARTAWAN HARIAN

SULTENG RAYA

, DIBEKALI KARTU PERS/SURAT TUGAS

DAN NAMANYA TERCANTUM DALAM

BOX REDAKSI

PENDIRI/PIMPINAN UMUM: Tri Putra Toana. DEWAN MANAJEMEN TRIMEDIA : Tri Putra Toana, Temu Sutrisno, Mahmud Matangara.

PIMPINAN PERUSAHAAN: Suyanto. PEMIMPIN REDAKSI/PENANGGUNG JAWAB: Irwan.

REDAKTUR: Amiluddin, Andi Nurhidayat, Hangga Nugracha. STAF REDAKSI: Irwan, Andi Hidayat, Amiluddin, Hangga Nugracha, Rafi q,

Rahmat Kuniawan, Nindhya Shinta Dewi, Jane Lestari Parabak, Ruth Damayanti, Helmy Jatmika. SEKRETARIS REDAKSI: Rahmawati. LITBANG: A. Madukelleng.

BIRO DONGGALA: Wahid Agus, Andika Pratama. BIRO SIGI: Feri Fadli. BIRO PARMOUT: Aslan Laeho. BIRO TOUNA: Budi.

BIRO POSO: Syamsuyadi. BIRO BALUT: Subianto. BIRO MOROWALI: Bambang Sumantri. BIRO MOROWALI UTARA: Ivan Tagora. BIRO TOLITOLI: Rustam.

BIRO BANGKEP: Pariaman Tambunan (Kepala Biro) Rizal Saenong (Pemasaran). BIRO BANGGAI: Pariaman T, Reynold Sitorus.

DESIGN & ARTISTIC: Azwar Anas (Manajer), Feryanto, Wiwis. PEMASARAN/SIRKULASI: Wanto, Zainuddin Ladoe. KEUANGAN: Ratmin. EMAIL:

[email protected], [email protected] TARIF IKLAN: Warna (FC) Rp. 45.000/mmk. Hitam Putih (BW) Rp.30.000/mmk.

ALAMAT REDAKSI: Jl. Rusa No. 36 TLP: 0451 4012 445 ALAMAT PERCETAKAN: Jl. Rusa No.36 Palu.

Guru dan Nilai Inti

Konsistensi Kesetaraan

ditujukan kepada orang lain, sehingga mendorong dan memberikan kemampuan untuk melakukan, dan me- mengaruhi kehidupan se- cara konstruktif dan positif satu sama lain. Saat pandemi covid-19 melanda, banyak orangtua kehilangan peker- jaan sehingga tak mampu membiayai sekolah anaknya.

Siswa memang mengalami learning loss selama masa pandemi, tetapi tidak boleh kehilangan kesempatan be- lajar untuk peduli terhadap sesama. Dalam konteks ini guru harus kreatif bagaimana membuat program untuk membangun rasa peduli sis- wanya secara baik, natural, tidak dibuat-buat.

Salah satu bentuknya adalah penggalangan dana untuk membantu merin- gankan biaya sekolah sis- wa-siswa yang orang tuanya terdampak pandemi. Guru yang memiliki kepedulian tidak hanya memahami pera- saan dan kebutuhan siswa saat berada di dalam kelas, tetapi juga memahami dan memperhatikan bagaimana kondisi siswa tersebut di luar kelas. Ketika seorang guru memiliki kepedulian terhadap keadaan siswanya, siswa pasti akan memiliki ke- pedulian terhadap gurunya.

John C Maxwell mengung- kapkan, “Siswa tidak peduli seberapa banyak Anda tahu, sampai mereka tahu seberapa besar Anda peduli.” Semoga guru di mana pun dapat membekali dirinya dengan nilai-nilai tanggung jawab dan nilai-nilai kepedulian agar hubungan antara guru dan siswa semakin baik yang akan berdampak pada per- baikan mutu pendidikan di Indonesia. Semoga.***(Sumber:- Media Indonesia)

