• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERAMALAN DENGAN METODE LINEAR REGRESSIO

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PERAMALAN DENGAN METODE LINEAR REGRESSIO"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

1.6. Tugas Soal 5 1.6.1. Soal 5

PT. Wakanda adalah produsem logam Vibranium untuk bahan baku

berbagai macam alat elektronik. Buatlah peramalan untuk membantu bagian

marketing dengan data historis penjualan selama 1 tahun 4 bulan berikut :\

Tabel 1.1 data permintaan

Bulan Peramalan (unit)

2016 2017

Januari 11004 13787

Februari 12421 13889

Maret 12485 14321

April 12592 14449

Mei 12482 -

Juni 12672 -

Juli 12889 -

Agustus 13214 -

September 13439 -

Oktober 13561 -

November 13494 -

Desember 13659 -

Berdasarkan data tersebut, lakukan :

a) Plotting data permintaan dan pilih metode yang paling sesuai

berdasarkan hasil plotting data tersebut.

b) Ramalkan permintaan 4 bulan secara manual dengan salah satu metode

yang ditentukan oleh asisten.

c) Hitung MAPE berdasarkan metode yang telah ditentukan oleh asisten

dan lakukan verifikasi dengan menggunakan Tracking Signal, dan

lakukan analisa hasil Tracking Signal.

d) Ramalkan permintaan 4 bulan berikutnya dengan beberapa metode yang

(2)

sesuai untuk meramalkan permintaan 4 bulan kedepan. Lakukan analisa

hasil MAPE.

1.6.2. Penyelesaian manual

Sebelum melakukan peramalan (forecasting), tahap pertama yang

dilakukan adalah menganalisa pola data (plot) dari data permintaan

(demand) yang ada. Sehingga didapat pola data seperti pada gambar 1.1

berikut :

Gambar 1.1 plot data

Gambar 1.1 menyatakan bahwa pola data yang akan digunakan pada

peramalan nantinya adalah pola data trend. Karena pola data yang ada

tergolong jenis trend maka peramalan bisa dilakukan dengan beberapa

metode yaitu metode linear regression, single exponential smoothing,

double moving average, dan double exponential smoothing. Dan disini

metode yang akan digunakan adalah metode Linear Regression (LR), dan

perhitungannya sebagai berikut :

Tabel 1.2 perhitungan manual metode LR

(3)

9 13439,00 81,00 120951,00 13233,64 205,36 42172,85 299,30 205,36 2212,92 245,88 1,22 1,528%

136 210360,00 1496,00 1846635,00 1183627,46 1,487%

Dari perhitungan manual diatas dengan metode linier regression.

Didapat peramalan (Ft) dengan rumus :

Ft = a + b(t)

Dimana rumus a dan b adalah:

(4)

F24 = 11683,13 + 172,27941 (24)

= 15128,71

Dan kemudian untuk mengetahui berapa persentase error peramalan

maka harus mencari APE dan MAPE, dimana MAPE digunakan untuk

acuan dalam baik tidaknya ramalan untuk dibandingkan dengan metode

peramalan lainnya. berikut adalah rumus yang digunakan :

APEt = ∑ |��−��|

Berikut adalah contoh perhitungan manual APE dan MAPE :

(5)

Dari perhitungan diatas, diketahui bahwa MAPE dari perhitungan

peramalan study kasus soal 5 adalah sebesar 1,48%.

Untuk memverifikasi peramalan diatas, maka perlu untuk

menghitung TS, dimana TS berfungsi untuk mengetahui keandalan suatu

peramalan dengan cara melihat apakah nilai – nilai berada diluar batas atas

dan batas bawah. Berikut rumusnya :

RSFEt = Kumulatif et

MADt = KumulatifAbsolutet

t

TSt = RSFEt

MADt

Sebagai contoh untuk menghitung TS1, TS2, TS3, TS4, TS5 berikut :

a) TS1

RSFE1 = e1

= -851,40

MAD1 = ���e1

1 = 851,40

TS1 = ����1

���1 =

−851,40

851,40 = -1

b) TS2

RSFE2 = e1 + e2

= -458,09

MAD2 = ���e1+����2

2 = 622,36

TS2 = ����2

���2 =

−458,09

622,36 = -0,74

c) TS3

RSFE3 = e1 + e2 + e3

(6)

MAD3 = ���e1+���3�2+����3 = 509,92

Dari perhitungan diatas, dapat diketahui nilai TS pada seluruh periode.

Setelah TS seluruh periode diketahui nilainya maka plotting TS tersebut

seperti gambar 1.2 berikut :

(7)

Gambar 1.2 Grafik plotting TS

Dari grafik diatas, diketahui bahwa nilai TS berada dalam batas

kontrol yang ada sehingga dapat disimpulkan bahwa metode peramalan

sudah terverifikasi.

1.6.3. Penyelesaian software

Untuk pengerjaan soal nomor 5 dengan WinQSB, ada beberapa

metode yang harus dianalisis untuk dicari metode yang paling cocok dan

tepat untuk peramalan permintaan. Beberapa metode tersebut adalah LR,

DEST, dan SES. Dan hasil perhitungan masing – masing metode berikut

pada gambar 1.3 :

Gambar 1.3 penyelesaian LR, DEST, dan SES cara software

Dari hasil perhitungan secara software, diketahui MAPE terkecil

dari ketiga metode tersebut adalah MAPE dari metode LR yaitu 1,48%.

