• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penetapan Kadar Sukrosa Dalam Kembang Gula Dengan Metode Titrimetri

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Penetapan Kadar Sukrosa Dalam Kembang Gula Dengan Metode Titrimetri"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

PENETAPAN KADAR SUKROSA DALAM KEMBANG GULA

DENGAN METODE TITRIMETRI

TUGAS AKHIR

OLEH:

INTAN WULANDARI DAMANIK

NIM 122410015

PROGRAM STUDI DIPLOMA III

ANALIS FARMASI DAN MAKANAN

FAKULTAS FARMASI

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

MEDAN

(2)

PENETAPAN KADAR SUKROSA DALAM KEMBANG GULA

DENGAN METODE TITRIMETRI

TUGAS AKHIR

Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Ahli Madya Pada Program Studi Diploma III Analis Farmasi dan Makanan

Fakultas FarmasiUniversitas Sumatera Utara

OLEH:

INTAN WULANDARI DAMANIK NIM 122410015

PROGRAM STUDI DIPLOMA III

ANALIS FARMASI DAN MAKANAN

FAKULTAS FARMASI

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

MEDAN

(3)

LEMBAR PENGESAHAN

PENETAPAN KADAR SUKROSA DALAM KEMBANG GULA

DENGAN METODE TITRIMETRI

TUGAS AKHIR

Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Ahli Madya Pada Program Diploma III Analis Farmasi dan Makanan

Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara

Oleh:

INTAN WULANDARI DAMANIK

NIM 122410015

Medan, 2015 Disetujui Oleh: Dosen Pembimbing,

Sri Yuliasmi, S.Farm., M.Si., Apt. NIP 198207032008122002

Disahkan Oleh: a.n. Dekan, Wakil dekan I,

(4)

KATA PENGANTAR

Alhamdulillahirobbil’alamin, puji dan syukur kehadirat Allah SWT., yang

telah memberi rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan perkuliahan yang diakhiri dengan penulisan tugas akhir dengan judul Penetapan Kadar Sukrosa dalam Kembang gula dengan Metode Titrimetri.

Penulisan tugas akhir ini merupakan salah satu persyaratan untuk menyelesaikan pendidikan Program Studi Diploma III Analis Farmasi dan Makanan Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara. Tugas akhir ini disusun berdasarkan apa yang penulis lakukan pada Praktek Kerja Lapangan (PKL) di Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Medan.

Selama menyusun tugas akhir ini, penulis banyak mendapat bantuan dan bimbingan dari berbagai pihak, untuk itu penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada:

1. Bapak Prof. Dr. Sumadio Hadisahputra, Apt., selaku Dekan Fakultas Farmasi USU.

2. Bapak Prof. Dr. Jansen Silalahi, M.App.Sc., Apt., selaku Ketua Program Studi Diploma III Analis Farmasi dan Makanan Fakultas Farmasi USU.

3. Ibu Sri Yuliasmi, S.Farm, M.Si, Apt., selaku dosen pembimbing yang telah membimbing dan mengarahkan penulis dalam penyusunan tugas akhir.

(5)

5. Ibu Lambok Okta SR, S.Si., M.Kes., Apt., selaku Manajer Mutu di Balai Besar POM (BPOM) di Medan, yang memberikan izin tempat pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan.

6. Ibu Lucy Rahmadesi, S.Farm., Apt., selaku Koordinator Pembimbing Praktek Kerja Lapangan (PKL) beserta seluruh staf laboratorium Balai Besar POM (BBPOM) di Medan.

7. Bapak dan Ibu dosen beserta seluruh staf Fakultas Farmasi USU. 8. Ayahanda dan Ibunda, kedua adik penulis serta seluruh keluarga yang

telah memberikan doa restu, motivasi dan dorongan baik moril maupun materil sehingga tugas akhir ini dapat diselesaikan.

9. Teman-teman mahasiswa dan mahasiswi Program Studi Diploma III Analis Farmasi dan Makanan angkatan 2012, yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu.

Penulis menyadari bahwa tulisan ini tidak luput dari kekurangan. Sangat diharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun kesempurnaan tulisan ini. Akhirnya penulis berharap semoga tugas akhir ini bermanfaat bagi kita semua dan semoga Allah SWT memberikan rahmat dan berkah-Nya atas bantuan yang telah diberikan kepada penulis. Amin.

Medan, Mei 2015 Penulis,

(6)

DAFTAR ISI

2.1.1 Penggolongan kembang gula ... 3

2.2 Sukrosa ... 5

2.3 Titrimetri ... 9

2.3.1 Penggolongan Titrimetri ... 12

2.3.2 Iodometri ... 14

BAB III METODE PENGUJIAN ... 17

3.1 Tempat Pengujian ... 17

3.2 Alat ... 17

(7)

3.4 Sampel ... 18

3.5 Prosedur ... 18

3.5.1 Pembakuan Natrium Tiosulfat ... 18

3.5.2 Gula sebelum inversi ... 18

3.5.3 Gula sesudah inversi ... 19

3.6 Interpretasi Hasil ... 20

3.7 Persyaratan ... 21

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN ... 22

4.1 Hasil ... 22

4.2 Pembahasan ... 22

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 24

5.1 Kesimpulan ... 24

5.2 Saran ... 24

DAFTAR PUSTAKA ... 25

(8)

DAFTAR TABEL

(9)

DAFTAR LAMPIRAN

Referensi

Dokumen terkait

Puji dan syukur kehadirat Allah yang Maha Kuasa yang telah melimpahkan rahmat, karunia, dan ridhoNya, sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas akhir yang berjudul “Penetapan

telah memberi rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan perkuliahan yang diakhiri dengan penulisan tugas akhir dengan judul Identifikasi Asam Retinoat pada

Pembuatan kembang gula secara umum adalah sebagai berikut: sukrosa, gula invert (glukosa, fruktosa, sorbitol, manito! dan sebagainya) dilarutkan dalam air lalu dipanaskan

Manfaat yang diperoleh daripenetapan kadar glukosa dan sukrosa pada madu adalah agar dapat mengetahui bahwa madu hutan dan madu sachet yang dipasarkan memenuhi persyaratan kadar

Tujuan dari praktikum penetapan kadar vitamin C dengan metode titrimetri ini adalah melakukan analisis vitamin C (m.titrimetri) pada berbagai bahan pangan,

Untuk menentukan kadar sukrosa terlebih dahulu ditentukan kadar gula total, sebab sukrosa bukan gula pereduksi ia adalah disakarida yang tidak memiliki gugus

Tujuan dari praktikum penetapan kadar vitamin C dengan metode titrimetri ini adalah melakukan analisis vitamin C (m.titrimetri) pada berbagai bahan pangan,

Kadar sukrosa tidak berpengaruh secara nyata (P>0,05) terhadap indeks pencoklatan dodol susu, meskipun susu merupakan bahan pangan yang mengandung protein dan mempunyai kadar