Penulis adalah Divisi Ker- ja Sama Antarlembaga Ya- yasan Sukma

Syamsir Alam

si, dan kabupaten/kota (Pasal 192). Selanjutnya, komite sekolah/ madrasah berfungsi dalam peningkatan mutu pe- layanan pendidikan dengan memberikan pertimbangan, arahan dan dukungan tena- ga, sarana dan prasarana, serta pengawasan pendidikan pada tingkat satuan pendi- dikan (Pasal 196). Dalam melaksanakan fungsinya, komite sekolah (KS) bertugas untuk; a) memberikan per- timbangan dalam penentuan dan pelaksanaan kebijakan pendidikan terkait kebijakan dan program sekolah; ren- cana anggaran pendapatan dan belanja sekolah/rencana kerja dan anggaran sekolah (RAPBS/ RKAS); kriteria ki- nerja sekolah; kriteria fasilitas pendidikan di sekolah; dan kriteria kerja sama sekolah dengan pihak lain. b) Meng- galang dana dan sumber daya pendidikan lainnya dari masyarakat baik peroran- gan, organisasi, dunia usaha, dan dunia industri maupun pemangku kepentingan lain- nya melalui upaya kreatif dan inovatif, tetapi harus memenuhi kelayakan, etika, kesantunan, dan ketentuan peraturan perundangundan- gan. c) Mengawasi pelayanan pendidikan di sekolah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, dan d) menindaklanjuti keluhan, saran, kritik, dan aspirasi dari peserta didik, orangtua/ wali, dan masyarakat serta hasil pengamatan komite sekolah atas kinerja sekolah. (Permen- dikbud No 75 Tahun 2016).

PERAN DP DAN KS Berbeda dengan BSNP se- belumnya yang diberikan kewenangan untuk men- yusun dan mengembangkan standar pendidikan nasional dan melaksanakan ujian na- sional, BAN melaksanakan akreditasi atau melaksanakan penjaminan mutu bersifat eksternal. Kedua lembaga ini

bekerja secara otonom dan mandiri dan dengan angga- ran yang disediakan melalui APBN. DP dan KS melaksa- nakan tugas dan fungsinya bekerja sama dengan dinas pendidikan provinsi dan kabupaten/ kota.

Sekolah dalam melaksa- nakan pelayanan dan penja- minan mutu pendidikan dan anggaran diperoleh melalui sumber yang diperoleh dapat berasal dari masyarakat dan/

atau dapat dalam bentuk hibah pemerintah (daerah).

Artinya, DP dan KS belum punya alokasi dana/pem- biayaan yang defi nitif, baik sumber maupun jumlahnya yang dapat digunakan un- tuk melaksanakan program kerja sesuai dengan tugas dan fungsinya sebagaimana disebutkan pada PP Nomor 17 Tahun 2010. Hanya KS yang ‘memiliki anggaran’

yang dialokasikan/ disisip- kan dari dana BOS, dan tentu saja tidak maksimal. Dengan keterbatasan anggaran, dan bahkan cenderung tidak ada, tentu saja ini menyulitkan kerja DP dan KS dalam kon- teks kemitraan dengan se- kolah untuk pengembangan sekolah.

REVITALISASI DP DAN KS Dengan dibekukannya BSNP dan dialihkannya tu- gas dan fungsi pengemban- gan standar dan adminstrasi asesmen nasional (AN) ke Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, unit utama Kemdikbud- Ris- tek, peran serta masyarakat melalui DP dan KS dalam pengelolaan penjamin mutu pendidikan semakin relevan dan menjadi sebuah kenisca- yaan (necessity). Apalagi, ku- alitas pendidikan dasar dan menengah kita relatif masih rendah. Data hasil akreditasi sekolah/madrasah 2019 yang dikeluarkan Pusat Standar dan Kebijakan (2021) men-

Peran Masyarakat dalam Penjaminan Mutu Pendidikan

REFORMASI 1998 mendorong berbagai perubahan dan perluasan kelembagaan pen- didikan dengan membuka ruang bagi keter- libatan masyarakat yang lebih luas dalam pengelolaan kebijakan dan pelaksanaan pen- didikan di Tanah Air. Perluasan itu diawali dengan disahkannya Undang-undang (UU) Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendi- dikan Nasional (Sisdiknas) yang merupakan hasil amendemen dari UU Sisdiknas 1989.

