• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kajian Kawasan Eropa Dan Pengaruhnya Terhadap Indonesia.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Kajian Kawasan Eropa Dan Pengaruhnya Terhadap Indonesia."

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

KAJIAN KAWASAN EROPA DAN PENGARUHNYA

TERHADAP INDONESIA

Oleh : Dr. Aelina Surya, Dra

JURUSAN HUBUNGAN INTERNASIONAL

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK

(2)

KAJIAN KAWASAN EROPA DAN PENGARUHNYA

Unisoviet dan sekutu-sekutunya. Dengan makin solidnya Uni Eropa, tentunya hal ini merupakan pasar potensial bagi negara-negara berkembang termasuk Indonesia.

Uni Eropa memiliki asset – asset strategis untuk negara-negara Uni Eropa yang anggotanya dapat mengambil bagian dalam operasi perdamaian global dibawah bendera Uni Eropa, hal tersebut tidak tergantung pada NATO yang selama ini menjadi payung pertahanan Eropa.Dari hal tersebut maka Uni Eropa mengumumkan apa yang disebut Common European Defence.

Dengan semakin solidnya negara-negara di Eropa kita harus mempergunakan peluang kerjasama untuk memperkuat economi, social, politik, pertahanan dan keamanan Indonesia.

Dalam melawan globalisasi kita tidak bisa sendirian. Sebagai contoh, negara-negara yang ada di kawasan Eropa bergabung dan semakin bertambah kuat. Untuk itu kita harus bersatu memperkuat ekonomi, politik, dan pertahanan, guna menjaga keutuhan NKRI, karena keutuhan negara dan kesejahteraan rakyat sangatlah penting untuk melawan arus globalisasi.

Key note : Kajian Kawasan Eropa

ABSTRACT

In 2007 the members of Eropean Union consist of 27 countries included ex-Unisoviet contries and their alliance. European Union become more solid, therefore that become potential market for development contries included Indonesia.

European Union has strategis assets for their members who take apart in global peace action under European union. That is not depend on NATO who Collective Security in European, therefore Common European Defence became on of the solution.

European Union members became more solid, so that we must use this chance for cooperation for strenghtened economic, social, culture, politic and security defense sector.

To face globalization we can’t do it by ourself. For example European countries gather to make multilateral organization for strenghtened their region. To keep our solidarity we must strenghtened our economic, politic and defence because country’s solidarity and prosperity are most important to face globalization.

(3)

Pendahuluan

Banyak orang mengatakan tak ada kawasan yang selalu menawan rasa ingin tahu kita

sebaik pesona yang dimiliki kawasan Eropa. Betapa tidak, dari dulu hingga kini Eropa

menjadi tempat berlangsungnya hal-hal besar yang menjadi tonggak penting sejarah

dan kemnusiaan di bumi ini. Itulah Eropa dengan sejarah dan dinamikanya sendiri.

Sejarah Eropa tidak saja ditandai dengan konflik dan kebencin sesama manusianya

yang berlangsung cukup panjang tetapi juga ada kesepakatan dan hasyrat untuk

kerjasama hingga saat ini.

Pembahasan

Uni Eropa adalah sebuah organisasi antar-pemerintahan dan supra-nasional, yang

terdiri dari negara-negara Eropa, yang sekarang ini telah memiliki 27 negara anggota1.

A. Negara-Negara Anggota Uni Eropa dan Tahun Masuknya

Tahun 2007 Negara Uni Eropa sudah berjumlah 27 negara :

Tahun

Masuk

Nama Negara Anggota Uni Eropa

1952 Belgia, Perancis, German,Italia, Luxembourg, Belanda

1973 Denmark, Irlandia, Inggris

1981 Yunani

1986 Portugal, Spanyol

1995 Austria, Finlandia,Swedia

2004 Siprus, Rep. Ceko, Estonia, hungaria, Latvia, Lithuania, Malta,

Polandia,Slovakia, Slovenia

2007 Bulgaria, Romania

1

(4)

B. Sejarah Pembentukan2

1) The Treaty of Paris (ECSC), 1952

2) Treaty of Rome (Euratom dan EEC), 1957

3) Schengen Agreement, 1985

4) Single Act, Brussels, 1987

5) The Treaty of Maastricht (Treaty on European Union), 1992

6) Perluasan Keanggotaan

7) The Treaty of Amsterdam, 1997

8) The Treaty of Nice, 2000

9) Konvensi Masa Depan Eropa dan Traktat Aksesi 10 Negara Anggota Baru

10)Masuknya Negara Rumania dan Bulgaria pada Bulan Januari 2007

C. Lembaga-Lembaga Utama Uni Eropa 3

1) Parlemen Eropa

2) Komisi Eropa

3) Dewan Uni Eropa

4) Bank Central Eropa

5) Dewan Audit Uni Eropa 6) Mahkamah Tinggi Uni Eropa

Parlemen Eropa berunding di Brusel, Belgia dan (beberapa kali setahun) di

Strasbourg (Perancis).

