• Tidak ada hasil yang ditemukan

Monday, October 25, 2021

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Monday, October 25, 2021"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

1 Today’s Market:

 IHSG diperkirakan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat. Bursa AS ditutup menguat pada perdagangan Jumat (10/22). Harga batubara turun ke level USD 230.00 per Mt. Crude oil naik ke level USD 84.26 per barrel. Rupi- ah terhadap Dollar AS melemah ke level Rp 14,123. 10Yr Government Bonds Yield naik ke level 6.08%.

 Dari global, AS mengumumkan tingkat PMI Manufacturing preliminary periode Oct-21 sebesar 59.2, di bawah esti- masi konsensus yang sebesar 60.5.

 Dari dalam negeri, BI memperkirakan Indeks Harga Kon- sumen (IHK) mengalami inflasi pada bulan Oct-21 sebesar 0,88% YTD dan 1,62% YoY.

 Sehubungan dengan emiten, Bank Negara Indonesia (BBNI) selama periode 9M21 mencatatkan pendapatan bunga bersih sebesar Rp28,7 tn (+7,7% YoY) dan laba bersih sebesar Rp7,8 tn (+78,9% YoY). Hasil tersebut di atas estimasi konsensus.

 Sehubungan dengan emiten, Bukit Asam (PTBA) selama periode 9M21 mencatatkan pendapatan bersih sebesar Rp19,4 triliun (+50,8% YoY) dan laba bersih sebesar Rp4,8 triliun (+175,9% YoY). Hasil tersebut di atas esti- masi konsensus.

 Secara teknikal indeks hari Senin (10/25), IHSG diprediksi bergerak di kisaran 6,600-6,689.

Source: Bloomberg, Sinarmas Investment Research See pg. 8-10 for Technical Corner

www.sinarmassekuritas.co.id See important disclaimer at the end of this report IHSG naik sebanyak 10.7 poin (0.16%) ke level 6643.74.

Sementara LQ45 naik sebanyak 2.6 poin (0.27%) ke level 970.79. Foreign net buy sebesar Rp 1186.29 miliar.

ID X Statistics C lo sing

JCI 6,643.74

Transaction Value Regular M arket (IDR tn) 12.209 Transaction Volume Regular M arket (mn shares) 16,357 Foreign Net Buy (Sell) (IDR bn) 1,186

Foreign Net Buy (Sell) YTD (IDR Tn) 36.6

Total M arket Capitalization (IDR tn) 8,111.32

LQ45 970.79 0.27 3.84

EIDO 24.38 (0.25) 4.10

IDX 20.71 (0.62) 0.53

DOW JONES 35,677.02 0.21 16.57

S&P 500 4,544.90 (0.11) 21.00

NASDAQ 15,090.20 (0.82) 17.08

FTSE 7,204.55 0.20 11.52

NIKKEI 28,804.85 0.34 4.96

HANG SENG 26,126.93 0.42 (4.05)

STRAITS TIM ES 3,205.14 0.52 12.71

KLSE 1,588.08 (0.22) (2.40)

USD/IDR 14,123.00 0.00 0.52

EUR/IDR 16,451.72 (0.02) (5.10)

JPY/IDR 124.23 (0.22) (9.67)

SGD/IDR 10,484.59 0.19 (1.39)

AUD/IDR 10,556.59 0.42 (2.62)

GBP/IDR 19,455.02 0.36 1.30

Crude Oil (USD/barrel) 84.26 7:52:35 AM 73.66 Coal (USD/mn tons) 230.00 10/22/2021 185.71 Natural Gas (USD/mmBtu) 5.55 7:51:11 AM 118.51

Gold (USD/ounce) 1,797.06 8:02:38 AM (5.34)

Nickel (USD/mn tons) 19,739.00 10/22/2021 18.82 Tins (USD/mn tons) 37,350.00 10/22/2021 83.76 CPO (M YR/mn tons) 5,188.00 10/22/2021 33.33

Rubber (JPY/kg) 216.90 3:11:24 PM (19.31)

Wheat (USD/bushel) 754.00 7:52:03 AM 17.72

Corn (USD/bushel) 536.00 7:51:00 AM 10.74

C o mmo dities

Other Indices C lo sing 1-D ay C hg (%) YT D C hg (%)

C urrency Spo t R ate R ate (ID R ) 1-D ay C hg (%) YT D C hg (%)

P rice Last

T ransactio n

YT D C hg (%)

Monday, October 25, 2021

0 5,000 10,000 15,000 20,000 25,000 30,000 35,000 40,000

3,000 3,500 4,000 4,500 5,000 5,500 6,000 6,500 7,000

Millions

Volume JCI Index

(2)

Daily Corporate and Industry News

Bank Indonesia (BI) memperkirakan Indeks Harga Konsumen (IHK) mengalami inflasi pada bulan Oktober 2021 sebesar 0,88% year to date dan 1,62% year on year. Penyumbang utama inflasi sampai dengan minggu ketiga yaitu komoditas cabai merah yang naik 0,06%. Source: Kontan