ENGAN disah- kannya UU Sis- diknas Nomor 20 Tahun 2003, p e m e r i n t a h mulai merancang dan mem- bentuk sejumlah lembaga baru sebagai upaya pening- katan dukungan dan peran serta masyarakat sebagai mitra pemerintah, dalam hal ini Kemendikbud-Ristek, untuk bersinergi dalam me- wujudkan pendidikan ber- mutu. Mutu pendidikan akan dapat ditingkatkan dengan melakukan penguatan parti- sipasi masyarakat. Kebijakan itu merupakan konsekuensi pemerintahan demokrasi.

Badan Standar Nasional Pen- didikan (BSNP), Badan Akre- ditasi Nasional (BAN), dan dewan pendidikan, komite sekolah merupakan beberapa contoh dari lembaga yang tergolong baru.

Sejak 2005, lembaga-lem- baga itu sudah mulai me- laksanakan tugas, fungsi, dan tanggung jawabnya sesuai dengan peraturan. Meskipun nomenklatur lembaga itu ke- lihatannya seperti baru, tugas dan fungsi setiap lembaga itu—secara internal— se- benarnya sudah dikerjakan melalui institusi yang sudah ada sebelumnya di dalam direktorat-direktorat jenderal,

dan institusi pendidikan lain yang berada di tingkat pusat dan daerah.

DEWAN PENDIDIKAN DAN KOMITE SEKOLAH

Dewan pendidikan (DP) pada mulanya lahir dari ama- nat program pembangunan pendidikan nasional 2001- 2005. Dalam rangka melaksa- nakan desentralisasi bidang pendidikan di kabupaten/

kota, kemudian, di setiap satuan pendidikan dibentuk komite sekolah/madrasah.

DP dibentuk sebagai upaya melembagakan keterlibatan komponen masyarakat seba- gai mitra kerja sama pemerin- tah dalam menyelenggarakan urusan pendidikan. Peran serta masyarakat— menurut Pusat Standar dan Kebijakan (2021)— dalam urusan pendi- dikan secara luas kemudian diatur melalui Pasal 188 Pera- turan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2010 tentang Penge- lolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan.

Dalam PP tersebut termak- tub bahwa DP memiliki fung- si dalam peningkatan mutu pelayanan pendidikan den- gan memberikan pertimban- gan, arahan dan dukungan tenaga, sarana dan prasarana, serta pengawasan pendidikan pada tingkat nasional, provin-

D

unjukkan data sebagai beri- kut; dari 62.365 sekolah dan madrasah yang diakreditasi pada 2019, hasilnya menun- jukkan sekolah dan madrasah yang meraih peringkat A sebanyak 15.085 (25,34%), peringkat B sebanyak 33.827 (54,24%), peringkat C seba- nyak 11.317 (18,15%) dan tidak terakreditasi sebanyak 1.416 (2,27%). Padahal, dise- butkan bahwa Standar Nasi- onal Pendidikan (SNP) yang menjadi acuan utama Badan Akreditasi Nasional Sekolah/

Madrasah (BAN-S/M) dalam mengembangkan instrumen evaluasi merupakan kriteria minimal. Hasil akreditasi dan bentuk penilaian lainnya menjadi justifi kasi bahwa pengelolaan dan pengawasan pendidikan harus dilakukan dengan bersinergi antara pemerintah dan masyarakat.

Anggota masyarakat yang memiliki pengetahuan dan keahlian tertentu selayaknya diberikan kesempatan untuk berpartisipasi membangun pendidikan melalui DP dan KS. Karena itu, kelembagaan dan pola rekrutmen perso- nalia kedua lembaga itu hen- daknya dapat terus diperbaiki dan disempurnakan.

