• Tidak ada hasil yang ditemukan

KATA PENGANTAR. Banjarmasin, Maret Tim Penyusun

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "KATA PENGANTAR. Banjarmasin, Maret Tim Penyusun"

Copied!
78
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

ii

KATA PENGANTAR

Bismilahirahmanirrahim

Dalam rangka meningkatkan mutu skripsi mahasiswa Fakultas Studi Islam Program Sarjana Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari dan untuk memenuhi idealisme agar setiap karya tulis ilmiah bagi mahasiswa Program Sarjana Fakultas Studi Islam mempunai bobot akademis, maka perlu adanya buku pedoman penulisan skripsi.

Buku pedoman penulisan skripsi ini memuat berbagai hal yang menyangkut prinsip-prinsip umum aturan dan teknik penulisan yang berlaku bagi mahasiswa dan dosen pembimbingnya. Disamping itu, buku pedoman ini dimaksudkan sebagai pegangan dan penyeragaman bagi mahasiswa Fakultas Studi Islam yang berkaitan dengan penulisan karya ilmiah secara umum dan penulisan skripsi khususnya.

Dengan terbitnya buku ini, diharapkan dapat membantu mahasiswa Fakultas Studi Islam Program Sarjana Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari dalam penulisan skripsi dan artikel ilmiah. Kepada semua pihak yang telah mendukung serta membantu kelancaran penulisan buku pedoman skripsi ini disampaikan terima kasih.

Banjarmasin, Maret 2020

Tim Penyusun

(3)

iii DAFTAR ISI

halaman

KATA PENGANTAR ... ii

DAFTAR ISI ... iii

BAB I PENGERTIAN DAN PENGAJUAN JUDUL ... 1

A. Pengertian dan Bobot Skripsi ... 1

B. Syarat-syarat Penulisan Skripsi ... 1

C. Pengajuan Judul Penelitian ... 1

BAB II PEMBIMBINGAN SKRIPSI... 3

A. Syarat Pembimbing ... 3

B. Kewajiban Pembimbing... 3

C. Proses Bimbingan ... 4

D. Penggantian Pembimbing ... 6

BAB III SISTEMATIKA PROPOSAL DAN SEMINAR PROPOSAL ... 5

A. Sistematika Proposal ... 5

B. Prosedur Pengajuan Seminar Proposal ... 6

C. Pelaksanaan Seminar Proposal ... 6

D. Pasca Seminar Proposal ... 7

BAB IV UJIAN SKRIPSI ... 9

A. Prosedur Ujian Skripsi ... 9

B. Penguji Skripsi ... 10

C. Pelaksanaan Skripsi ... 10

D. Sistem Penilaian Skripsi ... 11

E. Ujian Skripsi Ulang ... 12

BAB V PERBAIKAN, PENGESAHAN, DAN PENYERAHAN SKRIPSI ... 13

BAB VI KODE ETIK PENULISAN ... 14

A. Etika Penulisan ... 14

B. Etika dalam Proses Penelitian ... 15

C. Pelanggaran ... 15

D. Sanksi ... 16

BAB VII PERATURAN PENULISAN SKRIPSI ... 17

A. Kertas ... 17

B. Ukuran Margin ... 17

C. Jenis dan Ukuran Huruf (Type and Font Size) ... 17

D. Spasi & Paragraf... 17

E. Jumlah Halaman ... 18

F. Urutan Penyajian ... 18

G. Penomoran Halaman ... 19

H. Penyajian Tabel/Diagram/Grafik/Gambar ... 19

I. Angka ... 19

J. Nama Subjek/Informan ... 19

K. Sampul (Cover) ... 19

L. Lampiran ... 20

BAB VIII BAHASA DAN TEKNIK PENGUTIPAN ... 21

A. Penggunaan Bahasa ... 21

(4)

iv

B. Penulisan Tanda Baca ... 21

C. Teknik Pengutipan ... 22

1. Sumber kutipan ... 22

2. Penulisan Kutipan ... 22

3. Penulisan Sumber Kutipan ... 24

D. Penulisan Daftar Rujukan ... 24

BAB IX KOMPONEN SKRIPSI DAN SISTEMATIKA JENIS PENELITIAN ... 26

A. Bagian Awal ... 26

B. Bagian Tengah (Inti) ... 26

C. Bagian Akhir ... 28

DAFTAR RUJUKAN ... 38

LAMPIRAN-LAMPIRAN ... 39

Lampiran 1: Contoh sampul proposal ... 40

Lampiran 2: Contoh sampul luar skripsi ... 41

Lampiran 3: Contoh halaman judul skripsi (sampul dalam) ... 42

Lampiran 4: Format lembar pengesahan Dekan ... 43

Lampiran 5: Format lembar pengesahan tim penguji ... 44

Lampiran 6: Contoh halaman pernyataan skripsi ... 45

Lampiran 7: Format halaman kata pengantar ... 46

Lampiran 8: Format halaman abstrak ... 48

Lampiran 9: Contoh Form Pengajuan Judul ... 49

Lampiran 10: Lembar Pengumuman judul skripsi ... 50

Lampiran 11: Contoh surat mohon menjadi pembimbing skripsi ... 51

Lampiran 12: Lembar persetujuan seminar proposal ... 52

Lampiran 13: Surat Mohon Kesediaan Menjadi Pembahas ... 53

Lampiran 14: Format kartu peserta seminar proposal ... 56

Lampiran 15: Format permohonan surat izin penelitian ... 57

Lampiran 16: Format Surat Izin Penelitian ... 58

Lampiran 17: Pernyataan Program Studi ... 60

Lampiran 18: Formulir Pendaftaran Ujian Skripsi ... 62

Lampiran 19: Format Surat Mohon Menjadi Penguji ... 67

Lampiran 20: Format Nilai Dosen Pembimbing ... 68

Lampiran 21: Format Nilai Penguji I ... 69

Lampiran 22: Format Nilai Penguji II ... 70

Lampiran 23: Format Berita Acara Ujian Skripsi ... 71

Lampiran 24: Format bukti penyerahan skripsi... 72

Lampiran 25: Form Konsultasi ... 73

(5)

1 BAB I

PENGERTIAN DAN PENGAJUAN JUDUL

A. Pengertian dan Bobot Skripsi

Skripsi adalah karya ilmiah yang wajib disusun oleh mahasiswa program Strata Satu (S1) sebagai salah satu syarat penyelesaian studi. Maksud penulisan skripsi adalah melatih mahasiswa berpikir sistematis dan logis serta menuangkan ide-ide atau gagasan dengan metode ilmiah dalam bentuk tulisan. Skripsi merupakan hasil penelitian yang dilakukan mahasiswa dengan menggunakan prinsip-prinsip dan metode berpikir ilmiah, seperti: objektif, empiris, logis, analitis, komprehensif, verifikatif, dan sistematis.

1. Skripsi harus ditulis dengan menggunakan gaya bahasa ilmiah, bukan gaya lisan (pidato) dan gaya bahasa sastra. Skripsi wajib ditulis dalam bahasa Indonesia atau disandingkan dengan bahasa Arab atau bahasa Inggris.

2. Skripsi mempunyai bobot 6 (enam) SKS dengan kriteria kelulusan memperoleh nilai rata-rata minimal 70 (B)

B. Syarat-syarat Penulisan Skripsi

Penulisan skripsi dapat dilakukan oleh mahasiswa yang telah menenuhi persyaratan:

1. Menyelesaikan 120 SKS dibuktikan dengan kartu hasil studi 2. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,75

3. Lulus mata kuliah metodologi penelitian dengan nilai minimal 70 (B) C. Pengajuan Judul Penelitian

1. Judul skripsi yang diajukan mahasiswa maksimal 2 judul dan harus sesuai dengan ranah keilmuan program studi mahasiswa yang bersangkutan

2. Judul skripsi diajukan kepada Tim Penelitian Fakultas, yang terdiri dari: wakil Dekan I (Ketua), Ketua Program Studi (Anggota), dan Tim Program Studi 3. Prosedur pengajuan judul penelitian adalah:

a. Judul penelitian dan syarat penulisan skripsi disampaikan kepada Tim Penelitian Fakultas untuk ditelaah dan dipertimbangkan tentang persyaratan akademik dan kesesuaian judul atau tema penelitian dengan program studi mahasiswa.

b. Format pengajuan judul maksimal 3 halaman yang memuat: Judul Penelitian, Latar Belakang, Rumusan Masalah, Metode Penelitian, Referensi Pokok, Usulan Dosen Pembimbing, Outline Proposal yang direncanakan (Format Terlampir)

c. Judul penelitian yang telah disetujui selanjutnya ditunjuk dosen pembimbingnya oleh Tim Penelitian Fakultas dan diajukan kepada Dekan

(6)

2

d. Dekan mengeluarkan surat permohonan menjadi Dosen Pembimbing kepada dosen-dosen yang bersangkutan dan disampaikan oleh mahasiswa bimbingannya.

e. Dosen menerbitkan SK dosen pembimbing skripsi setelah menerima nota persetujuan dari calon dosen pembimbing skripsi

(7)

3 BAB II

PEMBIMBINGAN SKRIPSI

A. Syarat Pembimbing

1. Pembimbing skripsi untuk setiap mahasiswa terdiri dari dua orang dosen 2. Pembimbing diangkat dan diberhentikan oleh Dekan

3. Pembimbing pertama (I) sekurang-kurangnya memiliki keahlian bidang ilmu sesuai dengan materi/judul skripsi, bergelar Magister dengan jabatan fungsional Lektor atau bergelar Doktor dengan jabatan fungsional Asisten Ahli. Apabila program studi yang bersangkutan kekurangan dosen yang memiliki jabatan lektor maka persyaratannya dapat diturunkan ke jabatan fungsional Asisten Ahli 4. Pembimbing kedua (II) dengan syarat minimal bergelar magister strata 2, dengan

jabatan fungsional Asisten Ahli.

