1 | P a g e Tata Ibadah Rabu, 1 Januari 2020
“TOTALITAS PENYERTAAN ALLAH”
Pdt. Yoel Ang Pkl. 10.30 WITA
--- PF = Pelayan Firman; Pnt = Penatua; J = Jemaat; Lt = Liturgos
A. JEMAAT BERHIMPUN
Doa Konsistori Warta Lisan
1. PROSESI (berdiri)
(instrument nyanyian “Sujud Di Altar-Nya” mengalun)
Lt : Setiap pagi hari kita membuka tirai jendela rumah kita agar cahaya masuk memberi terang dan kehangatan. Kita juga membuka jendela rumah kita agar udara menyegarkan masuk ke dalam rumah. Juga setiap pagi hari kita membuka pintu rumah kita agar kita terhungung dengan ruang lingkup hidup yang lebih luas. Dan lebih dari kehangatan, kesegaran, kerterhubungan, setiap pagi hari kita diingatkan bahwa Tuhan dengan berbagai macam cara menyatakan cinta-Nya kepada kita.
Tahun baru yang kita masuki ini seperti sebuah gerbang memasuki kehidupan yang baru yang Tuhan sediakan untuk kita. Kekuatan kita melangkah tentu karena percaya bahwa Tuhan menyertai, sekalipun banyak hal yang tidak terduga bisa datang dan pergi. Allah, Bapa yang kita sembah dan imani. Dialah Sang Gembala setia.
2. NYANYIAN JEMAAT SUJUD DI ALTARNYA
Lagu Herlin Pirena
Bila hati terasa berat
Tak seorang pun mengerti bebanku Ku tanya, Yesus, apa yang harus kubuat?
Dia berfirman, Mari Datanglah Dia selalu pedulikan aku
2 | P a g e
Ku datang, Yesus
Dia pikul segala bebanku
reff: Sujud di Altar-Nya
Kubawa hidupku, Kutrima Anugrah-Nya Dia ampuniku, dan bebaskanku
Dia ubah hidupku, Baharui hatiku Sesuatu terjadi saat datang di Altar-Nya Interlude
Bila hati terasa berat
Tak seorang pun mengerti bebanku Ku tanya, Yesus, apa yang harus kubuat?
Dia berfirman, Mari Datanglah Dia selalu pedulikan aku Ku datang, Yesus
Dia pikul segala bebanku
reff: Sujud di Altar-Nya
Kubawa hidupku, Kutrima Anugrah-Nya Dia ampuniku, dan bebaskanku
Dia ubah hidupku, Baharui hatiku Sesuatu terjadi saat datang di Altar-Nya
▪ VOTUM
(instrument lagu Sujud Dialtar-Nya… mengalun)
Lt : Pertolongan kita adalah dalam nama Tuhan, yang menjadikan langit dan bumi.
(menyanyikan kembali bagian reff)
reff: Sujud di Altar-Nya
Kubawa hidupku, Kutrima Anugrah-Nya Dia ampuniku, dan bebaskanku
Dia ubah hidupku, Baharui hatiku Sesuatu terjadi saat datang di Altar-Nya
▪ SALAM
Lt : Tuhan beserta Saudara!
J : Dan beserta Saudara juga!
3 | P a g e
3. KATA PEMBUKA (duduk)
(instrument nyanyian “Tuhan adalah Gembalaku” mengalun) PF : Tanggal 1 Januari dikenal sebagai awal tahun baru, namun
demikian juga kita rayakan sebagai hari kedelapan, dimana Yesus di sunat dan diberi nama. Yesus adalah Allah yang tidak hanya hadir sebagai seorang manusia, melainkan juga sepenuhnya hadir, terlibat dan menjadi bagian dari sebuah komunitas masyarakat yang terikat pada budaya dan hukum saat itu. Allah hadir seccara total dan utuh dalam kehidupan umat-Nya dan terus menyertai umat-Nya. Karena itu, kita pun harus mau belajar untuk menyatakan kehadiran dan penyertaan Allah bagi sesama. Dan dalam memulai tahun yang baru, kita terus diingatkan bahwa kehadiran dan penyertaan allah tidak berubah sekalipun tahun berganti.
4. NYANYIAN JEMAAT
TUHAN ADALAH GEMBALAKU
Songwriters: hosanna singers
Tuhan adalah gembalaku, tak kan kekurangan aku Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau
reff: Ia membimbingku ke air yang tenang, Ia menyegarkan jiwaku
Ia menuntunku di jalan yang benar, oleh karna nama-Nya
Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman Aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku
Gada-Mu dan tongkat-Mu
itulah yang menghibur aku ……….reff 5. REFLEKSI
(instrument ‘O Allahku, Jenguklah Diriku’ mengalun, mengantar refleksi ) Lt : Kita semua sadar bahwa kehidupan kita sepanjang tahun
2019 yang telah kita lewati, tidak luput dari pikiran, perkataan dan perbuatan yang salah. Oleh karena itu, marilah kita mengaku dosa kepada Tuhan dan mohon pengampunan-Nya.