Bank Indonesia (BI) menargetkan sistem baru BI Fast Payment bisa beroperasi secara penuh pada pekan kedua Desember 2021, yang pada tahap awal difokuskan untuk layanan transfer kredit individual. Dalam mengimplementa- sikan BI-FAST, BI menetapkan lima kebijakan. Pertama, kepesertaan BI-FAST terbuka bagi bank, Lembaga Selain Bank (LSB), dan pihak lain, sepanjang memenuhi kriteria umum dan khusus yang telah ditetapkan. Kedua, peneta- pan 22 calon peserta batch 1 pada Desember 2021 dan 22 calon peserta batch 2 pada Januari 2022. Ketiga, penye- diaan infrastruktur BI-FAST oleh peserta dapat dilakukan secara independen, sub independen (afiliasi), atau sharing antar-peserta/pihak sesuai persyaratan yang berlaku. Keempat, batas maksimal nominal transaksi BI-FAST pada implementasi awal sebesar Rp 250 juta per transaksi dan akan dievaluasi secara berkala. Kelima, penetapan skema harga BI-FAST dari BI ke peserta Rp19 per transaksi dan dari peserta ke nasabah maksimal Rp 2.500 per transaksi, yang akan direview secara berkala. Source: Kontan, Bisnis Indonesia & IQPlus

Bank Indonesia (BI) memperpanjang relaksasi terkait transaksi kartu kredit hingga tahun depan. Ada dua keringanan yang diberikan. Pertama, memperpanjang masa pembayaran kredit minimum sebesar 5% dari total tagi- han. Kedua, penurunan nilai denda keterlambatan sebesar 1% dari outstanding kredit atau maksimal Rp 100.000.

Kedua relaksasi tersebut diperpanjang sampai 30 Juni 2022 mendatang. Source: Kontan

Bank Indonesia (BI) mencatat bahwa aliran masuk modal asing (capital inflow) ke pasar keuangan domestik men- capai Rp 710 miliar pada periode 18-21 Oktober. Nilai ini turun tajam dibandingkan aliran masuk modal asing pada 11-14 Oktober 2021 dan 4-7 Oktober 2021 yang masing-masing sebesar Rp 5,05 triliun dan Rp 8,69 triliun. Pada instrumen Surat Berharga Negara tercatat penjualan neto sebesar Rp 1,35 triliun. Namun, di pasar saham masih terjadi aksi beli secara neto yang mencapai Rp 2,06 triliun. Source: Investor Daily

Pemerintah mulai mencairkan suntikan modal ke sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan badan layanan umum (BLU). Total Penyertaan Modal Negara (PMN) yang telah dicairkan sampai dengan 21 Oktober 2021 mencapai Rp 75,15 triliun. Angka tersebut setara 55,6% dari total alokasi PMN ke BUMN dan BLU 2021. Kini sisa PMN yang belum dicairkan mencapai Rp 60,05 triliun hingga akhir tahun ini. Source: Kontan

Pada Jumat (22/10), Indonesia menerima kedatangan vaksin tahap ke-97 dan ke-98. Vaksin yang mendarat di Indo- nesia adalah vaksin Pfizer sebanyak 1.182.870 dosis dan AstraZeneca sejumlah 844.820 dosis. Juru Bicara Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi menyatakan bahwa dengan ketibaan dua jenis vaksin tersebut, maka total vaksin yang telah hadir di Indonesia mencapai 291 juta dosis. Source: Bisnis Indonesia

Setelah melalui tarik ulur yang cukup panjang, pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat akhirnya satu suara untuk menetapkan minuman yang mengandung gula dalam kemasan sebagai barang kena cukai baru pada tahun depan.

Adapun, barang yang akan dikenai cukai di antaranya minuman teh dalam kemasan, minuman berkarbonasi atau soda, kopi, minuman berenergi, dan konsentrat. Sejauh ini, tarif yang diusulkan adalah Rp1.500 per liter untuk teh dalam kemasan, serta Rp2.500 per liter untuk soda dan minuman sejenis lainnya. Dari hitung-hitungan sementara, pemerintah berpotensi mengantongi penerimaan tambahan senilai Rp6,25 triliun per tahun. Source: Bisnis Indonesia Asosiasi Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI), menyepakati akan memangkas batas atas maksimal tingkat bunga pinjaman online sampai kurang lebih 50% dari patokan bunga pinjaman harian maksimal 0,8% per hari. Source:

Kontan

Pengusaha komoditas pangan dan makanan olahan terpaksa bersiap menaikkan harga barang 5%—10% untuk men- gompensasi biaya pengapalan peti kemas antarpulau yang menggelembung hingga nyaris 50%, dalam beberapa minggu terakhir. Data terkini tarif pengiriman peti kemas ukuran 40 feet antar pelabuhan atau port to port rute Ja- karta ke Belawan, Medan, dari situs Salam Pacific Indonesia Lines, mencapai Rp12,1 juta dari sebelumnya hanya Rp8,7 juta. Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) Adhi S. Lukman memas- tikan peningkatan harga pada produk pangan olahan yang dikirim antar pulau akan berkisar 5%—10% dari harga sebelumnya. Source: Bisnis Indonesia

Direktur Jenderal EBTKE Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dadan Kusdiana menyampaikan, realisasi investasi di subsektor energi baru terbarukan dan konservasi energi (EBTKE) selama sembilan bulan di ta- hun ini baru mencapai US$ 1,12 miliar dari target tahun ini sekitar US$ 2,04 miliar. Source: Kontan