5. Pembimbing ditetapkan oleh Dekan berdasarkan usulan Tim Penelitian Fakultas dan persetujuan dosen yang bersangkutan

6. Jika dosen pembimbing yang telah ditunjuk tidak bersedia, maka Tim Penelitian Fakultas dapat mengusulkan dosen lain sebagai penggantinya.

B. Kewajiban Pembimbing

Pembimbing bertanggung jawab memberikan bimbingan berupa:

1. Memperbaiki judul skripsi sepanjang tidak mengubah tema pembahasan skripsi 2. Mempertimbangkan, mengoreksi dan menyetujui kerangka skripsi

3. Menunjukkan sumber-sumber bacaan yang menunjang pembahasan 4. Memberikan petunjuk praktis tentang metode penelitian

5. Memberikan surat usulan seminar proposal skripsi 6. Mengoreksi substansi dan hasil akhir skripsi

7. Memberikan surat usulan pelaksanaan ujian skripsi kepada fakultas 8. Memberikan bantuan revisi.

(8)

4 C. Proses Bimbingan

1. Pembimbing memberikan bimbingan semenjak menerima surat penunjukan dosen pembimbing

2. Bimbingan dilaksanakan selama satu semester (6 bulan) sejak dikeluarkannya surat penunjukan dosen pembimbing

3. Bimbingan dilakukan paling singkat 6 kali yang dibuktikan dengan blangko bimbingan skripsi

4. Setiap konsultasi, dosen wajib menulis dan menandatangani hasil konsultasi 5. Pembimbing I bertugas untuk membimbing aspek isi dan pembimbing II untuk

aspek metode penelitian dan etika penulisan.

6. Apabila dalam waktu 6 bulan, mahasiswa belum dapat menyelesaikan skripsi maka mahasiswa harus mengajukan surat perpanjangan bimbingan kepada Tim Penelitian Fakultas untuk surat perpanjangan bimbingan selama 6 bulan berikutnya

7. Setelah masa perpanjangan berakhir dan mahasiswa belum dapat menyelesaikan skripsinya, maka proses bimbingan selanjutnya diserahkan kepada Program Studi.

8. Bimbingan skripsi dapat diberikan sampai batas akhir masa studi (semester 14), di luar cuti.

9. Pembimbing diharuskan hadir pada saat mahasiswa bimbingannya seminar proposal dan ujian skripsi

10. Setiap pembimbing memberikan bimbingan kepada mahasiswa maksimal 8 orang persemester atau disesuaikan dengan kondisi program studi, dengan memperhatikan pemerataan dan jabatan fungsional.

(9)

5 BAB III

SISTEMATIKA PROPOSAL DAN SEMINAR PROPOSAL

A. Sistematika Proposal

1. Judul penelitian yang sudah disetujui Tim Penelitian Fakultas selanjutnya disempurnakan menjadi proposal penelitian

2. Proposal penelitian wajib dikonsultasikan kepada dosen pembimbing 3. Sistematika penulisan proposal penelitian adalah sebagai berikut:

4. A. Latar Belakang

Mendeskripsikan masalah atau alasan penting judul yang diteliti

Mendeskripsikan fokus dan sasaran objek penelitian 5. B. Batasan masalah

Menegaskan makna dan batasan kata kunci yang terdapat pada judul penelitian

6. C. Rumusan masalah

Diuraikan dalam bentuk kalimat pertanyaan untuk mempertajam fokus masalah atau variabel yang diteliti

7. D. Tujuan Penelitian

Informasi yang ingin diperoleh untuk menjawab rumusan masalah 8. E. Manfaat Penelitian

Hasil yang akan diperoleh setelah penelitian dilakukan

Pemecahan masalah-masalah yang berkaitan dengan ranah keilmuannya

Berkaitan dengan pengembangan IPTEKS dan suatu lembaga 9. F. Definisi operasional

G. Kajian Teori

Teori-teori pilihan yang lengkap dan sesuai dengan variabel penelitian dan disertai dengan penyebutan sumber kutipan dari referensi terpercaya

Alur alur penyampaiannya harus teratur, logis, sistematis dan argumentatif

G. Hasil Penelitian yang relevan

Berbagai hasil penelitian yang berkaitan erat dengan judul penelitian

(10)

6 H. Asumsi dan hipotesis (jika ada)

Jawaban sementara atas suatu persoalan yang masih perlu dibuktikan kebenarannya

Jelas dan dapat diuji I. Metode Penelitian

Diuraikan sesuai dengan jenis penelitian yang dipilih J. Sistematika Penulisan skripsi

K. Daftar Rujukan

B. Prosedur Pengajuan Seminar Proposal

1. Mahasiswa berkonsultasi dengan pembimbingnya minimal 2 kali setelah judul disetujui Tim Penelitian Fakultas dengan dibuktikan kartu konsultasi

2. Mahasiswa mendapat persetujuan seminar proposal dari pembimbing dan mencantumkannya surat persetujuan tersebut di dalam proposal skripsi

3. Mahasiswa pernah menjadi peserta seminar proposal minimal 5 kali yang dibuktikan dengan isian kartu peserta seminar proposal dalam buku pedoman ini 4. Mahasiswa menyerahkan proposal penelitiannya sebanyak 3 rangkap

5. Tim Penelitian Fakultas atas persetujuan dekan menunjuk lima pembahas dari mahasiswa.

6. Mahasiswa mengantar surat penunjukan dosen pembimbing dan proposal kepada dosen pembimbing dan pembahas minimal 3 hari sebelum pelaksanaan seminar proposal.

D. Penggantian Pembimbing

1. Penggantian pembimbing dapat dilakukan apabila:

a. Dosen pembimbing sakit, atau berhalangan tetap (meninggal dunia)

b. Dosen pembimbing mendapat tugas belajar atau mendapat tugas di luar kampus lebih dari dua bulan

c. Dosen pembimbing mengundurkan diri secara tertulis dengan dengan alasan yang dapat dipertanggungjawabkan

d. Dosen Pembimbing lalai dalam melaksanakan tugas bimbingan

e. Mahasiswa mengganti judul/materi skripsi sehingga kurang relevan dengan latar belakang ilmu dosen yang bersangkutan

(11)

7

f. Mahasiswa mengusulkan pergantian pembimbing dengan alasan yang dapat diterima

2. Penggantian pembimbing skripsi ditetapkan oleh Dekan berdasarkan usulan Tim Penelitian Fakultas

C. Pelaksanaan Seminar Proposal

1. Mahasiswa/i berpakaian hitam-putih dan mengenakan Almamater.

2. Moderator (pembimbing) membuka acara dan mempersilahkan mahasiswa mempresentasikan proposal skripsinya maksimal selama 15 menit

3. Mahasiswa yang bertugas sebagai narasumber mempresentasikan proposalnya dan mencatat pertanyaan, masukan-masukan, dan kritikan dari pembahas dan peserta seminar proposal

4. Mahasiswa peserta seminar juga diperbolehkan memberikan tanggapan dan pertanyaan kepada narasumber seminar

5. Waktu pelaksanaan seminar maksimal 60 menit permahasiswa

6. Narasumber, pembimbing, pembahas, dan peserta seminar menandatangani berita acara seminar proposal.

D. Pasca Seminar Proposal

1. Mahasiswa wajib berkonsultasi dengan pembimbingnya tentang masukan pembahas

2. Mahasiswa wajib segera merevisi proposalnya sesuai dengan masukan pembahas, peserta dan pembimbing serta menyerahkan hasil revisiannya dalam bentuk buku proposal penelitian ke program studi bersangkutan

3. Mahasiswa diperkenankan meminta surat permohonan izin meneliti kepada Fakultas Studi Islam apabila telah melaksanakan seminar proposal serta menyerahkan proposal yang direvisi sesuai dengan masukan pembahas, peserta dan pembimbing

4. Permintaan surat permohonan izin meneliti ditujukan kepada Dekan Fakultas Studi Islam bersangkutan dengan mengisi formulir yang sekurang-kurangnya memuat:

a. Judul proposal skripsi yang telah direvisi

b. Nama, NPM, Program Studi, dan semester mahasiswa peneliti c. Alamat lengkap lokasi penelitian

(12)

8

d. Instrumen Pengumpulan data yang digunakan (wawancara, angket, tes, dll) 5. Surat permohonan izin meneliti diterbitkan oleh Dekan.