Parlemen Eropa dipilih secara langsung oleh penduduk.

D. Keanggotaan Uni Eropa

Negara anggota per tahun 2007 sudah berjumlah 27 anggota

Syarat-Syarat Keanggotaan Uni Eropa

1) Negara yang bersangkutan harus berada di benua Eropa

2) Memiliki sistem perekonomian yang kuat dan stabil

3) Negara tersebut menerapkan prinsip-prinsip demokrasi, penegakan

hukum, penghormatan HAM dan

2

http://id.wikipedia.org/wiki/Uni_Eropa 3

(5)

E. EURO

Pada bulan Januari 1999, para anggota UNI EROPA membentuk sebuah mata

uang tunggal yaitu mata uang EURO, yang digunakan untuk kegiatan

perekonomian dan transfer antar negara anggotanya.

Berlaku sejak januari 2002 hingga saat ini

Syarat-Syarat Negara yang Bergabung dengan Zone Euro

Tingkat inflasi tidak lebih dari 1,5% diatas tingkat inflasi dari anggota lain yang

memiliki inflasi paling rendah

 Tingkat suku bunga jangka panjang dari obligasi pemerintah tidak lebih dari 2%

 Masing-masing negara harus menjaga nilai tukar mata uangnya tidak melebihi margin (band) yang ditetapkan sistem moneter Eropa

 Defisit anggaran pemerintah tidak melebihi 3% dari GDP

 Posisi hutang luar negeri pemerintah tidak melebihi 60% dari GD

(6)

F. Rencana Masuknya Negara-Negara Bekas Uni

Soviet yang lain ke dalam Uni Eropa

Ekspansi perluasan anggota Uni Eropa sampai ke Asia Tengah dan Baltik bekas

pecahan Uni Soviet juga akan masuk Uni Eropa yaitu, Georgia, Armenia, dan

Azerbaijan, hal tersebut membuat Rusia merasa tersingkir. Dengan demikian

kehadiran NATO di Asia Tengah sampai Baltik sudah dianggap tindakan

pengepungan NATO. Untuk hal itu Rusia perlu ada suatu reaksi yang lebih aktif

untuk melakukan pengaruh Rusia di CIS (Commonwealth of Independent States)

Pembagian Anggota dan Non Anggota CIS dari Negara-negara Ex-Uni Soviet

Negara-negar Ex-Uni Soviet Anggota

(7)

13.Ukraina 14.Belarusia

Ya Ya

Moldova

15.Moldova ya

I.

Ekonomi Uni Eropa

Uni Eropa memiliki ekonomi dengan GDP per kapita tahun 2005 sebesar 23.600

Euro

Perbandingan Dengan Blok-Blok / Negara-Negara Lain

J. Kebijakan Eksternal

 Tarif eksternal bersama bea cukai, dan posisi yang sama

 Pendanaan untuk program-program di negara-negara calon anggota, serta bantuan ke-negara berkembang

 Pembentukan sebuah pasar tunggal Masyarakat Energi Eropa

K. Dampak Pembentukan Common European Defence terhadap NATO

(8)

Belgia, Canada, Denmark, Perancis, Islandia, Italia, Luxembourg, Belanda, Norwegia,

Portugal, Inggris dan Amerika Serikat.

Negara – Negara yang amsuk menjadi anggota NATO pada waktu perang dingin yaitu

Yunani, Turki , Jerman dan Spanyol. Kemudian setelah berakhirnya perang dingin

Negara-negara ex blok timur juga masuk kedalam NATO yaitu : Jerman Timur

(1990), Republik Ceko (1999), Polandia (1999), Hongaria (1999), Estonia(2004),

Latvia(2004), Lithuania(2004), Slowakia (2004), Slovenia(2004). Dominasi Amerika

Serikat melalui NATO diwilayah Eropa dimulai pada era perang dingin bersamaan

dengan proses integrasi Eropa . banyak perbedaan pendapat dalam tubuh NATO.