4 | P a g e
J : (bersama menyanyikan NKB 13)
O ALLAHKU, JENGUKLAH DIRIKU (NKB 13:1)
Syair: Search Me, O God; Edwin Orr,
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI 1990, Lagu: Tradisional Inggris
O Allahku, jenguklah diriku, ujilah hati dan pikiranku.
Aku telah berdosa dan cemar, sucikan dan jadikan ‘ku benar.
Lt : Ya Tuhan, kami mengaku kepada-Mu bahwa kehidupan kami di sepanjang tahun ini tidak luput dari pikiran, perkataan dan perbuatan yang salah baik ditengah-tengah keluarga kami, saat kami di sekolah atau di kampus, dilingkungan kerja kami, ditengah kehidupan berjemaat, bahkan dalam kehidupan bermasyarakat.
Jemaat (orang tua):
Sebagai orang tua, kami kurang memperhatikan pembinaan iman bagi anak-anak kami. Dan kami tidak berusaha untuk menjadi teladan bagi mereka.
Jemaat (anak):
Sebagai anak, kami kurang menghormati dan menghargai jerih lelah orang tua kami. Kami kurang berusaha untuk mempergunakan waktu dan kesempatan pendidikan kami.
J : (bersama menyanyikan O Allahku, Jenguklah Diriku NKB 13:2) Pujianku tetaplah bagi-Mu,
kar’na ‘Kau hapus dosa-dosaku.
Nyatakanlah firman-Mu yang kudus, agar ‘ku junjung nama-Mu terus.
Jemaat (yang bekerja):
Sebagai orang yang bekerja untuk mendapatkan nafkah kehidupan,seringkali kami terlalu mementingkan kepentingan sendiri. Dalam pekerjaan, kami terkadang kurang berusaha untuk bekerja dengan jujur dan adil.
5 | P a g e Lt : Sebagai orang percaya sering kali kami bersungut-sungut
dalam menghadapi berbagai tantangan dan kesulitan hidup.
Kami kurang sabar dan kurang berserah kepada-Mu.
Jemaat (semua):
Sebagai umat-Mu kami sering mengabaikan pelayanan kemanusiaan, kasih dan keadilan bagi mereka yang sakit, bagi yang ‘berkekurangan’ dan tertindas.
(Lt mengajak jemaat bangkit berdiri dan menyanyikan NKB 13)
(berdiri) J : (bersama menyanyikan O Allahku, Jenguklah Diriku NKB 13:3)
Ya Tuhanku, hidupku t’rimalah;
kasih yang murni, o curahkanlah.
Taklukkanlah dendam dan nafsuku, tinggallah ‘Kau tetap di hatiku.
6. BERITA ANUGERAH (berdiri)
Lt : Bagi kita semua yang dengan sungguh-sungguh mengaku dosa di hadapan Tuhan dan menyerahkan kehidupan kita untuk dibaharui oleh Roh-Nya, sambutlah berita anugerah dan amanat hidup baru ini: “Kamu telah menerima Kristus Yesus, Tuhan kita. Karena itu hendaklah hidupmu tetap di dalam Dia. Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur.” Kolose 2:6-7.
Demikianlah berita Anugerah dari Tuhan!
J : Syukur kepada Allah!
(jemaat bersalaman sambil mengucapkan “Damai Tuhan besertamu) 7. NYANYIAN JEMAAT
‘KU BERSERAH KEPADA ALLAHKU (NKB 128:1,2,4)
Syair: My Heav’nly Father Watches Over Me; W.C. Martin, Terjemahan: Tim Nyanyian GKI, Lagu: Charles H. Gabriel
‘Ku berserah kepada Allahku di darat pun di laut menderu.
6 | P a g e
Tiap detik tak berhenti,
Bapa sorgawi t’rus menjagaku.
reff: ‘Ku tahu benar ‘ku dipegang erat, di gunung tinggi dan samudera;
di taufan g’lap ‘ku didekap.
Bapa sorgawi t’rus menjagaku Mawar di taman dihiasi-Nya,
elang di langit pun dipimpin-Nya.
Dia tentu besertaku,
Bapa sorgawi t’rus menjagaku …..reff
Interlude
Meski berjalan di lembah gelap, Gembala baik membimbingku tetap.
