• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pendekatan Saintifik Dalam Pembelajaran. docx

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Pendekatan Saintifik Dalam Pembelajaran. docx"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

Pendekatan Saintifik Dalam Pembelajaran Diklat Agustin Husnul Khotimah

Teknologi Pendidikan / Fakultas Ilmu Pendidikan

[email protected]

Dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 81 A Tahun 2013 tentang Implementasi Kurikulum 2013 disebutkan bahwa, kegiatan pembelajaran merupakan proses pendidikan yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan potensi mereka menjadi kemampuan yang semakin lama semakin meningkat dalam sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang diperlukan dirinya untuk hidup dan untuk bermasyarakat, berbangsa, serta berkontribusi pada kesejahteraan hidup umat manusia. Oleh karena itu, kegiatan pembelajaran diarahkan untuk memberdayakan semua potensi peserta didik menjadi kompetensi yang diharapkan. Lebih lanjut, strategi pembelajaran harus diarahkan untuk memfasilitasi pencapaian kompetensi yang telah dirancang dalam dokumen kurikulum agar setiap individu mampu menjadi pebelajar mandiri sepanjang hayat. dan yang pada gilirannya mereka menjadi komponen penting untuk mewujudkan masyarakat belajar.

Untuk mencapai pembelajaran diklat yang berkualitas sebagaimana yang disebutkan di atas diperlukan berbagai pendekatan dan metode. Metode pembelajaran dalam diklat adalah metode belajar orang dewasa atau disebut metode andragogi sebagaimana disebutkan di Pasal 18 PP 101 Tahun 2001 bahwa peserta Diklat telah memiliki tingkat pendidikan dan pengalaman kerja tertentu maka digunakan metode diklat bagi orang dewasa yang: 1) sesuai dengan kebutuhan praktis dan pengembangan diri peserta; 2) bersifat interaktif antara peserta dengan widyaiswara dan antar peserta; dan 3) berlangsung dalam suasana belajar yang bebas, dinamis, dan fleksibel. Di sisi lain dalam perkembangan kebijakan di Pendidikan Dasar dan menengah dikembangan pendekatan saintifik sebagai pendekatan yang diterapkan di pendidikan dasar dan menengah. (firdos, 2013)

Baldwin, T. T., R. J. Magjuka, and B. T, Loner. 1991. "The Perils of Participation: Effects of Choice Training on Trainee Motivation and Learning." Personnel Psychology, 44.

Ban, C, and S. R. Faerman. 1990. "Issues in the Evaluation of Management Training." Public Productivity & Management Review, Spring.

Referensi

Dokumen terkait

Agama dan Kurikulum 2013 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Berdasarkan Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor: 165 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Mata

Lampiran IV Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 81a Tahun 2013 tentang Implementasi Kurikulum Pedoman Umum Pembelajaran..

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia nomor 81a Tahun 2013 tentang Implementasi Kurikulum Pedoman Umum Pembelajaran. Kurikulum

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 81A Tahun 2013 Tentang Implementasi Kurikulum 2013.. Teori Belajar

Hal ini sesuai dengan peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 81A Tahun 2013 Tentang Implementasi Kurikulum, dijelaskan bahwa kegiatan

Salinan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia nomor 81A tahun 2013 tentang Implementasi Kurikulum. Sani, Berlin and Kurniasih,

Peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan republik Indonesia nomor 81a tahun 2013 tentang implementasi kurikulum pedoman pembelajaran.. Kementerian Pendidikan

Salah satu bentuk landasan hukum tersebut adalah Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 146 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 PAUD dan