• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODE PENELITIAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB III METODE PENELITIAN"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

29 BAB III

METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian

Jenis penelitain Sugiyono (2009: 53-55) jenis penelitian dilihat dari tingkat eksplanasi sebagai berikut :

1. Penelitian Deskriptif

Penelitian deskriptif adalah penelitian terhadap keberadaan variable mandiri, baik hanya pada satu variable atau lebih.

2. Penelitian Komparatif

Penelitian Komparatif adalah penelitian yang bersifat membandingkan, atau berupa hubungan sebab-akibat dua variable atau lebih.

3. Penelitian Asosiatif

Penelitian asosiatif adalah penelitian yang bertujuan untuk mengetahui hubungan dua variable atau lebih.

Pada penelitian ini jenis penelitian yang digunakan berdasarkan tingkat eksplanasinya yaitu jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan melakukan penelitian ke lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menjelaskan kejadian atau keadaan di lokasi penelitian.

3.2 Lokasi Penelitian

Penelitian ini dilakukan di CV. Arya Agro Wijaya yang beralamat di Dusun 1, Desa Sapikerep, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.

Tepatnya perusahaan ini termasuk dalam bidang peternakan ayam yang memproduksi telur.

(2)

30 3.3 Metode Penelitian

3.3.1. Jenis Data

Menurut Suharsimi Arikunto (2015: 172) Berdasarkan sumbernya jenis data dibagi menjadi dua, yaitu sumber primer adalah sumber data yang langsung memberikan data kepada pengumpul data. Sumber sekunder merupakan sumber yang tidak langsung memberikan data kepada pengumpul data. Peneliti dalam penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan sekaligus menganalisis suatu permasalahan secara lebih rinci, sehingga dapat menjelaskan dan menjawab permasalahan peneliti.

Jenis data dalam penelitian ini dapat diklasifikasikan sebagai berikut : a. Data Primer

Data Primer yaitu data yang dikumpulkan sendiri diolah sendiri oleh suatu organisasi atau perseorangan langsung dari objeknya.

Data primer dalam penelitian ini adalah data yang diperoleh dengan interview secara langsung dengan para karyawan dan staf perusahaan yang berhubungan dengan sistem persediaan, seperti bagian administrasi, bagian penjualan, dan bagian lain yang berhubungan dengan pengendalian persediaan dan penjualan.

Data primer yang diperoleh yakni rincian sistem informasi akuntansi persediaan barang dagangan yang berupa data tentang jumlah ayam dan penjualan telur yang didapatkam melalui proses wawancara dan pengamatan peneliti di lokasi penelitian.

b. Data Sekunder

Data sekunder yaitu data yang diperoleh dalam bentuk yang sudah dikumpulkan dan diolah pihak lain biasanya sudah dalam bentuk publikasi.

Data sekunder dalam penelitian ini adalah data atau dokumen yang diperoleh dari perusahaan tersebut seperti gambaran struktur organisasi perusahaan, faktur-faktur, data tentang persediaan, bukti- bukti transaksi penjualan.

(3)

31

Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Data sekunder berupa hasil wawancara dengan manajer administrasi dan karyawan.

3.3.2. Sumber Data

Setelah jenis data yang diperlukan telah ditentukan maka langkah berikutnya adalah menentukan sumber data yang dipakai oleh peneliti dalam pengambilan data adalah:

Setelah jenis data yang diperlukan telah ditentukan maka langkah berikutnya adalah menentukan sumber data yang dipakai oleh peneliti dalam pengambilan data adalah:

a. Informan atau Narasumber

Informan atau Narasumber merupakan orang yang diminta informasi oleh pewawancara yang diperkirakan menguasai dan memahami data, informasi ataupun fakta dari suatu objek penelitian. Informan dalam penelitian ini adalah pemilik usaha dagang dan karyawan CV Arya Agro Wijaya Probolinggo.

b. Dokumen

Dokumen merupakan informasi yang disimpan sebagai bahan documenter yang berupa surat-surat, catatan-catatan, laporan, dan sebagainya. Dokumen dalam penelitian ini menggunakan data yang telah tersedia dalam objek yang diteliti.