(13)

9 BAB IV UJIAN SKRIPSI

A. Prosedur Ujian Skripsi

1. Ujian skripsi adalah ujian akhir program studi Strata Satu (S1) bagi mahasiswa dengan mempertahankan skripsi

2. Pendaftaran ujian skripsi dilakukan dengan mengisi dan menyerahkan formulir ujian skripsi yang dilampiri dengan:

1. Surat persutujuan pembimbing untuk diujikan 2. Surat bebas keuangan

3. Surat bebas pustaka

4. Surat pernyataan keaslian skripsi dengan ditandatangani di atas materai 5. Transkip nilai sementara

6. Menyerahkan kartu konsultasi yang menunjukkan telah melaksanakan bimbingan paling sedikit 6 kali dalam jangka waktu 3 bulan

7. Menyerahkan draf Skripsi sebanyak 5 rangkap dalam map hitam untuk program studi Hukum Ekonomi Syariah, hijau untuk program studi Ekonomi Syariah dan merah untuk PGMI.

8. Sertifikat kegiatan ilmiah dan kemahasiswaan dengan jumlah minimal 20 point, yakni: 1 poin untuk 1 sertifikat tingkat lokal dan 2 poin untuk sertifikat tingkat nasional.

9. Sertifikat kelulusan hafalan Alquran juz 30 untuk Program Studi PGMI 10. Sertifikat atau surat keterangan Lulus ujian komprehenshif Program Studi

PGMI

3. Penjadwalan ujian skripsi diatur oleh program studi dengan persetujuan dekan

(14)

10 B. Penguji Skripsi

1. Penguji skripsi terdiri dari penguji I dan penguji II 2. Syarat penguji skripsi adalah:

a. Dosen tetap program studi dan di luar program studi yang bidang keilmuannya sesuai dengan judul skripsi

b. Memiliki jabatan fungsional paling rendah Lektor (III/c) atau di bawah jabatan itu yang karena pendidikan dan pengalamannya dianggap mampu menjadi penguji

3. Satu orang penguji boleh menguji maksimal 3 skripsi pada setiap sesi ujian.

4. Penguji telah menerima skripsi minimal 5 hari sebelum diujikan

5. Dosen yang ditunjuk sebagai penguji skripsi berhak menolak menjadi penguji jika skripsi tersebut baru diserahkan kurang dari batas waktu yang ditentukan.

6. Jika pada hari ujian salah satu penguji tidak hadir sampai batas waktu yang telah ditentukan, ujian tetap dilaksanakan dengan penguji lain yang ditunjuk oleh Tim Penelitian Fakultas.

C. Pelaksanaan Skripsi

1. Ujian skripsi dilaksanakan pada hari kerja di ruang ujian khusus yang telah ditentukan.

2. Ujian skripsi dipimpin oleh penguji I sebagai Penguji Utama, penguji II sebagai Ketua sidang dan sekretaris sebagai Notulen.

a. Tugas Penguji utama adalah: Menguji isi skripsi, yang meliputi: penguasaan latar belakang, penguasaan teori, metode penelitian, dan hasil penelitian b. Tugas Ketua Sidang adalah: 1) memimpin sidang, 2) mengarahkan

pelaksanaan persidangan, 3) menguji skripsi mahasiswa bidang: penguasaan metode penelitian, teknik penulisan dan pengutipan, dan penggunaan Bahasa Ilmiah, 4) mengumumkan hasil ujian skripsi dan menutup sidang.

c. Tugas Notulen adalah: 1) Mempersiapkan data dan formulir yang diperlukan sidang ujian, 2) mencatat proses pelaksanaan sidang ujian skripsi, 3) mendistribusikan form nilai bimbingan dan ujian skripsi kepada penguji, 4) merekap nilai bimbingan dan ujian skripsi dan menghitung IPK Yudisium.

3. Peserta ujian skripsi wajib hadir 30 menit sebelum sidang dibuka, dengan mengenakan pakaian resmi yang telah ditentukan. Bagi mahasiswa mengenakan kemeja putih, celana hitam, berdasi, beralmamater, dan bersepatu. Sedangkan mahasiswi berbusana muslimah dengan pakaian warna putih, rok panjang hitam, beralmamater, dan bersepatu.

(15)

11

4. Dosen penguji harus berpakaian rapi, disarankan berdasi (bagi laki-laki)

5. Dosen penguji dan dosen pembimbing wajib hadir 5 menit sebelum ujian dimulai

6. Setiap peserta ujian harus mempresentasikan isi skripsi di hadapan penguji selama 10 - 15 menit dengan menggunakan powerpoint meliputi urgensi penelitian, teori penelitian, metode penelitian, dan hasil penelitian.

7. Sebelum mempresentasikan isi skripsi, peserta ujian diberi kesempatan untuk menyampaikan ralat tulisan skripsi dengan membacakan daftar ralat yang telah disiapkan oleh yang bersangkutan.

8. Setiap penguji diberi kesempatan waktu menguji minimal 20 menit dan maksimal 30 menit.

9. Saran perbaikan dan atau perubahan skripsi ditulis secara resmi di lembar catatan ujian skripsi yang dikeluarkan oleh Fakultas, dan disampaikan kepada mahasiswa dan pembimbing mahasiswa yang bersangkutan.

10. Ujian skripsi dapat dihadiri para mahasiswa dan dosen sepanjang disetujui oleh ketua sidang

D. Sistem Penilaian Skripsi

1. Penilaian atas skripsi diberikan oleh pembimbing dan 2 orang penguji skripsi 2. Penilaian oleh pembimbing diberikan sebelum ujian skripsi dilaksanakan, yang

meliputi:

No Aspek Penilaian Pembimbingan Bobot 1 Latar Belakang Masalah 15%

2 Kerangka Teori 20%

3 Metode Penelitian 25%

4 Hasil Penelitian 30%

5 Teknik penulisan 10%

Jumlah 100%

3. Penilaian oleh penguji I dan pnguji II diberikan sesaat setelah ujian skripsi, yang meliputi:

No Aspek Penilaian Penguj I Bobot 1 Penguasaan Latar Belakang 30

2 Penguasaan Teori 30

3 Penguasaan Hasil Penelitian 40

Jumlah 100

(16)

12

No Aspek Penilaian Penguj II Bobot 1. Penguasaan Metode Penelitian 40 2. Teknik penulisan dan pengutipan 30 3. Penggunaan Bahasa Ilmiah 30

Jumlah 100

4. Nilai akhir skripsi menggunakan rumus berikut:

Nilai Akhir = Nilai Pembimbing + Nilai Penguji I + Nilai Penguji II 3

5. Nilai akhir skripsi dialihkan dari angka ke huruf dengan patokan sebagai berikut:

No. Nilai Angka Nilai Huruf 1

2 3 4 5

80 – 100 70 – 79 60 – 69 50 – 59 0 -49

A B C D E

6. Skripsi dinyatakan diterima (lulus) bila tidak ada penguji yang memberikan nilai E dan nilai akhirnya minimal B

7. Hasil ujian skripsi dapat diumumkan setelah penguji dan pembimbing secara lengkap memberi nilai.

8. Nilai skripsi yang telah ditetapkan oleh penguji dan pembimbing tidak dapat berubah pada kemudian hari

E. Ujian Skripsi Ulang

1. Mahasiswa yang telah mengikuti ujian dan memperoleh nilai D masih diberi satu lagi kesempatan memperbaiki nilai melalui ujian ulang selama masa studinya belum habis.

2. Ujian skripsi ulang bagi mahasiswa dapat dilakukan paling cepat 1 (satu) bulan sejak tanggal ujian sebelumnya.

3. Ujian ulang diusulkan oleh mahasiswa setelah skripsinya selesai direvisi dengan memperhatikan keberatan penguji.

4. Penguji ujian ulang sama dengan penguji ujian pertama, kecuali bila yang bersangkutan berhalangan dapat diganti dengan penguji lain.

