1
Laporan Kinerja Sekretariat KPU Kabupaten Bangka 2018
Pengantar
Segala puji dan syukur kita panjatkan kepada Allah SWT,Tuhan Yang Maha Esa karena berkat rahmat-Nya kita dapat menyusun Laporan Kinerja (LKj) Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangka Tahun 2018. Mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Pemerintah dan sebagai wujud pelaksanaan amanat Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Intansi Pemerintah (SAKIP) dan berpedoman pada Peraturan Menteri Pendayagunaan AparaturNegara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah, dan berpedoman pada Keputusan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 5/PR.03-1-Kpt/03/KPU/I/2018 tentang petunjuk teknis perjanjian kinerja dan pelaporan kinerja dilingkungan Komisi Pemilihan Umum, setiap unit eselon II/SKPD/Unit Kerja Mandiri instansi pemerintah diamanatkan untuk menyusun Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKj), oleh sebab itu Sekretariat KPU Kabupaten Bangka sebagai salah satu satker eselon III dilingkungan Komisi Pemilihan Umum juga wajib menyusun Laporan Kinerja. Laporan Kinerja Sekretariat KPU Kabupaten Bangka tahun 2018 ini merupakan laporan tahun keempat pelaksanaan Rencana Strategis 2015-2019, yang memuat kegiatan-kegiatan yang dianggap dominan dalam pencapaian tujuan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi organisasi sebagaimana diatur dalam Peraturan KPU nomor 1 Tahun 2010 tentang tata Kerja Komisi Pemilihan Umum, Komisi Pemilihan Umum Provinsi, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.
2
Laporan Kinerja Sekretariat KPU Kabupaten Bangka 2018
BASUNI
fungsinya kepada pemangku kepentingan, serta sarana untuk evaluasi atas capaian kinerja Sekretariat KPU Kabupaten Bangka baik keberhasilan maupun kegagalannya selama tahun2018.
Laporan Kinerja ini juga sebagai media pertanggungjawaban, berisikan informasi tentang Rencana Strategis (Renstra) dan Rencana Kinerja (Renja) dan capaian Kinerja Instansi Pemerintah tahun 2018. Bagian Renstra akan menguraikan mengenai rencana strategis 2015–2019 yang meliputi pernyataan visi, misi, tujuan, indikator kinerja utama, program dan kegiatan, penanggung jawab program dan kegiatan serta rencana kinerja organisasi tahun 2018.
Sedangkan Bagian Akuntabilitas Kinerja akan menguraikan mengenai metodologi pengukuran capaian, capaian kinerja organisasi tahun 2018, analisa capaian kinerja organisasi tahun 2018 dan akuntabilitas keuangan. Kami berharap Laporan Kinerja ini dapat memberikan manfaat bagi pemangku kepentingan dan masyarakat dan sebagai pemicu bagi seluruh aparatur dalam melaksanakan tugasnya di masa yang akan datang dalam rangka perbaikan dan peningkatan kinerja Sekretariat KPU kabupaten Bangka.
Sungailiat, Januari 2019
SEKRETARIS,
4
Laporan Kinerja Sekretariat KPU Kabupaten Bangka 2018
DAFTAR TABEL
Tabel 1 Capaian kinerja sekretariat KPU Kabupaten Bangka Tahun 2018... 7
Tabel 1.1 PPoossiissiiPPeeggaawwaaiimmeennuurruuttGGoolloonnggaann((ppeerr3311DDeesseemmbbeerr22001188))... 12 .
Tabel 1.2 DDaattaaPPeeggaawwaaiimmeennuurruuttJJaabbaattaann((ppeerr3311DDeesseemmbbeerr 22001177))... 12
Tabel 1.3 DDaattaaPPeeggaawwaaiimmeennuurruuttPPeennddiiddiikkaann((ppeerr3311DDeesseemmbbeerr 22001177))... 12 .
Tabel 1.4 SSttrruukkttuurrOOrrggaanniissaassiiSSeekkrreettaarriiaattKKPPUUKKaabbuuppaatteennBBaannggkkaa... 13 .
Tabel 2.1 IInnddiikkaattoorrKKiinneerrjjaaUUttaammaaSSeekkrreettaarriiaattKKPPUUKKaabbuuppaatteennBBaannggkkaa... 23
Tabel 2.2 PPeerrjjaannjjiiaannKKiinneerrjjaaSSeekkrreettaarriiaattKKPPUUKKaabbuuppaatteennBBaannggkkaa... 26 .
Tabel 2.3 RReennccaannaa KKiinneerrjjaa TTaahhuunnaann SSeekkrreettaarriiaatt KKPPUU KKaabbuuppaatteenn BBaannggkkaa t taahhuunn22001188... . 27
Tabel 3.1 FFoorrmmuulliirrPPeenngguukkuurraannKKiinneerrjjaa... 30
Tabel 3.2 PPeennccaappaaiiaannIInnddiikkaattoorrKKiinneerrjjaaSSaassaarraann11... 31
Tabel 3.2.1 Rekapitulasi Daftar Pemilih (Model A-KWK)... 37
Tabel 3.2.2 Rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara (Model A.1.3-KWK)... 41
Tabel 3.2.3 Rekapitulasi Daftar Pemilih Potensial Non KTP Elektronik (Model A.C.3-KWK)... 41
Tabel 3.2.4 Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap Pemilihan Umum Tahun 2018 per desa/kelurahan seKabupaten Bangka... 46
Tabel 3.2.5 Perubahan Data Pemilih dari DPT Terakhir ke DPT Pilkada Bangka 2018... 49
Tabel 3.2.6 Rekapitulasi progress daftar pemilih hasil tindak lanjut Model A.C.3-KWK... 49
Tabel 3.2.7 Rekapitulasi perubahan pemilih dari DPS ke DPT... 50
Tabel 3.3 PPeennccaappaaiiaannIInnddiikkaattoorrKKiinneerrjjaaSSaassaarraann22... 70
Tabel 3.3.1 Proses pendistribusian logistik pemilihan... 87
Tabel 3.3.2 Perbandingan Data Kebutuhan Logistik Kpu Kabupaten Bangka Tahun 2014, Tahun 2017, Tahun 2018... 88
Tabel 3.3.3 Perbandingan terhadap Pengukuran Kinerja terhadap Indikator KPU Provinsi/Kabupaten/Kota yang mendistribusikan logistik Pemilu/Pemilihan secara tepat jumlah, tepat jenis, tepat mutu dan tepat waktu Indikator Kinerja Realisasi Tahun 2017 dan Tahun 2018... 89
Tabel 3.4 PPeennccaappaaiiaannIInnddiikkaattoorrKKiinneerrjjaaSSaassaarraann33... 90
Tabel 3.4.1 Pencapaian Indikator Kinerja Sasaran 3 di Tahun 2018... 91
Tabel 3.5 PPeennccaappaaiiaannIInnddiikkaattoorrKKiinneerrjjaaSSaassaarraann44... 93
5
Laporan Kinerja Sekretariat KPU Kabupaten Bangka 2018
Tabel 3.5.2 Perbandingan Jumlah Pegawai Sekretariat Yang Mengikuti Bimbingan Teknis Tahun 2016, 2017 Dan Tahun 2018... 94 Tabel 3.5.3 Perbandingan terhadap Pengukuran Kinerja terhadap Indikator
persentase kesesuaian kompetensi pegawai terhadap standar kompetensi Indikator Kinerja Realisasi Tahun 2017 dan Tahun 2018... 96 Tabel 3.6 Pencapaian Indikator Kinerja Sasaran 5... 97 Tabel 3.6.1 Pengukuran Capaian Indikator Sasaran 5 di Tahun 2018... 98 Tabel 3.6.2 Perbandingan Keputusan KPU Kabupaten Bangka Realisasi Tahun
2016, Tahun 2017, Dan Tahun 2018... . 106 Tabel 3.6.3 Perbandingan Pengukuran Kinerja Terhadap Indikator Kinerja
Persentase Rancangan Peraturan KPU yang disusun dan diharmonisasi dengan tepat waktu sesuai dengan kerangka regulasi KPU... 106 Tabel 3.7 Pencapaian Indikator Kinerja Sasaran 5... 107
Tabel 3.7.1 Pengukuran Indikator Kinerja atas Sasaran Strategis
Meningkatnya Kapasitas Lembaga Penyelenggara... 107 Tabel 3.7.2 Pengukuran Kinerja terhadap Indikator Nilai Akuntabilitas Kinerja. 108 Tabel 3.7.3 Perbandingan terhadap Pengukuran Kinerja terhadap Indikator
Nilai Akuntabilitas Kinerja... 109 Tabel 3.7.4 Hasil Penilaian Akuntabilitas Kinerja KPU Kabupaten Bangka
dibandingkan dengan tahun sebelumnya... . 110 Tabel 3.7.5 Pengukuran Kinerja terhadap Indikator Persentase Penyusunan
Laporan Keuangan berdasarkan SAP... 111 Tabel 3.7.6 Perbandingan Anggaran dan Realisasi Belanja KPU Kabupaten
Bangka Tahun 2017 dan Tahun 2018... . 112 Tabel 3.7.7 Perbandingan terhadap Pengukuran Kinerja terhadap Indikator
Persentase Penyusunan Laporan Keuangan berdasarkan SAP... 114 Tabel 3.7.8 Anggaran KPU Kabupaten Bangka Tahun 2018... 115 Tabel 3.7.9 Akuntabilitas Keuangan terhadap indikator kinerja KPU
Kabupaten Bangka Tahun 2018... . 116 Tabel 3.7.10 Realisasi DIPA 076 Tahun 2018 Per Program/Kegiatan... 117 Tabel 4.1 Ringkasan Capaian Kinerja Tahun 2018... 120 . LAMPIRAN
6
Laporan Kinerja Sekretariat KPU Kabupaten Bangka 2018
RINGKASAN EKSEKUTIF
Sekretariat KPU Kabupaten Bangka merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari organisasi KPU yang bersifat nasional, tetap dan mandiri. Berkewajiban mendukung secara teknis dan administratif Komisioner dalam penyelenggaraan Pemilu atau Pemilihan kepala daerah. Dalam menjalankan tugasnya tersebut diperlukan akuntabilitas yang merupakan kewajiban dari suatu lembaga. Dengan landasan pemikiran tersebut Sekretariat KPU Kabupaten Bangka menyusun Laporan Kinerja (LK) sebagai wujud pengembangan dan pertanggungjawaban yang tepat dan dapat diterima semua pihak untuk mencapai sasaran strategis dan terwujudnya visi dan misi. Laporan Kinerja KPU Kabupaten Bangka Tahun 2018 tidak hanya berisi keberhasilan dan kegagalan capaian strategis KPU Kabupaten Bangka pada Tahun Anggaran 2018 melainkan juga rekomendasi kedepan untuk menuju Pemilu yang lebih berkualitas. Pada tahun 2018 Sekretariat KPU Kabupaten Bangka telah menetapkan 6 (enam) sasaran strategis sebagaimana tertuang dalam Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2015-2019, Perjanjian Kinerja Tahun 2018 untuk mencapai 7 (tujuh) indikator kinerja. Pada umumnya pengukuran atas capaian kinerja tahun 2018 menunjukkan bahwa tingkat Capaian Kinerja tahun 2018 telah mencapai target capaian kinerja dari indikator sasaran dan indikator kinerja utama. Hal ini menggambarkan capaian kinerja Sekretariat KPU kabupaten Bangka dapat dikategorikan berhasil. Untuk pelaksanaan kegiatan yang mendukung pencapaian indikator sasaran strategis dibutuhkan dana sebesar Rp 31.160.403.000,- dengan realisasi Rp. 29.579.834.313,- atau 94,93%.