3.3.3. Teknik Pengumpulan Data

Menurut Sugiyono (2016: 224) Teknik pengumpulan data merupakan Langkah yang paling strategis dalam penelitian, karena tujuan utama dari penelitian adalah mendapatkan data. Tanpa mengetahui Teknik pengumpulan data, maka peneliti tidak akan mendapatkan data yang memenuhi standar data yang ditetapkan. Pengumpulan data dapat dikakukan dalam berbagai setting, sumber, dan cara. Beberapa cara yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah:

(4)

32 1. Interview (Wawancara)

Wawancara digunakan sebagai Teknik pengumpulan data apabila peneliti ingin melakukan studi pendahuluan untuk menentukan permasalahan yang harus diteliti, dan juga apabila peneliti ingin mengetahui hal – hal dari informan yang lebih mendalam dan jumlah informan sedikit atau kecil. Teknik pengumpulan data ini mendasarkan diri pada laporan tentang diri sendiri atau self-report, atau setidak-tidaknya pada pengetahuan dan atau keyakinan pribadi. Wawancara dapat dilakukan melalui tatap muka (face to face) maupun dengan melalui telepon.

Wawancara dalam penelitian ini dilakukan dengan cara mengajukan pertanyaan secara lisan terhadap pihak yang terkait dengan pokok permasalahan. Wawancara ini dilakukan dengan dialog langsung dengan manager serta karyawan CV. Arya Agro Wijaya, kemudian dicatat seperlunya guna memperoleh informasi tertulis atau lisan mengenai prosedur kerja dan dalam CV. Arya Agro Wijaya.

Tabel 3.1 Tabel Nama – nama Informan

No. Nama Keterangan

1. Manager Puji Suyoto

2. Win Kepala Gudang Telur

3. Dika Ragilia Admin

Daftar Pertanyaan :

A. Gambaran Umum Perusahaan 1. Sejarah Perusahaan

a. Apa nama perusahaan?

b. Kapan dan siapa yang mendirikan perusahaan?

(5)

33

c. Perusahaan bergerak dalam bidang apa?

d. Sudah berapa kali terjadi pergantian pemimpin?

e. Siapa pemimpin perusahaan yang pertama dan siapa pemimpin perusahaan sekarang?

2. Bentuk Perusahaan

a. Apa bentuk perusahaan? Apa alasannya?

b. Siapakah yang bertanggung jawab dengan bentuk perusahaan?

c. Terdiri dari apa saja permodalan perusahaan yang dipergunakan dalam menjalankan usahanya? Berasal dari mana?

3. Lokasi perusahaan

a. Dimanakah letak perusahaan?

b. Apakah ada pertimbangan tertentu yang mendasari pemilihan lokasi perusahaan?

c. Berapa luas tanah yang dipakai oleh perusahaan?

4. Struktur Organisasi

a. Bagaimana struktur organisasi perusahaan?

b. Apa saja tugas masing – masing bagian?

5. Personalia

a. Berapa jumlah karyawan tetap dan tidak tetap?

b. Bagaimana cara perekrutan karyawan?

c. Bagaimana pengaturan jam kerja karyawan?

d. Bagaimana sistem penggajian dan pengupahan dalam perusahaan?

e. Bagaimana pengaturan cuti karyawan?

f. Apakah ada rotasi pekerjaan? Bila ada bagaimana prosesnya?

g. Usaha apa yang dilakukan perusahaan untuk memajukan karyawan?

6. Pemasaran

(6)

34

a. Perusahaan memasarkan produk ke mana saja?

b. Apakah perusahaan memiliki kantor cabang?

c. Bagaimana model saluran distribusi yang digunakan dalam perusahaan untuk memasarkan produk?

d. Siapa konsumen yang dituju?

e. Apa strategi yang dilakukan oleh perusahaan dalam usaha untuk memasarkan produknya?

7. Produk

a. Apa jenis barang yang dijual oleh perusahaan?

b. Bagaimana penentuan harga jual?

c. Apakah ada potongan harga?