‘Ku dihentar dan tak gentar,
Bapa sorgawi t’rus menjagaku…..reff
B. PELAYANAN FIRMAN
8. DOA PELAYANAN FIRMAN (duduk)
PF :
9. PEMBACAAN ALKITAB
PF : Bacaan diambil dari kitab Injil Tuhan Yesus Kristus menurut Lukas 2:15-21
Demikianlah Injil Yesus Kristus.
Berbahagialah mereka yang mendengarkan Firman Allah dan yang memeliharanya.
10. KOTBAH “Totalitas Penyertaan Allah”
11. SAAT HENING
7 | P a g e 12. PERSEMBAHAN PUJIAN: PS Majelis Jemaat GKI Denpasar dan
keluarga “BersamaMu Bapa Kulewati Semua””
13. DOA SYAFAAT (duduk)
PF : …
J : (Doa syafaat diakhiri dengan mengucapkan bersama “Doa Bapa Kami” )
C. PELAYANAN PERSEMBAHAN 14. NAS PERSEMBAHAN
Lt : Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan, dengan penuh syukur mari kita haturkan persembahan yang telah kita siapkan seraya mengingat firman-Nya dalam Galatia 4:8-9.
“Dahulu, ketika kamu tidak mengenal Allah, kamu memperhambakan diri kepada allah-allah yang pada hakekatnya bukan Allah. Tetapi sekarang sesudah kamu mengenal Allah, atau lebih baik, sesudah kamu dikenal Allah, bagaimanakah kamu berbalik lagi kepada roh-roh dunia yang lemah dan miskin dan mau mulai memperhambakan diri lagi kepadanya?”
15. NYANYIAN JEMAAT
TABUH GENDANG! (KJ 292:1-3)
Syair: Komt nu met zang van zoete tonen, Adriaan Valerius, +/- 1626, Terjemahan: H. A. Pandopo, 1982,
Lagu: Kitab sejarah karangan Valerius, 1626
Tabuh gendang! Sambil menari nyanyikan lagu yang merdu!
Bunyikanlah gambus, kecapi:
mari memuji Allahmu!
Karya besar yang agung benar t’lah dilakukan-Nya terhadap umat-Nya!
Israel pun atas berkat-Nya riang gembira bermazmur.
Ikut serta kita percaya
8 | P a g e
dan kepada-Nya bersyukur:
“Tuhanlah baik, kasih-Nya ajaib kekal selamanya;
terpuji nama-Nya!”
Interlude
Dulu telah dari himpitan Ia bebaskan umat-Nya.
Habis mendung Ia berikan sinar mentari yang cerah!
Puji terus yang Mahakudus:
bebanmu yang berat diganti-Nya berkat!
16. DOA PERSEMBAHAN (berdiri)
Pnt :
D. PENGUTUSAN 17. PENGUTUSAN
PF : Arahkan hatimu kepada Allah, yang mendekat pada ciptaan- Nya, Ia hadir dan menyertai ciptaan-nya dalam tindakan yang aktif.
J : Kami mengarahkan hati kami kepada Allah.
PF : Jadilah saksi Kristus, yang menyatakan berkat, perlindungan dan penyertaan Allah bagi sesama, bagi dunia.
J : Kami mau menjadi saksi Kristus bagi dunia.
PF : Sepanjang perjalanan kita menjalani tahun-tahun yang telah lalu dan yang akan datang, kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu bahwa Allah tetap menyertai kita.
J : Kini dan selamanya.
18. NYANYIAN JEMAAT
DI JALAN HIDUPKU (NKB 201:1-2)
Syair dan lagu: Along the Road; John W. Peterson Terjemahan: K. P. Nugroho
Di hidupku ‘ku ada sobat yang setia, yang s’nantiasa berjalan sertaku;
9 | P a g e masa gelap dibuat-Nya terang ceria,
itulah Yesus, Jurus’lamatku.
reff: ‘Ku tak cemas ‘kan jalan yang naik turun lewat lembah dan gunung yang terjal;
sebab Tuhan berjalanlah di sampingku, memimpinku ke neg’ri yang kekal.
O kasih-Nya besarlah tiada taranya, dengan rela Dia mati bagiku;
kepada-Nya ‘ku s’rahkan jiwa dan raga, sejak itu Dia bimbingku s’lalu…..reff 19. BERKAT
PF : Terimalah berkat Tuhan: “Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau. Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia, Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera kini dan selama-lamanya.”
J : (menyanyikan)
Haleluya,Haleluya, Haleluya, Haleluya, Haleluya Amin Amin Amin. (NKB 225)