Dengan segala tantangan dan hambatan yang menyertai Sekretariat KPU Kabupaten Bangka terus menerus melakukan perbaikan kinerja sebagai bentuk pertanggung jawaban dalam pelaksanaan tugasnya. Hal tersebut tentunya bukan perkara yang mudah maka dari itu diperlukan langkah-langkah berikut :
Langkah pertama : Mengindentifikasi dan mendefinisikan masalah kinerja Langkah Kedua : Menjelaskan dampak masalah
Langkah Ketiga : Menganalisa penyebab masalah
Langkah Keempat : Mendefinisikan standar kinerja yang diharapkan Langkah Kelima : Menggali gagasan untuk menetapkan solusi Langkah Keenam : Menyusun rencana perbaikan dan tindak lanjut
7
Laporan Kinerja Sekretariat KPU Kabupaten Bangka 2018
Berdasarkan hasil evaluasi dan analisis capaian kinerja, capaian terhadap Secara umum, beberapa capaian utama kinerja tahun 2018 dapat dilihat pada Tabel 1 berikut ini :
Tabel 1
Capaian Kinerja Sekretariat KPU Kabupaten Bangka Tahun 2018
8
Laporan Kinerja Sekretariat KPU Kabupaten Bangka 2018
B
B
A
A
B
B
I
I
Pendahuluan
A. LATAR BELAKANG
Sekretariat KPU Kabupaten Bangka merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari KPU yang mempunyai tugas untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas, wewenang dan kewajiban satker KPU kabupaten Bangka secara teknis dan administratif sebagai wujud pelaksanaan dalam menciptakan pemerintahan yang baik dan terpercaya agar terwujud penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi, kolusi dan nepotisme. Gunamewujudkan hal tersebut,pemerintah telah menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres)Nomor 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) yangdiperbaharui dengan diterbitkannya Perpres Nomor 29 Tahun 2014 tentang SistemAkuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah yang mewajibkan seluruh instansi pemerintah untuk mempertanggungjawabkan keberhasilan atau kegagalan pelaksanaan misi organisasi dalam mencapai tujuan-tujuan dan sasaran-sasaran yang telah ditetapkan.
Dalam pelaksanaannya, Perpres ini dilengkapi dengan Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negaradan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja, dan Tata Cara Reviu atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah. Implementasi atas Pertanggungjawaban akuntabilitas kinerja tersebut diwujudkan KPU melalui pembangunan system perencanaan dan penganggaran serta pengukuran kinerja yang terintegrasi dan menyeluruh pada tingkat satuan kerja yang pada pelaksanaanya dimulai dengan penyusunan Renstra KPU yang telah dilengkapi dengan Indikator Kinerja Utama, penyusunan Rencana Kerja Tahunan KPU, penandatanganan perjanjian kinerja, pengukuran dan pengelolaan data kinerja, dan Pelaporan Kinerja untuk selanjutnya direviu dan dievaluasi oleh APIP KPU.
9
Laporan Kinerja Sekretariat KPU Kabupaten Bangka 2018
Penyusunan Laporan Kinerja ini diharapkan dapat bermanfaat, yaitu antara lain :
1. Media informasi pelaksanaan program kerja Sekretariat KPU Kabupaten Bangka;
2. Media pengukuran dan evaluasi periodik kinerja Sekretariat KPU Kabupaten Bangka;
3. Media pertanggung-jawaban kinerja dan akuntabilitas keuangan Sekretariat KPU Kabupaten Bangka
4. Feedback (umpan balik) dan masukan dalam perbaikan kinerja dan pengambilan kebijakan perencanaan Sekretariat KPU kabupaten Bangka pada tahun mendatang;
5. Menjadikan KPU Kabupaten Bangka sebagai lembaga yang memiliki integritas, profesional, mandiri, transparan dan akuntabel.
6. Menjadikan KPU Kabupaten Bangka sebagai lembaga yang memiliki kompetensi, kredibilitas dan kapabilitas sehingga dapat bekerja secara efisien, efektif, responsif dan inovatif terhadap ruang lingkup tugas pokok dan fungsinya.
B. TUGAS, FUNGSI, WEWENANG DAN KEWAJIBAN
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu pasal 88 berikut adalah tugas, wewenang, dan kewajiban Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangka dalam penyelenggaraan Pemilu/Pemilihan meliputi: 1. Pemilu Anggota DPR, DPD, dan DPRD;
2. Pemilu Presiden dan Wakil Presiden; 3. Pemilihan Gubernur dan Bupati.
Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangka mempunyai tugas sebagai berikut :
a. membantu penyusunan program dan anggaran Pemilu; b. memberikan dukungan teknis administratif;
c. membantu pelaksanaan tugas Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangka dalam menyelenggarakan Pemilu;
d. membantu pendistribusian perlengkapan penyelenggaraan Pemilu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernu serta Pemilu Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota;
10
Laporan Kinerja Sekretariat KPU Kabupaten Bangka 2018
f. memfasilitasi penyelesaian masalah dan sengketa Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Bangka;
g. membantu penyusunan laporan penyelenggaraan kegiatan dan pertanggungjawaban Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangka; dan
h. membantu pelaksanaan tugas-tugas lainnya sesuai dengan peraturan perundangundangan.
Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangka
menyelenggarakan fungsi:
a. membantu penyusunan program dan anggaran Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Bangka;
b. memberikan pelayanan teknis pelaksanaan Pemilu di Kabupaten Bangka; c. memberikan pelayanan administrasi yang meliputi ketatausahaan,
kepegawaian, anggaran, dan perlengkapan Pemilu di Kabupaten Bangka;
d. membantu perumusan dan penyusunan rancangan keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangka;
e. membantu perumusan, penyusunan dan memberikan bantuan hukum serta memfasilitasi penyelesaian sengketa Pemilu di Kabupaten Bangka;
f. membantu pelayanan pemberian informasi Pemilu, partisipasi dan hubungan masyarakat dalam penyelenggaraan Pemilu di Kabupaten Bangka;
g. membantu pengelolaan data dan informasi Pemilu di Kabupaten Bangka; h. membantu pengelolaan logistik dan distribusi barang/jasa keperluan Pemilu
di Kabupaten Bangka;
i. membantu penyusunan kerjasama antar lembaga di Kabupaten Bangka;
j. membantu penyusunan laporan penyelenggaraan Pemilu dan pertanggungjawaban Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangka.
Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangka berwenang :
a. mengadakan dan mendistribusikan perlengkapan penyelenggaraan Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Bangka berdasarkan norma, standar, prosedur, dan kebutuhan yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangka; b. mengadakan perlengkapan penyelenggaraan Pemilu
c. mengangkat pejabat fungsional dan tenaga profesional berdasarkan kebutuhan atas persetujuan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangka; dan d. memberikan layanan administrasi, ketatausahaan, dan kepegawaian sesuai
dengan peraturan perundang-undangan.
Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangka berkewajiban : a. menyusun laporan pertanggung jawaban keuangan;
b. memelihara arsip dan dokumen Pemilu; dan
11
Laporan Kinerja Sekretariat KPU Kabupaten Bangka 2018
Peraturan KPU Nomor 06 Tahun 2008 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Jenderal KPU, Sekretariat KPU Provinsi dan Sekretariat KPU Kabupaten/Kota pasal 181 menyatakan bahwa susunan Sekretariat KPU Kabupaten/Kota dipimpin oleh seorang Sekretaris yang membawahi 4 (empat) Subbagian, yaitu dengan penjelasan berikut.
Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangka terdiri atas : a. Subbagian Program dan Data;
b. Subbagian Hukum;
c. Subbagian Teknis Pemilu dan Hubungan Partispasi Masyarakat; d. Subbagian Umum.
Adapun tugas masing-masing Subbagian yaitu :
Subbagian Program dan Data mempunyai tugas mengumpulkan dan mengolah bahan rencana, program, anggaran pembiayaan kegiatan tahapan Pemilu.
Subbagian Hukum mempunyai tugas melaksanakan inventarisasi, pengkajian, dan penyelesaian sengketa hukum, penyuluhan peraturan yang berkaitan dengan Pemilu, dan penyiapan verifikasi faktual peserta Pemilu, serta administrasi keuangan, dan dana kampanye .
Subbagian Teknis dan Hubungan Partisipasi Masyarakat mempunyai tugas mengumpulkan dan mengolah bahan teknis penyelenggaraan Pemilu dan proses administrasi dan verifikasi penggantian antar waktu anggota DPRD Kabupaten Bangka, pengisian anggota DPRD Kabupaten Bangka pasca Pemilu, penetapan daerah pemilihan dan pencalonan, dan penetapan calon terpilih Pemilu anggota DPRD Kabupaten Bangka, Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Bangka dan penyuluhan, bantuan, kerjasama antar lembaga, melaksanakan pelayanan informasi, serta pendidikan pemilih.
Subbagian Umum mempunyai tugas mengumpulkan dan mengolah bahan pelaksanaan anggaran, perbendaharaan, verifikasi, dan pembukuan pelaksanaan anggaran, pelaksanaan urusan rumah tangga, perlengkapan, keamanan dalam, tata usaha, pengadaan logistik Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Bangka, distribusi logistik Pemilu anggota DPR, DPD, dan DPRD, Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur.
C. STRUKTUR ORGANISASI
12
Laporan Kinerja Sekretariat KPU Kabupaten Bangka 2018
Jenis kepegawaian di Sekretariat KPU Kabupaten Bangka terdiri dari Pegawai Organik dan Pegawai Daerah yang dipekerjakan serta Pegawai Honorer. Berikut gambaran sumber daya manusia yang dijelaskan pada tabel berikut :
Tabel 1.1
Posisi Pegawai Menurut Golongan (per 31 Desember 2018)
Total jumlah SDM pada Sekretariat KPU Kabupaten Bangka adalah 22 (dua puluh dua) orang dengan adanya mutasi pegawai DPK keluar sebanyak 6 (enam) orang dan pegawai honorer yang bertambah sebanyak 1 (satu) orang. Adapun komposisi pegawai menurut jabatan dijelaskan dalam tabel 1.2
Tabel 1.2
Data Pegawai Menurut Jabatan (per 31 Desember 2017)
N
Sedangkan data pegawai dilihat dari latar belakang jenjang pendidikan yang dimiliki secara ringkas dijelaskan dalam tabel 1.3
Tabel 1.3
Data Pegawai Menurut Pendidikan (per 31 Desember 2017)
13
Laporan Kinerja Sekretariat KPU Kabupaten Bangka 2018
NNoo.. TTiinnggkkaattPPeennddiiddiikkaann JJuummllaahh
1
1.. SS11 1100
2
2.. DDIIIIII 66
3
3.. SSLLTTAA 11
J
Juummllaahh 1177
Berdasarkan Tabel 1.3 dapat disimpulkan bahwa pegawai KPU Kabupaten Bangka rata-rata dengan latar belakang pendidikan Sarjana/Diploma sebanyak 16 (enam belas) orang dan SLTA sebanyak 1 (satu) orang. Hal tersebut mengindikasikan bahwa kualitas tingkat pendidikan yang dimiliki sumber daya manusia Sekretariat KPU Kabupaten Bangka sudah baik sehingga dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik sesuai dengan kewajiban dan kewenangannya masing-masing yang tercermin dalam struktur organisasi.
Berikut gambaran Struktur Organisasi Sekretariat KPU Kabupaten Bangka seperti tampak dalam tabel 1.4
Tabel 1.4
STRUKTUR ORGANISASI
SEKRETARIAT KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN BANGKA
SEKRETARIS KOMISIONER KPU
KABUPATEN BANGKA
KASUBBAG
PROGRAM DAN
DATA
KASUBBAG
KEUANGAN,
UMUM DAN
LOGISTIK
KASUBBAG
HUKUM
KASUBBAG
TEKNIS DAN
14
Laporan Kinerja Sekretariat KPU Kabupaten Bangka 2018
D. SISTEMATIKA PENYAJIANPada dasarnya Laporan Kinerja ini mengkomunikasikan dan menginformasikan pencapaian kinerja Sekretariat KPU Kabupaten Bangka selama tahun 2018, capaian kinerja (performance results) diperbandingkan dengan Rencana Kinerja (performance plan) dan Perjanjian Kinerja (Performance Agreement) sebagai tolok ukur keberhasilan tahunan organisasi. Analisis atas capaian kinerja terhadap rencana kinerja tersebut memungkinkan diidentifikasikannya sejumlah celah kinerja (performance gap) bagi perbaikan kinerja di masa datang. Dengan pola pikir seperti itu, sistematika penyajian Laporan Kinerja (LKj) Sekretariat KPU Kabupaten Bangka tahun 2018 disusun dalam masing-masing bab sebagai berikut :
KATA PENGANTAR RINGKASAN EKSEKUTIF DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
Menjelaskan tentang latar belakang penulisan laporan, maksud dan tujuan penulisan laporan, tugas pokok dan fungsi, serta sistematika penulisan laporan.
BAB II PERENCANAAN KINERJA
Dijelaskan mengenai Rencana Strategis, Rencana Kinerja Tahunan dan Perjanjian Kinerja. Pada Bab ini akan disampaikan tujuan, sasaran, strategi, program dan kegiatan serta indikator kinerja yang akan dilaksanakan dalam rangka pencapaian visi dan misi Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangka, dan Perjanjian Kinerja
BAB III AKUNTABILITAS KINERJA
Diuraikan Analisis capaian Perjanjian kinerja, evaluasi atas capaian perjanjian kinerja dan Realisasi anggaran yang digunakan selama tahun 2018, termasuk didalamnya menguraikan secara sistematis keberhasilan dan kegagalan, hambatan/kendala dan permasalahan yang dihadapi serta langkah-langkah antisipatif yang akan diambil.
BAB IV PENUTUP
15
Laporan Kinerja Sekretariat KPU Kabupaten Bangka 2018
B
B
A
A
B
B
I
I
I
I
Perencanaan dan Perjanjian Kinerja
A. SASARAN RPJMN 2015 – 2019
Pemilihan Umum merupakan perwujudan kedaulatan rakyat guna menghasilkan pemerintahan yang demokratis. Penyelenggaraan pemilu yang bersifat langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil hanya dapat terwujud apabila Penyelenggara Pemilu mempunyai integritas yang tinggi serta memahami dan menghormati hak-hak sipil dan politik dari warga negara. Komisi Pemilihan Umum Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai Penyelenggara Pemilu memiliki tugas menyelenggarakan Pemilu dengan kelembagaan yang bersifat nasional, tetap dan mandiri yang mempunyai tugas, wewenang dan kewajiban menyelenggarakan Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD dan DPRD, Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden, dan Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.
Sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN) dan melaksanakan Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 tahun 2014 tentang petunjuk teknis Penyusunan Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Reviu atas laporan Kinerja dengan berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2005-2025, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN)2015-2019 dan Renstra KPU Periode 2015-2019, maka KPU Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyusun Rencana Strategis (Renstra) KPU Provinsi Kepulauan Belitung Periode 2015-2019.
Sejalan dengan RPJMN Tahun 2015-2019, Komisi Pemilihan Umum Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai bagian dari penyelenggara pemilu mendukung Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia dalam mencapai sasaran utama pembangunan politik dalam negeri dengan terwujudnya proses positif konsolidasi demokrasi yang diukur dengan pencapaian angka indeks demokrasi Indonesia (IDI) sebesar 75 pada tahun 2019. Tingkat partisipasi politik rakyat sebesar 77,5% dan terselenggaranya pemilu yang aman, adil dan demokratis pada tahun 2019, yang akan dicapai melalui sasaran – sasaran sebagai berikut :
16
Laporan Kinerja Sekretariat KPU Kabupaten Bangka 2018
pada tahun 2019 yang aman, damai, adil, jujur dan demokratis;
2. Terjaminya kebebasan sipil dan terpenuhinya hak-hak politik rakyat dengan capaian IDI aspek kebebasan sipil sebesar 87, dan hak-hak politik sebesar 68 pada tahun 2019;
3. Meningkatnya keterwakilan perempuan dalam kepengurusan partai politik hingga 30%;
4. Meningkatnya keterbukan informasi publik dan komunikasi publik serta meningkatnya akses masyarakat terhadap informasi publik;
5. Terjaganya stabilitas sosial dan politik yang ditandai dengan berkurangnya jumlah konflik, kekerasan dan menurunya jumlah serangan terorisme di masyarakat secara berkelanjutan sampai tahun 2019.
