IDENTIFIKASI SENYAWA ANTIOKSIDAN DARI DAUN DEWA (Gynura pseudochina (Lour.) DC).
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Telah dilakukan uji aktivitas antibakteri ekstrak dan fraksi daun dewa (Gynura pseudochina (L.)DC) terhadap Propionibacterium acnes dan Staphylococcus epidermidis.. Pengujian
Dari seluruh hasil penelitian yang diperoleh, bahan tanam daun dewa asal kultur in vitro menghasilkan pertumbuhan, produksi total flavonoid, antosianin dan kuersetin lebih
Hal ini sesuai dengan pendapat Alcamo ( 1984), bahwa flavonoid merupakan golongan senyawa fenol yang bersifat fungistatik atau fungisid. Perhitungan KHM
Untuk karakterisasi senyawa A dilakukan pemeriksaan spektrum ultraviolet, reaksi kimia dengan sianidin test senyawa A positif flavonoid, sehingga kemudian diukur
Berdasarkan cara penyiapan sampel dapat diketahui apakah proses pengeringan daun dewa dengan mengunakan microwave berpengaruh terhadap kadar senyawa fenolat yang ada
Data Hasil Pengukuran Konsentrasi Senyawa Flavonoid Total dari Ekstrak Daun Dewa dengan Spektrofotometer UV-Vis pada Panjang Gelombang 426 nm. Perhitungan Kadar
Identifikasi dengan spektrofotometer ultra lembayung menun jukkan bahwa senyawa E merupakan senyawa glikosida flavono id golongan flavonol yang mempunyai gugus OH pada atom
Tabel I memperlihatkan kadar ekstraktif dan kadar senyawa fenolat total yang terdapat dalam daun dewa segar dan yang telah dikeringkan dengan kering angin dan