Harga timah di Pasar Fisik Timah Murni Batangan yang diperdagangkan di Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) / Jakarta Futures Exchange (JFX), pada tanggal 19 Oktober 2021 mencapai harga USD 39.800 per metrik ton. Harga ini meru- pakan harga tertinggi sejak Timah Murni Batangan mulai diperdagangkan di JFX. Selama bulan Oktober 2021, harga timah murni batangan di Bursa Berjangka Jakarta telah mengalami peningkatan sebesar 18,2 persen, dimana di awal perdagangan tanggal 1 Oktober 2021, harga yang terjadi sebesar USD 33.670 per metrik ton. Source: IQPlus Bank Negara Indonesia (BBNI) selama periode 9M21 mencatatkan pendapatan bunga bersih konsolidasian sebesar Rp28,7 triliun (+7,7% YoY) dan laba bersih konsolidasian sebesar Rp7,8 triliun (+78,9% YoY). Hasil tersebut di atas estimasi konsensus. Source: Bisnis Indonesia

www.sinarmassekuritas.co.id See important disclaimer at the end of this report

(3)

3

Daily Corporate and Industry News

Bank BTPN (BTPN) dan Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) mendirikan perusahaan bernama BTPN Syariah Ventura (BTPNS Ventura) yang bergerak di bidang modal ventura syariah untuk mewujudkan ekosistem digital bagi segmen yang dilayani bank. Di perusahaan anyar tersebut, perseroan menempatkan modal dasar sebesar Rp 80 miliar serta modal ditempatkan dan disetor penuh sebesar Rp 20 miliar. Source: Investor Daily

Bukit Asam (PTBA) selama periode 9M21 mencatatkan pendapatan bersih sebesar Rp19,4 triliun (+50,8% YoY) dan laba bersih sebesar Rp4,8 triliun (+175,9% YoY). Hasil tersebut di atas estimasi konsensus. Source: Bisnis Indonesia Adaro Energy (ADRO) melalui Alam Tri Abadi (ATA), melepas 55% saham Sarana Daya Mandiri (SDM) kepada Sara- na Mekar Pratama (SMP). Hal ini dilakukan karena pilar bisnis logistik sangat penting bagi perseroan. Nilai transaksi mencapai Rp 62,94 miliar. Source: Investor Daily

Bank Central Asia (BBCA) aktif berinvestasi pada perusahaan rintisan (startup) melalui anak usaha modal ven- turanya, Central Capital Ventura. Untuk mendukung kinerja BCA Group, perseroan setiap tahunnya menganggarkan dana kepada CCV untuk nantinya disuntikkan kepada startup. Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengungkapkan bahwa hingga saat ini perseroan telah berinvestasi pada sekitar 22 startup di Indonesia dan telah memiliki valuasi yang cukup bagus. Source: Investor Daily

Wijaya Karya (WIKA) per akhir September 2021 telah meraih kontrak anyar dengan nilai sebesar Rp 13,16 triliun, tumbuh sebesar 92,4% YoY. Di sisi lain, WIKA baru mendapatkan modal kerja dan jaminan dari Sarana Multi Infra- struktur (SMI) berupa tagihan atau piutang (sisa termin) atas proyek yang akan dibiayai. Adapun nilai maksimum fasilitas yang diberikan mencapai Rp 700 miliar dengan nilai jaminan Rp 1,66 triliun. Source: Kontan

Volume penjualan Semen Baturaja (SMBR) tumbuh positif. Sampai dengan September 2021, penjualan perusahaan ini mencapai 1,34 juta ton. Vice President Corporate Secretary SMBR Doddy Irawan mengatakan, realisasi tersebut tumbuh 5% YoY dan 6% MoM. Adapun volume penjualan sepanjang sembilan bulan pertama tahun lalu sebesar 1,28 juta ton. Source: Kontan

Bursa Efek Indonesia (BEI) akan kedatangan penghuni baru. Ace Oldfields dijadwalkan akan mencatatkan saham perdana atau listing hari ini (25/10). Efek perusahaan akan dicatatkan menggunakan kode KUAS. Source: Kontan Emiten rumah sakit, Sarana Meditama Metropolitan (SAME) memastikan akan memborong 47,51% saham Kedoya Adyaraya (RSGK) senilai Rp719,56 miliar. Dalam prospektus terbaru yang dikutip Minggu (24/10), entitas Grup Emtek itu memiliki rencana untuk memperbesar kepemilikan saham di RSGK agar SAME menjadi pemegang saham pengendali. Rencananya, SAME akan kembali membeli sebanyak-banyaknya 441,73 juta saham atau mewakili 47,51% dari modal ditempatkan dan disetor penuh RSGK. Source: Bisnis Indonesia

Per 30 September 2021, saldo restrukturisasi pembiayaan BFI Finance (BFIN) yang tersisa menurun ke angka 14,8%

dari total piutang yang dikelola atau sekitar Rp 2 triliun. Jumlah tersebut menurun dari 35,5% atau Rp 5,2 triliun per posisi 30 September 2020. Dari nilai piutang yang direstrukturisasi tersebut, 86,8% telah kembali melakukan pem- bayaran angsuran normal. Di kuartal ketiga 2021 pembiayaan baru BFI sebesar Rp 9,4 triliun. Naik 72,7% secara year on year (yoy). Source: Kontan & Investor Daily

