• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROFILE. Konsep dasar

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "PROFILE. Konsep dasar"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

1

(2)

2 Madrasah Al Qur’an “Al Fajar”, merupakan tempat pembinaan kepribadian melalui pendekatan keagamaan dan mental-spiritual di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Yogyakarta bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang beragama Islam. Secara struktural, kegiatan madrasah menjadi bagian dari layanan pendidikan di bawah kewenangan Seksi Pembinaan Narapidana (Binapi).

Kegiatan pembelajaran Madrasah Al Qur’an dimulai pada tanggal 21 Maret 2018. Sedangkan peresmian pendiriannya, ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Kepala Lapas Kelas IIA Yogyakarta, Satriyo Waluyo, Bc.Ip, SH, M.Si dengan disaksikan oleh Kepala Kementerian Agama Kota Yogyakarta dan Ketua Baznas DIY pada hari Jumát,12 Mei 2018.

Layanan pendidikan melalui pendekatan keagamaan dan mental- spiritual bagi WBP, sebelum Madrasah Al Qurán “Al Fajar” berdiri, dilaksanakan melalui beberapa bentuk kegiatan yang bersifat reguler (rutin) dan insidental.

Kegiatan yang regular dilaksakakan antara lain;

Sholat fardhu (dhuhur dan ‘Áshar) berjamaah (setiap hari) dan ceramah keagamaan setelah sholat dhuhur (selain hari libur)

Konsep dasar

PROFILE

Penandatanganan prasasti pendirian Madrasah Al Qur’an

“Al Fajar” oleh Kalapas Kelas IIA Yogyakarta

(3)

3 serta sholat Jumát. Kemudian kegiatan tahunan yang rutin dilaksanakan adalah shalat tarawih dan ceramah keagamaan setiap bulan Ramadhan. Semua ini dilaksanakan di masjid Al Fajar. Sedangkan kegiatan yang bersifat insidental antara lain; peringatan hari besar keagamaan, seperti maulid Nabi Muhammad Shallallaahu álaihi wasallam, Isra’ mi’raj dan sebagainya. Secara teknis, semua kegiatan keagamaan baik yang reguler maupun insidental ditangani oleh takmir masjid Al Fajar di bawah koordinasi Kasi Binapi.

Pendirian Madrasah Al Qur’an “Al Fajar” merupakan bagian dari langkah strategis untuk melengkapi dan mengintensifkan kegiatan keagamaan yang sudah berjalan.

Hanya saja, orientasi utama dari Madrasah Al Qur’an adalah pembelajaran Al Qurán, ibadah dan akhlak yang dikelola secara terencana, terpadu dan berkelanjutan.

Karena itu, untuk mengefektifkan teknis-operasional penyelenggaraannya, melibatkan tiga institusi, yaitu Lapas Kelas IIA Yogyakarta, Kementerian Agama Kota Yogyakarta dan Badan Amil Zakat (BAZNAS) Daerah Istimewa Yogyakarta. Kerja sama tripartit dikuatkan dengan penandatangan MoU pada tanggal 22 Februari 2019.

Ada dua tujuan utama MoU antara Lapas Kelas IIA Yogyakarta, Kemenag Kota Yogyakarta dan Baznas DIU, yaitu: Pertama, mewujudkan keterpaduan dan sinergi antara Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Yogyakarta, Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta dan Baznas Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam penyelenggaraan Madrasah Al Qur’an “Al

Fajar” Lembaga

Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Yogyakarta.

Kedua, mengefektifkan penyelenggaraan Madrasah Al Qur’an “Al

Fajar” Lembaga

Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Yogyakarta agar dapat berjalan dengan baik dalam meningkatkan pembinaan Penandatanganan MoU antara

Lapas Kelas IIA Yogyakarta Kemenag Kota Yogyakarta Dan BAZNAS DIY

(4)

4 mental-keagamaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIA Yogyakarta.

Ketiga institusi yang terikat dalam MoU, masing-masing memiliki tanggung jawab yang telah disepakati bersama.

