• Tidak ada hasil yang ditemukan

Psi307 – Pengukuran Psikologis Aries Yulianto 06 - Analisis Aitem

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Psi307 – Pengukuran Psikologis Aries Yulianto 06 - Analisis Aitem"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

Psi307 – Pengukuran

Psikologis

Aries Yulianto

06 - Analisis

Aitem

Azwar (1996), Tes prestasi belajar, bab 7.

(2)

KEMAMPUAN AKHIR YANG DIHARAPKAN

Mampu memahami dan melakukan

(3)

Isi sebuah tes

sekumpulan aitem yg mengukur

hal yg hendak diukur.

Kualitas sebuah tes ditentukan oleh kualitas

aitem-aitemnya.

Tes dgn aitem yg sedikit namun berkualitas, lebih baik drpd tes dgn banyak aitem yg tdk berkualitas.

Membuat aitem yg berkualitas:

1.

Buat aitem berdasarkan tabel spesifkasi /blue-print.

2.

Gunakan pertimbangan dlm penulisan aitem (kuliah 4;

Azwar, 1996, bab 5).

Meskipun sdh direncanakan & ditulis dgn baik, belum

tentu semua aitem dpt berfungsi sesuai yg

diharapkan.

perlu

analisis aitem

(4)

Analisis Aitem :

(Urbina, 2004 hlm. 214)

Semua teknik yg dpt digunakan utk meneliti karakteristik

aitem & evaluasi kualitasnya selama proses pembuatan

& konstruksi tes.

Dilakukan setelah aitem setelah dibuat.

Dari analisis aitem, kita dpt menjelaskan mengapa

suatu alat ukur valid (atau tdk valid) & juga reliabel

(atau tdk reliabel).

Diketahui aitem2 mana yg berkualitas & tdk

berkualitas.

Dgn merevisi/menggugurkan aitem yg tdk

berkualitas, validitas & reliabilitas tes akan

meningkat.

Terdiri dari:

a.

Analisis aitem kualitatif

b.

Analisis aitem kuantitatif/empirik

(5)

a. Analisis Aitem

Kualitatif

Analisis aitem secara kualitatif dilakukan dgn

menganalisis kualitas dari setiap aitem.

Aspek yg dievaluasi secara

kualitatif

dari

sebuah

aitem :

1.

Ketepatan isi (

content

) & format aitem thd tujuan tes

serta populasi (target) tes.

lihat pedoman

penulisan aitem

2.

Kejelasan kalimat, tata bahasa, dsb.

3.

Tampilan/lay-out.

4.

Pertimbangan2 lainnya (misal: pilihan jawaban).

Analisis kualitatif dilakukan melalui:

1.

expert judgement

. (Azwar, 2012, hlm 77)

(6)

b. Analisis Aitem

Kuantitatif

= Analisis aitem secara kuantitatif dilakukan secara empirik

(perhitungan).

dilakukan setelah pengambilan data (

try-out

maupun

field-test

)

• Dlm pembahasan ini, hanya analisis utk aitem obyektif.

• Analisis aitem kuantitatif:

1.

kesukaran aitem

2.

distractor power

(efektivitas distraktor)

(7)

b. Analisis Aitem Kuantitatif:

1. Indeks Kesukaran Aitem

(p)

Azwar, 1996, hlm 134

= rasio antara banyaknya penjawab aitem dengan

benar & banyak penjawab pada suatu aitem.

• Utk aitem tes kemampuan yg diskor dikotomi (1-0).

• Tujuan:

1. Mengetahui kesukaran setiap aitem.

2. Mengetahui/mengurutkan posisi aitem berdasarkan kesukarannya.

• Menghitung

indeks kesukaran aitem

(

p

):

p = jumlah peserta yg menjawab benar di aitem i jumlah peserta yg menjawab aitem i

0,0 ≤ p ≤ 1,0 Semakin besar nilai p, maka aitem semakin …

p = 0,20  20% peserta menjwb benar.

(8)

b. Analisis Aitem Kuantitatif:

1. Indeks Kesukaran Aitem (p)

Hitung

p

!

