Pengaruh Pupuk Hayati dan Dosis Pupuk Nitrogen dan Fosfor Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Padi (Oryza sativa L.) Varietas Ciherang.
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Pemanenan padi di areal lahan sawah skala kecil, dapat dilakukan secara manual menggunakan sabit bergerigi dan secara mekanis menggunakan paddy mower, oleh
Hasil rekapitulasi sidik ragam pada Tabel 1 menunjukan bahwa perlakuan varietas padi yang ditanam berpengaruh nyata terhadap variabel peubah tinggi tanaman, jumlah
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) padi Varietas Ciherang yang ditanam di lahan tergenang menghasilkan pertumbuhan dan produksi yang lebih tinggi dibandingkan dengan yang ditanam
Hasil analisis ragam menunjukan bahwa tidak ada interaksi pada pertumbuhan dan hasil tanaman padi dengan varietas padi dan pemberian pupuk hayati pada variabel pengamatan
Tinggi Tanaman Padi pada Umur 30 dan 45 HST dengan Beberapa Dosis Pupuk Kandang. Gambar 2 menunjukkan bahwa pada umur 30 HST
Perlakuan pemupukan dengan 400 kg/ha pupuk majemuk Phonska + 152 kg/ha urea mengakibatkan tanaman padi sawah kultivar IR 64 di Jatinangor Sumedang mempunyai rata-rata jumlah
Hubungan volume akar tanaman padi sawah dengan penggunaan perbedaan vaietas dan pemberian Pupuk NPK Mg yang ditanam di bawah kelapa sawit umur 16 tahun dapat dilihat pada gambar
Perlakuan pemupukan dengan 400 kg/ha pupuk majemuk Phonska + 152 kg/ha urea mengakibatkan tanaman padi sawah kultivar IR 64 di Jatinangor Sumedang mempunyai rata-rata jumlah