Kebutuhan Aktivitas Fisik (Olaragah pada Lansia)
Aktivitas fisik adalah seluruh kempuan energy untuk mengeluarkan gerakan tubuh seperti berlanja, makan, tidur, menggendong cucudan lainnya. Aktivitas fisik yang terencana dan tersektrukstur ,yang melibatkan tubuh berulang-ulang serta ditujukan untuk meningkatkan kebugaran jasmani disebut Olaragah. Manfaat olaragah pada lansia sendiri adalah dapat memeperpanjang usia, menyehatkan jantung, otot, dan tulang,membuat lansiah lebih mandiri, mencegah obesitas, mengurangi kecemasan dan depresidan memperoleh kepercayaan diri lebih tinggi.
1. Jenis Aktivitas Fisik pada lansia
Aktivitas fisik yang bermanfaat pada lansia sebaiknya memenuhi criteria FITT (Frekuensi, intensity, time, type) frekuensi adalah seberapa sering lansiamelakukan aktivitas fisik. Intensitas adalah seberapa keras suatu aktivitas dilakukan. Waktu mengacuh pada durasi serta jenis aktivitas adalah jenis-jenis aktivitas yang dilakukan pada lansia, antara lain:
a. Senam Aerobik
Lansia direkomendasikan melakukan aktivitas fisik atau olaragah selama 30 menit pada intensitas sedang setiap hari dalam seminggu. Olaraha yang bersifat aerobic adalahoragah yang membuat jantung danparu bekerja lebih kera untuk memenuhi peningkatan kebutuahan oksigen dalam tubuh misalnya berjalan, berenang, bersepeda dan lain-lain. Latihan ini sebaiknya dilakukan 30 menit dengan intensitas sedang, 5 hari dalam seminggu atau20 menit dengan intensitas tinggi. b. Latihan penguatan otot
Bagi lansia disarankan untuk menambah penguatan otot disamping latihan aerobic. Latihan otot dirancang agar otot mampu membentuk kekuatan untuk mengerakkan atau menahan beban. Misalnya aktivitas yang melawan gravitasi seperti gerakan berdiri dari kursi , ditahan beberapa detik, berulang-ulang atau aktivitas dengan tahanan tertentu misalnya latihan dengantali elastic. Latihan otot dilakukan dalam waktu 2 haridalam seminggu dengan istirahat diantara sesi untuk masing-masing kelompok otot. Intensitas untuk membentuk kekuatan otot mengunakan tahanana atau beban dengan 10-12 repetisi. Waktu yang dibutuhkan adalah 10-15 repitisi dalam satu kali latihan.
c. Latihan Fleksibitas dan Keseimbangan
Latihan fleksibitas adalah aktivitas untuk mempertahankan kisaran gerak sendi (ROM). Latihan ini disarankan dilakukanpada hari-hari latihan aerobic dan penguatan otot atau 2-3 hari perminggu. Peregangan dilakukan masing-masing 3-4 kali untuk masing-masing tarikan dipertahankan 10-30 menit. Contohnya: Lansia yang melakukan latihan yoga.