Bank Bumi Arta (BNBA) dijadwalkan meminta persetujuan dari rapat umum pemegang saham luar biasa atau RUPSLB terkait dengan rencana penambahan modal. Perseroan diketahui bakal melaksanakan rights issue dalam jumlah sebanyak-banyaknya 750 juta saham baru. Adapun manajemen BNBA pada Agustus 2021, menyatakan akan ada rencana divestasi dari pemegang saham. Rencana itu sedang dilakukan finalisasi. Sejauh ini BNBA belum mengungkapkan siapa investor baru yang akan mendapatkan pengalihan saham dari pemegang saham yang lama.

Source: Bisnis Indonesia

Pakuwon Darma, perusahaan yang terafiliasi dengan Pakuwon Jati (PWON) masuk menjadi pemegang saham Intan Baruprana Finance (IBFN) dengan memegang 75,46 juta saham. Jumlah saham tersebut setara 4,97% dari modal yang ditempatkan dan disetor. Pakuwon Darma mengambil sebagian kepemilikan atas penempatan Reksadana He- nan Putihrai yang tadinya sebesar 9,94% menjadi 4,97%. Source: Kontan

Darma Henwa (DEWA) mencatatkan lonjakan laba bersih sebesar 106,8% menjadi US$ 1,51 juta pada semester I- 2021 dibandingkan periode sama tahun lalu (yoy). Pencapaian ini merupakan hasil dari implementasi tiga strategi utama, yaitu pengurangan biaya operasi, penerapan global sourcing, dan peningkatan kapasitas fleet produksi.

Source: Investor Daily

Asuransi Dayin Mitra (ASDM) meraup laba bersih sebesar Rp 9,52 miliar atau tumbuh 16,04% secara tahunan (year on year/yoy) hingga 9M21. Lini bisnis utama, yakni premi bruto asuransi kecelakaan mampu tumbuh 20,32% (yoy) menjadi Rp 511,97 miliar. Source: Investor Daily

www.sinarmassekuritas.co.id See important disclaimer at the end of this report

(4)

Daily Corporate and Industry News

Allo Bank Indonesia (BBHI) mencatat laba periode berjalan sebesar Rp85,73 miliar pada periode Januari-September 2021, atau tumbuh sekitar 77% jika dibandingkan dengan periode serupa tahun sebelumnya yang sebesar Rp48,39 miliar. Dalam laporan keuangannya, disebutkan bahwa salah satu pendorong kenaikan laba adalah meningkatnya pendapatan bunga pada periode tersebut menjadi Rp245,72 miliar. Meski beban bunga meningkat menjadi Rp114,16 miliar, namun pendapatan bunga bersih Perseoran berhasil melonjak menjadi Rp131,56 miliar. Selain itu, pendapa- tan operasional juga naik menjadi Rp88,55 miliar. Source: IQPlus

Wilmar Cahaya Indonesia (CEKA) berhasil membukukan kenaikan laba periode berjalan menjadi sebesar Rp129,56 miliar per 30 September 2021, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp115,36 miliar. Source: IQPlus

Siapkan proyek baru tahun depan Ciputra Group optimis penjualan tumbuh 20%. Tahun ini yang hampir semua pro- ject mencapai target tahunan. Yang paling banyak dicari yang harganya antara Rp 800-an juta hingga Rp 3 miliar an. Bunga KPR yang hampir sama dengan bunga deposito, membuat konsumen akan merasa beruntung jika dipakai untuk membeli properti. Selain itu, konsumen juga banyak beralih ke KPR. Sekarang sekitar 70 persen pembelian di Ciputra Group menggunakan KPR. Berbeda dengan sebelumnya yang banyak didominasi pembayaran cash atau in- house. Source: IQPlus

www.sinarmassekuritas.co.id See important disclaimer at the end of this report

(5)

