DR. BAYU HIKMAT PURWANA, M.PD
[email protected] 29 Januari 2016
Pusat Pengembangan Program dan Pembinaan Diklat Lembaga Administrasi Negara
INTEGRITAS PROFESIONAL INOVATIF PEDULI
3 (tiga) jenis kompetensi yang perlu dikuasai oleh ASN agar dapat mendorong proses pembangunan nasional, meliputi :
1. Kompetensi teknis yang diukur dari tingkat dan spesialisasi pendidikan, pelatihan teknis fungsional dan pengalaman bekerja secara teknis ;
2. Kompetensi manajerial yang diukur dari tingkat
pendidikan, pelatihan struktural atau manajemen, dan pengalaman kepemimpinan ; dan
3. Kompetensi sosial kultural yang diukur dari pengalaman kerja berkaitan dengan masyarakat
majemuk dalam hal agama, suku, dan budaya sehingga memiliki wawasan kebangsaan .
INTEGRITAS PROFESIONAL INOVATIF PEDULI
pelatihan klasikal:
(pelatihan, seminar, kursus, workshop, bimbingan teknis, dan/atau penataran)
pelatihan non klasikal
(bimbingan di tempat kerja/
coaching dan mentoring
ditempat kerja, pelatihan jarak jauh dengan system e-
learning, magang, dan pertukaran pegawai)
pendidikan formal
dengan pemberian tugas belajar
PENDIDIKAN PELATIHAN
INTEGRITAS PROFESIONAL INOVATIF PEDULI
A
B
SK-1
C
SK SK1 KURVA PENGEMBANGAN
KOMPETENSI APARATUR
SK : standar kompetensi
A. : Pegawai sudah sesuai dengan standar kompetensi jabatannya rotasi, pelatihan.
B. : Pegawai mempunyai kompetensi lebih tinggi dari standar kompetensi promosi (tallent pool) C. : Pegawai mempunyai kompetensi lebih rendah dari standar kompetensi jabatan pelatihan.
INTEGRITAS PROFESIONAL INOVATIF PEDULI
KELEMBAGAAN DIKLAT KEBIJAKAN PEMBINAAN DIKLAT
•
Instansi Pembina Diklat (LAN-RI)
Bertanggung jawab atas pembinaan diklat secara keseluruhan
•
Instansi Pengendali Diklat (BKN)
Pengembangan dan penetapan standar
kompetensi jabatan dan pengendalian pemanfaatan lulusan diklat
•
Standarisasi kompetensi
•
Penyusunan kurikulum diklat
•
Pengembangan kompetensi Widyaiswara
•
Akreditasi dan sertifikasi Lembaga Diklat
•
Bimbingan penyelenggaraan diklat,
•
Pengembangan SIM Diklat
•
Pengawasan terhadap program dan penyelenggaraan diklat
•
Pemberian bantuan teknis melalui konsultasi,
•
Bimbingan di tempat kerja
•
Kerjasama dalam pengembangan,
•
Penyelenggaraan evaluasi diklat
INTEGRITAS PROFESIONAL INOVATIF PEDULI
Manajemen Puncak :
•Kebijakan & Prosedur
•Pengendalian Prosedur Diklat
Unit Kepegawaian : Menyediakan tenaga terampil
Pegawai :
•Minat kerja lebih baik
•Minat untuk berkembang
Atasan Langsung :
•Pemberian kesempatan yang cukup
•Mendorong untuk berkembang
TANGGUNG JAWAB PELATIHAN
INTEGRITAS PROFESIONAL INOVATIF PEDULI
•
Meningkatkan pengetahuan, keahlian, keterampilan, dan sikap untuk dapat melaksanakan tugas jabatan secara profesional dengan dilandasi kepribadian dan etika pegawai negeri sesuai dengan kebutuhan
instansi.
•
Menciptakan aparatur yang mampu berperan sebagai pembaharu dan perekat persatuan dan kesatuan
bangsa
•
Memanfaatkan sikap dan semangat pengabdian yang berorientasi pada pelayanan, pengayoman, dan
pemberdayaan masyarakat
•
Menciptakan kesamaan visi dan dinamika pola pikir dalam melaksanakan tugas pemerintahan umum, dan pembangunan masyarakat.