(17)

13 BAB V

PERBAIKAN, PENGESAHAN, DAN PENYERAHAN SKRIPSI

A. Perbaikan Skripsi

1. Mahasiswa wajib memperbaiki skripsi sesuai saran-saran penguji 2. Hasil perbaikan skripsi merupakan syarat untuk mendaftar yudisium

3. Mahasiswa wajib menunjukkan catatan perbaikan kepada penguji saat meminta tanda tangan pengesahan penguji

4. Perbaikan skripsi yang dinyatakan lulus harus diselesaikan selambat-lambatnya 3 bulan terhitung sejak tanggal ujian skripsi

5. Bila melewati batas waktu yang ditentukan, maka yang bersangkutan harus mendaftar ulang ujian skripsi dengan biaya sendiri.

6. Peserta ujian skripsi yang dinyatakan lulus bersyarat / tidak lulus, diberi kesempatan selambat-lambatnya 6 bulan untuk memperbaiki atau menulis ulang sesuai dengan saran Tim Penguji.

7. Mahasiswa yang dinyatakan harus menulis ulang skripsinya, harus mengajukan proposal skripsi sesuai dengan prosedur yang berlaku

B. Pengesahan Skripsi

1. Dosen penguji berhak tidak memberikan tanda tangan pengesahan jika mahasiswa yang bersangkutan belum memperbaiki sesuai dengan yang dikehendaki

2. Pengesahan skripsi dilakukan setelah perbaikan dengan prosedur penanda tanganan dimulai dari penguji utama, ketua sidang, dan sekretaris ujian skripsi 3. Dekan menanda-tangani lembar pengesahan fakultas setelah seluruh tim penguji

menandatangani lembar pengesahan penguji.

C. Penyerahan Skripsi

1. Skripsi yang sudah disahkan oleh tim penguji, dan dekan harus diserahkan dalam bentuk softcopy dan cetak kepada dosen pembimbing, program studi, perpustakaan pusat dan fakultas dengan jumlah masing-masing 1 eksemplar dan paling lambat 3 bulan dari waktu pelaksanaan ujian skripsi. Softcopy skripsi diserahkan dalam bentuk VCD yang disertai dengan kotak CD dan identitas pada pemilik skripsi pada label CD. Sedangkan untuk versi cetak diserahkan sesuai format dan aturan penulisan skripsi dan dijilid menggunakan hardcover.

(18)

14

2. Mahasiswa mempublikasikan skripsinya sesuai aturan artikel ilmiah pada jurnal mahasiswa yang dikelola program studi untuk mendapatkan surat keterangan terbit.

BAB VI KODE ETIK PENULISAN

A. Etika Penulisan

Kode etik adalah etika yang harus dipatuhi oleh mahasiswa (peneliti) ketika melakukan penulisan skripsi berkaitan dengan: substansi skripsi, proses penelitian, pengutipan dan perujukan, perizinan atau persetujuan dengan institusi terkait atau komunitas yang diteliti, dan penyebutan sumber data dan informan

Sebagai bukti kesadaran dan amanah ilmiah, penulis skripsi diharuskan membuat surat pernyataan bahwa skripsi yang ditulisnya adalah murni hasil karya sendiri, bukan hasil karya yang dibuat oleh orang lain, dan/atau bukan hasil plagiat.

Penulis skripsi harus memiliki integritas moral dalam melakukan penulisan ilmiah (skripsi) yang tercermin dalam asas-asas moral berikut:

1. Kebenaran.

2. Kejujuran.

3. Menyandarkan kepada kekuatan argumentasi.

4. Rasional.

5. Objektif.

6. Kritis.

7. Terbuka.

8. Pragmatis.

9. Netral dari nilai-nilai yang bersifat dogmatik dalam menafsirkan hakikat realitas.

10. Bertanggung jawab, termasuk tanggung jawab sosial.

Sedangkan sifat-sifat negatif yang harus dijauhi dalam penelitian dan penulisan skripsi adalah sebagai berikut:

1. Bohong.

2. Tidak objektif.

3. Ceroboh.

4. Curang.

(19)

15 5. Pemalsuan.

6. Plagiat.

7. Fiktif.

B. Etika dalam Proses Penelitian

Etika dalam proses penelitian memberikan ukuran apa yang sah dilakukan dan apa yang dilarang dilakukan serta nilai-nilai moral yang harus ditaati oleh seorang peneliti dalam melaksanakan penelitian. Dalam proses penelitian selayaknya peneliti:

1. Mendapatkan izin atau persetujuan dari subjek penelitian atau pihak yang berwenang dalam pengumpulan data. Misalnya, sekolah, madrasah, pesantren, atau lembaga terkait;

2. Menjaga privasi subjek atau responden penelitian;

3. Tidak memaksakan kehendak kepada subjek atau responden dalam pengumpulan informasi/data;

4. Tidak merubah data dan temuan penelitian di lapangan, laboratorium, dan/atau pustaka sehingga tidak sesuai dengan fakta dan realitas yang sebenarnya, membuat data sendiri, atau membuat interpretasi yang tidak sesuai dengan yang dikehendaki oleh responden atau informan. Karena itu, berita acara (transkripsi hasil wawancara dan hasil pengamatan) harus mendapat persetujuan dari narasumber (responden atau informan);

5. Tidak merugikan pihak lain (lembaga atau responden), baik secara fisik, psikis, material, maupun moral;

6. Tidak merendahkan, melecehkan, menyinggung perasaan, dan membuat malu responden dalam proses pengumpulan data;

7. Tidak melakukan kebohongan dalam penggunaan metodologi penelitian, misalnya dalam penentuan sampel, pemilihan subjek secara randomisasi dalam eksperimen dan sebagainya;

8. Mengklaim penelitian orang lain sebagai hasil karya sendiri.

C. Pelanggaran

Satu diantara bentuk pelanggaran kode etik dalam penulisan karya ilmiah adalah plagiat. Plagiat dapat diartikan sebagai tindak pengambilan, pencurian, dan

―peminjaman‖ pendapat, ide, pemikiran, kata, kalimat, paragraf, karangan orang lain, dan menjadikan sebagai milik sendiri atas nama sendiri. Sedangkan plagiarisme adalah pencurian ide, hasil penelitian atau hasil pemikiran dan tulisan orang lain yang digunakan dalam tulisan, seolah-olah ide atau tulisan orang lain tersebut adalah ide atau hasil tulisannya sendiri, sehingga merugikan orang lain baik material maupun non- material. Pelaku plagiat biasa disebut plagiator.

(20)

16

Beberapa bentuk plagiat yang harus dihindari oleh seorang peneliti adalah sebagai berikut:

1. Plagiat kata per kata (verbatim Plagiarism), yaitu penjiplakan mutlak atau kutipan yang mengandung kata demi kata berikut susunan kalimatnya persis sama dengan seperti apa yang tertulis pada teks sumber atau mirip kutipan langsung namun tanpa tanda petik dan tanpa sumber. Bentuk lain plagiat kata per kata adalah pengutipan dimana satu dua kata asli diganti atau dihilangkan atau ada satu-dua kata sendiri yang dimasukan.

2. Patchwork Plagiat, yaitu jiplakan dengan cara sekedar memindah-mindahkan kata-kata aslinya ke sana ke mari, sehingga mirip paraphrase dan tidak menyebutkan sumber rujukannya

3. Plagiat struktur gagasan/jalan pikiran. Plagiat jenis ini merupakan jiplakan panjang, terdiri dari banyak rangkaian kalimat, bahkan banyak alinea atau struktur atau pola gagasan atau pola argumentasi orang lain dan tidak menyebutkan sumber rujukannya.

D. Sanksi

Jika peneliti atau penulis skripsi terbukti melakukan pelanggaran terhadap kode etik penulisan skripsi, maka sanksi yang diberikan kepadanya adalah sebagai berikut:

1. Dinyatakan tidak Lulus Ujian Munâqasyah

b. Sanksi tersebut dikenakan kepada pelaku plagiasi total dan jenis pelanggaran ini diketahui ketika ujian munâqasyah. Jika plagiasi diketahui setelah yang bersangkutan dinyatakan lulus, maka ijazah yang bersangkutan dinyatakan batal demi hukum.

c. Sanksi ini juga dikenakan kepada pelaku manipulasi, pemalsuan data, dan pembuat data fiktif (rekayasa).

2. Lulus Bersyarat

Sanksi ini dikenakan kepada pelaku plagiat parsial. Pelaku juga diwajibkan memperbaiki skripsinya sesuai saran penguji

3. Surat peringatan/teguran oleh Dekan.

Sanksi ini dikenakan kepada peneliti yang merugikan dan/ atau melakukan perbuatan tidak menyenangkan kepada kepada orang atau pihak lain dalam proses penelitiannya, setelah ada pihak yang melaporkan peneliti itu kepada Program Studi/ Fakultas

(21)

17 BAB VII

PERATURAN PENULISAN SKRIPSI

A. Kertas

Kertas yang dipergunakan untuk penulisan skripsi adalah A4, warna putih polos dengan ukuran 21,5 x 29,7 cm dan berat 80 gram.