Lapas kelas IIA Yogyakarta memiliki tanggungjawab: 1) menyiapkan WBP yang beragama Islam untuk mengikuti kegiatan pembelajaran secara tertib dan reguler, 2) menyiapkan sarana dan prasana bagi terselenggaranya kegiatan proses pembelajaran.

Pihak Kemenag Kota Yogyakarta memiliki tanggung jawab: 1) menugaskan tenaga pengajar/ustadz sesuai kebutuhan dan 2) melakukan koordinasi, monitoring dan evaluasi terhadap tenaga pengajar/ustadz. Sedangkan pihak Baznas DIY memiliki tanggungjawab memberikan dukungan bantuan pembiayaan operasional kegiatan madrasah.

Harapannya, sinergi ketiga lembaga yangterikat dengan MoU dapat memaksimalkan tercapainya tujuan dan harapan penyelenggaraan madrasah sesuai dengan visi dan misi Lapas Kelas IIA Yogyakarta.

Menjadi tempat pembelajaran Al Qur’an dan pembentukan pribadi yang terpuji bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Kelas IIA Yogyakarta untuk menyiapkan kembali ke masyarakat menjadi warga negara yang baik.

Tujuan penyelenggaraan Madrasah Al Qurán “Al Fajar”

Lapas Kelas IIA Yogyakarta, adalah:

1. Meningkatkan pemahaman dan pengamalan agama sebagai dasar pembentukan pribadi yang berakhlak mulia.

2. Meningkatkan kemampuan membaca dan menghafal Al Qurán serta menumbuhkan kesadaran untuk mempelajarinya secara sunguh-sungguh dan terus menerus.

3. Mendorong kesadaran dan kemampuan melaksanakan praktek ibadah secara benar dan tertib, seperti; bersuci (thaharah), shalat fardhu, dzikir dan amalan-amalan ibadah lainnya.

4. Menanamkan nilai-nilai sosial-keagamaan dan pengimplementasiannya dalam perilaku hidup keseharian, seperti; ketertiban, kejujuran, kedisiplinan,

Tujuan Madrasah

Visi

Madrasah

(5)

5 saling menghargai sesama, solidaritas sosial dan sebagainya.

Target atau hasil akhir yang diharapkan dari pembelajaran Madrasah Al Qur’an “Al Fajar”, antara lain:

1. WBP dapat menjalankan ibadah dengan tertib dan benar.

2. WBP dapat membaca dan menghafal Al Qurán dengan benar sesuai dengan kemampuannya masing-masing.

3. WBP dapat menampilkan diri sebagai pribadi yang berakhlak terpuji.

4. WBP dapat menjalin persaudaraan dengan sesama WBP untuk saling mensupport melakukan pekerjaan yang baik dan bermanfaat.

Materi pembelajaran yang diterapkan di Madrasah Al Qur’an “Al Fajar”, meliputi:

1. Iqra’jilid 1 s/d 6 2. Tahsin Al Qur’an

3. Hafalan juz 30, juz 29, juz 28, Juz 1, Juz 2 dan Juz 3.

4. Pratek ibadah: Thaharoh/wudhu, sholat dan dzikir 5. Kajian fiqih

6. Murattal Al Qur’an 7. Bahasa Arab 8. Latihan hadroh

9. Praktek pidato/ceramah agama

Kegiatan pembelajaran Madrasah Al Qur’an terdiri dari beberapa bentuk kegiatan, yaitu:

1. Kegiatan klasikal

Kegiatan klasikal dilaksanakan di permulaan dan akhir

pembelajaran untuk

pengkondisian WBP untuk siap mengikuti pembelajaran. Di samping itu, kegiatan klasikal juga sebagai media untuk menyampaikan materi-materi yang bersifat umum, seperti akhlaq, tarikh, do’a-do’a sehari- hari dan sebagainya.

Kegiatan klasikal juga dilaksanakan untuk kelas khusus,

Bentuk kegiatan Hasil yang diharapkan

Materi pembelajaran

Kegiatan santri di kelas

(6)

6 seperti; kelas bahasa Arab, kajian fiqih dan murattal Al Qur’an.