(8)

1.6.4. Pembahasan

Tabel 1.3 tabel perbandingan perhitungan manual dan software

Manual Software

LR LR DEST SES

Peramalan

(Ft)

17 14611,88 14611,88 14648,08 14449

18 14784,15 14784,15 14874,50 14449

19 14956,43 14956,43 15046,93 14449

20 15128,71 15128,71 15246,36 14449

MAPE 1,487 1,487 1,712 1,940

Pada soal nomor 5 plotting data menyatakan bahwa pola data yang

akan digunakan pada peramalan nantinya adalah pola data trend. Karena

pola data yang ada tergolong jenis trend maka peramalan bisa dilakukan

dengan beberapa metode yang salah satunya adalah metode Linear

Regression (LR). Dalam metode linear untuk mencari forecast (Ft), tahap

pertama yang dilakukan adalah mencari persamaan a dan persamaan b yang

rumusnya adalah b = �Σt.dt−ΣdtΣt

menggunakan persamaan tersebut tahap selanjutnya mencari forecast (Ft)

dengan Rumus Ft = a + b(t). Setelah forecast diketahui maka tahap

selanjutnya adalah menghitung mean absolute percentage error (MAPE)

yang mana nantinya digunakan untuk perbandingan metode satu dengan

lainnya. Untuk mencari MAPE digunakan rumus MAPE = ∑���

� , dimana

APEt = ∑ |��−��|

�� � 100%

�=1 . Kemudian tahap selanjutnya yaitu

memverifikasi peramalan dengan cara tracking signal (TS), dimana TS

berfungsi untuk mengetahui keandalan suatu peramalan dengan cara melihat

apakah nilai – nilai berada diluar batas atas dan atau batas bawah. Dengan

rumus TS nya adalah : TSt = RSFEt

MADt, dimana RSFEt = Kumulatif et dengan et

= Dt – Ft, dan MADt = KumulatifAbsolutet

(9)

Dan dari perhitungan secara software dengan menggunakan metode

LR, DEST, dan SES, diketahui MAPE terkecil adalah MAPE dari metode

LR dengan nilainya yaitu 1,487%. Sehingga metode peramalan yang

digunakan adalah metode LR dengan nilai – nilai peramalannya (4 bulan

kedepan) adalah 14611,88 ; 14784,15 ; 14956,43 ; dan 15128,71

1.7.Kesimpulan

Dari hasil perhitungan terhadap tiap – tiap soal tugas yaitu soal tugas 1, soal

tugas 2, soal tugas 3, soal tugas 4, dan soal tugas 5 didapat kesimpulan sebagai

berikut :

1. Dari perhitungan – perhitungan tiap – tiap soal tugas diatas didapat

metode peramalan yang tepat dan dipilih setelah melalui proses validasi

adalah sebagai berikut :

a. Soal tugas 1

Metode Moving Average (MA) dengan MAPE terkecil adalah

2,970%.

b. Soal tugas 2

Metode winter dengan MAPE terkecil adalah 5,559%.

c. Soal tugas 3

Metode Simple Moving Average (SMA) dengan MAPE terkecil

adalah 0,69%.

d. Soal tugas 4

Metode Double Exponential Smoothing (DEST) dengan MAPE

terkecil adalah 2,52%.

e. Soal tugas 5

Metode Linear Regression (LR) dengan MAPE terkecil adalah

1,487%.

2. Dan dari hasil peramalan oleh metode – metode yang dipilih tiap soal

tugas didapat nilai – nilai ramalan beberapa bulan kedepan sebagai

berikut :

(10)

Hasil nilai ramalan 3 bulan kedepan adalah 2419,147 ; 2419,147

; 2419,147.

b. Soal tugas 2

Hasil nilai ramalan 6 bulan kedepan adalah 2977,37 ; 2333,7 ;

2446,64 ; 3820,16 ; 3705,33 ; 3841,45.

c. Soal tugas 3

Hasil nilai ramalan 6bulan kedepan adalah 2240,143 ; 2240,143

; 2240,143 ; 2240,143 ; 2240,143 ; 2240,143.

d. Soal tugas 4

Hasil nilai ramalan 3 bulan kedepan adalah 14583,44 ; 15395,56

; 16207,68.

e. Soal tugas 5

Hasil nilai ramalan 4 bulan kedepan adalah 14611,88 ; 14784,15

Gambar

Tabel 1.1 data permintaan
Gambar 1.1 plot data
Gambar 1.3 penyelesaian LR, DEST, dan SES cara software
Tabel 1.3 tabel perbandingan perhitungan manual dan software

Referensi

Dokumen terkait

Salah satu metode peramalan yang paling tepat untuk meramalkan jumlah pengunjung objek wisata adalah dengan menggunakan metode Dekomposisi (Metode Deret Berkala)

Dalam paper ini akan diajukan salah satu metode peramalan yang digunakan untuk mera- malkan data dengan jumlah variabel lebih dari satu yaitu Vector Autoregressive Moving

Analisis diskriminan adalah salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengetahui variabel mana yang membedakan suatu kelompok dengan kelompok lain dalam suatu

Metode statistika yang digunakan untuk membentuk model hubungan antara variabel terikat y dengan satu atau lebih variabel bebas x, di mana hubungan antara variabel tersebut linier

Salah satu metode yang dapat dilakukan untuk memprediksi harga emas adalah dengan menggunakan metode linear regresi.. Metode regresi linear yang dilakukan pada makalah

Marimin (2011), Metode Perbandingan Eksponensial (MPE) adalah salah satu metode dari Sistem Pendukung Keputusan (SPK) yang digunakan untuk menentukan urutan

Dalam paper ini akan diajukan salah satu metode peramalan yang digunakan untuk mera- malkan data dengan jumlah variabel lebih dari satu yaitu Vector Autoregressive Moving

Untuk memilih suatu metode yang tepat yang digunakan dalam mengolah data deret waktu adalah dengan mempertimbangkan jenis pola data, sehingga metode yang paling tepat dengan