B. Ukuran Margin

1. Untuk skripsi yang ditulis dalam bahasa Indonesia atau Inggris, ukuran margin atas dan kiri masing-masing 4 cm; sedangkan margin bawah dan kanan masing- masing 3 cm.

2. Untuk skripsi yang ditulis dalam Arab, ukuran margin atas dan kanan 4 cm;

sedangkan margin bawah dan kiri masing-masing 3 cm.

C. Jenis dan Ukuran Huruf (Type and Font Size)

Naskah skripsi ditulis dengan huruf standar dan ukurannya sebagai berikut:

1. Times New Roman ukuran 12 untuk teks, dicetak tebal (bold) untuk judul dan subjudul skripsi, dan 10 untuk catatan kaki (footnote)

2. Traditional Arabic dengan ukuran 16 untuk teks Arab.

3. Judul sampul (cover) skripsi ditulis dengan huruf kapital dan diletakkan di tengah (posisi centring); Contoh terlampir.

D. Spasi & Paragraf

1. Jarak spasi baris skripsi adalah 2 pt untuk skripsi yang berbahasa Indonesia atau Inggris; dan 1 spasi untuk yang berbahasa Arab.

2. Baris pertama paragraf menjorok ke dalam sebanyak lima ketukan 3. Jarak spasi antara paragraf sebelum dan sesudahnya adalah 0 pt

4. Jarak baris untuk kutipan tidak langsung dan kutipan langsung yang panjangnya 1-4 baris adalah 1,5 Spasi

5. Jarak baris untuk kutipan langsung lebih dari 5 baris adalah 1 Spasi untuk berbahasa Indonesia, Inggris, dan berbahasa Arab.

6. Abstrak skripsi diketik dalam dua bahasa (Indonesia dan Inggris/ Arab) dan menggunakan satu spasi, satu paragraf dan panjangnya maksimal 250 kata 7. Penulisan nama Bab ditulis 1,5 spasi dan diletakkan pada bagian tengah.

8. Biodata penulis/peneliti ditulis 1 spasi secara naratif maksimal 2 halaman, dan diletakkan pada bagian akhir skripsi.

(22)

18 E. Jumlah Halaman

Jumlah halaman skripsi sekurang-kurangnya 70 halaman dari Pendahuluan sampai daftar rujukan

F. Urutan Penyajian

1. Subjudul ditulis dari margin kiri, awal kata mengunakan huruf Latin kapital kecuali kata depan dan penghubung (seperti: dan, dalam, pada, dari, dst).

2. Anak sub judul atau sub anak judul ditulis sejajar dari atas subbab dengan menggunakan urutan angka-angka sesuai dengan bab dan subbab. Contohnya adalah sebagai berikut:

BAB II PEMBAHASAN

A. Pengertian Pendidikan Islam 1. Menurut Ulama Islam

a. Masa Klasik

1) Pandangan Imam Syafi‘i a) Biografi Imam Syafi‘i

b) Pemikiran Imam Syafi‘i tentang Pendidikan 2) Pandangan Imam Gazali

3) Pandangan Imam Ibnu Khaldun b. Masa Modern

2. Menurut Ilmuwan Barat a. Pra Renaisans

b. Masa Modern/Kontemporer B. Tujuan Pendidikan Islam

1. Tujuan Pendidikan Islam Menurut al-Qur‘an dan al-Sunnah 2. Tujuan Pendidikan Islam Jangka Pendek

3. Tujuan Pendidikan Islam Jangka Panjang dan seterusnya…

(23)

19 G. Penomoran Halaman

1. Penomoran halaman lembar judul (cover), lembar pengesahan, surat pernyataan, abstrak, kata pengantar, daftar isi, daftar tabel, dan daftar istilah menggunakan angka Romawi kecil (i, ii, iii, iv, dan seterusnya) untuk skripsi yang berbahasa Indonesia dan Inggris. Sedangkan skripsi yang berbahasa Arab menggunakan huruf-huruf abjadiyah د ،ج ،ب ،أ، dan seterusnya yang diletakan halaman bawah bagian tengah.

2. Penomoran halaman isi dari Bab I sampai akhir skripsi menggunakan angka Arab (1, 2, 3, 5, 6, dst.) diletakkan di sebelah kanan atas, kecuali nomor halaman Bab (misalnya Bab I, Bab II, dan seterusnya) diletakkan di tengah bagian bawah.

H. Penyajian Tabel/Diagram/Grafik/Gambar

Penyajian tabel, diagram, grafik, bagan atau gambar wajib mencantumkan nomor urut dan judulnya menggunakan menu Caption yang berada pada tab References Ms. Word. Contohnya adalah sebagai berikut.

Gambar 3.1 Teknik Analisis Data

I. Angka

Angka-angka hasil perhitungan yang disajikan dalam bab isi atau hasil penelitian dituliskan dengan pembulatan dua angka di belakang koma (dua desimal), misalnya 67,75. Sedangkan angka-angka hasil perhitungan yang disajikan pada lampiran dituliskan dengan pembulatan tiga angka di belakang koma (tiga desimal), misalnya 1967,812.

J. Nama Subjek/Informan

Nama subjek, responden, dan informan penelitian yang berkaitan dengan data atau skor, tidak dicantumkan tetapi diganti dengan nomor urut atau kode.

K. Sampul (Cover)

1. Sampul (cover) skripsi dilaminating (hard cover)

2. Warna sampul skripsi adalah berwarna hitam untuk Hukum Ekonomi Syariah, Kuning untuk Ekonomi Syariah dan Biru untuk PGMI.

3. Judul Skripsi berada di posisi bagian atas dengan rata tengah

4. Tulisan ―SKRIPSI‖ bagi skripsi dan tulisan ―PROPOSAL‖ untuk proposal berada di bawah judul dengan rata tengah.

Data

reduction Data display Conclution/

verification

(24)

20

5. Dibawah tulisan ―skripsi‖ dan atau ―proposal‖ ditulis tujuan penulisan, misalnya: ―Diajukan kepada Fakultas Studi Islam untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Mencapai Gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.).

6. Logo UNISKA dalam ukuran proporsional diletakkan di bawah tulisan tujuan penulisan Skripsi/ Proposal

7. Nama dan NPM penulis skripsi berada di bawah logo UNISKA dengan rata tengah

8. Nama program studi, nama fakultas dan nama universitas serta nama kota dan tahun penyelesaian ditulis pada bagian bawah sampul skripsi

L. Lampiran

1. Semua lampiran diberi nomor urut dengan angka arab, judul, dan nomor halaman mengikuti nomor halaman isi.

2. Instrumen, data mentah (skor, catatan lapangan, hasil wawancara, hasil pengamatan, rekapitulasi data lapangan), hasil perhitungan, rumus-rumus yang digunakan, dan biodata peneliti disertakan dalam lampiran.

(25)

21 BAB VIII

BAHASA DAN TEKNIK PENGUTIPAN

A. Penggunaan Bahasa

1. Penulisan skripsi mengacu pada Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia Yang Disempurnakan (EYD).

2. Mahasiswa fakultas studi Islam dibolehkan menulis skripsinya dalam Arab atau Inggris setelah mendapatkan persetujuan dari Penelitian Fakultas

3. Skripsi yang menggunakan Bahasa Arab dan Bahasa Inggris berpedoman pada gramatika (qawâ‟id) yang baik dan benar, diksi (pemililihan kosakata) yang tepat, dan gaya bahasa ilmiah (uslûb „ilmî) yang jelas dan lugas.

4. Kata dan istilah mengacu pada Kamus Istilah Bidang Ilmu yang relevan dan otoritatif. Misalnya, untuk istilah pendidikan, dapat digunakan Dictionary of the Terms of Education (English-Arabic) karya Ramzi Kamel Hannallah dan Michael Takla Guirguis (1998). Untuk bahasa Arab, kamus yang dapat digunakan adalah al-Mu‟jam al-Wasîth karya Ibrâhîm Anîs, dkk. atau Mu‟jam alLughah al-„Arabiyyah al-Mu‟âshirah karya Hans Wehr. Sedangkan untuk bahasa Inggris, kamus yang dapat digunakan, antara lain, adalah Webster‟s New World Dictionary dan Oxford Advanced Learners Dictionary karya A.S.

Hornby.

5. Penulisan istilah asing dan daerah ditulis dengan huruf miring (italic), seperti kata maslahah mursalah, qiyas, tafsir maudhu‟i, grounded research, action research, melek, alam takambang, eigen value, dan sebagainya.

6. Penulisan huruf yang berasal dari bahasa Arab harus berpedoman pada transliterasi Arab-Indonesia yang diterbitkan Kementerian Agama.

B. Penulisan Tanda Baca

1. Kaedah penting yang perlu diperhatikan: Titik (.), koma (,), titik koma (;), titik dua (:), tanda seru (!), tanda tanya (?), dan tanda (%), diketik rapat dengan kata sebelumnya.