2. Kegiatan sorogan

Kegiatan sorogan diporientasikan untuk memberikan layanan peningkatan kemampuan personal tiap WBP.

dikhususkan untuk pembelajaran Iqra’, tahsin, dan hafalan.

3. Praktek ibadah

Praktek ibadah difokuskan pada ibadah-ibadah yang bersifat fardhu a’in dan mendukung aktivitas keseharian, seperti; sholat, wudhu, hafalan dan lain- lain.

4. Latihan hadroh

Latihan hadroh

dimaksudkan untuk meningkatkan

kemampuan seni

bershalawat yang bernilai ibadah. Latihan hadroh dilaksanakan setiap satu pekan sekali dengan dibimbing oleh satu orang ustadz sebagai pelatih.

Group hadroh ini ditampilkan setiap pengajian bersama satu bulan sekali dan ditampilkan pada even-even/perayaan hari besar Islam.

5. Pengajian bersama

Bentuk kegiatan ini merupakan kegiatan bersama di masjid Al Fajar untuk melantunkan shalawat bersama-sama diiringi seni hadrah dan diselingi dengan pengajian singkat.

Kegiatan ini juga sebagai ajang semua santri WBP untuk saling bertemu menjalin komunikasi secara langsung dalam kebersamaan dan kekeluargaan.

Latihan hadroh setiap pekan sekali

(7)

7 Peserta kegiatan madrasah adalah semua WBP yang beragama Islam. Data santri/WBP aktif di madrasah per 1 Oktober 2019 berjumlah 275 orang. Sedangkan santri tidak aktif (karena sakit/dirawat di klinik atau sedang menjalani di sel A) sebanyak 50 orang. Dengan demikian keseluruhan jumlah santri sebanyak 325 orang. Data rincian santri sebagai berikut:

KELAS BLOK

JUMLAH

F G E D C+A

Iqra’ 29 1 33 39 2 104

Al Qur’an 29 11 38 42 26 146

Tahfidz 2 21 - - 2 25

JUMLAH 60 33 71 81 30 275

Tenaga pengajar/ustadz madrasah adalah Penyuluh Agama Islam dari Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta yang diberi tugas oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta sebanyak 40 orang, dengan daftar nama sebagai berikut:

NO NAMA PANGKAT/GOL STATUS

1. Mahlani, S.Ag., M.Pd. Pembina Tk. I/IVb PNS 2. Nur Ahmad, S.Ag. Pembina Tk. I/IVb PNS

3. Kusmanto, S.Ag. Pembina/IVa PNS

4. Suryana, S.Ag. Penata Tk. I/IIId PNS 5. Fachrurrozi, S.Sos. S.Ag. Penata Tk.I/IIId PNS 6. Samsul Ma’arif, S.Ag. Penata/IIIc PNS 7. Suhartanto, S.Ag. Penata/IIIc PNS 8. Supapto, S.Ag. MA Penata/IIIc PNS 9. Agus Triharjo P., S.Ag. Penata Tk.I/IIIc PNS 10. Eman Suherman, S.Ag. Penata Muda Tk.I/IIIb PNS 11. Eko Agus Wibowo, S,Ag. Penata Muda Tk.I/IIIb PNS 12. Drs. Ausath Asfianto Penata Muda/IIIa PNS 13. Awaludin Kiraman, S.Ag. Penata Muda/IIIa PNS 14. Munawar Kholil, S.Ag. Penata Muda/IIIa PNS 15. Ngatijan, S.Ag. Penata Muda/IIIa PNS 16. Drs. Abdul Halim Penata Muda/IIIa PNS 17. Hamid Dwiono, S.Ag. Penata Muda/IIIa PNS

18. Drs. R. Khaerudin - Non-PNS

19. Bambang Purwanto - Non-PNS

Santri madrasah

Tenaga Pengajar/

ustadz

(8)