Meskipun PP Nomor 17 Tahun 2010 sudah mengatur tentang peran dan personalia DP dan KS dengan sangat rin- ci, sementara pelaksanaannya masih beragam dan sangat belum memuaskan. Betul, DP dan KS di beberapa daerah tertentu menunjukkan kinerja sangat baik, tapi juga ditemu- kan di banyak daerah, DP dan KS kinerjanya masih belum optimal dan bahkan tidak aktif. Beragamnya kualitas kinerja DP dan KS ditengarai disebabkan oleh masih le- mahnya kelembagaan, perso- nalia, dan anggaran. Wallahu a’lam bishawab.***(Sumber:Media Indonesia)

Penulis adalah Dewan Pengawas Yayasan Sukma menunjukkan perilaku baik.

Guru hanya bisa menuntut siswa berperilaku baik jika gurunya juga berperilaku baik; guru bisa meminta sis- wa berperilaku jujur jika guru juga mempraktikkannya;

guru melarang siswanya me- rokok, maka guru juga tidak merokok, dan sebagainya.

Intinya adalah guru harus menjadi teladan; guru yang menerapkan nilai inti secara disiplin, pada akhirnya akan dapat menanamkan nilai-ni- lai kebaikan kepada siswanya di kelas.

Internalisasi nilai inti Jika ditilik dari visi SSB, nilai moral dalam bentuk tanggung jawab dan nilai individual dalam kepedulian ialah nilai-nilai kebaikan yang harus dimiliki oleh setiap guru SSB untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang positif. Secara moral guru bertanggung jawab untuk mengembangkan kapasitas dirinya agar proses belajar mengajar yang dilakukan semakin berkualitas. Contoh yang dilakukan adalah belajar secara mandiri, mengikuti forum belajar bersama antar guru, mempersiapkan renca- na pembelajaran, mengikuti pelatihan, dan sebagainya.

Guru juga bertanggung jawab bagaimana mengem- bangkan orang lain, baik itu siswa maupun teman sejawat.

Gur \u yang bertanggung jawab akan merasa tidakak nyaman jika ada siswa yang belum memahami pelajaran yang sudah diberikan dan tidak segera memberikan penilaian terhadap siswa apabila selesai melaksanakan tugasnya. Menurut Lickona (2013), tanggung jawab ialah nilai yang berperan memban- gun kepedulian terhadap diri sendiri dan orang lain, dapat menyelesaikan pekerjaan, ikut berpartisipasi dalam masyarakat, membantu kesu- litan orang lain, dan mencip-

NILAI menurut Encyclopedia of Sociology (1473) ialah seperangkat keyakinan indivi- du yang menuntun perilaku. Nilai sejatinya ialah karakter baik yang terdapat dalam diri setiap manusia. Ada tiga klasifi kasi nilai yang saling terkait satu sama lain, yaitu nilai moral, nilai rasional, dan nilai individual.

Susan Sovia

takan dunia yang lebih baik.

Hal ini selaras dengan tu- juan pendidikan nasional yang tertuang dalam Pasal 3 UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas), yaitu pendidikan nasional berfung- si mengembangkan kemam- puan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermanfaat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk men- gembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, se- hat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis, serta bertanggung jawab.

Untuk mewujudkan fungsi pendidikan nasional tersebut, maka diperlukan guru yang baik dan memiliki tanggung jawab tinggi.

Karena guru yang memiliki rasa tanggung jawab secara natural akan mempunyai kepedulian terhadap perkem- bangan siswanya. Berusa- ha memacu dirinya untuk terus belajar dan berkreasi sehingga dapat menciptakan lingkungan yang pendidi- kan yang menyenangkan, menyajikan materi dengan berbagai teknik pembelajaran sehingga siswa mampu me- mahami materi yang disam- paikan serta menumbuhkan nilai-nilai yang dapat berfae- dah pada kehidupan siswa di masa depan.

Terkait dengan nilai moral tanggung jawab, nilai indi- vidual seperti rasa peduli membuat seseorang terhu- bung dengan orang lain dan apa pun yang terjadi terhadap orang tersebut (Bender, 2003).

Contoh dari bentuk nilai kepedulian adalah rasa kasi- han, dermawan, perhatian, kebaikan dan menolong. Rasa peduli, menurut Leininger (1981), ialah perasaan yang ILAI moral

ialah standar perilaku yang diikuti oleh seorang indi- vidu untuk mengendalikan dorongan atau keinginannya.