Arah kebijakan dan strategi Komisi Pemilihan Umum merupakan uraian sistematis yang meliputi cara untuk mencapai tujuan dan sasaran. Secara terstruktur uraian tersebut diilustrasikan dalam sebuah peta strategi yang komprehensif. Peta strategi ini merupakan suatu proses penggambaran atas dasar hubungan sebab akibat antara satu sasaran stratejik dengan sasaran stratejik lainnya untuk menguji alur pikir suatu strategi. Peta strategi ini mempunyai tiga perspektif yaitu: perspektif peningkatan kapasitas kelembagaan, perspektif pelaksanaan tugas pokok lembaga, dan perspektif pemangku kepentingan (stakeholders). Perspektif peningkatan kapasitas kelembagaan merupakan strategi dasar Komisi Pemilihan Umum yang bersifat jangka panjang dan sebagai titik awal dari keberhasilan pencapaian visi dan misi Komisi Pemilihan Umum Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangka mendukung Arah kebijakan dan strategi yang ditempuh oleh KPU RI dalam rangka mencapai sasaran pembangunan adalah sebagai berikut :
1. Meningkatkan peran kelembagaan demokrasi dan mendorong kemitraan lebih kuat antara pemerintah, swasta dan masyarakat sipil yang ditempuh dengan strategi :
a. Pengembangan kebijakan kepemiluan yang demokratis termasuk yang terkait dengan pembiayaan kampanye pemilu dan pengawasan pemilu yang partisipatif;
b. Pengaturan yang mendorong netralitas birokrasi melalui sanksi yang lebih keras;
c. Penyelanggaraan Pemilu 2019 yang aman, damai, jujur, adil dan demokratis;
17
Laporan Kinerja Sekretariat KPU Kabupaten Bangka 2018
f. Penguatan dan pemberdayaan organisasi kemasyarakatan untuk keberlanjutan perannya dalam mendorong proses demokratisasi ;
g. Penguatan koordinasi pemantapan pelaksanaan demokrasi pada lembaga pemerintah;
h. Penguatan kerja sama masyarakat politik masyarakat sipil, masyarakat ekonomi dan media dalam mendorong proses demokratis;
i. Pembentukan lembaga riset kepemiluan sebagai bagian dari lembaga penyelenggara pemilu yang dapat melaksanakan fungsi pengkajian pendidikan kepemiluan dan pengawasan partisipatif dan fasilitasi dialog; 2. Memperbaiki perundang-undangan bidang politik yang ditempuh melaui
strategi sebagai berikut :
a. Perubahan UU Pemilu yang dapat memberikan pembatasan pengeluaran partai bagi kepentingan pemilu;
b. Perubahan UU parpol untuk mendorong pelembagaan partai politik dengan memperkuat system kaderisasi, rekrutmen, pengelolaan keuangan partai, pengaturan pembiayaan partai politik melalui APBN/APBD untuk membangun parpol sebagai piranti dasar bangunan demokrasi;
c. Pelaksanaan pengkajian yang terkait dengan system kepemiluan, system kepartaian, dan system presidensial;
3. Jaminan dan pemenuhan kebebasan sipil, hak-hak dan kewajiban politik rakyat dan meningkatkan keterwakilan perempuan dalam politik yang akan ditempuh dengan strategi :
a. Pendidikan politik untuk aparatur Negara dan masyarakat dipusat dan daerah;
b. Pengembangan Pusat Pendidikan Pemilih dan pengawasan pemilu yang partisipatif;
c. Pengaturan dalam UU Partai Politik terkait dengan penyiapan Kader politik perempuan melalui rekrutmen, pendidikan, polotik, kaderisasi dan pemberian akses yang sama dan adil kepada politisi perempuan untuk terlibat dalam politik partainya;
d. Pendidikan politik bagi kelompok perempuan, polotisi perempuan, penyandang disabilitas dan kelompok marjinal atau rentan lainnya;
e. Pelaksanaan pendidikan pemilih yang memperhatikan kelompok marjinal; f. Pembangunan jaringan antar kelompok perempuan di Indonesia.
4. Membangun keterbukaan informasi publik dan komunikasi publik yang ditempuh dengan strategi :
18
Laporan Kinerja Sekretariat KPU Kabupaten Bangka 2018
publik;
b. Fasilatasi untuk mendorong instansi pemerintah pusat dan daerah wajib membuat laporan kinerja serta membuka akses informasi publik sesua dengan UU Nomor 14 tahun 2008 dalam rangka mewujudkan penyelanggaraan Negara yang transparan efektif efisian dan akuntabel serta dapat dipertanggung jawabkan;
c. Fasilitasi dorongan bagi pembentukan dan penguatan peran PPID Badan Publik dalam pengelolaan dan memberikan pelayanan informasi secara berkualitas;
d. Fasilitasi untuk mendorong pemerintah daerah untuk meningkatkan partisipasi publik dalam pembuatan kebijakan publik, program kebijak publik dan proses pengambilan keputusan public serta alas an pengambilan keputusan;
e. Penyedian konten informasi publik berkualitas untuk meningkatkan kecerdasan dan pengembangan kepribadian bangsa dan lingkungan sosialnya terutama didaerah terdepan, terluar, tertinggal dan rawan konflik;
f. Penguatan media centre, media komunikasi, media publik lainya, kelompok informasi masyarakat (KIM) dan M-Pustika sebagai media penyebaran informasi publik yang efektif;
g. Kampanye publik terkait revolusi mental;
h. Penguatan SDM bidang komunikasi dan informasi;
i. Penguatan Government public relation (GPR) untuk membangun komunikasi interaktif antar pemerintah dan masyarakat;
j. Fasilitasi pembentukan Komisi Informasi Provinsi;
k. Penguatan Komunikasi Informasi Pusat (KIP) Provinsi Dewan Pers;
5. Mendorong masyarakat untuk dapat mengakses informasi publik dan memanfaatkannya yang akan ditempuh dengan strategi :
a. Penguatan kemitraan dengan pemerintah daerah, organisasi masyarakat sipil, swasta dan media untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya informasi publik dan berpartisipasi dalam proses penyusunan dan pengawasan kebijakan;
b. Penguatan literasi media dalam peningkatan kesadaran kemampuan dan kapasitas masyarakat untuk memilih dan memanfaatkan media sesuai dengan kebutuhnanya;
c. Diseminasi informasi publik terkait dengan prioritas program pembangunan nasional melalui berbagai media;
19
Laporan Kinerja Sekretariat KPU Kabupaten Bangka 2018
memelihara perdamaian dan meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan yang akan ditempuh dengan strategi :
a. Penyusunan peraturan pelaksanaan UU Nomor 7 tahun 2012 tentang penanganan konflik sosisal;
b. Pengembangan kebijakan pemeliharaan perdamain berlandaskan wawasan kebangsaan dan karakter bangsa;
c. Pembangunan/penguatan pusat pendidikan kebangsaan dan karakter bangsa yang terintegrasi dan komperensif;
d. Fasilitasi untuk mendorong pemerintah daerah untuk meningkatkan partisipasi publik dalam pembuatan kebijakan publik, program kebijak publik dan proses pengambilan keputusan public serta alas an pengambilan keputusan;
e. Penyediaan konten informasi publik berkualitas untuk meningkatkan kecerdasan dan pengembangan kepribadian bangsa dan lingkungan sosialnya terutama didaerah terdepan, terluar, tertinggal dan rawan konflik;
f. Penguatan media centre, media komunikasi, media publik lainya, kelompok informasi masyarakat (KIM) dan M-Pustika sebagai media penyebaran informasi publik yang efektif;
g. Kampanye publik terkait revolusi mental;
h. Penguatan SDM bidang komunikasi dan informasi;
i. Penguatan Government public relation (GPR) untuk membangun komunikasi interaktif antar pemerintah dan masyarakat;
j. Fasilitasi pembentukan Komisi Informasi Provinsi;
k. Penguatan Komunikasi Informasi Pusat (KIP) Provinsi Dewan Pers;
7. Mendorong masyarakat untuk dapat mengakses informasi publik dan memanfaatkannya yang akan ditempuh dengan strategi :
a. Penguatan kemitraan dengan pemerintah daerah, organisasi masyarakat sipil, swasta dan media untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya informasi publik dan berpartisipasi dalam proses penyusunan dan pengawasan kebijakan;
b. Penguatan literasi media dalam peningkatan kesadaran kemampuan dan kapasitas masyarakat untuk memilih dan memanfaatkan media sesuai dengan kebutuhnanya;
c. Diseminasi informasi publik terkait dengan prioritas program pembangunan nasional melalui berbagai media;
20
Laporan Kinerja Sekretariat KPU Kabupaten Bangka 2018
akan ditempuh dengan strategi :
a. Penyusunan peraturan pelaksanaan UU Nomor 7 tahun 2012 tentang penanganan konflik sosisal;
b. Pengembangan kebijakan pemeliharaan perdamain berlandaskan wawasan kebangsaan dan karakter bangsa;
c. Pembangunan/penguatan pusat pendidikan kebangsaan dan karakter bangsa yang terintegrasi dan komperensif;
Terkait dengan kepemiluan tantangan terbesar yang akan dihadapi Indonesia dalam 5 tahun kedepan adalah menyiapkan penyelenggaraan pemilu yang lebih berkualitas, lebih demokratis, damai, jujur dan adil diselenggarakan secara serentak sesuai Keputusan Mahkamah Konstitusi pada tanggal 23 januari 2014 yang mengamanatkan Pelaksanaan Pemilu Serentak pada Tahun 2019. Tantangan ini hanya bias dihadapi dengan baik apabila penyelenggara pemilu memiliki kapasitas yang prima sehingga memiliki kredibilitas yang baik dimata masyarakat. Selain itu melakukan perubahan UU Pemilu yang diharapkan dapat memberikan pembatasan pengeluaran partai bagi kepentingan Pemilu. Tantangan lainnya adalah perlunya rumusan strategis yang tepat untuk meningkatkan partisipasi polotik, pemilih baik pada pemilu presiden maupun pemilu legislative khususnya pada tingkat provinsi/kabupaten/kota melalui pendidikan pemilih. Tingkat partisipasi politik yang berkualitas merupak barometer keberhasilan penyelenggaraan pemilu.