8

20. Iwan Rustiawan, S.Sos.I - Non-PNS

21. M. Hayyun, S.Pd. - Non-PNS

22. Saebani, S.Ag. - Non-PNS

23. Yusuf Effendi, M.Pd.I - Non-PNS

24. Masruchan, S.Pd.I - Non-PNS

25. Muh. Abdul Wahab, S.Ag. - Non-PNS

26. Dwi Muryanto, SP - Non-PNS

27. Wasis Ridho, S.Ag. - Non-PNS

28. Lutfi, S.Pd. - Non-PNS

29. Sultoni - Non-PNS

30. Agus Prakoso - Non-PNS

31. Hari Purnomo, S.Pd.I - Non-PNS

32. Maiftahul Anam, S.Sos.I - Non-PNS

33. M. Arif Wahyudi, S.H.I - Non-PNS

34. Tri Antoro, ST. - Non-PNS

35. A. Salman Hadi, S.Ag. - Non-PNS

36. Abdul Shomad - Non-PNS

37. Munasir - Non-PNS

38. Tri Kusbandiyono - Non-PNS

39. M. Zuban - Non-PNS

40. Sugeng Sarwono - Non-PNS

Kegiatan pembelajaran Madrasah Al Qur’an dilaksanakan lima hari dalam sepekan, yaitu hari Senin, Selasa, Rabu, Kamis dan Sabtu, mulai pukul 08.30 – 10.00 WIB untuk kelas reguler dan kelas khusus pukul 10.00 – 11.00 WIB.

Kelas reguler yaitu kelas Tahfidz, Al Qurán dan Iqra’.

Berikut ini scheedul pembelajaran madrasah:

JENIS KEGIATAN SENIN SELASA RABU KAMIS SABTU

A. Kelas regular X X X X X

B. Kelas khusus

o Murattal X

o Kajian Fiqih X

o Bahasa Arab X

o Pidato X

o Hadroh X

o Senandung

Shalawat X

Jadwal

pembelajaran

(9)

9 Wisuda santri merupakan bagian dari kegiatan madrasah sebagai wujud apresiasi kepada santri yang telah berhasil mencapai tingkatan tertentu. Kategori yang telah diterapkan dalam wisuda santri meliputi:

o Khatam/lulus Iqra’jilid 1 – 6 o Qiraátul Qurán

o Tahfidz juz 30

o Tahfidz Juz 30, 29 dan 28 o Tahfidz Juz 30, Juz 1 dan Juz 2

Sejak mulai kegiatan pembelajaran pada bulan Maret 2018, Madrasah Al Qurán Al Fajar telah melaksanakan wisuda empat angkatan, dengan jumlah wisudawan secara keseluruhan sebanyak 246 WBP, dengan rincian sebagai berikut :

ANGKATA N

KATEGORI JM

L IQRA

QIRA’ATU L QUR’AN

TAHFID Z

Angkatan I 10 40 2 52

Angkatan II 51 23 20 94

Angkatan III 10 24 16 50

Angkatan IV 22 12 16 50

93 95 58 246

Wisuda angkatan kelima akan dilaksanakan pada hari Senin, 30 Maret 2020.

Yogyakarta, 3 Februari 2020 8 J. Akhirah 1441

Wisuda santri

MENGETAHUI

Kasi Binapi LAPAS Kelas IIA Yogyakarta

HERIYANTO, Bc.IP, SH., MH NIP. 19701015 199303 1 001

Kasubsi Bimaswat

Lapas Kelas IIA Yogyakarta

ANGGA SATRYA

NIP. 199202032010121001

(10)

10

FOTO KEGIATAN MADRASAH

WISUDA SANTRI periode ke-4 dilaksanakan pada hari Jumat, 27 September 2019 bertempat di masjid Al Fajar Lapas Kelas IIA Yogyakarta. Berhasil diwisuda sebanyak 50 orang santri. Hadir dalam kesempatan itu, Ketua BAZNAS DIY diwakili H. Munjahid, Kepala Kemenag Kota Yogyakarta diwakili Kasubag TU H. Mukhotib dan segenap ustadz Madrasah.

(11)

11

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Suasana kegiatan pembelajaran kelas Iqra’ bertempat di masjid Al Fajar Lapas kelas IIA Yogyakarta.

Suasana kegiatan pembelajaran kelas Al Qur’an dilaksanakan di ruang kelas dengan model sorogan.