Contoh nilai moral adalah ke- jujuran, toleransi, ketulusan, pengendalian diri, tepat wak- tu, kerja keras, pengorbanan, dan sebagainya. Nilai rasional meliputi kesetaraan, kebe- basan, keadilan, integritas, menghormati orang lain, sekularisme, sosialisme, de- mokrasi, harmoni sosial, dan sebagainya.

Nilai individu meliputi budi pekerti yang baik dalam hubungan dengan guru, orang yang lebih tua, lebih muda, anggota keluarga, tetangga, teman, kesabaran, tata krama, membantu orang lain, disiplin diri, dan seba- gainya. Nilai pada sebuah organisasi pada dasarnya adalah sebuah pencarian ulang nilai-nilai yang dijun- jung tinggi setiap anggotanya untuk dijadikan pedoman dalam melaksanakan ber- bagai kegiatan. Pencarian nilai-nilai itulah kemudian di- rumuskan menjadi nilai inti, yang diyakini oleh organisasi tersebut sebagai kebajikan yang harus dijalankan oleh setiap anggotanya. Nilai inti bersifat personal.

Namun demikian, jika setiap individu membangun

nilai intinya sendiri kemudi- an terhimpun dalam sebuah komunitas yang sama maka akan menjadi nilai umum yang akan menjadi pegangan bersama. Menurut Collins (2014), kesuksesan sebuah lembaga, berawal dari kedi- siplinan individu-individu di dalamnya menerapkan nilai inti tersebut. Agar lebih produktif, berkelanjutan dan dapat merancang rencana masa depan, ketaatan dan kepatuhan setiap individu di dalamnya terhadap nilai inti sangat dibutuhkan.

Nilai inti di sekolah Sejak pertama dibangun- nya Sekolah Sukma Bangsa (SSB) di Aceh, para pendi- rinya melandasi pengelolaan pendidikan dengan nilai inti yang secara konseptual diba- hasakan ke dalam visi, misi dan tujuan sekolah. Visi, misi dan tujuan itulah yang menjadi nilai inti SSB; nilai yang menjadi jiwa SSB; nilai yang harus dijunjung tinggi, dijalankan, dipelihara dan dipertahankan. Tidak ada lembaga yang bisa menjadi besar dan bertahan lama tanpa adanya nilai inti yang kuat. Untuk itu, guru be- rusaha untuk membangun perilaku dan karakter kerja yang dimiliki agar selaras dengan visi, misi dan tujuan sekolah. Untuk membentuk siswa yang berperilaku baik, tak pelak lagi guru juga harus

N

(6)

SELASA, 9 NOVEMBER 2021

6 WARTA SULTENG SULTENG RAYA

Kejuaraan menembak yang berlangsung selama dua hari yakni 6-7 Novem- ber 2021 itu, diikuti oleh peserta dari berbagai ka- langan yakni dari shooter Polda Sulteng, Brimob Polda Sulteng, Densus 88, perwa- kilan TNI, Polwan, Ladys Shooter dan para anggoga

klub yang bernaung pada Perbakin Sulteng.

Prestasi Bripka Agus Budhi Yasa yang merupakan mantan anggota Brimob Pol- da Metro Jaya angkatan 2005 ini, tidak lepas dari restu Ka- polres Banggai, AKBP Satria Adrie Vibrianto SIK, MH, Ketua Perbakin Banggai,

PERSONEL perwakilan Polres Banggai yang bertugas di fungsi Satnarkoba, Bripka Agus Budhi Yasa, SH, berhasil merebut me- dali perunggu pada kejuaraan menembak HUT Brimob Polri ke-76 kelas Sniper Long Range 300 meter di lapangan tembak Batalyon A Biromaru. FOTO: IST

KEJUARAAN HUT BRIMOB KE-76 DI PALU

Bripka Yasa Raih Juara 3 Kelas Sniper Long Range 300 Meter

SULTENG RAYA - Personel perwakilan Polres Banggai yang bertugas di fungsi Satnarkoba, Bripka Agus Budhi Yasa, SH, berhasil merebut medali perunggu pada kejuaraan menembak HUT Brimob Polri ke-76 kelas Sniper

Long Range 300 meter di lapangan tembak Batalyon A Biromaru.

jam terbang tinggi.