B. RENCANA STRATEGIS
Penyusunan Renstra KPU Kabupaten Bangka merupakan salah satu amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN) dan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). Renstra KPU Kabupaten Bangka merupakan dokumen perencanaan yang memuat visi, misi, tujuan, strategi, kebijakan, serta program dan kegiatan KPU Kabupaten Bangka dalam rangka melaksanakan tugas pokok dan fungsinya. Renstra KPU merupakan bagian dari perencanaan nasional, sehingga harus sinkron dan mengacu kepada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) serta mendukung pencapaian program-program prioritas Pemerintah.
21
Laporan Kinerja Sekretariat KPU Kabupaten Bangka 2018
1. PERNYATAAN VISIPernyataan visi diatas merupakan gambaran tegas dari KPU Kabupaten Bangka sebagai perpanjangan tangan dari KPU untuk menyelenggarakan pemilu/pemilihan yang jujur, adil, transparan, akuntabel dan mandiri serta dilandasi dengan mekanisme kerja yang efektif, efisien, berpegang teguh pada etika profesi dan jabatan, berintegritas tinggi dan berwawasan nasional sehingga menjadikan KPU Kabupaten Bangka sebagai lembaga penyelenggara pemilihan umum yang terpercaya dan professional dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya.
2. PERNYATAAN MISI
Upaya yang dilakukan untuk mewujudkan visi serta menggambarkan tindakan yang disesuaikan dengan tugas dan fungsi KPU Kabupaten Bangka sekaligus memberikan arah dan batasan-batasan proses penyampaian tujuan, maka misi KPU Kabupaten Bangka adalah sebagai berikut :
Ter wujudnya KPU Kabu pat en Bangka se ba gai Penyeleng gar a Pemilu yang mandir i, pr ofessional dan ber int egr it as untuk t er wujudnya Pemilu yang L U BER dan JU RDIL, sehingga
menjadikan Komisi Pemilihan U mum seba gai lem bag a
pen yeleng gar a Pemilihan Umum yang t er per caya dan pr ofe ssi onal dalam melaksanak an t ugas pokok dan fungsinya di Kabupat en Bangka
Membangun Sumber Daya Manusia (SDM) KPU Kabupaten Bangka
yang kompeten sebagai upaya menciptakan penyelenggara Pemilu
yang professional
Meningkatkan kualitas pelayanan Pemilu, khususnya untuk para
pemangku kepentingan dan umumnya untuk seluruh masyarakat
Meningkatkan partispasi dan kualitas pemilih melalui sosialisasi dan
pendidikan pemilih yang berkelanjutan
Meningkatkan integritas penyelenggara Pemilu dengan memberikan
bimbingan dan pendidikan secara intensif dan komprensif khususnya
mengenai kode etik penyelenggara Pemilu
22
Laporan Kinerja Sekretariat KPU Kabupaten Bangka 2018
3. TUJUANTujuan adalah penjabaran visi dan misi, dan merupakan hal yang akan dicapai atau dihasilkan.. Tujuan tersebut berupa target yang bersifat kuantitatif dan merupakan pencapaian ukuran keberhasilan kinerja. Dalam merumuskan tujuan harus bersikap SMART, yaitu specific, measurable, action-oriented, realistic, dan timely, atau spesifik/khusus, bisa diukur, memiliki orientasi pada tindakan, realistis, serta ada jelas penentuan waktu.
Berdasarkan visi dan misi yang telah ditetapkan, tujuan yang akan dicapai Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangka dalam jangka waktu sampai Tahun 2019, yaitu:
Sasaran strategis merupakan penjabaran lebih lanjut dari tujuan, yang dirumuskan secara spesifik dan terukur untuk dapat dicapai dalam kurun waktu lebih pendek dari tujuan. Sebagaimana tujuan, sasaran strategis merupakan kondisi yang diharapkan dalam kurun waktu tertentu, sasaran strategis merupakan ukuran pencapaian dari tujuan. Dengan pengertian ini, sasaran strategis Sekretariat KPU Kabupaten Bangka dengan kondisi yang ingin dicapai di tahun 2018 adalah sebagai berikut :
1. Terwujudnya data pemilih terkini;
2. Terwujudnya data logistik dalam penyelenggaraan Pemilu/Pemilihan; 3. Terwujudnya dukungan sarana dan prasarana guna meningkatkan
kelancaran tugas KPU;
4. Meningkatnya kapasitas SDM yang kompeten;
23
Laporan Kinerja Sekretariat KPU Kabupaten Bangka 2018
6. Meningkatnya Akuntabilitas keuangan dan Kinerja KPU Kabupaten.
5. INDIKATOR KINERJA UTAMA
Indikator Kinerja Utama (IKU) Sekretariat KPU Kabupaten Bangka merupakan indikator kinerja yang berada pada perspektif manfaat dan daya guna yang menunjukkan peran utama Sekretariat KPU Kabupaten Bangka yang berperan memberikan dukungan teknis administratif bagi Komisioner KPU dalam pennyelenggaraan Pemilu. Indikator kinerja utama Sekretariat KPU Kabupaten Bangka merupakan ukuran keberhasilan dari tujuan dan sasaran strategis. IKU terbagi menjadi dua perspektif, yang pertama bersifat outward looking yaitu perspektif manfaat langsung dan perspektif kedua bersifat inward looking yang menunjukkan manfaat bagi pemangku kepentingan (stakeholders) internal Sekretariat KPU Kabupaten Bangka.
Penetapan indikator dominan dilakukan dengan mempertimbangkan tujuan dan sasaran strategis dan kegiatan-kegiatan yang mendukung tujuan strategis. Indikator ini digunakan untuk mengukur keberhasilan sasaran strategis (outcome), sedangkan keberhasilan kegiatan diukur dengan menggunakan indikator keluaran (output). Indikator-indikator kinerja utama Sekretariat KPU Kabupaten Bangka dapat dilihat pada Tabel 2.1
Tabel 2.1
Indikator Kinerja Utama Sekretariat KPU Kabupaten Bangka
24
Laporan Kinerja Sekretariat KPU Kabupaten Bangka 2018
6. PROGRAM DAN KEGIATANDalam melaksanakan arah kebijakan dan strategi yang ada dalam Renstra, Sekretariat KPU Kabupaten Bangka mengacu pada Program KPU Republik Indonesia yang merupakan penjabaran dari kebijakan sesuai dengan visi dan misi KPU yang rumusannya mencerminkan tugas dan fungsi organisasi KPU secara keseluruhan dan berisikan kegiatan untuk mencapai hasil dengan indikator kinerja yang terukur. Kegiatan-kegiatan ini sekaligus penjabaran tugas dan fungsi KPU untuk mewujudkan sasaran strategis yang telah ditetapkan sebelumnya. Program KPU tersebut terdiri dari:
1. Program dukungan manajemen dan pelaksanaan tugas teknis lainnya KPU (Program 076.01.01). Program 01 bersifat generik antar K/L yang ditujukan untuk memastikan terciptanya kondisi yang diperlukan dalam melaksanakan teknis, operasional dan administrasi;
25
Laporan Kinerja Sekretariat KPU Kabupaten Bangka 2018
3. Pengadaan Sarana dan Prasarana (Program 076.01.02) Sekretariat KPU Kabupaten Bangka dengan output sebanyak 7 (tujuh) unit.
