LAMPIRAN I
PERATURAN GUBERNUR SULAWESI TENGAH NOMOR 45 TAHUN 2015
TENTANG
RENCANA KERJA PEMBANGUNAN DAERAH PROVINSI SULAWESI TENGAH TAHUN 2016
RENCANA KERJA PEMBANGUNAN DAERAH PROVINSI SULAWESI TENGAH TAHUN 2016
BAB I PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
UndangUndang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN) mengamanatkan untuk melakukan penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD); dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD); serta Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD). Amanat Undangundang tersebut telah dijabarkan ke dalam Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tatacara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah yang selanjutnya ditindak lanjuti dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008, yang meliputi RPJPD, RPJMD, Rencana Strategis (Renstra) SKPD, RKPD dan Rencana Kerja (Renja) SKPD.
yang merupakan rencana kerja tahunan Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah.
Rencana Kerja Pembangunan Daerah yang selanjutnya disingkat RKPD adalah dokumen perencanaan daerah untuk periode 1 (satu) tahun yang disusun berdasarkan pendekatan kinerja, kerangka serta perencanaan dan penganggaran terpadu; kerangka pendanaan dan pagu indikatif; dan urusan wajib yang mengacu pada Standar Pelayanan Minimal (SPM) sesuai dengan kondisi nyata daerah dan kebutuhan masyarakat, atau urusan pilihan yang menjadi tanggungjawab Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). RKPD memuat rancangan kerangka ekonomi daerah; program prioritas pembangunan daerah; dan rencana kerja, pendanaan dan prakiraan maju.
Dokumen RKPD ini merupakan sub sistem penting sebagai input dalam penyusunan program dan penganggaran SKPD. Dokumen RKPD ini merupakan dokumen publik, sehingga melibatkan semua stakeholders dalam proses penyusunan rencana program dan kegiatan menjadi pengarusutamaan (mainstreaming) dalam proses penyusunan dokumen ini. Dengan prinsip tersebut, diharapkan dokumen RKPD ini dapat diakses oleh semua stakeholders baik dalam tahap pelaksanaan, pengawasan, pengendalian dan evaluasi.
RKPD Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2016 merupakan penjabaran tahun ke5 (lima) dari RPJMD Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 20112016, yang telah melalui proses bottom up, top down, partisipatif, teknokratik dan politis yang memuat indikasi rencana program prioritas yang disertai kebutuhan pendanaan serta indikator kinerja daerah.
1.2. Dasar Hukum Penyusunan
1. UndangUndang Nomor 13 Tahun 1964 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UndangUndang Nomor 2 Tahun 1964 tentang Pembentukan Daerah Tingkat I Sulawesi Tengah dan Daerah Tingkat I Sulawesi Tenggara dengan mengubah UndangUndang Nomor 47 Prp Tahun 1960 tentang Pembentukan Daerah Tingkat I Sulawesi Utara Tengah dan Daerah Tingkat I Sulawesi SelatanTenggara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1964 Nomor 7) menjadi Undang Undang (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 2687);
2. UndangUndang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286);
3. UndangUndang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4355);
4. UndangUndang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Indonesia Nomor 4421); 5. UndangUndang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan
Antara Pemerintah Pusat dan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Negara Republik Indonesia Nomor 4438);
UndangUndang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 24, Tambahan Negara Republik Indonesia Nomor 5657);
7. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 104, Tambahan Negara Republik Indonesia Nomor 4578);
8. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;
9. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah, sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah;
10. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;
11. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 27 Tahun 2014 tentang Pedoman Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Rencana Kerja Pembangunan Daerah Tahun 2015;
12. Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Nomor 4 Tahun 2011 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 20112016;
13. Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Nomor 8 Tahun 2013 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 20132033.
1.3. Hubungan Antar Dokumen
Tahun 2015 terutama yang menyangkut tujuan dan sasaran pembangunan, prioritas program dan kegiatan, serta kerangka pendanaan melalui mekanisme Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas).
Keterkaitan RKPD Tahun 2016 dan RKP Tahun 2016 juga menyangkut sinergi dan sinkronisasi Kebijakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan kebijakan Pemerintah, Dokumen RKPD ini merupakan penjabaran dari RPJMD dengan memperhatikan kesinambungan dari penjabaran program program pembangunan yang termuat dalam RPJMD Provinsi Sulawesi Tengah tahun 20112016 dalam rangka pencapaian visi, misi, tujuan dan sasaran pembangunan daerah.
RKPD Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2016, menjadi rujukan sekaligus landasan penyusunan rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS), Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD), dan Renja SKPD serta Penyusunan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Kepala Daerah, sekaligus menjadi tolok ukur kinerja Kepala Daerah.
1.4. Sistimatika Dokumen RKPD BAB I : PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
1.2. Dasar Hukum Penyusunan 1.3. Hubungan Antar Dokumen 1.4. Sistimatika Dokumen RKPD 1.5. Maksud dan Tujuan
BAB II : EVALUASI HASIL PELAKSANAAN RKPD TAHUN LALU DAN CAPAIAN KINERJA PENYELENGGARAAN PEMERINTAH
2.1. Gambaran Umum Kondisi Daerah
2.2. Evaluasi Pelaksanaan Program dan Kegiatan RKPD sampai Tahun berjalan Realisasi RPJMD
2.3. Permasalahan Pembangunan
3.1. Arah Kebijakan Ekonomi Daerah 3.2. Arah Kebijakan Keuangan Daerah
BAB IV : PRIORITAS DAN SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH PROVINSI SULAWESI TENGAH TAHUN 2016
4.1. Tujuan dan Sasaran Pembangunan 4.2. Prioritas Pembangunan
BAB V : RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS DAERAH BAB VI : PENUTUP
1.5. Maksud dan Tujuan
Maksud penyusunan RKPD Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2016, untuk mewujudkan sinergitas antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan pengawasan pembangunan, dalam rangka efisiensi alokasi berbagai sumber daya dalam pembangunan daerah, guna memberikan arah pencapaian sasaran pembangunan melalui penetapan prioritas program dan kegiatan sebagai agenda tahunan dalam mencapai visi dan misi pembangunan Provinsi Sulawesi Tengah.
Tujuan penyusunan RKPD Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2016 adalah :
1. Menjadi pedoman bagi penyusunan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun 2016;
2. Terwujudnya integrasi, sinkronisasi dan sinergitas pembangunan baik antar daerah, antar ruang, antar sektor, antar waktu, antar fungsi pemerintah maupun antar tingkatan pemerintahan;