“Jam terbang lomba saya dan rekan-rekan Perbakin Banggai masih minim. In- tinya tampil dulu dan be- rusaha memberikan yang maksimal, untuk hasil be- lakangan. Dan bila belum mendapat juara, maka pen- galaman yang ada jadikan sebagai motivasi untuk tam- pil lebih baik lagi pada event selanjutnya,” kata ayah dua anak itu.

Pesan lain Bripka Yasa, para rekan Perbakin Bang- gai hendaknya semakin solid dalam Latihan. Me- lengkapi sarana prasarana latihan yang sangat jauh ketinggalan dari kabupaten lain, sehingga nantinya para shooter Banggai semakin maju dan berkembang.

Dirinya mengaku, tidak segan-segan merogoh kocek pribadi yang tidak sedikit untuk sarana dan perleng- kapan Latihan. Itu karena minimnya bantuan dari pemerintah setempat.

“Iya mas. Duit nggak sedi- kit nih. Untungnya istri saya support selama hoby ke arah positif. Sampai rela sisihkan uang pendapatan warkop 50 ribu sehari, supaya bisa memenuhi amunisi dan perlengkapan buat latihan,”

ujar Bripka Yasa sambil tertawa.

Sebelum meraih 1 medali perunggu, Bripka Yasa juga pernah meraih 4 medali masing-masing, 2 medali emas dan 2 medali perak pada event Dandim 1308/

LB Cup bulan Agustus 2021 bertempat lapangan tembak kilo 5 Luwuk.

Rinciannya, juara 1 Air- pistol Multy Range, juara 1 senapan uklik, juara 2 Three Position 25 meter dan juara 2 kategori Fun game shoot off airsoftgun.

Untuk memperbaiki ke- kurangan, tambah Bripka Yasa, dia dan rekan lain akan rutin melaksanakan latihan demi memperbaiki kekurangan.

Apalagi kedepan akan ada Sertifi kasi IPSC (Inter- national Practical Shooting Confederation) dengan ujian yang begitu sulit. Latihan- nya banyak dengan meng- gunakan amunisi. Supa- ya memenuhi standar dan aturan international untuk kelulusannya.

“Semoga saya bisa lulus, sehingga bisa sama-sama belajar di lapangan tembak dan berbagi pengalaman ke- pada rekan-rekan di Polres Banggai,” harapnya. */MAN

Kunjungan tersebut, merupakan sarana untuk mempere- rat tali silaturahmi serta meningkatkan kerjasama khusus- nya dalam penanggulangan tambang emas ilegal di wilayah Dongi-Dongi. Dalam kunjungannya, Ka BBTNLL yang didampingi Kepala Bidang Teknis Konservasi, Wantoko, Kepala Seksi Perencanaan, Perlindungan dan Pengawetan, Cesar dan Koordinator Polisi Kehutanan Taman Nasional Lore Lindu, Syukur Asa itu memaparkan situasi terkini di wilayah Dongi-Dongi.

Kapolda Sulteng mengucapkan terima kasih atas kun- jungannya ke Polda Sulteng, sehingga kedepan Kapolda Sulteng mengharapkan adanya peningkatan kerjasama.

Kapolda Sulteng juga mengatakan, pihaknya siap be- kerjasama terkait dengan penanggulangan tambang emas ilegal di wilayah tersebut. Usai berbincang hangat, di akhir pertemuan Kapolda Sulteng yang juga didampingi Karo Ops dan Direktur Pamobvit menerima cinderamata yang diberikan langsung oleh Kepala BBTNLL. */YAT

SULTENG RAYA – Dua siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) Balaesang Tanjung, Kabupa- ten Donggala terpilih untuk mewakili Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada ajang Kompetisi Sains Nasional (KSN).