2. Tanda petik dua (―…‖) dan tanda kurung () diketik rapat dengan kata atau frasa yang diapit.

3. Tanda hubung (-), tanda pisah (--), dan garis miring (/) diketik rapat dengan kata yang mendahului dan mengikutinya.

4. Tanda sama dengan (=), lebih besar (>), lebih kecil (<), lebih besar sama dengan (≥), lebih kecil sama dengan (≤), tambah (+), kali (x), kurang (-), dan

(26)

22

bagi (:) plus-minus (±) diketik dengan spasi satu ketukan sebelum dan sesudah kata.

5. Penggunaan tanda baca dalam bahasa Arab („alâmât al-tarqîm) dapat mengacu kepada literatur berikut:

C. Teknik Pengutipan

Setiap kutipan wajib mengikuti aturan penulisan pengutipan dan penyebutan sumber kutipan yang terdapat dalam buku pedoman skripsi ini.

1. Sumber kutipan

Sumber pustaka yang boleh dikutip adalah sebagai berikut:

a. Jurnal ilmiah b. Buku terbitan ISBN

c. Hasil penelitian dalam skripsi, tesis atau disertasi

d. Makalah yang diseminarkan dalam seminar nasional (Proceeding) e. Media massa (Koran, Majalah)

f. Website resmi (bukan blogspot ataupun blog wordpress) 2. Penulisan Kutipan

Kutipan dapat dibagi menjadi dua kategori, yaitu: kutipan langsung dan kutipan tidak langsung.

a. Kutipan Langsung

Kutipan langsung adalah sama persis dengan sumber asli yang dikutip, baik dari segi struktur kalimat maupun tanda baca yang digunakan. Penulisan kutipan langsung diatur sebagai berikut:

1) Kutipan langsung tidak lebih dari lima baris, diketik biasa menyatu dalam teks diawali dan diakhiri oleh tanda petik (―) serta diberi nomor kutipan.

Contoh:

(27)

23

Menurut Kadir, ―Pembelajaran adalah suatu proses dimana lingkungan seseorang sengaja dikelola untuk memungkinkan ia turut serta dalam kondisi khusus atau menghasilkan respon terhadap situasi tertentu‖

(Kadir: 2016).

2) Kutipan langsung lebih lima baris, diketik dengan menjorok lima ketukan dan tidak dibubuhkan tanda petik, serta ditulis dengan jarak 1 spasi.

Contoh:

Inteligensi umum yang dikemukakan oleh Spearman itu pada dasarnya terdiri dari 7 kemampuan yang dapat dibedakan dengan jelas, yaitu: (1) untuk menjumlah, mengurangi, mengalikan, dan membagi, (2) menulis dan berbicara dengan mudah, (3) memahami dan mengerti makna kata yang diucapkan, (4) memperoleh kesan akan sesuatu, (5) mampu memecahkan persoalan dan mengambil pelajaran dari pengalaman lampau, (6) dengan tepat dapat melihat dan mengerti hubungan benda dalam ruang, (7) mengenali objek dengan tepat dan cepat (Sperman:

2016).

3) Kutipan langsung terjemahan al-Qur‘an dan Hadis diketik miring, menjorok (masuk) lima ketukan, berspasi satu.

Contoh:

Artinya: “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” (Q.S. Ar Ra‘d [13]: 11).

b. Kutipan Tidak Langsung

Kutipan tidak langsung adalah pengambilan ide atau pokok pikiran dari teori/pendapat yang dikutip. Kutipan ini dapat berbentuk saduran, ringkasan, atau kesimpulan, dan penulisannya tidak menggunakan tanda petik. Kutipan tidak langsung merupakan hasil sintesis yang ditulis dengan menggunakan bahasa penulis sendiri.

Contoh:

Kompetensi siswa adalah kemampuan siswa sebagai hasil belajar.

Belajar memiliki lima dimensi sebagaimana dikatakan Marzano, yaitu: a) dimensi sikap-sikap dan persepsi-persepsi positif terhadap belajar; b) dimensi penguasaan dan pengintegrasian pengetahuan; c) dimensi perluasan dan

(28)

24

penghalusan pengetahuan; d) dimensi penggunaan pengetahuan secara bermakna; e) dimensi kebiasaan-kebiasaan berpikir produktif. (Marzano: 2016) 3. Penulisan Sumber Kutipan

Penulisan sumber kutipan pada skripsi mahasiswa Fakultas Studi Islam dapat dilakukan dengan catatan kaki (footnote). Catatan kaki atau footnote adalah penyebutan sumber kutipan atau catatan dari suatu kata atau istilah tertentu pada bagian kaki halaman naskah dengan lengkap dan menggunakan nomor urut agar pembaca mudah menemukan dan membacanya secara berangkaian dengan istilah yang diterangkan (Dinata 2015). Cara membuat footnote adalah: klik tab References  klik Insert Footnote, kemudian ubah indentasi paragrafnya agar baris pertama paragraf menjorok ke dalam  kemudian isi catatab atau sumber kutipan pada kaki halamannya sesuai format yang dijelaskan pada contoh berikut.

a. Dari Jurnal

1 Galuh Nashrulloh, Kontribusi Zakat dalam Pembangunan Bangsa Indonesia. Jurnal Al-Iqtishadiyah, 2 (1), hlm. 83-94.

b. Dari Buku

2 Hamdan Husein Batubara, Strategi Mengajar di SD/MI, (Banjarmasin:

UNISKA Press, 2016), hlm. 128.

c. Dari Internet

3 Arie Syantoso, Manajemen Sumber Daya Manusia, Website UNISKA, www.uniska-bjm.ac.id/Manajemen-Sumber-Daya-Manusia, dikutip pada tanggal 21 Oktober 2016.

d. Hasil wawancara

4 Wawancara dengan Zakiyah, Wakil Dekan II FSI, Pada tanggal 17 Februari 2020.

D. Penulisan Daftar Rujukan

1. Daftar rujukan wajib ditulis pada bagian akhir skripsi setelah kesimpulan dan saran/rekomendasi.

2. Semua rujukan yang disebutkan dalam halaman daftar rujukan harus sesuai dengan sumber kutipan yang ditampilkan dalam naskah dan tidak boleh mencantumkan daftar rujukan yang tidak dikutip pada naskah.

3. Jumlah daftar rujukan sekurang-kurangnya 20 buah yang di dalamnya terdapat sekurang-kurangnya 3 buah jurnal penelitian.

(29)

25

4. Penulisan daftar rujukan ditulis dengan 1 spasi pada spasi baris dan 6 pt pada spasi paragraf, dan kemudian dirutkan berdasarkan abjad dengan tanpa nomor urut atau disesuaikan dengan Style APA. Adapun contohnya adalah sebagai berikut:

a. Dari Jurnal:

Trisnaningsih, S. (2011). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Dosen Akuntansi. Journal Of Accounting And Auditing, 8(1), 83-94.

b. Dari Skripsi, Tesis, Disertasi:

Batubara, Hamdan Husein. (2015). Makna Ta‟lim dalam Konsep Pendidikan Islam. Padangsidimpuan: Skripsi IAIN Padangsidimpuan.

c. Dari Buku:

Shihab, M. Q. (2000). Tafsir al-Misbah; Pesan, Kesan dan Keserasian Al- Qur‟an. Jakarta: Lentera Hati.

d. Dari Makalah/ Proceeding:

Batubara, Hamdan Husein. (2016). Strategi Pembelajaran Matematika Menurut Pandangan Konstruktivisme. Seminar Nasional Pendidikan Matematika (p. 23). Malang: FITK UIN MALANG.

e. Dari Hasil Wawancara:

Rais, M. A. (2015, Oktober 21). Hak dan Kewajiban Warga Negara Indonesia. (Jojo, Interviewer)

f. Dari Website:

Syamsuddin, D. (2011, Desember 23). Tahun Penuh Dusta. Dikutip dari Kompas: http://oase.kompas.com. Di akses pada 24 Januari 2020 pukul 20.30 Wita.

(30)

26 BAB IX

KOMPONEN SKRIPSI DAN SISTEMATIKA JENIS PENELITIAN

Komponen skripsi terdiri dari tiga bagian, yaitu bagian awal, bagian subtansi (inti), dan bagian akhir dari skripsi.

A. Bagian Awal

Bagian depan berisi tampilan pertanggungjawaban administrasi penulisan, penuntun yang mengantarkan pembaca untuk dapat memahami isi skripsi. Bagian ini meliputi:

1. Halaman Sampul luar 2. Halaman Sampul dalam 3. Halaman Pengesahan Dekan 4. Halaman Pengesahan Tim Penguji 5. Surat Pernyataan Keaslian Skripsi 6. Kata Pengantar

7. Daftar Isi

8. Daftar Tabel (jika ada) 9. Daftar Gambar (jika ada) 10. Daftar Lampiran (jika ada) 11. Abstrak

B. Bagian Tengah (Inti)

Bagian subtansi adalah bagian inti dari skripsi. Bagian ini berisi tahapan atau langkah-langkah penelitian, yang sekurang-kurangnya memuat: masalah penelitian, pengkajian teori, metode penelitian, analisa data, dan penarikan kesimpulan (inferensi).