Bentuk utama dari pemberontakan Negara-negara Eropa terhadap NATO yang

didominasi Amerika Serikat diwilayahnya adalah pembentukan Common European

Defence .

L. Kerja Sama Dan Harmonisasi Di Wilayah-Wilayah Lain

Kebebasan memilih dalam pemilihan pemerintahan setempat dan Parlemen Eropa

Kerja sama dalam masalah-masalah kriminal, termasuk saling berbagi intelijen

(melalui EUROPOL dan Sistem Informasi Schengen) Suatu kebijakan luar negeri

bersama sebagai sebuah sasaran masa depan Suatu kebijakan keamanan bersama

sebagai suatu sasaran Kebijakan bersama tentang imigrasi Pendanaan bersama

untuk penelitian dan pengembangan teknologi

M. Kebijakan Perdagangan Uni Eropa a. Internal Market

Pelarangan creosote-treated wood

 Ecolabel

 Larangan pada Penggunaan Produk yang tidak Berwawasan

 Lingkungan

 Food Label & Food Safety

 White paper On chemicals

b. Perdagangan Internasional  Tarif

 GSP

 Dumping dan subsidi

 Tekstil

(9)

 Perubahan peraturan (EC) No. 999/2001 mengenai impor produk hewan

N. Kemitraan Uni Eropa dan Rusia

 Kerjasama antara Uni Eropa dan Rusia menggunakan dua pendekatan berbeda jadi melalui interaksi Uni Eropa secara keseluruhan dan interaksi Rusia

dengan anggota negara-negara Uni Eropa secara bilateral

 Dua elemen utama kebijakan luar negeri Rusia terhadap Uni Eropa yang kemudian membentuk Partnership and Cooperation Agreement (PCA) antara

Uni Eropa dan Rusia pada tahun 1997, yang berakhir pada 30 November 2007

 Uni Eropa sebagai sebuah bentuk kawasan ekonomi yang dianggap paling mapan sebenarnya masih sangat membutuhkan Rusia untuk bergabung,

mengingat sumber-sumber daya alam dan sumber-sumber ekonomi Rusia

yang sangat besar . namun salah satu kesulitan Uni Eropa adalah belum

seimbangnya kemapanan integrasi ekonomi dengan kemapanan keamanan di

Eropa. Jika dalam satu sisi eropa mencoba mandiri secara ekonomi yaitu

dengan cara membuat mata uang tunggal (Euro) dan pasar bersama (common

market) yang salah satu tujuannya adalah untuk mengurangi pengaruh

Amerika dalam kawasan Eropa . Namun disisi lain dalam masalah-masalah

keamanan mereka justru masih sangat tergantung dengan Amerika contohnya

dalam kasus Balkan. Selama Amerika masih bisa bermain dominan dalam

kawasan eropa maka akan sangat sulit Uni Eropa untuk mengajak Rusia

bergabung kedalamnya

 Anggota Uni Eropa sudah hampir menarik seluruh eks negara Eropa Tengah dan Timur yang pada masa perang dingin negara tersebut adalah sekutu Uni

Soviet.

 Dengan semakin kuatnya Uni Eropa telah menjadi daya tarik bagi negara sekitarnya untuk menjadi anggota. Uni Eropa harus menjalani seleksi yang

ketat, setiap calon harus melaksanakan kebebasan, keamanan, keadilan dan

setelah menjadi negara anggota Uni Eropa masih diberlakukan suatu ketentuan

tentang pelaksanaan hak asasi manusia, transparansi dan pemerintahan yang

(10)

O. Hubungan Indonesia dengan Uni Eropa

Hubungan Indonesia dengan Uni Eropa relatif sama dengan Rusia, sejak 1967

baik melalui kerangka ASEAN, ARF & ASEM.

 Sejak transisi politik di Indonesia tahun 1998 Uni Eropa banyak memberikan perhatian dalam menegakkan demokrasi dan penegakkan HAM juga termasuk

dalam membantu menangani masalah separatisme di Indonesia seperti :Aceh,

Maluku, dan Papua

 Uni Eropa sebagai mitra penting dalam mencapai pembangunan guna proses politik dan perdamaian di Indonesia.

1. Hubungan Indonesia dan Uni Eropa dalam Bidang Ekonomi

Hingga saat ini Uni Eropa merupakan mitra dagang nomor satu Indonesia.

Selain tujuan utama ekspor Indonesia, nilai ekspor Indonesia juga telah

mencapai satu milyar Euro. Selain mengekspor ke Uni Eropa sebagai timbal

balik Uni Eropa juga sebagai negara donor terbesar bagi Indonesia dalam

upaya pengembangan/mengembangkan perusahaan-perusahaan yang ada di

Indonesia.