Dua siswa itu masing-ma- sing, Aditya Pramana Putra mata pelajaran matematika dan Wika di bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Kepala SMPN 7 Balaesang Tanjung, Zainab menjelas- kan, KSN ini diselengga- rakan oleh Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pen- didikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

“Kegiatan ini rutin dilaku- kan setiap tahun, tahun lalu kami juga mengikutsertakan beberapa siswa kami, tahun ini Alhamdulilah setelah mengikuti seleksi dua sis- wa kami terpilih mewakili Sulteng,” ucapnya, Senin (8/11/2021).

Zainab menuturkan, per- siapan untuk mengikuti seleksi KSN telah dilaku- kan sejak memasuki tahun ajaran baru, yaitu pihak sekolah melakukan selek- si di masing-masing kelas dengan menjaring siswa yang masuk di peringkat lima besar untuk kemudian disaring menjadi tiga orang dan dibina untuk mengikuti seleksi KSN.

orang tua dan keluarganya.

“Saya bersyukur kepada Tuhan pada hari kedua ini.

Karena hari pertama pada kelas Tembak Presisi 20 meter handgun, saya hanya mendapat peringkat 11 den- gan nilai 82 dan kelas shoot off mendapat peringkat ke- 15,” kata Bripka Yasa.

Namun sambung Brip- ka Yasa, keesokan harinya ikut kelas Tembak Reaksi handgun dan sempat down, lantaran mendapat DQ (Dis- qualifi kasi) pada stage ke-2 yang disebabkan kesalahan jari masuk triger saat reload magazen sambil berlari.

“Kejuaraan tembak reaksi kali ini sudah mengacu pada aturan standar nasional.

Dalam aturan IPSC dan RO- nya (Range Officer), tidak segan-segan dan berteriak

“STOP” secara tiba-tiba.

Kemudian memberikan hu- kuman berupa DQ kepada shooter yang melakukan kesalahan sekecil apapun,”

sebut Bripka Yasa.

Kemudian lanjut Bripka Yasa, kelas Tembak Reaksi riffl e (senpi panjang) meng- gunakan senjata serbu Sig Sauer SIG516 Patrol kali- ber 5,56m dirinya berhasil menyelesaikan 3 stage yang dipersiapkan panitia, sekali- gus berada pada rangking 8.

“Kemudian pada kelas sniper long range 300 meter, dengan menggunakan sen- jata sniper jenis Steyr SSG 08 338 buatan austria berkaliber 7,62×51 mm saya berhasil mengunci juara 3, dengan merebut medali perunggu,”

tuturnya.

Pada kejuaraan yang ber- langsung dua hari itu, Brip- ka Yasa tidak sendiri, sebab dirinya juga berangkat dari Luwuk menuju Palu ber- sama perwakilan anggota Perbakin Banggai Muh Asly dan Bambang Dwi Cahya.

Keduanya mengikuti dua kelas, yaitu kelas Presisi dan kelas shoot off. Namun, keduanya belum berhasil mendapatkan hasil terbaik.

Dari hasil capaian tersebut, Bripka Yasa mengaku ma- sih baru memulai. Skillnya masih jauh dari kata bagus, bila dibandingkan dengan shooter yang sudah punya

SISWA SMPN 7 Balaesang Tanjung berpose bersama Kepala Sekolah dan guru pendamping. FOTO: IST

Dua Siswa SMPN 7 Balaesang Tanjung Wakili Sulteng di KSN

“Jadi begini awalnya persiapan kami mengiku- ti KSN, memasuki tahun ajaran baru, kami sudah melakukan penjaringan di masing-masing kelas yaitu mengambil siswa dari pe- ringkat satu sampai lima, kemudian disaring menjadi tiga orang, karena sekolah diminta mengirimkan tiga siswa untuk selesai satu mata pelajaran, Alhamdu- lilah dari sembilan orang yang kami kirim, ada dua orang yang berhasil lolos mewakili Sulteng,” jelasnya.

Kata dia, sebelum mengi- kuti KSN tingkat nasional ini sebagai perwakilan Sulteng, para siswa telah dibimbing oleh guru-guru, bahkan mereka sampai menginap di rumah guru untuk men- gikuti bimbingan.