5

World Equity Indices

Source: Bloomberg, Sinarmas Investment Research

www.sinarmassekuritas.co.id See important disclaimer at the end of this report

WO R LD E Q UIT Y IN D IC E S N O T IC KE R

1 INDU Index 35,765.02 26,143.77 5,070.54 16.57 20.64 18.64 5.11 4.85 11,103.18 11,103.18

2 SP X Index 4,559.67 3,233.94 788.83 21.00 26.43 22.13 4.74 4.53 40,230.12 40,230.12

3 CCM P Index 15,403.44 10,822.57 2,201.92 17.08 110.33 33.14 5.29 6.47 25,567.97 25,567.97

4 SP TSX Index 21,265.76 15,418.46 3,782.79 21.70 20.20 16.53 2.23 2.17 3,343.44 2,702.65

5 M EXB OL Index 53,400.27 36,662.12 7,822.78 17.75 18.16 14.45 2.28 2.16 6,467.44 320.58

6 SX5E Index 4,252.78 2,920.87 636.17 17.91 21.51 16.58 2.13 2.08 3,961.00 4,607.43

7 UKX Index 7,243.85 5,525.52 744.03 11.52 19.73 12.65 1.86 1.80 2,080.34 2,861.50

8 CA C Index 6,913.67 4,512.57 1,182.28 21.30 22.63 16.02 1.94 1.91 2,221.56 2,584.12

9 DA X Index 16,030.33 11,450.08 1,824.20 13.30 18.52 15.05 1.97 1.93 1,672.28 1,945.20

10 IB EX Index 9,310.80 6,329.50 832.70 10.31 18.24 15.58 1.39 1.37 593.91 690.84

11 FTSEM IB Index 26,687.97 17,636.38 4,338.83 19.52 17.22 12.98 1.32 1.32 631.61 734.68

12 A EX Index 816.97 527.86 188.36 30.16 27.94 17.19 2.45 2.40 1,174.52 1,366.20

13 SM I Index 12,573.43 9,494.52 1,352.70 12.64 23.35 19.10 3.23 3.10 1,411.83 1,540.12

14 A S51 Index 7,632.80 5,904.10 880.40 13.37 25.01 18.38 2.41 2.33 2,374.82 1,773.28

15 A S30 Index 7,902.20 6,105.40 925.19 13.51 32.72 18.53 2.37 2.33 2,616.31 1,953.60

16 SHSZ300 Index 5,930.91 4,639.30 (251.56) (4.83) 16.92 15.51 2.24 2.08 43,241.54 6,772.36

17 SHA SHR Index 3,911.92 3,364.23 114.25 3.14 15.18 13.09 1.69 1.57 46,408.30 7,268.33

18 SZA SHR Index 2,640.24 2,228.77 86.97 3.57 34.90 24.09 3.25 3.48 36,991.72 5,793.54

19 HSI Index 31,183.36 23,681.44 (1,104.20) (4.05) 10.74 13.09 1.10 1.31 25,987.71 3,343.46

20 HSCEI Index 12,271.60 8,359.20 (1,381.55) (12.87) 8.41 10.79 1.05 1.28 22,909.74 2,947.46

21 SENSEX Index 62,245.43 39,241.87 13,070.29 27.37 30.80 25.99 3.83 3.74 116,735.78 1,556.53

22 NIFTY Index 18,604.45 11,535.45 4,133.15 29.56 28.50 24.58 3.69 3.59 141,771.93 1,890.36

23 JCI Index 6,687.13 5,073.50 664.66 11.12 25.41 18.81 1.62 2.31 8,111,324.96 571.06

24 LQ45 Index 1,030.11 777.54 35.91 3.84 21.93 17.56 2.32 2.25 4,760,491.91 335.15

25 KSE100 Index 48,976.09 38,778.68 1,822.98 4.17 5.61 5.41 1.03 0.82 6,170.18 35.44

26 NKY Index 30,795.78 22,948.47 1,103.39 4.02 16.55 17.62 1.95 1.86 473,288.52 4,171.41

27 NEY Index 442.20 327.32 39.30 10.36 21.97 19.97 1.81 1.76 531,097.96 4,680.93

28 TP X Index 2,120.18 1,577.45 193.42 10.72 16.27 14.76 1.30 1.31 741,224.52 6,532.91

29 FB M KLCI Index 1,695.96 1,452.13 (39.13) (2.40) 15.47 16.38 1.58 1.54 1,056.02 254.46

30 NZSE Index 2,243.74 1,973.23 (36.98) (1.72) 6.93 32.88 2.13 2.33 179.00 127.99

31 P COM P Index 7,432.40 6,080.94 149.90 2.10 25.03 21.09 1.81 1.75 9,668.83 190.54

32 FSSTI Index 3,237.23 2,420.84 361.33 12.71 24.46 14.82 1.11 1.11 525.64 389.77

33 KOSP I Index 3,316.08 2,266.93 133.33 4.64 15.80 11.04 1.13 1.19 2,107,709.01 1,789.93

34 TWSE Index 18,034.19 12,480.66 2,156.21 14.64 15.39 13.25 2.26 2.39 51,685.06 1,855.04

35 SET Index 1,658.08 1,187.49 194.07 13.39 20.02 18.92 1.77 1.82 18,869.81 565.73

36 SET50 Index 1,005.67 739.95 78.36 8.61 20.28 19.15 1.91 1.89 12,300.05 368.76

37 VNINDEX Index 1,424.28 911.20 285.37 25.85 16.52 16.31 2.66 2.62 5,386,483.18 236.72

T ra iling F o rwa rd D o m a in

C urre nc y US D

LO W P O IN T % T ra iling F o rwa rd

A s ia / P a c if ic A m e ric a

5 2 - WE E K C H A N G E Y T D P E R ( x) P B V ( x) M A R KE T C A P ( B n)

