Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Hubungan Antara Pemanfaatan Layanan Bimbingan dan Konseling Dengan Kepercayaan Diri Pada Siswa Kelas IX SMP Negeri 4 Batang T1 132008007 BAB II
Teks penuh
Dokumen terkait
dengan penelitian ini dapat diharapkan untuk mengungkap segi yang membantu. siswa mengatasi segala permasalahan yang dihadapi terutama
percaya diri melalui mengikuti berbagai pelatihan yang dapat mengurangi rasa tidak percaya diri ketika berada dalam suatu kelompok baru, mengurangi rasa cemas
Berdasarkan beberapa ciri individu yang memiliki rasa kepercayaan diri tersebut maka dapat disimpulkan bahwa individu yang memiliki rasa kepercayaan diri adalah individu yang tidak
Dengan penuh rasa percaya diri, yakin terhadap kemampuan yang dimiliki dan berinteraksi sosial dengan individu-individu lain di sekitar dalam berkomunikasi, bergaul,
Menurut Lauster (2012:12-14) Self-confidence (kepercayaan diri) merupakan suatu sikap atau perasaan yakin atas kemampuan yang dimiliki sehingga individu yang
Menurut Mastuti (2008: 13-14), ada beberapa ciri atau karakteristik individu yang memiliki rasa percaya diri diantaranya adalah; (1) percaya akan kompetensi/kemampuan diri
skala yang digunakan adalah (1) skala Kepercayaan diri yang disusun oleh Dewi (2006) yang mengacu pada teori Lauster (1978), (2) skala kecemasan dalam menulis proposal skripsi
Ketika peneliti menanyakan bagaimana implementasi konseling individu dalam meningkatkan rasa percaya diri pelajar yang insecure di MTS Negeri 2 Medan Kelas VIII-3,