Baik program dukungan (Program 076.01.01) maupun program teknis (Program 076.01.06) akan dilaksanakan dalam bentuk kegiatan-kegiatan oleh satuan kerja di lingkungan KPU. Untuk program sarana (Program 076.01.02) diperuntukan dalam pemenuhan fasiltas sarana dan prasaranan yang dimiliki. Sedangkan kegiatan yang dilaksanakan oleh Sekretariat KPU Kabupaten Bangka dalam rangka mendukung pencapaian sasaran strategis tahun 2017 konsisten dengan nomenklatur perencanaan dan penganggaran, yaitu terdapat 6 (enam) kegiatan di program 076.01.01, 1 (satu) kegiatan di program 076.01.02 dan 2 (dua) kegiatan program 076.01.06, yaitu :
1. Pelaksanaan akuntabilitas pengelolaan administrasi keuangan di lingkungan Setjen KPU;
2. Pengelolaan data, dokumentasi, pengadaan, pendistribusian dan inventarisasi sarana dan prasarana Pemilu;
3. Pelaksanaan manajemen perencanaan dan data;
4. Pembinaan sumber daya manusia, pelayanan dan administrasi kepegawaian;
5. Penyelenggaraan operasional dan pemeliharaan perkantoran;
6. Pemeriksaan di lingkungan Setjen KPU, Sekretariat KPU Provinsi dan Sekretariat KPU Kabupaten/Kota;
7. Penyelenggaraan dukungan sarana dan prasarana;
8. Penyiapan penyusunan rancangan peraturan KPU, advokasi, penyelesaian sengketa dan penyuluhan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan penyelenggaraan Pemilu;
9. Pedoman, petunjuk teknis dan bimbingan teknis/supevisi/publikasi/ sosialisasi penyelenggaraan Pemilu dan pendidikan pemilih.
C. PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2018
Sebagai unit kerja Eselon III Sekretariat KPU Kabupaten Bangka dalam mempertanggung jawabkan kinerja menggunakan indikator kinerja utama/keluaran (output), hal ini diatur dalam Peraturan Menteri PAN RB Nomor 53 Tahun 2014 bahwa untuk Indikator Kinerja Utama pada unit organisasi setingkat eselon II/SKPD/unit kerja mandiri sekurang-kurangnya menggunakan menggunakan Indikator Keluaran (output).
26
Laporan Kinerja Sekretariat KPU Kabupaten Bangka 2018
Indikator Kinerja itu digunakan sebagai instrumen untuk mengukur Perjanjian Kinerja Satker yang dituangkan dalam Dokumen Penetapan Kinerja Tahunan, hal ini sebagai tindak lanjut dari Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 29 Tahun 2012 tentang Pedoman Penyusunan Penetapan Kinerja dan Peraturan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah.
Perjanjian Kinerja pada dasarnya adalah pernyataan komitmen yang merepresentasikan tekad dan janji untuk mencapai kinerja yang jelas dan terukur dalam rentang waktu satu tahun tertentu dengan mempertimbangkan sumber daya yang dikelolanya. Tujuan khusus penetapan kinerja antara lain adalah untuk: 1. Meningkatkan akuntabilitas, transparansi, dan kinerja aparatur; sebagai
wujud nyata komitmen antara penerima amanah dengan pemberi amanah; sebagai dasar penilaian keberhasilan/kegagalan pencapaian tujuan dan sasaran organisasi;
2. Menciptakan tolok ukur kinerja sebagai dasar evaluasi kinerja aparatur; dan sebagai dasar pemberian reward atau penghargaan dan sanksi.
Perjanjian Kinerja Sekretariat KPU Kabupaten Bangka adalah sebagaimana ditunjukan pada Tabel 2.2 sebagai berikut :
Tabel 2.2
27
Laporan Kinerja Sekretariat KPU Kabupaten Bangka 2018
pemutakhiran data pemilih tepat waktu 100
Sasaran 2 :
Terwujudnya dukungan logistik dalam penyelenggaraan Pemilu/Pemilihan
Persentase Ketepatan waktu dalam mendistribusikan logistik
Pemilu/Pemilihan 100
Sasaran 3 :
Terwujudnya dukungan sarana dan Prasarana guna meningkatkan kelancaran tugas KPU
Persentase Tersedianya sarana dan prasarana untuk memenuhi
28
Laporan Kinerja Sekretariat KPU Kabupaten Bangka 2018
Sasaran 4 :Meningkatnya kapasitas SDM yang berkompeten
Persentase Kesesuaian kompetensi pegawai terhadap standar
kompetensi 80
Sasaran 5 :
Tersusunnya Keputusan KPU Kabupaten Bangka serta pendokumentasian Informasi Hukum sesuai dengan peraturan perundang-undangan
Persentase Keputusan KPU Kabupaten Bangka yang disusun, diharmonisasi dan didokumentasi dengan tepat waktu sesuai dengan kerangka regulasi KPU
100
Sasaran 6 :
Meningkatnya Akuntabilitas Keuangan dan Kinerja KPU Kabupaten Bangka
Pemenuhan laporan keuangan berdasarkan SAP dengan target
100% 1 Laporan
29
Laporan Kinerja Sekretariat KPU Kabupaten Bangka 2018
B
B
A
A
B
B
I
I
I
I
I
I
Akuntabilitas Kinerja
A. PENGUKURAN CAPAIAN KINERJA
Pada dasarnya Kinerja adalah hasil atau tingkat keberhasilan seseorang secara keseluruhan selama periode tertentu dalam melaksanakan tugas dibandingkan dengan berbagai kemungkinan, seperti standar hasil kerja, target atau sasaran atau kriteria yang telah ditentukan terlebih dahulu telah disepakati bersama. Capaian Sekretariat KPU Kabupaten Bangka di tahun 2018 pada hakekatnya merupakan suatu bagian dari proses atau kegiatan untuk mencapai sasaran Renstra 2015 - 2019. Dengan demikian, pencapaian kinerja per-satuan kegiatan di tahun 2018 merupakan bagian dari pencapaian sasaran yang telah ditetapkan dalam Renstra KPU Kabupaten Bangka.
Pengukuran kinerja dilakukan dengan menggunakan indikator kinerja yang telah ditetapkan dalam Perjanjian Kinerja. Cara pengukuran kinerja adalah dengan membandingkan realisasi dengan target kinerja dalam Perjanjian Kinerja tahun berjalan serta membandingkan realisasi capaian kinerja program sampai dengan tahun berjalan dengan target sampai dengan akhir tahun Renstra. Analisis lebih mendalam dilakukan terutama terhadap capaian yang di bawah target untuk mengenali faktor penyebab, sebagai bahan penetapan strategi peningkatan kinerja di tahun-tahun selanjutnya.
Sekretariat KPU Kabupaten Bangka mempunyai Sasaran Strategis yang harus dicapai sebagai bagian dari pertanggung jawaban kinerja selama periode
waktu tertentu, sasaran ini meliputi beberapa hal antara lain “Terwujudnya data pemilih terkini” yang diperoleh dari menghitung persentase KPU Kabupaten Bangka yang melakukan pemutakhiran data pemilih dibandingkan total pemutakhiran data yang sudah dilakukan. Pengukuran sasaran “Terwujudnya dukungan Logistik dalam penyelenggaraan Pemilu/ Pemilihan” didapatkan dengan
cara menghitung persentasi jumlah output yang ditindak lanjuti dibandingkan dengan total output. Pengukuran sasaran Terwujudnya dukungan sarana dan prasarana guna meningkatkan kelancaran tugas KPU dengan menghitung jumlah sarana dan prasarana yang dimiliki dibandingkan dengan total sarana dan
30
Laporan Kinerja Sekretariat KPU Kabupaten Bangka 2018
Pengukuran sasaran “Tersusunnya Keputusan KPU Kabupaten Bangka serta Pendokumentasian Informasi Hukum sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan” didapatkan dengan cara persentase jumlah keputusan yang dihasilkan,
diharmonisasi dan didokumentasi secara tepat waktu dibandingkan dengan total
keputusan. Sedangkankan untuk pengukuran sasaran “Meningkatnya Akuntabilitas keuangan dan Kinerja KPU Kabupaten Bangka” diperoleh dengan
jumlah laporan yang dihasilkan seusai prosedur, tepat waktu dan komprehensif. Berikut adalah target dan realisasi outcome pencapaian kinerja yang secara ringkas dapat dilihat pada Tabel dibawah ini.