Peran ASEAN pun sangat menentukan dalam menjalin kerjasama dengan Uni

Eropa karena disadari atau tidak, ASEAN pun kini sedang meniru

langkah-langkah Uni Eropa dalam membangun perekonomian kawasannya.

2. Hubungan Indonesia dan Uni Eropa dalam Bidang Politik

Sejak dibuka hubungan Indonesia-Uni Eropa tahun 1970 dan di formalkan

dibawah kesepakatan komisi Eropa-ASEAN tahun 1980, hubungan

Indonesia-Uni Eropa sudah mulai menunjukkan peningkatan dalam tiga

dekade seperti kerjasama dan pengembangan masyarakat. Hal yang paling

terlihat adalah ketika terjadi peristiwa Tsunami di Aceh. Negara-negara Uni

Eropa memberikan bantuan pemulihan 85% dari total bantuan yang berasal

dari dunia. Selain dari itu Uni Eropa juga dalam menyelesaikan konflik di

Aceh (GAM) nelalui Aceh Monitoring Mission/AMM dan telah di lihat

hasilnya oleh kita.

3. Militer dan Pertahanan Negara Indonesia

Secara disadari pengaruh Uni Eropa terhadap militer dan pertahanan negara

sangat besar. Hal tersebut terjadi pada tahun 1999 yaitu pada peristiwa di

Timor-Timur, dimana Amerika Serikat mengeluarkan embargo militer dan

(11)

Hal tersebut tentunya sangat berpengaruh kepada pertahanan negara

Indonesia, dimana mayoritas alat-alat dan perangkat militer Indonesia di

import dari Amerika Serikat, Jerman, dll, yang tentunya secara tidak langsung

dapat melemahkan pertahanan negara Indonesia khususnya di bidang

sparepart pesawat, dan alat-alat militer.

P. Hubungan Indonesia - Rusia

Hubungan Indonesia dalam lima tahun terakhir nampaknya mengalami

kemajuan yang baik

 Embargo militer tahun 2005 sangat mempengaruhi keutuhan perdamaian negara. Dalam masa embargo militer Rusia sebagai important partner

sebagai peng-import suku cadang persenjataan sampai dengan pesawat.

 Dalam bidang ekonomi pun Indonesia-Rusia berjalan baik dan menguntungkan ke dua belah pihak.

Q. Kemitraan Rusia – Uni Eropa4

Dalam menggalang kerjasama Uni Eropa dan Rusia telah disepakati

Partnership and cooperation Agreement (PCA) dalam pertemuan tingkat

Tinggi di Den Haag tanggal 25 November 2004 adalah :

1. Kesepakatan dalam bidang ekonomi (Common Economic Space)

mencakup perdagangan,investasi, kerjasama industri dan kebijakan

perusahaan.

2. Dalam bidang yang kedua disepakati untuk memperkuat kerjasama

dalam bidang keadilan dan masalah salam negeri untuk

mengantisipasi ancaman bersama kejahatan terorganisir, terorisme

dan masalah ilegal lain yang menyeberangi pebatasan. Akan tetapi

Uni eropa menegaskan dalam pelaksanaan agar mengutamakan

nilai-nilai bersama yaitu demokrasi, hak azasi manusia(HAM) dan

penegakan hukum.

3. Dalam bidang ketiga, bermaksud untuk mengintensifkan kerjasama

pada isu keamanan dan krisis menejemen.

4

(12)

4. Bidang keempat, dirancang untuk memperkuat hubungan antar

penduduk yang diharapkan dapat memberikan sumbangan dalam

meningkatkan persaingan ekonomi Uni Eropa dan rusia

R. Hubungan Segitiga Indonesia - Uni Eropa – Rusia

Dalam hubungan ini Indonesia juga menggunakan pendekatan seperti Rusia

dan Uni Eropa, yaitu:

 Hubungan dengan Uni Eropa secara keseluruhan

 Hubungan bilateral antara negara-negara Uni Eropa

 Hubungan bilateral dengan Rusia

S. Prospek Hubungan Indonesia dengan Negara-negara Eropa  Secara militer

Dengan adanya hal tersebut diatas, Indonesia harus mengantisipasi timbulnya

kekuatan militer baru yang di organize oleh negara-negara Eropa, sehingga

eksistensi Amerika Serikat akan berkurang di Eropa

Indonesia harus menjaga stabilitas negara, untuk menghindari dari embargo

dengan transparansi demokrasi dan penegakkan HAM.