E uro pe

H IG H

(6)

www.sinarmassekuritas.co.id See important disclaimer at the end of this report

LQ45

Source: Bloomberg, Sinarmas Investment Research LQ45 Index

HIGH LOW POINT % 2020 2021E 2020 2021E

1 ACES IJ 1,415 1,850 1,235 (300) (17.49) 39.90 34.94 5.64 4.32 24,267.25

2 ADRO IJ 1,735 1,980 1,100 305 21.33 22.18 7.63 0.88 0.96 55,495.64

3 AKRA IJ 4,660 4,720 2,570 1,480 46.54 13.62 17.62 1.43 2.05 18,708.48

4 ANTM IJ 2,430 3,440 1,050 495 25.58 51.38 25.37 2.44 2.75 58,394.76

5 ASII IJ 6,175 6,925 4,640 150 2.49 15.08 13.82 1.57 1.50 249,985.94

6 BBCA IJ 7,525 8,250 5,720 755 11.15 30.76 31.31 4.52 4.58 927,644.75

7 BBNI IJ 7,450 7,475 4,560 1,275 20.65 34.60 15.21 1.04 1.17 138,932.49

8 BBRI IJ 4,400 4,829 3,210 332 8.16 27.41 19.52 2.59 2.42 665,618.23

9 BBTN IJ 1,820 2,180 1,220 95 5.51 11.41 9.64 0.91 0.89 19,273.80

10 BMRI IJ 7,200 7,450 5,600 875 13.83 17.24 13.75 1.56 1.65 336,000.00

11 BRPT IJ 975 1,295 800 (125) (11.36) 238.19 34.32 5.49 NA 91,403.54

12 BSDE IJ 1,145 1,360 865 (80) (6.53) 162.94 15.62 0.85 0.71 24,241.21

13 BUKA IJ 675 1,325 670 0 0.00 #N/A N/A #N/A #N/A N/A 3.17 69,566.86

14 CPIN IJ 6,350 7,850 5,625 (175) (2.68) 27.95 21.28 4.59 3.91 104,127.30

15 ERAA IJ 635 725 333 195 44.32 11.45 10.09 1.29 1.63 10,128.25

16 EXCL IJ 3,110 3,270 1,980 380 13.92 79.96 27.69 1.52 1.66 33,353.74

17 GGRM IJ 34,875 49,975 29,925 (6,125) (14.94) 10.31 10.72 1.35 1.11 67,102.57

18 HMSP IJ 1,115 1,915 950 (390) (25.91) 20.28 15.87 5.79 4.21 129,694.66

19 ICBP IJ 9,100 10,625 7,625 (475) (4.96) 16.95 16.27 3.79 3.20 106,123.36

20 INCO IJ 4,920 7,100 4,030 (180) (3.53) 43.67 24.74 1.79 1.62 48,886.79

21 INDF IJ 6,650 7,425 5,750 (200) (2.92) 9.32 8.63 1.42 1.23 58,389.84

22 INKP IJ 8,575 15,550 6,200 (1,850) (17.75) 13.82 8.62 0.96 NA 46,913.68

23 INTP IJ 11,425 15,975 8,800 (3,050) (21.07) 29.50 25.05 2.40 1.92 42,058.07

24 ITMG IJ 23,800 27,750 8,050 9,950 71.84 30.89 5.72 1.27 1.78 26,892.22

25 JPFA IJ 1,870 2,270 1,050 405 27.65 16.31 9.43 1.60 1.66 21,928.70

26 JSMR IJ 4,400 4,990 3,250 (230) (4.97) 67.06 30.83 1.76 1.59 31,934.63

27 KLBF IJ 1,455 1,960 1,240 (25) (1.69) 25.38 23.23 3.99 3.60 68,203.30

28 MDKA IJ 3,210 3,450 1,775 780 32.10 103.72 56.50 7.09 7.54 73,524.57

29 MEDC IJ 585 790 366 (5) (0.85) #N/A N/A 1.65 1.03 0.96 14,704.70

30 MIKA IJ 2,240 3,220 2,200 (490) (17.95) 46.15 28.80 7.90 5.60 31,911.82

31 MNCN IJ 920 1,320 780 (220) (19.30) 8.23 5.43 1.07 0.79 13,845.80

32 PGAS IJ 1,525 1,895 960 (130) (7.85) #N/A N/A 17.89 1.28 1.08 36,968.30

33 PTBA IJ 2,670 3,180 1,935 (140) (4.98) 13.15 6.11 1.87 1.49 30,760.16

34 PTPP IJ 1,285 2,360 800 (580) (31.10) 84.36 26.93 1.09 0.73 7,966.87

35 PWON IJ 525 615 400 15 2.94 26.41 17.81 1.68 1.59 25,283.79

36 SMGR IJ 8,850 13,000 7,675 (3,575) (28.77) 26.41 20.40 2.16 1.45 52,493.95

37 TBIG IJ 2,940 3,440 1,330 1,310 80.37 33.48 43.72 4.05 6.81 66,611.58

38 TINS IJ 1,630 2,540 820 145 9.76 #N/A N/A 25.96 2.24 2.18 12,139.84

39 TKIM IJ 8,625 17,250 6,000 (1,225) (12.44) 14.72 #N/A 1.44 NA 26,851.55

40 TLKM IJ 3,870 3,880 2,508 560 16.92 15.76 16.65 3.20 3.56 383,370.78

41 TOWR IJ 1,185 1,625 920 225 23.44 17.07 18.54 4.72 5.03 60,452.33

42 TPIA IJ 7,525 10,298 6,737 (709) (8.61) 280.60 44.15 6.38 5.36 162,815.85

43 UNTR IJ 23,700 28,475 18,525 (2,900) (10.90) 16.53 9.03 1.65 1.32 88,404.20

44 UNVR IJ 4,850 8,100 3,800 (2,500) (34.01) 39.11 29.20 56.79 42.21 185,027.50

45 WIKA IJ 1,355 2,450 850 (630) (31.74) 95.77 29.26 1.30 0.87 12,154.28

MARKET CAP (Bn)