Tabel 3.1
FORMULIR PENGUKURAN KINERJA
Nama Lembaga : Sekretariat KPU Kabupaten Bangka
Tahun : 2018
Logistik Pemilu/Pemilihan 100% 100% 100%
3. Terwujudnya
31
Laporan Kinerja Sekretariat KPU Kabupaten Bangka 2018
didokumentasi dengan tepat waktu sesuai dengan
B. EVALUASI DAN ANALISIS CAPAIAN KINERJA Sasaran 1 : Terwujudnya data pemilih yang terkini
32
Laporan Kinerja Sekretariat KPU Kabupaten Bangka 2018
pemilih pada Pemilihan Umum Tahun 2019. Untuk mencapai sasaran strategis terwujudnya data pemilih terkini dalam pencapaian kinerjanya dilakukan beberapa tahapan dalam pemutakhiran data pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bangka Tahun 2018 sebagai berikut :
Pencapaian sasaran ini selama Tahun 2018 dilihat dari rata-rata indikator keluaran mencapai hasil sangat baik dengan persentase 100% sehingga sasaran tersebut dapat tercapai sepenuhnya sebagaimana tercantum dalam tabel diatas. Dalam pemilihan Kepala Daerah Tahun 2018 ini tidak terjadi perubahan dalam jenis data pemilih yang selama ini dikenal dibandingkan dengan pelaksanaan pemilihan kepala daerah tahun 2017, berikut jenis daftar pemilih pada pemilihan tahun 2018 antara lain :
1. Daftar Pemilih (Model A-KWK) adalah Daftar Pemilih hasil sinkronisasi dan validasi antara DPT Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung tahun 2017 dengan DP4 Dirjen Dukcapil Kemendagri yang menjadi basis bagi PPDP dalam melakukan pencocokan dan penelitian;
2. Daftar Pemilih Sementara (Model A1-KWK) adalah Daftar Pemilih hasil pencoklitan dan penelitian terhadap pemilih yang terdaftar maupun yang tidak terdaftar untuk diumumkan dan adanya masukan atau tanggapan dari masyarakat;
3. Daftar Pemilih Tetap (Model A3-KWK) adalah Daftar Pemilih yang ditetapkan oleh KPU Kabupaten Bangka berdasarkan perbaikan DPS Hasil Perbaikan yang diterima dari PPS setelah adanya masukan dan tanggapan dari masyarakat; 4. Daftar Pemilih Pindahan (Model A4-KWK) terdiri atas data Pemilih yang telah
terdaftar dalam DPT di suatu TPS yang karena keadaan tertentu Pemilih tidak dapat menggunakan haknya untuk memilih di TPS tempat yang bersangkutan terdaftar;
5. Daftar Pemilih Tambahan (Model ATb-KWK) adalah Daftar Pemilih yang tidak terdaftar dalam DPT tetapi memenuhi syarat untuk memilih menggunakan KTP elektronik atau Surat Keterangan yang diterbitkan Disdukcapil setempat.
33
Laporan Kinerja Sekretariat KPU Kabupaten Bangka 2018
dan Data Kependudukan Pemerintah. DPT dan Data Kependudukan Pemerintah akan digabungkan (merging) dengan menggunakan teknologi telah dikembangkan oleh KPU yaitu Sistem Informasi Data Pemilih (SIDALIH). Hasil penggabungan ini akan mampu mendeteksi sejumlah informasi dari dua jenis data tersebut, di antaranya adalah :
(1) data sama persis (exact match);
(2) data unik dalam Data Kependudukan Pemerintah; (3) data unik dalam DPT;
(4) data mirip dalam dua jenis data tersebut.
Hasil identifikasi tersebut selanjutnya akan digunakan sebagai dasar untuk pemutakhiran data secara faktual dan langsung oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP).
Metode Pemutakhiran dan Aplikasi Teknologi
1) Sistem Berkelanjutan yaitu data pemilih akan dimutakhirkan dilakukan secara terus menerus tidak hanya untuk satu kali pemilu saja;
2) Semua warga negara yang telah berumur 17 tahun atau sudah/pernah kawin harus didaftar;
3) Pendaftaran dan pemutakhiran data pemilih tersebut dilakukan berdasarkan domisili de facto atau tempat tinggal pemilih dan de jure atau identitas kependudukan pemilih;
4) Pemutakhiran data pemilih dilakukan dengan pendekatan door to door (mendatangi pemilih secara langsung ) oleh PPDP;
5) Pemilih yang belum/tidak memiliki identitas kependudukan (KTP elektronik) wajib dicatat dan dimasukan dalam daftar pemilih (Model AC-KWK) yang nantinya akan diserahkan kepada Disdukcapil setempat untuk memverifikasinya;
6) 1 (satu) PPDP melakukan pemutakhiran 1 (satu) TPS maksimal 800 pemilih; 7) PPDP akan dibekali dan sebagai alat kontrol :
a. Daftar Pemilih (Model A-KWK);
b. Form Data Pemilih Baru (Model AA-KWK) yang berfungsi untuk mengakomodasi pemilih yang belum terdaftar di Model A-KPU;
c. Form Data Pemilih Potensial Non KTP elektronik (Model AC-KWK); d. Stiker tanda bukti pencocokan dan penelitian (Model AA.2-KWK); e. Formulir bukti tanda telah didaftar (Model AA.1-KWK);
f. Laporan Hasil Coklit PPDP (Model A.A.3-KWK); dan f. Buku kerja PPDP.
hal-34
Laporan Kinerja Sekretariat KPU Kabupaten Bangka 2018
hal sebagai berikut :
- KPU Kabupaten Bangka dalam menyediakan Daftar Pemilih, Daftar Pemilih Sementara, Daftar Pemilih Tetap, Daftar Pemilih Pindahan dan Daftar Pemilih Tambahan mengelola Sistem Informasi Data Pemilih (Aplikasi SIDALIH) yang dapat terintegrasi dengan sistem informasi administrasi kependudukan (SIAK).
- Sidalih digunakan untuk mendukung kerja penyelenggara Pemilu dalam menyusun, mengkoordinasi, mengumumkan dan memelihara data Pemilih, serta untuk melayani Pemilih melakukan pemeriksaan data Pemilih dan memberikan masukan dan tanggapan terhadap daftar Pemilih.
- Kedua level tersebut (KPU RI dan KPU kabupaten Bangka) akan terhubung secara On Line sekaligus memfungsikan penggunaan jaringan IT antara lain konsolidasi, pemeliharaan, pemutakhiran dan sosialisasi.
- PPS dan PPK menyusun DPHP, DPS, DPSHP, dan DPT secara komputer atau manual atau dapat menggunakan aplikasi Sidalih.
Pencocokan dan Penelitian Daftar Pemilih
Sesuai dengan Peraturan KPU No 1 Tahun 2017 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2018 dan Peraturan KPU No 2 Tahun 2017 tentang Pemutakhiran Data dan Daftar Pemilih, KPU kabupaten Bangka harus melewati beberapa tahapan diantaranya : Pencoklitan, Penyusunan dan penetapan DPS, Tanggapan dan Masukan dari masyarakat dan penyusunan dan penetapan DPT.
Pencoklitan yang dilakukan bukannya tanpa masalah, banyak kendala dan hambatan khususnya masalah data ganda. KPU Kabupaten Bangka telah berupaya maksimal untuk mengurangi data ganda pada daftar pemilih diantaranya dilakukan analisis dan verifikasi dilapangan baik ganda identik (K1) maupun NIK ganda (K2).
35
Laporan Kinerja Sekretariat KPU Kabupaten Bangka 2018
Skema Kerja PPDPPERSIAPAN
Kesiapan Fisik,
Perlengkapan/Dokumen, Menyusun
Jadwal COKLIT dan Koordinasi
dengan RT/RW
TURUN LAPANGAN
Melakukan Kegiatan COKLIT
SERAHKAN
Setelah yakin hasil kerja Anda benar, serahkan kepada Panitia Pemilihan Setempat (PPS) di tempat
Anda
Kegiatan Coklit meliputi :
1. Memperbaiki data pemilih yang tidak akurat
2. Melengkapi data pemilih yang tidak lengkap
3. Mencoret pemilih yang tidak memenuhi
CEK KEMBALI
36
Laporan Kinerja Sekretariat KPU Kabupaten Bangka 2018
Jadwal Kerja PPDP, PPS, PPK dan KPU kabupaten Bangka
No. Kegiatan Jadwal
1. Penerimaan DP4 24 November – 27 November 2018
2. Sinkronisasi DPT pemilu terakhir dengan DP4
5 Desember - 25 Desember 2018
3. Penyusunan Daftar Pemilih oleh KPU
30 Desember – 19 Januari 2018
4. Pembentukan dan bimtek PPDP oleh PPK
19 Desember 2017 – 17 Januari 2018
5. Gerakan Coklit Serentak 20 Januari – 18 Februari 2018
6. Monitoring Coklit 20 Januari 2018 - 18 Februari 2018
7. Penyusunan Daftar Pemilih Hasil Perbaikan oleh PPS
19 Februari 2018 - 04 Maret 2018
8. Rekapitulasi DPHP tingkat Desa/Kelurahan oleh PPS
05 – 07 Maret 2018
9. Rekapitulasi DPHP tingkat Kecamatan oleh PPS
08 – 09 Maret 2018
10. Rekapitulasi DPS tingkat Kabupaten Bangka oleh KPU
10 - 16 Maret 2018
11. Pengumuman dan tanggapan terhadap DPS
17 Maret 2018 – 02 April 2018
12. Perbaikan DPS 03 - 07 April 2018
13. Rekapitulasi DPS Hasil Perbaikan oleh PPS
08 - 10 April 2018
14. Rekapitulasi DPS Hasil Perbaikan oleh PPK
11 – 12 April 2018
15. Rekapitulasi DPT oleh KPU 11 – 12 April 2018
16. Penyampaian DPT kepada PPS 20 – 29 April 2018
17. Pengumuman DPT 29 April – 27 Juni 2018
37
Laporan Kinerja Sekretariat KPU Kabupaten Bangka 2018
1. Mengidentifikasi petugas PPDP yang membutuhkan bimbingan secara khusus, baik disebabkan karena kondisi geografis, jumlah pemilih atau karakteristik pemilih yang sulit, atau kapasitas/komitmen PPDP.