Sistematika (urutan) dari tahapan atau langkah penelitian akan mengikuti sistematika jenis penelitian dalam paradigma (pendekatan) kuantitatif atau kualitatif. Secara umum tahapan atau langkah-langkah penelitian yang tersusun pada bab-bab skripsi sebagai berikut.

(31)

27 BAB I: PENDAHULUAN

A. Latar Balakang Masalah B. Identifikasi Masalah C. Pembatasan Masalah D. Perumusan Masalah E. Tujuan Penelitian F. Manfaat Penelitian

BAB II: KAJIAN TEORI DAN PENGAJUAN HIPOTESIS A. Deskripsi Teori

B. Hasil Penelitian yang Relevan C. Kerangka Berpikir

D. Hipotesis Penelitian (Penelitian kuantitatif) BAB III: METODE PENELITIAN

A. Tempat dan Waktu Penelitian B. Metode Penelitian

C. Populasi dan Sampel D. Teknik Pengumpulan Data E. Teknik Analisis Data F. Prosedur Penelitian

BAB IV: HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Data

B. Pengujian Hipotesis

C. Pembahasan Hasil Penelitian

BAB V: KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan

B. Saran

(32)

28 C. Bagian Akhir

Bagian Akhir dari skripsi memuat pertanggungjawaban atas buktibukti teoretis atau konsep-konsep serta bukti-bukti proses penelitian yang telah dilakukan peneliti. Bagian ini meliputi:

1. Daftar Rujukan

2. Lampiran-lampiran, antara lain:

a. Instrumen penelitian yang digunakan, seperti: Soal Tes, Angket, Pedoman Wawancara, dan Pedoman Observasi

b. Rekapitulasi data (jika ada)

c. Hasil validasi instrumen (jika ada) d. Hasil analisis data (jika ada)

e. Hasil pengujian hipotesis (Jika ada) f. Foto-foto dan dokumen penting lainnya

g. Data Responden atau informan (jika penelitian kualitatif) h. Profil sekolah atau institusi (jika ada)

i. Surat persetujuan seminar proposal j. Bukti konsultasi skripsi

k. Surat keterangan telah melakukan penelitian l. Surat persetujuan ujian skripsi

m. Berita acara ujian skripsi

n. Surat pernyataan ketua program studi o. Pedoman Transliterasi Arab Latin p. Biodata penulis (maksimal 2 halaman)

(33)

29

Adapun sistematika komponen isi skripsi berdasarkan jenis penelitiannya adalah sebagai berikut.

1. PENELITIAN HUBUNGAN

BAB I: PENDAHULUAN

A. Latar Balakang Masalah B. Identifikasi Masalah C. Batasan Masalah D. Rumusan Masalah E. Tujuan Penelitian F. Definisi Operasional G. Manfaat Penelitian

H. Hasil Penelitian yang Relevan I. Sistematika Penulisan

BAB II: KAJIAN TEORI DAN PENGAJUAN HIPOTESIS A. Deskripsi Teori

B. Kerangka Berpikir C. Hipotesis Penelitian

BAB III: METODOLOGI PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian B. Metode Penelitian

C. Populasi dan Sampel D. Teknik Pengumpulan Data E. Teknik Analisis Data

BAB IV: HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Data

B. Pengujian Persyaratan Analisis dan Pengujian Hipotesis C. Pembahasan Hasil Penelitian

BAB V: PENUTUP

A. Kesimpulan B. Saran-Saran

(34)

30

2. PENELITIAN EKSPERIMEN DAN KOMPARATIF (PERBANDINGAN)

BAB I: PENDAHULUAN

A. Latar Balakang Masalah B. Identifikasi Masalah C. Pembatasan Masalah D. Perumusan Masalah E. Tujuan Penelitian F. Manfaat Penelitian

G. Hasil Penelitian yang Relevan H. Sistematika Penulisan

BAB II: KAJIAN TEORI DAN PENGAJUAN HIPOTESIS A. Deskripsi Teori

B. Kerangka Berpikir C. Hipotesis Penelitian

BAB III: METODOLOGI PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian B. Metode dan Desain Penelitian C. Populasi dan Sampel

D. Teknik Pengumpulan Data E. Uji Validitas dan Reliabelitas F. Teknik Analisis Data

BAB IV: HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Data

B. Pengujian Persyaratan Analisis dan Pengujian Hipotesis C. Temuan Penelitian

D. Pembahasan terhadap Temuan Penelitian

BAB V: PENUTUP

A. Kesimpulan B. Saran-Saran

(35)

31

3. PENELITIAN PENGEMBANGAN

BAB I: PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah B. Identifikasi Masalah C. Pembatasan Masalah D. Perumusan Masalah

E. Spesifikasi Produk yang Dihasilkan F. Tujuan Penelitian

G. Definisi Oporasional H. Manfaat Penelitian

I. Hasil Penelitian yang Relevan J. Sistematika Penulisan

BAB II: LANDASAN TEORI A. Deskripsi Teori

B. Teori-teori tentang Pengembangan Model C. Kerangka Berpikir

D. Pertanyaan Penelitian

BAB III: METODOLOGI PENELITIAN A. Model Pengembangan

B. Prosedur Pengembangan C. Desain Uji Coba D. Subjek Uji Coba E. Instrumen Penelitian F. Uji-Coba Produk G. Teknik Analisis Data

BAB IV: HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Hasil Pengembangan

B. Deskripsi dan Analisa Data Hasil Uji Coba C. Kajian Produk Akhir

BAB V: PENUTUP

A. Kesimpulan

(36)

32

B. Saran-saran

4. PENELITIAN KUALITATIF

BAB I: PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah B. Identifikasi Masalah C. Batasan Masalah D. Rumusan Masalah E. Tujuan Penelitian F. Definisi Istilah G. Manfaat Penelitian

H. Hasil Penelitian yang Relevan I. Sistematika Penulisan

BAB II: KAJIAN TEORI A. Kajian Teori

BAB III: METODOLOGI PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian B. Latar Penelitian (Setting)

C. Metode Penelitian (seperti etnografi, studi kasus, fenomenologi, naturalistic inquiry, grounded research).

D. Teknik Pengumpulan Data

E. Pemeriksaan atau Pengecekan Keabsahan Data F. Analisis Data

BAB IV: HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Data

B. Pembahasan

BAB V: PENUTUP

A. Kesimpulan B. Saran

(37)

33

5. PENELITIAN TINDAKAN KELAS

BAB I: PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah B. Identifikasi Masalah C. Pembatasan Masalah D. Perumusan Masalah E. Tujuan Penelitian F. Manfaat Penelitian

BAB II: KAJIAN TEORI A. Kajian Teori

B. Kajian Hasil Penelitian yang Relevan C. Kerangka Berpikir

D. Hipotesis Tindakan

BAB III: METODOLOGI PENELITIAN A. Lokasi dan Subjek Penelitian B. Metode Pengumpulan Data C. Metode Analisa Data

D. Cara Pengambilan Kesimpulan

BAB IV: HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Gambaran Selintas tentang Setting (Lokasi dan Subjek Penelitian) B. Uraian Penelitian Secara Umum

C. Penjelasan per Siklus D. Proses Menganalisa Data

E. Pembahasan dan Pengambilan Keputusan

BAB V: PENUTUP

A. Kesimpulan B. Saran

(38)

34

6. PENELITIAN ANALISIS ISI (CONTENT ANALYSIS)

BAB I: PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah B. Fokus Masalah

C. Perumusan Masalah D. Tujuan Penelitian

E. Manfaat Penelitian F. Definisi Operasional G. Hasil Penelitian yang Relevan H. Sistematika Penulisan

BAB II: ACUAN TEORI A. Deskripsi Teori B. Definisi Konsep C. Pengajuan Hipotesis

BAB III: METODOLOGI PENELITIAN

A. Model dan Langkah-langkah Penelitian B. Satuan Analisis

C. Prosedur Analisis D. Teknik Analisis

BAB IV: HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Data

B. Temuan Hasil Analisis C. Pembahasan Temuan

BAB V: PENUTUP

A. Kesimpulan B. Saran

(39)

35

7. PENELITIAN PUSTAKA (LIBRARY RESEARCH)

BAB I: PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah B. Pembatasan Masalah C. Perumusan Masalah D. Tujuan Penelitian E. Manfaat Penelitian F. Definisi Operasional G. Hasil Penelitian yang Relevan H. Sistematika Penulisan