LQ45 Index CHANGE YTD PER (x) PBV (x)

22-Oct-21 52-WEEK

(7)

7

Macro data

Source: Bloomberg, Sinarmas Investment Research

www.sinarmassekuritas.co.id

D e s c ript io n 1- D a y ( %) 5 - D a ys ( %) 1- M o nt h ( %)

Basic M aterial 0.17 1.05 7.19

Co nsumer Cyclical (0.32) 1.46 3.63

Energy (0.99) (4.94) 18.96

Financials 0.63 3.06 10.85

Healthcare (1.29) (0.58) (0.64)

Industrials (1.22) (2.64) 8.35

Infrastructure 1.17 0.81 3.43

Co nsumer No n-Cyclical (1.40) (2.57) 8.56

Pro perties 1.07 1.65 7.67

Techno lo gy (0.12) (1.10) (9.49)

Transpo rtatio n (0.31) 1.10 3.61

Se p- 2 1 A ug- 2 1

0.80 1.01

1.60 1.59

-0.04 0.03

146.90 144.78

F OR EX Spo t R a t e 1- D a y ( %) 1- M o nt h ( %) YT D ( %)

USD/IDR 14,123.00 0.00 0.85 (0.52)

USD/CNY 6.39 0.13 1.21 2.23

USD/EUR 0.86 0.00 0.42 4.90

USD/JPY 113.67 (0.15) (2.35) (9.17)

USD/SGD 1.35 0.07 0.46 (1.86)

USD/AUD 1.34 (0.10) (2.54) 2.91

USD/GBP 0.73 (0.14) (0.53) (0.79)

( in %)

3.94 0.72 1.46 5.01 6.08 6.30 Inflatio n M o M (in %)

Fo reign Reserves (in USD bn) Se c t o rs

Ec o no mic Indic a t o rs

Inflatio n YTD (in %) Ec o no mic P a ra me t e rs

Inflatio n Yo Y (in %)

Indo nesia 5-Year Government Bo nds Yield Indo nesia 10-Year Government Bo nds Yield Indo nesia 15-Year Government Bo nds Yield Le nding a nd D e po s it R a t e s

JIBOR (in IDR) LIBOR (in GBP) SIBOR ( in USD)

(8)

Astra Agro Lestari Tbk (AALI)

XL Axiata Tbk (EXCL)

www.sinarmassekuritas.co.id See important disclaimer at the end of this report AALI : HOLD

Last price : 10.025

Target price : 10.900 (10.9%) Stop loss : 9.375 (-4.6%)

AALI breakdown Support 10.150, berpeluang melanjutkan pelemahan dengan menguji next Support 9.975 dan 9.825.

Namun, bila AALI, bertahan diatas Support 10.150, akan mencoba Resistance 10.300 dan 10.500. Indikator MACD dan Stoc osc mengindikasikan pola Downtrend.

EXCL : HOLD

Last price : 3.110

Target price : 3.270 (10.1%) Stop loss : 2.820 (-5.1%)

EXCL bertahan diatas Support 3.070, berpeluang mencoba Resistance 3.140 dan 3.180. Namun, bila EXCL breakdown Support 3.070, akan melanjutkan pelemahan dengan menguji next Support 3.040 dan 2.990. Indikator MACD

membentuk pola Downtrend dan Stoc osc mulai membentuk pola Reversal.

Support : 9.975, 9.825 Resistance : 10.300, 10.500

Support : 3.040, 2.990 Resistance : 3.140, 3.180

(9)

SMRA : HOLD Last price : 940

Target price : 1.000 (8.7%) Stop loss : 860 (-4.9%)

Entry price 920 (22/10) sudah tercapai, SMRA bertahan pada Support 930, berpeluang melanjutkan pelemahan dengan mencoba Resistance 960 dan 975. Namun, bila SMRA, breakdown Support 930, akan melanjutkan pelemahan dengan menguji next Support 920 dan 905. Indikator Stoc Osc mengindikasikan pola Downtrend dan MACD mulai membentuk pola Downtrend.

SMGR : HOLD

Last price : 8.850

Target price : 9.600 (10.3%) Stop Loss : 8.225 (-5.5%)

SMGR breakout Resistance 8.800, berpeluang melanjutkan penguatan dengan mencoba next Resistance 8.950 dan 9.100. Namun, bila SMGR breakdown Resistance 8.800, akan menguji Support 8.625 dan 8.500. Indikator MACD mengindikasikan pola Uptrend dan Stoc osc mengindikasikan pola Downtrend.