2. Memastikan PPDP menjalankan SOP dengan baik dan benar.
3. Memastikan PPDP mengisi kolom data pemilih secara lengkap dan benar sesuai dengan KTP/KK atau surat keterangan Disdukcapil, memberikan formulir bukti telah terdaftar, dan menempel stiker di tempat yang mudah terlihat.
4. Pastikan PPDP tidak kekurangan formulir pemutakhiran data pemilih. 5. Membantu PPDP yang mengalami kesulitan dalam proses coklit.
6. Memastikan PPDP mampu menyelesaikan pemutakhiran dan menyerahkan hasil verifikasinya tepat waktu.
7. Mengecek ke lapangan untuk memantau perkembangan coklit yang dilaksanakan oleh PPDP secara periodik.
8. Melaporkan hasil pemantauan proses coklit kepada PPK secara tertulis. 9. Memastikan PPDP mengisi laporan hasil kerja pencocokan dan penelitian.
Tabel 3.2.1 Rekapitulasi Daftar Pemilih (Model A-KWK)
No Nama Kecamatan Jumlah
Desa/Kel
Jumlah
TPS
Jumlah Pemilih
L P Jumlah
1. BAKAM 9 35 6.454 5.719 12.173
2. BELINYU 12 102 16.488 15.882 32.370
3. MENDO BARAT 15 81 16.854 15.453 32.307
4. MERAWANG 10 55 10.640 10.395 21.035
5. PEMALI 6 54 10.305 10.062 20.367
6. PUDING BESAR 7 36 6.750 6.084 12.834
7. RIAU SILIP 9 52 9.320 8.634 17.954
8. SUNGAILIAT 13 169 28.319 27.989 56.308
TOTAL 81 584 105.130 100.218 205.348
38
Laporan Kinerja Sekretariat KPU Kabupaten Bangka 2018
selanjutnya PPDP berkoordinasi dengan Pejabat RT dan/atau RW untuk menentukan rencana lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan dilaporkan bersamaan dengan penyerahan dokumen Coklit, berupa Alamat Rencana TPS.
Sesuai dengan PKPU No.2 Tahun 2017 jadwal tahapan coklit tanggal 21 Januari s.d 18 Februari 2018. Sebelum PPDP melakukan coklit sesuai jumlah A-KWK, KPU Kabupaten Bangka melakukan Bimtek PPDP (Petugas Pemutakhiran Data Pemilih) dimana kegiatan nya diturunkan kepada Adhoc Panitia Pemungutan Suara (PPS).
Adapun tugas PPDP adalah :
a. mencatat Pemilih yang telah memenuhi syarat, tetapi belum terdaftar dalam daftar Pemilih menggunakan formulir Model A.A-KWK;
b. memperbaiki data Pemilih apabila terdapat kesalahan; c. mencoret Pemilih yang telah meninggal;
d. mencoret Pemilih yang telah pindah domisili ke daerah lain;
e. mencoret Pemilih yang telah berubah status dari status sipil menjadi status anggota Tentara Nasional Indonesia atau Kepolisian Negara Republik Indonesia;
f. mencoret Pemilih yang belum genap berumur 17 (tujuh belas) tahun dan belum kawin/menikah pada hari pemungutan suara;
g. mencoret data Pemilih yang telah dipastikan tidak ada keberadaannya;
h. mencoret Pemilih yang terganggu jiwa/ingatannya berdasarkan surat keterangan dokter; mencoret Pemilih yang sedang dicabut hak pilihnya berdasarkan putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap;
i. mencatat keterangan Pemilih berkebutuhan khusus pada kolom jenis disabilitas; dan mencoret Pemilih, yang berdasarkan identitas kependudukan bukan merupakan penduduk pada daerah yang menyelenggarakan Pemilihan.
Coklit Serentak
Sesuai dengan surat 793/PL.03.1-SD/01/KPU/XII/2017 tentang Pelaksanaan Coklit PPDP untuk Pemilihan Serentak Tahun 2018 KPU Kabupaten Bangka melakukan coklit Serentak pada tanggal 20 Januari 2018 diikuti oleh 5 Komisioner, Sekretariat KPU Kabupaten Bangka, PPK dan PPS dan 748 PPDP dari 81 Desa.
Peran KPU Kabupaten Bangka dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati mempunyai tugas dalam kegiatan coklit serentak sebagai berikut :
a. Memetakan PPDP yang akan dikunjungi oleh Komisioner KPU Provinsi/KIP Aceh, Komisioner KPU/KIP Kabupaten/Kota, PPK dan PPS pada wilayah kerjanya masing-masing;
39
Laporan Kinerja Sekretariat KPU Kabupaten Bangka 2018
c. Berkoordinasi dan mensosialisasikan kepada PPK, PPS dan PPDP terkait kegiatan coklit serentak;
d. Berkoordinasi dengan PPK pada saat akan turun kelapangan untuk memilih PPDP yang dianggap rawan bermasalah atau kurang benar dalam mencoklit; e. Seluruh Komisioner KPU/KIP Kabupaten/Kota turun kelapangan langsung
bersama-sama PPDP melakukan coklit pada tanggal 20 Januari 2018 sebanyak 5 rumah untuk masing-masing komisioner KPU/KIP Kabupaten/Kota;
f. Mencatat dan merekap seluruh kegiatan gerakan coklit serentak tersebut; g. Menginformasikan langsung kepada PPDP yang didampinginya jika ditemukan
kekeliruan dalam mencoklit;
PPK mempunyai tugas dalam kegiatan gerakan coklit serentak sebagai berikut : a. Berkoordinasi dengan KPU Kabupaten dan PPS dalam memetakan PPDP yang
akan dikunjungi KPU Kabupaten dan PPK;
b. Melakukan sosialisasi kepada PPS terkait kegiatan coklit serentak;
c. Berkoordinasi dengan PPS pada saat akan turun kelapangan untuk memilih PPDP yang dianggap rawan bermasalah atau kurang benar dalam mencoklit; d. Seluruh Ketua dan Anggota PPK turun kelapangan langsung bersama-sama
PPDP melakukan coklit pada tanggal 20 Januari 2018 sebanyak 5 rumah untuk masing-masing ketua dan anggota PPK;
e. Mencatat dan merekap seluruh kegiatan gerakan coklit serentak tersebut; f. Menginformasikan langsung kepada PPDP yang didampinginya jika ditemukan
kekeliruan dalam mencoklit;
PPS mempunyai tugas dalam kegiatan coklit serentak yaitu sebagai berikut :
a. Berkoordinasi dengan PPK dalam memetakan PPDP yang akan dikunjungi oleh KPU Kabupaten, PPK dan PPS;
b. Menginformasikan dan mensosialisasi kegiatan coklit serentak;
c. Seluruh Ketua dan Anggota PPS turun kelapangan langsung bersama-sama PPDP melakukan coklit pada tanggal 20 Januari 2018 sebanyak 5 rumah untuk masing-masing ketua dan anggota PPS;
d. Mencatat dan merekap seluruh kegiatan gerakan coklit serentak tersebut; e. Menginformasikan langsung kepada PPDP yang didampinginya jika ditemukan
kekeliruan dalam mencoklit;
40
Laporan Kinerja Sekretariat KPU Kabupaten Bangka 2018
sebanyak 40 (empat puluh) TPS dengan pembagian tiap kecamatan masing-masing sebanyak 5 (lima) TPS.
Setelah kegiatan pencocokan dan penelitian, PPDP dapat diminta oleh PPS untuk membantu memutakhirkan data pemilih selanjutnya berupa :
a. Daftar Pemilih Sementara (DPS); b. Daftar Pemilih Tetap (DPT);
Kegiatan Coklit dilakukan PPDP bertujuan untuk mengadakan pencocokan, penelitian informasi pemilih dan mencatat pemilih yang memenuhi syarat sebagai pemilih Pemilihan. Hasil Coklit akan digunakan menyusun Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang akurat, mutakhir dan komprehensif dengan semangat untuk melindungi hak pemilih dalam menggunakan hak pilihnya.
Penetapan Daftar Pemilih Sementara
Penyusunan Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran
1.
PPS mengumpulkan dan mengkoordinasikan hasil verifikasi data pemilih oleh PPDP setelah proses coklit selesai.2.
Setelah PPS memastikan semua hasil coklit telah lengkap diterima, PPS segera menyusun daftar pemilih hasil pemutakhiran.3.
Memeriksa hasil coklit PPDP dan meminta penjelasan jika terdapat sesuatu yang tidak lengkap atau tidak dimengerti oleh PPS.4.
PPS wajib menyusun Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran dalam Formulir Model A.B-KWK dan A.C-KWK dalam format soft file.5.
Data pemilih yang dimasukkan dalam Formulir Model A.B-KWK adalah hanya data perubahan hasil coklit oleh PPDP yang meliputi :1) Pemilih tidak memenuhi syarat (TMS) sebagai pemilih yang disebabkan karena meninggal dunia, pindah domisili, belum cukup umur, tidak dikenal, ganda, sakit jiwa, dan anggota TNI/Polri;
2) Perubahan data pemilih karena adanya perbaikan data; 3) Penambahan pemilih yang terdaftar dalam Model A.A-KWK.