“Jadi pendamping siswa

ini adalah guru SMPN 7 Balaesang Tanjung, mere- ka yang membingungkan para siswa untuk mengikuti KSN ini, bahkan para siswa sampai tidur di rumah para pendamping, itu membukti- kan bahwa mereka memiliki semangat yang tinggi untuk menang di ajang KSN ini,”

ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebuda- yaan Kabupaten Donggala, Kasmudin mengapresiasi capain yang diraih oleh siswa SMPN Balaesang Tan- jung itu.

“Meskipun sekolah me- reka berada di pelosok dan sarana prasarana mereka tidak selengkap seperti yang ada di ibu Kota Kabupaten, tetapi mereka bisa membuk- tikan bahwa dari pelosok mereka juga bisa berprestasi

bahkan mengalahkan se- kolah-sekolah yang sarana prasarananya lebih mema- dai,” tegasnya.

Menurutnya, dengan ter- pilihnya siswa dari Balae- sang Tanjung ini sebagai perwakilan Sulteng dan mengalahkan ratusan sis- wa se-Sulawesi Tengah, harus menjadi cambuk bagi sekolah lain untuk mening- katkan prestasi.

“Ini membuktikan bahwa putra-putri daerah itu tidak kalah cerdas, namun kurang mendapat pembinaan yang bagus, sehingga potensi yang dimiliki mereka ti- dak dapat terkelola dengan baik,” jelasnya.

Dia berharap, kedua sis- wa ini dapat meraih juara di tingkat nasional untuk mengharumkan nama dae- rah. ADK

KAPOLDA Sulteng, Irjen Pol Drs Rudy Sufahriadi (duduk kanan tengah) saat menerima kunjungan Ka BBTNLL, Ir. Jusman beserta rombongannya, Senin (8/11/2021) pagi di ruang kerja Kapolda.

FOTO: BID HUMAS POLDA SULTENG

Kerjasama

Penanggulangan

Tambang Emas Ilegal di Dongi-Dongi

KUNJUNGAN SILATURAHMI BBTNLL KE POLDA SULTENG

SULTENG RAYA - Kapolda Sulawesi Ten-

gah (Sulteng), Irjen Pol Drs Rudy Sufahriadi

menerima kunjungan Kepala Balai Besar

Taman Nasional Lore Lindu (Ka BBTNLL),

Ir Jusman, Senin (8/11/2021) pagi di ruang

kerja Kapolda.

Referensi

Dokumen terkait

Gangguan pendengaran akibat bising atau noise induced hearing loss/NIHL adalah tuli akibat terpapar oleh bising yang cukup keras dalam jangka waktu yang cukup lama dan

menyelesaikan pengaduan dapat bekerja sama dengan unit kerja yang terkait dengan permasalahan yang diadukan. 2) Penyampaian hasil penanganan pengaduan secara lisan

Rata-rata persentase membran plasma utuh (MPU) spermatozoa kambing Boer juga mengalami penurunan setelah perlakuan pemisahan dengan sentrifugasi gradien densitas

Menurut hasil observasi Gunning, banyak surat kabar dan majalah di Amerika penuh dengan “fog” atau kabut tebal sehingga menghalangi mata atau pemahaman pembaca akan wacana

Dari tabel di atas, yaitu agenda yang merupakan masalah yang sekarang masih menjadi kendala dalam pelaksanaan pendidikan di kabupaten Tanah Laut, lalu diberikan

Menurut Ibnu Hajar al-‘Asqalani perkara yang dapat merusak ke -d}a>bit-an seorang rawi ialah dalam meriwayatkan hadis, lebih banyak kesalahan dari pada benarnya, lebih

Plesetan morfemis (leksikon) yakni plesetan sebuah kata dengan cara menjadikan atau menganggapnya sebagai singkatan yang berupa akronim, seperti terlihat pada

Novel sejarah adalah novel yang di dalamnya menjelaskan dan menceritakan tentang fakta kejadian masa lalu yang menjasi asal muasal atau latar belakang terjadinya sesuatu yang