Support : 920, 905 Resistance : 960, 975

Support : 8.625, 8.500 Resistance : 8.950, 9.100

Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) Summarecon AgungTbk (SMRA)

www.sinarmassekuritas.co.id See important disclaimer at the end of this report

(10)

Technical Corner

25 October 2021

www.sinarmassekuritas.co.id See important disclaimer at the end of this report JCI : MIXED MENGUAT

Last price : 6.643 Support : 6.600, 6.554 Resistance : 6.689, 6.750

JCI pada hari ini kami perkirakan akan bergerak MIXED MENGUAT dengan range 6.600 — 6.689. JCI bertahan diatas Support 6.636, berpeluang mencoba Resistance 6.689 dan 6.750. Namun bila JCI breakdown Support 6.636, akan kembali menguji next Support 6.600 dan 6.554. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola

Overbought dan Indikator MACD mengindikasikan pola Uptrend.

Jakarta Composite Index (JCI)

Summary of portfolio:

Stock Recommendation Comment

AALI

HOLD AALI breakdown Support 10.150, berpeluang melanjutkan pelemahan dengan menguji next Support 9.975 dan 9.825. Namun, bila AALI, bertahan diatas

Support 10.150, akan mencoba Resistance 10.300 dan 10.500.

EXCL

HOLD EXCL bertahan diatas Support 3.070, berpeluang mencoba Resistance 3.140 dan 3.180. Namun, bila EXCL breakdown Support 3.070, akan melanjutkan

pelemahan dengan menguji next Support 3.040 dan 2.990.

SMRA

HOLD Entry price 920 (22/10) sudah tercapai, SMRA bertahan pada Support 930, berpeluang melanjutkan pelemahan dengan mencoba Resistance 960 dan 975.

Namun, bila SMRA, breakdown Support 930, akan melanjutkan pelemahan dengan menguji next Support 920 dan 905.

SMGR

HOLD SMGR breakout Resistance 8.800, berpeluang melanjutkan penguatan dengan mencoba next Resistance 8.950 dan 9.100. Namun, bila SMGR breakdown

Resistance 8.800, akan menguji Support 8.625 dan 8.500.

(11)

PT Sinarmas Sekuritas

Sinarmas Land Plaza Tower 3, 6th Fl.

Jl. M. H. Thamrin no. 51 Tel: +62 21 392 5550 Fax: +62 21 392 5540

[email protected] www.sinarmassekuritas.co.id

Equity Research Team

EQUITY ANALYST Andrianto Saputra

Tobacco, Plantation, Cement, Automotive Tel: +62 21 3925550 Ext: 159

[email protected]

EQUITY ANALYST Elvira Natalia Consumer, Retail

Tel: +62 21 3925550 Ext: 159

[email protected]

EQUITY ANALYST Winson Pangestu Construction

Tel: +62 21 3925550 Ext: 159

[email protected]

EQUITY RESEARCH ASSOCIATE Jessen Soekamto

Banking, Property

Tel: +62 21 3925550 Ext: 159

[email protected]

TECHNICAL ANALYST Eddy Wijaya

Tel: +62 21 3925550 Ext: 159 [email protected]

DISCLAIMER

This material is issued by PT Sinarmas Sekuritas, a member of Indonesia Stock Exchanges, represent the opinion of PT Sinarmas Sekuritas, derived its judg- ment from sources deemed reliable, however, PT Sinarmas Sekuritas and its affiliated cannot guarantee its accuracy and completeness. PT Sinarmas Seku- ritas or its affiliates may be involved in transactions contrary to any opinion herein or have positions in the securities recommended herein and may seek or will seek investment banking or other business relationships with the companies in this material. PT Sinarmas Sekuritas, its employees and its affiliates, expressly disclaim any and all liability for representation or warranties, expressed or implied, here in or omission there from or for any loss how so ever arising from any use of this material or its contents or otherwise arising in connection there with. Opinion expressed in this material are our present view and are subject to change without notice. For further information please contact our number +62 21 392 5550 or fax +62 21 392 2320.

Referensi

Dokumen terkait

Faktor risiko yang berpengaruh terhadap peningkatan kadar asam urat adalah asupan karbohidrat yang tinggi (p=0,028;OR=4,36), sedangkan asupan kafein tinggi tidak memiliki

Peserta didik diberikan stimulus berupa pemberian materi oleh guru mengenai cara Peserta didik diberikan stimulus berupa pemberian materi oleh guru mengenai

Penelitian ini menggunakan penelitian koresional, yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh sertifikasi guru terhadap peningkatan kinerja guru dalam proses pembelajaran di

Beberapa studi memberikan hasil bahwa formula Hoffer Q merupakan formula yang paling akurat untuk mata dengan panjang aksial yang kurang dari 24.5 mm.. Pada studi ini pun

Gambar 3.2 Hasil Kualitatif Merkuri de- ngan Metode Reaksi Warna Dalam melakukan uji warna bertujuan untuk mengidentifikasi ada atau tidaknya merkuri dalam sampel krim

Salah satunya yang dapat membantu tumbuh kembang psikomotor anak adalah olahraga tradisional, karena didalam olahraga tradisional peserta didik dituntut untuk melakukan

Puji syukur peneliti panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas rahmatNya, peneliti dapat menyelesaikan Tugas Akhir yang berjudul Analisis Isi Kualitatif Citra Perempuan

 Pengembangan jelutung rawa dengan sistem agroforestri untuk memulihkan lahan gambut terdegradasi ditinjau dari aspek lingkungan layak dilakukan, dengan indikator lahan