 Secara Ekonomi

Dengan makin kuat/solidnya dan bertambahnya negara-negara yang masuk

kedalam Uni Eropa, Indonesia harus melakukan pendekatan ke Uni Eropa

secara keseluruhan.

Agar tidak terjadi masalah dalam tarif & Dumping, Indonesia harus

meningkatkan kualitas ekspornya

T. Kerjasama Uni Eropa dengan Negara-negara di ASEAN

 Deklarasi Heart of Borneo yang dideklarasikan di Bali oleh tiga negara. Indonesia, Brunei Darussalam dan Malaysia

 Perdagangan bebas UE-Singapura

 Kerjasama Republik Indonesia dengan Uni Eropa

(13)

Penutup

 Pembentukan pakta keamanan Eropa merupakan yang jauh lebih efektif dan masuk akal karena mempresentasikan negara-negara anggotanya

Sejak diumumkannya Common European Defence monopoli wewenang NATO di wilayah Eropa berada di ujung tanduk.

 Uni Eropa memiliki asset – asset strategis untuk Negara-negara Uni Eropa yang anggotanya dapat mengambil bagian dalam operasi perdamaian global

dibawah bendera Uni Eropa, hal tersebut tidak tergantung dalam NATO.

 Dengan semakin solidnya negara-negara di Eropa kita harus mempergunakan peluang kerjasama untuk memperkuat ekonomi,social, politik, pertahanan dan

keamanan Indonesia.

 Dalam melawan globalisasi kita tidak bisa sendirian. Sebagai contoh, negara-negara yang ada di kawasan Eropa bergabung dan semakin bertambah kuat.

Untuk itu kita harus bersatu memperkuat ekonomi, politik, dan pertahanan,

guna menjaga keutuhan NKRI, karena keutuhan negara dan kesejahteraan

(14)

DAFTAR PUSTAKA

Henderson,Conway.1998. International Relation:Conflict and Cooperation and The

Turn of 21st Century. New York: MacGrawhill International Editions

Makridakis, Spyros G. and Associaties.1991. Single Market Europe Opportunities

and Challenges for Business. California: Jossey Bass Inc

Mastny,Vojtech.and Jan Zielonka ed. Human Rights and Security:Europe on The Eve

of a New Era.USA:Westview Press.

Sitohang, Japantan dkk. 1998. Keamanan Bersama Uni Eropa dan Masalah Migrasi. Jakarta : Puslitbang Politik dan kewilayahan – LIPI

Sitohang, Japanton. 2007. Kemitraan Rusia-Uni Eropa: Implikasi Strategisnya Bagi Indonesia. Bandung: Seminar badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan DEPLU

Website

http://id.wikipedia.org/wiki/Uni_Eropa. Dilayari tanggal 21 Desember 2009

http://www.delidn.ec.europa.eu/en/special/bluebook/BB07-ID1.pdf. Dilayari tanggal

Referensi

Dokumen terkait

Apabila penetuan nilai ini berdasarkan pada nilai hasil tes belajar yang digunakan pada kriterium peserta didik, maka pada hal ini mengandumg arti bahwa nilai yang

(2003), penggunaan tehnik AFLP untuk mempelajari keragaman genetik pada jahe mengindikasikan bahwa dari 22 aksesi plasma nutfah jahe yang digunakan yang terdiri dari

(4) sebaiknya pemerintah (Dinas Pendidikan) senantiasa memfasilitasi dalam semua kegiatan pembinaan prosedur dan teknis penilaian, dan (5) pembinaan dalam bentuk supervise

Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan pada bulan Maret 2011, tempura merupakan salah satu jajanan yang paling digemari anak-anak usia SD (Sekolah Dasar),

Dengan demikian regresi berganda ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variabel-variabel yang akan diteliti, yaitu Indeks Pembangunan Manusia sebagai

Setiap mahasiswa diminta untuk membuat sebuah paper dengan panjang maksimal 500 kata yang berisi rangkuman dan refleksi kritis atas tulisan Abraham van de Beek. yang berjudul

Diajukan kepada Program Studi: Agribisnis, Fakultas Pertanian dan Bisnis Guna Memenuhi sebagian dari persyaratan untuk mencapai gelar

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola sirkulasi dan kecepatan arus laut di perairan Ujong Pancu, serta mengetahui area dan besarnya potensi energi yang dapat