FAKULTAS SYARIAH DAN HUKUM UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA NAMA : INDRIYANI
NIM : 11150490000002 KELAS : Muamalat 2 A
TUGAS MK : ISLAM DAN ILMU PENGETAHUAN
___________________________________________________________________________
Pengertian Filsafat, Ilmu dan Agama
Filsafat berasal dari bahasa yunani yaitu philoshopia, yang terdiri dari dua suku kata yaitu philos dan Sophia. Philos yang berarti cinta dan Sophia berarti kebijaksanaan yang secara etimilogis Filsafat berarti “ love of wisdem”. Dalam bahasa arab filsafat disebut dengan kata falasafah. Filsafat adalah suatu proses mencari kebenaran yang hakiki dengan tuhan, alam, dan manusia. Kebenaran tersebut di peroleh dengan jalan melakukan perenungan, penyelidikan dan di laksanakan melalui pengamatann, penyelidikan dan penelitian.
Ilmu berasal dari bahasa arab, masdar dari alima ya’lamu yang berarti tahu atau mengetahui, pengertian ilmu adalah suatu sifat atau suatu kekuatan yang dengan dialah terbuka (dapat
dikeahui) segala yang dimaklumi . dan ilmu mempunyai kedudukan yang sangat penting adalam ajaran islam
Agama adalah kepercayaan atau jalan yang ditempuh untuk mencari keridaan tuhan, dewa dan lain sebagainya serta ada sesuatu yang dianggap berkuasa, yaitu zat tuhan yang memiliki segala sesuatu yang ada, yang berkuasa mengatur seluruh alam isinya
Persamaan Filsafat, Ilmu dan Agama
Yang paling pokok dari perbedaan ketiganya adalah sama-sama bertujuan untuk mencari
kebenaran. Ilmu pengetahuan melalui metode ilmiahnya yang berupa untuk mencari kebenaran. Metode ilmiah yang digunakan dengan cara melalui penyelidikan atau riset untuk membuktikan atau mencari kebenaran tersebut. Filsafat dengan cara tersendiri berusaha menemukan hakikat sesuatu baik tentang alam, manusia maupun tentang tuhan. Sementara Agama , dengan
Perbedaan Filsafat, Ilmu, Dan Agama
Terdapat perbedaan yang mencolok antar ketiga aspek tersebut, dimana ilmu dan filsafat bersumber dari akal budi atau rasio manusia. Sedangkan Agama bersumber dari wahyu tuhan. Yang lebih mengedepankan moralitas dan menjaga trasidi yang sudah mapan (ritual), cenderung eksklusif, dan subjektif.
Ilmu mencari kebenaran dengan cara penyelidikan (riset), pengalaman (empri),dan percobaan (eksperimen). Filsafat menemukan kebenaran atau kebijakan dengan cara
pengguanaan akal budi atau rasio yang dilakukan secara mendalam, menyeluruh dan universal. Kebenaran yang diperoleh atau yang ditemukan oleh filsafat adalah murni hasil
pemikiran(logika) mausia dengan cara perenungan (berpikir) yang mendalam (radikal) tentang hakikat atau sesuatu (metafisika). Sedangkan Agama mengajarkan kebenaran atau mencari jawaban tentang berbagai masalah asasi melalui wahyu atau kitab suci yang breupa firman tuhan Kebenaran yang diperoleh melalui ilmu dengan cara menyelidiki tersebut adalah positif . yaitu kebenaran yang masih berlaku samapi dengan ditemukan kebenaran atau teori yang lebih kuat dalil atau alasannya. Kebenaran filsafat adalah kebenaran spekulatif, berupa dugaan yang tidak dapat dibuktikan secara empiris, riset dan eksperimen. Baik kebenaran ilmu merupakan kebenaran filsafat, keduanya nisbi(relatif). Sedangkan kebenaran adama bersifat mutlak (absolute), karena ajaran agama dan wahyu yang diturunkan oleh yang maha besar, yang maha mutlak