• Tidak ada hasil yang ditemukan

Inilah Tingkat Obesitas di Seluruh Dunia

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Inilah Tingkat Obesitas di Seluruh Dunia"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Tingkat Obesitas Indonesia Nomor 10 dunia

By www.Foredi.co

Membaca BBC pagi ini disebutkan Indonesia ternyata merupakan negara dengan tingkat obesitas 10 besar dunia. Woow hal ini makin menegaskan asumsi bahwa umumnya obesitas itu di kebanyakan dialami oleh negara-negara berkembang ya. Ya seperti Indonesia ini yang bukan termasuk negara maju, juga nggak terlalu terbelakang (hehe) berarti golongan negara berkembang.

Obesitas di Negara Berkembang

Jumlah orang dewasa yang kelebihan berat badan dan mengidap obesitas di dunia ketiga meningkat empat kali lipat sejak 1980-an menjadi satu miliar, kata laporan sebuah lembaga riset di Inggris. Institut Pembangunan Luar Negeri itu mengatakan satu dari tiga orang di dunia kini kelebihan berat badan dan mendorong pemerintah di negara-negara berkembang untuk bertindak agar rakyatnya menjalani pola makan sehat.

Laporan itu juga memprediksi meningkatnya jumlah serangan jantung, stroke dan diabetes. Salah seorang penulis laporan itu, Steve Wiggins, mengatakan ada banyak penyebab mengapa obesitas bertambah banyak.

Dalam penelitian institut itu menemukan 904 juta orang di negara berkembang kini memiliki berat badan berlebih. Sedangkan di negara maju, jumlahnya adalah 557 juta orang.

Obesitas di Negara Maju

Mengutip dari Jurnal Medis Lancet mereka telah merilis daftar negara dengan tingkat obesitas tertinggi di dunia. Dalam rilis tersebut disebutkan bahwa negara kita tercinta Indonesia berada di peringkat 10. Dalam jurnal tersebut dikemukakan mengenai jumlah orang di dunia yang dimasukkan mengalami kelebihan berat badan di mana telah melampaui 2,1 miliar, atau naik 875 juta dari 1980. Begitulah menurut Jurnal Lancet. Sayangnya tidak ada satu pun negara yang sukses mengatasi masalah obesitas ini.

Nah berdasarkan peringkat dari 671 orang yang diketahui memiliki kelebihan berat badan, mereka ini tinggal di 10 negara berikut ini (berdasarkan peringkat):

(2)

Dari keterangan tersebut, ternyata justru negara-negara maju seperti AS, Cina dan Rusia ternyata juga mempunyai tingkat obesitas tertinggi. Bahkan seperti negara Inggris merupakan negara dengan angka obesitas tertinggi di Eropa Barat. Itu setidaknya dari studi yang dilansir dengan melibatkan 188 negara.

Obesitas Akibat Modernisasi, Teknologi dan Gaya Hidup

Dalam hal tersebut para pakar menyatakan nadanya suatu peningkatan yang disebabkan oleh

͞modernisasi͟. Salah satunya karena semakin berkurangnya aktivitas fisik dalam semua level dan bidang kehidupan. Teknologi makin canggih hingga gerak manusia pun berkurang. Di sisi lain, semakin

menjamurnya makanan-makanan junk food dan instan juga menjadi penyebab lain mengapa obesitas makin banyak diderita oleh negara-negara maju dan berkembang.

Dari penelitian ini juga disampaikan bahwa tingkat obesitas ini sangat meningkat di dunia, dan ternyata hal ini juga mengikuti pertumbuhan di negara-negara maju masih tetap yang tertinggi. Para pakar ini memberikan analisisnya dari hasil data dari survei, seperti WHO, situs pemerintah dan mengulas jumlah orang yang mengalami obesitas atau kelebihan berat badan di dunia.

Adapun salah satu rekomendasi dari studi ini adalah mengingatkan agar perlu melakukan ͞langkah global segera͟ dalam rangka melawan faktor-faktor risiko seperti asupan kalori eksesif, kurangnya aktivitas dan "promosi aktif konsumsi makanan oleh industri."

Salah satu hasil lain dari studi ini juga melaporkan bahwa kaum perempuan merupakan pihak dengan obesitas yang lebioh tinggi/banyak dibandingkan lelaki di negara-negara berkembang. Menurutnya, tingkat obesitas lebih tinggi bagi perempuan di negara berkembang karena mereka harus melakukan tugas rangkap, mengurus keluarga dan bekerja. Hal mitulah yang membuat mereka tidak memiliki waktu untuk mengendalikan berat badan.

Informasi Usus Sehat

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penemuan studi yang dilakukan Yoder (1994) menunjukkan bahwa para penyuluh di negara sedang berkembang perlu menguasai kompetensi professional yang mencakup

Keragaman menu dan ketersediaan menu tidak terlalu penting, karena pihak restoran telah menyiapkan makanan yang banyak di gemari oleh konsumen, sehingga baik konsumen

Dalam kesempatan ini, penulis juga tidak lupa untuk mengucapkan banyak terima kasih kepada berbagai pihak yang telah membantu penulis dalam menjalani studi di Fakultas Ekonomi

Banyak faktor yang dapat menyebabkan obesitas dan berat badan berlebih, salah satunya adalah kebiasaan konsumsi gula berlebih yang dapat meningkat saat keadaan stres.. Hasil studi

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Livana (2018) kasus depresi lebih banyak terjadi pada rentang usia 60 – 74 tahun dibandingkan dengan rentang usia lainnya, perempuan

19 Chen et al melaporkan pada studi beberapa negara di Asia, Indonesia merupakan negara yang paling banyak ditemukan kasus adenokarsinoma prostat dengan

Subjek penelitian yang berjenis kelamin perempuan lebih banyak yakni 31 (68,9%) dibandingkan dengan jenis kelamin laki-laki yang berjumlah 14 orang (31,1%).Berdasarkan usia,

Jika dibandingkan dengan studi di negara lainnya, rata-rata jumlah air putih yang dikonsumsi pada subjek penelitian ini lebih tinggi, di Singapura rata-rata remaja perempuan