Responden aitem 1 aitem 2 aitem 3 aitem 4

A A C C B

B A E C B

C B D A B

D A A D E

E A C C E

F A E B D

G C B E E

H A D C B

I A B C E

K A A C B

KUNCI A C C E

(9)

b. Analisis Aitem Kuantitatif:

1. Indeks Kesukaran Aitem (p)

subye

k 1 6 TOTAL

1 A C 19

2 A B 18

3 A B 18

4 A B 17

5 A B 17

6 A B 16

7 A B 16

8 A B 16

9 A B 16

10 A B 16

11 A C 15

12 A B 15

13 A D 15

14 A B 15

15 A B 14

suby

ek 1 6 TOTAL

16 A B 13

17 A B 13

18 D B 13

19 A B 13

20 B B 12

21 A B 11

22 B A 11

23 A B 11

24 C B 10

25 A B 10

26 A B 10

27 A B 9

28 C D 9

29 C B 9

30 D B 8

Berapakah p-nya?

30 peserta

20 Soal pilihan ganda, 4 pilihan. Item 1  kunci A

(10)

b. Analisis Aitem Kuantitatif:

1. Indeks Kesukaran Aitem

Kategori kesukaran aitem:

Berapakah indeks kesukaran aitem

(p)

yg

baik/ideal?

(Azwar, 1996, hlm. 135)

• Aitem sangat mudah (

p

~1,00) ataupun sangat sukar

(

p

~0,00) tidaklah berguna. Mengapa?

Kategori p

Sangat Sukar

<0,20

Sukar 0,20 – 0,39

Sedang 0,40 – 0,60

Mudah 0,61 – 0,80

Sangat Mudah

(11)

b. Analisis Aitem Kuantitatif:

1. Indeks Kesukaran Aitem

Biasanya, pada awal tes, diberikan item

mudah, selanjutnya item yg sukar.

Mengapa?

Rekomendasi hasil analisis kesukaran aitem:

1. aitem dipertahankan atau aitem gugur

Disesuaikan tingkat kesukaran aitem, tergantung tujuan tes.

2. ubah posisi/urutan aitem

Dimulai aitem mudah ke sukar.

(12)

b. Analisis Aitem Kuantitatif:

1. Indeks Kesukaran Aitem

Aite

m

Menjawa

b Benar

Menjawa

b salah

p

rekomendasi

1

95

5

2

85

15

7

50

50

15

70

30

21

80

20

34

18

82

Tes dgn aitem pilihan ganda berjumlah 35 buah.

(13)

b. Analisis kuantitatif:

2. Efektivitas Distraktor

Distraktor

= pilihan jawaban salah

analisis digunakan hanya pada aitem pilihan

ganda.

Apakah tujuan adanya distraktor pada pilihan

ganda?

Peserta menjawab benar2 sesuai kemampuannya.

Karakteristik pilihan jawaban (

options

) yg baik:

a. Kunci hanya dipilih peserta yg memiliki kemampuan.

b. Distraktor tdk terlihat jelas sebagai jawaban salah.

c. Distraktor tdk mengecoh.

Distraktor yg baik BUKAN berarti harus mengecoh,

mengapa?

d. Masing-masing distraktor dipilih relatif merata.

Tujuan analisis

: apakah distraktor berfungsi sesuai

(14)

b. Analisis kuantitatif:

2. Efektivitas Distraktor

Langkah analisis efektivitas distraktor

(distractor power):

1.

bagi peserta dlm klp

T

inggi (

T

) &

R

endah (

R

)

berdasarkan skor totalnya (lihat

Azwar, 1996, hlm

132)

.

2.

pada setiap klp, hitung peserta yg memilih setiap

pilihan jawaban.

3.

Distraktor efektif bila:

- Distraktor lebih banyak dipilih oleh klp rendah. - Masing-masing distraktor dipilih relatif merata.

Distraktor TIDAK efektif bila:

- Distraktor yg tdk dipilih sama sekali  terlihat jelas salah.

- Distraktor yg terlalu banyak dipilih (bahkan dibandingkan kunci)  terlalu mengecoh.

(15)

b. Analisis kuantitatif:

2. Efektivitas Distraktor

subye

k 1 6 TOTAL

1 A C 19

2 A B 18

3 A B 18

4 A B 17

5 A B 17

6 A B 16

7 A B 16

8 A B 16

9 A B 16

10 A B 16

11 A C 15

12 A B 15

13 A D 15

14 A B 15

15 A B 14

suby

ek 1 6 TOTAL

16 A B 13

17 A B 13

18 D B 13

19 A B 13

20 B B 12

21 A B 11

22 B A 11

23 A B 11

24 C B 10

25 A B 10

26 A B 10

27 A B 9

28 C D 9

29 C B 9

30 D B 8

30 peserta

20 Soal pilihan ganda, 4 pilihan. Item 1  kunci A

Item 6  kunci B

O = omited = tdk mengisi.