B. Sistem Akuntansi Persediaan

1. Bagian apa saja yang terkait dengan sistem akuntansi persediaan perusahaan?

2. Apa tugas serta wewenang bagian yang terkait dengan sistem akuntansi persediaan perusahaan?

3. Dokumen apa saja yang digunakan dalam sistem akuntansi persediaan perusahaan?

4. Catatan apa saja yang digunakan dalam sistem akuntansi persediaan perusahaan?

5. Bagaimana prosedur sistem akuntansi persediaan perusahaan?

2. Dokumentasi

Dokumentasi merupakan catatan peristiwa yang sudah berlalu.

Dokumen bisa berbentuk tulisan, gambar atau karya-karya monumental dari seseorang. Dokumen dalam penelitian ini digunakan sebagi alat penguat data yang diperoleh dari pemilik CV Arya Agro Wijaya yang berupa foto, tulisan yang terkait dengan

(7)

35

dokumentasi serta berisi tentang beberapa kegiatan yang dilakukan dalam usaha dagang tersebut.

Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah wawancara dengan pelngelola pihak yang bersangkutan dalam penelitian ini, untuk memberikan informasi yang berkaitan dengan data yang diperlukan. Kemudian dokumentasi yaitu stok barang dan data penjualan.

3.4.3. Analisis Data

Penelitian ini menggunakan analisis data deskriptif. Menurut Ghony (2012: 245), analisis data dimulai dengan menelaah seluruh data yang tersedia dari berbagai sumber, baik data dari wawancara, pengamatan yang sudah dituliskan dalam catatan lapangan di lokasi penelitian, dokumen pribadi, dokumen resmi, gambar, foto dan sebagainya. Analisis data itu dilakukan sejak awal peneliti terjun ke lokasi penelitian hingga akhir penelitian.

Data dari hasil penelitian selanjutnya diolah dan dianalisis secara menyeluruh dengan pendekatan kualitatif sebagai berikut:

1. Mengumpulkan sistem informasi akuntansi persediaan barang yang disediakan oleh CV. Arya Agro Wijaya.

2. Mengidentifikasi sistem informasi akuntansi persediaan CV. Arya Agro Wijaya

3. Menganalisis sistem informasi persediaan yang terdapat pada CV.

Arya Agro Wijaya

4. Menganalisis kekurangan aktivitas dari system informasi akuntansi persediaan CV. Arya Agro Wijaya

5. Membuat usulan flowchart system informasi akuntansi persediaan barang pada CV. Arya Agro Wijaya

Gambar

Tabel 3.1 Tabel Nama – nama Informan

Referensi

Dokumen terkait

Diceriterakan, konon, sudah lama beliau mengembara mencari putra beliau itu tidak juga dijumpai, sampai akhirnya tiba di kawasan Tohlangkir pengembaraan beliau Setibanya di

Whistle blowing merupakan tindakan yang dilakukan oleh seseorang atau beberapa orang karyawan untuk membocorkan kecurangan baik yang dilakukan oleh perusahaan atau atasannya

Berfungsi mengatur dan mengendalikan kegiatan bagian pelayanan keperawatan sesuai dengan visi dan misi Rumah Sakit Roemani menuju terwujudnya pelayanan keperawatan yang prima.

Dalam hal ini, subtitusi bahasa antar etnis Melayu Sambas dengan etnis Jawa di Dusun Kedondong berbeda dan menyebabkan perubahan budaya yang terjadi saat

Sebagai perbandingan bangunan fasilitas cottage, ada beberapa kawasan wisata dengan fasilitas akomodasinya yang memanfaatkan lingkungan sekitarnya sehingga fasilitas wisata

Kendali mutu (Quality Control) radiologi diharapkan akan dapat mengendalikan persoalan yang berkaitan dengan kualitas gambar dan eksposi yang diterima

Berdasarkan data di atas, penulis menarik simpulan bahwa ada dua (2) tindakan antisosial yang dilakukan Yuno, yaitu tidak peduli dengan keselamatan orang lain

Metro sebagai ruang terbuka publik Metode deskriptif 7 Desti Rahmiati , Bambang Setioko, Gagoek Hardiman, 2013, Universitas Bandar Lampung Pengaruh Perubahan Fungsi