BAB II: KAJIAN TEORI A. Acuan Teori

BAB III: METODOLOGI PENELITIAN A. Objek dan Waktu Penelitian B. Metode Penulisan

C. Fokus Penelitian D. Prosedur Penelitian

BAB IV: TEMUAN PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Temuan Hasil Analisis Kritis Deskriptif B. Temuan Hasil Analisis Kritis Komparatif C. Interpretasi Hasil Analisis

D. Pembahasan

BAB V: PENUTUP

A. Kesimpulan B. Saran

(40)

36

8. PENELITIAN DESKRIPTIF DAN SEJARAH

BAB I: PENDAHULUAN

A. Latar Balakang Masalah B. Identifikasi Masalah C. Pembatasan Masalah D. Perumusan Masalah E. Tujuan Penelitian F. Manfaat Penelitian

G. Hasil Penelitian yang Relevan H. Sistematika Penulisan

BAB II: KAJIAN TEORI

A. Teori-teori yang Relevan dengan Variabel yang Diteliti B. Kerangka Berpikir

BAB III: METODOLOGI PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian B. Metode Penelitian

C. Unit Analisis D. Instrumen Penelitian E. Teknik Pengumpulan Data F. Teknik Analisis Data

BAB IV: TEMUAN PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Temuan Penelitian

B. Pembahasan terhadap Temuan Penelitian

BAB V: PENUTUP

A. Kesimpulan B. Saran

(41)

37

9. PENELITIAN PEMIKIRAN TOKOH

BAB I: PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah B. Identifikasi Masalah C. Rumusan Masalah D. Tujuan Penelitian E. Manfaat Penelitian

F. Hasil Penelitian yang Relevan G. Sistematika Penulisan

BAB II: KAJIAN TEORI A. Kajian Teori

BAB III: METODOLOGI PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian

B. Metode Penelitian (seperti hermeneutik dan inter studi).

C. Prosedur Pengumpulan dan Pengolahan Data

D. Pemeriksaan atau Pengecekan Keabsahan Data E. Analisis Data

BAB IV: HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Deskripsi Data (seperti riwayat hidup, latar belakang pendidikan, konsep tertentu menurut tokoh, dan persamaan dan perbedaan menurut kedua tokoh— jika kajiannya perbandingan pemikiran)

B. Pembahasan

BAB V: PENUTUP

A. Kesimpulan B. Saran

(42)

38

DAFTAR RUJUKAN

Alwasilah, A. Chaedar. (2002). Pokoknya Kualitatif: Dasar-dasar Merancang dan Melakukan Penelitian Kualitatif. Jakarta: Pustaka Jaya.

Bugin, B. 2007. Penelitian Kualitatif Komunikasi, Ekonomi, Kebijakan Publik, dan Ilmu Sosial Lainnya. Jakarta: Kencana Prenada Media Grup.

Dinata, A. K. (2015). Microsoft Word untuk Buku Ajar. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo.

Kusuma, Wijaya dan Dedi Dwitagama. (2012). Mengenal Penelitian Tindakan Kelas.

Jakarta: Indeks. Cet. V.

Mahsun. (2005). Metode Penelitian Bahasa: Tahapan Strategi, Metode, dan Tekniknya.

Jakarta: Rajagrafindo Persada. Cet. I.

Millan, J.H. Mc. dan Schumacher, S. (2001). Research in Education: A Conceptual Introduction. Fifth Edition. New York: Longman.

Muhadjir, Noeng. (2000). Metodologi Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Rake Sarasin.

Cet. IV.

Siregar, Syofian. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif: Dilengkapi dengan Perbandingan Perhitungan Manual dan SPSS. Jakarta: Kencana. Cet.1.

Sukmadinata, Nana Syaodih. (2005). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya. Cet. I.

(43)

39

LAMPIRAN-LAMPIRAN BUKU PEDOMAN SKRIPSI

(44)

40 Lampiran 1: Contoh sampul proposal

JUDUL PROPOSAL

PROPOSAL

Diajukan kepada Fakultas Studi Islam untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Mencapai Gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.)

Oleh:

NAMA MAHASISWA NPM.

PROGRAM STUDI __________________

FAKULTAS STUDI ISLAM

UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN (UNISKA) MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARI

BANJARMASIN 2020

Kapital, Times New Roman, Ukuran: 14 Pt

Kapital, Times New Roman, Ukuran: 14 Pt

Kapital, Times New Roman, Ukuran: 12

Logo UNISKA, Ukuran: 5x5 Cm

Times New Roman, Ukuran: 12 pt

Times New Roman, Ukuran: 12

(45)

41 Lampiran 2: Contoh sampul luar skripsi

JUDUL SKRIPSI

SKRIPSI

Oleh:

NAMA MAHASISWA NPM.

PROGRAM STUDI __________________

FAKULTAS STUDI ISLAM

UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN (UNISKA) MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARI

BANJARMASIN 2020

Kapital, Times New Roman, Ukuran: 14 Pt

Kapital, Times New Roman, Ukuran: 14 Pt

Logo UNISKA, Ukuran: 5x5 Cm

Times New Roman, Ukuran: 12 pt

Times New Roman, Ukuran: 12

(46)

42

Lampiran 3: Contoh halaman judul skripsi (sampul dalam)

JUDUL SKRIPSI

SKRIPSI

Diajukan kepada Fakultas Studi Islam untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Mencapai Gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.)

Oleh:

NAMA MAHASISWA NPM.

Dosen Pembimbing I: ...

Dosen Pembimbing II: ...

PROGRAM STUDI __________________

FAKULTAS STUDI ISLAM

UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN (UNISKA) MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARI

BANJARMASIN 2020

Kapital, Times New Roman, Ukuran: 14 Pt

Kapital, Times New Roman, Ukuran: 14 Pt

Kapital, Times New Roman, Ukuran: 12

Logo UNISKA, Ukuran: 5x5 Cm

Times New Roman, Ukuran: 12 pt

Times New Roman, Ukuran: 12

(47)

43 Lampiran 4: Format lembar pengesahan Dekan

UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN (UNISKA) MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY BANJARMASIN

FAKULTAS STUDI ISLAM

STATUS TERAKREDITASI B (BAIK)

Program Studi: EKONOMI SYARIAH, SK. BAN-PT NOMOR: 4693/SK/BAN-PT/Akred/S/XII/ 2017 Program Studi: HUKUM EKONOMI SYARIAH , SK. BAN-PT NOMOR: 1650/BAN-PT/Akred/S/V/ 2017 Program Studi: PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH, SK BAN-PT NO: 3709/SK/BAN-PT/Akred/X/2017

KAMPUS: JL. ADHYAKSA: NO. 2 KAYU TANGI BANJARMASIN-70123. TELP/FACS. (0511) 33044352

PENGESAHAN

Nomor: __/UNISKA-FSI/A.15/___/2020

Skripsi ini diajukan oleh :

Nama :

NPM :

Program Studi : Judul Skripsi :

Telah berhasil dipertahankan di hadapan Dewan Penguji dan diterima sebagai bagian persyaratan yang diperlukan untuk memperoleh gelar Sarjana ... pada Program Studi ..., Fakultas Studi Islam, Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin.

Banjarmasin, _____________

Dekan,

_________________________

NIK.

Gambar

Gambar 3.1 Teknik Analisis Data

Referensi

Dokumen terkait

Abstrak skripsi pada dasarnya sama dengan format abstrak proposal skripsi, tetapi pada abstrak skripsi harus ditambahkan hasil dan kesimpulan dari penelitian yang telah

Dipole Mode Index (DMI) dalam kondisi netral (-0.34) seperti yang ditunjukkan oleh gambar 3, sehingga kondisi tersebut kurang signifikan berpengaruh dalam terjadinya hujan sangat

Secara fisika, besar arus listrik atau disebut dengan kuat arus listrik, didefinisikan sebagai banyaknya muatan listrik positif yang mengalir pada suatu penghantar

Buku Pedoman Skripsi STIE Widya Gama Lumajang | 8 permasalahan penelitian pada porsi yang tepat sesuai dengan fenomena yang berkembang pada saat penelitian akan

Pemanas air dengan menggunakan gas terdapat dua sistem yaitu (a) alat tidak bekerja dan akan menutup secara otomatis katup pengaman yang ada pada mesin pemanas jika air kurang

Buku ini merupakan pedoman resmi yang disusun oleh TIM yang terdiri dari Ketua LPPPL, Dekan , dan Ketua Program Studi di lingkungan Universitas Kanjuruhan Malang dalam

4 (baik) Mahasiswa menjawan benar kurang dari 79% dan lebih dari 60% dari seluruh pertanyaan sesuai kunci jawaban.. 3 (cukup) Mahasiswa menjawab benar kurang dari 59% dan lebih dari

Rincian ini digunakan untuk mendapatkan keterangan biaya yang dikeluarkan perusahaan atas penggunaan peralatan kantor yang mencakup alat tulis kantor dan berbagai