Ite m

Kl p

N A B C D O

1 T 1

5

-R 1

5

-6 T 1

5

-R 1

(16)

-b. Analisis kuantitatif:

2. Efektivitas Distraktor

Item Kl p

N A B C D O Interpretasi Rekomend

asi 1 T 50 50* 0 0 0 0 Distraktor baik/efektif.

-R 50 40 3 2 3 2

10 T 50 25 15 5 5* 0 Distraktor A terlalu

mengecoh. Revisi distraktor A. R 50 25 10 5 10 0

15 T 50 25* 0 5 15 5

R 50 35 0 15 0 0

25 T 50 15 18 5* 10 2

R 50 13 20 0 12 5

100 peserta

30 Soal pilihan ganda, 4 pilihan.

(17)

b. Analisis Aitem Kuantitatif :

3. Daya beda Aitem

= diskriminasi aitem

Sejauh mana kemampuan aitem utk membedakan

individu yg berkemampuan tinggi & individu yg

berkemampuan rendah.

2 cara analisis daya beda:

a.

Indeks diskriminasi/daya beda aitem (

D

)

(18)

• Digunakan pada aitem tes kemampuan yg diskor dikotomi.

• Langkah menghitung D

:

1.

Bagi subyek ke dlm 2 klp (

klp tinggi

&

klp rendah

) berdasarkan

skor totalnya.

 (Azwar, 1996, hlm 132)

2.

Hitung

D = p

T

– p

R

;

pT = indeks kesukaran pada klp tinggi, pR = indeks kesukaran pada klp rendah

3.

Lihat Azwar, 1996 hlm 140 utk interpretasi D.

• Berapakah kisaran nilai D?

3. Daya beda Aitem:

(19)

subye

k 1 6 ...  TOTAL

1 A C   19

2 A B   18

3 A B   18

4 A B   17

5 A B   17

6 A B   16

7 A B   16

8 A B   16

9 A B   16

10 A B   16

11 A C   15

12 A B   15

13 A D   15

14 A B   15

15 A B   14

suby

ek 1 6  ... TOTAL

16 A B   13

17 A B   13

18 D B   13

19 A B   13

20 B B   12

21 A B   11

22 B A   11

23 A B   11

24 C B   10

25 A B   10

26 A B   10

27 A B   9

28 C D   9

29 C B   9

30 D B   8

Item: 1 Kunci: A

Item: 6 Kunci: B

pT = ....

pR = .... D1 = ....

pT= ....

pR = .... D6 = ....

30 peserta

20 Soal pilihan ganda

Bagi klp 50% Tinggi: 15 orang

 Subyek 1 - 15

Rendah: 15 orang

 Subyek 16 - 30

3. Daya beda Aitem:

Referensi

Dokumen terkait

Data pengobatan dan kuesioner pasien yang diperoleh kemudian dievaluasi dengan cara melihat skor atau nilai kualitas pasien asma secara umum maupun skor dari tiap domain.

Dalam penelitian ini yang dilakukan adalah analisis Kinerja Perusahaan dengan menggunakan Balanced Scorecard yang menganalisis dari aspek keuangan yaitu Net Income/

Sekedar mengulas, setiap individu selalu memberi makna terhadap aspek-aspek yang dia temui di sekitarnya. Mulai dari benda-benda yang secara kasat mata dapat disentuh atau

Penelitian ini mendeskripsikan tentang keberhasilan penggunaan google classroom dari aspek efisiensi, efektivitas dan daya tarik pembelajaran secara kualitatif dengan

Dalam penelitian ini peneliti akan mengukur tingkat kematangan dari sebuah instansi atau perusahaan berdasarkan arsitektur bisnis, secara umum Arsitektur Bisnis

Menganalisis system social dalam artian ruan (analisis structural), yang menyajikan aspek tertentu, dari keseluruhan kerangka kerja sebuah system pada suatu momen waktu.. (hal

Penjelasan dari setiap faktor dalam aspek soft adalah sebagai berikut : Sebanyak 76,00% dari guru dan karyawan SMP Muhammadiyah 1 Pringsewu menyatakan bahwa

Tujuan dari penelitian kualitatif dengan metode studi kasus ini adalah untuk memahami objek permasalahan yang akan diteliti secara mendalam, serta menganalisis bagaimana penerapan pada