INTEGRITAS PROFESIONAL INOVATIF PEDULI
DIKLATPIM TK. I, II, III, IV
DIKLAT FUNGSIONAL DIKLAT
TEKNIS
DIKLAT PRAJABATAN (GOL I, II, DAN III)
PEDULI INOVATIF
INTEGRITAS PROFESIONAL
JENIS DIKLAT PNS (PP 101/2000)
DIKLAT DALAM JABATAN
SIKLUS KEBIJAKAN
REFORMASI DIKLAT APARATUR
1.
Perubahan Kebijakan
Diklat
2.
Implementasi Perubahan 3.
Monev Hasil Perubahan
Tahun 2010 (Pola Lama)
Perkalan Nomor 18 Tahun 2010 Tahun 2013 (Pola Ideal)
Perkalan Nomor 21 Tahun 2013 Perkalan Nomor 22 Tahun 2013
Perkalan Nomor 38 Tahun 2014 Perkalan Nomor 39 Tahun 2014 Perkalan Nomor 18 Tahun 2014 Tahun 2015 (Pola Aneka dan Honor)
Perkalan Nomor 15 Tahun 2015 Perkalan Nomor 16 Tahun 2015 Perkalan Nomor 10 Tahun 2015
Tahun 2016 (Transisi)
TOF Diklat Prajabatan Pola Ideal
Tahun 2017 (Pola Ideal Terintegrasi) Perkalan Nomor … Tahun 2017
Tentang Diklat Terintegrasi
Tahun 2014 (Pola Aneka dan Honor) Perkembangan Kebijakan Pedoman Penyelenggaraan Diklat Prajabatan:
1. Prajabatan Golongan III
2. Prajabatan Golongan I dan II 3. Prajabatan Honorer
Perkalan Nomor 11 Tahun 2013 (Pim II) Perkalan Nomor 12 Tahun 2013 (Pim III) Perkalan Nomor 13 Tahun 2013 (Pim IV)
Tahun 2014
Perkalan Nomor 20 Tahun 2014 Perubahan Lamp Perkalan No 11 tahun 2013 Perkalan Nomor 21 Tahun 2014 Perubahan Lamp Perkalan No 12 Tahun 2013 Perkalan Nomor 22 Tahun 2014 Perubahan Lamp Perkalan No 13 Tahun 2013 Surat Edaran Tentang:
1. Penyelenggaraan pim pola baru tahun 2014 dan TOF Pim 2. Status peserta pim pada saat off campus
3. Pelaksanaan Taking Ownership
4. Klarifikasi Undangan Membangun Komitmen Bersama
Tahun 2015
Perkalan Nomor 18 Tahun 2014 (Pim II) Perkalan Nomor 19 Tahun 2014 (Pim III) Perkalan Nomor 20 Tahun 2014 (Pim IV)
Perkembangan Kebijakan Pedoman Penyelenggaraan Diklat Kepemimpinan:
Tahun 2013
Respon atas:
Penyesuaian terhadap kebijakan nasional
Tuntutan kualitas penyelenggaraan Diklat
Tuntutan lembaga pengguna terhadap kualitas alumni
Tuntutan stakeholders dan permasalahan implementasi di LD
Perkembangan IPTEKS
ESENSI PERUBAHAN DIKLAT APARATUR
Tujuan, kurikulum,
metode, media, sarpras,
widyaiswara, penyelenggara, anggaran, waktu.
“Berbasis Kompetensi”
Berbasis Kompetensi
1. Diklatpim:
melakukan
perubahan/reform 2. Diklat Prajabatan:
mengaktualisasikan Nilai-Nilai Dasar
(Core Values) , sikap
perilaku dan disiplin
dalam pelaksaan
tugas, peran, dan
kedudukan sebagai
PNS dalam NKRI
PROFESIONAL PNS
1. Internalisasi Nilai-Nilai Dasar PNS
2. Pembentukan
Pengetahuan Tentang Kedudukan dan Peran PNS dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
4.Evaluasi
profesionalisme PNS
14
3. Aktualisasi
Tahap I: Diagnosa Kebutuhan Perubahan Organisasi
Tahap II:
Membangun
Komitmen Bersama
Tahap III Merancang Perubahan dan
Membangun Tim
Tahap IV Laboratorium Kepemimpinan
Tahap V:
Evaluasi
Kepemimpinan
Pemimpin
Perubahan
E S E L O N I
PROGRAM: ESELON III
KEGIATAN: ESELON IV
AREA PERUBAHAN
ESELON II
1.