(12)

12

KEGIATAN BELAJAR KELAS DI KLINIK

Kegiatan pembelajaran kelas khusus bahasa Arab, pesertanya khusus kelas Tahfidz.

Susana kelas khusus di Poli bagi santri/WBP yang sedang sakit/sedang menjalani di Sel A dilaksanakan secara berkelompok.

(13)

13 Kunjungan kerja Dirjen Pemasyarakatan Kemenkumham RI pada hari Rabu 9 September 2019, melihat langsung suasana kegiatan pembelajaran.

Rapat koordinasi Ustadz bersama seluruh jajaran pengelola Madrasah dan Pimpinan Lapas dilaksanakan tiga bulan sekali. Rapat terakhir pada tanggal 31 Januari 2020 bertempat di Kemenag Kota Yogyakarta. Hadir dari Lapas, Bapak Angga Satria, Bapak Agus Tri dan Bapak Fajar.

(14)

14

KALENDER PEMBELAJARAN TAHUN 2020

MADRASAH AL QUR'AN "AL FAJAR" LAPAS KELAS IIA YOGYAKARTA

NO BULAN TANGGAL JUMLAH

HARI 1 Januari 2 4 6 7 8 9 11 13 14 15 16 18 20 21 22 23 27 28 29 30 20 2 Pebruari 1 3 4 5 6 8 10 11 12 13 15 17 18 19 20 22 24 25 26 27 29 21 3 Maret 2 3 4 5 7 9 10 11 12 14 16 17 18 19 21 23 24 26 28 30 31 21 4 April 1 2 4 6 7 8 9 11 13 14 15 16 18 20 21 22 23 25 27 28 29 30 22

5 Mei 2 4 5 6 9 11 12 13 14 16 LIBUR IDUL FITRI 10

6 Juni 4 6 8 9 10 11 13 15 16 17 18 20 22 23 24 25 27 29 30 19 7 Juli 1 2 4 6 7 8 9 11 13 14 15 16 18 20 21 22 23 25 27 28 29 21 8 Agustus 1 3 4 5 6 8 10 11 12 13 15 18 19 22 24 25 26 27 29 31 20 9 September 1 2 3 5 7 8 9 10 12 14 15 16 17 19 21 22 23 24 26 28 29 30 22 10 Oktober 1 3 5 6 7 8 10 12 13 14 15 17 19 20 21 22 24 26 27 28 31 21 11 November 2 3 4 5 7 9 10 11 12 14 16 17 18 19 21 23 24 25 26 28 30 21 12 Desember 1 2 3 5 7 8 9 10 12 14 15 16 17 19 21 22 23 26 28 29 30 31 22

JUMLAH KESELURUHAN 240

Referensi

Dokumen terkait

Dari hasil penelitian yang dilakukan menunjukan bahwa pelaksanaan Manajemen Sumber Daya Manusia PNS Dinas Pendidikan Kota Semarang dalam rangka Reformasi Birokrasi sudah

Muchamad Alyasa Amna, NIM E0013277, Pelaksanaan Pengisian Jabatan Wakil Kepala Daerah dalam Keadaan Berhalangan Tetap Ditinjau dari Efektivitas Pemerintahan (Studi

Sebaliknya, sumber-sumber pustaka yang masih terkait dengan subyek penelitian serta mampu memperkaya data pada sumber primer maka termasuk ke dalam sumber data

Puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala rahmat, taufik, dan hidayah kepada penulis, serta atas seizin-Nya penulis dapat menyelesaikan penyusunan skripsi dengan judul

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis laju alih fungsi lahan sawah di Kabupaten Deli Serdang, untuk menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya alih

JURUSAN : PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA DAFTAR PESERTA KULIAH DAN NILAI AKHIR.. SEMESTER GANJIL TAHUN

Pada gambar 2 nilai tertinggi didapatkan pada kategori unsur 3, 4 dan 6 yaitu sebesar 0,99 yang artinya dari hampir 366 orang responden menilai bahwa petugas layanan di

Dalam mewujudkan masyarakat madani, Muhammadiyah Ranting Padang Bandung mempunyai beberapa faktor pendukung untuk menjalankan program- program kerja yang sudah dibentuk,