Efektivitas Diklat dalam pembentukan karakter dan integritas (pimpinan) rendah.
2.
Kurikulum memuat mata diklat yang tidak fokus pada pembentukan kompetensi dan penguatan kompetensi aparatur dan kepemimpinan
3.
Metoda pembelajaran belum mampu
mendorong terbentuknya budaya inovatif melalui enerasi pimpinan perubahan karena tidak berbasis pengalaman (Klasikal).
4.
Peran dari lembaga pengirim terbatas dan pasif
Sistim Penyelenggaraan:
1. Kurikulum; tidak fokus pada pembentukan kompetensi pemimpin
2. Cara pembelajaran lebih banyak klasikal;
3. Peran widyaiswara hanya sebagai sumber utama 4. Peran dari lembaga pengirim terbatas dan pasif 5. Peran penyelenggara terbatas pada persiapan dan
pelaksanaan diklat
TAHAP PEMBELAJARAN
1.
Internalisasi nilai-nilai dasar,
2.
Pembentukan sikap perilaku dan disiplin PNS,
3.
Pembentukan pengetahuan tentang kedudukan dan peran PNS dalam NKRI
4.
Aktualisasi
5.
Evaluasi Aktualisasi.
TAHAP PEMBELAJARAN AGENDA PEMBELAJARAN
1.
Diagnosa Kebutuhan Perubahan,
2.
membangun
komitmen bersama,
3.
merancang perubahan dan membangun tim,
4.
laboratorium
kepemimpinan, dan
5.
evaluasi
kepemimpinan.
1.
penguasaan diri,
2.
inovasi,
3.
diagnosa perubahan organisasi,
4.
tim efektif, dan
5.
proyek perubahan
KOMPONEN-KOMPONEN PENYELENGGARAAN
FASILITATOR:
1. Penceramah 2. Pengajar 3. Coach 4. Mentor 5. Penguji
KUNJUNGAN LAPANGAN:
1. Visitasi
2. Benchmarking DISEMINASI STKAHOLDERS:
1. Rencana Penyelenggaraan 2. Penguatan Peran Mentor 3. Penyamaan Persepsi Coach 4. Penyamaan Persepsi Penguji 5. Diseminasi Proyek Perubahan
SISTEM PEMBELAJARAN:
1. Klasikal (on campus)
2. Non Klasikal (off campus)
SISTEM EVALUASI:
1. Pemahaman (Prajab) 2. Evaluasi Rancangan
dan Implementasi Kertas Kerja
PENGIRIMAN PESERTA:
1. Provinsi Jateng
2. Di Luar Provinsi
Penyempurnaan Pedoman Kediklatan (Pedoman Pim, Prajab, Bahan Ajar, Modul)
Penguatan kompetensi tenaga kediklatan (coaching, mentoring & metode lain)
Pengembangan Sistem Informasi Kediklatan (untuk pelayanan & koneksi dengan Sistem Info ASN)
Penyusunan sistem pengembangan kompetensi (holistik)
Pengembangan sistem pelatihan jarak jauh & e- learning
Penyusunan Pedoman Rencana/Evaluasi Pengembangan Kompetensi
Monev & akreditasi LD (penguatan LD)
Sosialisasi Kebijakan Diklat
KEBIJAKAN
PENGEMBANGAN PROGRAM DAN PEMBINAAN DIKLAT
PENGEMBANGAN PROGRAM (PANDUAN) : 1. Penguji Prajab Dan Pim
2. Coaching dan Mentoring
3. Teknis Penyelenggaraan Diklat 4. Metode Pembelajaran
5. Penyempurnaan Bahan Ajar (Pim, Prajab, AKD, TOT, MOT)
6. SOP Penerbitan KRA
PEMBINAAN (PEDOMAN):
1. Sistem Akreditasi On Line 2. Pelaksanaan AKD
3. Pembelajaran Jarak Jauh (E-learning) 4. Pengembangan Kompetensi ASN
5. Pola Pembinaan Diklat T/F 6. Diklat Terintegrasi Bagi CPNS 7. TOF Diklat Prajabatan Pola Ideal
8. TOT Substansi Pim Dan Prajab (ANEKA)
TERIMA KASIH
Mari Bersama Membangun Bangsa dengan Meningkatkan Kompetensi Aparatur Sipil Negara
PEDULI INOVATIF
INTEGRITAS PROFESIONAL